Jokowi Bangga dengan Hasil Operasi Senyap untuk Bebaskan WNI di PNG

0
418

Jakarta – Dua WNI yang disandera di wilayah Papua Nugini (PNG) telah bebas dan kini berada di Jayapura, Papua, Indonesia. Presiden Joko Widodo menyampaikan rasa bangganya atas operasi yang dilakukan untuk membebaskan kedua warganya tersebut.

“Saya senang sekali, bangga, mereka bekerja senyap, enggak banyak bicara, tetapi mempersiapkan,” tutur Jokowi di Bandara Mutiara SIS Al Jufri, Palu, Sulawesi Tengah seperti disampaikan oleh Biro Pers Istana Kepresidenan, Jumat (18/9/2015).

Mereka yang dimaksud Jokowi adalah Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo serta jajarannya, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti serta jajarannya, Kepala BIN Sutiyoso serta jajarannya, dan Menteri Luar Negeri Retno LP Marsudi beserta jajarannya. Mereka itu juga dikoordinasi oleh Menko Polhukam Luhut Pandjaitan yang diberi perintah langsung dari Jokowi.

“Jadi setelah ada penyanderaan dua warga Indonesia di PNG, saya memerintahkan kepada Menko Polhukam untuk mengkoordinir,” imbuh Jokowi.

Sampai dengan kemarin (17/9) Jokowi masih memerintahkan pasukannya itu untuk menunggu perintah dari dirinya selaku Panglima Tertinggi. Hingga akhirnya dia menelepon PM PNG Peter O’Neill.

“Itu jam 16.00 WIB sore kemarin saya telepon. Dan alhamdulillah, 4 jam setelah itu, setelah kita telepon, jam 20.00 WIB malam, saya dikabari lagi (sandera) sudah bisa bebas dan sudah bisa diselesaikan, tetapi saat itu memang masih di hutan, sehingga kita belum menyampaikan (ke publik),” ungkap Jokowi.(dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here