Polres dan Bupati Natuna Gelar Apel Persiapan Operasi Ketupat Seligi 2018.

0
188

Batamtimes.co, Natuna, Apel gelar pasukan ‘Operasi Ketupat Seligi 2018’ di Markas Polisi Resort Natuna (Mapolres), Ranai, Rabu, 6 Juni 2018.

Kepolisian Resort (Polres) dan Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Pemkab Natuna mengadakan apel gelar pasukan ‘Operasi Ketupat Seligi 2018’ pagi ini Markas Polisi Resort (Mapolres) Ranai

Dipimpin oleh Bupati Natuna Hamid Rizal dan Kapolres AKBP Nugroho Dwi Karyanto, apel ini dimulai pada pukul 09.00 WIB.

Apel ini diadakan secara serentak di Indonesia. Ditandai dengan sejumlah kegiatan, termasuk pemeriksaan dan pengecekan di wilayah masing-masing dalam rangka dimulainya operasi ini

Rabu, 6 Juni 2018. Operasi ini akan dimulai besok, 7 Juni 2018 sampai 24 Juni 2018.

Bupati Natuna dampingi Kapolres Natuna AKBP Nugroho Dwi Karyanto periksa pasukan operasi ketupat seligi tahun 2018 dihadiri aparat TNI

Dalam apel gelar pasukan ini, Bupati Natuna sampaikan amanat Kapolri yangmengatakan gelar pasukan dilakukan secara serentak di seluruh Kapolda se-Indonesia. melibatkan lebih kurang 30 ribu pasukan.

Pada tahun 2017 secara umum kelangkaan harga pangan tidak terjadi dan cenderung stabil.

Namaun pada tahun ini, masalah yang timbul adalah soal distribusi pangan. Banyak produsen menumpuk bahan pangan. Sehingga membuat stabilitas harga menjadi terganggu.

Bupati juga meminta agar peran intelijen terus ditingkatkan guna menangkal tindakan terorisme. “Akhir-akhir ini, tindakan terorisme kerap terjadi menuntut semua pihak harus waspada, untuk meredam aksi-aksi teror agar tidak terjadi,” ujar Bupati.

Salain itu, pengamanan tempat ibadah juga menjadi prioritas dalam rangka memberi rasa aman kepada umat muslim yang akan melaksanakan ibadah sholat Hari Raya Idul Fitri.

Sementara itu, Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto usai apel mengatakan, kondisi kamtibmas di Natuna tergolong kondusif. Namun
demikian kewaspadaan tetap terus ditingkatkan.

“Meski kita di Natuna relatif aman, namun kita tak boleh lengah. Sebab semua bisa terjadi. Dimana dan kapan saja Kita terus tingkatkan pengamanan melalui koordinasi dengan semua pihak terkait”, ujar Kapolres.

Menurut Kapolres, pengamanan difokuskan pada titik-titik tertentu, misalnya tempat ibadah, pelabuhan penyeberangan, bandara, objek wisata dan tempat keramaian.

Kata Kapolres dalam pengamanan operasi ketupat tahun ini, pihaknya menerjunkan 80 orang personel serta dukungan dari TNI.

Kemudian ucap Kapolres, untuk pengamanan di pulau-pulau menyesuaikan dengan kebutuhan dan kondisi dilapangan.

Dikatakan Kapolres, selama labaran di Natuna berlangsung, beberapa tahun terakhir suasana cukup aman dan kondusif. Namun demikian aparat keamanan tidak boleh undersetimed.

“Kita tetap harus melakukan tindakan antisipasi meningkatkan kesiap siagaan selama operasi ketupat 2018 berlangsung,” ujarnya

Pengamanan arus mudik dan arus balik. “Dari hasil pengecekan, tahun ini relatif lebih baik dari tahun sebelumnya,” tandas Kapolres Natuna.

(Red /Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here