8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 148

IPHI Apresiasi Prabowo Bentuk Badan Haji dan Umroh

0

Jakarta – batamtimes.co – Pimpinan Pusat Ikatan Persauadaraan Haji Indonesia (IPHI) mengucapkan selamat atas terbentuknya Badan Haji dan Umroh. Sebelumnya, presiden Prabowo Subianto telah melantik

KH. Moch. Irfan Yusuf alias Gus Irfan sebagai Kepala Badan Haji dan Umroh di Istana Negara pada Selasa 22 Oktober lalu.

“IPHI tentu mengapresiasi pak Prabowo yang telah membentuk Badan Haji dan Umroh terpisah dari Kementerian Agama,” kata Ketua Dewan Pembina IPHI KH Ahmad Gufron, Sabtu 26 Oktober 2024.

Gufron mengungkapkan, pembentukan Badan Haji dan Umroh merupakan usulan IPHI yang telah disampaikan ke pemerintahan Prabowo-Gibran sebelum dilantik.

“Waktu itu kami mengusulkan agar urusan Haji dan Umroh dibuat terpisah dari Kementerian Agama. Alhamdulilah ternyata direalisasikan oleh pak Prabowo. Pembentukan lembaga itu dilandasi persoalan haji yang masih terjadi dari tahun ke tahun tanpa adanya solusi konkrit dari pemerintah,” terangnya.

Menurut IPHI, pembentukan Badan Haji dan Umroh harus segera di perkuat dengan pembentukan Undang-undang. Agar kedudukan Badan Haji dan Umroh tidak rancu statusnya dengan Kementrian Agama sebagai penyelenggara Haji dan Umroh sebelumnya.

“Jadi Undang-undang tentang pembentukan Badan Haji dan Umroh harus segera dibuat,” ungkap Gufron.

Lebih lanjut dirinya menjelaskan, Pimpinan Pusat IPHI siap bekerjasama dengan Badan Haji dan Umroh yang baru dibentuk oleh presiden Prabowo.

Dirinya mengungkapkan alasan Badan Haji dan Umroh harus menggandeng IPHI adalah satunya karena organisasi tersebut telah berdiri lama dan berpengalaman mengurusi persoalan yang terjadi saat musim haji.

“IPHI siap membantu pemerintahan Prabowo dalam menyelesaikan persoalan haji di Indonesia. IPHI akan memberikan yang terbaik untuk mengurai benang kusut persoalan haji yang terjadi selama ini,” pungkasnya.

(Red/Tanto)

 

53 Tahun BP Batam Membangun Batam, Ini Capaian Kesuksesannya

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) peringati Hari Bakti ke-53 tahun lewat upacara yang di gelar di lapangan parkir kantor BP Batam dan dilanjutkan dengan syukuran di Balairungsari pada Sabtu (26/10/2024).

53 tahun berlalu, BP Batam sebagai garda terdepan dalam mengembangkan dan membangun Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas (KPBPB) Batam dengan berbagai capaian mulai dari pembangunan infrastruktur hingga peningkatan investasi yang membawa dampak positif bagi masyarakat serta perekonomian Batam.

Plh. Kepala BP Batam, Purwiyanto dalam amanatnya menyampaikan momentum ini merupakan refleksi dari perjalanan BP Batam selama 53 tahun sekaligus kesempatan untuk meningkatkan komitmen, kualitas, dan kontribusi dalam membangun Batam ke depannya.

“Momentum 53 tahun ini bukan hanya sekedar perayaan namun ini menjadi refleksi dari perjalanan Panjang yang telah kita lalui bersama,” ujar Purwiyanto.

“Dengan tantangan ke depan berupa peningkatan daya saing, penurunan logistic cost, perbaikan kualitas layanan, koordinasi dari para stakeholder, dan dinamika sosial politik yang mungkin akan kita hadapi bersama, mari kita terus berinovasi, beradaptasi, juga teguhkan komitmen kita untuk berkontribusi lebih bagi pembangunan Batam,” sambung Purwiyanto.

Hari Bakti ke-53 tahun BP Batam membawa tema “Batam Baru, Indonesia Maju” yang menunjukkan bagaimana BP Batam akan terus bergerak dan bekerja nyata menuju Batam Kota Baru yang bermuara pada kontribusi memajukan perekonomian Indonesia.

Dalam pembangunan Batam Kota Baru, angka perekonomian Batam menunjukkan poin positif dimana pada tahun 2023 ekonomi Batam tumbuh sebesar 7,04% dengan nilai investasi sebesar Rp 12,31 triliun pada semester I tahun 2024 dan pertumbuhan jumlah proyek sebesar 69,65%.

Selain pertumbuhan dari sektor perekonomian dan investasi, pada tahun 2024 ini BP Batam turut menjalankan berbagai program strategis potensial yaitu pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim, pengembangan Pelabuhan Batu Ampar, pengembangan akses jalan di Batam, pengembangan kawasan PSN Rempang Eco-City, pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata dan Kesehatan Internasional Batam, Perkuatan dan pembangunan Instalasi Pengelolaan Air (IPA) berkapasitas total 730 liter/detik.

Capaian dalam tata kelola keuangan negara sebagai bentuk komitmen dan kerja nyata BP Batam turut di raih dalam bentuk penghargaan Opini WTP ke-8 kalinya dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) Republik Indonesia.

Atas berbagai capaian positif BP Batam dalam membangun dan mengembangkan Batam sebagai kawasan industri berdaya saing, kesuksesan ini tak lepas dari sinergi dan kolaborasi bersama Forkompimda Provinsi Kepulauan Riau dan Kota Batam, pelaku usaha, asosiasi, aparat penegak hukum, auditor, rekan-rekan media, LSM, masyarakat Batam, pegawai di lingkungan BP Batam dan tentunya dukungan dari Anggota Dewan Pengawas BP Batam.

“Saya mewakili BP Batam mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya sekaligus apresiasi kepada seluruh pihak yang telah berkontribusi mensukseskan pembangunan Batam hingga hari ini,” kata Purwiyanto.

“Mari terus kita tingkatkan sinergitas yang telah terjalin, terus bekerja keras dengan penuh semangat, integritas, dan dedikasi pengabdian dalam menghadapi berbagai tantangan ke depan untuk mewujudkan visi besar kita demi Batam yang lebih baik,” pungkas Purwiyanto.

Selamat Hari Bakti BP Batam ke-53 tahun, Batam Baru, Indonesia Maju!

 

(Red/Adi )

PKN Sebut Prabowo Lakukan Taubatan Nasuha Politik

0

Jakarta – batamtimes.co – Sekretaris Jenderal (Sekjend) Partai Kebangkitan Nusantara atau PKN, Dr. Sri Mulyono mengatakan, presiden Prabowo Subianto menunjukkan sikap yang berbeda terutama sejak lima tahun terakhir.

Menurut Sri Mulyono, sikap Prabowo lebih santun serta merakyat ketimbang dahulu. Bahkan, Prabowo terlihat ingin meninggalkan perspektif negatif di masyarkat bahwa dirinya dinilai sebagai orang terkait pelanggaran HAM di masa lalu.

“Sebagai aktor politik saya melihat Prabowo Subianto dari sisi yang berbeda terutama dalam 5 tahun terakhir. Menurut saya Prabowo Subianto yang sekarang mejabat Presiden RI telah melakukan usaha keras untuk taubatan nasuha politik,” kata Sri Mulyono dalam pesan singkat, Jumat 25 Oktober 2024.

Atas perubahan sikap itu, PKN mendukung kepemimpinan presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka.

“Kami mendukung penuh kepemimpinan pesiden Prabowo Subianto selama berpondasi ke taubatan nasuha,” ujar Sri Mulyono.

Taubatan nasuha, lanjut Sri Mulyono dalam bahasa Indonesia berarti tobat yang semurni-murninya. Dalam Surat At-Tahrim (66) ayat ke-8 didefinisikan sebagai tobat dari dosa yang diperbuat saat ini, menyesal atas dosa-dosa yang dilakukannya pada masa lalu dan berjanji untuk tidak melakukannya lagi pada masa mendatang.

“Tobat nasuha diperuntukkan untuk dua macam dosa, yaitu menyangkut hak Allah dan menyangkut hak manusia. Menurut Imam Nawawi ada tiga syarat yang harus dilakukan dalam pelaksanaannya apabila maksiat yang dilakukan adalah urusan antara manusia dan Allah yaitu; meninggalkan perilaku dosa tersebut, menyesali perbuatan yang telah dilakukan dan berniat tidak melakukannya lagi selamanya,” urainya.

Dirinya melihat, taubatan nasuha belakangan perlahan-lahan telah dilakukan oleh Prabowo. Jadi, sikap nyiyir sebagian orang yang ingin menyudutkan Prabowo terus-terusan dengan dikaitakan pelanggar HAM tidaklah tepat.

“Apakah seseorang tidak boleh bertaubat atas “kegelapan” dimasa lalunya kemudian memperbaiki perbuatanya?,” tanya Sri Mulyono.

Dimata Sri Muluyono, ada beberapa indikator taubatan nasuha politik Prabowo antara lain; setelah dicopot dari Pangkostrad dan TNI Prabowo menjadi masyarakat sipil dan mengikuti rule of demokrasi yang berlaku. Sejak 2008, Prabowo mendirikan, membangun, mengelola dan membesarkan Partai Gerindera. Mengikuti aturan demokrasi dalam kontestasi politik Pemilu demi Pemilu sesuai aturan yang berlaku.

“Dihadapan publik Prabowo meminta maaf kepada Budiman Sudjatmiko dan Agus Jabo atas tindakan yang dilakukan terhadap mereka pada tahun 1998. Beberapa personil yang menjadi korban seperti Desmon Mahesa, Pius lustrilanang, Budiman Sujatmiko, Andy Arif, Agus Jabo dan terakhir Mugianto justru ikut dan menjadi pendukung militan Prabowo. Mereka semua diberikan tempat terhormat bahkan cenderung dimanjakan oleh Prabowo. Desmon Mahesa(alm) menjadi anggota DPRRI 2 periode,” terangnya.

Lebih lanjut Sri Mulyono menjelaskan, perilaku Prabowo berubah menjadi santun, penuh senyum, sabar dan tentu saja goyang gemoy namun tetap tegas. Fakta fakta ini menunjukan bahwa Prabowo telah melakukan taubatan nasuha politik. Lalu apa dampaknya?

“Dari kegelapan menuju cahaya
Taubatan nasuha adalah puncak kesadaran tertinggi untuk menutup masa lalu yang gelap menuju masa depan terbaik “cahaya”. Taubatan nasuha adalah pegas untuk melompat setinggi-tingginya menggapai pencerahan dan cahaya.

“Kisah Umar Bin Khatab mungkin kisah terbaik menjadi inspirasi dalam taubatan nasuha, perjalanan dari kegelapan menuju cahaya. Sayidina Umar dikenal sebagai orang emosional dan temperamen “senggol bacok”, dengan segala kemaksiatan sebelum menjadi muslim. Ketika menjadi muslim, beliau melakukan taubat nasuha,” tegasnya.

Dengan menerapkan pepatah jawa menuju “Manunggaling Kawulo Gusti” langkah-langkah Presiden Prabowo akan semakin lancar kepadan, bertenaga dan dicintai rakyat Indonesia.

“Dengan demikian terjadi kesatuan visi dan sinergi yang utuh antara rakyat dan pemimpinnya atau manunggaling kawulo lan gusti” yang melahirkan kekuatan sangat besar. Partai Kebangkitan Nusantara mendukung penuh kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto selama berpondasi kepada Taubatan Nasuha. Semoga bermanfaat. Selamat bertugas Jenderal semoga sukses menyejahterakan rakyat Indonesia,” demikian Sri Mulyono.

 

(Red/Tanto)

Azhar Kaget Temukan Bunga Langka di Hutan Natuna

0
Istimewa : Azhar kaget temukan Bunga Bangkai di kebun durian miliknya di Gunung Sepempang, Ranai.

Natuna – Batamtimes co – Ashar (45) warga
Teluk Baruk Desa Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau dikagetkan menemukan bunga langka di kebun durian miliknya berlokasi di Gunung Sepempang, Kamis (25/10/2024) pagi.

Update PSN Rempang Eco-City: 26 KK Telah Tempati Rumah Baru Tanjung Banun

0

Batam- batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam memfasilitasi pergeseran terhadap dua Kepala Keluarga (KK) terdampak pengembangan Rempang Eco City ke rumah baru, Tanjung Banun, Kamis (24/10/2024).

Pergeseran itu menambah total warga Rempang yang telah pindah ke rumah baru menjadi 26 KK. Sehari sebelumnya, Rabu, (23/10) sebanyak lima KK juga telah pindah ke rumah baru di Tanjung Banun.

“BP Batam mengapresiasi atas dukungan yang diberikan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan daerah yang berkelanjutan melalui PSN Rempang Eco City,” kata Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait di Batam Centre.

Ia kembali menyebutkan pemberian rumah atau hunian baru tersebut, merupakan komitmen pihaknya dalam menjalankan amanat Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 78 Tahun 2023 tentang Perubahan atas Perpres Nomor 62 Tahun 2018 tentang Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka Penyediaan Tanah untuk Pembangunan Nasional.

“Masyarakat diberikan haknya dengan rumah baru tipe 45 di atas tanah seluas 500 m²,” terangnya.

Senada, Kapolsek Galang, Alex Yasral menyambut baik perkembangan PSN Rempang Eco City. Ia yang tak jarang langsung meninjau proses pemindahan baik ke hunian sementara maupun di hunian baru mengatakan rumah baru Tanjung Banun menjadi bukti nyata komitmen pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat Rempang.

“Saya bersama Babinsa Galang, menyaksikan hari ini ada 2 KK yang bergeser, ini merupakan sebuah progres yang baik dalam artian masyarakat sudah memiliki aset secara utuh sudah memiliki sertifikat. Ini bukti nyata dari pemerintah bahwa selama ini pemerintah selalu berkomitmen dengan apa yang sudah dijanjikan,” ujarnya.

“Kami berharap bagi warga yang belum mendaftar untuk segera mendaftar dan mengikuti program pemerintah ini,” ajak Kapolsek.

Salah seorang Warga Rempang, M. Yatim Atan yang ditemui disela pemindahannya di rumah baru Tanjung Banun mengaku bersyukur memperoleh rumah baru. Ia setia menunggu program rumah baru terealisasi semenjak pindah di hunian sementara, Ruko Cipta Grand City pada 12 bulan yang lalu.

“Alhamdulillah saya merasa bersyukur sekali kepada Allah SWT telah menempati hunian baru, semoga pembangunan ini kedepannya semakin mensejahterakan untuk anak dan cucu saya,” ujar pria paruh baya itu.

 

(Red/Adi)

Pembeli Sate di Yogya Ditusuk Gerombolan Preman

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Seorang pembeli sate di Kota Yogyakarta Rabu malam menjadi korban penusukan. Akibat luka yang dideritanya korbelan terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit guna mendapat pertolongan.

“Awalnya ada rombongan remaja sekitar 25 orang nongkrong dan menenggak minuman keras di sebuah cafe Jalan Parangtritis, Brontokusuman, Mergangsan, Yogyakata pada Rabu malam sekira pukul 21:30 Wib,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta AKP Sujarwo, Kamis 24 Oktober 2024.

Tak selang lama, seseorang dari rombongan tersebut ada yang melempar gelas ke arah jalan.

“Ada juga beberapa beberapa orang lain dari rombongan tersebut yang menyeberang ke arah barat atau tempat orang jualan sate. Entah persoalan apa, para pelaku langsung menusuk salah seorang pembeli sate ditemlat itu,” ungkapnya.

Ia menerangkan, usai melakukan penusukan rombongan pelaku langsung meninggalkan lokasi.

“Setelah menusuk seorang pembeli sate, rombongan tersebut meninggalkan lokasi ke arah pojok Beteng Timur,” ucap Sujarwo.

Sedangkan korban penusukan lanjut Sujarwo, langsung ditolong oleh warga dan dibawa ke RS Pratama Yogyakarta.

“Korban yakni SF (19) mengalami luka robek diperut bagian kiri dan mendapat 3 jahitan. Ia juga mengalami luka memar dibagian kepala tangan dan kaki akibat pukulan balok dan kursi. Sedangkan korban berinsial MA (23) mengalami luka pada bagian kepala, tangan dan kaki akibat pukulan benda keras,” terangnya.

Sujarwo menjelaskan, saat ini kasus tersebut dalam penyelidikan Satreskrim Polresta Yogyakarta.

“Masih dalam penyelidikan. Mudah-mudahan bisa segera ditangkap pelakunya,” demikian Sujarwo.

 

(Red/Tanto)

Perbaikan Database Lahan, Sesmenko : Kita Jaga Investasi dengan Kepastian Berusaha

0

Batam – batamtimes.co – Dalam rangka menjaga kepastian dan penerapan Good Governance dalam berinvestasi, Badan Pengusahaan Batam sedang melakukan penyempurnaan database dan Land Management System (LSM).

Sekretaris Menteri Koordinator (Sesmenko) Bidang Perekonomian RI Susiwijono Moegiarso selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam menjelaskan bahwa saat ini BP Batam sedang melakukan penyempurnaan sistem LMS (pengelolaan lahan), terutama terkait dengan database dan proses bisnis alokasi lahan.

Ketua Dewan Pengawas BP Batam menegaskan bahwa tidak ada moratorium pelayanan pertanahan selama penyempurnaan sistem LMS, yang waktunya kebetulan bersamaan dengan Kepala BP Batam Muhammad Rudi menjalani masa cuti.

⁠”tidak ada moratorium pelayanan, namun pengalokasian lahan baru belum dapat dilakukan, karena database tanah sedang dilakukan penyempurnaan terkait kualitas & integritas data.” Kata Susi.

“bahwa tidak benar pemberitaan yang beredar berkaitan dengan adanya moratorium pelayanan pertanahan, yang ada hanya penyempurnaan Database Lahan dan Sistem pengelolaannya.” Terangnya lebih lanjut.

Adapun saat ini pelayanan LMS tetap berjalan, tetapi khusus pelayanan pengalokasian statusnya off karena sedang pemutahiran data base. Sementara layanan lainnnya seperti perpanjangan hak atas tanah, peralihan & perijinan lainnya tetap berjalan normal.

Susiwijono Moegiarso berharap iklim investasi berjalan kondusif dan berpesan untuk dapat menjaga investasi dengan kepastian berusaha.

“Karena kalau dialokasikan sekarang, kemudian ada perbedaan karena perbaikan database, malah menimbulkan ketidakpastian. Kita ingin menjaga iklim investasi ini kondusif salah satunya dengan kepastian terkait pengelolaan tanah”.

(Red/Adi)

Pertamina Goes To Campus di Universitas Diponegoro

0

Jakarta – batamtimes.co – Berbagi Wawasan Energi Bersama Pertamina Patra Niaga di Universitas Diponegoro

Pertamina Patra Niaga kembali menggelar kegiatan Pertamina Goes to Campus (PGTC), kali ini mahasiswa Universitas Diponegoro bersama perwakilan 15 perguruan tinggi di Semarang berkesempatan mendapatkan wawasan energi dan motivasi terkait dunia kerja langsung dari Direktur SDM & Penunjang Bisnis Pertamina Patra Niaga.

Bertempat di Gedung Kewirausahaan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Diponegoro pada Selasa (22/10) Direktur SDM & Penunjang Bisnis PT Pertamina Patra Niaga Mia Khrisna Anggraini, Vice President PT Pertamina (Persero) Rifky Rahman Yusuf, Corporate Secretary PT Pertamina Patra Niaga Heppy Wulansari dan Rektor Universitas Diponegoro Suharnomo.

Dengan mengusung tema “Energizing The Future Together” untuk menggambarkan komitmen perusahaan untuk mengedukasi generasi mendatang tentang trilemma energi, rangkaian acara PGTC dimulai dengan seremoni upacara pembukaan, sesi diskusi dan sharing session dan penyerahan bantuan gedung laboratorium Fakultas Teknik dan Simbolis penyerahan 1.000 subscriber Kompas.id untuk peningkatan literasi digital.

“Melalui kegiatan Pertamina Goes to Campus, kami berharap dapat menginspirasi mahasiswa untuk memahami tantangan dan peluang di sektor energi, serta membekali mereka dengan wawasan yang relevan untuk memasuki dunia kerja,” ujar Direktur SDM dan Penunjang Bisnis Mia Khrisna Anggraini, pada acara tersebut.

Mia menjelaskan bahwa sangat penting bagi semua pihak untuk berkolaborasi dalam mempersiapkan generasi muda Indonesia untuk mampu menjadi tulang panggung Indonesia Emas 20245, khususnya ditengah berbagai tantangan di aspek energy equity dan sustainability. “Kita perlu memastikan generasi muda kita untuk unggul tidak hanya di aspek pengetahuan dan keterampilan, namun juga memiliki mindset dan perilaku pemimpin dan innovator”.

Berbagai booth di buka pada kegiatan ini untuk mengenalkan inovasi digital dan produk pertamina melalui games dan sharing session

Corporate Secretary Pertamina Patra Niaga, Heppy Wulansari mengatakan kegiatan Pertamina menyambangi kampus-kampus dan insititusi pendidikan sudah berlangsung sejak tahun 2004 untuk mengenalkan bisnis energi yang selalu adaptif dan berkelanjutan.

“Partisipasi kami di Universitas Diponegoro merupakan langkah konkret untuk menjalin hubungan dengan generasi mendatang, memberikan mereka wawasan praktis dan motivasi dalam menghadapi dinamika industri energi yang terus berkembang,” ujarnya.

Rektor Universitas Diponegoro, Suharnomo mengapresiasi kedatangan Pertamina Patra Niaga melalui kegiatan PGTC. Menurutnya, dengan adanya PGTC para mahasiswa tidak hanya mendapatkan kuliah dari ruang kelas, namun juga wawasan langsung dari dunia industri.

“Kami sangat berterima kasih atas kegiatan PGTC ini. Mahasiswa kami mendapatkan wawasan dan pengalaman dari Pertamina Patra Niaga, tidak hanya tentang energi terbarukan tetapi juga wawasan mengenai dunia kerja. Banyak pembicara dan pameran keren di sini, jadi ini memberikan wawasan yang dalam,” jelasnya.

 

(Red/Tanto)

Kakek 72 Tahun Ditemukan Meninggal di Tempat Kos

0

Yogyakarta – baramtimes.co – Seorang Kakek ditemukan meninggal dunia di tempat kos Kampung Ngasem, Kadipaten Kraton, Yogyakarta Selasa pagi.

Saat ditemukan oleh warga, kondisi korban sudah mengeluar bau busuk yang sangat menyengat.

“Korban berinisal AR (72) tingggal sendirian dan sudah bercerai di tempat kos itu. Korban tidak mempunyai keluarga,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta, AKP Sujarwo, Selasa 22 Oktober 2024.

Menurut Sujarwo, sekitar 7 tahun yang lalu korban mengalami kecelakaan sepeda dan mengakibatkan patah tulang kaki paha kanan serta menjalani operasi sekitar satu tahun yang lalu.

“Sejak saat itu korban tidak bisa beraktivitas secara normal dan hanya tiduran dikamar kos. Sedangkan untuk makan seringkali diberi oleh tetangganya yang rutin menjenguk,” ungkapnya.

Dikatakan Sujarwo, sekitar satu minggu sebelum korban ditemukan meninggal tetangga yang memberi makan itu tidak bisa rutin datang karena sedang menunggu suaminya yang dirawat di rumah sakit.

“Pagi tadi sekitar pukul 08:00 Wib tetangga korban berinisal S (56) merasa curiga karena dari sekitar lokasi keluar banyak lalat hijau dan mengeluarkan bau busuk yang sangat menyengat,” terangnya.

Kemudian, lanjut Sujarwo, pemilik kos berinisiatif mengecek kondisi korban didalam kamar.

“Karena dipanggil korban tidak memberikan respon. Mereka masuk ke kamar dan mendapati korban sudah meninggal dunia dalam posisi terlentang,” terangnya.

Dari hasil pemeriksaan tim dokter Puskesmas setempat ungkap Sujawo, tidak diketemukan tanda-tanda bekas penganiayaan baik senjata tajam maupun senjata tumpul.

“Untuk memastikan penyebab kematian, korban selanjutnya dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda DIY untuk dilakukan pemeriksaan,” pungkasnya.

 

(Red/Tanto)

Ditangkap Polisi, Ini 8 Identitas Pelaku Klitih di Caturharjo Sleman

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Akhirnya polisi menangkap 8 pelaku kejahatan jalanan atau klitih yang beraksi di dusun Malang, Kalurahan Caturharjo, Kapanewon Sleman, Kabupaten Sleman, Daerah Istimewa Yogayakarta Sabtu dinihari 12 Oktober lalu.

“Pelaku dikenakan Pasal 170 KUHP dan Pasal 80 Jounto 76C Undang-undang Nomor 35 tahun 2014 atas perubahan UU Nomor 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak,” kata Kapolsek Sleman Kompol Khabibullah Selasa 22 Oktober 2024.

Habib mengungkapkan, delapan pelaku yang ditangkap adalah NAS (18), HA (16) warga Bangunharjo Sewon, Bantul, DP (16) warga Caturharjo, Sleman, FA (16) warga Margoagung, Seyegan, RI (18) warga Sendangrejo, Minggir, ZF (16) warga Tridadi, Sleman, ABP (17) warga Ngestiharjo, Kasihan, Bantul dan MAS (16) warga Pringgokusuman, Gedongtengen, Kota Yogyakarta.

Kronologi Kejadian

Habib memaparkan kronologi kejadian pengeroyokan itu. Awalnya, pelaku yang berjumlah 8 orang berkumpul dan menenggak minuman keras di rumah Z. Saat itu NAS mempunyai ide dan mengajak pelaku lainnya untuk mencari musuh di jalan raya.

“Kemudian para pelaku berputar-putar ke jalan mengendarai 4 sepeda motor yang berboncengan. Tak selang lama, mereka berpapasan dengan dua korban beirinisial RN (20) warga Margokaton, Seyegan dan dan DHF (16) Margoagung, Seyegan yang melaju dari arah Beteng ke utara atau Perempatan Caturharjo, Sleman,” ujarnya.

Habib menjelaskan, saat berpapasan tersebut rombongan pelaku putar balik untuk mengejar korban. Sesampainya di TKP korban di sabet menggunakan gesper.

“Akibat kejadian itu dua korban dilarikan ke RS Attaurots Al-Islami di Seyegan Sleman untuk mendapat perawatan medis,” jelasnya.

Saat ini lanjut Habib, polisi mengamankan empat sepeda moror milik pelaku dan gesper sebagai barang bukti.

“Pelaku sengaja muter-muter di jalan raya dengan sepeda motor dan mencari orang untuk dianiaya. Antara korban dan pelaku mereka tidak saling mengenal,” pungkasnya.

 

(Red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga