8.6 C
New York
Tuesday, April 7, 2026
spot_img
Home Blog Page 1015

Nurhidayat Ingin Gali Potensi Kepri Sampai Ke Pusat

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Terpanggil dari niat hati yang tulus membuat Nurhidayat bin Abdul Jalil Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Republik (DPR – RI) Dapil Kepri ini ingin maju dan mengubah kampung halamannya.

Politisi Partai Solidaritas Indonesia (PSI) ini melihat banyak hal yang harus dirubah demi kemajuan Provinsi Kepulauan Riau.

“Potensi kelautan dan bagi hasil Sumber Daya Alam harus kita Perjuangan di Pusat,” kata Nurhidayah kepada media ini, Selasa(2/10) dini hari.

Kata Nurhidayat, perlu adanya sinergitas antara anggota Legislatif dan Gubernur Kepri agar bumi segantang lada ini lebih baik lagi ke depannya.

“Tanpa bersama sulit utk wujudkan kepentingan Masyarakatnya Harus bersinergi Buat Masyarakat, bukan kelompok atau Partainya,” sebutnya.

Hal tersebutlah yang mendorong Kapten Kapal ini merubah haluannya menjadi politisi.

“Terpaksa jadi nya melihat ape yang saye nampak saat ini,” tegasnya.

(Budi Arifin) 

Abu Bakar Penuhi Panggilan Polda Kepri

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Kepala Dinas Pekerjaan Umum, Penataan Ruang dan Pertanahan Provinsi Kepulauan Riau, Abu Bakar dikabarkan datang memenuhi Direskrimum Polda Kepri.

Abu Bakar datang sebagai saksi atas kasus hilangnya plat besi di Jembatan Pulau Dompak yang diduga merugikan negara hingga 4,4 Milyar.

“Beliau datang ke Polda habis solat Jumat lalu (28 september 2018),” ucap Handoko, PPTK Dinas PU, Senin(1/10) malam.

Handoko membantah Abu Bakar sengaja mangkir dari pemeriksaan seperti yang diberitakan oleh beberapa media online.

“Bapak bukan mangkir. Tetapi lagi menemani istrinya operasi di Malaysia,” kata Handoko.

Ia menuturkan Abu Bakar sangat kooperatif dalam pengungkapan masalah ini.

“Buktinya hari ini di panggil lagi ia langsung datang,” tutupnya.

Tunjukkan Baktinya, KB FKPPI Kepri Mengecat Rumah Orang Tua Kandungnya

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Dalam rangka Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) Ke 73 Keluarga Besar (KB) FKPPI Kepulauan Riau kembali menunjukkan baktinya dengan membantu pengecatan Markas Koramil 01 Tanjungpinang.

Ketua KB FKPPI Kepri, Irwan Pangabean mengatakan bahwa kegiatan ini merupakan bakti anak kepada orang tuanya.

“Kami sebagai anak ini ingin berbakti kepada orang tua yang berulang tahun,” sebut Irwan kepada awak media usai melakukan pengecatan, Senin(1/10) sore.

Hal ini sontak mendapat sambutan positif dari Danramil 01 Tanjungpinang, Kapten Inf Dede Tri Haryanto, ai mengapresiasi atas perhatian yang diberikan oleh KB FKPPI Kepri.

“Kami sangat berterima kasih atas bantuan dari anak kandung kami, dan kami merasa sangat terbantukan atas hal ini,” sebutnya.

Ia berharap KB FKPPI Kepri bisa terus berbuat untuk masyarakat Kepulauan Riau.

“Jadi bukan hanya kepada kami,” tutupnya.

(Budi Arifin) 

KB FKPPI Kepri Bantu Cat Pagar Mako Lanud RHF

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Dalam rangka menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) Tentara Nasional Indonesia (TNI) ke 73, Keluarga Besar (KB) FKPPI Kepri membantu pengecatan pagar Markas Lanud Raja Haji Fisabilillah, Senin(1/10) siang.

Ketua KB FKPPI, Irwan Pangabean mengatakan kegiatan ini merupakan bagian dari bakti sosial dalam rangka HUT TNI ke 73.

“Ini dalam rangka HUT TNI beberapa waktu lalu juga kita telah melakukan pengecatan masjid korem dan batu miring di sana,” ucap Irwan.

Kata, Irwan ide pengecatan ini dikarenakan pihaknya terpanggil melihat pengerjaan pagar Mako Lanud yang belum selesai.

“Oleh karena itu kita berinisiatif untuk merapikannya,” tegas.

Atas hal ini, Komandan Lanud RHF, Kolonel (Pnb) Dadan Gunawan sangat mengapresiasi kinerja yang telah ditunjukan oleh KB FKPPI Kepri selaku binaannya.

“Sebagai pembina FKPPI tentunya saya sangat menyambut baik adanya kegiatan ini,” kata Dadan kepada awak media.

Ia juga berharap tidak hanya diberikan kepada TNI saja. Tetapi juga dapat membantu masyarakat umum.

“Jadi kita berharap tidak kepada kami (TNI) saja selaku pembinanya,” harapnya.

(Budi Arifin) 

Sempat Ditolak Rumah Sakit karena Berstatus Overstayer, WNI Penderita Stroke Dipulangkan

0

Batamtimes. Co, Jeddah—Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah kembali memulangkan seorang WNI bernama Siti Nuraini binti Rasyid Sadili Sabtu, 29 September 2018. Gara-gara stroke berat yang dideritanya, perempuan kelahiran 1978 ini tidak mampu menggerakkan hampir seluruh anggota badannya.

Menurut informasi yang berhasil dihimpun KJRI dari para relawan yang turut membantu mengantar dia ke rumah sakit, Nuraini semula sempat ditolak oleh pihak rumah sakit karena berstatus overstayer (ilegal) dan tidak ada pihak yang menjamin biaya perawatannya.

Dua bulan lamanya Nuraini dirawat di Rumah Sakit King Fahad Jeddah. Keberadaannya di rumah sakit tersebut kemudian dimonitor KJRI Jeddah.

“Dia masuk rumah sakit sekitar pertengahan Juli lalu,” tutur seorang relawan sesama WNI yang turut mengantar Nuraini ke rumah sakit.

Seiring kondisinya yang membaik, Nuraini akhirnya dikeluarkan dari rumah sakit dan dipindahkan sementara ke shelter KJRI sambil menunggu pengurusan dokumen perjalanan yang diperlukan, antara lain, Surat Perjalanan Laksana Paspor (SPLP), pengurusan exit permit di Tarhil (Pusat Detensi Imigrasi) Syumaisi, keterangan layak terbang dari rumah sakit atau standard Medical Information Form/MEDIF, dan bekal obat-obatan selama perjalanan.

“Kami telah mengupayakan exit permit dari Tarhil. Terkait biaya perawatan Nuraini, kami menegosiasikan dengan pihak rumah sakit. KJRI mengapresiasi pihak rumah sakit yang telah mengizinkan Nuraini keluar dari rumah sakit meskipun penyelesaian biaya perawatan masih dibicarakan,” ucap Safaat Ghofur, Pelaksana Fungsi Konsuler-1 yang merangkap Koordinator Perlindungan Warga (KPW).

Safaat menambahkan bahwa Pemerintah Daerah Tangerang telah turut membantu menyetorkan deposit untuk meringankan beban biaya perawatan Nuraini selama dirawat di rumah sakit.

Mengingat kondisi Nuraini masih lemah dan harus menggunakan kursi roda, KJRI Jeddah menugaskan staf KJRI untuk mendampingi Nuraini selama penerbangan hingga di Jakarta. Selain itu, KJRI Jeddah telah melakukan koordinasi dengan pihak-pihak terkait di Tanah Air terkait penanganan lanjutan bagi Nuraini setibanya di Tanah Air, tindakan medis dan pengaturan agar Nuraini bisa berjumpa dengan keluarganya.

Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin, terus mengingatkan para WNI yang sering mengalami sakit-sakitan agar segera pulang ke Tanah Air.

“Jangan menunggu parah, baru mau pulang,” imbau Konjen.

Konjen juga mengapresiasi kerja sama Pemerintah Daerah Kota Tangerang yang turut memberikan perhatian dan menunjukkan kepedulian terhadap nasib warganya yang mengalami masalah di Arab Saudi.

“Kami berharap langkah yang ditempuh Pemkot Tangerang, turun tangan membantu warganya di luar negeri dapat mendorong pemda lainnya untuk bersama dengan KJRI Jeddah membantu warganya yang mengalami masalah di rantau,” ujar Konjen.

Konjen juga menegaskan akan terus memelihara sinergi dengan unsur masyarakat guna memperkuat pelindungan masyarakat Indonesia yang berada di wilayah kerja KJRI Jeddah.

Menurut catatan otoritas Imigrasi Saudi (jawazat), WNI asal Tangerang Banten ini telah 12 tahun tinggal di Arab Saudi. Dia berstatus overstayer setelah dilaporkan kabur dari majikannya dan bekerja secara ilegal.

(red/KJRI Jedah)

Vicky Bahtiar Caleg Muda dan Energik

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Muda dan Energik terlihat jelas dari Vicky Bahtiar Calon Legislatif (Caleg) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang Dapil Bukit Bestari.

Vicky yang maju menggunakan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mengatakan keinginan maju ini karena terdorong dari dirinya pribadi.

” Sebagai generasi muda saya tidak menjadi penonton. Ketika melihat kemerdekaan RI di peroleh dari para pemuda,” tegas Viki, kepada media ini, Sabtu(29/9).

Anak dari Anggota DPRD Kota Tanjungpinang, Syaiful Bahri ini tidak mengandalkan nama besar orang tua yang duduk sebagai anggota dewan melalui dapil yang sama.

“Saya tidak mengandalkan nama besar Bapak saya ketika saya terjun di masyarakat,” katanya.

Ia menceritakan dulu sempat belajar politik melalui Partai Amanat Nasional (PAN) sebelum akhirnya memantapkan diri di Partai PKB.

” Terjun ke dua politik sudah satu tahun. Saya sempat ke PAN tapi saya dicoret,” sebut Pria berumur 22 tahun ini.

(Budi Arifin)

Ramah Tamah Pangdam I/BB Bersama Bupati Natuna Netralitas ASN Sukseskan  Pemilu 2019

0

Batamtimes.co – Natuna

Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal  didampingi segenap Pimpinan Organisasi Perangkat Daerah menghadiri acara Malam Ramah Tamah Pangdam I/Bukit Barisan beserta Rombongan, di Rumah Makan Sisi Basisir, Jalan Dtk Wan Mohd Benteng Ranai Natuna Kepri, Rabu malam (26/9/2018).

Jalin Kekompakan Lanal Ranai Gelar Olah raga Barsama Sesama Prajurit

0

Batamtimes.co – Natuna

Pangkalan Angkatan Laut Ranai, gelar Olah raga bersama seluruh Prajurit TNI Angkatan Laut. Untuk meningkatkan kekompakan dan tali silaturahmi sesama prajurit TNI-AL.

AJOI Kepri Dukung Pangdam Tidak Siarkan Berita Hoax, Pangdam Fadhilah : Jadikan Indonesia Sebagai Rumah 

0

Batamtimes.co. Co, Batam – Panglima Kodam (Pangdam) l Bukit barisan Mayjen TNI MS. Fadhilah berpesan agar seluruh masyarakat di Kepri menjaga persatuan dan kesatuan, serta menjadikan Indonesia sebagai rumah . Demikian disampaikan saat menghadiri  acara sosialisasi  kebangsaan bersama segenap komponen masyarakat Kepri kamis, (27/9/2018) di hotel pasifik Batam.

Ia mengatakan, dalam kesempatan tersebut ada beberapa hal yang disampaikan, pertama, terkait dengan bagaimana menjaga kebangsaan dengan memahami Indonesia, yang terdiri dari ribuan pulau.

Kemudian, bagaimana peran pers dalam memberantas berita hoax, dan menjaga Sinergisitas dan solidaritas pada Saat menjelang  tahapan pemilu tahun 2019 yang akan datang.

“kebangsaan yang harus dipahami dengan  menjadikan Indonesia menjadi rumah, seluruh komponen masyarakat bersatu  mendukung dan menjaga Indonesia dalam satu kesatuan NKRI.”kata Pria kelahiran Magelang tahun 1965 itu.

Pangdam memberikan penjelasan cara memahami Indonesia sebagai rumah, yakni masyarakat dan TNI bersatu dengan menjaga pulau – pulau di Indonesia yang jumlahnya puluhan ribu.

Salah satu contoh Pulau Wakatobi, pulau yang terletak diatas karang. Yang sekarang ini dikelola oleh orang asing.

Jika kita lihat ada dua sisi yang terjadi disana, sisi pertama keindahan pulau, dan kekayaan alam disana luar biasa indahnya dan alamnya penuh dengan kekayaan alam karena terjaga.

Namun, sisi buruknya kita tidak bisa melihat langsung apa aktifitas lain dari orang asing disana. .

” Kita selalu terlambat, dengan apa yang kita miliki. Bayangkan saja disana itu hanya dijaga sekelas babinsa, ucapnya prihatin.

“Kami tidak bisa masuk kesana, Kapal disana hanya mengunakan pesawat perintis pesawat kecil. Jadi kami tidak bisa masuk. “tambahnya kembali

Peran Pers dalam memberantas berita hoax,  Panglima cukup prihatin terutama untuk kasus di Papua.

Setiap minggu media disana memberitakan berita hoax dan Menyudutkan TNI/POLRI.

Dengan mudahnya media disana menyampaikan berita hoax, yang menguntungkan pihak asing

” Saya mencontohkan salah satu kasus yang terjadi di Papua. TNI diberitakan dengan berita yang tidak benar dan Hoax. Padahal berita itu sengaja dibuat oleh orang asing yang tidak ingin Papua kembali ke ibu pertiwi, “kata Fadhilah yang sebelumnya bertugas di kepala Pusat penerangan TNI yang berhubungan dengan wartawan.

Hanya saja, kembali ucap Akmil angkatan 88 tersebut, Pers disana masih saja memberitakan Hoax, dan tidak langsung mengecek kebenarannya kepada TNI/Polri.

Perlu diketahui bagi TNI/ POLRI ada  hal yang menjadi pegangan yaitu kami harus menjaga kedaulatan. Melindungi segenap bangsa dan Menjaga keutuhan

“Kami itukan ditugaskan sesuai amanat UU. “tuturnya

Dan terkait dengan Sinergisitas dan solidaritas, sebentar lagi akan diadakan pemilu hendaknya seluruh komponen masyarakat jangan membuat perpecahan.

Apalagi dengan Mengunakan politik identitas.Dengan mengatasnamakan agama.

“jika Mengunakan politik identitas akibatnya cukup dalam, Lukanya akan begitu lama dan sakit.” katanya

Ditambahkanya, pemilu akan datang merupakan pesta rakyat. Jadi gunakan hak pilih dengan hati nurhani

TNI / Polri tidak ikut memilih, namun yang diinginkan pada pesta demokrasi nanti kami jangan ditarik-tarik.

“pemilu adalah pesta rakyat, TNI /Polri hanyalah sebagai wasit yang hanya mengawasi. Masyarakat jangan menarik narik TNI /Polri dalam pesta demokrasi itu, ” jelasnya

Sinergisitas dan solidaritas yang baru baru ini terjadi yakni pelaksanaan Asian Games.

Terlihat sekali ke Gotong royongan.TNI/Polri dan Tokoh masyarakat saling bahu membantu demi pelaksana Asian Games.

” bukan tidak ada masalah saat acara Asian Games diadakan di tiga tempat Jakarta, Bandung dan Palembang semuanya bisa diatasi karena gotong royong, ” pungkasnya.

Sementara itu, Wakil ketua I DPD AJO Indonesia Budi karya mengatakan, sangat mendukung Panglima TNI terkait berita Hoax.

 

(red/Ketum/Sekjend DPP AJO Indonesia)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga