8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1091

Bos Pinang Lestari di Hukum 1 Bulan Penjara, Kasi Intel Kejari Sebut Itu Sudah Benar 

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Terkait dengan Pemilik Swalayan Pinang Lestari, Ahui yang hanya divonis 1 bulan dan denda 150 juta rupiah. Kasi Intel Kejaksaan Negeri Tanjungpinang, Andi Arif menyebutkan bahwa keputusan tersebut sudah benar dan tidak menyalahi aturan.

“Itu sudah benar. Karena Hal – hal yang mengenai tindak pidana hukum itu semua berdasarkan fakta – fakta yang ada di lapangan,” ucap Andi di ruang kerjanya, Rabu(31/1) pagi.

Kata dia, selain itu juga, keputusan itu sepenuhnya mutlak menjadi hak dari majelis hakim.

“Kewenangan untuk memutuskan sewaktu tindak pidana semua ada d hakim. Biarpun jaksa menuntut 100 tahun. Karena hakim mewakili tuhan seseorang bersalah atau tidak,” sebutnya.

Andi enggan berkomentar saat disinggung mengenai fakta – fakta apa saja yang ditemukan oleh Jaksa sehingga menuntut Ahui hanya satu bulan penjara.

“Coba tanya ke jaksa penuntutnya. Cuma menurut pengalaman saya, apapun hasilnya melihat dari fakta dan bukti – bukti serta perbuatan,” sebutnya.

(Budi Arifin)

12 Parpol Peserta Pemilu 2014 Dinyatakan Lolos Tahap Verifikasi Faktual

0
ilustrasi

Batamtimes.co,Jakarta- Sebanyak 12 partai politik (parpol) peserta Pemilihan Umum 2014 lolos tahap verifikasi faktual tingkat pusat.

“Hari ini, sudah kami terima satu orang dari Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) bersama berkasnya. Jadi kalau dihitung dari hitungan kami, sementara PKPI sudah memenuhi perwakilan perempuan sebesar 30 persen,” kata Komisioner Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI Evi Novida Ginting Manik di Jakarta, Selasa (30/1).

Hasil perbaikan tersebut juga menjadikan partai yang dipimpin mantan Kepala Badan Intelijen Negara Hendropriyono itu lolos pada tahap verifikasi faktual di tingkat pusat. Dengan demikian, seluruh parpol peserta Pemilu 2014 yakni sebanyak 12 partai berhasil lolos pada tahap tersebut.

Sebelumnya, pada 28-29 Januari 2018, KPU melakukan verifikasi faktual dengan mendatangi 12 kantor DPP peserta Pemilu Presiden lalu. Langkah tersebut diambil sebagai tindak lanjut Putusan Mahkamah Konstitusi (MK) Nomor 53/PUU-XV/2017 dan Peraturan KPU Nomor 7 Tahun 207 Jo Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2018, KPU dan 34 KPU Provinsi/KIP Aceh.

Ada tiga syarat yang harus dipenuhi parpol agar diloloskan dalam tahap verifikasi lapangan ini, yakni mengenai kesesuaian nama pada susunan pengurus parpol yang tercantum dalam formulir pendaftaran, pemenuhan keterwakilan perempuan pada susunan pengurus parpol tingkat pusat paling sedikit 30 persen, dan domisili kantor tetap pada kepengurusan parpol tingkat pusat.

Selanjutnya, sembilan parpol dinyatakan memenuhi tiga persyaratan verifikasi lapangan tersebut, yakni Partai Nasional Demokrat (Nasdem), Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura), Partai Demokrat, Partai Golongan Karya (Golkar), Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Partai Keadilan Sejahtera (PKS), Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P), Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra)dan Partai Persatuan Pembangunan (PPP).

Sementara itu, tiga partai lainnya, yaitu Partai Amanat Nasional (PAN), Partai Bulan Bintang (PBB), dan Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) harus melengkapi kekurangan persyaratan tahapan tersebut selambat-lambatnya Selasa.

Tiga partai yang belum lolos itu kemudian melengkapi persyaratan yang ditentukan KPU sebelum tenggat waktu berakhir.

PAN dan PBB berhasil lolos setelah memenuhi komponen kepengurusan inti dan keterwakilan perempuan.

Sementara itu, PKPI juga berhasil menjadi partai penutup yang lolos ketika melengkapi data soal keterwakilan perempuan. “Kesimpulan kami soal hasil verifikasi faktual terhadap 12 parpol akan disampaikan besok,” ujar Evi.

 

(red/Antara)

Jessica Mila : Wanita Indonesia layak Berpendidikan Tinggi

0
Selebritas muda , Jessica Mila

Batamtimes.co,Jakarta – Selebritas muda yang punya banyak mimpi, Jessica Mila, sangat paham pentingnya pendidikan. Meskipun sebagai seorang entertainer jadwalnya sangat padat, ia telah meraih gelar sarjananya dengan hasil yang memuaskan.

“Buat aku, pendidikan itu nomor satu. Bahkan saat kuliah dulu, aku sering mengerjakan skripsi di lokasi syuting karena ingin lulus tepat waktu. Syukurlah, dengan bekal ilmu yang aku pelajari dulu. Sekarang aku sudah berani mewujudkan mimpi merintis usaha sendiri, yaitu bisnis oleh-oleh,” ujar Jessica, Selasa (30/1).

Pengalaman tersebut, bahkan menyemangatinya untuk mewujudkan mimpi yang lain, yaitu mengambil gelar S2. Menurutnya, wanita yang berpendidikan punya peranan yang besar untuk meningkatkan kualitas hidupnya sendiri, keluarganya, atau bahkan masyarakat di sekitarnya.

“Jangan pernah ragu menggapai mimpi dengan pendidikan yang lebih tinggi. Meskipun wanita yah berujung menjadi ibu rumah tangga dalam keluarganya, tetapi wanita harus cerdas dan memiliki pendidikan yang tinggi. Karena, dengan pendidikan, wanita mampu mengembangkan potensi serta talenta yang dimiliki dalam dirinya,” terang pemain film From London to Bali ini.

Dirinya pun lantas tergerak untuk mengajak semua wanita muda Indonesia untuk bergabung di Fair & Lovely Bintang Beasiswa 2. Program ini merupakan hasil kerjasama antara Fair & Lovely dengan Hoshizora Foundation yang hadir untuk memberikan akses pendidikan tinggi bagi 50 wanita berprestasi.

“Aku sangat mendukung misi dari program ini, karena sudah saatnya wanita muda Indonesia melangkah maju dan mendapatkan pendidikan yang lebih tinggi, apapun impian mereka. Jika mereka bermimpi untuk memiliki karir, maka pendidikan akan membantu mereka mencapainya. Jika mereka ingin membangun usaha sendiri seperti aku, pendidikan dapat membantu mewujudkannya. Bahkan pendidikan juga yang dapat membantu seorang ibu menjalankan tanggung jawab mendidik anak supaya menjadi generasi penerus bangsa yang hebat kelak,” kata Jessica.

 

(Red/B.Satu)

Target Menuntaskan Ranperda 100 Persen ,DPRD Kota Batam Kunker ke DPRD Pekanbaru

0

Batamtimes.co, Pekanbaru– Dalam rangka melakukan sharing informasi dan mancari refrensi tentang acuan Program Legislasi Daerah (Prolegda) 2018, anggota DPRD Kota Pekanbaru menerima kunjungan kerja dari belasan anggota DPRD Kota Batam.

Kedatangan rombongan Badan Pembuat Peraturan Daerah (Baperda) DPRD Kota Batam itu, disambut  Ketua Komisi III DPRD Pekanbaru Zulfan Hafis ,kemudian Maspendri, Zainal Arifin, Desi Susanti dan Ahmad Yani selaku Sekwan DPRD Pekanbaru, bertempat di ruang rapat paripurna, Selasa (16/01) siang.

Melalui diskusi terbuka yang dilakukan secara singkat, terungkap bahwa DPRD Kota Batam mengalami kendala anggaran dalam menuntaskan 26 Ranperda yang dijaukan dalam Prolegda 2018.

Ketua Baperda DPRD Kota Batam, Sukaryo mengatakan, pihaknya ingin belajar dengan DPRD Pekanbaru tentang cara mengelola anggaran daerah, sehingga Ranpeda yang ditargetkan bisa tuntas 100 persen.

“Semangat teman-teman di DPRD Pekanbaru, patut untuk kita contoh. Pasalnya, mereka memiliki tugas menyelesaikan 35 ajuan Ranperda dalam Prolegda 2018 ini. Kita sih optimis, bisa meyelesaikan seluruh ajuan Ranperda yang sudah diajukan. Hanya saja, dari 26 Ranperda yang kita direncankan, namun kondisi keuangan Pemkot Batam hanya cukup untuk 6 Ranperda saja,” ungkap Sukaryo kepada Detakriaunews.com, Selasa (16/01) siang.

Anggota DPRD Pekanbaru, Masperi mengatakan, untuk awal tahun ini memang banyak agenda kunjungan kerja dari sejumlah anggota dewan, terutama mengenai ajuan Prolegda 2018. Selain menerima kunjungan kerja dari luar, pihaknya juga kerap melakukan kunjungan kerja ke daerah lain untuk mencari bahan refrensi dan perbandingan.

“Mereka datang kemari, untuk mencari masukan bagi tim Baperda DPRD Kota Batam. Kita juga ingin mengetahui seperti apa ajuan Prolegda mereka. Untuk tahun ini, kita memiliki 35 ajuan Ranperda yakni 7 Ranperda inisiatif dewan dan 28 Ranperda ajuan Pemko Pekanbaru. Dimana, dari 7 Ranperda inisiatif yang kita ajukan, Ranperda Takar Ulang Alat Timbangan dan Ranperda Dana CSR Perusahaan sudah mulai dikerjakan,” ungkap Maspendri, selaku pimpinan rapat pertemuan.

Untuk tahun 2018 ini, Pemko Pekanbaru telah menganggarkan dana sekitar Rp 8,9 miliar untuk membahas 35 ajuan Ranperda di Prolegda. Dimana, untuk setiap ajuan Ranperda yang akan dibahas oleh Tim Pansus DPRD Pekanbaru, menghabiskan dana sekitar Rp 250-300 juta.

 

(red/ detak news)

Prioritas Prolegda Kota Batam Tahun 2018 Terkait Pengelolahan Sampah

0
Foto Istimewa : Pekerja Angkut Sampah

batamtimes.co,Batam – Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) Bea Gerbang atas Jasa Pengelolaan Sampah menjadi prioritas nomor satu, dalam program legislasi daerah (prolegda) Kota Batam 2018.

Hal ini disampaikan Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto.Ia mengatakan, pertimbangannya lantaran mengingat lahan yang tersedia di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur yang terbatas.

Sehingga perlu menerapkan teknologi tinggi dalam pengelolaannya.Selama ini pengelolaan sampah di TPA tersebut, masih menggunakan cara konvensional.

“Apalagi ada korban karena tanah longsor di sana. Jadi kita memang perlu menerapkan teknologi tinggi dalam pengelolaannya,” kata Nuryanto, saat kegiatan silaturahmi dengan wartawan, Jumat (29/12/2017) di DPRD Kota Batam.

Meski untuk mendukung Batam menjadi kota yang bersih perlu didukung teknologi tinggi, hal lain yang perlu dipikirkan juga terkait efisiensi anggarannya. Lantaran bebannya nanti akan dirasakan masyarakat.

“Dari DPRD mintanya investor yang bisa menawarkan biaya paling murah, sekitar Rp 150 ribu sampai Rp 300 ribu per ton. Tapi inikan dilelang lagi. Harapan kita maksimalnya Rp 200 ribu per ton,” ujarnya.

Semula kata Nuryanto, dari DPRD maupun Pemerintah Kota Batam sempat menawarkan tidak ada bea gerbang (tipping fee).

“Tapi tak ada yang berminat. Makanya kita putuskan ada biayanya tapi kita cari yang paling murah,” kata Nuryanto.

Sebelumnya diberitakan, dari 11 teknologi yang diajukan dalam pengelolaan sampah, Dinas Lingkungan Hidup sudah memilih tiga teknologi yang kemungkinan besar akan diterapkan di Batam, yakni insenerasi, gasifikasi dan sanitary landfill.

Dari ketiganya, gasifikasi dinilai memiliki biaya lebih tinggi, disusul insenerasi, kemudian sanitary landfill. Namun penerapan gasifikasi dinilai lebih sulit. Sementara insenerasi tergolong mudah.

Penerapan insenerasi sendiri dalam pengelolaan sampah di Kota Batam, diyakini dapat memperpanjang usia Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Telaga Punggur hingga 20 tahun kedepan.

Namun lagi-lagi terbentur soal biaya. Sebab makin canggih teknologi yang digunakan, semakin tinggi pula biayanya.

 

(red/tri)

Owner Pinang Advertising Umrohkan Karyawannya

0

 

Batamtimes.co,Tanjungpinang- Ucapan rasa Syukur dan terima Kasih tak henti diucapkan Sugeng sesaat setelah tahu bahwa Paket yang ia buka ternyata bertulisan Paket UMROH, rasa kaget dan tak menyangka terlihat jelas diwajahnya, Minggu (28/01) Sore.

“Alhamdullilah, Terima Kasih Ya Allah,Terima Kasih Kepada Pimpinan dan keluarga Besar Pinang Advertising,atas do’a dan rezeki berkah ini, semoga kedepan semakin sukses lagi, semakin lancar dan semakin besar,Amin ” ucapnya

Ya, Sogeng yang biasa di panggil Akang ini tak menyangka menjadi satu diantara kariawan terbaik yang beruntung terpilih menjadi kariawan yang akan diberangkatkan Umroh tahap I tahun 2018 ini.

Bapak Darmadi selaku Pimpinan dan Owner Pinang Advertising yang ikut terharu ini, dalam kata sambutanya menjelaskan, Akang Sugeng adalah Kariawan terbaik dan paling berjasa disepanjang berdirinya Pinang Advertising,

“Alhamdullilah, 6 dari 7 tahun berdirinya Pinang Adverising,salah satu karyawan terbaik dan selalu mensupport untuk hasil karya dalam mencapai hasil maximal, Atas Izin Allah SWT,tahun ini Akang Sogeng kita berangkatkan UMROH ” sebutnya

pernyataan itupun disambut gemuruh tepuk tangan,ucapan selamat serta gema Takbir dari seluruh peserta yang hadir.

Dengan memilih kawasan Pantai Bintan Brzee Beach (BBB) Jl.H Abdul Salim, desa berakit, Km65 Bintan Utara, Kepulauan Riau, Owner Pinang Advertising kembali memboyong seluruh karyawan dan keluarga besar, dalam acara Family Gathering 7 tahun berdirinya, sabtu hingga minggu (27-28/01).

Dalam semangat kebersamaan, saling memotivasi serta mempererat silaturahmi antar keluarga besar Pinang advertising melaksanakan berbagai kegiatan, diantaranya tausiah islamiah,jalan sehat bersama,pacu karung,doorprize,dll.

Dalam sambutan penutupan kegiatan,Owner Pinang Advertising juga berpesan kepada seluruh Karyawan agar terus semangat dalam bekerja,terus belajar tampa henti,dan terus berdoa, karna ia berharap seluruh Karyawan bisa menjadi pengusaha sukses,

“Jangan pernah bosan untuk belajar,terus gali potensi diri,saya berdo’a kepada Allah SWT,agar kedepan seluruh Karyawan saya bisa menjadi Pengusaha sukses,Amin ” Ucapnya.

(Rilis) 

Ustad Abdul Somad Kembali Kunjungi Kabupaten Bintan

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Ustadz Abdul Somad kembali akan datang ke Kabupaten Bintan. Kedatangannya kali ini, rencananya akan memberikan tausiyah dalam bentuk Tabligh Akbar di Mesjid Besar Nurul Iman, Kijang, Kec Bintan Timur, pada Hari Kamis pekan depan, (8/2).

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengatakan bahwa Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan serta masyarakat Kabupaten Bintan tentunya sangat mengapresiasi kunjungan ini.

” Insyaallah, Kamis depan Ustad Abdul Somad akan kembali datang ke Kabupaten Bintan. Ini merupakan kunjungan yang ke dua , Ustadz Abdul Somad ke Kabupaten Bintan setelah pada bulan Agustus yang lalu di Mesjid Baitul Makmur, Tanjung Uban. Tentunya hal ini suatu berita yang menggembirakan bagi kita semua. Sama-sama kita berdo’a, mudah-mudahan tidak ada suatu halangan apapun ” ujarnya, Minggu siang (28/1).

Ustad yang juga tamatan S2 Dar Al-Hadits Al-Hassania Institute dari Kerajaan Maroko itu, dikenal dengan ulasannya yang cerdas dan lugas ini, ditambah lagi keahliannya dalam merangkai kata menjadi sebuah retorika dakwah, hingga mudah dicerna dan dipahami masyarakat membuat ratusan jamaah sangat antusias menyambutnya.

” Mendengarkan ceramahnya mengandung banyak sekali manfaat, disamping akan meningkatkan tali silaturahmi, meningkatkan iman dan taqwa, juga akan menambah pengetahuan ilmu agama ” tutupnya.

(Red, Budi Arifin)

Komisi II DPRD Tanjungpinang Kunjungi Musium Sultan Badrul Alamsyah

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Komisi II DPRD Kota Tanjungpinang kembali mengunjungi Museum Sultan Badrul Alamsyah setelah resmi dibuka oleh umum.

Kedatangan dari Komisi II ini, seperti M Syarial, Petrus Sitohang dan M Arif disambut langsung oleh Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Tanjungpinang, Reni Yusneli.

Komisi II dalam kunjungannya ini ingin melihat langsung keadaan Museum Sultan Badrul Alamsyah setelah direnovasi kembali.

M Syahrial, yang juga Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD kota Tanjungpinang, mengatakan Museum yang ada ini memang masih jauh dari sempurna.

“Baik dari koleksi maupun tata letak tampilan, tapi pelan dan pasti Dinas Pariwisata tetap membenahi. Sehingga museum tersebut dapat dibuka kembali,” ujar Iyai, sapaan akrabnya.

Iyai menjelaskan, kedepannya, mereka berharap museum dapat dikunjungi masyarakat khususnya para pemuda dan pelajar secara rutin.

“Saya dan kawan-kawan di legislatif, khususnya komisi II punya komitmen yang tinggi untuk mendukung program pembenahan dan penyempurnaan museum baik secara fisik maupun koleksi,” tegasnya.

Kedepannya, ia dan rekan-rekannya di dewan akan mengajuk anggaran ke pusat, untuk penambahan Gedung museum tanpa menggangu bangunan lama.

“DED sudah kita siapkan, mudah-mudahan bisa dibantu anggota DPR RI Dapil Kepri sebagai bentuk kepedulian terhadap dapilnya sendiri,” ungkapnya.

(Budi Arifin) 

Sejak Tahun 2012 Sertifikat Tanah Warga Tidak Kunjung Selesai, Bupati Alias Datang ke BPN

0

Batamtimes.co, Lingga – Sejak 2012 surat sertifikat milik wahab warga desa jagoh tak juga kunjung selesai. Wahap pun tak mau tinggal diam, langsung mendatangi bupati dan menceritakan persoalan sertifikat yang dialaminya.

Bupati Lingga, Alias Wello setelah mendengar keluhan warga ia mendatangi Badan Pertahanan Negara (BPN) Kabupaten Lingga dengan berjalan kaki guna mempertanyakan permasalahan pengurusan tanah warga yang tak kunjung selesai, Senin (22/01).

Saat mengunjungi BPN, Bupati tidak menjumpai Kepala Badan pertanahan nasional kab lingga karena lagi dinas keluar daerah. Dia disambut oleh Kasubsi BPN, Surya yang merupakan pejabat tertinggi di kantor BPN saat itu.

Bupati Alias  menyampaikan keluhan warga terkait pengurusan sertifikat tanah yang tak kunjung selesai sejak tahun 2012 hingga sekarang.

“Kepada Kepala Badan pertanyaan yang lagi perjalanan dinas keluar daerah, sampaikan pada beliau bahwa kita perlu rapat koordinasi, terutama dalam hal pelayanan dukumen pertahanan bagi masyarakat,” kata alias kepada surya Kasubsi, Senin.

Dia berharap segala bentuk pengurusan surat tanah yang menyangkut hak warga maupun instansi dapat dilayani dengan maksimal. Pihak BPN diharapkan tidak menggantungkan waktu kepada warganya, untuk menunggu kapan surat menyurat hak atas tanah dapat diterbitkan.

“Saya sudah tanya kepada yg mengurus tanah,apa ada kesalahan ataupun kekurangan surat-surat dari tahun 2012 hingga tak juga selesai. Pak Surya tolong nanti, kalau ada kekurangan  dia (warga) segera koordinasi apa yang perlu dilengkapi. Kalau memang harus ada biaya, dia siap membayar.yang pasti jangan mengulur waktu lagi,” ucap alias Wello.

Menurut Bupati,  keluh kesah dari warga, sudah sangat lama tidak dapat diselesaikan BPN, sehingga sertifikat tanah warga seluas 2000 meter persegi,digantung tanpa ada   kejelasan hingga sekarang.

Padahal, dikatakan Alias, sudah berkali-kali kali diingatkan layan masyarakat dengan baik tanpa mengulur-ngulur waktu. Tetapi tetap mengikuti prosedur dan mekanisme instansi Pertahanan.

“Jadi kita memang perlu koordinasi.
Perlu disampaikan karena ini menyangkut warga dan instansi karena hak dan pelayanan ada dikantor ini, jadi kita harapkan masalah tanah ini tuntas. Ini koreksi bagi kita semua,” lanjut dia.

Sementara Kasubsi BPN, Surya membenarkan masalah itu. Dia mengakui kalau pengurusan tanah yang menyangkut warga tersebut terkendala. Kendala awal karena masuknya masa mutasi pejabat di BPN sendiri, sehingga harus diurus ulang. Dan terakhir kendala yakni tidak dilengkapi tanda tangan Kepala Desa terkait.

“Ada tim yang mengurus. Yang terakhir kendalanya karena kurang tanda tangan kepala desa,” ujar surya.

Terakhir, dihadapan Bupati Lingga dia menyampaikan maaf karena Kepala BPN serta beberapa pejabat tidak berada di kantor karena tugas kerja luar daerah.

(red/Dian)

Lis Darmansyah Hadiri Bona Taon Toga Sinaga

0

Batamtimes. co, Tanjungpinang- Calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah menghadiri bona taon toga Sinaga (pesta ulang tahun marga Sinaga), di gedung serba-guna HKBP Nomensen, KM 6, Sabtu(27/1) Sore.

Dalam acara Bonataon ini, Lis bersama anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD), Pertrus M Sitohang memberikan sumbangan (tumpak) pada punguan (kumpulan) marga Sinaga.

Dalam kata sambutannya, Lis berharap agar ke depannya marga sinaga yang ada di Kota Tanjungpinang dapat meningkatkan persatuan dan kesatuannya.

“Jangan mudah di pecah-belah dan jaga persatuan,” sebutnya.

Sementara itu, perwakilan marga Juando Sinaga sangat berterimakasih atas kehadiran mantan Walikota Tanjungpinang ini.

“Mudah – mudahan Pak Lis daparlt kembali memimpin Tanjungpinang,” tutupnya.

(red/budi arifin)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga