8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1072

Syahrial Minta Pengunduran Diri Rahma Harus Diusulkan Pimpinan PDI – P

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Pengunduran diri Hj Rahma SIP harus mendapatkan persetujuan pemberhentian yang diusulkan oleh pimpinan Parpol PDIP kepada pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang.

Dan, selanjutnya disampaikan kepada Gubkepri melalui Wako Tanjungpinang.

Hal itu diatur berdasarkan pasal 193 dan pasal 194 UU No 23 tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah. Bahwa, anggota DPRD kabupaten/kota yang mengundurkan diri diusulkan oleh partai politik kepada pimpinan DPRD kabupaten/kota.

Selanjutnya, pimpinan DPRD kabupaten/kota menyampaikan kepada gubernur melalui bupati/walikota untuk memperoleh peresmian pemberhentian.

Hal tersebut di atas merupakan 2 poin dari 5 poin surat Gubkepri H Nurdin Basirun No 120/0646/PEMTAS/SET tanggal 30 April 2018 kepada Penjabat Wako Tanjungpinang. Ada lima poin di dalam surat yang merupakan jawaban atas surat Pj Wako Tanjungpinang dengan No 171.3/447/1.1.01/2018 tanggal 24 April 2018. Surat Pj Wako Tanjungpinang itu terkait dengan pemberhentian Hj Rahma SIP sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

“Surat gubernur ini kami terima sebagai tembusan, dan apa yang disampaikan gubernur ini sudah kami jelaskan sebelumnya (lihat berita Iyai: Rahma Belum Pernah Minta Mundur ke PDIP Tanjungpinang). Intinya, pengunduran diri Rahma harus diusulkan oleh pimpinan Partai PDIP ke pimpinan DPRD,” kata Muhammad Syahrial, pengurus Partai PDIP Kota Tanjungpinang kepada suarasiber.com, Rabu (2/5/2018).

Surat gubernur ini. ujar M Syahrial yang akrab dengan sapaan Iyai, sekaligus menjernihkan fitnah yang menyebut-nyebut Partai PDIP tidak mengeluarkan rekomendasi pemberhentian Rahma dari anggota DPRD Tanjungpinang. “Faktanya, yang bersangkutan tidak pernah meminta rekomendasi pimpinan Partai PDIP,” tukasnya.

Selain 2 poin yang disebut di atas, poin ketiga dari surat gubernur menyatakan, bahwa dalam surat Pj Wako Tanjungpinang ke Gubkepri, tidak terdapat surat persetujuan pemberhentian atau terkait pemberhentian Hj Rahma SIP dari parpol PDIP atas pegunduran dirinya sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Pada poin keempat dinyatakan, bahwa Pj Wako Tanjungpinang sudah menyurati Ketua DPRD Kota Tanjungpinang sebagaimana surat No 171.3/398/1/1/01/2018 tanggal 16 April 2018 hal pemberhentian terkait kelengkapan persyaratan pemberhentian yang bersangkutan sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Poin kelima, sehubungan dengan hal di atas diminta kepada Pj Wako Tanjungpinang bersama pimpinan DPRD Kota Tanjungpinang, untuk memfasilitasi kelengkapan persyaratan pemberhentian atas pengunduran diri Hj Rahma SIP sebagai anggota DPRD Kota Tanjungpinang.

Surat gubernur ini ditembuskan kepada, Ketua DPRD Kota Tanjungpinang, dan Ketua KPU Kota Tanjungpinang. Kemudian, kepada Ketua DPD Partai PDIP Provinsi Kepulauan Riau, dan Ketua DPC Partai PDIP Kota Tanjungpinang.

(Sumber : Suarasiber.com)

PD BPR Bestari Tawarkan Pinjaman Dengan Bunga 9 Persen

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Di tahun 2018 ini, PD BPR Bestari Tanjungpinang menawarkan pinjaman kepada sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah dengan bunga hanya 9 persen.

“Yang biasanya 13 persen di tahun 2018 ini kita kasih 9 persen,” ucap Direktur Utama PD BPR Bestari Tanjungpinang Fat Hermawani, Rabu (2/5) di Kantornya.

Wanita yang akrab disapa Eeng ini membeberkan bahwa jaminan untuk proses pinjaman ini adalah BPKB Mobil dan Sertifikat Tanah.

“Ya proses kita paling lama 10 hari karena kita harus mengecek di notaris dan cek bersih BPN (Badan Pertanahan Nasional) dan kalau tidak ada bisa masalah bisa kurang dari 10 hari,” sebutnya.

Eeng menyebutkan untuk besaran pinjaman yang diberikan mulai dari 10 juta rupiah sampai dengan 200 juta rupiah.

“Untuk yang komersil maksimal bisa sampai 3 Milyar,” tutupnya.

Revolusi Transportasi Taxi dan Menanti Kebijakan Pemerintah Kepri

0

Batamtimes. Co – Hampir berbulan- bulan Batam disuguhi keributan antara taksi online (daring) dengan taksi pangkalan(Tapang)

Bahkan aksi ribut itu, sering dibarengi dengan aksi kekerasan. Seperti pengerusakan mobil taksi online hingga terjadinya adu fisik.

Kejadian yang begitu miris dan cukup merisaukan bagi pertumbuhan wisatawan asing yang datang di Kepri.

Pertikaian tersebut tidak hanya terjadi di Mall, pelabuhan,  begitu juga bandara. Aksi kekerasan antara taksi daring dan Tapang di negri segantanglada seakan tidak habisnya disuguhkan.

Warga negara Singapore Wahyu din yang memiliki keluarga di perumahan marchelia, sangat menyesalkan keributan yang sering terjadi antara taksi daring dan Tapang.

Susah jadinya, pesan taksi online di pelabuhan batam Center. Padahal sudah menjadi kebutuhan.

Selain harga taksi online murah, kondisi mobil yang juga cukup baik. Bahkan keramahan dari supir sehingga sering pesan taksi online.

Sebenarnya Pemerintah Indonesia yang tidak tegas untuk mengatasi persoalan taksi disini.

Jika di Singapore taksi online seperti grab dan taksi pangkalan bisa berjalan beriring.

Caranya,taksi pangkalan diberikan masuk taksi online. (pakai aplikasi Grab)

Kemudian Tapang mensiasati dengan cara perang tarip.

“Taksi pangkalan, jika hari-hari tertentu membuat tarip yang jauh lebih murah dari taksi online.”

Mengapa harus ada zona merah (zona yang tidak bisa digunakan untuk angkut penumpang) bagi taksi online.

Bagi pengguna jasa taksi online zona merah ini yang sering menjadi beban bagi yang akan memesan taksi.

Zona merah itu seperti di Mall, Bandara, dan pelabuhan adalah zona merah bagi taksi online. Jika mereka memasuki zona tersebut dan mengambil penumpang maka akan diberikan sanksi yaitu ditangkap oleh Tapng dan diserahkan pada polisi untuk ditilang.

Bahkan, tidak berhenti sampai disitu mobil akan dibawa Dinas perhubungan kota Batam (Dishub) untuk ditahan.

Mobil Tidak akan bisa keluar, jika tilang belum diselesaikan melalui jalur tilang resmi pengadilan.

Taksi online akan repot, tidak bisa kerja selama taksi ditahan Dishub dan tilang belum selesai.

Mengapa persoalan taksi online dan pangkalan seperti tidak habisnya.

Pemerintah harus bisa merasakan, jangan ada kepentingan diantara polemik taksi ini.

Taksi pangkalan yang pernah ditanyakan terkait persoalan taksi tersebut mengatakan, mereka akan menerima taksi online jika harga yang ditetapkan sama atau hampir sama dengan tarip taksi lainya.

Selain itu, mereka juga harus mengurus persyaratan selama mengemudikan taksi, seperti uji KIR, dan Mengunakan sim A khusus.

Dishub Kepri Tetapkan kuota, Driver Terus bertambah

Lantas bagaimana dengan solusi Dishub Kepri yang memberikan penentuan kuota taksi online akan menyelesaikan masalah.?

Jumlah Taksi online yang yang ada di Batam diperhitungkan hampir 3500 (data ADO) driver Gojek dan Grab.

Jumlah tersebut akan bertambah jika driver masuk melalui pihak ketiga atau vendor.

Jika saja Dishub Kepri hanya membuat kuota hanya seribuan.Apakah mungkin menyelesaikan persoalan, jumlah taksi online yang  terus membengkak.?

Pemerintah harusnya memberi row model aturan main soal Taksi Daring, begitu juga untuk Tapang. Jangan sampai berlarut-larut, tidak ada aturan satupun yang dibuat. Sehingga terjadi main hakim aendiri(*)

 

Haripinto Sambut Baik Kehadiran AJO Indonesia di Kepri

0

Batamtimes. Co, Batam- Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia siap berkontribusi aktif menanggulangi Hoax (Fake News), serta Yellow Journalism yang saat ini marak dan menggangu stabilitas NKRI.

Untuk itu kehadiran Aliansi Jurnalis Online Indonesia di Kepulauan Riau yang segera dikukuhkan tanggal 7 Mei 2019 di Batam disambut Baik oleh anggota DPD dapil Kepuluan Riau Haripinto Tanuwidjaja.

“ Kita sepakat untuk memerangi Hoax, Indonesia harus diselamatkan dari Hoax, Fake news yang saat ini menjadi musuh utama kita bersama, saya sangat mendukung para jurnalis yang idealis dan siap mengupgrade diri agar bisa bersaing positif ditengah gempuran efek negatif diera kemauan tekhnologi” Tegas Haripinto.

Haripinto sangat mendukung niat Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia dibangun dengan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media. Data dari Dewan Pers ditahun 2017 saja ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio.

“ Standaraisasi jurnalis yang punya punya kompetensi oleh Dewan Pers harus didukung, ini juga demi kebaikan bagi jurnalis sebagai pribadi, bagi perusahaan pers dan lebih penting Baik bagi Indonesia, seperti halnya tenaga kerja dibidang apapun, aka sangat bagus jika bisa difasilitasi untuk bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi yang memadai bukan hanya tingkat lokal tetapi akan sangat bagus jika kompetensinya bisa diakui Internasonal, jadi bisa bekerja dimana saja dibelahan dunia manapun dan tentu kejesahteraanya akan meningkat,” Terang Haripinto

Kepengurusan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepulaun Riau akan. dilantik oleh Ketua Umum AJO Indonesia di Hotel Traveloge Batam tanggal 7 Mei 2018, acara pelantikan juga akan di selaraskan dengan acara Seminar sehari yang mengambil tema “ Langkah Maju Jurnalistik Pada Era Digital Tanpa Hoax”.

“ Pengurus DPC di 6 kabupaten Kota dan DPD Propinsi Kepulauan Riau akan dilantik bersama-sama oleh ketua Umum AJO Indonesia tanggal 7 Mei, akan ada seminar sehari oleh narasumber tingkat nasional dan tokoh Propinsi kepri tentang kunci sukses kemajuan di Era digital, Bahkan AJOI Indonesia juga simultan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan bekerjasama dengan LPDS lembaga penguji ynag sertifikasinya tak diragukan lagi untuk anggota AJOI maupun wartawan di Kepri dan Sumatra yang berminat untuk maju, kita organisasi terbuka yang siap mendukung semua kebijakan Dewan Pers untuk kebaikan Bangsa Ini. ” Tambah Jonni Pakkun yang terpilih memimpin AJO Indonesia kepulauan Riau (Kepri).

 

(red/DPD AJOIndonesia KEPRI)

 

Kehadiran AJO Indonesia di Kepri Perangi Hoak, DPRD Batam Siap Dukung

0

Batamtimes.co, Batam – Ketua DPRD Batam Nuryanto ( Cak Nur) sangat mengapresiasi dan mendukung Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia yaag siap berkontribusi aktif menanggulangi Hoax (Fake News), serta Yellow Journalism yang saat ini marak dan menggangu stabilitas NKRI.

“ Kita sepakat untuk memerangi Hoax, kata hoax ini sama dengan fitnah, fitnah oleh agama manapun dilarang, fitnah adalah dosa yang sangat besar bahkan semua sepakat bahwa fitnah lebih kejam dari pembunuhan, tetapi sejak kata fitnah diperhalus menjadi Hoax maka sepertinya sudah terjadi pergeseran nilai sehingga masyarakat umum terbiasa seolah-olah Hoax ini berbeda dengan fitnah, dan tanpa dosa, padahal kenyataanya hoax dan fitnah itu sama dan nilai dosanya ya sama besar, untuk itu Indonesia harus diselamatkan dari Hoax atau fitnah yang kini ngetren di jaman Now,masyarakat nharus disadarkan bahwa Hoax atau Fitnah itu sama, Itu musuh kita bersama, saya sangat mendukung para jurnalis yang idealis dan siap mengupgrade diri agar bisa bersaing positif ditengah gempuran efek negatif diera kemauan tekhnologi” Tegas Nuryanto didepan pengurus DPD dan DPC Ajo Indonesia Kepri di Ruang kerjanya.

Nuryanto berharap Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia yang dibangun dengan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media bisa eksis dan mendukung pembangunan kota Batam.

Data dari Dewan Pers ditahun 2017 saja ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio.

“ Kota Batam ini merupakan wajah Indonesia, dekat dengan negara tetangga tentu bisa menjadi rule model peran serta jurnalis yang berkompeten bersinergi dalam menciptakan stabilitas keamanan, ekonomi , sosial dan budaya di Batam, Kepri dan Indonesia, untuk itu Standaraisasi jurnalis yang punya punya kompetensi oleh Dewan Pers harus didukung.” Terang Nuryanto.

Kepengurusan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepulaun Riau akan dilantik oleh Ketua Umum AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika di Hotel Traveloge Batam tanggal 7 Mei 2018, acara pelantikan juga akan di selaraskan dengan acara Seminar sehari yang mengambil tema “ Langkah Maju Jurnalistik Pada Era Digital Tanpa Hoax”.

“ Pengurus DPC di 6 kabupaten Kota dan DPD Propinsi Kepulauan Riau akan dilantik bersama-sama oleh ketua Umum AJO Indonesia tanggal 6 Mei, akan ada seminar sehari oleh narasumber tingakt nasional dan tokoh Propinsi kepri tentang kunci sukses kemajuan di Era digital, Bahkan AJOI Indonesia juga simultan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan bekerjasama dengan LPDS lembaga penguji ynag sertifikasinya tak diragukan lagi untuk anggota AJOI maupun wartawan di Kepri dan sumatra yang berminat untuk maju, kita organisasi terbuka yang siap mendukung semua kebijakan Dewan Pers untuk kebaikan Bangsa Ini. ” Tambah Jonni Pakkun yang terpilih memimpin AJO Indonesia kepulauan Riau (Kepri).

 

Haripinto Tanuwidjaya Sambut Baik Kehadiran AJO Indonesia di Kepri

0

Batamtimes.co, Batam – Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia siap berkontribusi aktif menanggulangi Hoax (Fake News), serta Yellow Journalism yang saat ini marak dan menggangu stabilitas NKRI.

Untuk itu kehadiran Aliansi Jurnalis Online Indonesia di Kepulauan Riau yang segera dikukuhkan tanggal 7 Mei 2019 di Batam disambut Baik oleh anggota DPD dapil Kepuluan Riau Haripinto Tanuwijaya.

“ Kita sepakat untuk memerangi Hoax, Indonesia harus diselamatkan dari Hoax, Fake news yang saat ini menjadi musuh utama kita bersama, saya sangat mendukung para jurnalis yang idealis dan siap mengupgrade diri agar bisa bersaing positif ditengah gempuran efek negatif diera kemauan tekhnologi” Tegas Haripinto.

Haripinto sangat mendukung niat Aliansi Jurnalistik Online (AJO) Indonesia dibangun dengan landasan legal yang kuat dan akan bersinergi dengan Dewan Pers dalam melakukan verifikasi media. Data dari Dewan Pers ditahun 2017 saja ada sekitar 47 ribu media tumbuh di Indonesia, 44.300 di antaranya media online, sisanya adalah media cetak, televisi, dan radio.

“ Standaraisasi jurnalis yang punya punya kompetensi oleh Dewan Pers harus didukung, ini juga demi kebaikan bagi jurnalis sebagai pribadi, bagi perusahaan pers dan lebih penting Baik bagi Indonesia, seperti halnya tenaga kerja dibidang apapun, aka sangat bagus jika bisa difasilitasi untuk bisa mendapatkan sertifikasi kompetensi yang memadai bukan hanya tingkat lokal tetapi akan sangat bagus jika kompetensinya bisa diakui Internasonal, jadi bisa bekerja dimana saja dibelahan dunia manapun dan tentu kejesahteraanya akan meningkat,” Terang Haripinto.

Kepengurusan DPD dan DPC Aliansi Jurnalistik Online Indonesia se-Kepulaun Riau akan. dilantik oleh Ketua Umum AJO Indonesia di Hotel Traveloge Batam tanggal 7 Mei 2018, acara pelantikan juga akan di selaraskan dengan acara Seminar sehari yang mengambil tema “ Langkah Maju Jurnalistik Pada Era Digital Tanpa Hoax”.

“ Pengurus DPC di 6 kabupaten Kota dan DPD Propinsi Kepulauan Riau akan dilantik bersama-sama oleh ketua Umum AJO Indonesia tanggal 7 Mei, akan ada seminar sehari oleh narasumber tingkat nasional dan tokoh Propinsi kepri tentang kunci sukses kemajuan di Era digital, Bahkan AJOI Indonesia juga simultan mengadakan Uji Kompetensi Wartawan bekerjasama dengan LPDS lembaga penguji ynag sertifikasinya tak diragukan lagi untuk anggota AJOI maupun wartawan di Kepri dan Sumatra yang berminat untuk maju, kita organisasi terbuka yang siap mendukung semua kebijakan Dewan Pers untuk kebaikan Bangsa Ini. ” Tambah Jonni Pakkun yang terpilih memimpin AJO Indonesia kepulauan Riau (Kepri).

 

Ketua Komisi IV Djoko Mulyono Berharap UNBK Tahun 2019 Lebih Baik Lagi

0
H.Djoko Mulyono, SH, MH, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam

Batamtimes.co, Batam- Pengadaan sarana dan prasarana komputer dalam menghadapi UNBK Tahun 2019 sangat penting, sesuai harapan Dinas Pendidikan 75% SMP di batam sudah UNBK (Ujian Nasional Berbasis Komputer).

H.Djoko Mulyono, SH, MH, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam, mengharapkan, bahwasanya pelaksanaan UNBK khususnya kemarin sudah berlangsung dengan tertib dan lancar, kita mengharapkan untuk tahun 2019 nanti pelaksanaan UNBK khususnya untuk tingkat SMP akan lebih maju, Kamis (26/4/2018).

Kita selalu menyampaikan kepada Dinas Pendidikan Kota Batam, untuk menambah sarana prasarana penunjang untuk pelaksanaan UNBK, seperti pengadaan peralatannya seperti komputer, server dan ruang komputer, ujar djoko.

Ia juga berharap, setiap SMP untuk ke depannya segera dibangun, dan anak-anak didik khususnya di tingkat SMP tentunya akan bisa melaksanakan UNBK secara nyaman.

“kalau mereka telah mendapatkan sarana prasarana penunjang, mereka akan lebih siap untuk pelaksanaan UNBK, memang target dari kementerian pendidikan seharusnya di tahun 2019 ini secara nasional sudah 75%,” ujarnya.

Kita mengharapkan tentunya Batam sebagai gerbang internasional dan tentunya sebagai daerah yang sudah maju di bidang teknologi, sesuai dengan visi misi Walikota bahwasanya Batam ke depan akan menjadi bandar dunia yang madani, dan tentunya di situ juga dimuat tentang peningkatan kompetensi bagi pengajar dan anak siswa, dan peningkatan sarana prasarana penunjang lainnya.

Kita mengharapkan, di dalam penganggaran ini nanti tentunya secara teknis ada di Dinas Pendidikan, kita nanti membahas apa yang mereka ajukan kepada kita, dan perlu kami sampaikan karena alasan keterbatasan anggaran, kemarin di tahun 2017 untuk pelaksanaan dan usulan pengadaan sarana prasarana komputer mereka coret, karena anggaran terbatas.

“Mereka sudah menyetujui kurang lebih sekitar 4 miliar, mereka mengajukan surat lagi dari dinas pendidikan karena keterbatasan anggaran, bahwasanya untuk sementara pengadaan komputer ini ditunda,” ujar djoko.

keinginan menteri pendidikan khususnya untuk peningkatan kompetensi siswa tingkat SMP kita mengharapkan juga, karena daerah lain sudah mulai prosesnya dan kita sangat miris juga, kalau tahun 2017 itu kemarin yang SMP Negeri baru 6 SMP, sementara yang swasta sudah 16, kita akan menghadap nanti ke Dinas Pendidikan untuk betul-betul perhatikan masalah ini.

kalau kita melihat progress sekarang yang ada, tentunya sekarang dari 57 SMP yang ada dan kemarin informasi terakhir ada peningkatan 2 atau 3 SMP, Baru 9 ini sangat berat untuk mengejarnya, kalau kita memang tidak fokus di sini.

Harusnya mereka sudah bisa menghitung kebutuhan untuk UNBK di setiap sekolah itu seperti apa, berapa jumlah komputer yang diperlukan, dan bagaimana dengan ruang kelasnya, karena begitu anak-anak kelas 9 melaksanakan UNBK, anak-anak kelas yang di bawahnya biasanya libur, artinya ruang mereka bisa dipakai.

Yang paling penting adalah sarana prasarana penunjang nya seperti server dan peralatan komputernya, atau bisa juga komunikasi dengan orang tua murid, mereka juga bisa mungkin meminjamkan sementara.

Harapannya ke depan harus konsen karena di daerah yang lain persentasenya sekarang kan udah 40 sampai 50% jadi untuk ngajarnya sedikit, tapi di batam ini sangat jauh sekali, tutupnya.

 

 

(red/adi)

Komisi II DPRD Kota Batam Pertanyakan Kepastian Hukum Gelper

0

Batamtimes.co,Batam – Komisi II DPRD Batam mengelar rapat dengar pendapat (RDP) bersama Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Kota Batam untuk mempertanyakan kepastian hukum gelanggang permainan (gelper), Selasa (24/4/2018) siang.

Dalam rapat itu, anggota dewan mempertanyakan Peraturan Daerah (Perda) No. 3 Tahun 2003 atas perubahan No. 17 Tahun 2001 tentang Kepariwisataan di Kota Batam menyangkut kepastian hukum pengusaha gelanggang permainan (gelper) yang sudah memiliki izin, namun ditutup.

“Batam merupakan daerah investasi, pemerintah sudah memberikan sebuah izin, tapi tidak ada jaminan kepastian hukum. Ini memberikan stigma buruk buat Batam, contohnya dengan permasalahan gelper,” ujar Ketua Komisi II DPRD Batam, Edward Brando.

Edward mempertanyakan pertanggungjawaban DPM-PTSP selalu pihak yang mengeluarkan izin gelper di Batam. Karena saat ini sejumlah gelper tutup, hal ini sangat mengganggu pendapatan daerah.

“Aturan yang sudah ada tapi pemerintah tidak bisa melindungi, pesan ini sangat buruk. ini ada apa, apakah Perda itu salah?. Kalau orang salah melakukan perjudian tangkap. Lantas kalau ada copet di mesjid, terus tempat ibadahnya ditutup,” ungkap Edward.

Hal senada juga dikatakan anggota Komisi II Ida Wati Nusanti. Ia menyayangkan tidak adanya kepastian terhadap investor di Batam.

“Mereka (pengusaha) juga punya pegawai, jangan selalu buka tutup. Kalau sudah pasti tutup jangan berikan izin ketangkasan permainan lagi,” ujar Ida dalam rapat.

Sementara itu Sekretaris DPM-PTSP Endi Fauziman mengaku bahwa gelper ini sudah lama tutup di Batam. Hal itu sesuai surat perintah Polda Kepri yang menilai adanya indikasi perjudian.

“Gelper diindikasi banyak menyalah gunakan izin yang menjadi judi. Sehingga pihak kepolisian menutup. Di surat yang dikirim Polda itu sampai batas waktu yang tidak ditentukan,” pungkasnya.

 

(red/bd)

Komisi I DPRD Batam Gelar RDP dengan Warga Perumahan Devin Primer,Budi Mardianto : Perusahaan di Undang Tidak Pernah Hadir

0
Komisi I Gelar RDPU bersama Warga Perumahan Devin Primer

Batamtimes.co,Batam- Komisi I dprd kota batam menggelar rapat dengar pendapat umum (RDPU) ,jumat (20/4/18) dengan warga perumahan devin primer. Dalam RDP tersebut turut hadir dari PT. Cipta Karya dan PTSP Pemko Batam.

Ketua komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto selaku pimpinan rapat memberikan kesempatan bagi warga perumahan revin primeir untuk menyampaikan aspirasinya.

Salah seorang warga pada tersebut mengatakan, bahwa selama ini warga sudah menyuarakan agar bangunan tower yang berada di RT 03 / RW 018 di bongkar.

” kami sudah lama meminta agar pemilik bangunan tower itu segera membongkar karena tidak ada ijin dari perangkat rt dan rw, bahkan cara membangun tower itu juga tidak benar, mencuri curi waktu dibangun ketika warga lengah, ” ujarnya

Menurutnya , melalui RDP umum warga dan perangkat RT/ RW berharap bangunan tower bisa segera dibongkar.

“kami menilai bahwa PT. Sinergi Multi Komunikasi tidak punya etika,” ujarnya lagi

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi I Harmidi mengatakan, kekecewaannya terhadap lurah dan camatyang tidak dapat dalam RDP itu dengan warganya.

Usai RDP, budi mardianto kepada Media mengatakan , bahwa anggota dewan sangat memahami kondisi masyarakat kota batam saat ini.

” kita harus patuh pada aturan dan perundang undangan, bahkan kita bertindak juga harus berdasarkan aturan, tidak semena mena, ” ujarnya

Terkait RDP ini sudah berulang kali dilakukan, hanya saja perusahaan berapa kali di undang untuk RDP tak pernah hadir.

meskipun mereka tak hadir, bukan berarti RDP  tidak ada hasil, bahkan rugi sendiri nanti,” tutupnya

 

(red/id N)

Nuryanto Kritisi Soal Kelangkaan BBM Jenis Premium

0

Batamtimes.co,Batam – Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, mengkritisi soal kelangkaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis premium di kota Batam, dia mendesak Pertamina untuk segera memberi informasi kepada publik penyebab kelangkaan tersebut.

Ini disampaikannya menyusul banyaknya keluhan dari masyarakat Batam dan laporan dari beberapa media tentang kelangkaan BBM jenis premium dari setahun yang lalu.

“Pertamina harusnya memberi tau secara transparan, persoalan nya apa, penyebab nya apa, apakah ini strategi peralihan, memaksakan, masyarakat di paksa untuk ke Pertalite,” ujar Nuryanto saat ditemui di gedung DPRD kota Batam, Rabu (11/4/2018).

Pria yang akrab disapa Cak Nur itu menegaskan, seharus masyarakat yang memilih untuk menggunakan Permium, Pertalite, atau Pertamax, bukan karena paksaan.

“Positif negatif nya harus dipaparkan, biarkan masyarakat yang memilih. Tapi kalau misalkan dengan mereka (Pertamina) yang memaksakan dan mengalihkan masyarakat agar meninggalkan premium, dengan cara mengurangi nya itu sangat tidak tepat,” kata politisi PDIP itu.

Cak Nur juga menyinggung soal harga BBM jenis Pertalite di Batam lebih mahal dibandingkan daerah lain. Menurutnya, seharusnya ini tidak diperbolehkan dan ia juga meminta Pertamina segera memberikan penjelasan.

“Informasi katanya Pertalite di Batam lebih mahal dibandingkan daerah lain, mestinya tidak boleh, mestinya sama, antara Jawa dan Papua saja harganya sama, masa di Batam beda, ini perlu mereka memberikan keterangan secara jelas kepada masyarakat, jangan ada dusta di antara kita,” katanya.

“Kalau tidak, nanti saya akan perintahkan Komisi I atau II untuk memanggil mereka (Pertamina) untuk menjelaskan perbedaan harga itu,” Cak Nur memungkasi.

 

(red/b.times)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga