8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1086

Dua Tahun Sudah Apri – Dalmasry Pimpin Bintan

0

Batamtimes.co, Bintan – Kepemimpinan Bupati terpilih H. Apri Sujadi, S.Sos dan Wakil Bupati Drs. H. Dalmasri Syam, MM genap berusia dua tahun dalam mengemban amanah menjalankan roda Pemerintahan Kabupaten Bintan. Memperingati dua tahun masa jabatan, Apri dan Dalmasri yang akrab disapa Asri bersama seluruh FKPD, Perangkat Daerah, Instanti Vertikal dan Swasta serta tokoh masyarakat menggelar Tasyakuran Refleksi Dua Tahun Apri-Dalmasri Menyongsong Bintan Gemilang Tahun 2025 di Aula Kantor Bupati Bintan, Senin (19/2).

Bupati Bintan dalam kesempatan itu menyampaikan rasa terimakasihnya kepada seluruh elemen baik ASN maupun masyarakat dan pihak swasta yang ikut andil dalam pembangunan daerah khususnya di Kabupaten Bintan. Dirinya mengapresiasi segala tindak tanduk semua lapisan yang membuat berbagai program Pemerintah Daerah dapat terlaksana maksimal.

” Terimakasih atas dukungan tak terhingga selama ini, sudah 2 tahun dilalui. Apapun yang telah kita capai, ini semua hasil kinerja kita bersama, bukan semata-mata saya bersama pak Dalmasri. Sejujurnya kami baru menjalankan dan menyusun program APBD yang benar-benar berdasarkan aspirasi di tahun 2017 ini, sedangkan tahun 2016 , kami hanya menjalankan APBD yang sudah ada . Bagaimanapun, kami berdua tidak akan mampu memikul amanah ini dengan baik tanpa ada dukungan dari semua pihak” ungkapnya saat menyampaikan sambutan.

Ditambahkannya juga bahwa Pemerintah Kabupaten Bintan kedepannya mengharapkan peningkatan partisipasi masyarakat dalam pembangunan sesuai dengan posisi porsinya masing-masing. Dirinya menyatakan bahwa segala masukan dan kritikan yang membangun merupakan hal yang sangat harus ada dalam suatu kepemimpinan.

“Saya bersama Pak Dalmasri tidak ingin menutup diri. Justru kami sangat menginginkan hadirnya selalu masukan dan kritikan dari masyarakat. Kami menyadari keterbatasan yang kami miliki. Namun kami mencoba semampu kami untuk terus mendengar langsung segala permasalahan yang dialami masyarakat untuk bisa kita carikan solusi bersama. Itu yang selalu kami gencarkan” tambahnya.

Sebelum pemotongan tumpeng yang menjadi simbolisasi rasa syukur, Apri-Dalmasri bersama seluruh FKPD, DPRD dan jajaran OPD melakukan Launching E-Goverment yang ditujukan untuk mempermudah pelayanan masyarakat dan efesiensi tugas. Beberapa aplikasi seperti e-List, SIMANTAN dan sebagainya dapat diakses oleh seluruh masyarakat melalui “play store” sehingga masyarakat pun dapat bersama memantau perkembangan yang ada di Kabupaten Bintan.

Apri-Dalmasri kemudian memberikan penghargaan kepada RSUD Kabupaten Bintan yang saat ini telah mengalami peningkatan status. Penghargaan tersebut diserahkan oleh Bupati Bintan dan diterima langsung oleh Direktur RSUD Bintan dr. Benny. Usai pemberian penghargaan, kemudian Wakil Bupati Bintan pun menyerahkan secara simbolis mobil operasional PTSP Keliling kepada Kepala Dinas PMPTSP Hasfarizal Handraa yang mempermudah prosedur perizinan dan beberapa pelayanan lainnya.

Bintan Kembali Panen Raya

0

Batamtimes.co, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos kembali panen raya padi di lahan kawasan pertanian Poyotomo, Desa Sri Bintan , Kec Teluk Sebong, Senin pagi (19/2). Selain Bupati Bintan, hadir juga Wakil Bupati Bintan Drs H Dalmasri Syam, MM, Sekda Kabupaten Bintan Drs Adi Prihantara MM, Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi, Ka BPTP Prov Kepri dr. Mizu, Jajaran Kodim 0315/Bintan , serta sejumlah Kepala OPD Kabupaten Bintan terkait.

Dalam sambutannya , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa Kabupaten Bintan dianugerahi kekayaan alam yang sangat kaya. Dimana , Kabupaten Bintan sudah memiliki beberapa faktor pendukung yang menjadikan Kabupaten Bintan sebagai daerah swasembada pangan nantinya.

” Kabupaten Bintan sangat kaya akan alam, kita memiliki lokasi lahan, kita memiliki waduk, hanya tinggal bagaimana para petani kita , antusias dan berpacu untuk berlomba-lomba menanam padi , dan bukan tidak mungkin suatu saat nanti Kabupaten Bintan bisa swasembada pangan ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono mengatakan bahwa pada kesempatan tersebut, ada sekitar 13,4 ton gabah , padi yang siap panen dari lahan sekitar 2 hektar lebih. Petani juga masih memiliki lahan 12 hektar yang akan diberdayakan.

” panen kali ini kurang lebih 2 ha jenis inpara 2 dan 5 , hasil panennya per ha 6,7 ton gabah. Yang kita inginkan saat ini, agar semangat petani kian giat menanam padi saat ini, maka kami atas nama pemerintah lebih semangat lagi untuk selalu memperhatikan apa yang menjadi kebutuhan yang mendasar agar semua hasil panen bisa lebih meningkat ” tutupnya.

Proses Panjang Maya Suryanti Terima Rayuan Lis Darmansyah

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Ketua Tim pemenangan pasangan‎ Lis-Maya, Suparno dalam kata sambutannya mengatakan, untuk memilih calon pendamping Lis Darmansyah yang bertarung di Pilkada serentak 2018 melewati proses panjang.

Menurutnya, berdasar survei, masyarakat banyak yang menginginkan Maya Suryanti menjadi pendamping Lis Darmansyah.

Kata Suparno, susah ‘merayu’ Maya Suryanti untuk menjadi pendamping Lis Darmansyah. Pasalnya, keluarga Suryatati A Manan berkomitmen tidak berkecimpung lagi dalam dunia politik.

“Alhamdulliah Sekarang Bu Maya mau mendampingi Pak Lis,” kata Suparno, Selasa(20/2).

Sementara itu, Ibunda Maya Suryanti, Suryatati A Manan mengatakan, membenarkan bahwa PDIP memang ‘merayu’ dirinya agar Maya Suryanti menjadi pendamping Lis Darmansyah.

‎”Beliau (Suparno,red) merayu saya, tapi saya tidak bergeming, tanye yang punye badan (Maya Suryanti). Semulenye kami nak tutup buku tidak ada keinginan lagi nak berkecimpung dalam politik, tapi Allah berkehendak lain,” katanya.

Mantan Wali Kota Tanjungpinang ini menjelaskan, sebelum menerima ‘pinangan’ PDIP, ia meminta Maya Suryanti untuk meminta izin dengan suami. “‎Saya tidak bisa memaksa Maya, tapi izin dulu dari suami baru saya restui,” ucapnya.

Senada dengan itu, Maya Suryanti membeberkan, melalui proses bujuk rayu. Sehingga hatinya luluh untuk mendampingi Lis Darmansyah.

“Keputusan yang sudah saya ambil, tidak akan mundur. Sekali layar terkembang pantang surut ke belakang,” tegas Maya.

(Budi Arifin)

Tarmizi Mengaku Khilaf, Menaikan Bendera Merah – Putih Terbalik

0

Batamtimes. co, Lingga- Tarmizi pria tenaga honor di Pemkab Lingga mengaku sangat menyesal telah melakukan kesalahan pada saat menaikan bendera merah putih dalam posisi  terbalik Putih – Merah.

Padahal tugas menaikan dan menurunkan bendera sudah 11 Tahun ia lakoni di kantor Samsat Lingga.

Tarmizi merasa menyesal setelah tau bahwa bendera yang di naikkan terbalik.

” saya minta maaf kepada semua pihak dan negara NKRI,  bahwa saya kilap telah menaikkan bendera dalam kondisi terbalik. Dan saya sudah membuat surat pernyataan untuk di serahkan ke pihak yang berwajib”.kata Tarmizi.

Dikatakannya, saat pemasangan bendera itu, sudah yakin tidak terbalik. Karena, sudah pekerjaan sehari-hari dan lansung lanjut pada aktifitas yang lain di kantor.

Namun,  lebih kurang 20 menit ada masyarakat yang memberi tahu kalau bendera tersebut terbalik dan segera saya kembalikan ke posisi semestinya

“Saya menyesal akan kejadian ini, sesungguhnya saya tidak sengaja dan sama sekali tidak ada niat yg bukan-bukan. Sehingga  dengan sadar memohon maaf kepada rakyat NKRI atas kealpaan saya”.ucap tarmizi

(red /dian)

Lis Sebut Pemimpin Itu Tidak Boleh Cengeng

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menyebutkan bahwa seorang pemimpin itu tidak boleh cengeng. Karena seorang Pemimpin itu harus bekerja iklas dalam membangun daerah yang dipimpinnya.

“Pemimpin itu tidak boleh cengeng, perjuangan membangun Kota Tanjungpinang harus bisa denga berbagai cara.
Tetapi sekarang bagaimana kita meyampaikan keiklasan,” ucap Lis Darmansyah, saat mengelar temu ramah bersama para relawan, Minggu(18/2).

Lis menilai dirinya, adalah pemimpin yang apa adanya. Karena sebagai manusia dirinya tidak luput dari kesalahan.

“Kami adalah pemimpin yang apa adanya karena kami ingin jabatan yang kami emban adalah amanah,” sebutnya.

Menurut Lis, kegiinan untuk maju. Tidak lipas dari pembangunan Kota Tanjungpinang yang belum tuntas.

“Kami maju karena masih banyak yang harus kami tuntaskan,” ungkapnya.

Lis menyebutkan pembangunan tidak dengan janji. Tetapi juga harus mempunyai jaringan yang kuat.

“Janji – janji kosong tidak boleh lagi. Tapi kita harus melihat faktanya,” sebutnya.

(Budi Arifin)

Tak Bayar Upah Pekerja, Bupati Akan Tindak Tegas Kontraktor

0

Batamtimes.co, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa dirinya akan menindak tegas setiap kontraktor yang mengerjakan pembangunan proyek pemerintah namun tidak menyelesaikan kewajibannya kepada para pekerja.

Hal ini terkait dengan permasalahan para pekerja yang belum menerima upah dari pihak kontraktor atas Pembangunan Stadion Olahraga di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

” Tentunya akan kita tindak tegas , apabila ditemukan pihak kontraktor pelaksana yang mengerjakan proyek pemerintah, namun melalaikan kewajibannya kepada para pekerja ” tegas Apri Sujadi, Sabtu(17/2) pagi.

Sementara itu, Kepala Dinas Perkim Kabupaten Bintan Herry Wahyu melalui Kabid Permukiman Bayu Wicaksono mengatakan bahwa terkait permasalahan para pekerja yang belum menerima upah dari pihak kontraktor atas Pembangunan Stadion Olahraga di Desa Busung, Kecamatan Seri Kuala Lobam.

Dinas Perkim Kabupaten Bintan juga akan melakukan beberapa langkah terkini, diantaranya akan segera memanggil kontraktor guna memediasi masalah ini dengan para pekerja.

” pada dasarnya kewajiban Pemerintah Kabupaten Bintan atas pembiayaan pelaksanakan Stadion Olahraga telah dilaksanakan. Dan gaji para pekerja adalah tanggung jawab pelaksana. Namun , kita akan melakukan upaya mediasi antara pihak pekerja dan kontraktor pelaksana guna penyelesaian permasalahan ini secepatnya ” tutupnya.

Ekspor Kepri Alami Penurunan di Awal 2018

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Kepala BPS Kepri, Panusunan Siregar memaparkan, penurunan angka ekspor Kepri pada bulan Januari ini cukup signifikan. Yang semulanya bernilai US$ 1.095,96 juta pada Desember tahun lalu menjadi US$ 923,85 juta awal 2018.

Berdasarkan data yang diperoleh dari Badan Pusat Statistik (BPS) Kepri penurunan nilai ekspor pada bulan November itu disebabkan turunnya ekspor komoditas migas sebesar 7,29 persen dan non migas sebesar 19,19 persen.Penurunan tersebut mencapai angka 15,70 persen jika dibanding dengan bulan Desember 2016 lalu.

“Memang ini cukup turun yakni pada angka 15,70 persen,” ungkapnya dalam press rilis di Kantor BPS Kepri kawasam Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang, Kamis (15/2/).

Menurut Panusunan, peran ekspor terbesar di Provinsi Kepri pada bulan Januari 2018 adalah sektor nonmigas yaitu sebesar US$626,30 juta dan memiliki peran 67,79 persen dari total nilai ekspor. Hal ini lah yang memicu penurunan angka ekspor Kepri pada awal tahun ini. Dimana, sektor non migas tidak dapat berjalan maksimal, hingga mengalami penurunan.

Kata Panusunan, bila dibandingkan dengan bulan yang sama tahun sebelumnya (Januari 2017-Januari 2018, red), ekspor Provinsi Kepulauan Riau mengalami penurunan sebesar 9,67 persen, yaitu dari US$ 1.022,79 juta menjadi US$923,85 juta. Penurunan nilai ekspor Januar i2018 dibanding Januari 2017 disebabkan oleh penurunan ekspor sektor non migas sebesar 14,05 persen.

“Jadi penurunan nilai ekspor ini bukan hanya sekarang saja. Tapi, di tahun sebelumnya pun sudah terlihat ini,” kata Panusunan.

Sementara itu, untuk diketahui nilai ekspor Provinsi Kepri Januari 2018 terbesar melalui Pelabuhan Batu Ampar sebesar US$ 296,38juta. Lalu, disusul Pelabuhan Sekupang sebesar US$ 192,73 juta. Ditempat ketiga, Pelabuhan Tarempa US$ 181,2 7juta. Sedangkan urutan ke-4 dan 5 yakni, Pelabuhan Kabil/Panau US$ 126,74juta, dan Pelabuhan Belakang Padang US$ 112,54 juta. Kontribusi kelima Pelabuhan terhadap total ekspor Januari 2018 adalah sebesar 98,46 persen.

Wartawan Media Nasional di Batam Jadi Korban Begal

0

Batamtimes.co, Batam –  Seorang wartawan salah satu media nasional di Kota Batam HS (39) mengalami tindak kejahatan begal sadis di jalan Diponegoro sekitar kawasan mata kucing Batam, Kamis (15/2) sekitar pukul 02.00 dini hari.

Menurut korban kronologis kejadian berawal saat korban hendak pulang ke kediamannya. Akan tetapi saat tiba di Kawasan mata kucing dirinya dijegat oleh 7 orang pelaku begal dengan mengendarai 3 buah motor.

“Bajingan begal tersebut berjumlah 7 orang dengan mengendarai 3 unit sepeda motor dan mereka menghantam pakai kayu balok hingga saya tersungkur dan luka-luka berlumur darah,” sebut HS kepada awak media, Kamis(15/2) sore.

Kata HS dirinya sempat melakukan perlawanan. Tetapi jumlah pelaku yang begitu banyak sehingga dirinya menderita luka akibat dikeroyok oleh 7 orang pelaku begal.

“Setelah saya terjatuh saya mencoba melawan. Namun dikarenakan kondisi kaki saya tidak normal maka saya tidak dapat melakukan perlawanan yang pada akhirnya saya terjatuh kembali,” sebutnya.

Beruntung korban dengan sigap berteriak sehingga warga yang melintas langsung mengejar pelaku dan membantu membawa korban ke Rumah Sakit.

“Kembali saya berusaha bangkit dan berlari sambil teriak minta tolong kepada pengguna jalan yang melintas di TKP, atas keperdulian masyarakat terhadap korban dan rasa benci masyarakat terhadap begundal begal yang sudah meresahkan warga Kota Batam tanpa di komandoi masyarakat yang melintas langsung mengejar kelompok begal tersebut sambil membawa saya ke Rumah sakit,” ungkapnya.

Korban sendiri langsung membuat laporan ke Polsek Sekupang dengan nomor laporan STPL/61/II/YAN.2.5/2018/KEPRI/BRL/SKP.

Laporan korban ke Polsek Sekupang
Laporan korban ke Polsek Sekupang

Akibat kejadian ini korban harus kehilangan uang 300 ribu rupiah serta harus dijahit karena mengalami luka robek yang cukup parah di kening korban.

Alias :Tolak Semua Plafon Pagu Anggaran dari Pemprov Kepri, Silahkan Walkout dari Forum Pembahasan

0

Batamtimes. co, Lingga, minimnya perhatian provinsi terhadap kabupaten lingga membuat Bupati lingga Alias Wello kecewa.

Kekecewaan itu di cetuskan bupati lingga dengan memerintahan kepada kepala dinas pekerjaan umum untuk menolak smua plafon pagu anggaran dan silakan walkout dari forum pembahasan.

“Saya sudah perintahkan Kadis PU Lingga gugat itu hari ini. Kalau prelu, tolak semua plafon pagu dari Provinsi tersebut, silakan walkout dari forum pembahasan,” kata Bupati Lingga dengan tegas, Rabu (14/2/2018 ).

Kekecewaan ini di anggap Awe ((red-sapaan nya,) sudah keterlaluan,dimana lingga hanya mendapat 16 Milyar saja untuk tahun ini.

Kecilnya alokasi anggaran dari Pemerintah Provinsi Kepri untuk Kabupaten Lingga, terutama pembangunan insfrastruktur membuat Bupati Lingga, Alias Wello kecewa.

Kemarahan Awe terhadap Pemprov tersebut karena Pemprov dinilai sudah keterlaluan. Alokasi anggaran yang diberikan untuk Lingga hanya Rp16 Miliar di tahun ini.

“Ini sangat kecil untuk memback up kegiatan perekonomian yang berbasis empat sektor prioritas unggulan daerah yang akan mengharumkan nama Provinsi Kepri di pentas nasional sebagai penguatan kedaulatan pangan bagi kawasan perbatasan dan lingga sendiri sudah mempersiapkan pulau bakong sbagai pusat karantina sapi,Jadi dua gebrakan yang di lakukan lingga ini bernuansa mbangkaitkan nama provinsi kepri di mata nasional.ujarnya

Dia menilai, saatnya sekarang ini Lingga menunjukkan sikap penolakan terhadap alokasi-alokasi anggaran provinsi yang tidak mencerminkan azas berkeadilan, pemihakan bagi pertumbuhan ekonomi wilayah yang setara dan proporsional.

“Bagaimana kita mau memacu percepatan pertumbuhan wilayah dan mengundang investor ke Lingga, sementara tidak didukung oleh insfrastruktur yang memadai,” katanya.

Sementara itu, Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar juga mengaku kecewa dengan apa yang diberikan Pemprov Kepri kepada Pemkab Lingga.

“Yang jelas Pemda kecewe, komitmen kita sudah ditunjukkan oleh PU Lingga untuk menyampaikan suaranya,” ujar Nizar.

Diketahui, untuk pembangunan insfrastruktur dari Pemprov Kepri tahun 2018 ini, Kabupaten Lingga hanya mendapatkan perbaikan 1 Km untuk jalan Lintas Timur Pulau Lingga.

“Padahal, jalan tersebut mengalami rusak berat sepanjang 11 Km dan menjadi kewenangan Pemprov Kepri. Bahkan, kawasan tersebut juga ditetapkan sebagai Kawasan Strategis Pertanian (KSP) Provinsi. Namun, perhatian Pemprov untuk Lingga seolah tidak ada”.tutup nizar.

Disduk capil Dapat Apresiasi dari Pemkab Lingga atas Pencapaian Melebihi Target

0

Batamtimes. co, LINGGA – Dari target 10.000 pemutahiran Kartu Keluarga ( KK) yang dapat dituntaskan hingga  akhir tahun Desember 2017 lalu,Disduk capil lingga berhasil melebihi target yang di tentukan oleh provinsi kepri,yakni sebesar 10.613 KK.

Pemerintah kabupaten lingga sangat mengapresiasikan atas kinerja Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga Syamsudi beserta jajarannya yang melebihi target pencapaian dalam pemutahiran data Kartu Keluarga (KK).

Pengapresiasian pemkab lingga ini di sampaikan oleh ruddy purwonegroho sh tenaga ahli bidang pendidikan dan kesehatan yang mewakili Bupati Lingga Alias Wello.

” Dan pencapaian ini, adalah satu-satunya di Provinsi Kepri serta telah mengangkat nama Provinsi Kepri ke level Nasional.Pemerintah Provinsi harus berterima kasih pada Kabupaten Lingga . Kata Rudi Rabu, (14/2/2018)

Menurutnya, Keberhasilan ini sudah mengangkat nama Kabupaten Lingga hingga tingkat Nasional.

Sementara itu, Kepala Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil Kabupaten Lingga Syamsudi, mengucapkan trima kasih atas apresiasi yg di berikan dan itu sudah smua berkat etos kerja dan sudah menjadi target utama dari disduk capil lingga.kata syamsudi.

Tambahnya, meskipun sudah melebihi target yang diminta oleh Pemerintah Provinsi dan Dirjen Kependudukan, namun upaya Disduk Capil Lingga untuk melakukan pendataan terhadap warga akan terus dilakukan.

Hal ini agar warga memiliki kartu tanda penduduk.

Mengingat hingga saat ini, masih ada sejumlah warga di daerah yang yang masih memerlukan pemutahiran data. Katanya.

Lanjutnya, kita akui kita masih keterbatasan anggaran di tahun lalu. akhirnya Disduk mengalami kendala, namun Syamsudi optimis tahun ini pendataan akan terus dilakukan bekerjasama dengan aparatur desa maupun kelurahan dalam upaya memenuhi data kependudukan di lingga.

Bahkan saat ini kita terus melakukan pola jemput bola untuk itu kita sudah menunjuk petugas di lapangan dan dari Disduk sendiri kita siap melayani untuk bekerja siang hingga malam hari untuk melakukan pendataan.urai syamsudi.

“Kita minta warga juga proaktif untuk melaporkan data dirinya agar tercatat di Disduk Capil,”tutupnya

 

(red/Dian)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga