8.6 C
New York
Saturday, April 11, 2026
spot_img
Home Blog Page 237

Festival Nusantara Viking Bintan Island Bangkitkan Ekonomi UMKM Lokal

0

Batam – batamtimes.co – Penyelenggaraan Festival Nusantara Viking Bintan Island memberikan dampak positif terhadap sektor Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

Berkat acara yang mendapat dukungan penuh Muhammad Rudi sebagai Sesepuh Viking Kepri, ratusan pelaku UMKM mampu meraih omzet puluhan juta rupiah.

Hal ini menjadi sinyal positif bagi kebangkitan ekonomi UMKM lokal di sana.

Mengingat, usaha mikro merupakan salah satu sektor yang dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi tingkat pengangguran di daerah.

“Alhamdulillah, selama dua hari kegiatan yaitu tanggal 9 dan 10 Desember, perputaran uang bisa mencapai 90 sampai 100 juta rupiah. Ini memberi kebermanfaatan ekonomi bagi pelaku UMKM,” ujar ketua panitia pelaksana, Ceffi, Selasa (12/12/2023).

Ia pun tak lupa untuk mengucapkan rasa terima kasih kepada Muhammad Rudi yang merupakan Sesepuh Viking Kepri sekaligus Kepala BP Batam.

Menurutnya, keberhasilan Muhammad Rudi membangun Batam menjadi motivasi bagi seluruh anggota untuk ikut berperan dalam membangun daerah.

“Semangat kami sama dengan Bapak Rudi yang ingin berbuat untuk daerah tercinta,” pungkasnya.

Kang Andi, salah satu pedagang cimol dan otak-otak goreng, merasa bersyukur atas terselenggaranya acara Festival Nusantara Viking Bintan Island.

Menurut Andi, festival jajanan khas Nusantara seperti ini bisa menjadi alternatif untuk membangkitkan perekonomian masyarakat.

“Kami sebagai pedagang bisa merasakan betul manfaatnya. Mudah-mudahan Pak Rudi tambah jaya dan agenda ini bisa terus berlanjut,” katanya.

Terpisah, Kepala BP Batam sekaligus Sesepuh Viking Kepri, Muhammad Rudi, mengapresiasi semangat seluruh anggota Viking untuk menyukseskan acara tersebut.

Selain mempererat tali silaturahmi, lanjut Muhammad Rudi, agenda seperti ini juga dapat memberi manfaat kepada ekonomi daerah.

“Saya berharap, pengembangan Batam memberikan dampak positif bagi daerah lainnya. Tak terkecuali untuk Tanjungpinang dan Bintan. Mari tetap jaga kekompakan untuk kemajuan daerah,” ujar Rudi.

 

(Red/Adi)

Turnamen Futsal Istana Sport Kepala BP Batam Jilid III Resmi Dimulai

0

Batam – batamtimes.co – Turnamen futsal Istana Sport Kepala BP Batam III Tahun 2023 kategori umum akhirnya dimulai, Minggu (10/12/2023).

Berlangsung di Sport Hill Taman Raya, turnamen yang mendapat dukungan penuh dari Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, tersebut mendapat sambutan hangat dari seluruh pencinta futsal.

Tidak hanya itu, antusiasme penonton untuk menyaksikan performa tim kesayangannya tampil pun cukup tinggi.

“Selamat bertanding kepada seluruh tim yang sudah berpartisipasi. Tetap junjung tinggi sportivitas dan jaga kekompakan selama kompetisi berlangsung,” pesan Muhammad Rudi.

Ia mengatakan, penyelenggaraan turnamen ini merupakan bentuk dukungan terhadap pembinaan olahraga di Batam. Khususnya cabang olahraga futsal.

Bukan tanpa alasan, lanjut Rudi, kompetisi rutin sangat dibutuhkan sebagai tolak ukur keberhasilan pembinaan atlet selama ini.

“Semoga seluruh atlet bisa terus berprestasi ke depannya sehingga dapat mengharumkan nama Batam di level yang lebih tinggi,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Mahmudi Bep, mengatakan jika pelaksanaan untuk kategori umum berlangsung hingga tanggal 13 Desember 2023 nanti.

Ia mengungkapkan, beberapa tim ternama di Batam juga ikut ambil bagian pada turnamen ini. Seperti Putu Warok FC, Sumitomo FC, dan tim hebat lainnya.

“Antusias peserta memang cukup tinggi. Kita mengapresiasi semangat tim untuk terlibat pada turnamen yang cukup bergengsi di Batam ini,” ujar Mahmudi.

Untuk kategori pelajar, kata Mahmudi, kick off akan berlangsung di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal pada tanggal 14 Desember 2023 nanti.

“Kita berharap semuanya lancar hingga partai final,” tutupnya.

 

(Red/Adi)

Gagasan Anies Baswedan: Harmonisasi Sosial Ekonomi dan Lingkungan Hidup Kelautan – Perikanan

0

Penulis: Rusdianto Samawa, Menulis dari Kantor FOURBES, Lembaga Kajian, Riset dan Kebijakan Publik

_____________________

“Ada benturan keras antara lingkungan hidup dengan sosial ekonomi masyarakat pesisir. Terutama pada aktivitas nelayan dalam melaut. Selama 10 tahun ini, nelayan di doktrin melanggar lingkungan, merusak kawasan konservasi, pengunaan alat tangkap tak ramah lingkungan. Benturan keras ini, lahirkan poros baru dengan pemisahan diri sesuai kelompok oleh nelayan secara ekstrem. Akhirnya, penegakan hukum yang bar-baran sebagai solusi pendek, yakni masyarakat pesisir menjadi korban tangkap menangkap, peras memeras, penembakan, pembunuhan. Intinya, Adil Makmur itu jauh panggang dari api. Jauh dari kata “Welfare Fishing.”

______________________

Anies Baswedan-Muhaimin Iskandar (AMIN) mengusung visi Indonesia Adil Makmur untuk Semua. Hal ini spirit lama dalam UUD 1945, tapi terasa baru dan mengalami euporia kebaruan pikiran. Visi-Misi AMIN ini, semacam selancar kembali dalam ingatan masa – masa sejarah dan tujuan berdirinya bangsa Indonesia.

Pasangan AMIN dapat dikonfirmasi, murni mengambil intisari para pendiri bangsa. Tentu, visi itu terdapat dalam UUD 1945. Tetapi terasa berada dalam masa perjuangan. Seolah Kata “Indonesia Adil Makmur” itu baru kali ini ada. Ternyata baru sadar bahwa bangsa ini terjajah oleh pemimpinnya sendiri. Karena selama 10 tahun ini, kata “Adil Makmur” itu dibenamkan oleh sikap pemimpin yang tak paham sejarah.

Ada kerinduan selama 10 tahun ini, terhadap pertumbuhan ekonomi dan perbaikan lingkungan hidup. Tentu, visi “Indonesia Adil Makmur” tak akan hadir sebagai denyut nadi. Apabila keduanya: sosial ekonomi dan Lingkungan Hidup saling bertentangan.

Selama 10 tahun rezim sekarang berkuasa, aspek penting lingkungan hidup diabaikan dengan menghapus fungsi analisis dampak lingkungan dalam pembangunan sebagaimana dalam Undang – Undang Omnibuslaw. Sebaliknya, kepentingan oligarki yang di dahulukan dalam porsentase yang lebih besar. Artinya, aspek lingkungan sama sekali tak dipertimbangkan dalam kebijakan pembangunan.

Selama ini, harmonisasi regulasi soal hubungan sosial ekonomi dan ekologi dibuang. Padahal penting sekali. Karena, dipaksa doktrin lingkungan dijadikan sentimen nasionalisme sehingga aspek Keberlanjutan sosial ekonomi dikurangi. Dampaknya, iklim usaha kegiatan masyarakat terabaikan. Sebenarnya keduanya tak bisa di pertentangkan. Karena berbicara Keberlanjutan sosial ekonomi sudah pasti perhatikan aspek lingkungaan.

Begitu juga, sektor kelautan – perikanan. Aspek lingkungan hidup cukup penting dan emergency untuk ditata ulang. Sementara, aspek sosial ekonomi masyarakat pesisir kian terdesak karena penambahan populasi penduduk. Sehingga tingkat pemanfaatan sumber daya perikanan perlu dioptimalkan secara baik dan benar. Tentu, tujuannya pemenuhan konsumsi pangan dan distribusi hasil kegiatan aktivitas Dilaut: perikanan tangkap maupun budidaya.

Catatan penting perlu pertimbangan harmonisasi aspek sosial ekonomi dan lingkungan hidup adalah: pertama, industri pengolahan ikan di Indonesia terdiri dari 636 Usaha Pengolahan Ikan (UPI) skala besar dan 36 ribu UPI skala kecil atau rumah tangga dengan teknologi sederhana. Salah satu industri pengolahan ikan yang cukup berkembang di Indonesia yaitu industri pengalengan ikan seperti Surimi. Pada 2015, industrinya mencapai 41 perusahaan dengan jumlah penyerapan tenaga kerja sebanyak 46.500 orang dan nilai investasi sebesar Rp.1,91 triliun.

Kapasitas terpasang industri mencapai 630 ribu ton dengan nilai produksi 315 ribu ton (utilisasi produksi hanya 50 persen). Sedangkan, nilai ekspor ikan dalam kaleng mencapai US$ 26 juta dengan nilai impornya sebesar US$ 1,6 juta. Faktor industri penting dilakukan penataan ulang dan evaluasi lingkungannya.

Kedua, pertambangan: batubara, nikel, besi dan pasir memerlukan sikap arif dan bijak dalam merespon dinamikanya. Faktor tambang sangat pengaruhi posisi, tekstur dan struktur dari perubahan laut dan masyarakat pesisir. Selama ini, investasi tambang yang diharapkan memasok ekonomi masyarakat, malah merusak ekologi sekitarnya. Termasuk berdampak langsung pada hasil kegiatan masyarakat pesisir yang berharap pendapatannya dari laut.

Ketiga, investasi dan penjualan pulau – pulau. Penguatan hak kedaulatan atas pulau kecil, terdalam dan terluar sangatlah penting dan bersifat mendesak diperbaiki regulasinya dan menarik kembali pulau – pulau tersebut. Karena faktanya, semua investasi di kepulauan Indonesia dimiliki oleh asing dan tak terkontrol. Masalah ini, krusial sekali.

Kedepan perlu mendapat atensi oleh negara untuk dikembalikan agar investasi dan penjualan pulau tidak lagi terjadi. Investasi di pulau – pulau kecil, mayoritas mengabaikan hal sosial ekonomi masyarakat dan lingkungan hidup. Selama ini, negara membiarkan dan menikmati investasi haram.

Keempat, menegakkan lingkungan berkelanjutan menjadi suatu keharusan penting dengan menjaga komitmen untuk mengatasi perubahan iklim, kembangkan sumber energi baru dan terbarukan, serta upayakan keadilan ekologis. Apalagi perubahan iklim menjadi ancaman global yang berdampak negatif bagi kesehatan dan kesejahteraan masyarakat. Maka, sangat penting lakukan penguatan tata kelola lingkungan hidup dan harmonisasi sosial ekonomi sehingga keseimbangan muncul ditengah – tengah masyarakat sebagai prinsip keadilan sosial – ekologis.

Upaya menjaga lingkungan harus dibarengi dengan pertimbangan kelangsungan kegiatan sosial ekonomi masyarakat yang mengandalkan mata pencaharian utama dari sektor tersebut. Ada masyarakat kita yang hidupnya bergantung pada hasil Kelautan – perikanan seperti nelayan tangkap lobster, benih lobster, pertambakan, pergaraman, dan budidaya. Kalau tiba-tiba kita larang, jadi pekerjaannya apa?.”

Namun, perdebatan paksa antara lingkungan dan keberlanjutan sosial ekonomi, seolah dipertentangkan sedemikian rupa sehingga terciptanya dua kelompok yang saling menolak. Kalau bertanya pada kelompok lingkungan tentang hubungan alat tangkap nelayan, maka jawabannya “merusak.”

Maka, kedepan Pasangan AMIN (Anies Baswedan – Muhaimin Iskandar) memiliki paket kebijakan harmonisasi regulasi sebagai wujud keputusan bersama, bahwa pasangan AMIN pada pilpres 2024 ini memiliki komitmen kuat dalam mengharmoniskan kedua kutub isu diatas. Jangan lagi seperti kebijakan koboy tanpa kajian dan riset, seperti periode rezim saat ini yang merusak lingkungan dan menurunkan aspek sosial ekonomi masyarakat (*)

Hadiri Festival Nusantara Viking Bintan Island, Muhammad Rudi Dukung Pertumbuhan Sektor UMKM

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, menghadiri Festival Nusantara Viking Bintan Island yang berlangsung di Lapangan Terminal Sei Carang, Bintan Center, Tanjungpinang, Sabtu (9/12/2023).

Kehadiran Muhammad Rudi sebagai Sesepuh Viking Provinsi Kepri pun mendapat sambutan hangat dari ratusan pengunjung dan pelaku Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) yang hadir.

Bukan tanpa alasan, keberhasilan Rudi dalam membangun Batam menjadi motivasi tersendiri bagi seluruh anggota Viking Bintan Island untuk turut serta memajukan daerah.

“Saya ingin, pengembangan Batam dapat memberikan dampak terhadap perkembangan daerah lain. Khususnya kebermanfaatan ekonomi bagi Kota Tanjung Pinang dan Bintan ke depan,” ujar Rudi dalam sambutan singkatnya.

Pada kesempatan tersebut, Rudi juga mengajak seluruh pengunjung dan pelaku UMKM untuk menjaga kekompakan.

Ia tak menampik, seluruh elemen masyarakat memiliki tugas untuk bersama membangun Provinsi Kepri.

“Mari kita merawat kebudayaan yang ada. Semoga apa yang dilakukan terus membawa kebaikan untuk ke depannya,” pesan Rudi.

Di samping itu, Rudi juga mendorong pertumbuhan UMKM sebagai salah satu pilar utama dalam menggerakkan ekonomi lokal.

Dalam beberapa tahun terakhir, perhatian yang lebih besar diberikan kepada sektor UMKM sebagai salah satu sektor yang dapat membuka lapangan kerja, meningkatkan pendapatan masyarakat, dan mengurangi tingkat pengangguran di daerah.

“Saya berharap, Kepri dapat menciptakan ekosistem yang mendukung para pelaku UMKM untuk berkembang dan berinovasi lebih baik,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana Festival Nusantara Viking Bintan Island, Ceffi, berterima kasih atas kehadiran Muhammad Rudi selaku Sesepuh Viking Kepri.

Menurutnya, dukungan dari Muhammad Rudi memberikan semangat kepada seluruh anggota Viking untuk terus terlibat dalam pembangunan daerah.

“Terima kasih Bapak H. Muhammad Rudi yang sudah menyempatkan diri untuk hadir di tengah kesibukannya,” ungkapnya.

Ia menuturkan, ada sekitar 100 pelaku UMKM yang terlibat dalam agenda Festival Nusantara.

Tidak hanya mengundang artis ataupun band lokal, lanjut Ceffi, agenda ini juga menghadirkan dua penyanyi kenamaan tanah air untuk menghibur masyarakat.

“Ada Eva D’Koplo dan Fey Tiaz yang diundang untuk menghibur pengunjung. Ada juga band-band lokal dari Batam, Tanjungpinang dan Bintan,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

Dukungan ke Prabowo Mengalir dari Mantan Kader Partai Berkarya

0
Keterangan foto:Relawan Berkarya Nasional deklarasi dukun Prabowo Subianto dalam Pilpres

Jakarta – batamtimes.co – Relawan Berkarya Nasional atau RBN yang dikonsolidasi dari Partai berkarya yang tak lolos menjadi peserta pemilu tahun 2024 resmi mendukung pasangan calon presiden Prabowo Subianto dan wakil presiden Gibran Rakabuming Raka dalam Pilpres.

Dukungan kepada pasangan calon presiden nomor urut 2 tersebut digelar di Ballroom Utama hotel Aston Kartika Jakarta Barat, Jumat 8 Desember 2023.

Para kader Partai Berkarya dari Sabang sampai Merauke, dari 38 Provinsi dan 514 Kabupaten/Kota yang tak lolos jadi peserta Pemilu itu berkonsolidasi secara nasional menjadi Relawan Berkarya Nasional atau RBN.

Ketua umum RBN Neneng A Tuty mengklaim, saat ini Relawan Berkarya Nasional memiliki jutaan kader militan yang resmi mendukung Prabowo-Gibran.

“Sedikitnya kekuatan nyata yang kami persembahkan untuk kemenangan satu putaran Prabowo Gibran adalah sekitar 6 juta kader Berkarya di 38 provinsi dan 514 Kabupaten/Kota seluruh Indonesia. Kami menyatakan kebulatan tekad mendukung dan mencoblos pasangan Prabowo Gibran pada tanggal 14 Februari 2024 yang sudah didepan mata,” ucap Neneng.

Sementara itu, Ketua Umum ReJO Pro Gibran, Ir HM Darmizal MS, memuji ketangguhan Hj Neneng A Tuty, saat mendampingi Marsekal TNI (Purn) Iman Sufaat selaku anggota Penasihat TKN Prabowo Gibran yang hadir dan menerima pernyataan deklarasi RBN tersebut.

Darmizal mengatakan, dukungan dari RBN tersebut sangat luar biasa dan jarang dilakukan oleh organisasi yang berjumlah jutaan orang.

“Ini dukungan nyata yang sangat luar biasa. Saya mengenal ibu Neneng sejak tahun 1999. Beliau adalah perempuan tangguh, wanita besi yang sulit dicari banding dan tandingannya dari dulu sampai saat ini. RBN yang memiliki perwakilan di 38 provinsi dan seluruh Kabupaten/Kota ditanah air sangat militan anggotanya mencapai 6 juta personil. Saya kira, RBN adalah kekuatan nyata yang sebenarnya dari kelompok relawan pendukung Prabowo Gibran. Ini sungguh membanggakan dan kekuatan yang luar biasa bagi,” ungkap Darmizal.

Dirinya mengungkapkan, selain memiliki begitu banyak jaringan relawan, berbagai komponen untuk menghantar kemenangan Prabowo Gibran juga telah dipersiapkan dengan matang oleh seluruh kekuatan dan para ahli di TKN. Termasuk program yang akan disampaikan oleh Prabowo dan Gibran saat blusukan menyapa masyarakat maupun pada saat debat nanti.

“Intinya, seluruh kemampuan yang ada dipersembahkan untuk kemakmuran dan kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia,” tegasnya.

Marsekall TNI (Purn), Imam Sufaat yang diutus khusus oleh Prabowo untuk menerima deklarasi Relawan Berkarya Nasional, menjelaskan, saat ini semakin banyak organisasi gerakan relawan yang mendukun pasangan Prabowo-Gibran dalam Pilpres 2024.

“Ini membuktikan bahwa Prabowo Gibran merupakan pemimpin yang ditunggu kehadirannya, dicintai oleh rakyat. Pasangan tokoh tangguh, merakyat dan intelektual muda rendah hati dan berprestasi. Ini bukti Prabowo Gibran yang dipandang mampu melanjutkan pembangunan yang telah dilakukan secara massif oleh presiden Jokowi,” jelas mantan Kepala Staf TNI AU ini.

Ketika ditanya apa saja langkah yang dipersiapkan Prabowo agar menang Pilpres Marsekal Sufaat mengaku melakukan pemenangan lewat udara dan darat.

 

(Red/Tanto)

BP Batam dan Daegu Korea Selatan Jalin Kerjasama Pengelolaan Air

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) terus berkomitmen untuk meningkatkan pengelolaan air minum bagi masyarakat Kota Batam.

Sebagai bentuk dari komitmen tersebut, BP Batam telah menandatangani memorandum of understanding (MoU) dengan Kota Daegu, Korea Selatan, Kamis (07/12/2023).

Perjanjian kesepahaman kerjasama tersebut, ditandatangani dalam kegiatan World Water Cities Forum 2023, yang diselenggarakan oleh pemerintah Kota Daegu dari tanggal 7 hingga 8 Desember 2023.

Adapun penandatanganan kerjasama tersebut dilakukan oleh Wakil Kepala BP Batam Purwiyanto dengan Wakil Walikota Daegu Bagian Administratif, Sun Jo Kim.

Purwiyanto menyambut antusias kerjasama dengan pemerintah Kota Daegu ini. Ia menjelaskan, MoU dengan pemerintah Kota Daegu ini meliputi kerjasama dalam hal pertukaran informasi dan teknologi pengelolaan air minum perkotaan.

Dengan kerjasama ini, diharapkan adanya pengalaman yang diberikan oleh pemerintah Kota Daegu kepada BP Batam, dalam hal pengelolaan air.

Sebab, Kota Daegu yang merupakan kota metropolitan terbesar ke-4 di Korea Selatan ini, disebut juga dengan kota air. Kota Daegu merupakan pusat pengembangan teknologi air di Korea Selatan. Sehingga, sudah tentu Kota Daegu mempunyai pengalaman yang baik dalam pengelolaan air.

“Hal ini dibutuhkan Kota Batam sebagai daerah tujuan investasi di Indonesia. Maka, pemenuhan air dengan teknologi terbaru yang efektif dan efisien, serta ramah lingkungan, akan semakin dibutuhkan,” ujarnya.

Purwiyanto menambahkan, kerjasama dengan Kota Daegu ini juga sebagai bukti BP Batam, dalam upayanya untuk memenuhi kebutuhan air dan pelayanan air minum kepada masyarakat Kota Batam.

Terutama dengan pemanfaatan teknologi baru seperti Sea Water Reverse Osmosis (SWRO) atau penyulingan air laut, teknologi membran maupun teknologi lainnya.

“Diharapkan, pemanfaatan sumber-sumber air baru selain air hujan, dapat dimanfaatkan sesuai program BP Batam, “Batam Integrated Total Water Management”,” imbuhnya.

 

(Red/Adi)

Turnamen Futsal Piala Kepala BP Batam Kategori Pelajar Bakal Berlangsung Tanggal 14 Desember 2023

0

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mendukung penuh pembinaan atlet futsal di Batam.

Tidak hanya itu, Rudi juga mendorong seluruh atlet untuk terus berprestasi.

Hal tersebut menjadi alasan utama kembali terselenggaranya turnamen futsal Istana Sport Piala Kepala BP Batam Jilid III.

“Prestasi atlet tak terlepas dari pembinaan yang baik dan penyelenggaraan kompetisi yang rutin sebagai tolak ukur keberhasilan dalam pembinaan yang sudah dilakukan,” ujarnya, Jumat (8/12/2023).

Ia berharap, turnamen kali ini mampu melahirkan atlet futsal yang mampu mengharumkan nama Batam di kancah nasional ke depannya.

“Antusias terhadap olahraga futsal cukup tinggi. Semoga kompetisi nanti bisa mencetak bibit potensial. Tetap junjung tinggi sportivitas selama bertanding,” pungkasnya.

Sementara, Ketua Panitia Pelaksana, Mahmudi Bep menjelaskan bahwa turnamen Piala Kepala BP Batam terbagi dalam dua kategori. Kategori umum dan pelajar.

“Untuk umum ada dua kategori, putra dan putri. Sedangkan pelajar, ada tingkat SMP dan SMA,” ujarnya.

Ia mengakui, penyelenggaraan turnamen Piala Kepala BP Batam tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari para pencinta olahraga futsal. Khususnya di kalangan pelajar.

Selain bergengsi, total hadiah yang telah disiapkan pun cukup fantastis.

“Kategori pelajar akan berlangsung di Sport Hall Temenggung Abdul Jamal pada tanggal 14 sampai 17 Desember 2023 nanti. Untuk para pelajar se-Kota Batam, mari kita ramaikan untuk mendukung tim kesayangan kalian,” tambahnya.

Untuk kategori umum, baik putra dan putri, pertandingan akan berlangsung di Sport Hill Taman Raya. Mulai tanggal 10 sampai 13 Desember 2023.

“Terima kasih atas dukungan penuh Kepala BP Batam, Bapak Muhammad Rudi. Support beliau untuk olahraga futsal sangat berarti untuk pembinaan atlet berprestasi ke depan,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

Jalin Tali Kasih, BP Batam Kunjungi Para Pensiunan, Anak Yatim dan Pegawai yang Sedang Sakit

0

Batam – batamtimes.co – Masih bersempena dalam rangkaian Hari Bakti BP Batam ke-52 tahun, BP Batam gelar Bakti Sosial dengan mengunjungi pegawai yang sakit, para pensiunan dan anak yatim keluarga besar BP Batam.

Masing-masing Kedeputian dihadiri oleh pejabat Eselon II, III dan IV yang melakukan kunjungan ke 5 lokasi sehingga total ada 15 keluarga yang dikunjungi, pada Kamis (7/12/2023).

Kegiatan tahunan yang rutin digelar ini diharapkan dapat memberikan semangat untuk para pensiunan dan pegawai BP Batam yang sakit ataupun adik-adik anak yatim keluarga besar BP Batam.

Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko Asep Lili Holilulloh yang juga Panitia Besar Hari Bakti Bidang Sosial mengatakan tujuan kunjungan ini ingin bersilaturahmi bersama para pensiunan, mengunjungi pegawai yang sakit dan santunan kepada 50 anak-anak yatim keluarga besar BP Batam dengan simbolis kepada beberapa perwakilan keluarga hari ini.

“purnabakti bukan suatu hal yang memutuskan tali silaturahmi. Mudah-mudahan dengan kunjungan ini dapat menjalin tali kasih, mempererat kekeluargaan dan doa kami agar saudara kita sehat selalu, yang sedang sakit dapat lekas pulih kembali. Amin.” kata Asep.

Adapun tim dibagi menjadi 3 yakni Pada Kedeputian 1 dan 2 hadir Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait, Direktur Pengamanan Aset Moch. Badrus, dan Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan Binsar Tambunan beserta jajaran.

Kemudian pada Kedeputian 3 hadir Direktur Peningkatan Kinerja dan Manajemen Resiko Asep Lili Holilulloh yang sekaligus Panitia Besar Hari Bakti BP Batam ke 52 tahun beserta jajaran.

Sementara pada Kedeputian 4 hadir Kepala Pusat Harmonisasi Kebijakan dan Manajemen Kinerja Endry Abzan dan Direktur Restrukturisasi, Hajad Widagdo beserta jajaran.

Kepala Biro Humas, Promosi dan Protokol Ariastuty Sirait menambahkan bahwa selain bersempana dengan Hari Bakti BP Batam, kunjungan ini merupakan bentuk penghargaan kepada para senior yang telah purnabakti.

“Dengan kita keliling dibagi beberapa tim, kita menjaga silaturahmi dengan mereka. Kami juga ingin terus mengupdate bagaimana kondisi mereka, Karena kita menghargai dan menghormati mereka sebagai senior kami.” Kata Tuty sapaan akrabnya.

Dalam kunjungan diserahkan santunan dan bingkisan kepada 15 keluarga besar BP Batam. Kehadiran BP Batam mendapat sambutan hangat dari para purnabakti.

Ibu Zulkarnain misalnya, suaminya merupakan pensiunan BP Batam bertugas di Pelabuhan (pada masanya) menyampaikan ucapan syukur dan terima kasih atas kunjungan ini.

Dengan penuh haru ia menerima santunan dan bingkisan yang diberikan. Bapak Zulkarnain berusia 70an tahun, kondisinya kini renta dan sulit berjalan, meski tak dapat menyampaikan kata-kata, ia terlihat menatap dengan penuh senyuman.

 

Update Pergeseran Warga Rempang, 86 KK Telah Menempati Hunian Sementara

0

Batam – batamtimes.co – Jumlah warga Rempang yang telah menempati hunian sementara kembali bertambah menyusul pergeseran terhadap tiga Kepala Keluarga (KK) pada Kamis (7/12/2023).

M. Yusuf (62), warga Desa Pasir Merah, mengatakan bahwa kesediaannya untuk bergeser merupakan bentuk dukungan terhadap percepatan investasi Rempang Eco-City.

Yusuf yakin, proyek yang masuk dalam daftar Program Strategis Nasional (PSN) tersebut akan memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi Batam. Khususnya bagi masyarakat Rempang.

“Saya sudah lama di sini (Desa Pasir Merah) dan harus diakui bahwa Rempang memang membutuhkan pembangunan agar lebih maju,” ujarnya.

Tidak hanya itu, lanjut Yusuf, investasi yang hadir nantinya bakal membuka kesempatan kerja untuk pemuda tempatan.

Hal tersebut juga membuka peluang untuk generasi muda agar dapat hidup lebih baik ke depannya.

“Program yang dikemukakan oleh BP Batam sangat baik untuk perkembangan dan pembangunan Rempang. Dengan adanya pembangunan, ekonomi pun bisa lebih baik,” tambahnya.

Sementara, Kepala BP Batam, Muhammad Rudi mengatakan bahwa pihaknya terus berupaya untuk mempercepat realisasi investasi di Rempang.

Hingga saat ini, kata Rudi, total warga yang sudah bergeser ke hunian sementara pun sebanyak 86 KK.

Orang nomor satu di Batam tersebut menegaskan bahwa keberhasilan BP Batam untuk meyakinkan masyarakat tak terlepas dari pendekatan persuasif yang dilakukan selama sosialisasi berlangsung.

“BP Batam diberikan tugas bagaimana agar investasi ini bisa terselesaikan. Momentum pembangunan Rempang ini juga akan berdampak pada perekonomian masyarakat di sana,” ujarnya.

Sebagai mesin ekonomi baru di Indonesia, lanjut Rudi, program Rempang Eco-City juga menjadi momentum kebangkitan ekonomi daerah ke depannya.

“Hingga saat ini, pergeseran terhadap warga yang terdampak pengembangan pun masih terus dilakukan,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

BP Batam – PAN-RB Sosialisasikan Aplikasi Lapor! Kepada Mahasiswa

0

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) bekerja sama dengan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PAN-RB) bersama beberapa instansi vertikal dan horizontal menggelar Sosialisasi Aplikasi Lapor! pada Rabu (6/12/2023) bertempat di Aula Politeknik Negeri Batam.

Kegiatan bertajuk “Lapor! Goes to Campus” ini dihadiri oleh perwakilan mahasiswa/i dari seluruh universitas se-Kota Batam dan dibuka langsung oleh Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Dalam sambutannya, Muhammad Rudi menekankan pentingnya peran mahasiswa untuk mengawasi pembangunan yang massif dilakukan di Batam hari ini.

“Kita lihat bersama hari ini Batam tengah membangun infrastruktur untuk mendukung kelancaran investasi,” terang Rudi.

“Kami ingin mahasiswa turut berperan mengawasi pembangunan yang digencarkan oleh BP Batam maupun Pemko Batam saat ini,” tegasnya.

Lebih lanjut, Muhammad Rudi menyampaikan pengawasan yang dilakukan oleh mahasiswa/i kini telah dipermudah melalui sistem dari Kementerian PAN-RB bernama Lapor!.

“Pemerintah memberikan kemudahan kepada seluruh elemen masyarakat untuk andil mengawasi pembangunan dan pelayanan publik melalui sistem bernama Lapor!,” sambung Rudi.

“Oleh karena itu, sebagai pemimpin daerah saya berharap kepada seluruh masyarakat khususnya adik-adik mahasiswa dapat menjadi intelijen pembangunan sehingga kita bisa bersama-sama mengawal pembangunan ini,” tuturnya.

Dengan pembangunan yang dapat diawasi langsung oleh masyarakat, Muhammad Rudi turut berharap percepatan pembangunan dapat segera tercapai .

“Jika pembangunan sudah terarah maka investasi dan ekonomi dapat bertumbuh untuk kita bersama-sama mewujudkan slogan Terus Melaju Menuju Batam Kota Baru bagi kita semua,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

 

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga