8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1180

Polres Lingga akan Kembali Ajukan Penambahan Polsek di Pancur

0
Suasana desa Pancur.

batamtimes.co , Lingga – Jumlah penduduk di kabupaten lingga yang hingga saat ini jumlahnya sudah hampir mencapai 100 ribu jiwa, yang terbagi di 10 kecamatan. Sejak berdirinya kabupaten lingga 13 tahun yang lalu, polres lingga hanya memiliki 4 polsek.

4 Kantor polisi sektor/ polsek, diantanya polsek dabo, polsek singkep barat, polsek daik lingga, dan polsek senayang. Hampir setiap polsek yang ada di wilayah hukum polres lingga ini, ada yang memiliki wilayah hukum hingga 4 kecamatan. Salah satunya adalah polsek daik lingga, yang memilki wilayah hukum di kecamatan lingga, lingga timur, lingga utara dan kecamatan selayar.

Kepadatan penduduk yang tiap tahunnya terus bertambah, membuat polres lingga makin kesulitan untuk mengamankan wilayah hukumnya. Sebagai antisipasi makin meningkatnya angka kriminal di kabupaten lingga, di tahun 2017 ini, polres lingga akan kembali mengajukan jumlah polsek.

Menurut kapolres lingga, AKBP Ucok Lasdin Silalahi, Salah satu polsek yang akan diajukan adalah polsek pancur, yang berada di wilayah kecamatan lingga utara.

“Keberadaan polsek di wilayah pancur, kecamatan lingga utara ini di anggap penting, dikarenakan daerah pancur merupakan daerah yang padat dengan berbagai aktifitas,” ungkap Ucok dalam copy morning di dabo singkep, kamis 27/4/2017.

Keberadaan wilayah kelurahan pancur yang di apit oleh sungai resun dan sungai besar, serta letaknya berdekatan dengan pulau pulau kecil berpenghuni. Menjadikan wilayah pancur sebagai daerah tersibuk di wilayah lingga utara.

Hampir semua sembako yang dibutuhkan masyarakat lingga dan masyarakat pulau ada di sini. Mulai dari beras, susu, hingga pakaian pun ada di sini. Tidak hanya itu beberapa kapal barang juga banyak melakukan bongkat muat barang di wilayah pancur, serta panjur juga selalu disinggahi kapal ferri dari tanjung pinang.

 

(red/ Irwansah)

Angin Puting Beliung Hantam 6 Rumah dan 1 Bangunan Sekolah Dasar

0
Pohon tumbang terkena angin puting beliung di Kabupaten Lingga.

batamtimes.co , Lingga – Hujan Lebat yang disertai angin kencang yang terjadi pada jumat pagi 28/4, di desa tanjung dua, kecamatan penuba. mengakibatkan 6 rumah dan bangunan sekolah dasar mengalami kerusakan parah.

Selain kerusakan yang dialami akibat terjangan puting beliung, beberapa rumah diantaranya hancur akibat tertimpa pohon tumbang, sehingga membiat atap dan plafonnya jebol .

Tidak ada korban jiwa dalam musibah ini. Namun Pusaran Angin puting beliung, yang terjadi dalam waktu 15 menit ini, sempat membuat panik warga di desa tanjung dua.

“Warga sempat panik dan berhamburan keluar rumah, saat angin kencang mulai menerjang desa ” kata Firman , salah satu warga korban Angin Puting beliung , Jumat 28/4.

Firman menjelaskan , Peristiwa ini terjadi sekitar jam 03.20 dini hari. Kejadiannya tiba tiba, dan hampir Semua warga berteriak, serta berhamburan keluar rumah untuk menyelamatkan diri.

“Angin puting beliung yang menimpa desa ini, baru pertama kali terjadi. Sebelumnya kejadian ini belum pernah kami rasakan.”kata Firman.

Kerusakan parah yang dialami oleh sebagian warga desa tanjung dua ini. Masyarakat desa tanjung dua sangat mengharapkan uluran tangan dari pemerintah lingga, agar bisa kembali memperbaiki rumah mereka.

Saat ini 6 rumah yang ditempati 6 keluarga ini, mengungsi ke rumah tetangga dan keluarga mereka yang berdekatan.

 

(red/irwansah)

41 KK Kampung Angrek Sei Beduk Rata Dengan Tanah Digusr Tim Terpadu

0
Seorang Bocah berjalan di reruntuhan pengusuran di Kampung Anggrek, Kelurahan Mangsang, RT 03 RW 14 Sei Beduk rata dengan tanah

batamtimes.co,Batam – Sebanyak 32 rumah di Kampung Anggrek, Kelurahan Mangsang, RT 03 RW 14 Sei Beduk rata dengan tanah.

Bangunan yang dihuni 41 Kepala Keluarga (KK) itu dihancurkan oleh tim terpadu Satpol PP, kepolisian, TNI dan Kantor Camat Sei Beduk, karena berdiri secara ilegal.

Bangunan yang dihuni 41 Kepala Keluarga (KK) itu dihancurkan oleh tim terpadu Satpol PP, kepolisian, TNI dan Kantor Camat Sei Beduk, karena berdiri secara ilegal.

Zainuba, satu pemilik rumah liar yang digusur terlihat berteduh di bawah pohon, memperhatikan rumahnya yang sudah hancur.

“Saya baru saja mengambil barang-barang yang masih bisa digunakan. Karena saya lelah, saya berteduh sebentar,” ujarnya sembari menghapus keringatnya.

Zainuba mengatakan, dia sudah tujuh tahun tinggal di rumah tersebut bersama anak angkatnya.

Sudah lebih dari Rp 10 juta habis uangnya untuk membangun rumah di lahan milik BP Batam tersebut.

Sekarang, bangunan rumah yang semi permanen itu telah hancur rata dengan tanah.

“Kami tidak tau mau tinggal dimana nantinya. Mau tidak mau cari tumpangan dulu.” Ujar Zainuba

Di tempat yang sama, Royen Pasaribu juga tampak menggali-gali puing rumahnya.

Meski panasnya matahari sangat menyengat, namun ia tetap mengangkat puing-puing bangunan rumanya yang masih bisa digunakan.

“Kami cuma dikasih waktu satu hari untuk membongkar bangunan. Dapat surat peringatan ketiga, Selasa (25/4/2017) sore, Kamis pagi sudah digusur,” ujar Royen.

“Kami belum siap sehingga kami pontang panting memindahkan barang-barang kami saat tim terpadu datang,” ujarnya

Fenomena Papan Bungga Ucapan Untuk Pasangan Ahok -Djarot Landa Batam

0
Kantor Walikota Batam mulai disuguhi sejumlah papan bungga ucapan untuk Ahok-Djarot.

batamtimes.co , Batam – Fenomena ucapan Trimakasih atas kinerja Ahok-Djarot terus mengalir tidak hanya di Jakarta kota Batam juga ikut meramaikan, puluhan karangan Bunga terpampang di sepanjang kator Walikota batam hingga menuju tugu ucapan selamat datang Kota Batam yang berada di belakang Mesjid raya Batam center Kamis (28/4/2017)

Sebelumnya Perhitungan cepat dari sejumlah lembaga menyatakan Anies Baswedan dan Sandiaga Uno berhasil unggul dari Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) – Djarot Saiful Hidayat.

Sejumlah papan bunga di pajang mulai gedung Pemko Batam hingga di sekitar bundaran Logo Ucapan selamat datang batam center.
Papan bunga Untuk Ahok-Djarot.

Kekalahan pasangan Ahok – Djarot dalam bursa pemilihan kepala daerah ini rupanya mengejutkan banyak pihak.

Tak tanggung-tanggung, sejumlah pendukung dan simpatisan Ahok – Djarot belum bisa menerima kekalahan hingga mengaku gagal move on.

Untuk itu, puluhan karangan bungga untuk pasangan nomor urut dua tersebut terus mengalir.

Bunga-bunga tersebut datang bergantian sejak pagi hari Kamis dan diperkirakan karangan bungga itu akan terus berdatangan hingga Jumat (29/4/2017).

 

(red/lantas)

Rekomendasi Untuk Gubernur,Listrik Naik Ikuti Inflasi Tiga Tahun Terakhir 20 Persen

0
Ir. Wirya Putra Silalahi Alumni Teknik Elektro ITB.dan Wakil Ketua Ikatan Alumni ITB Provinsi Kepri

Oleh :   Ir. Wirya Putra Sar Silalahi

Alumni Teknik Elektro ITB.

Wakil Ketua Ikatan Alumni ITB Provinsi Kepri

batamtimes.co , Batam – Baru-baru ini kita dikagetkan oleh kenaikan tarif listrik PLN di Batam yang dirasakan cukup tinggi,sekitar 45%.Benarkah ini terlalu tinggi, berapa sebaiknya tarif listrik di Batam? Apakah perlu dibatasi keuntungan PLN Batam?

Pertanyaan tersebut terus mendera Masyarakat Batam.Oleh karena itu mari kita lihat masalah kelistrikan secara global di Batam, bukan hanya masalah tarif saja, tetapi juga masalah penyediaan, keandalan dan masalah investasi listrik.

Sekitar 4 tahun yang lalu, sebelum tahun 2014, masalah listrik di Tanjung Pinang Dan Bintan sangat parah. Ketika itu, tarif listrik nasional masih di subsi dari  pemerintah pusat , dan  belum terinterkoneksi  jaringan listrik di Batam dengan Bintan.

Namun cukup disayangkan tanpa kualitas yang baik,sehari pemadaman bisa terjadi beberapakali byar pet. Bahkan kondisinya semangkin berulang-ulang waktu pemadaman juga semangkin panjang.

Kenapa perihal tersebut dapat terjadi ? ,bisa dijawab langsung hal itu disebabkan Lebih besar biaya yang dikeluarkan daripada uang masuk.

Pada saat itu harga tarif listrik berkisar  Rp 790,- per KWH.Sementara harga Biaya Pokok Produksi (BPP) listrik di Bintan lebih besar  hingga mencapai  Rp 2.490 per KWH.

Mengapa biaya BPP listrik lebih besar,itu semua disebabkan pemakaian listrik mengunakan genset,dan genset mengunakan BBM solar untuk berproduksi.Sehingga PLN Tanjung Pinang mensubsidi sekitar Rp 1.700 per KWH (merugi).

Padahal masa itu permohonan pengunaan listrik terus bertambah,artinya semakin banyak dijual.

Sehingga dipastikan subsidi semakin besar.Seperti lazimnya  pertumbuhan konsumsi listrik yang dapat diasumsikan pada saat itu sekitar 10% per tahun.Semakin tahun semakin besar konsumsi listrik di Tanjung Pinang dan Bintan.

Kondisi tersebut mengakibatkan PLN Tanjung Pinang merasa berat menambah kapasitas di Tanjung Pinang dan Bintan, karena membutuhkan investasi sekitar US$ 1 juta per MW.Dilain pihak PLN juga harus menambah biaya subsidi pemakaian sekitar Rp 5 milyar per tambahan 1 MW.

Sebagai contoh pada tahun 2013,PLN hanya 52 MW sementara daya listrik yang harus disalurkan  beban puncaknya mencapai 57 MW, sehingga ada kekurangan 5 MW.

Bila PLN mau menutupi kekurangan 5 MW tersebut, maka PLN harus menyiapkan 2 kali kekurangan atau sekitar 10 MW.

Artinya PLN harus membeli genset dengan biaya sekitar US$ 10 juta dan tambahan subsidi sekitar Rp 25 milyar per tahun.

Selain itu, PLN Tanjung Pinang harus menambah antisipasi pertumbuhan konsumsi listrik sekitar 10% atau 6 MW per tahun.

Ini beban yang sangat berat untuk PLN setingkat kota seperti Tanjung Pinang.

Sehingga semakin lama, semakin ketinggalan kemampuan daya listrik di Tanjung Pinang dan Bintan. Akibatnya, semakin sering dan lama pemadaman listrik bergilir.

Inilah kondisi terburuk permasalahan listrik di suatu daerah.

Nah ,mengapa  Batam tidak terjadi permasalahan seperti di Tanjung Pinang?.

Karena Batam telah mencapai harga ke ekonomian untuk tarif listriknya. Artinya,harga jual listrik lebih tinggi dari biaya produksi listrik BPP PLN.

Harga rata-rata tarif listrik di Batam di atas Rp1.125 per KWH, sementara BPP PLN Batam masih di bawah itu.

Mengapa bisa seperti itu,Bright PLN pembangkit listriknya memakai bahan gas dan batubara,sehingga BPP dapat lebih kecil.

Dengan kondisi tersebut maka Bright PLN Batam bisa profit.Apalagi jika kondisinya semakin banyak menjual listrik,maka semakin besar profitnya.

Sebagai contoh, beban puncak PLN Batam pada waktu itu sekitar 324 MW, atau pertumbuhan sekitar 35 MW per Tahun, tentu tidak ada masalah untuk PLN Batam, karena tarifnya sudah profit.

Sehingga tidak ada masalah dengan pertumbuhan dan ketersediaan listrik di Batam, berapapun tambahan rumah atau pabrik baru di Batam, listriknya tetap terpenuhi.

Kata kunci, tarif listrik sudah mencapai harga keekonomiannya atau sudah profit.Untuk itu, kita perlu menjaga bagaimana PLN Batam bisa terus mengantisipasi pertumbuhan konsumsi listrik di Batam,.

Dengan tetap menjaga tarif listrik di Batam lebih murah dan terjangkau sekaligus dapat untung.

Tidaklah kita ingginkan, permasalahan di Tanjung Pinang dan Bintan 4 tahun lalu, terjadi di Batam.

Terjadi kekurangan daya, sehingga terjadi pemadaman bergilir tiap hari.

Kita menginginkan PLN Batam seperti sekarang, tetap menyediakan dan mengantisipasi ketersediaan listrik dengan tingkat keandalan yang semakin baik.Dikarenakan biaya produksi lebih murah.

Pertanyaannya berapa selayaknya harga listrik PLN Batam? Ada 2 persyaratan direkomendasi untuk dipenuhi:

1.Harga jual lebih tinggi dari biaya produksinya, atau mencapai harga ke ekonomiannya. Sehingga investor swasta masih tertarik untuk berinvestasi listrik di Batam.

2.Tarif  PLN Batam masih cukup murah dan terjangkau oleh masyarakat Batam.

Terakhir kali PLN Batam menaikan tariff listrik padatahun 2014.Berarti sudah 3 tahun tariff listrik PLN Batam tidak naik.Seharusnya memang PLN Batam bisa menyesuaikan tarif setiap tahun, sesuai dengan tingkat inflasi Kota Batam pada tahun tersebut.

Tetapi, karena PLN Batam lalai tidak menaikan tarif listrik selama 3 tahun terakhir ini, apapun alasannya, seharusnya tidak dibebankan keseluruhannya pada masyarakat.

Ketidak beranian manajemen PLN Batam selama 3 tahun terakhir ini, dibebankan seluruhnya pada masyarakat saat ini.

Kalaupun PLN Batam mau merapel kenaikan selama 3 tahun ini, maka paling tidak berdasarkan inflasi yang ada di Batam selama 3 tahun terakhir ini, yaitu inflasi tahun 2014, 2015, 2016 dan prediksi inflasi maksimum tahun 2017.

Bila alasan PLN Batam di luar alasan inflasi, maka seharusnya ada audit terlebih dahulu pada PLN Batam, apakah sudah tepat dengan alasan PLN Batam menaikan tariff listrik.

Masyarakat tidak menginginkan PLN kurang efisien, tetapi segala kerugian PLN Batam di bebabkan kepada rakyat Batam.Demikian juga, PLN Batam tidak seenaknya sendiri menaikan keuntungan perusahaan setingginya hanya dengan cara menaikan harga tariff listrik PLN.

PLN Batam adalah perusahaan monopoli dalam bisnis listrik di Batam, harus diatur oleh pemerintah.

Tabel inflasi Kota Batam pada tahun 2014 – 2016.

Tahun

Inflasi

2014

7.61%

2015

3.20%

2016

3.35%

2017

5.00% (prediksimaks)

 

Dari data inflasi di atas, maka seharusnya kenaikan tarif listrik PLN Batam, hanya naik sebesar 20.50%. Inilah angka yang tepat untuk kenaikanTarif PLN Batam tahun 2017 ini.

Bila lebih dari itu, perlu diadakan audit berapa sebenarnya Biaya Pokok Produksi (BPP) PLN Batam, dan berapa persen dari BPP yang layak diberikan sebagai tarif listrik PLN Batam.Sebagai contoh, rata-rata BPP PLN se Indonesiadi tahun 2016 adalah Rp 983/ KWH, dengan tarif listrik untuk rumah tangga R1=R2=R3 adalah Rp 1.467/ KWH.

Artinya tarif PLN sekitar 50% di atas BPP.Demikian juga PLN Batam, kita harapkan tarifnya tidak lebih dari 50% dari BPP PLN Batam.Jadi ada 2 persyaratan yang untuk kenaikan tarif listrik PLN Batam di tahun 2017:

1.Tidak lebih dari komulatif inflasi 2014 s/d 2017, atau maksimum kenaikan 20,50%.

2.Tidak lebih tinggi 50% dari BPP PLN Batam (perlu audit independen, untuk menentukan BPP listrik PLN Batam).

Dipilih mana yang lebih kecil dari kedua pilihan di atas, itulah dipakai PLN Batam untuk menaikan tarif listrik PLN Batam di tahun2017.Bila harga ini belum mencapai harga keekonomian listrik PLN Batam, maka PLN Batam dapat menyesuaikannya pada waktu akan datang.

Agar dapat meyakinkan masyarakat, PLN Batam harus diaudit oleh suatu badan auditor independen terpercaya, berapa sebenarnya BPP listrik PLN Batam.Itulah rekomendasi kepada Gubernur Kepri untuk merevisi Peraturan Gubernur Nomor 21 tahun 2017 tentang Kenaikan Listrik Batam.(*)

 

 

 

Kapolres Kampar : Polsek Taphil Ringkus Pengedar Narkoba Dari Rumah Kontrakan

0
Polsek Taphil tangkap 4 orang pengedar sabu..

batamtimes.co , Inhil – Polisi kembali mengamankan empat tersangka Narkoba beserta barang bukti di Kepolisian Resort  (polres) Kampar.Hal tersebut diketahui berdasarkan Laporan Polisi No :LP.a/42/IV/2017/Riau/Res kpr/sek taphil tanggal 26 April 2017.

Menurut Kapolres Kampar AKBP Edi Sumardi sik,tersangka diamankan dari salah satu rumah kontrakan warga Sumail yang tinggal di  Rt 15 Rw 05 desa suka maju kec Taphil.

Dari rumah kontrakan itu, Polisi mengamankan tersangka Putra Edi Kusuma alias putra ( 25), petani, alamat Rt 15 Rw 05 Ds. Suka Maju Kec. Taphil, Susiono alias mendol ( 42), petani, alamat Dusun II Rumah 3 pencing Ds. Kotagaro.

Selanjutnya,tambah Edy ,terlapor yang diamankan dari lokasi yakni,  Adi Sumantri alias kuntet ( 31), karyawan PT. Rbke, alamat Rt 11 Rw 03 Ds. Kota Baru dan  Suparmin alias Parmin (52), petani, alamat Rt 06 Rw 03 Ds. Kota Baru.

Adapun barang bukti yang  ikut diamankan ,

–  uang sebesar Rp. 37.000,- ( tiga puluh tujuh ribu rupiah).

– 4 bungkus besar diduga sabu.

– 5 bungkus kecil diduga sabu.

–  5 unit hp 

– 2 timbangan digital wrna hitam merek Constant.

– 7 bungkus plasti bening yg berisikan plastik bening kecil.

– 5 buah mancis.

– 3 buah kaca pirex

– 2 buah jarum kompor.

– 5 buah sendok pipet

– 4 slip penyetoran BRI ke An. Widia Katrina.

– 6 bgkus cotton bat merek pelangi.

– 2 buah dimpet.

– 1 buah bong dr botol lasegar.

– 1 buah buku catatan jual beli narkoba sabu.

Dikatakanya, Polsek Taphir mendapatkan informasi transaksi narkoba tersebut dari warga,yang menyebutkan akan diadakan transaksi narkoba  Rabu  (26/04/2017) Pukul 13.30 WIB dirumah kontrakan Sumail  warga suka maju Kec. Taphil.

Mendapat informasi tersebut, anggota Polsek Taphil taphil langsug menuju TKP yang dipimpin oleh Kapolsek Taphil AKP BEN HARDI. SH beserta 3 org anggota.

 “Sesampai di TKP lgsg melakukan penggeledahan terhadap rumah kontrakan dan ditemukan BB diduga jenis sabu2 sebanyak 4 bks besar, 5 bungkus kecil.Saat ini terlapor dan BB telah diamankan di Mapolsek Taphil.”ujarnya

 

(red/rote)

 

 

 

Pemkab Lingga Sosialisasi Rumah Subsidi Bagi PNS dan PTT

0
Gandeng Bapertarum - PNS, pemerintah Kabupaten Lingga melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) adakan sosialisasi rumah bersubsidi bagi PNS dan PTT di aula kantor Bupati Lingga, Rabu (26/04/2017)

batamtimes.co , Lingga – Gandeng Bapertarum – PNS, pemerintah Kabupaten Lingga melalui Badan Kepegawaian Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) adakan sosialisasi rumah bersubsidi bagi PNS dan PTT di aula kantor Bupati Lingga, Rabu (26/04/2017) siang.

Sosialisasi ini dilakukan guna memberikan pemahaman dan kesejahteraan kepada para PNS maupun PTT yang berpenghasilan rendah untuk memanfaatkan kepemilikan rumah kredit (KPR) atau subsidi.

Dalam sosialisasi ini, Bupati Lingga, Alias Wello, juga mendatangkan narasumber dari pihak REI dan Bank BTN.

“Ini merupakan tindak lanjut MOU kemarin, bahwa program pembangunan rumah bersubsidi diprioritaskan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Lingga yang belum memiliki rumah, khususnya di wilayah Pulau Singkep, Pulau Lingga dan Pulau Sebangka,” jelas Bupati Lingga, Alias Wello.

Menurut bupati lingga, kerjasama ini menjadi bagian terpenting. Serta bisa di manfaatkan bagi para ASN dan PTT.

Besarnya bianya hidup di lingga, dan tidak sesuainya pendapatan yang dimiliki oleh para ASN dan PTT di lingga. membuat ASN maupun PTT di Lingga tidak sanggup membeli atau membangun rumah.

Keditak sanggupan inilah, banyak para ASN dan PTT yang lebih memilih menghuni rumah kontrak bila di bantingkan membangun rumah.

Sementara itu, Direktur perencanaan strategis bapertaru -PNS, Edy Darmawan, mengatakan, program ini merupakan program dari kementrian PUPR.

“Program rumah bersubsidi ini, tidak lain untuk memudahkan masyarakat yang berpenghasilan rendah, termasuk para ASN dan PTT, sebagai upaya mewujudkan sejuta rumah,” lanjut Edy Darmawan.

(red/Irwansah)

Jimy : Jangan Disamakan Antara Informasi Dengan Berita Produk Pers

0
Gedung Dewan Pers (Foto : Merdeka)

batamtimes.co , Padang – Anggota Dewan Pers Jimmy Silalahi mengajak masyarakat dapat lebih jeli membedakan antara produk pers dengan informasi yang beredar di media sosial sebagai upaya membentengi diri dari informasi hoax atau kabar palsu.

“Jangan disamakan antara informasi dengan berita karena itu adalah hal yang berbeda,” kata Jimmy di Padang, Rabu, pada kegiatan workshop dengan tema Literasi Media Sebagai Upaya Cegah Tangkal Radikalisme dan Terorisme di Masyarakat, diselenggarakan oleh Forum Koordinasi Pencegahan Terorisme (FKPT) Sumatera Barat.

Ia menjelaskan perbedaan utama produk pers dengan media sosial adalah apa yang dihasilkan oleh pers disebut berita sementara apa yang keluar di media sosial adalah informasi.

“Dari sisi produksi berita harus diolah oleh wartawan yang memiliki kompetensi yang terukur sementara produk media sosial bisa ditayangkan oleh siapa saja tanpa memandang latar belakang,” ujar dia.

Kemudian cara kerja pers memiliki tim yang disebut dengan redaksi dengan standar yang ketat sementara media sosial lebih kepada pribadi sehingga sifatnya perorangan, lanjut dia.

Berikutnya terkait dengan pertanggungjawaban dalam pers ada jenjang mulai dari pemimpin redaksi hingga wartawan sedangkan untuk media sosial tidak ada dan dapat disebarkan kapan pun oleh siapa saja.

Lalu produk pers memiliki batasan yang disebut dengan Kode Etik Jurnalistik sedangkan media sosial tidak terikat batasan apapun, kata dia.

“Yang namanya wartawan itu adalah profesi dan terikat kepada kode etik sedangkan media sosial bukan profesi jadi tidak terikat kepada apapun,” lanjut dia.

Selanjutnya produk pers harus memiliki badan hukum minimal berbentuk PT sebagai legalitas mengacu kepada standar perusahaan pers yang ditetapkan Dewan Pers.

Selain itu produk pers memiliki identitas yang jelas dan bisa ditelusuri sedangkan media sosial dapat saja identitas dipalsukan atau hari ini ada orang yang menyebarkan informasi tapi besok sudah hilang.

Oleh sebab itu ia menegaskan yang namanya media sosial itu bukan produk pers karena memiliki perbedaan yang jelas.

Sementara Ketua FKPT Sumbar Syaifullah mengatakan pemberantasan terorisme butuh campur tangan semua pihak dan jangan hanya dibebankan kepada hanya penegak hukum.

Mari bersama-sama mencegah radikalisme dan terorisme, salah satunya lewat kemampuan literasi media yang baik, kata dia.

 

(red/antara)

Lakukan Ilegal Fishing Bakamla Tangkap Empat KIA dari Dietnam di Perairan Natuna

0
Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil menangkap empat kapal ikan asing (KIA) dari Vietnam di wilayah perairan Natuna.

batamtimes.co , Natuna – Badan Keamanan Laut (Bakamla) berhasil menangkap empat kapal ikan asing (KIA) dari Vietnam di wilayah perairan Natuna.

Kasubbag Humas Bakamla, Kapten Marinir Mardiono, mengatakan, penangkapan dilakukan karena keempat kapal tersebut melakukan tindakan pencurian ikan (ilegal fishing).

“Keempat kapal tertangkap tangan sedang melakukan kegiatan penangkapan ikan dengan menggunakan alat tangkap trawl. Setelah dilakukan pemeriksaan diketahui pula bahwa kapal tidak dilengkapi dokumen perizinan yang berlaku di Indonesia,” kata Mardiono, di Jakarta, Rabu (26/4).

Mardiono menyebutkan, empat kapal yang ditangkap adalah ‎TG 94169 TS berbobot 62 GT, nakhkoda Duong Van Hai dengan membawa 7 anak buah kapal (ABK), TG 94916 TS bobot 43 GT, nakhkoda Phan Van Thao, 7 ABK, TG 91705 TS bobot 30 GT, nakhkoda Phamnhut Giang, 6 ABK, dan TG 93395 TS bobot 34 GT, nakhkoda Nguyen Thanh Tuan, 7 ABK.

“Atas kegiatan illegal yang dilakukannya, kapal beserta barang bukti di kawal dan diserahkan ke Pangkalan PSDKP Batam,” tambah Mardiono.

Sebagaimana telah diberitakan sebelumnya, pada Rabu (12/4), Bakmla telah menangkap menangkap sebuah kapal Vietnam BTH 97744 TS yang tidak dilengkapi dengan dokumen kapal dan memuat berbagai ikan campuran hasil tangkapan di Perairan Natuna.

Kemudian pada Senin (10/4), Bakamla juga menangkap empat KIA Vietnam yang melakukan penangkapan ikan dengan alat tangkap pair trawl.

 

(red/sp)

Toko Bunga Kebanjiran Pesanan Gara-Gara Ahok

0
Karangan bunga yang dikirim untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan wakilnya Djarot Syaiful Hidayat membuat toko-toko bunga di Jakarta kebanjiran pesanan.

batamtimes.co , Jakarta – Karangan bunga yang dikirim untuk Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama atau Ahok dan wakilnya Djarot Syaiful Hidayat membuat toko-toko bunga di Jakarta kebanjiran pesanan.

Didi Florist, toko bunga yang terletak di Rawa Belong, Jakarta Barat, ini bahkan menerima pesanan hingga 1.000 karangan bunga sejak Selasa (25/4).

“Wah, ini paling banyak. Kalau untuk nikahan saja kita paling banyak 600, kalau ini lebih, ada kali 1.000. Pokoknya pesanan paling banyak selama saya kerja di sini,” kata Agus, seorang petugas Didi Florist saat ditemui saat mengantar bunga di depan Balai Kota Jakarta, Rabu.

Menurut Didi, pesanan mulai berdatangan pada Selasa (24/4), di mana karangan bunga masih dapat diletakkan di dalam kantor Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama.

Didi mengatakan, pesanan karangan bunga terus berdatangan hingga Rabu siang dan ia mengaku masih akan mondar-mondir mengirim bunga hari ini.

Hal yang sama juga terjadi pada toko bunga Nancy Florist yang berlokasi di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, di mana pesanan karangan bunga meningkat tiga kalo lipat dari biasanya.

“Biasanya paling ngirim tiga, sekarang bisa 12 sehari,” kaya Tommy, petugas Nancy Florist.

Menurut Tommy, meningkatnya pesanan karangan bunga terjadi sejak Selasa dan terus berlangsung hingga hari ini.

Untuk setiap karangan bunga, Nancy Florist mematok harga Rp600.000 hingga Rp2.000.000, namun harga yang paling rendahlah yang paling banyak dipesan.

 

(red/antara)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga