8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1132

Dorong Pertumbuhan Ekonomi Natuna PLN Pasang Pembangkit Kapasitas 5 MW

0
Selat lampa Dok PLN

batamtimes.co, Jakarta – PT PLN (Persero) memasang pembangkit bermesin diesel kapasitas 5 Megawatt (MW) di Selat Lampa dan terus mempercepat penyelesaian pembangunan jaringan listrik sepanjang 12 kilo meter sirkit (kms), dan jaringan kabel tanah 4 kms.

Hal ini bertujuan untuk mendorong pertumbuhan ekonomi di Kepulauan Natuna melalui penyediaan pasokan dan jaringan listrik yang memadai bagi kebutuhan industri yang ada di Selat Lampa.

“Mesinnya sudah terpasang, siap beroperasi sambil menunggu selesainya pembangunan jaringan listrik dari pembangkit diesel ke Selat Lampa. PLN telah mengoperasi pembangkit bermesin diesel berkapasitas 1 MW di lokasi Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu Selat Lampa untuk memasok cold storage , sedangkan untuk pengoperasi tambahan 5 MW menunggu selesainya penarikan SUTM yang tinggal beberapa gawang lagi dan kami usahakan akhir September 2017 sudah selesai,” ujar Wiluyo dalam siaran pers, Minggu (17/9/2017).

Daya sebesar 5 MW ini cukup untuk memenuhi kebutuhan pelanggan dan calon pelanggan PLN di Selat Lampa yang mayoritas adalah industri pengolahan dan penyimpanan ikan (cold storeage) serta pelanggan dari instansi pemerintah, rumah sakit dan TNI.

Kelistrikan Natuna selama ini dipasok oleh pembangkit mesin diesel Ranai. Dengan kehadiran mesin diesel Selat Lampa, PLN sudah mampu menambah pasokan listrik ke pelanggan dan calon pelanggan baru.

“Kita siapkan dulu sebesar 5 MW untuk keperluan industri, TNI, pemerintah, dan rumah sakit yang ada disana. Bila ada penambahan permintaan listrik, akan kita sesuaikan lagi pasokan listrik ke Selat Lampa,” pungkas Wiluyo.

Perlu diketahui bahwa Selat Lampa kini telah menjadi salah satu Sentra Kelautan dan Perikanan Terpadu yang dimiliki Indonesia yang telah dimanfaatkan oleh para nelayan dan pengusaha perikanan. Selat Lampa juga memiliki peran strategis sebagai basis pertahanan negara karena posisinya sebagai pulau terdepan Indonesia.

Tim Garuda Nusantara Dipastikan Menempati Peringkat Ketiga, Menang Atas Myanmar

0
Striker Timnas U-19 Egy Maulana merayakan gol yang dicetak.

batamtimes.co , Yangon – Tim Nasional Indonesia U-18 menutup kesedihan atas kegagalan melaju ke final dengan membantai Myanmar 7-1 di Stadion Thuwunna, Minggu (17/9) sore WIB. Kemenangan besar itu memastikan tim berjuluk Garuda Nusantara menempati peringkat ketiga.

Egy Maulana, Muhamad Rafli dan Anis Saghara masing-masing mengemas dua gol. Sisanya satu gol lainnya dicetak Witan.

Meski mendapat tekanan di awal babak pertama, pasukan Indra Sjafri bermain tenang dan mengandalkan serangan balik lewat umpan satu dua yang cepat. Alhasil, gol pembuka hadir di menit 14 lewat sepakan Rafli Mursalim setelah menerima umpan Egy Maulana Vikri.

Tuan rumah berusaha merespons dengan ancaman yang ditebar Lwin Moe Aung. Namun sepakan Aung masih bisa diantisipasi kiper Aqil Savik. Malahan Indonesia menambah keunggulan di menit 28 lewat gol Witan Sulaeman. Tujuh menit berselang giliran Egy Maulana yang mencatatkan namanya di papan skor lewat sundulan meneruskan umpan Witan. Skor 3-0 bertahan hingga turun minum.

Myanmar yang tertinggal tiga gol kembali bermain lebih agresif di babak kedua. Namun pertahanan solid Indonesia membuat para pemain Myanmar frustrasi. Malahan, Indonesia memanfaatkan celah dengan melakukan serangan balik. Pada menit 58, nyaris saja pemain Myanmar bunuh diri ketika salah mengantisipasi umpan silang Muhammad Iqbal.

Tak lama kemudian Rafli mencetak gol keduanya setelah menerima umpan terobosan Egy. Skor 4-0 untuk Indonesia.

Tertinggal jauh membuat para pemain Myanmar bermain kasar. Beberapa kali pemain Indonesia harus mendapat pelanggaran keras diantaranya diterima Iqbal dan Samuel Simanjuntak. Ancaman kembali ditebar Myanmar di menit 71 lewat Pyae Sone. Namun kembali aksinya mampu digagalkan kiper Aqil Savik.

Dua menit berselang, pemain pengganti Hanis Saghara memaksimalkan umpan tarik Iqbal untuk menjadi sebuah gol. 5-0 memimpin pada menit 72.

Pesta gol Indonesia belum usai, gol keenam kembali tercipta lewat lekukan magis Egy Maulana Vikri yang dengan tenang mengolongi kiper Myanmar pada menit 86. Skor 6-0.

Kebuntuan Myanmar berakhir beberapa menit kemudian lewat tendangan jarak jauh Pyao Sone Naung untuk menjadikan skor 6-1. Namun kembali Indonesia menjebol gawang Myanmar. Kali ini gol penutup dicetak Hanis Saghara menyambut umpan terobosan Iqbal.

 

 

(red/b,satu)

 

Puluhan Ribu Pilekstasi Berbagai Merk Diamankan dari Pelabuhan Rakyat Sei Jodoh

0

batamtimes.co,Batam- Puluhan ribu Pil ekstasi berbagai merk diamankan sub Gakum Minggu (17/9/2017) pada Pukul 06.15 WIB di pelabuhan rakyat belakang RM.Bundo Kanduang Sei Jodoh Batam.

Tersangka M.Amin yang memiliki pekerjaan buruh bangunan beserta barang bukti kini diamankan di Ditresnarkoba polda kepri .

berbagai Merk Ekstasi yang dimankan Tim Gakumdu.

Dari tanggan tersangka diamankan barang bukti sbb.

1. 1 unit Hp Nokia warna biru tua dg kartu simpati no. 081275033928
2. 1 unit Spd. Motor Yamaha Mio warna merah dg No.Pol. BP 4749 FT kemudian

3. 1 kantong plastik warna merah di dlmnya terdapat 3 bungkus alumunium foil yg berisi :
a).1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.587 butir
b).1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.610 butir
c).1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 3.994 butir

4.1 buah tas ransel warna hitam merk Polo yg berisi,
a). 1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 2.724 butir
dan ekstasi warna pink sebanyak 933 btr.
b). 1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna pink sebanyak 3.726 butir
c). 1 bungkus alumunium foil berisi tablet diduga ekstasi logo B29 warna biru sebanyak 4000 butir
D). 1 bungkus Guan Yin Wang Chinese Tea yg berisi tablet diduga ekstasi logo F1 sebanyak 19808 btr

Total BB tablet diduga ekstasi sebanyak 42382 butir.Dalam hal ini redaksi www.batamtimes.co masih mencoba mencari kebenaran dari berita tersebut karena sudah beredar melalui whatsup group.

 

 

(red/adi)

 

 

 

Hasil Rapat FKPD Bersama Gubernur Kepri Menghasilkan Tarif Listrik Batam Naik Kembali 15 Persen

0
Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Jumat (15/9/2017)di Gedung Graha Kepri .

batamtimes.co , Batam – Jalan panjang kenaikan tarif Listrik PLN Batam sudah mendekati 45 Persen,Setelah Jumat Kemarin di gedung graha Kepri Rapat Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) menyepakati kenaikan tarif listrik Batam sebesar 15 persen.

Hadir dalam pertemuan tersebut Wakil Ketua DPRD Kepri Amir Hakim, Kapolda Kepri Irjen Pol Sam Budigusdian, Danrem Brigjen TNI Fachri, Walikota Batam HM Rudi, Dirut bright PLN Batam Dadan Kurniadipura, para FKPD dan sebagai pemimpin rapat Gubernur Kepri Nurdin Basirun.

Dari hasil data yang berhasil dihimpun tim redaksi www.batamtimes.co,kenaikan tarif listrik Batam sudah mengalami kenaikan tarif  listrik Batam  pada April 2017 lalu sebesar 30 persen, namun tak lama kemudian diturunkan lagi oleh bright PLN Batam sebesar 15 persen.

Tidak perlu berlama-lama  PLN Batam kembali mengajukan penyesuaian tarif listrik tahap kedua kepada gubernur mengingat semakin berkurangnya kemampuan operasional PLN Batam dalam memenuhi kebutuhan listrik di seluruh wilayah Batam.

Akhirnya disetujui sesuai hasil rapat FKPD ,Tarif persetujuan itu akan berlaku bulan  September dan penagihan Oktober 2017.

Aturan tersebut diatur dalam Peraturan Gubernur (Pergub) Kepri Nomor 21 tahun 2017 menggantikan Pergub Kepri Nomor 38 Tahun 2015 tentang Tarif Listrik Batam.

“Kemampuan operasional bright PLN Batam tak mencukupi lagi. Dalam rapat tadi akhirnya kami sepakat bahwa tarif listrik Batam naik secara berkala sebesar 15 persen sampai akhir tahun 2017,” kata Gubernur Kepri Nurdin Basirun seusai memimpin rapat FKPD, Jumat(15/9/2017).

Dengan keputusan yang diambil dalam rapat tersebut, Nurdin berharap agar tidak ada lagi pemadaman listrik di Batam dan masyarakat dapat melakukan aktivitasnya dengan lancar. “Dalam pertemuan kami tadi, bright PLN Batam menyatakan akan berusaha menghindari pemadaman bergilir dengan adanya kenaikan tarif secara bertahap,” kata Nurdin.

Lebih jauh, Nurdin menjelaskan bahwa kenaikan tarif listrik Batam mulai akan diberlakukan bulan ini untuk tagihan Oktober 2017. tahap selanjutnya, yaitu pada akhir tahun atau Desember 2017 untuk tagihan Januari 2018. Jika dihitung dari awal sejak adanya kenaikan, tarif listrik Batam akan mengalami kenaikan sebesar 45 persen.

“Dengan adanya kenaikan ini, kami juga berharap agar bright PLN Batam dapat meningkatkan pelayanannya kepada masyarakat,” tambah Nurdin. Untuk mengawal pelaksanaan keputusan hasil rapat FKPD ini, Pemerintah Kota Batam bersama Kepolisian Daerah (Polda) Kepri akan turut mensosialisasikan penyesuaian tarif listrik tersebut kepada masyarakat.

Keputusan kenaikan tarif tersebut disambut baik Dirut bright PLN Batam Dadan Kurniadipura. Keputusan tersebut diharapkan dapat meningkatkan pelayanan PLN Batam kepada masyarakat.

“Keputusan menaikkan tarif listrik Batam terpaksa dilakukan mengingat makin tingginya biaya operasional bright PLN Batam. Meskipun naik, tarif listrik kita masih di bawah rata-rata tarif nasional (persero),” kata Dadan seusai menghadiri rapat FKPD di Gedung Graha Kepri, Jumat (15/9/2017).

Ia menjelaskan, sesuai dengan hasil rapat yang dipimpin langsung Gubernur Kepri, bahwa kenaikan tarif listrik Batam akan naik secara berkala. Kenaikan akan mulai pada September ditagih pada Oktober 2017 dan kenaikan pada Desember ditagih bulan Januari 2018. “Kenaikannya masing-masing sebesar 15 persen,” jelasnya.

Dadan menuturkan, untuk kenaikan tarif listrik Batam saat ini, pihaknya masih mengacu dan menjalankan Peraturan Gubernur (Pergub) Kepri Nomor 21 Tahun 2017 yang menggantikan Pergub Nomor 38 tahun 2015 tentang Tarif Listrik Batam. Point dalam pergub tersebut yakni menyetujui kenaikan tarif listrik sebesar 45 persen secara bertahap.

“Meskipun naik secara bertahap hingga 45 persen, sekali lagi bahwa tarif listrik kita masih di bawah tarif nasional. Yang penting kita dapat bertahap dan pasokan listrik tetap terjaga sehingga kami pun bisa memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat,” tutur Dadan.

Ia menjelaskan, bright PLN Batam mengalami kerugian sebesar Rp30 miliar hingga per Agustus 2017. Biaya yang ada terus berkurang untuk menutupi biaya operasional yang sangat tinggi. Agar kemampuan operasional bright PLN Batam tidak semakin berkurang, kata Dadan, pihaknya melakukan pemadaman bergilir di sejumlah wilayah di Batam.

 

(red/lantas/Adi)

Guntur Akui Bintan Sebagai Jalur Masuk Narkoba di Indonesia

0

batamtimes.co, Bintan – Kapolres Bintan, AKBP Febrianto Guntur Sunoto mengakui bila Kabupaten Bintan merupakan jalur empuk untuk paredaran Narkoba yang masuk ke Indonesia.

“Memang Bintan ini wilayahnya kecil tapi ini jalur yang mudah dimasuki untuk Narkoba yang akan masuk ke Indonesia,” ucapnya, Jumat(15/9) pagi.

Untuk itu, pria yang akrab disapa Guntur ini meminta semua pihak terkait untuk berkoordinasi dalam mengatasi jalur masuk Narkoba yang ada di Kabupaten Bintan.

“Maka dari itu perlu adanya pertemuan dengan semua pihak termasuk pemerintah daerah, TNI, Bea dan Cukai, serta Imigrasi untuk mencegah hal ini,” sebutnya.

Seperti diketahui Kabupaten Bintan memang menjadi jalur pelayaran Internasional terutama karena berdekatan langsung dengan negara tetangga seperti Singapura dan juga Malaysia.

 

 

(Budi Arifin)

Polres Bintan Amankan 12 Ton Obat Ilegal

0

Batamtimes,  Bintan – Jajaran anggota Satuan reserse dan kriminal Polres Bintan berhasil mengamankan 12 ton obat  ilegal yang diduga mengandung psikotropika jenis destro mtorpan,Trihekspenidil dan Harisoprodal.

“Obat yang dilarang edar ini dari India dibawa melalui jalur Singapura, Batam, Bintan dan rencananya akan dibawa ke Jakarta. Namun saat berada di pelabuhan Sribayintan Kijang, Bintan Timur, berhasil kita tangkap,” ungkap Kapolres Bintan AKBP Febrianto Guntur Sunoto, saat menggelar pers realise, jumat(15/9) pagi.

Guntur membeberkan, dari hasil pemeriksaan awal pemilik obat sebanyak 12 ton tersebut adalah milik Martin warga Jakarta yang berprofesi sebagai apoteker dan Fernandes adalah orang yang mengkoordinir para kurir diantaranya Tono, Lambok, Beni dan Efendi.

“Supir diupah 800 ribu rupiah dan Fernandes dijanjikan uang 200 juta rupiah jika barang sampai ke Jakarta,” sebutnya.

Untuk saat ini, pihaknya masih dilakukan pemeriksaan dan uji laboratorium di Medan untuk mengetahui apa kandungan dari obat tersebut.

baru sebagian yang selesai dilakukan uji laboratorium. Dimana hasil yang sudah di uji laboratorium, tersebut terdeteksi mengandung fsikotropika dan sangat berbahaya.

“Untuk para tersangka, saat ini sudah diamankan dan masih dilakukan pengembangan dan pendalaman kasus,” terangnya.

Tersangka saat ini kata Guntur dikenakan Psikoptropika Nomor 5 tahun 1997 Pasal 62, dengan ancaman paling lama 5 tahun penjara.

 

(Budi Arifin)

Kepala BNN Sultra Dosis obat PCC yang Dikonsumsi Puluhan Warga Kendari Berbeda

0
Korban Obat PCC Warga Kendari.

batamtimes.co , Kendari  – Kepala Bidang Pemberantasan BNN Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra) Bagus Hari Cahyono mengatakan obat PCC (paracetamol, caffeine, dan carisoprodol) yang dikonsumsi puluhan warga Kendari sehingga mereka dilarikan di UGD dosisnya berbeda dari yang umumnya.

“Ini kemasannya saja yang PCC, tapi obatnya bukan sehingga efeknya seperti yang terjadi pada puluhan warga yang dilarikan ke rumah sakit tersebut,” kata Bagus Hari di Kendari, Rabu.

Dikatakan, pihaknya bersama kepolisian sudah menduga obat Tramadol dan Somadril menjadi penyebab beberapa warga yang dilarikan ke UGD selama dua hari ini.

“Hanya saja efek yang ditimbulkan itu masih menjadi pertanyaan, mengonsumsi tiga sampai lima butir obat ini efeknya korban kehilangan kesadaran hingga berhari-hari,” katanya.

Tetapi, kata dia, yang terjadi pada korban yang sedang ditangani saat ini berbeda, bahkan ada yang menceburkan diri ke laut hingga meninggal.

Ia mengatakan obat Somadril dan Tramadol masuk dalam daftar G, yang artinya obat itu masuk dalam kategori obat keras yang penggunaannya harus menggunakan resep dari dokter.

“Bila obat ini dikonsumsi dengan dosis tinggi atau dosis yang tidak sesuai anjuran dokter maka bisa berakibat fatal bagi penggunanya sehingga harus diawasi peredarannya,” katanya.

Puluhan warga selama dua hari terakhir dilarikan ke UGD beberapa rumah sakit di Kendari dan yang terbanyak di RSJ Kendari karena mengalami gangguan kejiwaan diduga habis mengonsumsi obat PCC yang dioplos dengan Somadril dan Tramadol.

Data terakhir pihak BNN Sultra korban yang dilarikan ke rumah sakit tersebut berjumlah 64 orang, dua di antaranya meninggal dunia.

 

 

(red/antara)

 

Presiden Perempuan Pertama Singapura Halimah Yacob, Dilantik Sebagai Presiden Kedelapan

0
Halimah Yacob (foto Reuters)

batamtimes.co , Singapura – Presiden terpilih Halimah Yacob pada Kamis malam dilantik sebagai presiden kedelapan Singapura dan merupakan perempuan pertama yang menjadi presiden di negara itu

“Kepresidenan ini “menyatukan bangsa kita dengan mencerminkan nilai-nilai bersama sebagai rakyat, yaitu multirasialisme, sistem yang berdasarkan prestasi dan pelayanan. Nilai-nilai ini semakin penting, membimbing kita pada saat kita mencari jalan untuk melangkah maju di dunia yang bergolak dan penuh dengan ketidakpastian,” kata Halimah Yacob saat menyampaikan pidato di Istana Kepresidenan.

Sebagai presiden perempuan pertama Singapura, Halimah Yacob menjamin semua warga Singapura bahwa ia akan melayani setiap orang dari latar belakang etnis, bahasa atau agama apa pun.

Sebagai satu-satunya kandidat yang memenuhi persyaratan dalam pemilihan, untuk mewakili masyarakat Melayu, Halimah Yacob pada Rabu dinyatakan oleh badan pemilihan presiden sebagai presiden baru Singapura.

Penobatan itu diumumkan badan pemilihan tak lama setelah Halimah menyerahkan formulir pencalonannya.

Sosok berusia 63 tahun itu pada Januari 2013 muncul sebagai perempuan pertama yang menjabat sebagai ketua parlemen Singapura. Ia mundur dari jabatan tersebut bulan lalu karena akan mengikuti pemilihan presiden.

Mantan presiden Singapura Tony Tan Keng Yam mengakhiri masa jabatannya selama enam tahun pada akhir Agustus, demikian Xinhua.

 

(red/ant)

 

Terkait Pemadaman Bergilir, Ketua DPRD Batam Nuryanto akan Mengagendakan RDP

0
Ilustrasi Kantor Bright PLN Batam

batamtimes.co, Batam – Ketua DPRD Batam Nuryanto menyayangkan belum adanya inisiasi dari pemerintah untuk mengatasi persoalan pemadaman bergilir di Batam belakangan ini.

Termasuk meminta klarifikasi dari manajemen Bright PLN Batam terkait pemadaman listrik bergilir.

“Saya tahunya baru dari media. Ini harus segera dicari solusinya. Jangan sampai jadi presedent buruk bagi kita,” kata Nuryanto.

Dari DPRD Kota Batam sendiri, lanjut Nuryanto, akan mengagendakan Rapat Dengar Pendapat (RDP) mengundang Bright PLN Batam, dalam waktu dekat ini.

“Saya sudah instruksikan ke Komisi III kemarin untuk RDP,” ujar dia.

Dalam hal ini, Nuryanto menyadari, DPRD Kota Batam memang tidak memiliki kewenangan soal tarif listrik. Sebab kewenangannya kini sudah beralih ke Provinsi Kepri.

“Tapi persoalannya kan terjadi di Batam. Batam ini ruang kami. Tak bisa juga berpangku tangan. Minimal kasih rekomendasi lah ke gubernur, ambil langkah-langkah konkret,” kata Nuryanto.

 

 

(red/adi/tri)

Ketua Hingga Pimpinan Fraksi DPRD Batam, Jumat Disibukan Rapat Serta Kunjungan Daerah

0
Ketua DPRD Batam Nuryanto dan Zainal Abidin, serta pimpinan Fraksi.

batamtimes.co , Batam – Sepanjang hari Jumat, (8/9/2017) pimpinan dan anggota DPRD Batam disibukan rapat serta pertemuan di Gedung DPRD Kota Batam.

Dalam agenda pertamannya, digelar rapat konsultasi dan Koordinasi Laporan Badan Anggaran Atas Pembahasan KUA-PPAS APBD Kota Batam TA.2018. yang dipimpin langsung Pimpinan Dewan, Ketua DPRD Batam Nuryanto dan Zainal Abidin, serta pimpinan Fraksi.

Setelah itu, pimpinan dewan ,menerima Study Banding Pimpinan DPRD Kabupaten Klaten Provinsi Jawa Tengah terkait dengan Tugas dan Wewenang Pimpinan DPRD.

Agenda ketiga adalah Rapat Paripurna dengan dua agenda, pertama Penandatangan Nota Kesepakatan KUA-PPAS APBD 2018. Kedua usulan Pemberhentian Pimpinan DPRD Kota Batam Fraksi Partai Demokrat Sisa Masa Jabatan 2014-2019 diruang Sidang Utama.

Menjelang sore, dilanjutkan dengan Rapat Badan Musyawarah (Banmus): Penyusunan Perubahan Agenda DPRD Kota Batam Bulan September 2017, digelar di ruang Rapat Pimpinan, pada pukul 16.00 WIB.

Untuk agenda ketiga, Dewan Perwakilan Daerah Kota Batam menggelar Rapat Masa Persidangan 1 Tahun masa sidang 2017 di Gedung Paripurna DPRD Kota Batam, Jumat (08/09/2017)

Ketua DPRD Kota Batam, Cak Nur selaku pimpinan sidang sempat menunda rapat selama 15 menit dikarenakan jumlah anggota Dewan yang hadir hanya berjumlah 14 anggota, dari 50 anggota dewan yang ada di DPRD Kota Batam

Rapat dilanjutkan kembali setelah jumlah peserta rapat dinyatakan korum, dengan jumlah 34 anggota dewan yang ada, agenda sidang Paripurna hari itu yaitu Penandatanganan nota kesepakatan KUA/PPAS APBD Tahun 2018, dan agenda kedua usulan Pemberhentian Pimpinan DPRD Kota Batam, fraksi Demokrat sisa masa jabatan 2014-2019.

Wakil Walikota Batam Amsakar Ahmad, tampak hadir diruang Paripurna DPRD Kota Batam, dan mengapresiasi pengesahan nota kesepakatan KUA/PPAS 2018 yang berlangsung di gedung DPRD Kota Batam.

 

 

(red/lantas)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga