8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1235

Satreskrim Polrestabes Medan Ringkus Pengelapan Mobil Modus KTP dan KK Palsu

0
Kantor Polrestabes medan

batamtimes.co , Medan -Petugas Sat Reskrim Polrestabes Medan berhasil meringkus dua pelaku penggelapan mobil, dengan modus menggunakan KTP dan Kartu Keluarga (KK) palsu saat melakukan pembelian secara kredit.

Kedua pelaku itu berinisial MR dan RAMN. Petugas meringkus keduanya atas laporan salah satu perusahaan pembiayaan dengan LP: 869 /IV/2015/SU/RESTA, 10 April 2015 dengan pasal 378/372 KUHP atau penipuan/penggelapan.

Informasi yang diperoleh, aksi penipuan dan penggelapan itu terjadi pada 27 November 2014. Kedua pelaku mendatangi showroom Istana Mobil jalan Nibung Raya, Medan, untuk membeli mobil pajero BK 471 KO seharga Rp356.157.000 dengan cara kredit selama 35 kali pembayaran.

Setelah proses transaksi jual-beli deal, MR dan RAMN pun diminta untuk menandatangi kwitansi uang DP pembelian Pajero sebesar Rp58,5 juta serta menyerahkan KTP dan KK.

Namun setahun berjalan, MR dan RAMN tak melakukan pembayaran cicilan sesuai dengan kesepakata. Kondisi itupun membuat pihak showroom melakukan penagihan sesuai data yang diberikan kedua pelaku.

Ternyata setelah diperiksa, KK dan KTP yang diberikan MR dan RAMN, palsu. Hingga pihak showroom pun memutuskan melaporkan kedua pelaku ke Polrestabes Medan.

Berdasarkan laporan tersebut, petugas pun melakukan penyelidikan. Jumat (16/12) sekira pukul 12:00 WIB, personel Unit Ranmor mendapat informasi bahwa ada seseorang yang memiliki mobil Pajero Silver bernopol B 1050 ELP beserta STNK palsu.

Saat nomor rangka mobil diperiksa, diketahui plat nomor asli kendaraan tersebut adalah BK 471 KO. Petugas pun akhirnya meringkus RAMN dari rumahnya di komplek Wakiki, Medan Tuntutan.

Selanjutnya, Minggu (18/12) pukul 00:35 WIB, petugas kembali meringkus MR di Jalan Eka Surya Ruko D’Paris, Medan Johor, Kelurahan Kedai Durian, Kecamatan Deli Tua.

Dari hasil pemeriksaan, kedua tersangka sudah puluhan kali melakukan penipuan dan penggelapan dengan modus yang sama terhadap perusahan-perusahaan pembiayaan mobil.

Sementara itu, Wakasat Kompol Fahrizal membenarkan penangkapan kedua pelaku dan pihaknya tengah melakukan pemeriksaan dan pengembangan .(red/Sumut Pos)

Golok Teroris Sambut Polisi di Rumah Apung

0
Salah satu terduga teroris yang ditangkap di Waduk Jati Luhur menjalani perawatan khusus di RS Polri, Jakarta, Minggu (25/12/2016) (foto : Jawa Pos)

batamtimes.co , Jabar – Densus 88/Antiteror membekuk empat terduga teroris yang diidentifikasi merupakan jaringan Jamaah Anshar Daulah, Tasikmalaya, Jaba, Minggu (25/12).

Dua orang ditangkap dan dua lainnya tewas karena nekat melakukan perlawanan menggunakan senjata tajam. Mereka diduga hendak melakukan teror saat Natal dan pergantian tahun pekan depan.

Kemarin pukul 09.00 Densus 88/Antiteror membekuk Ivan Rahmat Syarif, 28, dan Rijal alias Abu Arham, 29, di Jalan Ubrug, Cibinong, Jatiluhur, Purwakarta, Jabar.

Dua orang tersebut berasal dari daerah yang sama, yakni Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat. Sebelum ditangkap, keduanya sempat melakukan perlawanan dengan pisau.

Namun, tak lama, mereka menyerah. Dari keterangan keduanya, ternyata masih ada anggota komplotan lain yang bersembunyi di rumah apung di tengah-tengah Waduk Jatiluhur. Jumlahnya juga dua orang.

Tim Densus 88 mendatangi tempat tersebut. Karena sasaran berada di tengah waduk, dilibatkan pula polisi dari Polair Polda Jabar. Maka, bergeraklah tim gabungan tersebut dengan kapal polair.

Sampai di sasaran, polisi disambut perlawanan dua orang yang akan disergap tersebut. Mereka keluar dari rumah apung dengan golok teracung.

Maka, terjadilah duel antara polisi dan dua terduga teroris di rumah apung itu. Karena perlawanan keduanya membahayakan nyawa, polisi menghujani mereka dengan tembakan. Tak butuh waktu lama, keduanya roboh dan tewas.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karopenmas) Divhumas Mabes Polri Brigjen Rikwanto mengungkapkan, saat polisi akan menangkap, ternyata keduanya membawa golok. Mereka melawan dan berusaha melukai petugas.

’’Nama kedua pelaku yang tewas adalah Abu Sofi dan Abu Fais,’’ jelasnya. Abu Sofi juga dikenal dengan nama Abu Azis alias Mas Brow, warga Jalan Tipar, Kecamatan Kotawaringin, Kabupaten Bandung. Sedangkan Abu Fais merupakan warga Padalarang, Kabupaten Bandung Barat.

Dalam penangkapan tersebut, diamankan sejumlah barang bukti. Di antaranya, senjata tajam dan sejumlah dokumen.

Saat ini pemeriksaan masih berlangsung terhadap pelaku teror dan analisis dilakukan pada berbagai barang bukti tersebut. ’’Kami masih dalami,’’ ujar Rikwanto.

Sementara itu, seorang sumber yang mengetahui rangkaian penangkapan di Jatiluhur menyebutkan, empat terduga teroris itu terhubung dengan kelompok Jamaah Anshar Daulah (JAD) Tasikmalaya.

Anggota lain jaringan JAD Tasikmalaya itu beberapa waktu lalu sudah ditangkap di Kampung Curug, RT 2, RW 1, Babakan, Setu, Tangerang Selatan.

Jumlahnya juga empat orang. Yang ditangkap hidup-hidup bernama Adam, sedangkan tiga lainnya tewas setelah melawan dengan melemparkan bom.

’’Ini rangkaian penangkapan dengan jaringan yang dibekuk di Tangsel,’’ tutur sumber tersebut (red/jp)

Kotak Hitam Pesawat Wing Air Dibawa ke Jakarta

0
Ilustrasi Pesawat Wing Air .Kotak hitam pesawat Wings Air dibawa ke Jakarta oleh petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti tergelincirnya pesawat saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

batamtimes.co , Semarang – Kotak hitam pesawat Wings Air dibawa ke Jakarta oleh petugas Komite Nasional Keselamatan Transportasi guna penyelidikan lebih lanjut mengenai penyebab pasti tergelincirnya pesawat saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang.

“Black box bersama FDR (flight data recorder) dan CVR (cockpit voice recorder) kami berangkatkan ke Jakarta sore ini untuk mengetahui penyebab tergelincirnya pesawat Wings Air,” kata Ketua KNKT Soerjanto Tjahjono saat menggelar konferensi pers di Semarang, Senin.

Menurut dia, untuk mengetahui semua data pada kotak hitam pesawat Wings Air membutuhkan waktu yang cukup lama dan dilakukan oleh seorang ahli.

“Dalam waktu (paling cepat) enam bulan bisa diketahui penyebab pasti tergelincirnya pesawat Wings Air saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang pada Minggu (25/12) petang,” ujarnya.

Ia menjelaskan bahwa saat ini KNKT juga sedang mengumpulkan data-data dan meminta keterangan dari berbagai pihak seperti pilot, pramugari, pihak bandara, dan BMKG terkait dengan insiden tergelincirnya pesawat Wings Air.

Ia memerinci, insiden yang terjadi di runway 31 Bandara Internasional Ahmad Yani itu mengakibatkan kerusakan pada roda pendarat bagian kanan dan bagian bawah pesawat bagian kanan.

“Kerusakan terberat, roda pendarat kanan patah, bagian bawah pesawat kanan rusak berat karena saat kecelakaan, propelernya menyentuh landasan,” katanya.

Ia menilai pesawat Wings Air 72-600 dengan nomor penerbangan IW 1896 dan nomor registrasi PK WGW itu layak terbang serta tidak ada kerusakan.

“Selain layak terbang, pilot memiliki jam terbang 4.000 jam, sedangkan co-pilot 3.500 jam terbang sehingga cukup berpengalaman,” ujarnya.

Ketua Sub Komite Investigasi Kecelakaan Penerbangan KNKT Nurcahyo Utomo menyatakan pihaknya tidak mau berspekulasi mengenai penyebab tergelincirnya pesawat Wings Air.

“Amat sangat terlalu dini jika (disebutkan) penyebab tergelincirnya pesawat Wings Air akibat cuaca, saya tidak mau berspekulasi,” katanya.

Direktur Operasional PT Angkasa Pura I Wendo Asrul Rose menambahkan, Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang kembali beroperasi normal pada pukul 08.00 WIB pascainsiden yang terjadi Minggu (25/12) pukul 18.24 WIB.

“Pesawat yang tergelincir berhasil dievakuasi pada pukul 06.00 WIB dan saat ini berada di sisi utara atau appron yang baru,” ujarnya.

Ia mengapresiasi semua pihak yang terlibat pada penanganan kecelakaan pesawat Wings Air saat mendarat di Bandara Internasional Ahmad Yani Semarang yang diketahui tanpa jatuhnya korban jiwa itu.(red/ant)

Tim WFQR Lantamal IV Tangkap Enam Orang Terduga Kriminal Laut Malaka

0
Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Unit-1 Jatanrasla menangkap enam orang terduga pelaku tindak kriminal di laut, Senin (26/12/2016) dini hari

batamtimes.co , Tanjungpinang -Tim Western Fleet Quick Response (WFQR) Lantamal IV Unit-1 Jatanrasla menangkap enam orang terduga pelaku tindak kriminal di laut, Senin (26/12/2016) dini hari.

Keenam orang itu diduga selalu beraksi di selat Malaka.Komandan Lantamal IV Tanjungpinang, Laksamana Pertama TNI S Irawan mengatakan kawanan perompak ini berencana melakukan aksinya di Selat Malaka.

Mereka berangkat dari Sungai Cantik Batam menyisir ke arah pulau Buluh sampai ke pulau Sambu Kecil lalu menuju perairan OPL Timur Malaysia menggunakan boat pancung.

“Tiga pelakunya pemain lama. Mereka adalah Ua yang berperan sebagai pemanjat adalah mantan narapidana yang dijatuhi vonis 4,5 tahun karena melakukan pembajakan MT Zafirah pada 2012 lalu,” kata Irawan kepada awak media, Senin siang.

Pelaku lainnya berinisial Ta yang berperan sebagai pemanjat adalah pelaku percobaan pencurian terhadap MT Lautan Promise pada 2013 lalu.(red/tri)

Mayat yang Ditemukan di Pulau Karimun Anak Warga Negara Singapura

0
Petugas mengevakuasi penemuan mayat di perairan Anak Karimun, Jumat (23/12/2016),(foto : Tribun)

batamtimes.co , Karimun – Mayat yang ditemukan terapung di perairan Pulau Karimun Anak, Jumat (23/12/2016) siang sekitar pukul 14.00 WIB adalah Ilzam bin Odit (53), warga negara Singapura.

Kasatreskrim Polres Karimun AKP Dwihatmoko Wiraseno mengatakan pihak keluarga sudah menemui pihaknya.

Dwi juga mengaku pihaknya sudah mengambil keterangan dari Rahman, Asisten Manager PSA Marine, perusahaan Ilzam di Singapura.

Rahman menyebutkan, Kamis (22/12/2016) dini hari sekira pukul 01.20 WIB bahwa Ilzam jatuh ke laut daru kapal Resilient NN03 yang sedang labuh jangkar di perairan Singapura.

“Saat itu korban tengah ikatkan tali untuk labuh jangkar, keterangan pihak perusahaan juga dibenarkan pihak Konsulat Singapura di Batam dan keluarga,” kata Dwihatmoko, Minggu (25/12/2016).

Kepada polisi Rahman juga menyebutkan pihaknya sempat melakukan pencarian terhadap korban namun tidak ditemukan.

Mayat Ilzam ditemukan pertama kali oleh seorang nelayan asal Jalaoh, Kecamatan Bulang, Batam bernama Nurdin (27) dan Basir bin Makhruf (38).

“Ada luka tapi bukan karena tindakan kekerasan, karena terjatuh,” terangnya. (red/tar)

Luhut: Perbaikan Bandara Sibisa dimulai 2017

0
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan.

batamtimes.co , Jakarta – Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan menargetkan perbaikan Bandar Udara Sibisa di Kabupaten Toba Samosir, Sumatera Utara, dimulai pada kuartal keempat 2017.

“Saat ini pemerintah sedang mengejar target dengan terus mengimplementasikan sejumlah program pembangunan sarana dan prasarana, seperti pembangunan dan juga perbaikan bandara,” demikian Luhut melalui siaran pers di Jakarta, Senin.

Menurut dia, pemerintah sedang melakukan berbagai pembangunan infrastruktur setelah menetapkan Danau Toba sebagai salah satu dari sepuluh wilayah kunjungan wisata andalan di Indonesia.

Hal itu disampaikan Luhut saat menghadiri perayaan Natal di kawasan Danau Toba, Sumatera Utara, Minggu (25/12).

Ia menekankan pentingnya peran Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) atau Gereja Kristen Masyarakat Batak untuk terus mencerdaskan masyarakat Sumatera Utara, umumnya untuk bersiap menghadapi sejumlah wisatawan yang datang ke Danau Toba.

Luhut menuturkan salah satu yang terpenting saat ini adalah pembangunan sumber daya manusia di kawasan tersebut.

Pemerintah menargetkan kunjungan 20 juta orang turis asing pada 2019. Oleh karena itu, pemerintah memerlukan kerja sama dengan seluruh masyarakat untuk menjaga dan mengembangkan daerah-daerah pariwisata di Indonesia.

Luhut juga meminta masyarakat untuk tidak termakan isu yang disebarkan di media sosial akhir-ahir ini, seperti isu yang mengatakan bahwa orang-orang China berbondong-bondong datang ke Indonesia untuk melakukan infiltrasi.

Ia berkisah, dalam kunjungan kerja ke Jepang beberapa waktu lalu, Negeri Sakura yang terkenal tidak menyukai China justru menarik 40 juta wisatawan Negeri Tirai Bambu ke sana.

Alasannya, turis China menghabiskan pengeluaran yang paling banyak sehingga dapat mendorong perekonomian kawasan wisata Jepang.

“Kami tahu apa yang harus kami lakukan, sehingga itu tidak akan pernah terjadi,” tegasnya, menepis isu yang soal tenaga kerja ilegal asal China yang datang ke Indonesia.

Luhut mengajak semua elemen masyarakat untuk berperan aktif dalam mengawasi hal tersebut.

Ia juga meminta gereja untuk berperan aktif dalam mengawasi orang asing yang masuk ke Indonesia.

Selain itu, Luhut berpesan agar masyarakat lokal bisa lebih berperan dalam bidang pariwisata, disiplin, bekerja keras.

Natal yang dirayakan di tengah lapangan Sisingamangaraja, Balige, itu dihadiri oleh sekitar 8.000 orang.

Selain para pendeta, masyarakat Batak khususnya umat Kristiani, hadir pula Menteri Perdagangan Enggartiasto Lukito, Wakil Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Tobasa Ali Imran Napitupulu, beberapa pemuda Banser Nahdlatul Ulama (NU) dan juga anggota DPRD setempat.

Tidak lupa, Luhut juga mengajak masyarakat untuk menebar kedamaian dan menyebar kasih ke setiap orang di sekitarnya, dan bukan menebar kebencian.(red/ant)

Polisi : Terduga Teroris Purwakarta Sempat Tinggal di Bandung

0
Petugas melakukan olah TKP saat penggeledahan rumah terduga teroris di Desa Tani Mulia, Kecamatan Ngamprah, Kabupaten Bandung Barat, 25 Desember 2016. Tiga rumah di tiga lokasi terduga teroris di Kecamatan Padalarang dan Ngamprah digeledah petugas kepolisian. TEMPO

batamtimes.co , Jakarta – Terduga teroris yang ditangkap di Purwakarta sebelumnya pernah menyewa kontrakan di Bandung. Mereka memutuskan pindah karena merasa tidak aman di Bandung.

“Hasil interogasi kami, mereka (terduga teroris) ngekos atau ngontrak di daerah Bandung. Namun, di kontrakan di Bandung, mereka sering dipantau warga,” ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Polri, Brigadir Jenderal Rikwanto di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, Senin, 26 Desember 2016.

Rikwanto mengatakan, terduga teroris mengaku warga sering bertanya-tanya siapa saja yang tinggal di kontrakan itu. Mereka pun resah karena warga di sekitarnya banyak bertanya. Itulah alasan mereka kemudian pindah ke kontrakan di Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. “Kami apresiasi masyarakat yang peduli terhadap lingkungannya,” kata dia.

Detasemen Khusus 88 Antiteror melakukan penyergapan terhadap empat terduga teroris di dua tempat berbeda pada Minggu, 25 Desember 2016. Dua terduga teroris, Ivan dan Rijal, dicokok di Jalan Ubrug, Cibinong, Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta. Keduanya saat ini tengah menjalani pemeriksaan di Markas Komando Korps Brimob, Depok.

Sedangkan dua lainnya, Abu Sofi dan Abu Faiz digerbek kontrakannya di rumah terapung Waduk Jatiluhur. Mereka sempat melakukan perlawanan saat hendak ditangkap, sehingga terjadi kontak senjata. Keduanya tewas dalam penggrebekan itu.

Rikwanto mengatakan mereka tak membayar sewa kontrakan di Waduk Jatiluhur. “Mereka dikasih gratis oleh Abah Oman (pemilik kontrakan),” ujarnya.

Saat ditanya apakah Oman punya keterlibatan terorisme, Rikwanto menjawab, Oman memberi tumpangan gratis atas dasar kemanusiaan. “Dilihat orang ini lusuh jadi diberikan saja, tidak dibayar,” kata Rikwanto menyampaikan alasan Oman tidak menarik bayaran sewa dari terduga teroris itu.

Dalam penggrebekan itu, polisi menemukan barang-barang milik terduga teroris di dalam kontrakan itu. Di antaranya adalah telepon seluler dengan banyak kartu sim, flashdisk, serta buku-buku pelajaran agama. Ada pula catatan-catatan dengan tulisan tangan. “(Catatan ini) sangat penting untuk pengembangan berikutnya,” kata Rikwanto.

Menurut Rikwanto, alasan mereka memilih pindah ke Waduk Jatiluhur karena lokasi itu tenang. “Mereka bisa tenang dan mencari sasaran,” katanya.

Satu waktu, kata Rikwanto, mereka pergi ke daratan untuk menyurvei pos polisi. “Mereka merencanakan serbuan pada malam tahun baru nanti,” ujarnya.

“Berkat kejelian Densus, rencana ini tercium. Mereka dilacak di Bandung, sempat hilang sebentar dan ditemukan kembali di Jatiluhur,” kata Rikwanto menambahkan.

Densus 88, kata Rikwanto, terus mengembangkan penyelidikan dari hasil penangkapan terduga teroris di Purwakarta ini. Menurut dia, masih ada anggota jaringan teroris yang ingin mengganggu kegiatan Natal dan tahun baru, serta ingin menyerang petugas polisi.

Rikwanto menambahkan, sudah menjadi kenyataan selalu ada rekrutmen baru teroris. Ia mengatakan, polisi akan terus melacak keberadaan mereka. Tidak semua daerah terpencil diawasi, tetapi polisi akan bergerak jika menemukan petunjuk.

“Bukan cuma Natal dan tahun baru kami amankan, namun potensi para teroris melanjutkan (serangan) akan kami awasi,” kata Rikwanto. “Syukur-syukur kalau tidak beraksi lagi mereka.”(red/tempo)

Arema FC Boyong Tiga Pemain Asing Baru

0
Foto : Antara

batamtimes.co , Jakarta-Pelatih anyar Arema FC Aji Santoso menyebut ada tiga pemain asing baru yang akan mengisi skuat di musim 2017. Hanya akan ada perombakan kecil yang dibuat Arema jelang kompetisi sepak bola nasional musim depan.

“Tentunya setelah menandatangani kontrak, saya harus melakukan perburuan pemain, baik itu pemain asing maupun lokal,” kata Aji yang menandatangani kontrak satu tahun dengan tim berjuluk Singo Edan seperti yang dikutip dari CNNIndonesia.com, Senin (16/12).

Selain penambahan tiga pemain asing, dalam komposisi pemain Aji mengaku tidak akan membuat banyak perubahan. Terutama dalam susunan pemain lokal.

“Di Arema perubahan komposisi (pemain) tidak terlalu banyak, hanya 20-30 persen. Kami masih memberdayakan pemain lokal, hanya ada beberapa yang tidak diperpanjang (kontraknya),” sebutnya.

Aji mengaku pihaknya juga kesulitan dalam merekrut pemain lokal, terutama pemain timnas yang memperkuat Indonesia di ajang Piala AFF 2016.

Dengan demikian, dua nama seperti Kurnia Meiga Hermansyah dan Beny Wahyudi masih dipertahankan Aji untuk musim depan.

“Semua masih dalam tahap pendekatan. Sebenarnya kami juga membidik beberapa pemain timnas. Tapi, sepertinya mereka sudah terikat kontrak lagi dengan klub lama mereka, jadi kami agak kesulitan. Mayoritas mereka masih di klub lama,” aku Aji.

Terkait pemain asing, Aji menyebut ada tiga pemain asing yang akan direkrutnya belum pernah tampil di kompetisi Indonesia.

Belum mau sebut nama, Aji mengatakan ketiga pemain asingnya itu berasal dari Brasil, Argentina dan Australia. Saat ini ketiganya sudah sepakat untuk bergabung bersama Singo Edan.

“Sudah dalam waktu dekat, sekitar tanggal 2 (Januari 2017) mereka sudah berangkat ke Indonesia. Sebab, tidak mungkin dipaksakan sekarang, ada libur Natal dan Tahun Baru. Saya baru dapat konfirmasi semua tidak ada masalah, mereka datang untuk tanda tangan kontrak sekaligus,” bebernya.

“Mereka ini belum pernah main di Indonesia. Ada tiga orang dari Argentina, Brasil dan Australia,” pungkas Aji.(red/Cnn)

Helmi : Perayaan Natal dan Tempat Rekreasi Kota Batam Aman

0
Kapolresta Barelang Helmy Santika (foto : Batam news)

batamtimes.co , Batam – Selama perayaan Natal hingga senin (26/12/2016), situasi di Kota Batam, aman.Polresta Barelang telah menerjunkan sebanyak 591 personel untuk melakukan pengamanan terhadap 221 titik tempat Ibadah dan rekreasi.

Kapolresta Barelang Kombes Pol Helmy Santika, Senin  mengatakan, sampai senin siang, tidak ada laporan terkait gangguan Kantibmas yang diterima pihak kepolisian di kota Batam.

“Sejauh ini belum ada, kita mengakukan pengamanan di setiap gereja semenjak apel bersama beberapa waktu lalu,” kata Helmy.

Setidaknya, dalam melakukan pengamanan, Polresta Barelang telah menerjunkan sebanyak 591 personel untuk melakukan pengamanan terhadap 221 titik.

“Dari Polres ada sekitar 591 personel, sisanya nanti ada tambahan dari kekuatan cadangan. Selain dari Polres, dari Polda juga ada,” katanya.‬

‪Adapun sejumlah personel itu disebar ke beberapa titik yang diantaranya 184 titik tempat ibadah dan 37 titik tempat rekreasi.

“Tidak menutup kemungkinan tempat lain yang melaksanakan perayaan natal akan dilakukan pengamanan,” imbuhnya.‬

Selain tempat-tempat ibadah, polisi juga melakukan pengamanan di beberapa temat wisata, karena banyak masyarakat yang memanfaatkan waktu libur untuk pergi rekreasi bersama keluarga.

“Di tempat rekreasi kita juga menempatkan polisi. Mereka berjaga-jaga dilokasi tersebut,” tukasnya.

Pewarta : Adi

 

Angka Kunjungan Wisman ke Kota Batam Tahun 2016 Menurun

0
Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan kota Batam Yusfa Hendri

batamtimes.co , Batam – Angka kunjungan wisatawan mancanegara ke Kota Batam, Kepulauan Riau, pada 10 bulan pertama 2016 merosot hingga 7,17 persen dibandingkan 10 bulan pertama 2015.

“Itu berdasarkan sumber dari Ditjen Imigrasi asi dan BPS yang diolah kembali oleh kementerian pariwisata,” kata Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Batam Yusfa Hendri di Batam, Minggu.

Dalam laporan itu disebutkan, pada Januari-Oktober 2016, terdapat 1.232.830 kunjungan wisman yang masuk melalui jalur laut dan udara ke Kota Batam. Sedangkan pada periode yang sama tahun sebelumnya, tercatat 1.328.062 kunjungan.

Meski merosot, namun Yusfa tetap optimis angka kunjungan wisman ke kota itu sesuai target 2016, yaitu sebanyak 1,6 juta kunjungan.

Apalagi sesuai dengan kebiasaan tahun-tahun sebelumnya, angka kunjungan wisman akan melonjak pada akhir tahun, November dan Desember.

Masih berdasarkan data yang diterima Dispar Kota Batam, angka kunjungan wisman mengalami penurunan sejak awal tahun, bila dibandingkan periode yang sama pada tahun sebelumnya.

Pada Januari pertumbuhan kunjungan wisman -4,33 persen, Februari sempat tumbuh positif sebesar 2,98 persen, Maret kembali -0,53 persen, April penurunan sebesar -2,98 persen dan pada Mei, jumlah wisman tergerus hingga -11,01 persen.

Kemudian pada Juni, pertumbuhan angka kunjungan -9,51 persen, Juli kembali -6,40 persen, Agustus merosot tajam hingga -25,45 persen, Sempember membaik namun tetap berkurang, yaitu -2,91 persen dan Oktober kembali berkurang hingga -8,48 persen.

Data itu juga menunjukkan, penyumbang wisman terbanyak yang datang ke Batam pada Januari-Oktober 2016 adalah Singapura sebanyak 687.539 kunjungan, kemudian disusul Malaysia 157.225 kunjungan, India sebanyak 50.104 kunjungan dan Korea Selatan 46.482 kunjungan.(red/ant)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga