8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1089

Galian Pasir Marak,Nyanyang : Kita Desak DLH Memberikan Sanksi Pada PEnambang Pasir Ilegal

0
Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura.

batamtimes.co, Batam – Maraknya galian pasir ilegal di Batam, ditakutkan akan berdampak pada lingkungan. Oleh karena itu, Ketua Komisi III DPRD Kota Batam, Nyanyang Haris Pratamura, mendesak kepada dinas terkait, yakni Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, agar memberikan sanksi kepada penambang pasir ilegal ini.

Nyanyang mengatakan, sudah banyak aduan warga yang masuk mengenai beroperasinya penambang pasir. Berbagai keluhan, terutama masalah lingkungan, menjadi alasan kecemasan warga.

“Perusahaan yang melakukan penambangan pasir, harus mematuhi perda terkait lingkungan hidup dan UU 32 dan 23 tentang lingkungan hidup,” kata Nyanyang, Jumat (2/2/2018).

Bagi yang tak berizin, Nyanyang meminta agar dinas terkait segera menutup perusahaan nakal tersebut. Dengan begitu, musibah-musibah yang seperti banjir, longsor, bisa dihindari.

“Jangan sampai musibah terjadi, baru bingung. Kalau ini tak sesuai dengan aturan, dan tak ada izin, saya meminta DLH, perangkat RW dan kecamatan, menutup sendiri,” ungkapnya.

Selain itu, Perda mengenai lingkungan ini juga ada. Jika tak dijalankan, Nyanyang menganggap dinas terkait tidak bekerja dengan maksimal dalam menegakkan Perda yang sudah dibuat.

“Kalau ini dijalankan, tak mungkin mereka seenaknya menambang pasir liar, karena ada aturannya,” katanya. Dalam waktu dekat, Komisi III juga akan menjadwalkan untuk melakukan Rapat Dengar Pendapat (RDP) dengan DLH Kota Batam, untuk menanyakan keberadaan tambang pasir liar tersebut.

“Kita akan tanyakan, bagaimana bisa kita ada aturannya, tapi mereka masih tetap jalan,” ungkapnya.

Padahal, jika dikelola dengan baik, tambang pasir bisa menjadi salah satu sumber ekonomi baru di Kepri. Sebelumnya, melihat pergerakan ekonomi Batam yang masih rendah, perlu adanya sumber ekonomi baru yang bisa mendongkrak ekonomi daerah. Selain pariwisata, salah satu solusi untuk mengangkat ekonomi Kepri agar masyarakatnya sejahtera, yakni memanfaatkan sumber daya alam (SDA) Kelautan.

 

 

(red/PM)

Cak Nur : Sudah ada Komunikasi Dua Arah Antara Pemerintah Dalam Perencanaan Pembangunan

0
Ketua DPRD Batam Cak Nur Hadiri Acara Musrenbag di Bengkong Indah Atas.

batamtimes.co,Batam- Antusias Masyarakat untuk menghadiri Musrenbang Kelurahan Bengkong indah cukup besar dan berjalan lancar.

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH mengatakan, kesadaran dan kedewasaan masyarakat akan pembangunan di lingkungan sekitar sudah tinggi.

“Alhamdulillah prsose Musrenbang di Kelurahan Bengkong Indah ini berjalan dengan lancar, sudah ada komunikasi dua arah antara pemerintah dalam perencanaan pembangunan,” terang Nuryanto.

Lebih lanjut Nuryanto menerangkan tahun 2018 sudah berlaku sistem IT e-budgeting dan e-perencanaan. Sistem ini bertujuan supaya budgeting, perencanaan dan pembangunan lebih transparan dan terbuka bagi masyarakat.

“sistem e-budgeting dan e-perencanaan ini bertujuan untuk menghindari prasangka masyarakat terhadap pemerintah. Pengeluaran harus seimbang dengan pendapatan”, jelas pria yang biasa disapa Cak Nur ini

Ditempat yang sama Camat Bengkong, M.Tahir menjelaskan Untuk APBD 2018 rencananya akan terealisasi di Februari atau Maret. Sudah di sepakati bersama bahwa jalan dari patung kuda akan dilebarkan.

Tahun ini semua mengarah pada pembangunan meliputi pembangunan jalan dan saluran air untuk mengatasi banjir melalui program percapatan infrastruktur Kelurahan.

“Masyarakat dan pemerintah wajib bekerjasama, jika pelebaran jalan ini mengenai tempat yang menjadi hak masyarakat, pemerintah wajib mengganti. Bukan mengganti rugi tetapi mengganti untung sesuai dengan undang-undang. Diluar itu otomatis akan jadi hak pemerintah untuk pembangunan jalan demi kepentingan umum. mudah-mudahan pembangunan ini bisa berjalan dengan lancar,” harap M.Tahir.

(red/hms)

 

DPRD Dukung Pemerintah Untuk Melakukan Pengelolahan Sampah Secara Profesional

0

batamtimes.co,Batam – DPRD Batam akan menyelesaikan Perda terkait persoalan sampah.Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto, SH,MH mendukung pemerintah untuk melakukan pengolahan sampah dengan mengunakan pihak ketiga dalam hal ini investor.

Namun diperlukan perhitungan menyeluruh seperti pemerintah harus  menghitung  jumlah sampah yang dikelola berdasarkan Ton atau satuan volume (m3), teeping fee, investor perlu jaminan  untuk menanamkan investasinya di Kota Batam.

“kita  akan selesaikan sejalan dengan pelaksanaan di lapangan. Kalau DPRD itu gampang, asalkan jelas semuanya,” kata Nuryanto, Senin (5/2) siang.

Nuryanto mengakui, bahwasannya masih ada kendala teknis di lapangan yang jadi permasalahan.Ditambahkan Caknur (red-Panggilan)  sepanjang informasinya transparan dan mengikuti prosedur uang sudah ditentukan, dan akan mensupport dengan baik.

“Intinya lebih cepat lebih baik. Prolegda kemarin juga sudah masuk. Tak ada persoalan masalah teeping fee,” Kata Cak Nur

Sementara itu Plt Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam, Herman Rozie, mengatakan saat ini Pemko Batam sedang menghitung biaya dan teeping fee yang ideal sebelum dilakukannya lelang tender pengelolaan sampah. Perhitungan data ini, dilakukan agar keluar rumus yang diperlukan untuk mengelola sampah di sana.

“Kemarin sempat juga kita kaji dengan Bapenas, keluarlah angka Rp 300 ribu. Ini menurut kami masih memberatkan. Kita juga ada kajian sendiri, tapi perdanya belum ada,” kata Herman.

Nilai teeping fee, lanjutnya, bisa naik bisa turun. Hal ini tergantung pada rumusan yang akan dibahas. Selain itu, ada juga beberapa faktor yang menentukan, seperti nilai investasi, dan bantuan dari pusat.

“Makanya kita buat Kerjasama Pemerintah dengan Badan Usaha (KPBU). Jadi kerjasama dengan swasta, dan ada penjamin dari Penjaminan Infrastruktur Indonesia (PII),” ungkapnya.

Ia mengakui, jika beban ini ditanggung APBD, Pemko tidak akan kuat. Pasalnya, nilai investasi awal yang harus dikeluarkan, sekitar Rp 1 triliun. Oleh karena itu, opsi yang digunakan yakni KPBU, ataupun bantuan dana dari APBN.

“Untuk sekarang, kita jalan dulu. Kita dapat pinjam pakai TPA Punggur selama 50 tahun. APBD juga sudah dianggarkan untuk pekerjaan lapangan. Bahkan 2018 ada anggaran pembangunan sel baru, RP 25 miliar,” paparnya.

Ditempat yang sama Yolanda Indah Permatasari,SE,MM, Kasubdit Fasilitas DSII,DJBK Kemen PUPR mengatakan pihaknya butuh koordinasi dan komunikasi yang aktif untuk merealisasikan pengelolaan sampah di Kota Batam. Mengingat Kemen PUPR akan mendukung program tersebut dalam bentuk kontruksi bangunan, akses jalan, bungker senilai 100-200 miliar yang sudah di masukan dalam RAB

(Rencana Anggaran Belanja) Kemen PUPR RI. Tugas Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Batam masih banyak yang akan dilakukan guna merealisasikan program pengelolaan sampah di Kota Batam, Terang Yolanda.

(red/hms DPRD)

Bali Dalo Pimpin DPC Peradi Batam, Sabtu Dilantik Ketum Juniver Girsang

0

Batamtimes.co, Batam – Dewan Perwakilan Cabang Perhimpunan Advokat Indonesia (DPC Peradi) Kota Batam yang dikomandoi Dewan Pimpinan Nasional (DPN) Juniver Girsang segera dilantik.

Ketua DPC Kota Batam terpilih periode 2017-2021 Bali Dalo mengatakan, DPC Peradi Batam akan dilantik pada Sabtu (10/2/2018) di Aston Batam Hotel & Residence di Pelita.

”Nanti kami dilantik langsung oleh pak Ketua DPN Junimart Girsang bersama Waksekjend,” kata Bali Dalo kepada wartawan Rabu (7/2) sore di Batam.

Bali Dalo menambahkan, terbentuknya kepengurusan DPC Peradi ini adalah inisiatif sekitar 25 anggota yang tergabung.

”Dan juga berdasarkan dorongan DPC Peradi se-Indonesia dengan jumlah 36 DPC. Harapan kami, Peradi yang kami pimpin dapat memberikan yang terbaik kepada masyarakat tentunya,” tambah Bali Dalo.

Dalam kepengurusan DPC di Batam, beberapa pengurus inti antara lain Sekretaris Alfi Ramadania, Wakil Sekretaris Wulan Mei Firina, Bendahara Lindasari Novianti dan beberapa kru pengurus lainnya.

Lebih jelas dikatakan Bali Dalo, dengan dilantiknya kepengurusan DPC Peradi Batam ini, pihaknya sesegera mungkin akan menyelenggarakan Ujian Profesi Advokat (UPA) dan Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA).

“Panitianya sudah terbentuk. Tinggal nanti penentuan jadwal. Kalau untuk tempat, kami sudah bekerja sama dengan Universitas Riau Kepulauan (Unrika),” tambahnya.(red/fanhal)

Bupati Bintan Kagumi Dipa, Sang Montir Cilik

0

Batamtimes.co, Bintan –  Saat usia 13 tahun keahlian apa yang sudah anda miliki ?. Bocah laki-laki kecil, Dipa Pratama, duduk di Kelas 1 SMP Pulau Pucung, anak dari pasutri Bapak Marjani dan Ibu Markiyah, Desa Malang Rapat, Kec Gunung Kijang, mempunyai keahlian serta membuka bengkel sepeda sendiri di halaman rumahnya.

Ketika ditemui, dirinya mengaku bahwa ia mempunyai hobby mengutak-atik sepeda sejak kecil. Seiring usianya, keahliannya semakin bertambah ia mempelajari secara otodidak dengan melihat dan mengunjungi beberapa bengkel sepeda yang tak jauh dari rumahnya.

” Sepulang sekolah , banyak teman-teman yang membawa sepeda ke sini, saya perbaiki agar mereka kembali bisa bermain ” ujarnya.

Lalu bagaimanakah, tentang biaya perbaikan sepeda ?. Dirinya mengaku tidak memungut biaya sepeserpun alias gratis. Perihal perlengkapan dan peralatan bengkel pun, didapatkannya dari kumpul-kumpul uang jajan seadanya dari teman-teman sebaya. Dirinya pun tidak mengingat sudah berapa banyak sepeda yang telah ia perbaiki.

” Gak ada tarif biaya perbaikan. Kita beli peralatanpun dari kumpul-kumpul uang jajan teman-teman, seadanya saja. Sudah banyak yang saya perbaiki ” ujarnya tegas.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos dan Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi menyanjungi bakat dan semangat sang Dipa Pratama, saat melihat sendiri bagaimana tangan-tangan Dipa lincah mengutak-atik sepeda langganannya.

” Hebat, ini semangat anak-anak Bintan , masih kecil namun sudah berbakat ” ujar Bupati Bintan saat di Halaman Rumah Dipa, Selasa siang (6/2).

Menurutnya, prinsip entrepreneur inilah yang dibutuhkan oleh generasi Bintan dimasa mendatang. Prinsip anak muda yang tanpa ragu demi mencapai kesuksesan. Prinsip anak muda yang tidak pernah serta merta mengeluh. Ditambahkannya juga, bukan tidak mungkin bocah kecil , Dipa Pratama suatu saat nanti akan memiliki usaha sendiri dengan karyawan dan omzet yang menggiurkan. Ketika , Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos bertanya tentang apa cita-citanya, Dipa Pratama hanya membalas dengan senyuman.

Diduga Pemko Tanjungpinang Rugi 5,6 Milyar Rupiah Akibat Rokok Non Cukai

0
Rokok Non Cukai
Rokok Non Cukai

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Maraknya rokok non cukai yang beredar di Kota Tanjungpinang membuat Ketua Dewan Pimpinan Cabang Lembaga Aspirasi Masyarakat Indonesia kota Tanjungpinang, Ridwan Lingga ikut angkat bicara.

Menurutnya rokok kawasan bebas ini berpotensi menjadi pemicu kebocoran pendapatan daerah kota Tanjungpinang.

“Menurut saya, menghitung jumlah kuota rokok itu sangat simple, berapa jumlah laki-laki di Kelurahan Dompak dan berapa jumlah Laki-laki di Kelurahan Senggarang, setelah itu kita kalikan saja satu laki-laki dewasa menghabiskan rata-rata 2 bungkus rokok/hari,” beber Ridwan kepada di warung kopi Klasic 69 Km 5 atas Tanjungpinang, Rabu (7/2) sore.

Ridwan membeberkan, bahwa jumlah laki-laki di Dompak dan Senggarang hanya sekitar 2.200 kepala. Hal tersebut tidak sanding dengan kuota rokok yang dikucurkan ke kawasan tersebut.

“tahun 2017, Jumlah laki-laki di Dompak dan Senggarang hanya sekitar 2.200 kepala mulai dari bayi hingga lansia, kita kalikan 2 bungkus baru 4.400 bungkus dalam sehari kebutuhan rokok FTZ, itu sudah kita hitung bayi boleh merokok, meskipun regulasinya 18 tahun ke atas,” ungkap Ridwan.

Ridwan menegaskan penetapan kuota rokok sebesar 15.107.200/semester dianggap tidak wajar dan berpotensi membocorkan pendapatan daerah kota Tanjungpinang.

“Menurut estimasi saya seharusnya hanya 792.000 bungkus/semester, artinya disini terdapat kelebihan kuota sekitar 15.107.200-792.000 yakni 14.315.200 bungkus/semester,” sebut Ridwan.

Ridwan menjelaskan, apabila cukai perbatangnya Rp. 200 maka potensi kebocoran pendapatan daerah kota Tanjungpinang sekitar Rp. 5,6 Milyar/tahun.

Untuk itu, Ridwan meminta kepada Pj Walikota Tanjungpinang segera mengevaluasi indikasi kelebihan kuota rokok tersebut.

“Kalau 200 rupiah cukai perbatangnya, maka potensi kebocoran pendapatan pemko Tanjungpinang sekitar Rp. 5,6 Milyar/tahun, seharusnya Pejabat Walikota dan DPRD Tanjungpinang mengevaluasi indikasi kelebihan kuota rokok FTZ tersebut,” tutupnya.

Teknologi Digital Mengubah Industri Media Secara Dramatis

0

Oleh : Rival Achmad

Ketum AJOI INDONESIA

Batamtimes. co,Dalam dekade terakhir ini, teknologi digital telah mengubah industri media secara dramatis, “merek” berita media-media yang mapan dengan jangkauannya yang luas tak lagi menjadi pilihan satu-satunya.

Munculnya pemain baru, ditambah dengan pertumbuhan jejaring sosial media, facebook twitter ditambahkan dengan berbagai layanan aplikasi pendukung dalam smartphone seperti Whatsapp, Line, telah memberi kontribusi pada landscape media yang mampu terupdate dengan kecepatan tinggi.

Popularitas dan nilai kepercayaan yang dikedepankan oleh beberapa “Merek” Media tertentu mulai bergeser dengan nilai-nilai nertworking, atau kelompok jejaring sosial jurnalism yang dibentuk dalam sebuah group baik melalui jejaring sosial media facebook atau pun whatsapp, (tak percaya? coba anda check berapa group media atau kelompok group media yang anda ikuti).

Tren ini bergerak cepat dikalangan muda serta kaum atau kelompok masyarakat urban (modern).

Untuk kelompok usia 45 tahun kebawah berita online adalah hal yang lebih diminati dan lebih penting ketimbang berita televisi. update per menit dengan berbagai kategori berita dari media-media online dengan berbagai berita yang di share dan begitu mudah di akses baik melalui group facebook (fanpage) atau pun group Whatsapp.

Sadarkah bahwa sebenarnya ada sebuah simbiosis mutualisme yang terjadi dalam pergeseran digitalisasi media ini, dimana sesungguhnya jejaring sosial seperti facebook, twitter, dan google telah memanfaatkan “konten” dari berbagai situs atau web berita secara gratis, kita lah yang dengan sadar menyebarkannya dengan suka rela, artinya secara rela kita membantu facebook memiliki “konten” untuk kemudian dalam beberapa saat dalam waktu tertentu facebook mampu menahan seseorang untuk aktif menggunakan engine nya yang secara sistematis telah berbayar oleh sebuah raksasa besar yang bernama Google.

Kecenderungan untuk menemukan dan mengkonsumsi berita melalui jejaring sosial daripada langsung ke situs atau web telah terbentuk sebagai sebuah budaya, lalu apa artinya konten berita kita bagi bisnis mereka?.

Sungguh mereka raksasa jejaring sosial Facebook, Twitter serta raksasa teknologi digital yang bernama “Google” perlu menentukan pilihan apakah mereka dapat bekerja sama dengan media penyedia atau penyelenggara berita, yang telah memungkinkan mereka mendapatkan konten dan mengakses data yang berharga bagi mereka yang telah mengkonsumsi berita berita dari media kita.

Sungguh kita perlu sadar, kita semua pelaku industri media yang telah membesarkan raksasa teknologi digital secara gratis dan suka rela(*)

Selamat Hari Pers Nasional

 

 

Bupati Bintan Tinjau Pembangunan Waduk Kawal

0

Batamtimes. co, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos meninjau pembangunan Waduk Kawal yang nantinya diperkirakan bisa menampung air sebanyak 11 juta liter per kubik, dengan perkiraan kemampuan menyuplai air untuk Wilayah Bintan sebanyak 400 liter per detik.

“ Bila selesai, waduk ini akan mendistribusikan air mencapai 400 liter per detik ” ujarnya saat di Lokasi Waduk Kawal, Selasa siang (6/2).

Dirinya juga menyampaikan, bahwa akan ada banyak manfaat nantinya dengan berfungsinya waduk itu. Selain dapat dimanfaatkan sebagai air baku masyarakat sehari-hari juga nantinya dapat dijadikan proyeksi beberapa pembangunan kedepan.

“ kita harapkan agar pembangunan Waduk ini dapat selesai dan dapat difungsikan dengan waktu yang sudah ditargetkan ” ujarnya.

Kordinator Lapangan Pembangunan Waduk Kawal dari Balai Wilayah Sungai Sumatera IV Kepri, Aswin menjelaskan, bahwa luas waduk ini, nantinya keseluruhan bisa mencapai 219 hektare dengan anggaran pembangunan mencapai 48 Milyar Rupiah melalui Kontraktor PT. Taruna Putra Pertiwi.

“ kita harapkan waduk ini bisa segera difungsikan sesuai dengan perencanaan ” tutupnya.

(red/budi arifin)

Apri Pimpin Panen Raya di Bintan

0

Batamtimes, co, Bintan-Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos didampingi Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Ibu Hj Deby Apri Sujadi bersama Kelompok Tani Karya Mandiri Kabupaten Bintan melakukan panen perdana padi, seluas 2 hektare dengan hasil panen mencapai 6,4 ton gabah di Desa Toapaya Utara, Kecamatan Toapaya, Selasa pagi (6/2).

Dikatakannya juga, bahwa ini merupakan panen yang kedua kalinya setelah beberapa waktu sebelumnya juga melakukan hal yang sama.

” ini yang kedua kalinya petani bintan melakukan panen , total dalam bulan ini panen padi berkisar 50 ton lebih dengan luas lahan 17 hektare, rencananya akan ada pengembangan sekitar 22 hektar lagi kedepan ” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pertanian Kabupaten Bintan Supriyono yang ikut hadir pada saat menghadiri agenda panen raya tersebut juga mengatakan hal yang sama, dikatakannya juga bahwa jenis padi yang dipanen merupakan padi unggulan dengan varietas Sertani-14.

Adapun, sistem kerja yang diterapkan dalam pengolahan sawah tersebut, para kelompok tani menggandeng PT. Bintan Prima Agro, dimana petani yang mengerjakan lahan sawah tersebut akan menerima upah sementara hasil panen akan langsung dipasarkan oleh PT. Bintan Prima Agro.

” Varietas padi merupakan unggulan , umur padi sampai panen 100 hari. Hasil panen gabah basah mencapai 5,4 ton / ha . sistemnya merupakan kerjasama antara Kelompok Tani dan PT. Bintan Prima Agro ” ujarnya.

Sementara itu, Muhammad Yunan, Petani Desa Toapaya mengatakan bahwa dirinya bersama sejumlah masyarakat yang mengerjakan lahan sawah merasa berbahagia dengan panen raya tersebut. Dirinya bersama sejumlah petani lainnya menerima upah yang cukup setiap harinya.

” Kami menerima upah perharinya 120 ribu rupiah, tentu saja kami sangat gembira dengan hasil panen kali ini ” ujarnya bahagia.

Ditambahkannya juga bahwa panen raya padi yang sukses dilakukan oleh para petani tersebut juga merupakan berita yang gembira untuk daerah Kabupaten Bintan dalam Bidang Ketahanan Pangan , ditengah isu kebijakan impor 500.000 ton beras yang rencananya akan dilaksanakan oleh pemerintah pusat demi memperkuat cadangan beras nasional.

Kepala Balai Pengkajian Teknologi Pertanian (BPTP) Kepri Dr.Ir.Mizu Istianto, MS mengatakan bahwa Kabupaten Bintan berhasil dalam pengembangan varietas padi, dimana diantaranya varietas Sertani- 14 dan Inpari 5, serta masih ada beberapa varietas lagi yang akan dimaksimalkan kedepannya.

” Bintan berhasil mengembangkan varietas padi, dilihat dengan varietas padi Sertani 14 saja dengan lahan 2 hektar mampu menghasilkan gabah hingga 5-6 ton ” tutupnya.

(red/Budi Arifin)

Organizing Committee Bertekad Sukseskan Rakerda I AJO Indonesia Kepri

0

Batamtimes. co, Tanjungpinang-Organizing Commitee (OC) AJO Indonesia Kepri menyelenggarakan musyawarah kerja pertama, di Komplek Bintan Center KM 9, Kota Tanjungpinang dari pukul 20 : 00 s/d 02 : 30 wib. Selasa (06/02/2018)

Musyawarah Persiapan Rakerda I AJO Indonesia Kepri yang dipimpin Anis Anorita Zaini (Puankepri.co.id).

Sebagai Ketua Organizing Committee (OC), serta Sekretaris Patar H Sianipar SP (Sijorikepri.com) dan Bendahara Sudirman (Leaader Nusantara. com), bekerja keras untuk mematangkan persiapan Rakerda I AJO Indonesia Kepri yang nantinya akan di selenggarakan pada tanggal 22 Pebruari 2018 mendatang, bertempat di Hotel CK.

Adapun musyawarah persiapan itu juga dihadiri oleh Azli Rais Anduspil (Lidiknews.co.id) dan Rusmadi S Pd (Sejori Kepri.com), sebagai penerima Surat Perintah Steering Committee (SPSC) dari DPP AJO Indonesia.

Dengan pencapaian musyawarah Rakerda I AJO Indonesia Kepri, Ketua Organizing Committee (OC) Anis Anorita Zaini, berharap agar hasil kesepakatan bersama dapat menghasilkan serta mensukseskan Rakerda I AJOI Kepri sebagai pemula terbentuknya AJO Indonesia Provinsi Se Indonesia, ucap Anis.

 

(red/AJOI kepri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga