Gubernur Kepri serahkan bantuan pada RT 01 RW 02 Tanjung Riau Rabu (3/5/2017)
batamtimes.co , Batam – Gubernur Kepri Nurdin Basirun beserta rombongan meninjau langsung kondisi warga Tanjungriau, Sekupang, Batam, yang menjadi korban angin puting beliung, Senin (1/5/2017) lalu.
Nurdin langsung menyusuri satu per satu rumah yang terkena bencana.Kehadiran Nurdin disambut antusias oleh warga sekitar, terutama korban bencana.
Saat meninjau rumah warga, Nurdin berbincang-bincang dengan para korban.
“Kita akan bantu berupa bahan-bahan bangunan, seperti seng, paku, kayu dan tiang-tiang untuk bangunan rumah warga yang mengalami bencana.” ujar Nurdin
Nurdin mengatakan, bantuan akan dikirim secepatnya sehingga warga yang menjadi korban bisa langsung merenovasi rumahnya dan menempatinya.
Staff Ahli Gubernur Yanto sedang mengadakan rapat bersama warga,terkait bantuan bahan bangunan yang diberikan Pemprov Kepri Rabu (3/5/2017)
Staff ahli Gubernur Yanto ,yang ditugaskan Gubernur untuk menginventarisir kerusakan rumah warga langsung mengumpulkan warga di Balai pertemuan,guna merencanakan pembangunan kembali rumah yang rusak berat.
Saat pertemuan ia mengatakan,Pemerintah Provinsi Kepri (pemprov Kepri) akan segera membantu warga yang rumahnya sudah tidak bisa dihuni lagi.
Menurut Yanto,bantuan yang diberikan Pemprov juga terbatas dan disesuaikan dengan kebutuhan rumah warga yang terkena angin puting beliung.
“Bagi rumah yang rusak berat dan tidak layak huni Pemprov Kepri akan bangun ,agar dapat ditempati segera.”katanya
Sementara untuk rumah yang rusak sedang,Pemrov Kepri akan bantu sesuai dengan kebutuhan.
Dan bagi rumah yang mengalami rusak ringan , pemerintah sarankan agar menunggu program pemerintah pusat bantuan rumah tidak layak huni (RTLH).
“sebenarnya program pembanguan RTLH sudah dicanangkan Pemprov kepri,dana tersebut sudah diminta melalui anggaran kementrian PU agar digelontorkan untuk Provinsi Kepri,”katanya
Sesuai rencana,dan arahan Gubernur besok Kamis (3/5/2017) jika tidak ada halangan, material untuk pembangunan rumah pelantar yang rusak berat akan segera dikirim.
“besok ,sesuai dengan arahan Gubernur dan jika hasil inventarisir sudah maksimal,maka barang kebutuhan untuk membangun rumah pelantar warga yang rusak parah sudah bisa dikirimkan,”terang Yanto .
Ketua RT 01 RW 02 Indra (kanan mengenakan topi) saat menunjukan rumahnya yang hancur diterjang angng puting beliung Senin (1/5/2017)
Laporan : Lantas
batamtimes.co , Batam – Angin Puting Beliung sungguh cepat menghantam puluhan rumah di RT 01 RW 2 Tanjung Riau Senin (1/5/2017). Sebanyak 24 rumah mengalami kerusakan,mulai dari rusak berat, sedang dan ringan.
“rumah yang mengalami kerusakan berat sebanyak 5 rumah, atap, dan dinding seluruhnya rusak diangkat angin puting beliung, “kata ketua RT01RW 02 Kelurahan Tanjung Riau Indra yang rumahnya juga ikut roboh dihantam angin Rabu (3/5/2017) di Tanjung riau.
Menurut indra, waktu terjadinya angin Puting beliun sangat singkat, tapi merusakan banyak rumah.
” selain rumah warga yang rusak berat,ada juga rumah warga yang rusak sedang.Ada sembilan rumah mengalami kerusakan sedang, sementara yang lainnya rusak ringan “terang indra.
Rusak sedang itu rata-rata rumah warga tidak ada atap tapi dinding masih ada. Sementara jika rusak ringan hanya sedikit bagian rumah yang rusak.
Saat terjadinya musibah anggin putting beliung warga banyak yang ketakutan,air di bawah rumah pangung warga beriak seperti mendidih.Sehingga banyak warga yang berhamburan keluar rumah ketakutan
” istri sudah gemetaran , atap sudah terbang tinggi di hantam angin Puting Beliung.Sementara saya pada waktu kejadian tidak ada dirumah “ujarnya
Dan pada waktu kejadian,angin yang berputar kencang juga membawa sejumlah barang dan sisa bangunan keatas langit dan menghempaskan kerumah-rumah disekitarnya.
“seluruh warga teriak histeris dan menangis meratapi rumah mereka hancur di hantam angin putting beliung,tanpa dapat melakukan apa-apa hanya meratapi,” ujar Indra menjelaskan saat angin puting beliung hempas rumah warga.
Kembali dikatakanya,suasana sekarang sudah sedikit tenang hanya saja istri diungsikan ke rumah anak , di sekupang beserta tujuh orang anak lainya.
“karna rumah hancur untuk sementara istri dan tujuh orang anak diungsikan dirumah anak yang ada di sekupang,”katanya
Selain itu,Gubernur juga mau langsung ke lokasi tempat kejadian beserta rombongan.Warga menjadi sedikit tenag,Bahkan Gubernur berjanji akan bantu memperbaiki rumah yang rusak berat.
“Gubernur sudah menyepakati besok Kamis (4/5/207) rumah yang rusak berat akan diperbaiki penuh,sementara rumah yang rusak sedang akan diperbaiki sesuai kerusakan dan rumah yang rusak ringan,nantinya akan dibantu mengikuti program pemerintah pusat “ kata Indra.(*)
batamtimes.co , Jakarta – Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian memerintahkan para Direktur Reserse Kriminal Khusus (Dirreskrimsus) Polda di seluruh daerah agar menindak tegas para kartel dan mafia pangan yang memainkan harga sembako.
“Saya sudah sampaikan tadi kepada para Dirreskrimsus Polda, kalau ada pengungkapan kasus, segera diekspos untuk memberikan efek jera ke pelaku yang lain,” kata Jenderal Tito seusai melakukan konferensi video, di Mabes Polri, Jakarta, Rabu.
Tito menegaskan bahwa dirinya tidak segan mencopot Dirreskrimsus Polda yang tidak bertindak saat terjadi kenaikan harga sembako.
“Kalau ada harga sembako naik di daerah dan Dirreskrimsus tidak melakukan tindakan apa-apa, saya akan ganti direkturnya dalam waktu satu bulan. Saya cari orang yang bisa bertindak lebih keras lagi,” kata mantan Kapolda Metro Jaya itu.
Pada Rabu, Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian bersama sejumlah menteri dan pejabat negara membentuk Satuan Tugas Pangan untuk menstabilkan harga pangan menjelang Bulan Suci Ramadhan dan Lebaran.
Satgas Pangan Mabes Polri akan dipimpin Kadivhumas Polri Irjen Pol Setyo Wasisto yang akan dibantu oleh sejumlah pejabat kementerian yakni Kementerian Dalam Negeri, Kementerian Pertanian, Kementerian Perdagangan, Perum Bulog dan Komisi Pengawas Persaingan Usaha (KPPU). Sementara Satgas Pangan di tingkat Polda dipimpin oleh Direktur Reserse Kriminal Khusus Polda.
Satgas tersebut akan melakukan pengawasan harga pangan di pasar-pasar yang akan dievaluasi hasilnya pada tiap dua pekan. Selain melakukan pengawasan harga dan ketersediaan sembako, satgas ini juga bertugas melakukan penegakkan hukum terhadap kartel dan mafia pangan.
Menurut Kapolri, ketersediaan sembako terutama beras di Tanah Air mencukupi hingga Lebaran.
“Suplai sembako aman. Ketersediaan sembako aman, persoalan rantai distribusi yang ada spekulan, penimbun, kartel sedang kami tangani bersama,” katanya.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Lingga, Akhmad Zukhri
batamtimes.co , Lingga – Seleksi Tilawatil Qur’an (STQ) ke-VII tingkat Provinsi Kepulauan Riau tahun 2017 di Kota Batam, Kamis (4/5) mendatang. Kabupaten lingga akan kirimkan sebanyak 200 kalifah.
Kepala Bagian Kesejahteraan Rakyat (Kesra) Lingga, Akhmad Zukhri mengatakan, jumlah tersebut terdiri dari peserta lomba, pendamping, rombongan penggembira barisan pawai Ta’aruf, panitia STQ Lingga, serta (OPD) kabupaten Lingga.
“14 orang peserta akan mengisi dua cabang yang dilombakan pada STQ Provinsi di Batam nanti, diantaranya cabang Tilawah anak/dewasa dan cabang hafalan Qur’an (Hafiz) 1-30 Juz,” kata dia di Daik Lingga, rabu (3/5).
Menurutnya, Lingga tidak hanya menargetkan capaian peringkat pada lomba Tilawah dan Hafiz saja, tapi juga pada kegiatan lain yang disertakan dalam agenda STQ tersebut, seperti stan bazar, rebana, dan pawai ta’aruf.
“Untuk Tilawah dan Hafiz, kami akan berupaya mencapai peringkat lebih baik dari tahun-tahun sebelumnya. Tapi untuk stan bazar kami optimis. Karena tren Lingga selalu baik untuk yang satu ini,” ungkapnya.
Di STQ nantinya, berbagai macam produk unggulan kreatif dan khas milik Lingga, akan di pamerman di stan bazar kabupaten.
“Kali ini Lingga juga akan menampikan kuliner khas Lingga yang masih dipertahankan sampai hari ini,” tuturnya.
Selain itu, lanjutnya, Lingga juga mengirimkan 49 hafiz Qur’an 5-30 Juz dari beberapa pesantren kabupaten setempat, untuk diwisuda bersama 1.000 hafiz se Kepulauan Riau oleh Guburnur Nurdin Basirun.
Dia berharap dengan keikutsertaan Lingga di agenda STQ tingkat Provinsi Kepri di kota Batam tersebut semakin menyemarakkan agenda bernuansa islami yang rutin digelar pemerintah daerah setiap tahunnya itu.
“Pada intinya, STQ ini bukan sebatas perlombaan saja. Tapi mengandung nilai-nilai religius. Kita tidak boleh melupakan tujuan sebanarnya yakni syiar islam, agar Al-Qur’an jadi pedoman hidup umat kedepan,” tutupnya.
Pekanbaru – Organisasi Ikatan Wartawan Online (IWO) Riau sahkan dua DPD di Kabupaten dan Kota wilayah Riau.
Padahal pembentukan DPW IWO Provinsi Riau masih terbilang muda, namun tak menunggu lama Kabupaten maupun Kota menyusul, pembentukan DPD IWO.
Awalnya DPW Riau memberikan mandat pembentukan DPD IWO Kabupaten Kampar.Sekarang sudah memiliki SK.
Tak berselang lama, DPW pun memberikan mandat untuk Wartawan/Jurnalis Media Online Kabupaten Bengkalis membentuk DPD IWO Kab.Bengkalis,sudah terbentuk hanya tinggal menunggu SK.
” Kita sangat bangga kepada rekan-rekan IWO semuanya, terutama DPW IWO Riau, yang memberikan kepercayaan memberikan mandat untuk pembentukan IWO di daerah. kita tak menyangka bahwa di daerah Kabupaten maupun Kotamadya turut bergabung di IWO” kata Ketua DPW IWO Riau melalui Sekjen Abidah CEO Ranahriau.com.
Dikatakan Abidah awalnya mandat diberikan pada kabupaten Kampar membentuk DPD IWO. DPD tersebut sudah terbentuk tinggal menunggu SK.
” Beberapa hari yang lalu, telah terbentuk DPD IWO Kabupaten Kampar, nah kini menyusul Kabupaten Bengkalis sudah terbentuk, hanya tinggal menunggu SK saja, dan akan di susul lagi dari Kota Dumai. Artinya dari 12 Kabupaten dan Kota, sudah ada 3 yang akan berdiri di daerah” Imbuh Abidah lagi.
Lanjutnya, IWO Riau berharap DPD IWO yang sudah terbentuk mengedepankan etika jurnalis, dan memberi informasi pemberitaan yang benar kepada publik tanpa berita Hoax.
“Semoga terbentuknya DPD IWO Kab.Bengkalis dapat memberikan contoh baik kepada insan pers, agar IWO tak di pandang sebelah mata” Katanya
Sudirman Chaniago, Spd, Sag Ketua DPD IWO Kabupaten Bengkalis Ceo Portalbuana.com menyampaikan.
” Alhamdulillah saya di percaya oleh rekan-rekan media online di Kab.Bengkalis sebagai calon ketua DPD IWO, dan kepercayaan ini akan di jaga agar IWO di Kab.Bengkalis menjadi garda terdepan dalam hal pemberitaan” Ucap Sudirman.
Dikatakan Sudirman, semoga IWO di daerah-daerah lainnya akan menyusul, agar IWO ada di semua Kabupaten maupun Kota.
“nantinya, calon Sekretaris adalah Maiduis dari Media Online Lintaskriminalitas.com, beliau sangat mendukung adanya DPD IWO di Kab.Bengkalis” ujarnya
batamtimes.co , Jakarta – Pengetatan adminstrasi dan pendataan organisasi kemasyarakatan (Ormas) harus dilakukan untuk mencegah munculnya kelompok atau ormas yang tidak sejalan dengan prinsip kehidupan berbangsa bernegara.
Selama ini, dalam Rancangan Undang-undang (RUU) Ormas, pendaftaran dan pengadministrasian hanya bersifat sukarela (voluntary). Artinya, kalau suatu ormas tidak mendaftar di Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri), masih tetap bisa beroperasi.
Direktur Riset Setara Institute, Ismail Hasani, menjelaskan, dalam konteks kondisi kekinian Indonesia, proses pendataan dan pengadministrasian ormas adalah langkah yang harus dilakukan melalui revisi RUU Ormas.
“Memang harus ada bagian yang harus dilakukan disiplin secara administratif terkait keberadaan ormas di Indonesia. Ormas masih bisa bebas memilih badan hukum yang akan menjadi payung hukum pendiriannya,” kata Ismail, di Jakarta, Selasa (2/5).
Tantangannya saat ini, lanjut dia, apakah revisi RUU Ormas yang mengatur tentang kewajiban pengadministrasian dan pendataan merupakan campur tangan pemerintah atau tidak.
Menurut Ismail, pengaturan pendataan ormas bukanlah sebagai bentuk campur tangan pemerintah. Pemerintah, dalam hal ini Kemdagri, hanya mendata dan menelusuri kepentingan serta tujuan ormas tersebut dibentuk
“Penataan admistrasi ormas menjadi sangat penting dan itu tidak merupakan campur tangan yang berlebihan dari pemerintah. Pendataan penting dilakukan sebagai bagian dari pengawasan,” ujar Ismail.
Masalah lain yang juga menjadi perhatian, kata Ismail, mekanisme pembubaran ormas yang secara gamblang telah melanggar prinsip perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.
Mekanisme pembubaran ormas, lanjut Ismail, dalam RUU Ormas masih terkesan panjang dan berbelit sehingga dalam prosesnya pun menjadi tidak transparan dan kadang menyulitkan pemerintah sendiri dalam melakukan penertiban.
“Mekanisne pembubaran ormas, dalam RUU Ormas sudah ada dan tersedia, tetapi masih sangat panjang dan berliku. Harusnya, ada pembubaran ormas yang accountable sehingga menghindari penyimpangan kewenangan dari pemerintah,” ujar Ismail.
Dalam revisi RUU Ormas tersebut, menurutnya, juga harus ada pembedaan terkait tindak-tindak ormas yang justru sudah menimbulkan keresahan di masyarakat.
“Jika sudah ada ormas yang sudah jelas-jelas melakukan pelanggaran, melalui diskresi pemerintah seharusnya bisa langsung membubarkan,” tambahnya.
Sejumlah brang bukti yang dimankan.(Foto :gurindam TV)
Batamtimes.co , Batam – Sunguh apes nasib HS oknum KSOP Tanjungpinang tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polres Tanjungpinang Senin ( 1/5/2017 ) Pukul 13.45 WIB ,diduga melakukan pungli di Pelabuhan Seri Bintan Pura Tanjungpinang kepada agen kapal antar pulau.
Modus HS,meminta sejumlah uang kepada para agen kapal untuk biaya cheking kapal, cheking penumpang. Apabila para agen kapal tidak memberikan sejumlah uang maka akan dipersulit oleh pegawai syahbandar itu, sehingga para agen mau tidak mau menyerahkan sejumlah uang kepada pegawai syahbandar KSOP
Polisi pun mengelandag HS dan beberapa rekanya ke Mako Polres Tanjungpinang di Jalan Ahmad Yani Tanjungpinang KM 5.Informasi yang diperoleh, oknum Adpel tersebut di OTT saat makan siang di Pos Pelabuhan antar pulau tersebut.
Tim saber pungli berhasil mengamankan sejumlah barang bukti dan uang Rp 2.650.000.
Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro mengatakan, Pelaku di tangkap diduga Pungli. Sejumlah saksi dari pihak KSOP dan agen kapal masih di mintai keterangannya oleh penyidik Tim Saber Pungli.
“Modusnya pelaku meminta sejumlah uang kepada para agen kapal untuk biaya cheking kapal, cheking penumpang. Apabila para agen kapal tidak memberikan uang akan dipersulit ,” Katanya Senin.
Sementara barang bukti yang berhasil diamankan diantaranya:
1.Uang tunai Rp.500.000,- dari kapal sabuk nusantara
2.Uang tunai Rp.800.000,- dari kapal anen (agent voc batavia)
3.uang tunai Rp.450.000,- dari agent kapal super jet dabo singkep
4.uang tunai Rp.300.000,- dari cheking kapal seven star
5.uang tunai Rp.200.000,- dari agen tiket marina (dedi yg ambil)
6.uang tunai Rp.400.000,- dari cheking kapal sabuk nusantara 59
7.lima rangkap insentif pelabuhan sri bintan pura tanjungpinang, terdiri dari masing masing 2 rangkap yang di cetak oleh sdr. sutoyo.
8.satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×5000 per bulan (marina).
9.satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 373×4000 per bulan (marina).
10.satu lembar amplop berwarna coklat bertuliskan 588 trip.
11.lima lembar amplop berwarna coklat.
12.satu buah buku merk bintang obor warna kuning bermotif batik, berisikan catatan nama nama dan jumlah uang di berikan.
13.satu buah buku agenda warna hitam bertuliskan an. Dona Mentari, yang didalamnya bertuliskan nama dan rincian uang.
14.satu lembar kertas warna putih dengan judul ponton batam, yang berisikan nama pemberi dan jumlah uang.
15.dua lembar jadwal piket bulanan pelabuhan sri bintan pura Tanjungpinang.
16.satu bundel kwitansi merk sinar dunia yang bertuliskan pemberi sumbangan dari pelaut.
17.satu lembar amplop kosong berwarna putih bercorak biru merah, bertuliskan air mail.
18.satu buah laptop merk toshiba model NG.PSKOGL-09U05L serial No. 2B122492W, berwarna hitam yang berisikan jadwal kapal dan laporan.
19.satu buah tas berwarna hitam merk Polo clasic yang berisikan satu buah tabungan bank BCA An. Sutoyo dengan no rekening 090512373.
Lebih jauh dikatakan Joko selain HS polisi juga mengamankan empat orang saksi.“Dalam operasi tangkap tangan (OTT) diamankan satu orang pelaku, empat orang saksi dan barang bukti berupa uang sebanyak 2.650.000 dan catatan keberangkatan kapal.”ujar Joko
Saat ini tim penyidik Tim Saber Pungli masih melakukan pemeriksaan saksi 4 orang lainnya.
Oknum Syahbandar HS tertangkap tangan Tim Saber Pungli Polres Tanjungpinang Senin ( 1/5/2017 ) Pukul 13.45 WIB ,
Nominal Pungli Tiap Agen Kapal Berbeda
Kapolres Tanjungpinang AKBP Joko Bintoro menerangkan, bahwa nominal pungli dari masing-masing pungli agen berbeda. Adapun yang menyetor pertiap bulanya seperti kapal Oceana.
Untuk kapal-kapal lain seperti Marina, Seven Star, VOC dan beberapa kapal lainya menyetor sesuai jumlah penumpang. Jika penumpang tengah membludak atau pada hari-hari besar terjadi kepadatan penumpang, setoran akan lebih banyak.
Barang bukti uang Rp 2,6 juta dengan perincian Rp 800 ribu diantaranya hasil penyetoran dari kapal VOC tujuan Anambas. Saat itu diketahui kapal sudah berangkat dan menyetorkan uang melalui operator kapal. Rata-rata kapal VOC memberikan Rp 400-450 ribu. Dari Rp 2,6 juta tersebut, diantaranya dari kapal VOC, marina oceana, sevenstar dan nusantara 59.
”Ada juga yang memberikan bulanan seperti kapal Oceana. Dia memberikan setiap satu kali trip pemberangkatan kapal membayar Rp 900 (ribu). Sementara kapalnya yang beroperasi ada 9. Nah satu kapal sehari itu 5 trip beroperasi. Jadi Oceana ini dalam sebulan menyetorkan ke Syahbandar sebanyak Rp 12 juta lebih,” ungkapnya.
Ia masih mengembangkan kepada armada kapal lain yang dimintai setoran. Termasuk kapal Tol Laut. Pihaknya pun belum mengarah kepada penyetoran dana tersebut setelah diterima oleh kepala Pos Syahbandar. Bukti yang masih dimiliki yakni rekapan setoran dari pihak agen ke Syahbandar. Sementaraa rekapan keluar dari syahbandar setelah menerima ke yang lain belum ditemukan.
“Bukti kita baru rekapan masuk dari agen. Kalau bukti rekapan keluar setelah diterima syahbandar belum kita temukan. Kita sedang mengarah kesitu. Termasuk buku tabungan tersangka Sutoyo juga belum bisa kita pastikan ada sirkulasi ke pihak lain. Namun dari transaksi keuangan di Tabungan Sutoyo, terakhir pada bulan Februari ada transaksi. Tapi buku tabungan itu,” tambahnya.
Saat disinggung apakah ada keterlibatan atasan oknum KSOP Tanjungpinang. Polisi masih mendalami dan mengumpulkan bukti-bukti lainnya.
Untuk mempertanggung jawabkan perbuatannya. HS oknum KSOP terancam di jerat
Pasal 2 huruf a dan atau pasal 12A UU nomor 20 tahun 2001 tentang perubahan atas UU no. 31 tahun 1999 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi dan atau pasal 368 KUHP.
batamtimes.co , Aceh – Ketua Kordinator Wilayah Ikatan Wartawan Online (Korwil IWO) Provinsi Aceh, “Muhammad Abubakar” Selasa (2/5/2017) mengecam pelaku pengancaman terhada Pimpinan Redaksi media Online Lintasatjeh.com Ari Muzakki pada Senin 1 Mei 2017.
“Kita minta kepada oknum oknum yang melakukan teror terhadap pekerja pers di Aceh untuk menghentikan aksinya.
“Kami para wartawan dan pimpinan media di Aceh sudah muak dengan aksi teror dan kriminalisasi,sekaligus dalam pesan singkat melalui media ini mengingatkan kepada orang orang yang merasa terusik dengan pemberitaan, kami hanya menjalankan tugas amat UU Dasar 1945 dan UU Nomor 40 tahun 1999, siapapun anda harus menghargai profesi kami.”ujar Abubakar
IWO mengecam semua pihak yang mencoba membungkam kebebasan pers, para wartawan yang bertugas di Aceh tidak akan pernah takut dengan teror dan ancaman.
Sebelumnya pemimpin redaksi media online Lintasatjeh.com menerima ancaman tembak dari orang yang mengaku dirinya Abu Rimba dan Din Minimi pada Senin 1 Mei 2017.
Menurut pengakuan korban, ancaman tembak itu terjadi setelah dia ditelpon oleh orang yang mengaku Abu Rimba asal Nagan Raya.
“Pertama penelpon itu mengaku Abu Rimba, kemudian Din Minimi, para peneror mengaku sedang berada di Riau, menunggu rombongan Irwandi dari Malaysia, dengan nomor hp 0813773768XX.
Pelaku pesta Guy yang dibubarkan polisi.(foto : Viva)
batamtimes.co , Surabaya – Kepolisian Resor Kota Besar Surabaya membubarkan pesta kaum homoseksual alias gay party di Surabaya.
“Pesta itu berlangsung di suatu ruang kamar eksekutif Hotel Oval Surabaya,” kata Kepala Satuan Reserse dan Kriminal Polrestabes Surabaya, AKBP Shinto Silitonga, dalam jumpa pers di Surabaya, Minggu sore.
Dia mengatakan, polisi menggerebek di ruang kamar hotel itu setelah mendapat laporan dari masyarakat.
“Setelah mendapat kepastian nomor kamar yang digunakan sebagai tempat pesta, kami kemudian melakukan penggerebekan di kamar nomor 314 dan 203 Hotel Oval pada pukul 00.15 Minggu dini hari,” ujarnya.
Silitonga menggambarkan, ruang kamar yang disewa kalangan homoseksual ini jenis eksekutif.
“Jadi ruangan ini besar. Ada semacam ruang lobinya, yang mereka gunakan untuk registrasi, selain terdiri dari dua kamar lainnya dan kamar mandi,” katanya.
Di dua kamar itulah polisi mendapati belasan kaum gay sedang berpesta. Seorang di antara mereka, kata dia, dalam keadaan tanpa busana.
“Sebenarnya pesta utamanya berlangsung di satu kamar di ruangan itu. Kamar lainnya sepertinya digunakan sebagai tempat kelanjutan dari pesta yang berlangsung di satu kamar utama,” katanya.
Pesta lanjutan yang dimaksud, terkait dengan ketertarikan mereka satu dengan lainnya.
Bahkan, aktivitas seksual pasangan-pasangan itu bisa disaksikan langsung oleh yang lain. “Ini kan jadinya bermain seks di hadapan umum,” ungkapnya.
Berdasarkan pengakuan para peserta pesta kaum homoseksual yang digali polisi, tiap peserta bisa berganti-ganti pasangan jika saling tertarik dan bahkan bisa beraktivitas bersama-sama.
14 orang diringkus dari penggerebekan itu, yang semuanya peserta pesta kalangan homoseksual itu.
“Delapan di antaranya telah kita tetapkan sebagai tersangka, enam lainnya sementara masih berstatus sebagai saksi,” katanya.
“Jadi dalam pesta ini juga disediakan film porno untuk membangkitkan gairah mereka dalam berpesta. Tentu film pornonya yang diputar ya juga tentang aktivitas seksual pasangan gay,” jelasnya.
Sedangkan dari delapan orang yang telah ditetapkan sebagai tersangka, salah satunya adalah yang menjadi inisiator terselenggaranya pesta ini, yaitu berinisial An, warga Jombang, yang sehari-harinya berwira usaha rental Playstation di rumahnya.
“Tersangka An ini menyebar undangan lewat media sosial, lalu peserta yang tertarik diminta bayar antara Rp50.000-Rp 100.000 Penyewa ruang kamar di Hotel Oval sebagai tempat pesta tersebut juga atas nama tersangka An,” jelasnya.
Polisi juga menyita flashdisk berisi film porno beserta televisinya, sprei kamar hotel, serta minyak zaitun dan beberapa merk krim berbentuk pasta yang diduga digunakan sebagai pelumas dalam pesta kaum homoseksual itu.
Para tersangka dijerat pasal 32, 33, dan 34 UU Nomor 44/2008 tentang Pornografi dan pasal 45 UU Nomor 11/2008 tentang Informasi dan Transaksi Elektronik.
Sejumlah rumah rusak akibat putting beliung di RW 01 dan RW 02 kelurahan Tanjung Riau Senin (1/5/2017).
batamtimes.co , Batam – Untuk data sementara jumlah rusak akibat putting beliung di RW 01 dan RW 02 kelurahan Tanjung Riau Senin (1/5/2017) pagi, masih didata Pemko Batam.Hanya saja Menurut data sementara yang ditempelkan di pengumuman Posko ada puluhan rumah yang rusak akibat peristiwa tersebut.
Tercatat, 19 rumah warga mengalami rusak berat, delapan rumah rusak sedang, dan empat rusak ringan.
Selain mendirikan posko, sebuah unit mobil pemadam kebakaran, serta personel pengamanan disiagakan di lokasi bencana.
Kepala Bagian Humas dan Protokol Pemkot Batam Ardiwinata menyatakan berdasarkan data sementara, tercatat sembilan rumah rusak berat dan tidak bisa ditempati lagi, delapan rumah rusak sedang, dan empat rumah rusak ringan.
“Data ini masih divalidasi kembali oleh tim,” kata Ardi di lokasi kejadian.
Seluruh rumah yang rusak merupakan rumah kayu yang dibangun di atas laut. Ada yang amblas ke dalam perairan, ada pula yang dinding dan atapnya lepas diterbangkan angin.
Sementara itu warga yang ditemui di lokasi kejadian megatakan tidak menduga datangnya angin puting beliung yang terjadi sekitar pukul 11.00 WIB.
“Memang ada hujan, sekitar 30 menit hujan, datang angin berputar, saat itulah musibah terjadi,” kata warga tersebut tanpa mau mengenalkan namanya.
Beruntung tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini, namun kerugian akibat musibah ini diperkirakan mencapai ratusan juta rupiah.