KPK Buka Rekrutmen Indonesia Memanggil 12

0
147
Ilustrasi Gedung KPK

batamtimes.co , Jakarta –Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) membuka rekrutmen dan seleksi yang disebut “Indonesia Memanggil 12” kepada Warga Negara Indonesia (WNI) lulusan sarjana Strata 1 yang memiliki integritas dan komitmen tinggi dalam pencegahan dan pemberantasan korupsi.

“Ada pun jangka waktu pendaftarannya tanggal 1 sampai 11 Oktober 2016. Kawan-kawan atau pihak-pihak yang berkeinginan bergabung bisa mengunjungi informasinya melalui situs kpk-im12.experd.com,” kata Sekretaris Jenderal KPK, Bimo Gunung Abdul Kadir. dalam konferensi pers di Gedung KPK Jakarta, Senin.

Ia mengemukakan, untuk posisinya nama jabatannya adalah spesialis muda satu (1) dan jumlah kebutuhan KPK adalah 400 orang dengan lima (5) fungsi jabatan.

“Yang pertama adalah implementasi pengetahuan dan teoritis menjadi implmentatif. Kedua, bekerja sesuai dengan prosedur kerja dan petunjuk pelaksanan. Ketiga, mengevaluasi dan memperbaiki sistem atau metode kerja secara sederhana,” ujarnya.

Selain itu, ia menimpali, “Keempat, mampu mengidentifikasi masalah dan memberikan pelayanan atau solusi standar. Terakhir, melaksanakan penugasan dengan koordinasi antar unit kerja sebagai anggota tim kerja lintas unit kerja dan operasional.”

Ia mengatakan jenjang pendidikan yang dibuka adalah sarjana (strata satu/S1) tahun kelulusannya masing-masing 2013, 2014, 2015, dan 2016 serta usia maksimal 28 tahun pada saat penutupan pendaftaran.

Lebih lanjut, ia mengatakan rekrutmen itu untuk semua jurusan, namun diutamakan hukum, akuntansi, manajemen, psikologi, ilmu pendidikan, statistik, manajemen informatika, ilmu komputer, sistem informasi, teknik komputer, telekomunikasi, hubungan internasional, sastra inggris, pertanian pertamabangan, kehutanan, dan pariwisata dengan indeks prestasi kumulatif (IPK).

“Kami mensyaratkan nantinya para pelamar itu berasal dari jurusan yang akreditasinya B kemudian IPK yang perguruan tinggi negeri 2,75 dan perguruan tinggi swasta 3,00. Kemampuan komputer minimal menguasai MS Office, kemudian kemampuan bahasa diutamakan menguasai bahasa asing dan juga bahasa daerah,” demikian Bimo. (ant/red)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here