8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog

Tinjau Kebakaran Hutan, Ariastuty Imbau Masyarakat Waspadai Setiap Tindakan

0

Batam- batamtimes.co – Anggota/Deputi Bidang Pelayanan Umum BP Batam, Ariastuty Sirait meninjau lokasi kebakaran hutan lindung di kawasan Waduk Nongsa, Jumat (27/3/2026). Ariastuty memantau langsung proses pemadaman dan memastikan langkah penanganan yang dilakukan telah berjalan dengan baik.

Di sela pantauannya, Ariastuty mengatakan jika kebakaran ini pertama kali diketahui pada Kamis, (26/3/2026) sore. Selanjutnya petugas gabungan dari BP Batam, Pemko Batam, Kepolisian, TNI, Manggala Agni dan pelaku usaha langsung melakukan pemadaman dan selesai hingga tengah malam.

Namun, karena tingkat kekeringan yang sangat tinggi dan angin yang cukup kencang, api kembali menyebar pada Jumat (27/3/2026) pagi. Dari pengamatan melalui drone, total luas hutan lindung yang terbakar kurang lebih 3,85 hektare.

“Daerah sini memang sangat rentan untuk terbakar. Karena merupakan daerah yang banyak ranting dan daun kering, serta daerah gambut yang masih menyimpan sekam di dalamnya,” jelas Ariastuty.

Untuk itu, ia meminta masyarakat agar tetap mewaspadai dan menghindari tindakan-tindakan yang dapat berpotensi menyebabkan kebakaran hutan dan lahan. Adapun langkah dan upaya yang bisa dilakukan antara lain, tidak membuang puntung rokok secara sembarangan di hutan atau lahan kering, serta membakar sampah.

Disamping itu juga, Ariastuty juga meminta kepada masyarakat untuk tidak memanfaatkan lahan-lahan yang terbakar. Sebab, pemanfaatan lahan secara ilegal merupakan pelanggaran hukum dan akan mendapatkan sanksi sesuai dengan undang-undang yang berlaku.

“Kami tentunya meminta masyarakat menjadi perpanjangan tangan bagi pemerintah dan kepolisian. Segera laporkan, apabila ada oknum yang memang dengan sengaja atau tidak sengaja membakar hutan maupun lahan,” tutupnya.

 

Penulis : Adi

Ribuan PPPK di Sleman Terancam di PHK

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Pemerintah  pusat menetapkan Undang-undang Nomor 1 Tahun 2022 tentang Hubungan Keuangan antara Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah yang mengatur pembatasan belanja pegawai. Dalam aturan itu, porsi belanja pegawai dibatasi maksimal 30% dari total Naggaran Pendapatan Belanja Daerah atau APBD.

Ketentuan ini tertuang dalam Pasal 146 Ayat (2) yang mewajibkan pemerintah daerah menyesuaikan komposisi belanja pegawai dalam waktu paling lama lima tahun sejak UU diundangkan. Artinya, Pemerintah Kabupaten Sleman harus menuntaskan penyesuaian tersebut paling lambat pada akhir 2026.

Hal itu juga berimbas di Kabupaten Sleman, Provinsi DIY. Kepala Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Sleman, Wildan Solichin, menilai kebijakan tersebut berpotensi memberatkan kondisi fiskal daerah.

“Apalagi jika di saat yang sama terjadi pengurangan transfer keuangan daerah (TKD) dari pemerintah pusat,” terangnya Jumat.

Menurutnya, aturan tersebut bahkan mengancam Pemutusan Hubungan Kerha bagi Calon Pegawai Pemerintah Dengan Perjanjian Kerja alias PPPK.

“Jika kemampuan keuangan daerah tidak mampu menambal gaji PPPK,” ucapnya.

Dirinya menyebut, selama ini pendanaan gaji PPPK sangat bergantung pada dana alokasi umum (DAU) yang merupakan bagian dari TKD.

“Jika terjadi perubahan kebijakan pusat terkait alokasi tersebut, kemampuan daerah untuk membayar pegawai otomatis ikut tertekan,” ucapnya.

Dirinya mengungkapkan, saat ini Pemkab Sleman memiliki 2.737 PPPK dan 3.503 PPPK Paruh Waktu. Gaji PPPK rata-rata mencapai Rp3 juta per bulan, sementara PPPK Paruh Waktu berkisar antara Rp2,6 juta hingga Rp1,4 juta. Total kebutuhan anggaran gaji PPPK saja mencapai sekitar Rp8,2 miliar, yang dinilai cukup membebani fiskal daerah.

“Tapi hingga sekarang kami masih belum melakukan kalkulasi kemampuan daerah berkaitan dengan perubahan kebijakan pusat terhadap TKD. Tapi yang jelas kebijakan tentang TKD pasti berdampak pada kemampuan daerah untuk belanja pegawai. Kami berharap tidak akan ada PHK,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Polda DIY Raih Peringkat I Nasional dalam Rekayasa Lalin Operasi Ketupat 2026

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) mencatatkan prestasi sebagai salah satu Polda terbaik dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026. Berdasarkan survei kepuasan masyarakat yang dirilis oleh Korlantas Polri, Polda DIY berhasil menduduki peringkat pertama dalam kategori pelaksanaan rekayasa lalu lintas dengan indeks rata-rata 90,91. Angka ini sangat tinggi melampaui rata-rata indeks nasional sebesar 85, 53 dan tertinggi di antara 8 Polda prioritas di wilayah Pulau Jawa, Lampung, dan Balim, Minggu, 29 Maret 2026.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menyampaikan bahwa pencapaian ini diraih atas sinergi dan kolaborasi antara Polda DIY dengan pemerintah daerah dan seluruh stakeholder terkait termasuk masyarakat yang senantiasa mematuhi rambu dan rekayasa lalu lintas serta anjuran petugas kami di lapangan.

“Pencapaian ini tentunya berkat kerja keras dan kolaborasi seluruh petugas di lapangan, namun yang paling utama bagaimana rekayasa yang sudah diterapkan selama mudik dan libur lebaran dapat membantu masyarakat, kami juga memohon maaf apabila selama pelaksanaan masih banyak terdapat kekurangan” ujar Kombes Pol Ihsan dalam keterangan resminya.

Operasi Ketupat Progo 2026 sendiri berakhir pada 25 Maret kemarin dan dilanjutkan dengan kegiatan rutin yang ditingkatkan, dimana tahun ini menunjukkan dinamika pergerakan massa yang sangat besar di wilayah Yogyakarta.

Berdasarkan evaluasi (anev) akhir operasi, tercatat volume kendaraan yang masuk ke wilayah DIY jauh lebih besar dibandingkan kendaraan keluar yang melalui 10 titik perbatasan provinsi, kendaraan masuk 2.438.554 unit dan kendaraan keluar 2.117.323 unit.

Tingginya angka kendaraan masuk ini selaras dengan data kunjungan wisatawan. Sebagai salah satu destinasi favorit libur Lebaran, tercatat sebanyak 1.821.437 orang memasuki kawasan wisata di DIY, dengan Kawasan Malioboro menempati posisi pertama, disusul oleh Pantai Baron dan Pantai Parangtritis.

Menutup keterangannya, Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa pencapaian ini bukan merupakan titik akhir, namun menjadi masukan yang baik bagi Polda DIY untuk penerapan standar rekayasa lalu lintas guna semakin meningkatkan pelayanan kepolisian di wilayah hukum Yogyakarta khususnya dalam menghadapi agenda kegiatan masyarakat yang berskala besar.

“Polda DIY berkomitmen penuh untuk terus memberikan pelayanan terbaik, rasa aman, dan kenyamanan, baik bagi seluruh masyarakat Yogyakarta maupun para wisatawan yang berkunjung. Kami akan terus melakukan evaluasi dan kolaborasi dalam pengaturan lalu lintas dan pengamanan wilayah agar DIY tetap menjadi destinasi yang ramah, tertib, dan kondusif bagi siapa saja yang berkunjung,” tegasnya.

Penulis : Tanto

Area Kuliner Teras Malioboro Meledak, 3 Orang Alami Luka Bakar

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Sebua ledakan terjadi diarea kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Yogyakarta, Senin pagi. Akibat kejadian ini, tiga orang mengalami luka dan harus mendapat perawatan di RSUP dr. Sardjito.

Ledakan yang mengakibatkan tiga orang mengalami luka bakar tersebut dibenarkan
PS Kasi Humas Polresta Yogyakarra Ipda Anton Budi Susilo.

Saat dikonfirmasi wartawan, Anton mengatakan, peristiwa ledakan diduga kuat berasal dari instalasi saluran limbah (bio-filter).

“Sekira pukul 07.20 WIB, diarea kuliner lantai dasar Teras Malioboro 1, Yogyakarta telah terjadi peristiwa ledakan yang disebabkan oleh akumulasi gas pada saluran air limbah (bio-filter) yang tersumbat/mampet. Ledakan tersebut bersumber dari satu sistem yang terdiri dari 4 lubang saluran pembuangan,” terangnya Senin 30 Maret 2026.

Anton mengungkap identitas tiga korban yakni pria berinisial ZA (60), MI (54) serta O (15). Semuanya warga Kabupaten Bangkalan, Jawa Timur.

“Sekira pukul 07.20 WIB, seorang saksi yang juga pedagang disana sedang berada di lokasi untuk persiapan membuka warung dagangan.

“Dirinya mendengar suara dentuman keras yang bersumber dari area lantai depan warung,” tambah Anton.

Akibat tekanan ledakan dari bawah tanah itu, lanjut Anton, material konblok lantai terangkat dan hancur, mengungkap adanya 4 lubang saluran limbah (bio-filter) yang meledak secara bersamaan.

“Paparan gas panas dari dalam saluran mengenai 3 orang korban yang merupakan satu keluarga yang berada di sekitar lokasi,” ucapnya.

Tak selang lama, security Teras Malioboro melakukan koordinasi dengan tim pengamanan dan menghubungi PSC Kota Yogyakarta untuk meminta bantuan medis.

“Pukul 07.45 WIB, korban berhasil dievakuasi menuju RSUP Dr. Sardjito menggunakan ambulans untuk penanganan medis lebih lanjut,” lanjut Anton.

Akibat kejadian ini, korban ZA memgalami luka bakar bagian lengan, korban MI alami luka bakar bagian muka sebelah kiri dan kaki sebelah kanan. “Sedangkan korban O mengalamk luka bakar bagian leher,” ungakpnya.

Kepolisian menduga, ledakan dipicu oleh penyumbatan pada sistem pembuangan air limbah (bio-filter). Penyumbatan ini mengakibatkan fermentasi limbah organik menghasilkan gas metana (CH_4) dalam jumlah besar yang terjebak tanpa sirkulasi (ventilasi) yang memadai.

“Adanya tekanan tinggi di ruang tertutup (confined space) menyebabkan kegagalan struktur pada penutup saluran hingga terjadi ledakan fisik (physical explosion),” tegasnya.

Saat ini, tambah Anton, tiga korban sudah diperbolehkan pulang dari Rumah Sakit Sardjito.

“Informasi dari Kalpolsek Gobdomanan ketiga korban sudah pulang dari RS. Pihak dari Teras Malioboro 1 bertanggung jawab terkait pengobatannya,” pungkas Anton.

Penulis : Tanto

Polresta Yogya Siagakan Lebih 200 Personil Saat Malam Takbiran

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Polresta Yogyakarta menyiagakan sedikitnya 200 personil saat malam takbiran dan libur lebaran tahun 1447 Hijriah.

Hal itu dikatakan Kapolresta Yogyakarta Kombes Pol Eva Guna Pandia usai jumpa pers pengamanan malam takbiran dan shalat Idul Fitri di Mapolresta Yogyakarta, Kamis 19 Maret 2026.

Kapolres menerangkan, ratusan personil tersebut akan disebar diberbagai titik yang ada di kawasan Kota Yogyakarta.

“Setidakanya ada 15 titik yang perlu kita siapkan pegamanan di Kota Yogya ini saat malam takbiran. Salahbsatunya adalah kawasan Malioboro,” ujarnya.

Menurut Pandia, selama linur lebaran tahun ini kawasan sepanjang Jalan Malioboro tidak diberlakukan Care Free Night.

“Care Free Night di Malioboro selama libur lebaran tidak ada,” ucapnya.

Dirinya berharap, masyarkat yang akan melakukan takbir keliling malam nanti tetap menjaga ketertiban.

“Bagi masyarkat yang akan melakukan takbiran kelling harap menjaga ketertiban umum. Wisatawan yang berlibur di Yogya kami minta tetap mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” pungkas Pandia.

Penulis : Tanto

Pemerintah Tetapkan 1 Syawal 1447 H Jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026

0

Jakarta – batamtimes.co-  Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian Agama Republik Indonesia resmi menetapkan 1 Syawal 1447 Hijriah jatuh pada Sabtu, 21 Maret 2026.

Penetapan tersebut diputuskan dalam sidang isbat yang digelar bersama sejumlah organisasi kemasyarakatan (ormas) Islam.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menyampaikan bahwa hasil sidang isbat telah menyepakati awal Syawal tahun ini secara bersama-sama.

“Sidang isbat merupakan sarana musyawarah dan persatuan umat serta bentuk ikhtiar umat Islam agar mempunyai ruang untuk berdiskusi dalam menentukan waktu ibadah dan berhari raya,” ujar Nasaruddin Umar.

Ia menambahkan, penetapan ini diharapkan dapat menjadi pedoman bersama bagi umat Islam di Indonesia dalam merayakan Hari Raya Idulfitri secara serentak.

Sidang isbat sendiri merupakan agenda rutin pemerintah yang melibatkan para ahli astronomi, perwakilan ormas Islam, serta instansi terkait untuk menentukan awal bulan Hijriah, khususnya Ramadan, Syawal, dan Zulhijah.

Dengan keputusan ini, umat Islam di seluruh Indonesia diharapkan dapat menyambut Hari Raya Idulfitri 1447 H dengan penuh kebersamaan dan khidmat.

Penulis : Tanto

Empat Anggota BAIS TNI Jadi Tersangka Kasus Penyiraman Air Keras Andrie Yunus, Pakar hukum Sebut Tidak Ada Kebal Hukum

0
Foto : Asisstant Profesor Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H. M.H./Hersit.

Jakarta – Batamtimes.co – Empat anggota Badan Intelijen Strategis (Bais) TNI menjadi tersangka atas kasus dugaan penyiraman air keras terhadap Wakil Koordinator Komisi untuk Orang Hilang dan Korban Tindak Kekerasan (KontraS), Andrie Yunus.

43 Ribu Penumpang Tinggalkan Batam, Arus Mudik Lebaran 2026 Berjalan Lancar dan Kondusif

0

Batam – batamtimes.co –  Arus mudik Lebaran 2026 di pelabuhan Batam menunjukkan mobilitas yang tinggi dengan tetap diiringi kondisi yang aman dan kondusif. Tercatat sebanyak 43.791 penumpang meninggalkan Batam melalui pelabuhan domestik dalam wilayah kerja BP Batam selama periode 13 hingga 16 Maret 2026.

Direktur Pengelolaan Kepelabuhanan Benny Syahroni mengatakan angka ini mengalami peningkatan sebesar 4,8% dibandingkan periode yang sama Tahun 2025.

Sementara itu, sebanyak 23.981 penumpang tercatat tiba di Batam melalui Pelabuhan Domestik dalam wilayah kerja BP Batam yang mencerminkan tingginya pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Laut Lebaran tahun ini.

“Penumpang yang datang ke Batam melalui Pelabuhan Domestik justru mengalami kenaikan sangat signifikan yakni mencapai 18%. Hal ini menandakan antusiasme masyarakat pada musim mudik ini cukup tinggi,” ujar Benny dalam keterangan resminya, Selasa (17/3/2026).

Ia menambahkan bahwa berdasarkan tren tahun sebelumnya serta mempertimbangkan kebijakan Work From Anywhere (WFA) pada 25–27 Maret 2026, puncak arus balik diperkirakan akan terjadi pada 27 hingga 29 Maret 2026.

Benny pun mengimbau kepada seluruh calon penumpang untuk merencanakan perjalanan dengan baik serta membeli tiket melalui kanal resmi guna menghindari praktik percaloan.

“Kami mengingatkan masyarakat untuk tidak membeli tiket dari pihak yang tidak resmi. Pastikan pembelian dilakukan melalui loket resmi maupun platform daring yang telah bekerja sama dengan operator, demi keamanan dan kenyamanan bersama,” tegas Benny.

Imbauan ini pun sejalan dengan pernyataan Kepala BP Batam, Amsakar Achmad yang menegaskan bahwa optimalisasi pelayanan merupakan prioritas utama selama periode Angkutan Laut Lebaran.

BP Batam telah menyiagakan Posko Angkutan Laut Lebaran 2026 di sejumlah titik strategis sebagai pusat kendali operasional antara lain Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur, Sekupang, Harbour Bay, serta Terminal Bintang 99 Persada (Pelni).

“Kami memastikan seluruh fasilitas pelabuhan, jadwal kapal, serta sistem pelayanan berjalan optimal. Posko Angkutan Laut Lebaran menjadi pusat kendali untuk merespons cepat setiap dinamika di lapangan,” ujar Amsakar.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Kepala BP Batam, Li Claudia Chandra, menegaskan bahwa kesiapan layanan terus diperkuat di seluruh titik pelabuhan. Ia bersama Kepala BP Batam dan jajaran juga telah melakukan peninjauan langsung ke Terminal Ferry Domestik Sekupang pada Minggu, 15 Maret 2026, guna memastikan pelayanan berjalan optimal.

“Kami terus memperkuat koordinasi antar-instansi demi menjamin perjalanan masyarakat yang aman, nyaman, dan lancar. Keamanan di titik-titik padat penumpang menjadi atensi khusus kami,” tegas Li Claudia Chandra.

Sebagai bentuk komitmen dalam memberikan pelayanan terbaik, BP Batam bersama seluruh stakeholder akan terus meningkatkan pengawasan, kesiapan operasional, serta kualitas layanan di seluruh pelabuhan, khususnya dalam menghadapi puncak arus balik mendatang.

Penulis : Adi

Polresta Sleman Tangkap Pembuat Bahan Petasan

0

Sleman – baramtimes.co – Polresta Sleman, Polda DIY menangkap satu Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH) karena membuat bahan petasan. Bocah bersinial F (16) tersebut ditangkap di Kapanewon Gamping, Sleman pada Sabtu 7 Maret lalu.

KBO Satreskrim Polresta Sleman Ipda Kiswanto mengatakan, kejadian bermula saat anggota Polsek Gamping melakukan patroli subuh dan mendapati anak H dan A yang sedang mengisi bubuk petasan kedalam selongsong diarea persawahan.

“Dari penangkapan itu, lantas dilakukan pegembangan yang mengarah pada F. H dan A mengaku membeli bubuk petasan dari F,” ujarnya saat jumpa pers, Jumat 13 Maret 2026.

Ia menjelaskan, dari hasil pemeriksaan F membeli bahan petasan tersebut secara online.

“Dibelinya secara online, terus diracik sendiri bahan petasan itu. Disamping dipakai sendiri bahan perasan juga dijual pada rekan-rekannya,” terangnya

Sang ABH, lanjut Kiswanto, saat ini dititipkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial Remaja Yogyakarta.
Saat membuat bahan petasan, ABH tersebut tidak tinggal dengan orangtuanya.

“Dia selama ini tinggal sama neneknya. Jadi orangtuanya tidak tahu jika anaknya meracik bubuk petasan. Satu plastik berisi 1 ons bubuk petasan dijual seharga Rp 300 ribu,” ungkapnya.

Dari kasus tersebut polisi mengamankan barangbukti seperti bubuk petasan siap edar, timbangan kodok, longsongan petasan, panci dan ulekan.

“ABH diduga melanggar Pasal 306 LUHP dam Pasal 318 KUHP dengan ancaman maksimal 15 tahun penjara,” pungkasnya.

Penulis : Tanto

Kapolda DIY Cek Pos Pengamanan Teteg Malioboro, Pastikan Kesiapan Operasi Ketupat Progo 2026

0

Yogyakarta – batamtimes.co-  Kapolda Daerah Istimewa Yogyakarta, Irjen Pol Anggoro Sukartono, melakukan pengecekan Pos Pengamanan Terpadu Teteg Malioboro dalam rangka pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026, Selasa (17/3/2026) sore. Kegiatan tersebut bertujuan memastikan kesiapan personel serta sarana prasarana pengamanan guna memberikan rasa aman dan nyaman bagi masyarakat maupun wisatawan di kawasan Malioboro.

Pengecekan yang berlangsung sekitar pukul 16.15 WIB tersebut turut didampingi Wakapolda Brigjen Pol DIY Eddy Djunaedi, para pejabat utama Polda DIY dan Kapolresta Yogyakarta.

Dalam kegiatan tersebut, Kapolda DIY meninjau langsung kesiapsiagaan personel yang bertugas di Pos Terpadu Teteg Malioboro, termasuk mengecek fasilitas pendukung serta pola pengamanan yang diterapkan di kawasan wisata tersebut selama masa Operasi Ketupat Progo 2026.

Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, menjelaskan bahwa pengecekan pos pengamanan ini merupakan bagian dari upaya memastikan seluruh personel dan sarana pendukung telah siap memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat selama momentum mudik dan libur Lebaran.

“Pengecekan ini dilakukan untuk memastikan seluruh personel yang terlibat dalam Operasi Ketupat Progo 2026 siap melaksanakan tugas pengamanan serta pelayanan kepada masyarakat, khususnya di kawasan Malioboro yang menjadi salah satu pusat aktivitas wisata di Kota Yogyakarta,” ujarnya.

Ia menambahkan bahwa kehadiran personel di pos pengamanan juga bertujuan menjaga situasi kamtibmas tetap kondusif serta memberikan rasa aman bagi masyarakat yang berkunjung maupun beraktivitas di kawasan Malioboro.

Selama kegiatan berlangsung, situasi di Pos Terpadu Teteg Malioboro terpantau aman dan terkendali. Personel yang tergabung dalam Pos Pengamanan Teteg Malioboro juga tetap bersiaga guna mendukung kelancaran pelaksanaan Operasi Ketupat Progo 2026.

 

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga