Area Kuliner Teras Malioboro Meledak, 3 Orang Alami Luka Bakar

0
55

Yogyakarta – batamtimes.co – Sebua ledakan terjadi diarea kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Senin pagi. Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka dan harus mendapat perawatan di RSUP dr. Sardjito.

Ledakan yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar tersebut dibenarkan
PS Kasi Humas Polresta Yogyakarra Ipda Anton Budi Susilo.

Saat dikonfirmasi wartawan, Anton mengatakan, peristiwa ledakan diduga kuat berasal dari instalasi saluran limbah (bio-filter).

“Sekira pukul 07.20 WIB, diarea kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Yogyakarta telah terjadi peristiwa ledakan yang disebabkan oleh akumulasi gas pada saluran air limbah (bio-filter) yang tersumbat/mampet. Ledakan tersebut bersumber dari satu sistem yang terdiri dari 4 lubang saluran pembuangan,” terangnya Senin 30 Maret 2026.

Anton mengungkap identitas tiga korban yakni pria berinisial ZA (60), MI (54) serta O (15). Semuanya warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

“Sekira pukul 07.20 WIB, seorang saksi yang juga pedagang disana sedang berada di lokasi untuk persiapan membuka warung dagangan.

“Dirinya mendengar suara dentuman keras yang bersumber dari area lantai depan warung,” tambah Anton.

Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah itu, lanjut Anton, material konblok lantai terangkat dan hancur, mengungkap adanya 4 lubang saluran limbah (bio-filter) yang meledak secara bersamaan.

“Paparan gas panas dari dalam saluran mengenai 3 orang korban yang merupakan satu keluarga yang berada di sekitar lokasi,” ucapnya.

Tak selang lama, security Teras Malioboro melakukan koordinasi dengan tim pengamanan dan menghubungi PSC Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan medis.

“Pukul 07.45 WIB, korban berhasil dievakuasi menuju RSUP Dr. Sardjito menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut,” lanjut Anton.

Akibat kejadian ini, korban ZA memgalami luka bakar bagian lengan, korban MI alami luka bakar bagian muka sebelah kiri dan kaki sebelah kanan. “Sedangkan korban O mengalamk luka bakar bagian leher,” ungakpnya.

Kepolisian menduga, ledakan dipicu oleh penyumbatan pada sistem pembuangan air limbah (bio-filter). Penyumbatan ini mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) yang memadai.

“Adanya tekanan tinggi di ruang tertutup (confined space) menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik (physical explosion),” tegasnya.

Saat ini, tambah Anton, tiga korban sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Sardjito.

“Informasi dari Kalpolsek Gobdomanan ketiga korban sudah pulang dari RS. Pihak dari Teras Malioboro 1 bertanggung jawab terkait pengobatannya,” pungkas Anton.

Penulis : Tanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here