8.6 C
New York
Thursday, April 9, 2026
spot_img
Home Blog Page 223

Terima Kunjungan Dubes India, Kepala BP Batam Buka Peluang Investasi Seluasnya untuk India

0

Batam- batamtimes.co – Duta Besar India untuk Indonesia dan Timor Leste, Sandeep Chakravorty bersama Konsul Jenderal (Konjen) India di Medan, Shubham Singh berkunjung ke Kota Batam, Minggu (28/1/2024).

Dalam kunjungannya ke Kota Batam, ia menemui Kepala BP Batam, Muhammad Rudi yang didampingi oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, Direktur Badan Usaha Pelabuhan BP Batam, Dendi Gustinandar dan Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPM-PTSP) Pemko Batam, Reza Khadafi.

“Batam sedang gencar membangun dan terus menjadi daya tarik investasi asing untuk datang ke Kota Batam,” ujar Muhammad Rudi usai pertemuan di Marriott Hotel Harbour Bay.

Pertemuan itu menjadi kesempatan Muhammad Rudi dalam mempromosikan semua sektor di Batam kepada Dubes India tersebut. Menurut Muhammad Rudi, Kota Batam terus membuka diri dan memberikan peluang dalam berinvestasi. Muhammad Rudi berharap, dengan pertemuan itu, Kota Batam semakin dikenal, dan investor berdatangan ke Batam untuk menanamkan modalnya.

“Dengan investor datang, ekonomi makin menggeliat dan akan memberikan dampak kesejahteraan kepada masyarakat,” katanya.

Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait mengatakan, kehadiran Dubes India untuk Indonesia dan Timor Leste tersebut, dalam rangka meningkatkan investasi India di Kota Batam. Saat ini, sudah lebih dari 34 perusahaan India yang berinvestasi di Kota Batam, namun banyak perusahaan India tersebut menamamkan modalnya atas nama Singapura.

“Perusahaaan tersebut tidak langsung atas nama India. Jadi Dubes ini berharap, kedepannya ada kerjasama yang lebih erat lagi antara Kota Batam dengan India,” ujarnya.

Ariastuty melanjutkan, ada beberapa peluang investasi di Kota Batam yang sangat menarik minat dari Dubes India. Salah satunya investasi di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan yang sedang dikembangkan oleh BP Batam. Dubes Chakravorty, akan mendorong salah satu rumah sakit terbaik di India, Apollo Hospital untuk segera berinvestasi di KEK Kesehatan.

Sebagaimana diketahui, Apollo Hospital merupakan rumah sakit yang telah dipercaya oleh lebih dari 45 juta pasien dari 121 negara. Hingga saat ini, Apollo Hospital Group telah mempunyai 64 rumah sakit yang beroperasi. Apollo Hospital juga dikenal tidak hanya sebagai institusi medis, namun juga sebagai penyedia layanan kesehatan terintegrasi di Asia, yang juga mengkhususkan diri dalam konsultasi, klinik, farmasi, asuransi, dan terapi holistik.

Tidak hanya pada bidang kesehatan, Dubes Chakravorty juga menyampaikan ketertarikannya untuk ikut membangun sejumlah proyek infrastruktur di Kota Batam. Salah satunya di sektor pengembangan Pelabuhan Peti Kemas Batu Ampar yang saat ini sudah dikerjasamakan dengan PT Persero.

“Jadi nantinya, Dubes Chakravorty ini akan mendorong perusahaan-perusahaan di India untuk berinvestasi di Kota Batam. Mereka sangat tertarik dengan potensi investasi yang ada di Kota Batam,” imbuhnya.

Dalam kunjungannya ke Kota Batam, Dubes Chakravorty juga merayakan hubungan diplomatik ke-75 India dan Indonesia di Kasta Coffe Tembesi. Ia berharap, persahabatan kedua negara terus hangat dan langgeng.

“Kami sangat bangga merayakan peringatan 75 tahun hubungan diplomatik kami dengan mitra demokratis lainnya, Indonesia,” kata Dubes Chakravorty.

Chakravorty mengatakan, Indonesia saat ini merupakan mitra dagang terbesar India di kawasan ASEAN. Total perdagangan bilateral mencapai hampir 39 miliar dolar AS pada 2022 hingga 2023. Ia bersyukur, meski diterpa banyak tantangan global, hubungan Indonesia dan India terus bertahan selama lebih dari tujuh dekade.

“Saya berharap, peringatan 75 tahun ini menjadi momen penegasan kembali persahabatan dan hubungan dekat India dan Indonesia,” imbuh Dubes yang pernah menjadi Konsul Jenderal di New York, Amerika Serikat ini.

 

(Red/Adi)

BP Batam Pastikan Hak-hak Masyarakat Rempang Jadi Prioritas

0

Batam- batamtimes.co – BP Batam melalui Anggota Bidang Pengelolaan Kawasan dan Strategis, Sudirman Saad memastikan bahwa hak-hak masyarakat menjadi prioritas dalam pengembangan Program Rempang Eco-City.

Sudirman Saad menegaskan hal tersebut usai menghadiri agenda Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan (LPH) Investigasi Atas Prakarsa Sendiri terkait Permasalahan Proyek Strategis Nasional Rempang Eco-City di Gedung Ombudsman RI, Senin (29/1/2024).

“Kami akan menindaklanjuti beberapa temuan dan tindakan korektif dari Ombudsman. Ini sangat penting bagi BP Batam dalam merealisasikan proyek strategis nasional di Rempang,” ujarnya.

Mewakili Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Sudirman juga menyampaikan bahwa pihaknya telah membentuk Tim Terpadu Penanganan Dampak Sosial Kemasyarakatan dalam rangka penyediaan Tanah untuk pembangunan dan pengembangan Kawasan Rempang.

Dimana, BP Batam juga melibatkan beberapa unsur penting dalam tim tersebut. Mulai dari unsur Pemerintah Kota Batam, Kantor Pertanahan Batam, perwakilan Majelis Ulama Indonesia, Lembaga Adat Melayu serta akademisi.

Sehingga, pembentukan tim itu pun dapat memaksimalkan penyusunan kebijakan agar hak-hak masyarakat dapat terpenuhi dengan baik.

“BP Batam selalu mengedepankan musyawarah mufakat selama tahap sosialisasi. Tidak ada pemaksaan ataupun intervensi kepada masyarakat. Ini sesuai dengan arahan Kepala BP Batam agar mengedepankan pendekatan persuasif,” tambahnya.

Ia turut memaparkan progres pengembangan Kawasan Rempang saat ini. Yang mana, BP Batam telah memulai pembangunan rumah atau hunian baru untuk masyarakat terdampak pembangunan.

Target pengerjaan pun selama 2,5 bulan sejak peletakan batu pertama (Groundbreaking) terealisasi beberapa waktu lalu.

Selanjutnya, BP Batam pun akan menggesa pembangunan 961 unit rumah baru lainnya yang berlokasi di Tanjung Banon.

“Sampai hari ini proses tahap awal sudah dimulai. Rumah untuk warga terdampak itu memiliki tipe 45 dengan luas tanah 500 meter persegi. Nantinya oleh BPN akan diberikan sertifikat hak milik. Ini diperuntukkan bagi warga yang telah menyetujui pemindahan tahap awal,” jelasnya lagi.

Untuk diketahui, luas wilayah yang akan digunakan untuk pengembangan Program Rempang Eco-City mencapai 17.600 hektare. Untuk tahap awal, tanah yang dipakai hanya seluas 2.370 hektare.

“Target tahun ini, pendataan dan penataan bisa selesai sehingga investasi ini bisa terealisasi seperti apa yang diharapkan pemerintah pusat,” pungkasnya.

 

(Red/Tanto)

Kopkar BP Batam Gelar Rapat Anggota Tahunan, Siap Hadapi Tantangan Digital

0

Batam- batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Koperasi Karyawan (Kopkar) Tahun Buku 2023, Minggu (28/1/2024) di Ballroom Harmoni One Hotel Batam.

Rapat ini dihadiri oleh 400 anggota yang merupakan perwakilan dari masing-masing unit kerja, terdiri dari pejabat dan pegawai di lingkungan BP Batam

Turut hadir dalam kegiatan, Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi; Ketua Umum Koperasi Karyawan BP Batam, Muhammad Ali; serta perwakilan mitra perbankan BP Batam, diantaranya Bank Mandiri, Bank Riau Kepri Syariah, dan Bank BJB.

Adapun tujuan penyelenggaraan rapat ini antara lain:
1. Menilai dan mengesahkan laporan pertanggungjawaban pengurus dan pengawas Kopkar BP Batam Tahun Buku 2023
2. Merumuskan dan menetapkan Sisa Hasil Usaha (SHU) Tahun Buku 2023 dan rencana kerja Kopkar BP Batam
3. Pemilihan serta penggantian pengurus dan pengawas Kopkar BP Batam periode Tahun 2024-2027

Kepala Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri, Riki Rionaldi dalam sambutannya menyatakan apresiasinya kepada Kopkar BP Batam yang telah berkomitmen beradaptasi cepat pada transformasi digital.

Menurutnya, banyak tantangan yang telah terselesaikan dengan baik melalui langkah-langkah strategis, seperti menghadirkan konsultan koperasi untuk memastikan manajerial dan operasional Kopkar BP Batam telah sesuai dengan peraturan dan perundang-undangan yang berlaku.

“Dengan demikian, saya ingin kopkar BP Batam dapat menginspirasi koperasi-koperasi lainnya di Kota Batam, Provinsi Kepri, maupun di tingkat nasional,” ujar Riki.

Di akhir sambutan, ia berpesan agar para anggota Kopkar BP Batam terus membesarkan koperasi guna mendukung kesejahteraan anggotanya.

“Semoga rencana kerja dan semangat yang diusung oleh Kopkar BP Batam mampu menjadikan Kota Batam sebagai kota modern yang mandiri, sejahtera, dan bahagia,” tutup Riki.

Kopkar BP Batam sendiri telah diikuti oleh 1.616 anggota yang terdiri dari para pejabat dan pegawai pada 24 unit kerja di lingkungan BP Batam.

Selain itu, ditetapkan beberapa perubahan pada Kopkar BP Batam, seperti pelaksanaan RAT setiap tahun, pembagian SHU setiap tahun, dan bernaung di bawah Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Kepri.

(Red/Tanto)

Muhammad Rudi Komitmen Tuntaskan Permasalahan Sosial di Batam

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi memberi atensi serius terhadap permasalahan sosial.

Mulai dari administrasi kependudukan hingga jumlah pengangguran, serta tingkat kemiskinan di Batam.

Di hadapan Menteri Sosial Republik Indonesia, Hj. Tri Rismaharini, Muhammad Rudi berkomitmen untuk menuntaskan permasalahan sosial tersebut pada tahun 2024.

“Masih banyak permasalahan sosial yang mesti kita tangani di Batam yang penduduknya heterogen. Mari bersama kita selesaikan, semoga pemerintah pusat terus memperhatikan Batam ke depan,” ujarnya, Rabu (24/1/2024).

Untuk administrasi kependudukan, Muhammad Rudi pun mengajak masyarakat Batam untuk segera mengurusnya ke dinas terkait.

Sehingga, tidak ada lagi masyarakat yang terkendala untuk mengurus keperluan pendidikan hingga kesehatan.

Sedangkan untuk angka pengangguran, pemerintah pun terus mengupayakan agar persentasenya terus menurun.

Mengingat, upaya tersebut cukup berhasil. Dimana, Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat bahwa angka pengangguran di Batam mengalami penurunan 3,5 persen dalam kurun waktu dua tahun terakhir.

Pada tahun 2021, tingkat pengangguran terbuka di Batam mencapai 11,64 persen. Di tahun berikutnya atau tahun 2022, persentase itu menurun jadi 9,56 persen.

Tahun 2023, persentasenya pun kembali mengalami penurunan menjadi 8,14 persen.

Dengan rencana strategis BP Batam guna menggaet investor, Muhammad Rudi berkeyakinan jumlah pengangguran pun akan ikut menurun.

“Apabila investasi terus masuk ke Batam, lapangan pekerjaan pun akan terbuka lebar. Ini juga berdampak terhadap ekonomi masyarakat Batam ke depan,” pungkasnya.

 

(RedTanto)

Kepala BP Batam Ajak Generasi Muda Sumbang Ide untuk Pembangunan Batam

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengajak generasi muda di Kota Batam untuk ikut berperan dan berkontribusi dalam pembangunan Kota Batam. Peran dan kontribusi itu salah satunya bisa menyumbangkan ide-ide kreatifnya untuk pembangunan Kota Batam.

“Kalau ada ide untuk pembangunan Batam, silahkan sampaikan kepada kami. Nanti kita akan bahas bersama,” ujar Muhammad Rudi.

Dijelaskannya bahwa BP Batam bersama dengan Pemko Batam saat ini masih terus membangun Kota Batam menjadi lebih baik. Selain infrastruktur, pihaknya juga membangun sejumlah taman dan ruang hijau yang nantinya bisa menjadi tempat rekreasi masyarakat Batam.

Jalur pedestrian di Batam Center salah satunya, sejak selesai dibangun tahun lalu kawasan ini banyak dikunjungi masyarakat. Dengan banyaknya ruang terbuka kota diharapkan bisa menjadi salah satu tempat bagi anak-anak muda Batam berkumpul.

Rudi juga menjelaskan tahun ini BP Batam akan memulai membangun Fly Over Sei Ladi. Sehingga nantinya di Kota Batam akan ada dua jembatan layang, karena saat ini sudah terbangun Fly Over Laluan Madani.

“Seputaran Batam Center ke depan akan banyak kita bangun taman-taman kota yang indah,” katanya.

Pembangunan yang dilakukan oleh BP Batam dan Pemko Batam saat ini menurut dia yang akan banyak menikmati adalah para generasi muda saat ini. Itu sebabnya ia mengajak untuk ikut berperan dalam pembangunan Kota Batam.

“Bagaimana proses pembangunan Batam ke depan generasi muda saat ini harus ikut berperan. Harus ikut memikirkan apa yang akan diperbuat ke depan untuk Batam,” katanya.

 

(Red/Anto)

Deklarasi Gerakan Maritim dan Pejuang Laut untuk Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar

0

Jakarta – batamtimes.co – Tokoh aktivis Nelayan, yang juga Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (FNI), yakni Rusdianto Samawa, Wahyu Alamsyah, Tison Sahabuddin, menggalang kekuatan seluruh Asosiasi Maritim dan Nelayan Indonesia untuk mendukung pasangan Capres – Cawapres Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar (AMIN).

Sementara ini, sudah 30 Asosiasi Maritim dan organisasi nelayan Indonesia dari berbagai sektor, seperti Pengusaha Galangan Kapal, Pengusaha Juragan Kapal Nelayan, Pengepul Ikan, Industri Ikan Kering, Pembudidaya, Petambak, Petani Garam, Petani Rumput Laut, Nelayan Lobster, Ibu Rumah Tangga Nelayan, Pelaut, ABK, dan Captain menggelar Deklarasi Pejuang Pelaut Maritim Anies – Muhaimin (Pelaut AMIN).

Dalam deklarasi dihadiri Captain Timnas AMIN, M Syauqi Alaydrus bersama Captain (Ketua Umum) Pejuang Pelaut Maritim Anies – Muhaimin (Pelaut AMIN), Rusdianto Samawa beserta deputi pengurus relawan maupun seluruh perwakilan asosiasi maritim: kelautan – perikanan.

Kami seluruhnya menyatakan kegiatan ini murni aspirasi dari seluruh 311 Paguyuban Badan Otonom Front Nelayan Indonesia (FNI) yang tersebar di Provinsi: NTB, Jawa Timur, Jawa Tengah, Jawa Barat, Banten, Sulut, Kaltim, Kaltara, Sulsel, dan Sulbar dengan potensi sumbang suara untuk Pasangan AMIN sebesar 391.250 Se – Indonesia.

Tentu, ditambahkan lagi dengan sejumlah 29 Asosiasi maritim dan organisasi nelayan lainnya, yang diprediksi capai 5juta suara pemilih untuk pasangan AMIN. Deklarasi ini dilakukan, karena visi misi AMIN sangat mewakili kepentingan Maritim dan Kelautan – Perikanan.

“Sejarah dunia ada di Indonesia. Seluruh negara di dunia tak bisa hidup kalau Indonesia memagari selatnya. Anies melihat potensi itu. Konsep Agro Maritimnya Pasangan AMIN, bisa membuat negara – negara goyang kalau tak bersahabat dengan Indonesia. Agro Maritim sebuah visi yang mengintegrasikan pertanian, peternakan, pertahanan, perikanan, kelautan, ekonomi, hasil – hasil rempah Indonesia.
Bagusnya, Agro Maritim pertegas kemampuan strategis Indonesia dalam manfaatkan produktifitas selat – selat Indonesia. Agro Maritim untuk Welfare State (Negara Makmur), pemerataan, keadilan, ketahanan pangan, manufaktur, ekonomi, industri, dan pembangunan.” Ungkap Rusdianto Samawa dalam jumpa pers dikantor Timnas AMIN,Rabu,(25/1/2024).

Lanjut, Rusdianto, kedepan, kami berharap negara bisa akseleratif terhadap kebijakan fiskal Agro Maritim yang terdiri Kelautan – Perikanan, Pertahanan – Keamanan, Industri (Manufaktur), Pertanian, Peternakan, Ruang Pesisir: Petani Garam, Petani Rumput Laut, dan Galangan Kapal sebesar 15% dari APBN.” Ungkap Rusdianto, yang juga Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (ANLI).

Rusdianto yakin terhadap Pasangan AMIN yang selama ini, rekam jejaknya berhasil membangun. Tentu, kami berharap kedepan juga harus ada perlindungan Hukum wilayah maritim yang meliputi Ketenagakerjaan, ABK, Pelaut, Captain, Nelayan, Pembudidaya, Petani Garam, Petani Rumput Laut, dan Ibu Rumah Tangga Nelayan (Pesisir).

Dari penyampaian pasangan AMIN dalam berbagai dialog, konsisten atas tahapan penyusunan kebijakan melibatkan Asosiasi (organisasi) sektor maritim di Kementerian/KL. Tentu, jelas kita butuhkan.

“Jadi kita perlu juga, agenda – agenda perubahan (restorasi) pada berbagai aspek seperti Sistem Logistik Ikan Nasional (SLIN), Sistem Land Reform Agraria Maritim (Pesisir) pada Pulau – Pulau Kecil, Terdalam dan Terluar. Selain itu, perubaham sistem penegakan Berantas IUUF melalui sistem Multi Rezim Humanistik, peninjauan kembali ekspor pasir laut, ekspor benih lobster, ekspor corak ilegal, lingkungan ruang laut pesisir serta lainnya.” Ungkapnya

Kami juga mengamati dan mencermati visi misi pasangan AMIN sebagai penopang kesejahteraan dan keadilan bagi maritim dan nelayan yang menjamin Solar Mudah dan Murah, Pemberian Alat Tangkap Ikan dan Peralatan Melaut, Pengurusan Izin Kapal Nelayan Dipermudah, Kebijakan PNBP yang Berkeadilan untuk Nelayan, Harga Hasil Tangkapan Menguntungkan, Permodalan Murah dan Cepat untuk Nelayan, Perlindungan Keselamatan Kerja Bagi Anak Buah Kapal dan Nelayan, Kapal Pencuri Ikan Ilegal Ditangkap dan Disanksi Berat, Istri [Ibu Rumah Tangga] Nelayan Dibantu Berbisnis, Rumah Nelayan Sehat dan Nyaman, dan Kemandirian Pangan.” Tegas Rusdianto

Paling surprise dan menarik adalah konsep Agro Maritim yang diajukan oleh Anies Baswedan dalam visi misi dan penjelasannya diberbagai forum yang menguliti, menambahkan, menarasikan, dan perkaya bahasan sehingga kedepan pemerintah mendorong Agro Maritim Indonesia (AMIN) untuk Welfare State (Negara Sejahtera). Ungkap Rusdianto

Senada dengan Rusdianto,
Ketua Koalisi Forju Amin (Forum Pejuang Amin), Winston Herlanjaya, menyatakan deklarasi simpul pejuang Perubahan Gema Pelaut Amin merupakan simpul gabungan dari para nelayan, petani garam, rumput laut, pengusaha galangan kapal, juragan kapal, ABK, captain, ibu rumah tangga nelayan, pedagang ikan, pembudidaya ikan, pembudidaya Lobster, dan banyak lagi yang tergabung dalam Gema Pelaut AMIN.” Ungkap Winston

Lanjutnya, kesiapan Gema Pelaut AMIN sangat matang, baik sebelum deklarasi dan setelahnya, sudah melakukan gerakan massif dalam memberi dukungan kepada Anies – Gus Imin. Terpenting juga, kesiapan menjadi bagian dari gerakan 1juta saksi yang mengisi TPS – TPS seluruh Indonesia sehingga yakin berkontribusi aktif dalam Pemenangan Pasangan AMIN: Anies – Muhaimin, Forju Amin menargetkan target suara dari Gema pelaut Amin sebanyak 5.000.000 (Lima Juta) Suara.” Ungkap Winston.

Visi Anies yang sangat penting adalah Agro Maritim yang menjamin kesejahteraan, pemerataan dan keadilan bagi seluruh masyarakat pesisir. Setiap kebijakan termasuk dalam bidang infrastruktur, Anies menempatkan keadilan dan kesetaraan nomor pertama, baru dilihat aspek kepentingan publik, ilmu pengetahuan (sains) dan terakhir aspek regulasi.

Sementara, Prof. Kumba Digdowiseiso, Ph.D yang juga anggota Dewan Pakar Gema Pelaut AMIN dari Universitas Nasional (Unas), menyatakan visi pasangan AMIN dinilai dapat laksanakan dalam penegakan hukum dibidang kemaritiman sebagai bingkai Public Policy dan Economics Management Maritime sehingga bisa naik kontribusi PDB kemaritiman sekitar 7.6% dari PDB Nasional.” Ungkap Kumba ada media.

Lanjutnya, visi Amin dipercaya bisa menumbuhkan ekonomi sektor kemaritiman yang selama ini hanya sekitar 2.5%, dibawah pertumbuhan ekonomi nasional. Sementara, jumlah penduduk miskin di wilayah pesisir Indonesia capai 17,74 juta jiwa. Sebanyak 3,9 juta jiwa di antaranya masuk kategori miskin ekstrem. Karena itu, kedepan, harus bisa memberi kontribusi ekonomi Kemaritiman untuk APBD sekitar 1.5% dan APBN sekitar 5%.” Ungkap Prof. Kumba

“Tentu, kedepan kami yang tergabung dalam Dewan Pakar Gema Pelaut AMIN menyarankan strategi Indonesia kedepan bisa sinkronisasi dokumen dan kebijakan penataan ruang bidang Kemaritiman di tingkat pusat dan daerah secara berkelanjutan yang terintegrasi dengan perencanaan pembangunan melalui mekanisme public hearing dengan seluruh stakeholders di Bidang Kemaritiman sehingga dapat dipastikan keberlanjutan fiskal di tingkat pusat (10%) dan daerah (5%) guna tingkatkan kontribusi PDB sektor Kemaritiman (10%) dalam PDB nasional pada tahun 2029. Selain itu, juga menjamin perlindungan dan keberpihakan hukum bagi masyarakat pesisir dan stakeholders lain di bidang kemaritiman di Indonesia melalui restorasi hukum maritim.” Tutupnya

 

(Redaksi)

Maksimalkan Kinerja, Kantor Perwakilan Gelar FGD Outlook 2024-2025

0

Batam- batamtimes.co – Dalam rangka memaksimalkan kinerja di tahun 2024-2025, Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta menggelar Focus Group Discussion (FGD) bersama seluruh unit kerja yang ada di lingkungan BP Batam, Jumat (26/1/2024).

Bertempat di Royal Malioboro Yogyakarta, FGD ini mengangkat tema, “Review Kegiatan 2023 dan Outlook 2024-2025 Unit Kerja BP Batam”.

Kegiatan ini menghadirkan narasumber dari Dosen UIN Sunan Kalijaga, Labibah Zain dan dibuka oleh Direktur Pengamanan Aset BP Batam, Moch Badrus mewakili Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan BP Batam

Dalam sambutannya, Moch Badrus mengatakan bahwa FGD ini dilaksanakan agar bagaimana seluruh unit kerja di lingkungan BP Batam bisa bersama-sama bersinergi dalam menjalankan misi dari BP Batam.

Termasuk mempromosikan pembangunan di Kota Batam yang saat ini tengah dikerjakan oleh BP Batam.

“Dari Batam ke Yogyakarta ini, intinya adalah bagaimana kita mengambil semangat pertempuran Jogja (Serangan Umum 1, red) yang memang harus dikerjakan dan diselesaikan,” ujarnya.

Moch Badrus melanjutkan, tidak ada daerah lain di Indonesia yang bisa menyamai pembangunan yang infrastruktur yang tengah dilaksanakan di Kota Batam saat ini.

Oleh sebab itu, seluruh unit kerja di lingkungan BP Batam bisa memanfaatkan program pembangunan ini untuk mempromosikan Kota Batam. Dengan demikian, para investor akan datang ke Kota Batam yang bermuara untuk mensejahterakan masyarakat.

“Mudah-mudahan acara FGD ini dapat berjalan dengan baik dan lancar. Sehingga kita semua bisa mencapai semua yang telah kita programkan,” imbunya.

Sementara itu, Kepala Kantor Perwakilan BP Batam Jakarta, Purnomo Andiantono mengatakan, dirinya telah hampir tiga tahun menjabat sebagai kepala Kantor Perwakilan BP Batam di Jakarta.

Selama menjabat itu, tentunya ada unit kerja yang puas dengan pelayanan yang diberikan oleh Kantor Perwakilan di Jakarta dan ada yang masih belum puas.

“Karena pada prinsipnya, Kantor Perwakilan ini tupoksinya sebagai duta BP Batam di Jakarta. Bahwa kami ini yang promosikan Kota Batam ke pusat. Baik itu ke Kementerian, Lembaga, Kedutaan, Investor asing, investor domestik maupun stake Holder lainnya. Jadi kita perlu sinergi antar unit lainnya,” katanya.

Karena sebagai duta BP Batam, maka Kantor Perwakilan BP Batam mengundang seluruh unit kerja di BP Batam untuk memaparkan outlook 2024-2025 dan apa yang diharapkan dari Kantor Perwakilan di Jakarta. Sehingga dalam pelaksanaan kerja kedepan, program di unit-unit kerja bisa dilaksanakan secara berdampingan dengan kantor perwakilan.

“Seperti permintaan audiensi sama mentri, pejabat teras di kementrian, atau dengan kedutaan, atau dukungan selama ada rapat yang dilakukan di Jakarta. Maka bisa dijalankan bersama kantor perwakilan,” katanya.

(Red/Anto)

Menyongsong Masa Depan Batam, BP Batam Gelar Leaders Offsite Meeting

0

Batam – batamtimes.co – Dalam mengevaluasi pencapaian kinerja tahun 2023 dan menyiapkan kinerja terbaik di tahun 2024, BP Batam bersama Dewan Pengawas BP Batam menyelenggarakan Leaders’ Offsite Meeting, di Ruang Rapat Hotel Marriot, Jumat (26/1/24).

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan, pihaknya telah menyiapkan berbagai perencanaan untuk masa depan Kota Batam yang gemilang. Perencanaan itu disusun melalui evaluasi kinerja dan perencanaan program unggulan.

Sehingga Batam, akan menjadi Kota Baru yang siap menarik investasi sebesar-besarnya.

“Selama tahun 2023, BP Batam telah menorehkan prestasi gemilang. Salah satunya adalah pengembangan Pelabuhan Batu Ampar yang terus digesa, termasuk pengadaan alat bongkar muat baru. Tak ketinggalan, kerjasama dalam pengembangan Bandara Internasional Hang Nadim Batam menjadi tonggak penting dalam memperkuat konektivitas kota,” kata Muhammad Rudi.

Ia mengatakan, pembangunan jalan di Kota Batam terus menjadi fokus utama. Hal ini dilakukan sebagai upaya mengantisipasi pertumbuhan jumlah pengguna jalan yang naik setiap tahunnya, dan mendukung kelancaran arus logistik.

Selama tahun 2023, pembangunan jalan yang telah dilakukan oleh BP Batam menuju Batam kota baru, mulai dari Pengembangan Jalan Hang Jebat (Ruas Simpang Batu Besar – Simpang Turi), Jalan Koridor Utama Pelabuhan – Bandara (Ruas Simpang Laluan Madani – Simpang Bundaran Punggur).

Selanjutnya, Jalan Koridor Utama Pelabuhan – Bandara (Ruas Bundaran Punggur – Simpang Bandara), serta Bundaran Bandara, Jalan Yos Sudarso Tahap 4 (Ruas Underpass Pelita – Nagoya Gate).

Tak berhenti di situ, pelebaran jalan akan terus digesa di seluruh Kota Batam.

“Saat ini juga sedang dilaksanakan pembangunan Fly Over Sei Ladi – Simpang Laluan Madani. Selain itu pengembangan jalan Gajah Mada Tahap 4 yang proses lelangnya dimulai akhir tahun 2023 dimana ditargetkan selesai pada akhir tahun 2024,” ujar Muhammad Rudi.

Selanjutnya, ada proyek seperti WTP di Waduk Muka Kuning dan Drainase Penanggulangan Banjir di Batu Aji. Serta, pembangunan gedung VVIP Bandara Internasional Hang Nadim.

“Selain itu, fokus pada pengembangan Kawasan Rempang Eco-City sebagai Proyek Strategis Nasional (PSN) menunjukkan komitmen dalam membangun kota yang ramah lingkungan dan berkelanjutan,” ujarnya.

Untuk Program Kerja BP Batam tahun 2024, Prasarana Bidang Konektivitas Laut juga digesa. Yakni, Revitalisasi Dermaga Terminal Pelabuhan Batu Ampar, Penggantian Ponton Dermaga Terminal Penumpang Domestik Sekupang dan Revitalisasi Kolam Dermaga Pelabuhan Curah Cair Kabil.

Lebih lanjut, Prasarana Bidang Konektivitas Udara yaitu Pembangunan jalan alternatif Bandara (MYC). Prasarana Bidang Konektivitas Darat, yaitu berupa pembangunan jalan dan drainase arteri/utama di Kota Batam.

Prasarana Bidang Pariwisata dan Kebudayaan diantaranya pembangunan kawasan Taman Kolam Sekupang tahap 4 dan Taman Rusa Sekupang tahap 5.

Selain itu, sarana pengembangan kawasan berupa interior dan mechanical electrical Gedung VVIP Bandara, Pembangunan pemukiman Tanjung Banon, Pembangunan WTP 500lt/det di Waduk Duriangkang, WTP 200lt/det di Waduk Tembesi, WTP 230lt/det di Waduk Monggak.

Dengan berbagai program yang dilaksanakan di tahun 2024, diharapkan seluruh jajaran BP Batam dari level pimpinan hingga staf agar fokus untuk mengejar target yang sudah ditetapkan oleh Anggota/Deputinya pada tahun 2024.

“Kami juga dalam pelaksanaannya sangat membutuhkan dukungan dan arahan dari Dewan Pengawas untuk kelancaran pelaksanaan kegiatan program ini,” ujar Muhammad Rudi.

Sekretaris Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Susiwijono Moegiharso, selaku Ketua Dewan Pengawas BP Batam, menegaskan pentingnya dukungan untuk kelancaran pelaksanaan program-program peningkatan investasi.

“Dengan sinergi antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat, Kota Batam siap menghadapi tantangan masa depan dengan keyakinan dan optimisme yang tinggi”, ujarnya.

Perekonomian Kota Batam mampu tumbuh 6,84% di tahun 2022, (YoY), lebih tinggi dari pertumbuhan ekonomi Provinsi Kepri 5,09% dan pertumbuhan Ekonomi Nasional 5,31%. Sektor Industri Pengolahan (Manufaktur) sangat dominan dengan 58,05% dari total PDRB Kota Batam.

“Dengan kondisi Perekonomian Nasional dan Potensi Investasi yang baik di tahun 2024, serta berbagai keunggulan Batam sebagai wilayah/ kawasan KPBPB (FTZ), maka diproyeksikan Investasi dan Ekonomi Kota Batam akan tumbuh signifikan dan berpotensi melebihi pertumbuhan nasional,” kata Susi.

Strategi utama yang harus dilakukan adalah terus mendorong dan menjaga Iklim Investasi yang kondusif.

Menurutnya, hal ini dapat dilakukan dengan Kemudahan & Kepastian dalam Berusaha, Dukungan Infrastruktur & Utilitas dasar, Koordinasi Lintas K/L/D & Komunikasi dengan Asosiasi/ Pelaku Usaha, serta Insentif Fiskal-Non Fiskal, Pusat-Daerah.

“Secara khusus kami mengapresiasi kinerja Kepala BP Batam beserta jajaran dalam perkembangan pembangunan infrastruktur Batam yang luar biasa saat ini,” pungkasnya.

Kegiatan diakhiri dengan penyerahan salinan Keputusan Dewan Kawasan KPBPB Kota Batam No 1 Tahun 2024 tentang penetapan serta pengangkatan Ketua dan Anggota Dewan Pengawas BP Batam.

Turut hadir Staf Ahli Bidang Regulasi, Penegakan Hukum, dan Ketahanan Ekonomi selaku Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Elen Setiadi; Kepala Lembaga National Single Window, Kementerian Keuangan selaku Anggota Dewan Pengawas BP Batam, Oza Olavia; Wakil Kepala BP Batam, Purwiyanto beserta Para Anggota Bidang dan Seluruh Pejabat Eselon 2 di lingkungan BP Batam.

(Red/Adi )

Kepala BP Batam : Peningkatan Investasi Penting Bagi Pertumbuhan Ekonomi

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam berkomitmen untuk terus meningkatkan nilai investasi di berbagai sektor sepanjang tahun 2024.

Pasalnya, Batam tumbuh dan berkembang sebagai salah satu daerah unggulan investasi di Indonesia.

Selain letaknya yang strategis, berada di jalur perdagangan internasional, pertumbuhan serta pengembangan infrastruktur Batam yang luar biasa menjadi salah satu faktor penting untuk menarik minat investor.

Tidak hanya itu, kemudahan perizinan serta meningkatnya kualitas pelayanan turut menjadi keunggulan lain yang dapat memacu peningkatan nilai investasi di Batam ke depan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi menekankan bahwa peningkatan nilai investasi merupakan hal yang sangat penting bagi pertumbuhan ekonomi daerah.

“Saya optimis investasi akan terus tumbuh positif di Batam. Ini juga tak terlepas dari realisasi investasi secara nasional yang bergerak baik sepanjang tahun 2023,” ujar Muhammad Rudi, Jumat (26/1/2024).

Kementerian Investasi mencatat, realisasi investasi secara Nasional pada periode Januari – Desember 2023 mencapai Rp 1.418,9 triliun atau tumbuh 17,5 persen secara tahunan (y-o-y) dibandingkan tahun 2022 lalu yang hanya mencapai Rp 1.207,2 persen.

Dari total keseluruhan, realisasi investasi di luar Jawa masih begitu dominan. Nilainya mencapai Rp 730,8 triliun atau sebesar 51,5 persen dari total keseluruhan nilai realisasi investasi.

Angka tersebut meningkat 14,8 persen dari tahun 2022 yang hanya sebesar Rp 636,3 triliun.

“Melihat statistik secara nasional, kita dapat melihat bahwa daerah di luar Jawa mulai dilirik oleh para investor. Momentum ini yang mesti kita ambil dan mempersiapkan Batam sebagai daerah unggulan investasi,” tambah Muhammad Rudi.

Oleh sebab itu, kata Muhammad Rudi, BP Batam tidak dapat bekerja sendiri. Komitmen dan dukungan dari seluruh pihak menjadi kunci penting dalam mewujudkan Batam sebagai kota primadona investasi.

“Kolaborasi yang baik antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat adalah hal penting agar situasi kondusif terus terjaga sehingga iklim investasi di Batam membuat investor nyaman,” pungkasnya.

 

(Red/Adi )

Kompak Bersama Dalam Wujudkan Kemajuan Kota Batam

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam sekaligus Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, mengajak seluruh elemen masyarakat untuk terus menjaga kekompakan untuk kemajuan Kota Batam. Hal itu disampaikan Muhammad Rudi dalam beberapa kesempatan saat menghadiri Musrenbang dengan warga.

“Pembangunan di Batam makin gencar, untuk jalan raya kami targetkan selesai hingga 2029,” ujar Muhammad Rudi.

Selain jalan raya, sejumlah pembangunan di Batam seperti jembatan layang Sei Ladi, bandara, pelabuhan, dan sebagainya juga terus digesa.

“Pembangunan akan merata tak hanya di perkotaan saja, namun juga di permukiman,” ujar Muhammad Rudi.

Untuk itu, Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat untuk terus kompak menjalin sinergisitas dengan pemerintah dalam memajukan daerah.

“Pembangunan ini butuh dukungan dari semua pihak termasuk masyarakat untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan,” ajaknya.

Di kesempatan itu, Muhammad Rudi memberikan ruang bagi masyarakat setempat untuk menyampaikan semua persoalan yang ada di lingkungan terkecil. Bahkan, Muhammad Rudi langsung memberikan solusi agar persoalan tersebut langsung selesai.

“Musrenbang ini menjadi wadah bagi masyarakat menyampaikan persoalan dan aspirasi sehingga kami bisa tahu apa yang dialami masyarakat,” kata Muhammad Rudi.

 

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga