Kisah Tragis Taufan BMX dan Fenomena Olahraga Ekstrem di Indonesia

0
114

batamtimes.co,Bandung – Indonesia Open X Sports Champions (I0XC) sudah tujuh kali digelar. Selama ini belum pernah ada kecelakaan fatal hingga menewaskan peserta kompetisi. M Taufan Munggaran (17), peserta pertama yang meninggal dan semoga tidak pernah ada lagi.

Ajang IOXC digelar setiap setahun sekali. Ada beragam olahraga ekstrem yang dikompetisikan, di antaranya BMX freestyle, skateboard, rollerblade, dan basketball freestyle.

Menurut Pembina Bandung BMX yang juga aktif di Asosiasi BMX Indonesia Asep Tubagus Trisnadi, tuan rumah yang menggelar kompetisi ini bergantian.

“Pertama, Bali, terus Bandung, Makassar, Palembang, Yogyakarta, Semarang, dan sekarang di Bandung lagi,” ujar Apep, panggilan akrab Asep saat ditemui di Telkom University, tempat penyelenggaraan IOXC kali ini, Minggu (4/10/2015).

Apep mengaku terlibat sejak awal kompetisi berlangsung. Tahun ini menurutnya kompetisi yang paling bagus dari sisi arena dan juga penampilan pesertanya.

“Kali ini menurut saya luar biasa. Para pemain dari luar negeri yang ikut kompetisi ini pun memuji arenanya. Safety-nya kami jaga,” terangnya.

Apep mengaku insiden yang menimpa Taufan baru kali ini terjadi. “Tahun lalu pernah ada peserta dari Kediri yang kecelakaan, tapi tidak meninggal. Tapi cukup parah. Terakhir ketemu dengan saya sudah sehat, aktif lagi,” terang Apep.

Sementara itu, menurut Apep sebenarnya posisi jatuhnya Taufan tidak fatal. “Itu posisi jatuh biasa seharusnya. Namun kita tidak tahu, ternyata berapa tekanan setang ke dadanya. Ya kita tidak tahu namanya takdir,” ujarnya.

Taufan meninggal usai melakukan trik no handler, di mana kedua tangannya lepas dari stang dengan posisi seolah terbang. Sementara setangnya berada di bagian perut. Diduga, Taufan terlambat mengeluarkan setangnya dari perut, sehingga saat posisi terjatuh di mana ban sepeda belakang pertama mendarat, membuat setang menekan dadanya. Taufan sempat berdiri dan membawa sepedanya, namun setelah itu jatuh pingsan. Saat dibawa ke RS, di tengah perjalanan, ia menghembuskan nafas terakhirnya.(dtk)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here