8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 1351

Singapura Marah Kabut Asap dari Indonesia Capai Titik Tertinggi

0
Singapura Kabut Asap

batamtimes.co,Singapura menyatakan rasa marahnya karena kabut asap tebal menyelimuti negara-kota tersebut sehingga sekolah-sekolah ditutup.

Pada Jumat pagi (25/09), Indeks Standar Pencemaran Udara mencapai 341 – tertinggi sepanjang tahun ini.

Menteri Luar Negeri Singapura K Shanmugam pada Kamis malam menyatakan bahwa Indonesia menunjukkan perilaku yang “sangat tidak memikirkan keselamatan warga kami, dan warga mereka sendiri”.

Kabut asap disebabkan oleh kebakaran hutan dan lahan yang digunakan untuk membersihkan lahan agar siap ditanami kelapa sawit dan karet.

Masalah tahunan ini menyebabkan tingkat polusi di kawasan terus naik dalam beberapa minggu terakhir. Indeks Standar yang melebihi 300 sudah termasuk berbahaya bagi kesehatan.

Indonesia sudah berulang kali mengatakan telah mengambil langkah-langkah untuk mencegah pembakaran hutan secara ilegal. Selain mengirim satuan pemadam Manggala Agni di Sumatra dan Kalimantan, pemerintah juga menyelidiki 11 perusahaan sebagai tersangka pembakar hutan dan lahan.

Namun lewat akun Facebook, Shanmugam mengatan, “Kami mendengar pernyataan-pernyataan mengagetkan, di tingkat pejabat senior dari Indonesia,” dan mengatakan bahwa di beberapa wilayah Indonesia, Indeks Standar Pencemaran sudah mencapai hampir 2.000.

Singapura membagikan masker gratis untuk warga lanjut usia dan kelompok rentan.”Bagaimana bisa, seorang pejabat senior pemerintahan mengeluarkan pernyataan seperti itu, tanpa kesadaran atas nyawa masyarakatnya, atau warga kami, dan tanpa rasa malu, atau rasa tanggung jawab?”

Shanmugam tak menyebut nama pejabat tersebut, tapi Wakil Presiden Jusuf Kalla sudah membuat marah beberapa orang karena dalam beberapa minggu terakhir mengatakan bahwa negara tetangga Indonesia harus bersyukur karena 11 bulan sudah mendapat udara bersih.

Indonesia dan Singapura menggunakan Indeks Standar Pencemaran Udara atau Pollutants Standards Index (PSI) untuk mengukur kualitas udara, sementara Malaysia menggunakan Indeks Pencemaran Udara atau Air Pollutants Index (API).

Dalam dua indeks tersebut, angka di atas 100 tergolong tidak sehat dan di atas 300 termasuk berbahaya.

Layanan antar terganggu

Singapura mengambil langkah pencegahan darurat dengan menutup semua SD dan SMP untuk pertama kalinya sejak kabut asap terjadi.Pejabat Indonesia, menurut menteri luar negeri Singapura, menunjukkan perilaku yang ‘tanpa rasa malu atau rasa tanggung jawab’.

Masker-masker gratis juga dibagikan di tempat-tempat layanan masyarakat bagi warga lanjut usia dan kelompok rentan.

Layanan antar makanan cepat saji termasuk McDonalds, KFC, dan Pizza Hut dihentikan sementara pada Kamis karena mereka mengkhawatirkan keselamatan para pengemudi.Pada Jumat, indeks turun di bawah 300, dan layanan pun berjalan seperti biasa.(BBC)

Tragedi Mina,Ini 14 Jemaah Haji Meninggal dari Kemenag RI

0
Tragedi MINA

Kementerian Agama Sabtu siang pukul 13.00 waktu Arab Saudi merilis data jemaah haji yang meninggal dunia akibat tragedi Mina pada Kamis (24/9/2015) lalu. Berikut ini identitas mereka.

1. Abdul Halim bin Ali Satina Kloter Surabaya 48 nomor paspor AA 514455
2. Eti Kusmiati Kloter Jakarta-Bekasi (JKS) 61 nomor paspor B0932959
3. Nanik Unah Ratnani Jakarta-Bekasi (JKS) 61, nomor paspor B0745229
4. Muhammad Yuhan Suprianto kloter Jakarta-Bekasi (JKS) 61 nomor paspor A5737138
5. Koko Koswara Oyong Suwarso kloter Jakarta-Bekasi 61 nomor paspor B0732931
6. Adriansyah Idris Usman Kloter Batam (BTH) 14 nomor paspor A3826040
7. Dede Kurniasih Sulaiman Kloter Jakarta-Bekasi (JKS) 61 nomor paspor B0745305
8. Dadang Barmara Memet kloter Jakarta-Bekasi (JKS) 61 nomor paspor B0214365
9. Yahman Mistan Mahlan kloter Makassar (UPG) 10 nomor paspor B0693120
10. Ratna Abdul Ghani Muhammad kloter Banjarmasin (BDJ) 1 nomor paspor A0912791
11. Susimah Slamet Abdullah kloter Solo (SOC) 62 nomor paspor B0674966
12. Abdul Karim Sumarmi Idris kloter Surabaya (SUB) 48 nomor paspor B1023417
13. Hamid Atwi Tarji Rofia kloter Surabaya (SUB) 48 nomor paspor B1467965
14. Busyaiyah Sahel Abdul Gafar (50 tahun) asal Kloter Batam (BTH) 14 nomor paspor A2705446

Dirjen Penyelenggara Haji dan Umroh (PHU) Abdul Djamil mengatakan sejak tragedi Mina, Kementerian Agama RI bersama Konsulat Jenderal RI di Arab Saudi terus melakukan upaya identifikasi khususnya terhadap korban tragedi Mina dari Indonesia.

Kemenag RI, kata Abdul Djamil, akan terus berupaya memperolah data yang tepat dan akurat mengenai jemaah haji Indonesia. Kepada keluarga korban, Kemenag menyampaikan ucapan bela sungkawa.

“Kami akan berupaya memperoleh data yang tepat dan akurat mengenai jemaah haji Indonesia. Sampai dengan saat ini kami terus menghimpun data jemaah haji yang belum kembali ke maktab/pemondokan,” kata Abdul Djamil.(dtk)

Sempat Terjatuh, Marquez Amankan ‘Pole Position’

0

batamtimes.co,Aragon – Pebalap Repsol Honda, Marc Marquez, mengunci pole position GP Aragon setelah mencatat putaran tercepat pada sesi kualifikasi di Sirkuit MotorLand, Sabtu (26/9/2015).

Sesi 15 menit ini dimulai pada pukul 14.35 waktu setempat (19.35 WIB). Seperti biasa, Jorge Lorenzo jadi pebalap pertama yang turun ke lintasan.

Marquez memasang standar tercepat pada awal sesi. Dengan 1 menit 46,635 detik, Marquez mencatat rekor putaran baru di Aragon, melewati catatannya pada 2014 (1 menit 47,187 detik).

Memasuki tiga menit terakhir, beberapa pebalap masuk ke pit untuk mencoba mesin kedua dengan ban berbeda, sebagai persiapan jika turun hujan saat balapan.

Di bawah dua menit, Pol Espargaro berhasil menggeser Dani pedrosa dari posisi ketiga. Hampir bersamaan, Marquez terjatuh di tikungan dua. Dia tidak bisa melanjutkan sesi tetapi bertahan sebagai yang tercepat.

Drama berlanjut pada detik-detik akhir sesi. Pebalap Ducati, Andrea Iannone, yang turun dengan kondisi bahu kiri mengalami dislokasi berhasil naik ke urutan ketiga tercepat, menggeser Espargaro.

Marquez berhak atas pole position, dan akan didampingi Lorenzo serta Iannone di baris terdepan start. Iannone, Espargaro, dan Valentino Rossi akan start dari baris kedua.

Berikut hasil sesi kualifikasi GP Aragon.

Kualifikasi 2:
1. Marc Marquez ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 46.635s [Lap 2/7] 338km/h (Top Speed)
2. Jorge Lorenzo ESP Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 46.743s +0.108s [5/8] 336km/h
3. Andrea Iannone ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 47.178s +0.543s [6/6] 344km/h
4. Pol Espargaro ESP Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.334s +0.699s [6/7] 333km/h
5. Dani Pedrosa ESP Repsol Honda Team (RC213V) 1m 47.357s +0.722s [6/8] 340km/h
6. Valentino Rossi ITA Movistar Yamaha MotoGP (YZR-M1) 1m 47.492s +0.857s [7/7] 333km/h
7. Aleix Espargaro ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) 1m 47.573s +0.938s [6/7] 328km/h
8. Cal Crutchlow GBR LCR Honda (RC213V) 1m 47.574s +0.939s [6/6] 336km/h
9. Danilo Petrucci ITA Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 47.775s +1.140s [6/6] 337km/h
10. Bradley Smith GBR Monster Yamaha Tech 3 (YZR-M1) 1m 47.830s +1.195s [7/8] 337km/h
11. Yonny Hernandez COL Octo Pramac Racing (Desmosedici GP14.2) 1m 48.556s +1.921s [5/6] 337km/h
12. Maverick Viñales ESP Team Suzuki Ecstar (GSX-RR) *1m 48.648s +2.013s [2/7] 329km/h

Kualifikasi 1:
13. Andrea Dovizioso ITA Ducati Team (Desmosedici GP15) 1m 48.294s 340km/h
14. Scott Redding GBR Estrella Galicia 0,0 Marc VDS (RC213V) 1m 48.674s 329km/h
15. Eugene Laverty IRL Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) *1m 49.035s 327km/h
16. Nicky Hayden USA Aspar MotoGP Team (RC213V-RS) 1m 49.102s 325km/h
17. Stefan Bradl GER Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 49.109s 325km/h
18. Mike Di Meglio FRA Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 49.253s 334km/h
19. Hector Barbera ESP Avintia Racing (Desmosedici GP14 Open) 1m 49.426s 336km/h
20. Jack Miller AUS LCR Honda (RC213V-RS) *1m 49.436s 328km/h
21. Alvaro Bautista ESP Factory Aprilia Gresini (RS-GP) 1m 49.437s 327km/h
22. Loris Baz FRA Forward Racing (Forward Yamaha) *1m 49.496s 321km/h
23. Karel Abraham CZE AB Motoracing (RC213V-RS) 1m 49.761s 324km/h
24. Alex De Angelis RSM E-Motion IodaRacing (ART) 1m 50.134s 323km/h
25. Toni Elias SPA Forward Racing (Forward Yamaha) 1m 50.755s 327km/h

Fastest Practice time:
Marc Marquez SPA Honda 1m 47.380s (FP3)

Official Aragon MotoGP records:
Best lap:
Marc Marquez SPA Honda 1m 47.187s (2014)
Fastest race lap:
Dani Pedrosa SPA Honda 1m 48.585s (2013)(moto GP Aragon)

Pesawat Asing Tanpa Izin Masuk Kepri,Hadapi Skadron 11 TNI AU

0

batamtimes.co- Aksi penerobosan perbatasan udara yang dilakukan pesawat asing kerap terjadi di wilayah Indonesia. Ini bukan pertama kali pesawat asing terbang di wilayah Indonesia tanpa izin. Hal serupa yang baru terjadi adalah pelanggaran terbang oleh pesawat asing di wilayah udara Natuna, Provinsi Kepulauan Riau.

Tim dari TNI Angkatan Udara bergerak cepat dengan menerbangkan Sukhoi untuk mengusir pesawat asing tersebut. Pengusiran itu dipimpin langsung oleh Komandan Skadron (Danskadron) 11 Ujungpandang, Letkol (Pnb) Vincentius Endy HP bersama dua pilot lainnya, yakni Letda Penerbang Nur Wachid, dan Kapten Penerbang Idris untuk melakukan pengejaran.

“Satuan radar mendeteksi pesawat tidak dikenal di wilayah Natuna. Kami melakukan pengejaran,” ucap Vincentius di Hang Nadim, Batam, kemarin.

Peristiwa itu bermula dari informasi yang diterima petugas Skadron 11 TNI AU yang bersiaga dalam operasi di Hang Nadim Batam sekitar pukul 11.30 WIB. Diketahui peristiwa ini sudah beberapa kali terulang.

Pengejaran itu berlangsung sekitar satu jam, setelah itu dua pesawat tempuran Shukoi buatan Rusia tersebut kembali ke pangkalan di Hang Nadim, Batam.

“Pesawatnya memotong jalur di Natuna. Setelah mengetahui kami melakukan pengejaran, pesawat asing tidak dikenal itu keluar dari udara Natuna dan menggunakan jalur semestinya,” paparnya.

Vincentius memaparkan belum mengetahui secara pasti jenis pesawat tersebut karena posisi terakhir masih jauh dari titik pesawat terpantau radar. Pesawat tersebut sudah keluar dari udara Natuna.

“Mereka tahu kalau dikejar. Sehingga langsung meninggalkan udara Natuna sebelum sempat kami dekati,” kata Vincentius seperti dikutip dari Antara.

Wilayah Natuna, kata Dia, termasuk paling rawan pelanggaran oleh pesawat tidak dikenal mengingat jika pesawat-pesawat tersebut harus mengikuti alur di luar udara Indonesia jaraknya relatif jauh.

“Posisinya kan pada sisi utara. Sementara pesawat-pesawat itu ingin ambil jalur lurus sehingga bisa lebih hemat bahan bakar dan cepat sampai. Makanya mereka melintasi udara Natuna khususnya yang ke Malaysia dan Singapura,” terang Vincentius.

Diketahui,pesawat asing kerap ‘membandel’ melintas wilayah udara Indonesia tanpa izin.
Menurut Komandan Skadron (Danskadron) 11 Ujung Pandang, Letkol (Pnb) Vincentius Endy HP selama operasi Tangkis Sergap wilayah Kepulauan Riau, kawasan udara Natuna paling rawan terhadap pelanggaran pesawat asing yang tidak berizin.

“Setiap hari rata-rata 3-5 pesawat tidak berizin melintas. Ada pesawat militer dan penumpang, Khususnya di sekitaran Matak Natuna,” ungkapnya.

Sejak dua pekan terakhir, masih kata Vincentius, TNI AU menyiagakan dua pesawat SU-30 dan dua pesawat SU-27 dari Skadron II Ujungpandang untuk melakukan operasi sekitar kawasan udara Provinsi Kepulauan Riau.

“Frekuensi pelanggaran pesawat tanpa izin di Kepri cukup banyak. Namun yang terbanyak di Natuna. Rata-rata pesawat tujuan Malaysia dan Singapura memotong jalur kawasan itu,” beber dia.

“Sesuai perintah komando atasan, semua diusir setelah diperingatkan agar mengurus izin saat masuk NKRI. Tidak ada yang sampai diturunkan di Batam meski ada yang membandel,” imbuhnya.

Lebih jauh Vincentius mengatakan, dengan adanya operasi udara dari Batam jumlah pelanggaran sebenarnya menurun dibandingkan saat tidak ada sukhoi yang disiagakan.

“Dengan keberadaan sukhoi disini banyak pengaruhnya. Rata-rata mereka sudah tahu dan tidak melakukan pemotongan jalur lagi,” kata Vincentius.

Seluruh pesawat tidak dikenal alias tanpa izin memasuki wilayah NKRI harus ditindak tegas karena itu menyangkut kedaulatan negara.

“Apapun akan kami ambil tindakan tegas. Ini menyangkut kedaulatan udara NKRI. Artinya mereka tidak menghargai NKRI jika melakukan pelanggaran,” tegasnya.

Di tempat terpisah, Komandan Lanud Tanjungpinang Letkol Pnb I Ketut Wahyu Wijaya menerangkan berdasarkan Annex 11 (Air Traffic Services), penyerahan pengaturan wilayah udara semata-mata untuk keselamatan penerbangan, bukan untuk kepentingan lain.

“Untuk kedaulatan tetap harus dijaga. Maka ketika ada pelanggar wilayah udara harus tetap diambil tindakan,” tandasnya.

Penempatan Empat Sukhoi di Batam

Komandan Skadron 11 Lanud Hasanuddin Makassar Letnan Kolonel Vincentius Endy HP mengatakan, penempatan empat Sukhoi di Batam guna mengurangi pelanggaran pesawat asing. Pesawat tempur dengan sandi Operasi Tangkis Sergap itu diyakini efektif mengurangi pelanggaran kedaulatan udara wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Semula pesawat tujuan Singapura dan Malaysia banyak yang memotong jalur dengan melewati udara Natuna. “Kini jumlahnya sudah menurun, mereka berbelok melalui jalur luar Natuna,” kata Vicentius Endy di Batam, Jumat 25 September 2015.

Operasi yang dilaksanakan sejak 16 September tersebut melibatkan empat pesawat Sukhoi masing-masing dua SU-30 dan dua SU-27 Skadron 11 Makassar. Selama operasi, Endy mengatakan ada sejumlah pesawat baik militer ataupun sipil yang melanggar wilayah udara Republik Indonesia khususnya di Natuna.

“Hari ini juga masih ada. Namun pesawat itu tidak lagi memotong jalur di sekitar Matak (Kepulauan Anambas-red). Mereka melewati sisi-sisi luar wilayah Natuna. Saat kami kejar langsung keluar,” kata Vicentius Endy.

Keberadaan Sukhoi di Batam, kata dia, membuat pesawat-pesawat asing merasa diawasi dan tidak seenaknya melewati wilayah Indonesia tanpa izin. “Pesawat ini (Sukhoi) sangat mumpuni. Sehingga pesawat yang tidak dikenal tak seenaknya melintas wilayah Indonesia lagi,” kata dia.(res/antara/es)

Anggota Sat Sabhara Polresta Barelang Terlibat Pemukulan Warga Sipil di Nonaktifkan

0
Ilustrasi Pemukulan

batamtimes.co,Batam- Kasus pengeroyokan dan pemukulan terhadap Edi dan Agus Rianto (19) di Jembatan Dam Seiladi, Kamis (24/9/2015) sekitar pukul 4.30 WIB, oleh 8 anggota Sat Sabhara Polresta Barelang Ditindaklanjuti Polda Kepri. Ke-8 anggota Sabhara tersebut kini dinonaktifkan.”Anggota dinonaktifkan dalam bidang operasional guna kelancaran pemeriksaan, termasuk Briptu Yg,” ujar Direktur Sabhara Polda Kepri, Komisaris Besar Polisi Anang Sempena Jumat (25/9/2015).

Anang mengatakan, Polda Kepri dan Polresta Barelang sudah melakukan penyelidikan atas terjadinya pemukulan kepada dua orang warga sipil yang mengendarai sepeda motor Honda Beat warna hitam tersebut.

Lebih jauh dikatakanya, peristiwa itu terjadi setelah adanya laporan penusukan di Simpang Jam sekitar pukul 24.00 WIB. Informasi yang diperoleh saat itu langsung disebar menggunakan alat komunikasi handy talkie (HT). Pelaku penusukan yang diperoleh melalui HT menggunakan sepeda motor Honda Beat warna hitam, sama dengan milik korban penganiayaan.

“Anggota termasuk Sabhara yang mendapat informasi tersebut langsung melakukan pengejaran. Fokus pencarian pengendra sepeda motor Honda Beat hitam. Salah satu anggota melihat sepeda motor yang sama. Tapi dihentikan (Agus) tetap melaju tidak menghiraukan petugas,” katanya.

Kejar-kejaran sempat terjadi sampai di Seiladi. Saat itu, tambah Anang, korban tidak bisa menunjukkan kelengkapan dokumen, STNK dan SIM. “Saat itulah anggota melakukan tindakan yang berlebih,” tuturnya.

Setelah dibawa ke Polresta Barelang, ternyata, tambahanya, sepeda motor tersebut bukan yang disangkakan digunakan pelaku penusukan. Korban saat itu juga langsung dilepaskan.

“Pelaku penusukan masih kita kejar (DPO). Biaya perobatan korban akan kami tanggung hingga pulih,” ujarnya.

Anggota yang terlibat, akan diberi hukuman yang tegas sesuai aturan. Namun sebelum sanksi diberikan, terlebih dahulu akan dilakukan penyelidikan.

“Sanksi kepada anggotanya bisa berupa kurungan disiplin selama 21 hari di dalam masa pemeriksaan atau penundaan kenaikkan pangkat,” tutur mantan Kasat Brimob Polda Gorontalo ini.

Sebelumnya, Edi dan Agus, warga Tiban I, diduga dikeroyok tanpa sebab delapan oknum polisi berkendara sepeda motor di Jembatan Dam Seiladi, Kamis (24/9/2015) subuh. Informasi yang didapat, kejadian sekitar pukul 04.30 WIB. Kedua korban yang babak belur kemudian dibawa ke Rumah Sakit Harapan Bunda (RSHB) untuk mendapat perawatan.(btd/Lantas)

Oknum TNI AD Banyak Kena Razia, KSAD: Tentara Tak Boleh ke Diskotek

0
Detik

batamtimes.co,Jakarta – Belakangan razia gabungan anggota TNI/Polri di diskotek ataupun kelab malam sedang digalakkan. Terakhir, ada 7 anggota TNI AD yang terjaring razia dan ditangkap, satu di antaranya positif narkoba.

“Ya bagus! Memang harus begitu. Nggak ada tentara-tentara di diskotek seperti itu,” ungkap Kepala Staf Angkatan TNI AD Jenderal TNI Mulyono di Mako Kopassus, Cijantung, Jaktim, Jumat (25/9/2015).

Mulyono tampaknya sudah cukup geram dengan banyak ditemukannya anggota TNI AD yang masih membandel datang ke tempat hiburan malam meski sudah dilarang. Ia pun sudah memerintahkan Puspom TNI AD untuk terus melakukan razia.

“Sekarang sudah saya perintahkan Danpuspom untuk operasi,” kata jenderal bintang 4 ini.

Terkait kabar adanya kabar banyak tempat hiburan malam mendapat backing anggota TNI, Mulyono sudah mengambil langkah tegas. Jika sampai ada yang terbukti, hukuman sudah pasti menanti oknum tersebut.

“Kita tangkap! Tidak ada kita mengeluarkan statement tentara boleh ngepam (melakukan pengamanan) di diskotek seperti itu,” tegas Mulyono.

“Itu bukan tugas tentara. Saya sudah tegaskan itu,” lanjut mantan Pangkostrad tersebut.

Sebelumnya Propam Polri bekerjasama dengan Pomdam Jaya menggelar razia di sejumlah kelab malam di sekitar wilayah Jabodetabek, Sabtu (19/9). Dari hasil operasi ini, 7 anggota TNI AD termasuk satu perwira menengah terjaring razia.

Kemudian 7 orang ini dibawa ke Pomdam Jaya untuk pemeriksaan lebih lanjut dan tes urine. Satu anggota berpangkat sersan ditahan karena positif narkoba.

“Yang hasil tes urinenya negatif dikembalikan ke satuannya masing-masing untuk pembinaan dan kita yang positif kita tangani, diproses dan diamankan. Ditahan di Pomdam, jadi dalam pembinaan kami,” ujar Komandan Pomdam Haya Kolonel Cpm Hendi Hendra saat dikonfirmasi sebelumnya, Minggu (20/9).

Dolar AS Setara Rp 15 Ribu,Titik Kritis Industri Makanan Dalam Negeri.

0
Makanan dan minuman

batamtimes.co,Jakarta – Ketua Umum Gabungan Pengusaha Makanan dan Minuman Seluruh Indonesia, Adhi S. Lukman, berharap nilai tukar rupiah tak terus melemah. Sebab nilai 1 dolar AS setara Rp 15 ribu ditaksir Adhi sebagai titik kritis bagi industri makanan dalam negeri.

“Sekarang saja (dengan kurs Rp 14.680) sudah ada peningkatan harga,” ujar Adhie di Jakarta, Jumat, 25 September 2015. Melemahnya rupiah, tutur Adhi, mengakibatkan naiknya biaya dalam membeli bahan baku.

Adhi mengatakan banyaknya impor yang dilakukan para pengusaha makanan saat ini dilakukan semata-mata tak ada pasokan bahan baku yang bagus di dalam negeri. Bahan baku seperti gula, susu, terigu, hingga konsentrat buah-buahan harus didatangkan dari luar negeri karena berkualitas bagus dan ketersediaan barang yang lebih baik.

Dampak pelemahan rupiah, kata Adhi, sudah cukup terasa berdampak terhadap margin keuntungan para pengusaha makanan. Para pengusaha dihadapkan dilema menaikkan harga tapi kehilangan pelanggan dan meningkatkan inflasi, atau mempertahankan harga dengan menekan operasional.

“Yang sampai tutup saya belum dengar, tapi penguragan jam kerja sudah marak terjadi,” kata Adhi. Begitu pula dengan pemecatan karyawan meskipun dalam skala yang tergolong kecil.

Adhi mengatakan beban semakin dirasakan dengan tuntutan buruh yang meminta kenaikkan upah sebesar 22 persen bulan Mei lalu. “Kami sangat keberatan, para serikat pekerja kami minta jangan memikirkan diri sendiri,” katanya.

Deputi Bidang Pengembangan Iklim Investasi Badan Koordinasi Penanaman Modal, Farah Indriani mengatakan soal formula UMR sudah akan selesai. Kementerian Tenaga Kerja sedang merumuskan formula finalnya setelah mendapat masukan semua pihak yang berwajib.

“Penetepannya formulanya lima tahun sekali,” kata Farah. Meskipun formula ditetapkan lima tahun sekali, Farah berucap jika setiap tahunnya upah riil yang diterima pekerja akan mengalami kenaikkan berdasarkan tingkat inflasi dan kebutuhan hidup masyarakat yang tak terprediksi setiap tahunnya.(net)

4 Sukhoi Efektif Halau Pesawat tanpa Izin di Kepulauan Riau

0

batamtimes.co,Batam-Komandan Skadron 11 Lanud Hasanuddin Makassar Letnan Kolonel Vincentius Endy HP mengatakan, penempatan empat Sukhoi di Batam guna mengurangi pelanggaran pesawat asing. Pesawat tempur dengan sandi Operasi Tangkis Sergap itu diyakini efektif mengurangi pelanggaran kedaulatan udara wilayah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri)

Semula pesawat tujuan Singapura dan Malaysia banyak yang memotong jalur dengan melewati udara Natuna. “Kini jumlahnya sudah menurun, mereka berbelok melalui jalur luar Natuna,” kata Vicentius Endy di Batam, Jumat 25 September 2015.

Operasi yang dilaksanakan sejak 16 September tersebut melibatkan empat pesawat Sukhoi masing-masing dua SU-30 dan dua SU-27 Skadron 11 Makassar. Selama operasi, Endy mengatakan ada sejumlah pesawat baik militer ataupun sipil yang melanggar wilayah udara Republik Indonesia khususnya di Natuna.

“Hari ini juga masih ada. Namun pesawat itu tidak lagi memotong jalur di sekitar Matak (Kepulauan Anambas-red). Mereka melewati sisi-sisi luar wilayah Natuna. Saat kami kejar langsung keluar,” kata Vicentius Endy.

Keberadaan Sukhoi di Batam, kata dia, membuat pesawat-pesawat asing merasa diawasi dan tidak seenaknya melewati wilayah Indonesia tanpa izin. “Pesawat ini (Sukhoi) sangat mumpuni. Sehingga pesawat yang tidak dikenal tak seenaknya melintas wilayah Indonesia lagi,” kata dia.

Dia belum mengetahui sampai kapan operasi pengamanan udara dari Batam. Jika masih ada pelanggaran negara akan melayangkan protes ke pesawat-pesawat yang masih melanggar. “Tentu ada cara yang akan ditempuh pemerintah. Nota protes pasti akan dilayangkan,” kata Endy.

Sebagai penerbang pesawat tempur Vicentius Endy menyambut baik rencana pemerintah membeli pesawat Sukhoi SU-35 untuk menambah kekuatan TNI Angkatan Udara.
“Kami sangat mendukung rencana pemerintah karena akan sangat mendukung pengamanan wilayah udara NKRI. Yang pasti wilayah udara Indonesia akan semakin terjaga,” kata Vicentius Enny (Antara)

Sebanyak 1000 Orang Warga Dairi Hadiri PERMASDA

0

batamtimes.co,Batam -Sekitar 1000 orang warga dairi yang bermukim di Kota Batam menghadiri acara pramubes Perkumpulan Masyarakat Dairi (PERMASDA),dimulai Pukul 07.00 WIB di Mall Top 100 Tembesi Batam, Kamis (24/9/2015).Acara dimulai dengan Jalan santai kemudian dilanjutkan dengan acara Cerdas cermat anak didik tingkat SD,SMP,SMA dari satu kecamatan.

Ketua Umum PERMASDA Sahmadin sinaga mengatakan diperkirakan yang hadir warga Dairi sebanyak 1000 orang, acara ini digelar sebagai ajang silahturahmi antar warga Dairi yang bermukim di Kota Batam.”sebagai warga perantau dari tanah kelahiran Kabupaten dairi sudah selayaknya acara ini digelar,sebagai ajang silahturahmi warga Dairi yang bermukim di Kota Batam.Selain itu acara yang digelar merupakan salah satu rangkaian acara yang pada ujungnya Deklarasi Permasda,”katanya

Lebih lanjut dikatakan Sahmadin,Deklarasi rencananya akan diadakan bulan November 2015 mendatang.Dan acara jalan santai dan Cerdas cermat yang diadakan tersebut adalah sebagai awal untuk melihat jumlah warga Dairi yang bermukim di Kota Batam.

“Sebelum deklarasi kita dari seluruh pengurus PERMASDA kumpul-kumpul dulu dan mengadakan kegiatan Jalan santai dan Cerdas cermat untuk melihat berapa data sebenarnya data warga Dairi yang bermukim di Batam,Pernah kita mendata melalaui 15 kecamatan sebanyak 7.000 jiwa orang Dairi merantau di Batam ini,” ujarnya

Menurutnya, untuk tingkat kabupaten acara tersebut baru pertama kali digelar, sebelumnya hanya diadakan berbeda oleh kecamatan masing-masing. “Kemarin sendiri-sendiri (per kecamatan, red), maka dari itu kali ini gabung,” tambahnya.

Dalam acara cerdas cermat sendiri diikuti oleh 15 grup yang berasal dari 15 kecamatan yang ada di Kabupaten Dairi yang pesertanya adalah tingkat pelajar.

Uniknya, selain materi umum, materi yang berisi informasi lokal tentang Kabupaten Dairi maupun Sumatera Utara juga disisipkan dalam cerdas cermat tersebut. “Ini dilakukan agar mereka mengetahui asal-usul maupun tentang daerah asal mereka,” terang Sahmadin

Ketua Panitia Maruhum Manullang menambahkan, acara kali ini juga terdapat lucky draw dan akan diundi akhir acara. Sementara hadiah bagi pemenang cerdas cermat akan diberi saat deklarasi.

“Hadiah lucky draw ada kulkas, TV, sepeda dan lainnya.Sementara untuk cerdas cermat hadiahnya ada piala,dan uang pembinaan.Dan ada juga piagam yang nantinya akan didapatkan seluruh peserta cerdas cermat,” pungkasnya.

Untuk piagam,kata Maruhum,diserahkan saat Deklarasi bulan Nopember nanti.Piagam tersebut langsung ditandatanggani Bupati Dairi.”Bupati Dairi langsung yang akan datang menyerahkan piala untuk anak-anak peserta cerdas Cermat,”terangnya

Dari pantauan batamtimes.co,untuk Juara 1 cerdas cermat diperoleh dari Kecamatan siempatnempu skor 650.kemudian disusul Juara dua dari kecamatan Tigalingga Skor 450,Dan terkhir Juara ke 3 diperoleh Kecamatan Sumbul Skor 400.(lantas)

Kabut Asap, Presiden Jokowi Rapat di Tengah Hutan Terbakar

0

batamtimes.co,Kalteng- Presiden Joko Widodo mengadakan rapat di tengah hutan yang sebagiannya terbakar untuk membahas pembuatan kanal mengatasi bencana kabut asap.

“Tadi kami sudah rapatkan di dalam hutan, karena di provinsi gubernur tidak bisa, di kabupaten anggaran nggak bisa. Saya perintahkan BNPB dan Menhut untuk buat kanal secepatnya,” kata Presiden Jokowi di kawasan hutan Desa Sakakajang, Kecamatan Jabiren, Kabupaten Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, Kamis 24 September 2015.

Di tengah prajurit TNI dan Polri yang sedang memadamkan api, Presiden Jokowi mengajak Menko Polkam Luhut Binsar Pandjaitan, Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup Siti Nurbaya, Panglima TNI Jenderal Gatot Nurmantyo, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti, Ketua BNPB Willem Rampangilei, Pejabat Gubernur Kalteng Hadi Prabowo dan Bupati Pulang Pisang Edy Pratowo.

Presiden Jokowi mengungkapkan hasil rapat akan segera membuat kanal untuk mengatasi kebakaran hutan gambut seluas 1.900 hektare di Kabupaten Pulang Pisang. “Kalau sudah pekat begini harus dilakukan langkah konkret,” kata Presiden Jokowi.

Jokowi mengungkapkan bahwa lahan gambut mudah terbakar sehingga perlu dibuatkan kanal untuk mengatasi. “Contoh saya masuk tadi, diam baru 5 menit aja langsung ada api, jadi dari bawah api keluar. Kuncinya ada di kanal,” katanya.

Makin memburuknya kabut asap di Kalimantan Tengah membuat Jokowi menunda kunjungan kerja ke Gunung Sinabung, Karo, Sumatera Utara, yang sejatinya dilakukan Kamis, 24 September 2015. Kondisi asap yang memburuk di Kalimantan Tengah membuat Presiden langsung menuju provinsi tersebut dari Banjarmasin untuk melakukan peninjauan.

Setelah salat Idul Adha, Presiden bersama rombongan akan meninjau kebakaran lahan yang terjadi di Kapuas dan Pulang Pisau, Kalimantan Tengah, yang berjarak 130 kilometer melalui jalur darat.

Tim Komunikasi Presiden Sukardi Rinakit mengatakan meski batal mengunjungi Sinabung, Presiden tetap memerintahkan Pangdam Bukit Barisan dan Ketua Satuan Tugas Percepatan Relokasi Korban Terdampak Bencana Erupsi Gunung Sinabung, Kabupaten Karo, Provinsi Sumatera Utara, untuk memastikan relokasi berjalan lancar. “Presiden sendiri tetap akan mengunjungi pengungsi Sinabung pada kesempatan berikutnya, mengingat penanganan kawasan Sinabung ditargetkan dapat tuntas pada akhir tahun 2015,” ujar Sukardi.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga