8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 221

Muhammad Rudi Ajak Guru Siapkan Generasi Indonesia Emas 2045

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengajak guru di Kota Batam untuk bersama-sama mempersiapkan generasi Emas 2045. Generasi muda Kota Batam yang berkualitas, berkompeten serta berdaya saing tinggi.

Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak para guru untuk tidak pernah lelah, terus mencoba dan berinovasi dalam menuangkan segala ide kreatifitas.

Hal itu, disampaikan oleh Muhammad Rudi saat mencairkan insentif bagi guru swasta se-Kota Batam di Ballroom Hotel Pasific, Rabu (31/1/2024). Total, 5.071 guru dari berbagai jenjang sekolah yang menerima insentif.

Muhammad Rudi melanjutkan, seperti yang sudah diketahui bersama Presiden Joko Widodo, seluruh Menteri hingga seluruh kepala daerah telah menyampaikan bahwa Indonesia Emas akan jatuh pada tahun 2045 mendatang. Tepat pada usia 100 tahun Indonesia merdeka, anak-anak yang masih sekolah saat inilah yang akan berperan penting dan pengambil keputusan.

“Apa yang mau kita siapkan untuk mengisi tahun emas ini? hanya satu, sumber daya manusia yang sempurna. Sumber daya manusia ini, ada ditangan bapak dan ibu guru hingga orang tua,” katanya.

Oleh sebab itu, sebagai pemerintah, Muhammad Rudi mengucapkan terima kasih kepada seluruh guru-guru swasta yang terus berjuang dalam meningkatkan sumber daya manusia di Kota Batam. Terima kasih dan apresiasi itu, diwujudkan dengan pemberian insentif kepada guru-guru sekolah swasta di Kota Batam.

Sehingga kedepannya, ada kesinambungan dalam menyiapkan sumber daya manusia di Kota Batam menuju Indonesia Emas 2045. Ia berharap, pada saat itu Kota Batam menjadi kota yang paling siap dalam menghadapi Indonesia Emas 2045.

Selain itu, Muhammad Rudi juga mengajak kepada guru-guru di Kota Batam juga terus meningkatkan kompetensi diri masing-masing.

“Semuanya sudah bagus, tentu kita harus terus mengarah yang ke lebih bagus lagi. Semua sudah sudah sempurna, tapi kita menuntut pada kesempurnaan yang lengkap,” imbuhnya.

 

(Red/Anto)

Muhammad Rudi Lepas Ekspor Perdana Kepiting Bakau ke China

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi melepas ekspor perdana komoditas kepiting bakau hasil budidaya PT Sumber Jaya Makmur Kelautan ke negara tujuan, China, Rabu (31/1/2024).

Pelepasan ekspor perdana itu dilaksanakan di Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan, Kepulauan Riau.

Muhammad Rudi mengatakan, kepiting bakau hasil pembudayaan di Tanjung Piayu yang diekspor ke China ini senilai Rp 17.368.450. Meskipun jumlahnya tidak besar, Muhammad Rudi mengajak semua pihak harus berbangga karena ekspor perdana ini menjadi awal mula untuk ekspor kepiting bakau lainnya ke negeri tirai bambu.

“Artinya, jika ada awal tentu ada kelanjutan. Kelanjutannya ini yang perlu kita kejar kedepannya,” ujar Muhammad Rudi.

Untuk itu, ia mengajak kepada masyarakat Kota Batam untuk lebih terpacu lagi dalam pembudidayaan kepiting bakau. Muhammad Rudi berharap, kedepannya Kota Batam bisa menjadi daerah ekpsortir tertinggi di Indonesia dalam mengekspor kepiting bakau.

Disamping itu, pemerintah dalam hal ini BP Batam maupun Pemko Batam, akan mendukung penuh pembudidaya kepiting bakau di Kota Batam. Sebagaimana diketahui Kota Batam mempunyai lebih dari 300 pulau yang dapat dikembangkan untuk membudidayakan kepiting bakau.

Tak lupa, Muhammad Rudi juga menyampaikan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada seluruh pihak yang telah mensukseskan pengiriman perdana kepiting bakau ini ke China.

“Intinya niat, kalau ada niat semua akan berjalan. Mudah-mudahan semua bisa berjalan dengan lancar. Karena kita ingin, semua sektor yang ada di dunia bisa disediakan di Kota Batam. Sehingga Batam akan menjadi Kota Baru yang modern,” imbuhnya.

Kepala Balai Karantina Hewan, Ikan dan Tumbuhan Kepulauan Riau (BKHIT Kepri), Herwintarti mengatakan, keberhasilan ekspor perdana kepiting bakau ini berkat kolaborasi serta kerjasama di Kota Batam yang telah terbangun selama ini. Ia berharap, ekspor ini dapat terus berlanjut dan mampu mengejar target yang diminta Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Dimana, pada ekspor perdana ini, kepiting bakau yang diekspor sebesar Rp 17 juta, namun kedepannya bisa meningkat hingga Rp 17 triliun. Target ini tegasnya, juga merupakan komitmen dari BKHIT Kepri untuk dapat mendorong hilirisasi produk-produk unggulan yang berasal dari Kota Batam. Sehingga, kedepannya Batam tidak hanya sebagai transit, namun Batam juga sebagai sumber penghasil ekspor.

“Tentunya harapan kami, dengan kita berkolaborasi dapat segera mengekspor komiditas-komoditas unggulan dari Batam,” katanya.

 

(Red/Anto)

Polda Kepri ungkap Tindak Pidana Uang USD 10.000 Palsu

0

Batam –batamtimes.co –  Direktorat Reserse Kriminal Umum Polda Kepri ungkap Tindak Pidana Uang Palsu Dollar Singapura dengan 4 orang tersangka berinisial B, AG, AYA dan AK.

Hal tersebut disampaikan oleh Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., didampingi Dirreskrimum Polda Kepri Kombes. Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H., Kasubbag Bantuan Hukum Internasional Bag Jatinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri AKBP Januar, dan Kasubdit 2 Ditreskrimum Polda Kepri AKBP Syaiful Badawi, S.I.K., pada Konferensi Pers di Lobby Utama Polda Kepri. Senin (31/1/2024).

Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menyampaikan keberhasilan mengungkap kasus ini dapat dicapai berkat kerjasama dan kolaborasi yang baik serta respon cepat antara Divhubinter Polri dan Ditreskrimum Polda Kepri.

Kolaborasi seperti ini seringkali menjadi kunci keberhasilan dalam menangani kasus-kasus tindak pidana transnasional, karena melibatkan berbagai pihak dan sumber daya untuk mengumpulkan informasi, menyelidiki, dan menangkap para pelaku kejahatan.

Lebih lanjut, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si., menjelaskan.

“Kronologi kejadian tersebut. Pada hari Senin tanggal 17 September 2023 tersangka berinisial B dari Pekanbaru menuju Kota Batam membawa 10 (Sepuluh) lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) untuk bertemu dengan saksi inisial E dengan maksud untuk menyuruh menukarkan uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) Di kota Batam. Selanjutnya tersangka inisial B menyerahkan 2 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) kepada saksi inisial E. Setelah dilakukan pengecekan oleh saksi inisial E, 2 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) tersebut dikembalikan kepada tersangka inisial B dikarenakan menurut saksi inisial E uang tersebut tidak asli (uang palsu) dengan tujuan atau modus operandi menukarkan uang kertas palsu SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) dengan meyakinkan bahwa uang tersebut merupakan uang asli namun keluaran tahun lama demi mendapatkan keuntungan.”

Tidak puas dengan penjelasan saksi inisial E, selanjutnya tersangka inisial B menghubungi saksi inisial EAN (pelapor) dan menyerahkan 4 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) kepada saksi inisial EAN (pelapor) dengan meyakinkan saksi inisial EAN (pelapor) bahwa uang tersebut merupakan uang asli namun keluaran tahun lama.”

“Jika berhasil ditukar maka saksi inisial EAN (pelapor) akan diberi bagian 30% sembari mengatakan bahwa tersangka inisial B masih memiliki 390 (tiga ratus sembilan puluh) lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) di Pekanbaru yang siap untuk dikirim ke kota Batam”. Tutur Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

Selanjutnya dalam kesempatan yang sama penjelasan dari Dirreskrimum Polda Kepri Kombes. Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H., menjelaskan “Saksi inisial EAN (pelapor) memberikan sebanyak 2 lembar kepada saksi inisial MT dengan tujuan untuk dilakukan pengecekan keasliannya ke negara Singapura, Karena menurut informasi dari pihak money changer bahwa uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) hanya dapat ditukarkan di negara Singapura. Pada tanggal 21 September 2023 saksi inisial MT pergi ke Singapura untuk membuka rekening Bank Singapura. Dikarenakan syarat tidak terpenuhi, maka saksi inisial MT tidak jadi membuka rekening dan akhirnya tidak dapat menukar 2 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura). Akhirnya saksi inisial MT pergi ke Marina Bay Sand Casino, dan pada saat hendak mengisi kartu kredit, saksi inisial MT menyerahkan 2 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) kepada petugas casino dengan harapan uang lama tersebut dapat ditukarkan.”

 

“Pada tanggal 22 September 2023 tersangka inisal AG didatangkan dari Bogor menuju ke Batam untuk mengawal proses transaksi penukaran uang. Atas instruksi tersangka inisial B, pada tanggal 23 September 2023 tersangka inisial AYA alias Y dari Pekanbaru datang ke Batam untuk membawa sebanyak 390 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura). Selanjutnya pada tanggal 23 September 2023 dilakukan pertemuan di salah satu hotel di Batam yang di sewa oleh tersangka inisial AG untuk memperlihatkan uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) sebanyak 396 (tiga ratus sembilan puluh enam) lembar uang SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) kepada saksi inisial EAN (pelapor). Saksi insial RH mendapat informasi bahwa saksi insial MT telah diamankan oleh Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) karena 2 lembar uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) yang ditukar oleh saksi insial MT di Marina Bay Sand Casino di duga palsu.” Ucap Dirreskrimum Polda Kepri Kombes. Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H.

Setelah saksi inisial RH mendapat informasi yang valid dari KBRI di Singapura bahwa benar saksi inisial MT telah diamankan oleh Kepolisian Singapura (Singapore Police Force), maka pada tanggal 29 September 2023 saksi inisial EAN (pelapor) melaporkan ke Kepolisian Polda Kepri tentang terjadinya dugaan tindak pidana kejahatan mata uang palsu. Selanjutnya penyidik Subdit II Ditreskrimum Polda Kepri melakukan penyelidikan dan penyidikan terhadap laporan polisi adanya dugaan tindak pidana kejahatan mata uang palsu, sehingga berdasarkan hasil dari penyidikan dan berdasarkan surat keterangan yang di keluarkan oleh MAS (Monetary Authority Of Singapore) yang menyatakan terhadap uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapore) yang di sita oleh Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) telah di periksa dan di konfirmasi sebagai uang kertas tidak asli/palsu.” Ungkap Dirreskrimum Polda Kepri Kombes. Pol. Adip Rojikan, S.I.K., M.H.

 

Dilanjutkan penyampaian dari Kasubbag Bantuan Hukum Internasional Bag Jatinter Set NCB Interpol Indonesia Divhubinter Polri AKBP Januar, mengatakan “Kita juga sudah melakukan koordinasi dari awal untuk bisa menghadirkan dari Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) untuk mengikuti kegiatan ini namun rekan-rekan Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) yang di sana menyampaikan kepada kami dikarenakan terkendala administrasi sehingga tidak dapat hadir pada kegiatan tersebut. Terciptanya hubungan baik antara Polri dengan Kepolisian Singapura (Singapore Police Force) berdampak dipermudahnya melakukan koordinasi saat berada disana, dari Divhubinter sendiri sifatnya memfasilitasi penyidik Ditreskrimum Polda Kepri untuk berkomunikasi dan berkoordinasi saat melakukan pemeriksaan di sana.”

Untuk barang bukti yang diamankan sebanyak 390 lembar uang kertas mata uang Dolar Singapura pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) yang di duga palsu; 1 buah Safe Deposit Box warna hitam yang tertempel stiker bertuliskan “Singapore Ten Thousand Dollar” tempat menyimpan uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) sebanyak 400 lembar; 1 buah tas ransel berwarna merah, yang di gunakan oleh tersangka inisial AYA alias Y untuk membawa kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Dolar Singapura) sebanyak 390 lembar dari Pekanbaru ke kota Batam; 1 buah tas ransel warna abu-abu tua, yang di gunakan oleh tersangka inisial B untuk membawa uang kertas pecahan SGD 10.000,- (Sepuluh Ribu Dolar Singapura) sebanyak 10 lembar dari Pekanbaru ke kota Batam; 1 buah brangkas box berwarna emas bertuliskan “German External Loan 1924”; 1000 lembar kertas bertuliskan “German External Loan 1942”; 1 lembar kertas bertuliskan “Certificate Of Authentication $1000”; 1 lembar kertas bertuliskan “Scripop Pass Certicate Of Authentication”; 1 lembar kertas bertuliskan “Landhaftlicher Central Roggenpfandbrief”; 1 lembar kertas bertuliskan “German (Dawes Loan) External Loan British Issue Right Certificate”; 1 lembar kertas

bertuliskan “Preubischen Central-Bodenkreditaktiengesellschaft $1000”; 1 lembar kertas bertuliskan “Deutsche Aussere Anleihe 1924” $110.000.000; 1 lembar kertas bertuliskan “Gold-Hypothekenpfandbrief Der Deutcshen Genossenschaft-Hypothekenbank Aktiengesellschaft In Berlin”; 1 lembar kertas bertuliskan “German External Loan Deutsche Aussere Anleihe Emprunt Exteriuer Allemand”; 1 buah box kayu kecil bertuliskan “German External Loan 1924”; 1 buah koin bulat berwarna emas bertuliskan “Deutsches”; 1 buah koin bulat berwarna silver bertuliskan “United States Of America”; 1 buah koin bulat berwarna silver bertuliskan “United States Of America”; 1 buah koin petak berwarna emas bertuliskan “Deutsche Reichbank 999/1000 Gold”; 1 buah koin petak berwarna emas bertuliskan “Deutsches 100 Dollars”; 1 buah koin petak berwarna emas bertuliskan “Deutsche Reichbank 999/1000 Gold”; 3 unit handphone dengan berbagai merk.

Adapun pasal yang dipersangkakan yaitu pasal 245 Juncto pasal 55 ayat ( 1 ) ke 1 KUHP yaitu barang siapa dengan sengaja mengedarkan mata uang atau uang kertas yang dikeluarkan oleh negara atau bank sebagai mata uang atau uang kertas asli dan tidak dipalsu, padahal ditiru atau dipalsu olehnya sendiri, atau waktu diterima diketahuinya bahwa tidak bahwa tidak asli atau dipalsu, ataupun barang siapa menyimpan atau memasukkan ke indonesia mata uang dan uang kertas yang demikian, dengan maksud untuk mengedarkan atau menyuruh mengedarkan sebagai uang asli dan tidak dipalsu dengan ancaman hukuman maksimal 15 (lima belas ) tahun penjara.

 

Terakhir, Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H. M.Si., menambahkan “Mari kita sukseskan Pemilu 2024 yang tinggal 14 hari lagi dan jangan mudah percaya dengan berita

dengan berita yang tidak benar atau Hoax guna menjaga situasi Kamtibmas menjelang pemilu menjadi aman dan kondusif. Untuk masyarakat yang ingin mengadukan atau melihat kejahatan serta memerlukan bantuan kepolisian dapat menghubungi Call Center Polisi 110 atau Unduh Aplikasi Polri Super Apps di Googleplay/APP Store.” himbau Kabidhumas Polda Kepri Kombes. Pol. Zahwani Pandra Arsyad, S.H., M.Si.

 

 

(Humas Polda Kepri)

BP Batam Gandeng Swasta Tingkatkan Pengelolaan Layanan Parkir di Pelabuhan Domestik Batam

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan (BP) Batam terus berinovasi meningkatkan pelayanan bagi seluruh pengguna jasa kepelabuhanan. Setelah sukses menerapkan e-ticketing di Terminal Ferry Domestik Batam, kini BP Batam melalui Badan Usaha Pelabuhan melakukan pembenahan dalam pengelolaan parkir kendaraan dengan menggandeng penyedia layanan parkir swasta.

Direktur Badan Usaha Pelabuhan, Dendi Gustinandar menyebut, dengan adanya kolaborasi dengan pihak swasta dalam pengelolaan parkir, diharapkan layanan parkir di Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur dan Sekupang akan semakin nyaman dan cepat karena telah mengakomodir digitalisasi pembayaran seperti kartu uang elektronik maupun dompet digital.

“Kita akomodir pembayaran non tunai sehingga memudahkan pengunjung untuk masuk dan keluar area pelabuhan. Hal ini membuktikan komitmen BP Batam untuk terus beradaptasi dengan perubahan zaman,” ujar Dendi dalam keterangan resminya, Senin, 29/1/2024.

Ia menambahkan, pengelolaan parkir di Terminal Ferry Domestik Telaga Punggur ini tetap akan mengacu pada aturan yang berlaku, yakni Peraturan Kepala BP Batam Nomor 4 Tahun 2023 tentang Pengelolaan Tarif Layanan dan Tata Cara Pengadministrasian Keuangan dan Peraturan Walikota Batam Nomor 1 Tahun 2024 tentang Tarif Parkir Kendaraan Bermotor di Fasilitas di Luar Ruang Milik Jalan/Tempat Khusus Parkir.

Sebagai gambaran, bagi pengendara kendaraan roda empat akan dikenakan tarif sebesar Rp 7.000,- untuk dua (2) jam pertama dengan rincian Rp 2.000,- untuk tarif pass masuk kendaraan sesuai Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023, dan Rp 5.000,- untuk tarif parkir sesuai Peraturan Walikota Batam Nomor 1 Tahun 2024. Adapun untuk jam berikutnya dikenakan tarif Rp 2.000,-/jam.

Sementara itu, besaran tarif parkir inap roda empat per 24 jam/kendaraan sebesar Rp 60.000,- dan pass masuk kendaraan sebesar Rp 2.000,-

Sedangkan untuk kendaraan roda dua akan dikenakan tarif Rp 3.000,- untuk dua (2) jam pertama dengan rincian Rp 1.000,- untuk tarif pass masuk kendaraan sesuai Perka BP Batam Nomor 4 Tahun 2023, dan Rp 2.000,- untuk tarif parkir sesuai Peraturan Walikota Batam Nomor 1 Tahun 2024. Adapun untuk jam berikutnya dikenakan tarif Rp 1.000,-/jam.

Sementara itu, besaran tarif parkir inap roda dua per 24 jam/kendaraan sebesar Rp 30.000,- dan pass masuk kendaraan sebesar Rp 1.000.-.

Sesuai dengan Peraturan Walikota Batam Nomor 1 Tahun 2024, pengendara kendaraan roda empat m dan roda dua akan dibebaskan dari tarif parkir untuk drop off selama 5 menit pertama dan hanya dikenakan tarif pass masuk kendaraan.

“Penerapan pengelolaan parkir oleh pihak swasta ini ditargetkan akan terlaksana pada Februari 2024,” tandas Dendi.

 

(Red/Adi)

Dukun Pengganda Uang Tipu Korban Hingga Rp 432 Juta

0

Jatim – batamtimes.co – Polres Bantul dibantu jajaran Unit Reskrim Polsek Piyungan menangkap dukun pengganda uang.

Selama melancarkan aksinya, tersangka bernama Nur Fadli alias NF (44 tahun) berhasil menipu korbannya hingga Rp 432 juta.

“Tersangka NF warga Jatiroto, Lumajang, Jatim telah kami tangkap di Bali pada Sabtu 29 Januari,” kata Kasi Humas Polres Bantul, Yogyakarta AKP I Nengah Jeffry saat jumpa pers, Rabu 31 Januari 2024.

Dijelaskan Jeffry, modus tersangka dalam melancarkan aksi penipuan dengan menjanjikan bisa menggandakan uang yang dimasukan ke dalam kardus.

Ia menceritakan tipu muslihat tersangka. Antara dan tersangka, kata Jeffry, bertemu pada bulan Mei 2019 di daerah Jalan Kaliurang, Sleman.

“Tersangka meminta ijin pada korban untuk meminjam ruangan dirumahnya untuk melakukan ritual menggandakan uang. Korban pun akhirnya tergiur,’ ujarnya.

Tersangka, lanjut Jeffry, meminta korban menyerahkan uang Rp 1 juta yang dimasukan ke dalam kotak kardus dalam setiap bulannya.

“Jumlah kotak kardus ada 12. Jadi korban harus menyiapkan uang Rp 12 juta dalam setiap bulannya. Kejadian itu sudah berjalan hampir 3 tahun,” urainya.

Sadar jadi korban penipuan dan hartanya telah ludes korban menghentikan ritual sesat itu.

“Sekitar bulan Februari 2023 korban mulai sadar kalau telah menjadi korban penipuan. Ia sadar karena uang yang dijanjikan tidak pernah ada. Sekitar bulan November 2023 korban menyuruh tersangka untuk minggat dari rumahnya,” tegas Jeffry.

Kesal dengan perbuatan tersangka, korban akhirnya melapor ke polisi karena rugi sampai Rp 432 juta.

“Pada Sabtu 27 Januari pukul 07.00 WIB tersangka berhasil kita tangkap di Jalan Diponegoro, Dauh Puri Klod, Denpasar, Bali,” ungkap Jeffry.

Atas kejadian itu polisi berhasil mengamankan barang bukti diantaranya; 12 kardus warna hitam, sisa dupa bekas dibakar, kembang setaman serta buku mantra.

“Tersangka kami kenakam Pasal 378 KUHP dengan ancaman paling lama 4 tahun penjara,” demikian Jeffry.

 

(Red/Tanto)

Pameran Foto Pembangunan Batam Meriahkan Big Food Festival

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam akan menyajikan diorama atau potret pembangunan Batam sejak tahun 1970-an hingga saat ini dalam agenda “Big Food Festival” yang berlangsung pada tanggal 1 sampai dengan 4 Februari 2024.

Bertempat di Pollux Mall Habibie, kegiatan tersebut juga akan memamerkan sejarah perjalanan Prof. BJ Habibie dalam mengembangkan Batam dari waktu ke waktu.

“Pameran ini akan menampilkan foto beberapa karya Pak Habibie dan juga barang peninggalan beliau. Kami mengajak masyarakat Batam untuk dapat hadir dan menikmati penyelenggaraan event ini,” ujar Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Rabu (31/1/2024).

Selain itu, Ariastuty mengungkapkan bahwa pihaknya juga membuka ruang diskusi berupa _talk show_ terkait perkembangan pembangunan Batam saat ini.

Dimana, BP Batam akan memaparkan beberapa perencanaan strategis dalam mendukung kemajuan Batam ke depan.

“Tema yang diusung adalah _”The True Spirit of Habibie”_. Dengan harapan, semangat Pak Habibie dalam membangun Batam dapat menjadi contoh bagi kita semua,” tambahnya.

Tidak hanya pameran foto dan bazar kuliner, sejumlah kegiatan pendukung turut memeriahkan acara. Mulai dari menampilkan pertunjukan musik, seni, kontes memasak, poundfit serta aktivitas lainnya yang mampu menarik pengunjung.

“Acara ini juga melibatkan UMKM lokal. Jadi, kita sekaligus memberikan dukungan untuk pelaku UMKM agar bisa terus bangkit sejalan dengan semangat Pak Habibie,” pungkasnya.

 

(Red/Anto )

Kepala BP Batam Apresiasi Kontribusi Kawasan Industri Terpadu Kabil Dalam Upaya Meningkatkan Nilai Investasi Daerah

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam, Muhammad Rudi dan CEO Citramas Group, Kris Taenar Wiluan saat hadir dalam peresmian Rebuild Centre PT Thiess di Kawasan Industri Terpadu Kabil

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengapresiasi peran dan kontribusi Kawasan Industri Terpadu Kabil (KITK) dalam upaya menggaet investor.

Menurut Muhammad Rudi, KITK berhasil membangun salah satu kawasan industri terbaik guna menjaga iklim investasi di Batam.

“Ketika investor sudah nyaman, maka produksi pun akan berjalan lancar. Maka ekonomi juga meningkat karena penyerapan tenaga kerja tinggi,” ujarnya usai menghadiri peresmian Rebuild Centre PT Thiess Engineering Indonesia di KITK, Selasa (30/1/2024).

Ia meyakini, meningkatnya investasi di Batam akan berdampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi daerah.

Oleh sebab itu, Muhammad Rudi mengajak seluruh pihak untuk terus menjaga situasi kondusif Kota Batam.

“Saat ini, banyak proyek dari Australia dan negara besar lainnya masuk ke Batam. Saya berharap, komponen pendukung investasi harus betul-betul diperhatikan agar tak ada kendala ke depannya,” pungkasnya.

Sementara, CEO Citramas Group, Kris Taenar Wiluan, melalui Direktur Utama KIIE, Peter Vincent mengucapkan terima kasih kepada BP Batam yang terus mendukung upaya mereka dalam berkontribusi untuk ekonomi Batam.

Ia mengungkapkan, pihaknya juga terus berkomitmen untuk membangun kawasan industri terbaik demi kenyamanan investor.

Upaya tersebut selaras dengan komitmen BP Batam yang getol untuk menyiapkan infrastruktur pendukung seperti pelebaran jalan utama serta membangun Bandara Hang Nadim Batam serta Pelabuhan Batu Ampar.

“Hal ini tentu memerlukan dukungan dan sinergi yang maksimal antara pemerintah dan leading sector lainnya,” ujarnya.

Peter menjelaskan, KITK memiliki luas sekitar 540 hektar dan berlokasi strategis di sepanjang pesisir timur Kota Batam.

Tidak hanya itu, kawasan industri ini juga dilengkapi dengan segala fasilitas pendukung.

Pengembangan KITK ditujukan untuk melayani industri terkait minyak dan gas serta energi, terutama perusahaan yang membutuhkan lahan luas dengan akses dekat ke pantai untuk pergerakan kargo berat dan berukuran besar. Dimana, kawasan tersebut telah menyerap sekitar 14 ribu pekerja.

“Kami ingin, upaya KITK dalam mendatangkan investasi juga memberikan dampak bagi masyarakat Batam. Yaitu dengan memberikan peluang dan kesempatan kerja agar dapat membantu pemerintah dalam mengurangi angka pengangguran,” tambah Peter.

 

(Red/Anto)

Muhammad Rudi Resmikan Rebuild Centre Perusahaan Jasa Pertambangan Terbesar di Dunia

0

Batam – batamtimes.co – Salah satu perusahaan penyedia jasa pertambangan terbesar di dunia, PT Thiess mendirikan Rebuild Centre kendaraan tambang di Kota Batam. Peresmian Rebuild Centre milik perusahaan asal Australia tersebut, dilaksanakan di Kawasan Industri Terpadu Kabil, Selasa (30/1/2024).

Peresmian Rebuild Centre PT Thiess Engineering Indonesia ini, dihadiri oleh Kepala BP Batam Muhammad Rudi; Duta Besar (Dubes) Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM; Executive Chair and CEO Thiess, Michael Wright dan sejumlah jajaran Thiess Group.

Dalam kesempatan tersebut, Kepala BP Batam Muhammad Rudi menyampaikan terima kasih kepada Thiess Group yang telah mempercayakan Kota Batam sebagai tempat Rebuild Centre. Ia berharap dengan diresmikannya Rebuild Centre di Batam ini, seluruh kegiatan yang menyangkut dengan perbaikan hingga pembangunan baru kendaraan tambang bisa dilaksanakan di PT Thiess Engineering Indonesia.

“Mudah-mudahan investasi dari Australia ini bukan yang pertama, tapi ada perusahaan-perusahaan dari Australia lainnya yang berinvestasi di Kota Batam,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi juga mengucapkan terima kasih kepada Dubes Australia untuk Indonesia yang telah menyempatkan waktu untuk hadir dalam peresmian PT Thiess Engineering Indonesia di Kota Batam. Dengan hadirnya Dubes Australia untuk Indonesia ke Batam, bisa meningkatkan hubungan bilateral antara Australia dengan Indonesia, khususnya Kota Batam.

“Terima kasih ibu Dubes, mudah-mudahan semua berjalan dengan baik. Saya atas nama Kota Batam, Provinsi Kepulauan Riau dan atas nama Indonesia mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya,” imbuhnya.

Sementara itu, Dubes Australia untuk Indonesia, Penny Williams PSM mengaku senang bisa hadir dalam peresmian Rebuild Centre PT Thiess Engineering Indonesia. Penny Williams mengungkapkan, peresmian Rebuild Centre PT Thiess Engineering Indonesia ini merupakan salah satu contoh investasi dari Australia yang didukung penuh oleh pemerintah Indonesia khususnya di Kota Batam.

Ia berharap, kedepannya akan ada lagi perusahaan-perusahaan lain dari Australia yang bisa berinvestasi di Indonesia khususnya di Kota Batam. Investasi ini merupakan bentuk hubungan ekonomi yang strategis, supply chain, edukasi dan skills antara Indonesia dan Australia.

“Investasi ini mencerminkan hubungan yang sangat erat antara Indonesia dan Australia. Saya juga akan berkunjung ke perusahaan-perusahaan Australia seperti Austin Enginering dan lainnya. Saya sangat senang bisa datang kesini dan disambut hangat dengan bapak Muhammad Rudi,” katanya.

 

(Red/Adi )

Komitmen BP Batam Bangun Rumah Baru dan Fasilitas Pendukung untuk Masyarakat Rempang

0
Keterangan foto : Pengerjaan rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City

Batam – batamtimes.co – Selain rumah baru, BP Batam juga akan membangun fasilitas pendukung untuk warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait menjelaskan, fasilitas pendukung tersebut berupa sekolah, dermaga untuk warga yang berprofesi sebagai layanan, hingga rumah ibadah.

“Namun, prioritas pengerjaan saat ini adalah pembangunan rumah baru untuk warga. Ini harus segera selesai agar memberikan gambaran riil ke masyarakat,” ujar Ariastuty, Selasa (30/1/2024).

Menindaklanjuti arahan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, lanjut Ariastuty, pihaknya telah menyiapkan desain terbaik dengan nuansa Melayu akan menghiasi bangunan rumah baru tersebut.

Dimana, desain rumah juga telah mendapat persetujuan dan masukan dari masyarakat. Sehingga, pihaknya berharap, pengerjaannya pun mendapat dukungan penuh dari seluruh pihak.

“Desain ini dibuat berdasarkan pengalaman teknis BP Batam. Yang pasti, bangunannya kokoh,” tambahnya.

Untuk diketahui, rumah baru untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City tersebut memiliki luas tanah 500 meter persegi dengan bangunan tipe 45.

Rumah itu nantinya juga dilengkapi dengan dua kamar tidur, ruang tamu, kamar mandi, serta dapur.

“Rumah itu juga didukung dengan teknologi biofilter untuk limbah kamar mandi. Ada biotank di tiap rumah. BP Batam berkomitmen untuk menyelesaikan pembangunan ini,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

BP Batam Paparkan Progres Relokasi Masyarakat Rempang

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam melalui Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol, Ariastuty Sirait dengan tegas memaparkan perihal progres relokasi terhadap warga yang terdampak pengembangan Rempang Eco-City.

Menurut Ariastuty, pihaknya justru memperhatikan betul hak-hak masyarakat Rempang sebelum Program Strategis Nasional (PSN) itu terealisasi.

Termasuk dengan mengedepankan pendekatan persuasif kepada warga dalam melakukan sosialisasi terkait rencana investasi tersebut.

“Pemerintah melalui BP Batam akan melalukan penataan terhadap Kawasan Rempang dengan menyediakan tempat tinggal yang layak serta rencana berkelanjutan untuk warga di sana,” ujar Ariastuty, Selasa (30/1/2024).

Ia juga menyayangkan ihwal isu provokatif yang terus dihembuskan oleh oknum tidak bertanggung jawab kepada masyarakat Rempang hingga saat ini.

Mengingat, Tim Terpadu yang telah dibentuk oleh BP Batam pun masih akan terus bekerja guna memaksimalkan penyusunan kebijakan agar hak-hak masyarakat Rempang dapat terpenuhi dengan baik.

Dimana, tim terdiri dari unsur Pemerintah Kota Batam, Kantor Pertanahan Batam, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Adat Melayu serta akademisi.

“94 KK yang saat ini telah bergeser ke hunian sementara pun mendaftar atas niat dan kemauannya sendiri. Tidak ada paksaan,” kata Ariastuty lagi.

Perihal hunian baru untuk warga terdampak pengembangan Rempang Eco-City, Ariastuty menegaskan jika pembangunan tahap awal masih dalam proses dan akan terus digesa.

“961 unit itu masih dalam proses. Tentunya dengan diawali pembangunan empat model rumah contoh yang saat ini masih dikerjakan. Inilah tujuan relokasi yang dimaksud pemerintah pusat, disiapkan lokasi baru untuk warga. Dan semuanya masih berproses, jadi mari kita dukung agar ini selesai,” tutup Ariastuty.

(Red/Adi )

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga