8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 118

Kemenag dan Komisi VIII DPR menyepakati BPIH 1446 H/ 2025 M turun

0
Keterangan Foto : Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI) Raizal Arifin. (Paulus)

Jakarta – batamtimes.co – Kementerian Agama dan Komisi VIII DPR telah menyepakati Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 1446 H/ 2025 M turun dibandingkan Biaya Penyelenggaraan Ibadah Haji (BPIH) 2024. Kesepakatan ini dirumuskan dalam Rapat Kerja Kementerian Agama dengan Komisi VIII DPR RI di Senayan, Jakarta pada Senin, 6 Januari 2025 kemarin.

Raker tersebut menyepakati besaran BPIH untuk setiap jemaah haji reguler rata-rata sebesar Rp 89.410.258,79 dengan asumsi kurs 1 USD sebesar Rp16.000 dan 1 SAR sebesar Rp4.266,67.

“Rerata BPIH tahun 1446 H/2025 M sebesar Rp 89.410.258,79. Biaya ini turun dibanding rerata BPIH 2024 yang mencapai Rp93.410.286,00,” terang Menag Nasaruddin Umar di Jakarta.

“Dari besaran biaya BPIH Rp 89.410.258,79 sebanyak 62% biaya haji ditanggung oleh jemaah atau sekitar Rp 55.431.750,78 dan sisanya sebesar 38% ditanggung oleh pemerintah atau rata-rata sebesar Rp 33.978.508,01 dialokasikan dari nilai manfaat,” sebut Menag.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum Persatuan Ummat Islam (PUI) Raizal Arifin memberikan apresiasi kepada Pemerintah khususnya Kementerian Agama yang peka terhadap rakyat di tengah beratnya beban saat ini dengan berani menurunkan biaya haji 2025.

“⁠Dengan penetapan BPIH 2025 tersebut, PUI ⁠mendorong pengelolaan haji yang profesional dan sepenuh hati melayani masyarakat. PUI berharap penetapan biaya haji yang turun tersebut tidak mengurangi pelayanan Haji 2025” tambah Raizal.

Raizal menutup “Kenyamanan jamaah dalam beribadah di tanah suci dan prioritas terbaik dalam pelayanan pemerintah khususnya tim Haji tentu menjadi kunci suksesnya penyelenggaraan Haji 2025.”

 

Penulis  : Paulus

Editor : Pohan

Amankan Pengusuran Tembesi Tower Tim Terpadu Kota Batam di turunkan

0
Keterangan Foto : Salah satu rumah warga di Tembesi Tower dihancurkan dengan exavator .(Adi)

Batam – batamtimes.co – Tim Terpadu Kota Batam yang terdiri dari 1.500 personel gabungan TNI, Polri, Satpol PP, dan Ditpam BP Batam melakukan penindakan dengan merobohkan lebih dari ratusan rumah yang berdiri di kawasan Tembesi Tower, Kecamatan  Sagulung,Rabu, 8 Januari 2025.

Hingga siang hari, proses penertiban masih berlangsung. Petugas terus menyisir rumah demi rumah untuk mengeluarkan barang-barang perabotan rumah tangga sebelum dilakukan pembongkaran bangunan. Aparat memastikan tidak ada tindakan yang melanggar aturan dan proses berjalan kondusif.

Dari pantauan media ini dilokasi dengan dukungan beberapa unit ekskavator, rumah wargapun dirubuhkan guna  merelokasi ratusan warga yang telah menempati lahan seluas 12 hektare tersebut. Lahan tersebut diketahui telah dialokasikan kepada PT Tanjung Piayu Makmur (TPM)

Kapolresta Barelang, Kombes Pol Heribertus Ompusunggu, juga turun ke lokasi untuk memastikan penertiban berjalan lancar tanpa gesekan atau bentrokan.

 “Kami mengutamakan pendekatan persuasif agar proses penertiban ini tidak menimbulkan konflik,” ujar Kapolres kepada media.

Lebih lanjut dikatakan Kapolresta Barelang bahwa personel gabungan ini berasal dari berbagai instansi. Di antaranya Polresta Barelang, Lantamal IV Batam, Kodim 0316/Batam, Pengadilan Negeri Batam, Yonif Khusus Raider 136/Tuah Sakti, Denpom, Lanud Hang Nadim, Pomal, Satpol PP, serta Dinas Pemadam Kebakaran.

Ditempat yang terpisah  Eka Teguh Kurniawan perwakilan PT Tanjung Piayu Makmur menjelaskan, jika penertiban ini sudah sesuai SOP yang kita lakukan. Bahkan jauh hari sudah kita sampaikan bahwa hak-haknya warga sudah kita berikan sesuai aset warga sekitar.

“Berbagai langkah mediasi sudah dilakukan, dan hingga saat ini sebanyak 64 persen warga telah setuju direlokasi ke kawasan Nongsa. Sisanya, sekitar 36 persen, masih bertahan,” kata Eka.

Lanjutnya, untuk penertiban ini sudah kita lakukan berbagai cara seperti SP 1, sampai SP 3 bahkan sampai kita layangkan SP bongkar kepada warga sekitar.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

KPU Natuna Agendakan Rapat Pleno Terbuka Besok, Penetapan Paslon Cen Sui Lan – Jarmin Terpilih

0

Natuna – Batamtimes.coKomisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau akan menggelar agenda  rapat pleno terbuka besok, Kamis (09/01/2025) digelar di Hotel Adiwana Jelita Sejuba, Tanjung, Kecamatan Bunguran Timur Laut.

Komisi I DPRD Natuna Terima Pengaduan Warga Midai Soal Penolakan pemakaian Kapal Feri Cepat Puskel Situasi Darurat

0
Istimewa : Komisi I DPRD Natuna terima pengaduan masyarakat soal penolakan pemakaian kapal feri cepat Puskel di Midai, Rabu (08/01/2025) /dok foto batamtimes.co

Natuna – Batamtimes.coKomisi I DPRD Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau menerima pengaduan warga Sabang Muduk, Kelurahan Sabang Barat, Kecamatan Midai terkait penolakan penggunaan kapal Feri cepat Puskesmas keliling (Puskel) untuk merujuk pasien dalam situasi darurat.

Sebelum Tewas, Korban dikabarkan Sempat Menerima Panggilan Telephone dari OTK

0
Istimewa : Penemuan jasad janda dua anak dirumah kontrakan, Air Lakon Ranai, Natuna sejumlah petugas polisi melakukan olah TKP.

Natuna – Batamtimes.coKasus penemuan jenazah janda beranak dua diduga tewas tak wajar dirumah kontrakanya di Air Kolek, Ranai, Selasa (07/01/2025).

Kampung Tembesi Tower di Sagulung Akan Digusur, PT Tanjung Piayu Makmur Beri Empat Opsi Bagi Warga

0
Keterangan foto : Ketua Tim Pembebasan Lahan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan memberikan keterangan Pers terkait pengusuran Tembesi Tower (Adi)

Batam – batamtimes.co – Kampung Tembesi Tower, yang berlokasi di Kelurahan Tembesi, Kecamatan Sagulung, Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau, dijadwalkan akan digusur oleh Tim Terpadu Kota Batam pada Rabu (8/1/2025). Penggusuran ini dilakukan atas permintaan PT Tanjung Piayu Makmur (TPM) setelah melalui sejumlah tahapan resmi.

PT TPM sebelumnya telah melayangkan surat pemberitahuan pengosongan bangunan sebanyak tiga kali kepada warga setempat. Selain itu, surat perintah pembongkaran mandiri juga sudah dikirimkan. Sebelum eksekusi dilakukan, pihak perusahaan mengaku telah mengadakan mediasi serta koordinasi dengan masyarakat.

Dalam konferensi pers, Ketua Tim Pembebasan Lahan PT TPM, Eka Teguh Kurniawan, menjelaskan bahwa perusahaan telah menawarkan empat opsi solusi kepada warga yang terdampak:

1. Relokasi ke Lahan Baru: Perusahaan menyediakan lahan relokasi seluas tujuh hektare di wilayah Tanjung Piayu.

2. Lahan Kavling: Warga diberi kesempatan mendapatkan lahan kavling dengan harga yang disesuaikan dengan nilai aset mereka.

3. Rumah Siap Huni: Perusahaan menawarkan rumah siap huni yang dapat langsung ditempati oleh warga.

4. Kompensasi Tunai: Warga dapat memilih untuk menerima uang tunai sesuai nilai aset yang mereka miliki.

Eka menambahkan, sejak awal proyek pada lahan seluas 12 hektare tersebut, tercatat ada sekitar 800 kepala keluarga (KK) yang tinggal di Kampung Tembesi Tower. Namun, melalui pendekatan yang dilakukan, kini jumlah warga yang masih bertahan menyusut menjadi sekitar 150 KK.

Meskipun penggusuran akan dilakukan, Eka memastikan pihaknya tetap membuka ruang negosiasi bagi warga yang belum sepakat. “Kami masih memberikan kesempatan bagi warga untuk bernegosiasi selama mereka mau berdialog,” ujar Eka. Namun, jika warga tetap bertahan tanpa negosiasi, proses penggusuran akan dijalankan oleh Tim Terpadu sesuai prosedur.

Untuk pelaksanaan penggusuran, PT TPM telah mempersiapkan enam unit alat berat dan 10 dump truk. Eka menegaskan bahwa seluruh lokasi di Kampung Tembesi Tower akan diratakan pada hari pelaksanaan.

Ia juga mengimbau warga yang masih bertahan agar segera menemui pihak perusahaan untuk mencari solusi terbaik.

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Seorang Pria Penghuni Kos di Bengkong ditangkap Polisi diduga Simpan Sabu

0
Keterangan Foto : Ilustrasi

Batam – batamtimes.co  –  Seorang pria penghuni kos di Bengkong Harapan I, Kota Batam, Kepulauan Riau ditangkap polisi diduga menyimpan narkotika jenis sabu, Senin (06/01/2025).

Polisi mengamankan barang bukti sabu seberat 2,7 gram kotor dari tangan pelaku Rio.

Direktur Reserse Narkoba Polda Kepri, Kombes Anggoro Wicaksono menjelaskan
pelaku tak berkutik, saat anggota dari
Subdit I Ditresnarkoba menggeledah dan menemukan barang bukti sabu di tempat kosanya, sebut Anggoro kepada awak media.

Selain sabu sambungnya, polisi juga turut mengamankan dua unit ponsel beserta kartu SIM, timbangan, alat isap, sendok, sebungkus rokok dan sejumlah lembar plastik.

Pelaku Rio saat ini telah diamankan petugas di mapolda Kepri untuk menjalani pemeriksaan intensif lebih lanjut untuk kepentingan penyidikan.

 

 

Penulis : Adi
Editor : Pohan

2 Bangunan di Bantul Terbakar, 12 Mobil Damkar Dikerahkan

0
Keterangan Foto : Dua bangunan di Jalan Wates, Bantul ludes dialap sijago merah (Tanto)

Bantul – batamtimes.co – Dua bangunan di Jalan Wates, Bantul ludes dialap sijago merah Selasa sore. Keterangan dihimpun kebakaran melanda toko Alia Interiror dan UD Pasundan di Jalan Wates Rejodadi, Ngestiharjo, Kasihan, Bantul.

“Benar terjadi kebakaran dilokasi itu. Tidak ada korban jiwa dalam kebakaran tersebut,” kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry Selasa malam 7 Januari 2025.

Baca Juga : Orok Bayi Ditemukan Pemancing di Kali Opak Bantul

Menurutnya, kebakaran pertama kali melanda toko Alia Interior sekira pukul 17:30 Wib.

“Kobaran api semakin besar dan merembet ke bangunan sebelah yakni UD Pasundan,” ungkapnya.

Kata Jeffry, perlu penanganan ekstra untuk memadamkan kobaran api dilokasi kejadian.

“Dikerahkan 12 unit mobil pemadam kebakaran untuk memadamkan kobaran api. Api baru berhasil dipadamkan pukul 19:30 Wib. Kerugian ditaksir mencapai ratusan juta rupiah,” pungkas Jeffry.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Orok Bayi Ditemukan Pemancing di Kali Opak Bantul

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Sesosok bayi perempuan ditemukan warga saat memancing dialiran kali Opak Kretek, Bantul, DI Yogyakarta.

Awalnya seorang pemancing bernama Santosa (58) warga Tirtosari, Kretek Bantul menemukan bayi tersebut dalam kantong kresek berwarna merah sekira pukul 10:00 Wib.

Baca Juga : Kapal Nelayan Serasan Ditemukan Nyaris Tenggelam Dua Orang Dikabarkan Hilang, Satu Selamat

“Saksi langsung menghubungi rekannya dan melaporkan penemuan bayi ke Polsek Kretek,” kata Kasi Humas Polres Bantul AKP I Nengah Jeffry, Selasa 7 Januari 2025.

Jeffry melanjutkan, mendapat laporan petugas dan Inafis Polres Bantul langsung datang ke lokasi guna melakukan penyelidikan lebih lanjut.

“Berdasar keterangan dari Puskesmas Kretek yang dipimpin dr. Nungki Arininta didapatkan jika bayi berada dalam tas kresek berwarna merah. Posisi miring ke kanan, kepala mendongak, tangan dan kaki diikat tali kassa dan ada klem umbilikus,” ungkapnya.

Menurut Jeffry, panjang bayi nahas diperkirakan sekitar 48 cm, posisi kaki menekuk, tidak ada plasenta. Siku kiri terdapat ulkus, muka rata, hidung mulut terbuka kurang lebih 0,5 cm dan kondisi mata menutup,” ungkapnya.

Saat ini Polsek Kretek terus melakukan penyeledikian atas penemuan orok bayi dalam kondisi meninggal dunia itu.

“Orok bayi saat ini ditipkan di RS Bhayangkara Yogyakarta,” pungkas Jeffry.

 

Editor : Tanto

Indonesia Resmi Bergabung dengan BRICS, eLaw Institute Sarankan Percepatan Keanggotaan di OECD

0
Keterangan Foto: Eko Prastowo, Direktur eLaw Institute, memberikan pandangan tentang keanggotaan Indonesia di BRICS dan pentingnya melanjutkan proses aksesi ke OECD.

Jakarta – batamtimes.co – Indonesia kini resmi menjadi anggota penuh BRICS, kelompok ekonomi yang terdiri dari Brasil, Rusia, India, Cina, Afrika Selatan, Mesir, Ethiopia, Iran, dan Uni Emirat Arab. Brasil selaku Ketua BRICS 2025 telah mengumumkan keanggotaan penuh Indonesia dalam organisasi tersebut, sebagaimana dikutip dari situs resmi Kemlu RI.

Langkah strategis ini menempatkan Indonesia dalam aliansi global yang menguasai sekitar 30% dari PDB dunia dan melibatkan lebih dari 3,5 miliar populasi global. Keanggotaan ini diharapkan dapat memperkuat peran Indonesia dalam reformasi tata kelola ekonomi global sekaligus membuka peluang baru di sektor perdagangan dan investasi.

Baca Juga : Pertamina Patra Niaga Siap Salurkan BBM Subsidi 2025 Sesuai Kuota

Menurut Direktur eLaw Institute, Eko Prastowo, keanggotaan Indonesia di BRICS merupakan langkah penting yang dapat memperluas pengaruh Indonesia di arena internasional.

Namun, ia juga menekankan perlunya mempercepat proses aksesi ke Organisation for Economic Co-operation and Development (OECD) agar Indonesia memiliki keseimbangan dalam hubungan internasional.

“Keanggotaan BRICS memberikan Indonesia akses ke pasar baru dan peluang kerja sama ekonomi dengan negara berkembang lainnya. Namun, aksesi ke OECD adalah langkah strategis untuk memastikan Indonesia tetap relevan dalam kerja sama global dengan negara-negara maju,” ujar Eko Prastowo, Selasa 7 Januari 2025.

Manfaat Keanggotaan BRICS dan Pentingnya Proses Aksesi OECD

Menurut Eko Prastowo, sebagai anggota BRICS, Indonesia memiliki peluang besar untuk memperluas pasar ekspor, terutama ke negara anggota seperti Brasil, Rusia, dan India. Selain itu, dukungan dari New Development Bank (NDB) dapat menjadi alternatif pembiayaan proyek infrastruktur yang berpotensi mempercepat pembangunan nasional.

Namun, BRICS juga membawa tantangan geopolitik. Kelompok ini sering dianggap sebagai aliansi yang ingin menyeimbangkan dominasi negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Uni Eropa.

Dalam konteks ini, eLaw Institute mengingatkan bahwa Indonesia harus menjaga prinsip kebijakan luar negeri yang bebas aktif.

Eko Prastowo menegaskan bahwa Indonesia perlu tetap menjaga keseimbangan dalam kerjasama internasionalnya. Aksesi ke OECD dapat melengkapi manfaat dari keanggotaan BRICS. Dengan menjadi bagian dari OECD, Indonesia dapat menerapkan standar internasional dalam tata kelola ekonomi, meningkatkan daya saing global, dan memperkuat hubungan dengan negara-negara maju.

“BRICS memberikan ruang untuk memperkuat kerja sama Selatan-Selatan, sementara OECD membantu Indonesia mencapai visi menjadi negara maju dengan kebijakan yang lebih transparan dan efisien. Kedua keanggotaan ini saling melengkapi,” tambah Eko Prastowo.

Harapan dan Langkah Strategis

eLaw Institute menilai bahwa keanggotaan Indonesia dalam BRICS harus dimanfaatkan dengan bijak untuk memperkuat posisi Indonesia di sektor perdagangan global dan diplomasi ekonomi.

Namun, Eko Prastowo juga mengingatkan bahwa aksesi ke OECD harus dipercepat sebagai bagian dari strategi jangka panjang Indonesia untuk meningkatkan daya saing ekonomi dan mencapai status negara maju.

“Indonesia memiliki peluang besar untuk memainkan peran strategis di kedua kelompok ini. Dengan kebijakan yang seimbang, Indonesia tidak hanya dapat memperluas pengaruhnya di antara negara berkembang, tetapi juga memperkuat hubungannya dengan negara-negara maju,” tutup Eko Prastowo.

 

Editor : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga