8.6 C
New York
Tuesday, April 7, 2026
spot_img
Home Blog Page 1013

Pembunuhan Sekeluarga di Sumut ,Otak Pelaku Tewas Ditembak

0

Batamtimes.co,Sumut -Pelaku berinisial AG, yang tidak lain adalah otak pelaku pembunuhan Muhajir sekelurga di Deliserdang, tewas ditembak polisi.

Sementara rekannya RO, terpaksa dilumpuhkan oleh Tim Gabungan DirKrimum Polda Sumut dan Polres Deliserdang.

Kedua tersangka AG dan RO, ditangkap tim gabungan Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Sumut bersama Polres Deli Serdang, di tempat persembunyiannya di Kota Pekanbaru, Provinisi Riau.

Salah seorang tersangka tewas ditembak sementara rekannya dilumpuhkan dengan menembak kakinya.

Kedua tersangka pembunuh sadis ini ditangkap setelah petugas mendapat informasi atas keberadaan keduanya setelah menjadi buronan polisi dalam kasus pembunuhan manager PT Domas Muhajir seluarga.

Dirkrimum Polda Sumut, Kombes Pol Andi Rian, saat di konfirmasi membenarkan bahwa kedua tersangka AG dan RO, telah ditangkap di Pekan Baru.

“Tersangka AG sebagai otak pelaku tewas ditembak karena berusaha melawan dengan menyerang petugas. Sementara rekannya RO di tembak di bagian kaki,” kata Andi, Senin (22/10/2018) Seperti yang dikutip dari TRIBUN BATAM

Sebelumnya, tim gabungan menangkap DN alias Dian, salah seorang tersangka yang diduga turut membantu aksi pembunuhan keji korban Muhajir, Suniarti dan Solihin.

Tersangka Dian berperan, membawa ketiga korban dengan mobil dan membuang jasad korban di sungai Blumei dan laut Batu Bara.

“Tersangka DN berperan membawa tiga korban dengan mobil dan membuang jasad ketiganya ke sungai dan laut,” kata Dir Krimum Polda Sumut, Kombes Andi Rian, beberapa hari lalu.

Dari pengakuan tersangka, di ketahui nama AG dan R. AG diduga sebagai otak pelaku pembunuhan sadis dan diduga sudah di rencanakan.

Sementara RO, diduga sebagai eksekutor untuk menghabisi nyawa satu keluarga Muhajir.

Perlu diketahui, manager PT Domas Muhajir ditemukan dalam keadaan tewas di sungai Blumei, STM Hilir, Tanjung Morawa. Korban tewas setelah tiga hari dinyatakan menghilang dari rumahnya bersama anak dan istrinya.

Tiga hari berselang setelah penemuan jasad Muhajir, warga kembali menemukan jasad putranya Solihin di aliran sungai Blumei.

Kemudian, jasad istri korban Suniarti ditemukan tewas mengapung di perairan laut Batu Bara.

Kasus ini sendiri, rencananya akan di paparkan langsung oleh Kapolda Sumut Irjen Pol Agus Andrianto, hari ini pukul 13.00 WIB di Rumah Sakit Bhayangkara Medan.

“Satu pelaku sudah diamankan inisial DN,” kata Eddy via telepon seluler, Kamis (18/10/2018).

Eddy menuturkan bahwa ada beberapa hal yang menjadi pegangan polisi untuk memastikan dan menahan tersangka DN. Namun hal itu tidak bisa diungkapkan, karena masih dalam penyelidikan.

“Tersangka DN masih warga Tanjung Morawa dan ia dibawa oleh tetangga korban. Motif pelaku utama belum kita dapatkan,” katanya.

“Tersangka yang kita amankan statusnya masih turut serta. Untuktersangka ada tiga dan yang baru tertangkap masih satu orang,” ungkap Eddy.

Pihak kepolisian akhirnya menyita beberapa barang bukti dari rumah tetangga korban yang diduga ada kaitannya dengan kasus penculikan disertai pembunuhan yang terjadi di dusun III Desa Bangun Sari Kecamatan Tanjung Morawa Kabupaten Deliserdang.

Barang bukti yang diamankan berupa sepasang sepatu, baju kaos dan celana jeans.

Terkait dua tersangka lainnya, Eddy menyebut bahwa inisial duatersangka lainnya yaitu AG dan RO. Satu warga Tanjung Morawadan satu lagi merupakan warga Kabupaten Batubara.

Soal dua jenazah yang ditemukan di Batubara, Eddy memastikan untuk jenazah perempuan adalah istri dari Muhajir.

Masih kata Eddy, terkait jenazah yang laki-laki masih didalami oleh tim forensik. Untuk mencari tahu kebenaran. Karena ada informasi bahwa jenazah yang laki-laki diduga tersangka RO yang dicari.

“Diduga yang mayat laki-laki tersangka RO yang kita cari, tapi masih perlu kita teliti lagi,” ujarnya.

Lanjut, hari ini kepolisian telah memanggil keluarganya untuk dilakukan tes DNA terhadap dua jenazah.

Lebih lanjut, untuk barang bukti yang diamankan dari tersangka, kepolisian sudah mengamankan alat bukti diantaranya handphone dan barang bukti lainnya yang tidak bisa disampaikan.
“Yang baru bisa diamankan kendaraan mobil yang dipakai untuk membawa korban,” ungkap Eddy.

Ditanya soal peran tersangka DN yang sudah diamankan, Eddy enggan menjawab dan akan memberitahukan setelah dilakukan rekonstruksi.

“Pasal yang dipersangkakan kepada tersangka 38/340,” pungkas Eddy.

Perlu diketahui, Muhajir bersama Suniati serta anak mereka M Solihin dilaporkan hilang. Ketiganya hilang dari rumah mereka di Dusun III Gang Rambutan, Desa Bangun Sari, Tanjung Morawa, sejak Selasa (9/10/2018).

Desy Rahmawati, anak sulung Muhajir yang pertama kali mengetahui keluarganya hilang.

Muhajir terakhir terlihat Senin (8/10/2018) malam. Keesokan paginya, Desy menelepon orang tuanya. Namun berkali-kali panggilannya tak mendapat jawaban.

Desy pun mendatangi kediaman orangtuanya. Di dalamnya kosong. Telepon genggam dan dompet orangtuanya sudah ditemukan. Hingga akhirnya, dia langsung membuat laporan ke Polsek Tanjung Morawa untuk menemukan dimana keluarga.

 

 

(red /TRIBUN)

Bupati Natuna : Dekranasda Harus Sinergi dengan Pemerintah Daerah

0

Batamtimes, co, Natuna- Pemerintah Kabupaten Natuna terus meningkatkan potensi seni kerajinan sebagai khazanah sebagai kekayaan negeri.

Secara dinamis melalui pemanfaatan bahan baku tempatan yang melibatkan masyarakat sebagai pelaku. Jika pengelolaannya diselenggarakan secara baik, bidang ini dirasa akan mampu meningkatkan pertumbuhan ekonomi masyarakat.

Demikian disampaikan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal dalam sambutannya pada acara Pelantikan Pengurus Dewan Kerajinan Nasional Daerah (Dekranasda) Kabupaten Natuna Tahun 2018. Di gelar di Gedung Serbaguna Sri Serindit, Jalan Yos Sudarso Ranai, Natuna, Kepri, pada Jumat Siang (12/10/2018).

Untuk itu, kata Hamid perhatian terhadap upaya mewujudkan ruang bagi pengembangan sektor kerajinan daerah harus terus diberikan, terutama dalam mewujudkan kesempatan untuk menggali dan melestarikan karya kerajinan yang bersifat khas daerah,ucapnya.

Hamid Rizal berharap kepada Dewan Pengurus Dekranasda Kabupaten Natuna untuk terus bersinergi dengan OPD terkait bagi upaya mewujudkan organisasi yang handal, mandiri serta memberikan manfaat bagi mengakomodir pertumbuhan ekonomi masyarakat dalam sektor kerajinan daerah, pintanya.

Hal senada disampaikan, Plt. Ketua Dekranasda Provinsi Kepulauan Riau, Burhanuddin, seusai melantik Ketua Dekranasda Nurhayati Hamid Rizal masa bakti periode 2018-2021, mengucapkan selamat bekerja.

” Kedepan diharapkan agar segera melakukan pembenahan yang dirasa perlu untuk merancang program kerja yang lebih terukur, mampu direalisasikan serta membangun koordinasi bagi melakukan pendataan dan upaya strategis dalam mewujudkan pengembangan usaha sektor kerajinan di Kabupaten Natuna,” ucapnya.

Acara pelantikan turut hadiri Ketua DPRD, Anggota Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah dan para Ketua Organisasi Perempuan yang ada di wilayah kerja Kabupaten Natuna.

(Red/Pohan)

Bamsoet menekankan fokus Peningkatan SDM yang Disesuaikan Potensi Daerah

0

Batamtimes.co,Jakarta – Ketua DPR RI Bambang Soesatyo menekankan fokus peningkatan SDM yang diikuti dengan pengembangan kompetensi para calon tenaga kerja harus mendapatkan prioritas utama. Konsenterasi peningkatan pada kualitas SDM harus pula diikuti dan disesuaikan dengan potensi daerah. Artinya, produk dari dunia pendidikan harus memiliki keterkaitan dengan dunia kerja serta keterkaitan dengan inovasi dan teknologi.

“Dalam konteks inilah revisi terhadap UU No 18 tahun 2002 tentang Sistem Nasional Penelitian, Pengembangan, dan Penerapan Ilmu Pengetahuan dan Teknologi harus jadi panduan dalam memperbaiki kualitas SDM di Indonesia. Revisi tersebut jadi panduan meletakan hasil penelitian agar memiliki daya manfaat bagi perencanaan pembangunan secara luas, khususnya bagi penguatan kualitas SDM dan tenaga kerja Indonesia,” ujar Bamsoet saat memberikan orasi ilmiah pada wisuda mahasiswa Sekolah Tinggi Ilmu Ekonomi Indonesia (STEI) di Jakarta, Senin (22/10/18).

Ketua Badan Bela Negara FKPPI ini mengingatkan, penciptaan sumber daya manusia (SDM) yang unggul dan berfungsi menopang pembangunan sangat dibutuhkan bangsa Indonesia. Perubahan struktural yang sangat cepat tanpa didukung SDM yang mumpuni hanya akan menghasilkan ketimpangan dan pengangguran yang makin luas.

“Daya ungkit pembangunan akan ditopang dari kualitas penduduk yang berpendidikan tinggi, memiliki wawasan luas, berketerampilan, memiliki kemahiran teknis, serta memiliki penguasaan terhadap teknologi handal,” tegas Bamsoet.

Sejalan dengan hal itu, politisi Partai Golkar ini memandang perguruan tinggi memiliki peranan vital dalam memberikan pendidikan, pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi melalui riset guna melahirkan invensi serta inovasi dalam segala bidang. Peranan tersebut secara langsung memiliki dampak dengan keberhasilan pembangunan.

“Faktor pendidikan memegang peranan krusial untuk meningkatkan kualitas pekerja Indonesia. Pekerja kita sendiri, masih didominasi tenaga kerja berpendidikan rendah, yaitu SD ke bawah sebanyak 52,4 juta orang (43,46 persen) dan Sekolah Menengah Pertama sebanyak 21,5 juta (17,80 persen). Pekerja dengan kualifikasi pendidikan tinggi hanya sebanyak 13,7 juta orang mencakup sebanyak 3,2 juta orang (2,65 persen) berpendidikan diploma dan sebanyak 10,5 juta orang (8,69 persen) berpendidikan perguruan tinggi,” papar Bamsoet.

Mantan Ketua Komisi III DPR RI ini melihat, dalam jangka pendek peran Kementerian Ketenagakerjaan dan  BNP2TKI menjadi ujung tombak peningkatan kompetensi para pekerja Indonesia yang makin sulit mencari lapangan kerja. Namun, dalam jangka menengah dan panjang perguruan tinggi memiliki tanggungjawab yang lebih besar dalam mencetak kualitas tenaga kerja yang mahir dan mumpuni.

“Perguruan tinggi harus berada di garda depan Indonesia memenangkan kompetisi global. Karena itu unsur penting yang dihasilkan dari lulusan perguruan tinggi adalah kapabilitas yang didalamnya berisi tentang kompetensi, kemahiran, integritas dan profesionalisme. Tujuan-tujuan dari proses pembelajaran yang lebih terbuka dan fleksibel akan memberikan kesempatan bagi mahasiswa untuk meningkatkan pengetahuan, wawasan serta kapasitasnya,” jelas Bamsoet.

Legislator Dapil Jawa Tengah VII yang meliputi Kabupaten Purbalingga, Banjarnegera dan Kebumen ini memandang, investasi dalam bidang pendidikan bukanlah pekerjaan instan dan sesaat. Tetapi membutuhkan waktu, energi dan dana yang besar. Alokasi anggaran pendidikan yang cukup besar mestinya dapat dipertanggungjawabkan akuntabilitasnya. Pertanggungjawaban tersebut dapat diukur sejauhmana dampak yang dihasilkan dari anggaran yang ada.

“Peningkatan anggaran untuk kegiatan riset mesti dijadikan prioritas utama. Selama ini alokasi anggaran untuk kegiatan riset di Indonesia baru mencapai 0,25 persen dari PDB dengan rincian dari swasta sebesar 0,04 persen dan alokasi negara 0,21 persen. Anggaran riset tersebut masih jauh dibawah Malaysia yang sudah mencapai 1,25 persen dari PDB, China 2,0 persen, Singapura 2,20 persen, Jepang 3,60 persen, Korea Selatan, 4,0 persen, Jerman 2,90 persen, Swedia 3,20 persen dan Amerika Serikat 2,75 persen,” terang Bamsoet.

Menutup orasi, Wakil Ketua Umum KADIN ini berharap agar pasca kelulusan para wisudawan dapat berkarya dalam bidang dan keahlian masing-masing dengan tetap menjaga spirit, etika, moral dan norma intelektual yang telah didapatkan selama masa perkuliahan. Para sarjana baru juga diharapkan mampu menjaga integritas profesionalismenya sebagai bentuk pengabdian kepada nusa, bangsa dan agama.

“Teruslah berkarya, berani bermimpi besar, fokus pada usaha dan tujuan serta jangan pernah takut untuk gagal. Sudah banyak cerita orang-orang sukses yang berangkat dari kegagalan demi kegagalan. Mereka tak pernah mengeluh, tetapi selalu memiliki optimisme untuk bangkit dari kesalahan dan kegagalan,” pungkas Bamsoet. (*)

Menyusul DPD Kepri, DPD AJO Indonesia Sumbar akan Gelar Aksi Peduli Sulteng

0

Batamtimes. Co, PADANG, Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) akan menggelar Aksi Peduli Palu, Sigi dan Donggala – Provinsi Sulawesi Tengah.

Menurut Koordinator Lapangan (Korlap) yang juga Ketua Bidang Sosial Budaya AJO Indonesia Sumbar Firma Ragnius, aksi Peduli Sulteng digelar Selasa 23 Oktober 2018, mengambil tempat di depan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan, Kota Padang.

“Selasa (23/10/2018) besok, DPD AJO Indonesia Sumatera Barat hendak menggelar AKSI PEDULI SULTENG (PALU SIGI DONGGALA),” ujar Firma, lewat rilisnya, Senin (22/10).

Aksi lanjutnya, dimulai sekitar pukul 14.00 WIB. “Kita bersama-sama turun ke jalan menggalang donasi masyarakat untuk saudara-saudara kita di Sulteng. Titik kumpul di depan Pasar Bandar Buat, Lubuk Kilangan Padang,” imbuhnya.

(Rls /DPP AJO INDONESIA)

Wabup Natuna : Petani Gunakan Padi Total Organik Berbasis MAII

0

Batamtimes.co – Natuna

SMK Negeri 2 Bunguran Barat, menggelar acara Pertanian Padi Total Organik Berbasis MA II, di Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah, pada kamis pagi (18/10/2018)

Wabup Natuna : Himbau Petani Gunakan Padi Total Organik Berbasis MAII

0
Wabup Natuna

Batamtimes.co, Natuna – SMK Negeri 2 Bunguran Barat, menggelar acara Pertanian Padi Total Organik Berbasis MA II, di Desa Air Lengit Kecamatan Bunguran Tengah, pada kamis pagi (18/10/2018)

Sejumlah pejabat hadiri Kegiatan tersebut, tampak Ketua DPRD, Dandim 0318/Natuna, Kadis Pertanian, para Kepala Desa, BPD, Tim BWS II Sumatera, pimpinan Perbankan juga tokoh masyarakat tempatan.

Wakil Bupati Natuna, Ngesti Yuni Suprapti menyampaikan,
pertanian ramah lingkungan dengan menggunakan pupuk berbasis bahan organik.

Merupakan salah satu upaya strategis untuk meningkatkan hasil panen aman konsumsi sekaligus meningkatkan kualitas produksi lahan.

Oleh karenanya, pemerintah daerah akan terus menggalakan penggunaa pupuk berbasis organik kepada para petani tempatan.

Melalui tim penyuluh, badan usaha tempatan sebagai pemasok, penerapan informasi melalui lembaga pendidikan serta sosialisasi yang akan dilakukan secara berkelanjutan bagi meningkatkan sektor pertanian, sebut Ngesti dalam sambutannya.

Ngesti juga, mengungkapkan apresiasi keberadaan SMK Negeri 2 Bunguran Barat, selama ini telah memberikan dukungan.

Berupa berbagai kegiatan kreatif dalam menyebarluaskan informasi, kemajuan ilmu pengetahuan pada sektor pertanian, terutama kepada masyarakat setempat, ucapnya.

Ngesti mengakui, bahwa berdasarkan penelitian dan kajian yang pernah dilakukan sebelumnya.

Lahan yang ada di Pulau Bunguran, sebagian mengandung kadar TPH Asam tergolong tinggi.

Untuk itu, dia berpendapat penggunaan benih padi organik berbasis MA II adalah solusi tepat bagi pengembangkan sektor pertanian setempat, terangnya.

Menurut Ngesti, sejauh ini lahan yang tersedia secara bertahap sudah dapat dikelola menjadi lahan prduktif. Namun hasil yang dicapai belum terwujud sesuai harapan bersama.

Dia berharap kepada seluruh petani, pemerintah setempat dan para pemangku kepentingan untuk membangun kerjasama yang solid.

Guna mewujudkan peningkatan hasil produksi yang pada gilirannya akan berimbas pada pertumbuhan ekonomi masyarakat, pintanya.

Hal senada disampaikan, Camat Bunguran Tengah, Saidir, SE menjelaskan bahwa kegiatan ini terselenggara berkat kerjasama antara beberapa unsur, diantaranya pemerintah kecamatan dan desa serta SMK Negeri 2 Bunguran Barat.

Mengingat kegiatan ini dirasa memiliki dampak positif terhadap hasil panen sawah masyarakat.

Pihaknya sangat berharap agar kegiatan ini dapat terus berlangsung secara berkelanjutan. Sehingga pemberdayaan masyarakat pada sektor pertanian dapat lebih dioptimalkan.

Meningkatkan motivasi kepada para petani untuk terus menggarap lahan persawahan yang ada, bagi mengupayakan peningkatan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat, tegasnya.

(Red /Pohan)

Hari Ke 3 Kegiatan Penggalangan Dana DPD AJOI Kepri Untuk Sulteng Panitia Semakin Solid

0

Batamtimes. Co, Batam – Hari ke – 3 kegiatan Sosial Penggalangan Dana yang di adakan DPD AJOI kepri, Untuk Palu, Sigi, dan Donggala Semakin Solid. Pengurus dari DPD dan DPC Kepri yang ada di Batam hadir di simpang Nagoya Lubuk Baja, Sabtu (20/10/2018).

“Ini yang kita harapkan pengurus DPD dan DPC  AJOI Kepri kompak dan bersama pengurus lainya saling berbaur, sesuai motto AJOI “sama-sama kerja bukan kerja bersama-sama,” kata Ketua DPD AJO Indonesia Kepri Jonni Pakkun

Menurut Jonni, penggalangan dana yang sudah berjalan sejak (10/10/2018) yang lalu, panitia juga sudah memberikan Donasi sebesar Rp1,200.000 dan sudah masuk rekening.

“Kemudian ada juga yang memberikan Donasi melalui Bank yang sudah ditunjuk, diperkirakan yang sudah masuk melalui rekening bank sebesar Rp1.500.000,” jelasnya.

Lebih jauh dikatakanya, untuk Bank yang telah ditunjuk panitia yakni Bank BCA atas nama Nurseha dengan Nomor Rekening 3400028001.

Sementara itu, untuk Donasi Sabtu ini, Donasi yang terkumpul sebesar Rp723.000.

Ini adalah hasil sementara Donasi penggalangan dana  Palu, Sigi dan Donggala.

Mulai dari (10/10/2018) – (24/10/2018).

Rabu (10/10/2018): Rp 1.500.000
Rabu (17/10/18) : Rp. 426.000.00
Kamis (18/10/18) : Rp. 1.040.000
Sabtu (20/10/18) : Rp. 723.300

Sehingga Total pemasukan Rp. 3.689.300.

“Semoga, kita panitia semangat terus menjalankan penggalangan dana, dengan donasi yang kita salurkan nanti bisa sedikit membantu saudara kita yang kena musibah,” pungkasnya

Bagi masyarakat, Kepri dan Batam khususnya bagi yang mau menyalurkan Donasi bantuan bisa disalurkan langsung ke posko Peduli Tsunami & Gempa #AJOIndonesia4Palu, yaitu dikantor perwakilan DPD AJO INDONESIA Kepri Komplek Ruko Tunas 2 Blok 2 A-2 (Batam center)

(rls/DPP AJOIndonesia)

Bastian Caleg Yang Ingin Berbuat Untuk Tanjungpinang

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Berangkat dari keinginan ingin berbuat yang terbaik untuk kampungnya, Bastian maju sebagai Calon Legislatif Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang Dapil Tanjungpinang Timur.

“Saya cuma ingin berbuat untuk masyarakat,” ucap Bastian Kepada media ini, Minggu(7/10) malam.

Bastian yang maju dengan Partai Amanat Nasional (PAN) ingin berusaha menjadi yang terbaik untuk kampungnya.

“Sudah lama ingin maju dan membantu kampung saya,” sebutnya.

Sementara itu, satu Warga Perumahan Kenangan Jaya 6 Rahmadani Putra menyebutkan bahwa sosok Bastian sudah cukup dikenal oleh masyarakat.

“Selama ini beliau sudah banyak berbuat jadi bukan hanya pas beliau mau naik ini saja,” tutur Dhani.

(Budi Arifin) 

Masyarakat Bakong Galang Dana Untuk Korban Gempa dan Tsunami

0

Batamtimes.co, Lingga – Sejumlah Siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 2 Desa Bakong Kecamatan Singkep Barat melakukan aksi peduli terhadap korban gempa dan tsunami yang terjadi di Palu, Donggala, dan sekitarnya.

Kegiatan ini juga di ikuti oleh seluruh perangkat sekolah mulai dari Guru hingga staf beserta elemen masyarakat di sekitar

Aksi tersebut berupa pengumpulan dana dari seluruh siswa hingga pihak sekolah dan mendatangi langsung dari rumah-rumah warga untuk meminta sumbangan.

Seluruh kegiatan ini di sambut baik oleh masyarakat setempat hingga warga pun turut membantu dalam pengumpulan dana dari rumah ke rumah.

Salah satu masyarakat Desa Bakong yang juga ketua Pemuda, Sandy menyampaikan sangat mengapresiasi kegiatan ini karena bentuk kepedulian persaudaraan

“Saya sangat bangga dengan kegiatan ini , berapapun bantuan dari kita itu adalah bentuk kepedulian kita terhadap saudara kita,” ucapnya

Kemudian dana yang terkumpul nantinya pun akan dikirim dengan cara transfer langsung ke rekening kuhsus yang telah di sediakan pihak penerima bantuan gempa palu dan donggala.

(Rudi Prastio) 

Pentingnya Metode Pengembangan dan Pelatihan

0

Mengapa pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia sangat diperlukan? pertanyaan mendasar ini sangat sering ditanyakan oleh karyawan, mereka bertanya-tanya apakah pelatihan dan pengembangan hanya memberikan dampak bagi perusahaan saja, jawabannya tentulah tidak.

Pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia sangatlah penting bagi perusahaan maupun karyawan, karena perusahaan dan karyawan mempunyai hubungan simbiomutualisme atau saling menguntungkan satu sama lain.

Sampai saat ini banyak perusahaan dan industri yang ada di Kota Tanjungpinang telah menjalankan operasional perusahaanya dengan sangat baik dan memberikan keuntungan, walaupun dengan karyawan yang memiliki keterbatasan keterampilan, kebutuhan akan pengembangan sumber daya manusia sangatlah dibutuhkan diera modern seperti saat ini.

Pelatihan dan pengembangan SDM yang tepat, dapat memberikan efek yang baik kepada karyawan. Karyawan dapat mengembangkan diri dan mampu memahami seluk-beluk pelaksanaan pekerjaan lebih mendalam, dapat memahami perkembangan perusahaan, memahami sasaran yang akan dicapai perusahaan, mengerti akan perlunya kerjasama dalam melaksanakan pekerjaan, dapat dengan mudah memahami Informasi yang disampaikan perusahaan, dapat memahami setiap kesulitan-kesulitan yang dihadapi perusahaan, mampu melakukan hubungan-hubungan dengan lingkungan, mampu memahami kebijaksanaan dan peraturan yang berlaku dalam perusahaan, mampu memahami sistem dan prosedur yang digunakan dalam pelaksanaan tugas perusahaan, mampu memahami dan menerapkan perilaku yang mendukung dan dituntut perusahaan.
Kata pelatihan dan pengembangan sudah sangat sering kita dengar.

Kedua hal ini merupakan bagian vital dalam sebuah perusahaan. Pelatihan dan pengembangan adalah dua hal yang berbeda. Pelatihan (training) adalah serangkaian aktivitas yang dirancang untuk meningkatkan keahlian, pengetahuan, pengalaman, ataupun perubahan sikap seseorang.

Sedangkan pengembangan (Development) mempunyai ruang lingkup lebih luas. Pengembangan merupakan sebagai penyiapan individu untuk memikul tanggung jawab yang berbeda atau yang lebih tinggi dalam organisasi.

Pengembangan biasanya berkaitan dengan peningkatan kemampuan intelektual atau emosional untuk melakukan pekerjaan lebih baik.
Adapun 2 macam metode pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia yang pertama adalah on the job training, metode yang sudah sangat popular dalam dunia pelatihan karyawan.

OJT sendiri secara definisi adalah melatih seseorang untuk mempelajari pekerjaan sambil mengerjakanya, bukan hanya perusahaan swasta saja yang ada di kota Tanjungpinang yang melakukan metode pelatihan ini melainkan instansi pemerintah juga melakukan pelatihan ini.

Mungkin mayoritas pembaca bertanya” ngapain aja sih on the job training ? ini merupakan salah satu tahapan yang wajib dijalani oleh karyawan baru akan bergabung di dunia kerja, saya yakin mayoritas perusahaan yang ada di Kota Tanjungpinang baik itu bergerak dibidang penyedia jasa seperti hotel dan perbankan bahkan instansi pemerintahan sudah melakukan on the job training.

On the job training dilakukan selama kurun waktu 3 sampai bahkan 6 bulan dengan berbagai variasi pelajaran yang berbeda-beda. Proses on the job training sendiri memiliki beberapa tahapan dan proses yang pertama adalah pemberian materi dan yang kedua adalah praktek .

Selama proses on the job training biasanya perusahaan akan mengarahkan agar karyawan memiliki perilaku open minded , sebab di lingkungan kerja akan berdeda dengan dunia perkuliahan karena akan terjadi banyak hal yang tidak semuanya sesuai dengan keinginan.

Salah satu hal yang bisa dilakukan adalah mencoba beradaptasi dengan lingkungan. Metode on the job training ini sudah sangat tepat dilakukan oleh karena perusahaan memperoleh bibit-bibit tenaga kerja yang berkualitas dan mampu bekerja sesuai dengan standard yang sudah ditentukan oleh perusahaan.

Metode yang kedua adalah off the job training adalah pelatihan di luar kerja adalah pelatihan yang berlangsung pada waktu karyawan yang dilatih tidak melaksanakan pekerjaan rutin/biasa.

Ada beberapa metode yang digunakan dalam off the job training salah satunya adalah metode video prestasi dimana staff HRD biasanya akan memberikan pelatihan dengan menampilkan gambar dan audio visual bisa melalui media televisi, film, slides dan sejenisnya serupa dengan bentuk lecture, sedangkan metode yang kedua yang biasa digunakan adalah role playing merupakan suatu permainan peran yang dilakukan oleh karyawan untuk memainkan berbagai peran orang tertentu dan diminta untuk menanggapi para karyawan lain yang berbeda perannya, metode yang ketiga adalah lecture dimana metode pelatihan dengan memberikan ceramah dalam rangka penyampaian informasi-informasi yang dibutuhkan petatar Metode ini mengeluarkan biaya yang tidak tinggi, namun kelemahannya adalah peserta kurang partisipasi dan kurang respond dan metode yang terakhir biasanya perusahaa perusahaan bahkan industry dengan skala yang cukup besar memiliki training room yang dilengkapi dengan peralatan dan perlengkapan yang sudah sangat modern, metode ini disebut vestibule training metode pelatihan yang dilakukan dalam suatu ruangan khusus yang terpisah dari tempat kerja biasa dan disediakan jenis pelaralatan yang sama seprti yang akan digunakan pada pekerjaan sebenarnya.

Latihan ini berguna sebagai pendahuluan dari latihan kerja. Metode vestibule training sudah banyak dilakukan hampir disetiap industry dan perusahaan yang ada di area Bintan, karena mayoritas perusahaan merupakan change internasional sehingga mereka memiliki manajemen dan SOP yang sangat ketat dan mengharuskan setiap perusahaan memiliki training room, metode ini sangatlah effektif untuk meningkatkan kreatifitas karyawan.

Adapun beberapa manfaat dari pelatihan manusia antara lain untuk meningkatkan kuantitas dan kualitas produktivitas, membentuk sikap, loyalitas, dan kerja sama yang lebih menguntungkan dan mengurangi frekuensi dan biaya kecelakaan kerja.

Secara overall pelakasanaan metode metode pelatihan yang ada di Kota Tanjungpinang sudah sangat baik dan slalu memberikan materi-materi pelatihan yang up to date dan menyesuaikan keadaan dan situasi yang sedang dialami, pelatihan dan pengembangan sumber daya manusia merupakan prioritas yang wajib dilakukan oleh perusahaan.

Penulis : Vicky Bahtiar

Nim       : 15612157

Prodi    : Management

Mahasiswa STIE Pembangunan 

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga