Penampakan Mapolda DIY Pasca Aksi Anrakis Jumat Malam

0
98

Yogyakarta – Mapolda DIY yang terletak di Jalan Ringroad Utara, Kabupaten Sleman sempat didemo pada Jumat hingga Sabtu dinihari.

Aksi unjuk rasa tersebut buntut peristiwa meninggalnya driver ojol yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada aksi unjukrasa di Jakarta.

Aksi yang dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus pukul 17.15 WIB sampai dengan dini hari tadi merupakan penyampaian pendapat yang kedua diterima Polda DIY karena sebelumnya (siang hari-red)
forum Ojol Yogyakarta melalukan aksi damai yang dilanjutkan sholat ghaib bersama di masjid Babussalam Polda DIY.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, mengaku prihatin terhadap aksi yang diwarnai tindakan anarkis sehingga menyebabkan beberapa kerusakan fasilitas umum seperti pembakaran kendaraan dan beberapa ruang kantor pelayanan publik milik Polda DIY terbakar.

“Kami sangat menyayangkan karena ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu atau SPKT dan ruang pelayanan SKCK juga menjadi sasaran pembakaran sehingga sangat berdampak terhadap pelayanan masyarakat yang harus kami tutup sementara,” ungkap Ihsan Sabtu 30 Agustus 2025.

Ihsan mengungkapkan, bagi masyarakat yang akan membuat laporan pengaduan maupun laporan kehilangan termasuk SKCK dapat mendatangi Polres yang ada di wilayah Polda DIY. Sedangkan untuk perijinan tetap di layani di ruang Direktorat Intelkam Polda DIY.

Menurutnya, saat ini puing-puing bangunan yang terbakar sudah dibersikan oleh anggota Polda DIY bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.

“Api telah dipadamkan oleh dinas pemadam kebakaran,” terangnya.

Ihsan menghimbau masyarakat jika ingin melakukan penyampaian pendapat bisa dilakukan secara tertib. Dirinya meminta masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan atau berita yang bersifat provokatif, terutama melalui media sosial.

“Kami memahami keresahan yang terjadi di masyarakat saat ini. Namun kami mengimbau untuk dapat menyampaikan aspirasi dengan tidak melakukan tindakan anarkis yang justru akan merugikan banyak pihak. Mari sampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, serta senantiasa bersama menjaga DI Yogyakarta yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,” demikian Ihsan.

 

Penulis : Tanto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here