Bantu Suku Laut Lingga Aktifis Lakukan Gerakan 1000 Rupiah

0
145
Untuk membantu Kehidupan suku Laut Aktifis Kumpulkan 1000 Rupiah. (Foto : Sucipto)

batamtimes.co , Lingga – Suku Laut merupakan salah satu suku tertua di Lingga. Pola kehidupan yang tradisional sering kali jarang tersentuh oleh pembangunan.

Suku laut mendiami Pulau Mensemut Desa Penaah Kecamatan Senayang.Pulau yang luasnya tak lebih dari 0,5 ha didiami oleh 17 kk, dengan minimnya fasilitas yang tersedia.

Melihat kehidupan masyarakat suku laut yang memiliki taraf hidup dibawah rata-rata ,maka sudah selayaknya dibentuk gerakan Peduli Suku Laut Lingga (GPSLL).Gerakat ini dibentuk untuk membantu segala kekurangan fasilitas di daerah tersebut.

Dan untuk meningkatkan rasa kepedulian dengan melakukan gerakan 1000 Rupiah yang saat ini gencar dilaksanakan para aktifis suku laut tersebut.

Ketua GPSLL Densy Dias yang sekaligus aktivis buta aksara suku laut Lingga mengatakan, dana yang saat ini baru terkumpul sebesar Rp 4 juta lebih tersebut nantinya akan diperuntukkan untuk pembangunan mushalla suku laut di Desa Mensemut, Kecamatan Senayang.

“Gerakan 1000 rupiah ini akan kami lakukan ke sekolah-sekolah Paud, TK , SD, SMP dan SMA, baik di Daik ataupun di Kecamatan Senayang. Insya Allah, hari Kamis kami akan mulai bergerak ke sekolah-sekolah karena kami masih mengurus segala sesuatunya,” ungkapnya, Senin (31/10).

Dikatakanya,gerakan pengumpulan 1000 rupiah tersebut dilakukan guna membantu masyarakat suku laut yang memiliki ekonomi rendah dan membutuhkan bantuan.

“Tujuan kami membuat gerakan ini tidak lain adalah untuk mengajak saudara-saudara semua untuk lebih peduli kepada saudara kita suku laut. Karena di Lingga masih banyak saudara kita suku laut yang masih perlu bantuan,” terangnya.

Densy juga mengatakan,jika kegiatan pengumpulan koin akan mendapat dukungan dari Bupati lingga dan seluruh element masyarakat.“Saya yakin gerakan yang kami buat akan mendapat dukungan bapak bupati dan seluruh elemen masyarakat. Karena kita sama-sama memahami keadaan keuangan kabupaten Lingga yang kian terpuruk. Ini salah satu cara untuk menunjukkan kepedulian kita terhadap sesama. Dengan kata lain, seberat apa pun masalah kalau dipecahkan bersama, insya Allah masalah akan selesai,” tutupnya.

Pewarta : Sucipto

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here