Bantul — batamtimes.co – Seorang remaja berinisial LDH (16), warga Kecamatan Pandak, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta, mengalami luka bacok akibat sabetan celurit oleh orang tak dikenal (OTK), Sabtu 3 Januari 2026 sekitar pukul 03.30 WIB.
Kasi Humas Polres Bantul, Iptu Rita Hidayanto, menjelaskan peristiwa bermula ketika korban bersama teman-temannya nongkrong di area bulak sawah Dusun Ngabean, Kalurahan Triharjo, Pandak, sejak pukul 01.00 WIB.
“Sekira pukul 03.25 WIB korban dan teman-temannya meninggalkan lokasi untuk pulang ke rumah masing-masing dengan berboncengan tiga orang menggunakan sepeda motor PCX bernomor polisi AB-59-50-GV. Korban duduk di posisi paling belakang,” ujar Rita, Senin 4 Januari.
Saat melintas dari bulak sawah Ngabean menuju simpang empat Dawetan, LDH dan rekan-rekannya didatangi dua orang tak dikenal yang mengendarai sepeda motor Yamaha Aerox. Kedua pelaku disebut langsung melakukan pemukulan terhadap korban.
Melihat kejadian tersebut, dua rekan korban melarikan diri menggunakan sepeda motor dan meninggalkan LDH seorang diri di lokasi. Situasi kemudian memburuk ketika salah satu pelaku merebut celurit yang sebelumnya dibawa korban.
“Kemudian menurut keterangan korban, salah satu dari dua pengendara Aerox tersebut merebut clurit yang dibawa korban kemudian digunakan untuk melukai tubuh korban,” jelas Rita.
Tak lama berselang, petugas patroli Polsek Pandak tiba di lokasi dan segera memanggil ambulans untuk membawa korban ke rumah sakit guna mendapatkan perawatan medis.
Hingga saat ini, korban belum membuat laporan resmi ke pihak kepolisian.
Kasus tersebut kini dalam penanganan Polres Bantul untuk mengungkap identitas serta motif para pelaku.
Penulis : Tanto





















