8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 27

Polda DIY Gelar Operasi Aman Nusa I Progo 2025 dari 8-14 September

0
Keterangan Foto : Polda Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY dan jajaran menggelar operasi kewilayahan dengan sandi "Operasi Aman Nusa I Progo-2025".

Yogyakarta – batamtimes.co – Polda Daerah Istimewa Yogyakarta atau DIY dan jajaran menggelar operasi kewilayahan dengan sandi “Operasi Aman Nusa I Progo-2025”. Kegiatan itu berlangsung selama tujuh hari mulai 8 hingga 14 September 2025.

Operasi ini difokuskan pada langkah antisipatif melalui pemahaman pencegahan konflik, penghentian konflik, hingga pemulihan pasca konflik dengan tetap mengedepankan pola pengamanan tanpa kekerasan serta menjunjung tinggi prinsip-prinsip Hak Asasi Manusia (HAM).

Apel gelar pasukan operasi dipimpin langsung oleh

Kepala Biro Operasi (Karoops) Polda DIY, Kombes Pol Rendra Radita Dewayana, saat memimpin apel gelar pasukan menekankan pentingnya peran seluruh personel dalam menjaga stabilitas keamanan melalui pola pengamanan yang humanis.

“Operasi ini mengedepankan fungsi preemtif dan preventif untuk mengembalikan stabilitas situasi kamtibmas. Saya tekankan agar seluruh personel yang terlibat melaksanakan patroli dialogis secara menyeluruh, baik di wilayah perkotaan maupun perbatasan DIY, guna meniadakan segala bentuk potensi gangguan keamanan,” ujar Kombed Pol Rendra di halaman Mapolda DIY, Senin (8/9/2025).

Sementara itu, Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan menegaskan bahwa operasi ini merupakan wujud nyata keseriusan Polri dalam menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat dengan pendekatan yang mengedepankan dialog dan penyelesaian damai.

“Polda DIY berkomitmen melaksanakan operasi ini dengan cara yang persuasif, mengutamakan komunikasi serta penanganan secara humanis. Kami ingin memastikan bahwa masyarakat merasa aman, terlindungi, dan tetap dapat beraktivitas dengan tenang,” jelas Kombes Pol Ihsan.

Dirinya berharap, dengan adanya Operasi Aman Nusa I Progo-2025 bisa tercipta situasi Kamtibmas yang kondusif, aman, dan damai di seluruh wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

Penulis : Tanto

Alumni Gelar Janabadra Club Rendezvous 2025, Perayaan Budaya dan Kontribusi untuk Indonesia

0
Keterangan foto : Panitia Janabadra Club Rendezvous (JCR) tahun 2025 saat menggelar rapat pada Sabtu 6 September 2025.

Yogyakarta – batamtimes.co – Dalam rangka memperingati Dies Natalis ke-67, Universitas Janabadra (UJB) bersama para alumninya yang tergabung dalam Janabadra Club akan menggelar acara akbar bertajuk Janabadra Club Rendezvous (JCR) 2025 dengan tema “Dari Janabadra untuk Indonesia”.

Acara tersebut akan berlangsung pada Sabtu, 4 Oktober 2025, pukul 13.00–17.00 WIB di Halaman Kebangsaan Kampus UJB, Jalan Tentara Rakyat Mataram, Yogyakarta.

Ketua Panitia JCR 2025, Siti Uswatun, menjelaskan bahwa kegiatan ini terbuka untuk seluruh alumni, mahasiswa, dan civitas akademika Universitas Janabadra. Ribuan alumni dari berbagai angkatan dijadwalkan hadir.

“JCR 2025 bukan sekadar reuni, tapi juga perayaan kolaborasi, budaya, dan kontribusi nyata alumni untuk negeri,” ujar Siti, Sabtu (6/9/2025).

Acara akan dimeriahkan oleh penampilan musik, pertunjukan chamber orchestra, hingga pemutaran film berteknologi AI di layar raksasa. Film tersebut akan mengangkat kisah “Kampus Merah”, sebutan khas Universitas Janabadra, yang menggambarkan dinamika kehidupan mahasiswa lintas generasi.

Selain itu, lebih dari 100 sajian makanan khas Indonesia akan dihadirkan, mulai dari kambing guling, ingkung ayam kampung, angkringan, soto, mie ayam, aneka kue tradisional, hingga minuman khas Nusantara. Semua sajian tersebut merupakan kontribusi alumni dari berbagai daerah.

Panitia juga menyiapkan berbagai doorprize, termasuk buku karya alumni serta produk hasil kreasi civitas akademika dan komunitas alumni.

Alumni senior Universitas Janabadra, Heroe Waskito, menegaskan bahwa UJB memiliki peran penting dalam perjalanan bangsa, terutama pada era Reformasi 1998.

“Janabadra berdiri sejak 1958 dengan semangat perjuangan dan integritas akademik yang kuat. Kampus ini menjadi rumah bagi pemikir, pejuang, dan profesional yang setia pada nilai kebangsaan,” ujar Heroe, advokat senior sekaligus Ketua Umum Pergerakan Advokat.

Ia menambahkan, perpaduan budaya, teknologi, dan semangat kebangsaan dalam JCR 2025 diharapkan menjadi titik temu inspiratif bagi para alumni sekaligus memperkuat kontribusi Universitas Janabadra untuk kemajuan Indonesia.

Penulis : Tanto

Polda DIY Sebut 5 Pos Polisi DIlempar Batu dan Bom Molotov

0
Keterangan foto: Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan

Yogyakarta – batamtimes.co – Polda Daarah Istimewa Yogyakarta atau DIY mengungkapkan, ada lima pos Polisi yang dilempar batu dan bom molotov oleh orang tak dikenal pada Kamis dinihari tadi.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan menyebutkan, lima pos polisi tersebut adalah pos polisi Monjali, pos polisi Jombor, pos polisi Kronggahan, pos polisi Pelem Gurih dan pos poliisi Pingit.

“Lima pos polisi ada di wilayah Polresta Sleman dan Polresta Yogyakarta,” ujar Ihsan kepada wartawan Kamis 4 Agustus 2025.

Ihsan menlanjutkan, akibat peristiwa tersebut tiga polisi mengalami pecah kaca akibat lemparan batu dan dua pos yang dilempar bom molotov namun tidak berdampak kebakaran.

“Peristiwa ini diduga untuk memprovokasi Yogyakarta yang secara umum belakangan ini sudah kondusif dan terkendali,” tegasnya

Saat ini, sebut Ihsan, jajaran Polresta Sleman dam Pollresta Yogyakarta sudah mendatangi lokasi untuk melakukan olah TKP.

“Kami juga mendalami informasi yang diterima terkait peristiwa tersebut,” ungkapnya.

Ihsan menegaskan, akan menindak secara tegas pelaku pelemparan batu dan molotov yang dilakukan orang tak dikenal itu.

“Peristiwa ini akan kami.proses dan kami tindak secara tegas sesuai hukum yang berlaku,’ demikian Ihsan.

Penulis : Tsnto

Pos Polisi di Jogja Dilempar Bom Molotov

0
Keterangan Foto : Polri Yogyakarta membenarkan adanya pelemparan bom molotov di pos Polisi. Salah satunya terjadi di pos Polisi Pingit.

Yogyakarta – batamtimes.co – Polri Yogyakarta membenarkan adanya pelemparan bom molotov di pos Polisi. Salah satunya terjadi di pos Polisi Pingit, Kota Yogykarata Kamis dinihari.

“Benar telah terjadi pelemparan botol berisi BBM Pertalite dan sumbunnya ke halaman pos polisi Pingit pagi tadi sekitar pukul 05:20 WIB,” kata Kasi Humas Polresta Yogyakarta Iptu Gandung Harjunadi, Kamis 4 September 2025.

Gandung menambahkan, awalnya pelaku menaiki motor jenis matic dari arah utara atau Jalan Magelang.

“Sampai simpang empat Pingit pelaku berbelok ke pos Pingit dan berhenti didepan pos polisi. Pelaku kemudian mengambil botol yan dibawa dan menyulut dengan korek api. Tak lama krmudian, pelaku melemparkannya ke pintu pos polisi,” jelasnya.

Beruntung polisi yang ada didalam pos Polisi sigap dan langsung mengamankan botol tersebut.

“Petugas yang ada didalam keluar dan mengamankan botol. Saat ini kasusnya sedang dalam penyelidikan petugas,” pungkas Gandung.

Penulis : Tanto

Polda DIY Periksa 10 Saksi Terkait Tewasnya Mahasiswa Amikom Rheza Sendy

0

Yogyakarta – batamtimes.co – Polda DIY telah memeriksa 10 orang saksi terkait tewasnya mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta bernama Rheza Sendy Pratama yang terlibat dalam kerusuhan di depan Mapolda DIY pada Minggu 31 Agustus lalu.

“Bidpropam Polda DIY terus melakukan langkah-langkah penyelidikan internal terkait kasus meninggalnya Rheza Sendy, mahasiswa Amikom Yogyakarta yang terlibat dalam kerusuhan di depan Mapolda DIY,” kata Kabid Humas Polda DIY, Kombes Pol Ihsan, Selasa 2 September 2205.

Ihsan melanjutkan, pada hari Senin 1 September Propam Polda DIY telah meminta keterangan 8 orang saksi serta mengumpulkan informasi guna mengungkap duduk perkara peristiwa tersebut.

Pihaknya berjanji, akan berkomitmen untuk menangani peristiwa ini secara profesional dan prosedural.

“Sedangkan pada hari ini Selasa 2 September Bidpropam Polda DIY juga meminta keterangan 2 orang saksi. Sehingga total saksi yang sudah dimintai keterangan sebanyak 10 orang,” terangnya.

Ihasan melanjutkan, hingga saat ini total ada 10 saksi telah dimintai keterangan sebagai bagian dari proses pendalaman terhadap peristiwa yang terjadi pada Minggu lalu.

Dirinya menambahkan, proses penyelidikan masih akan terus dilanjutkan oleh Bridpopam.

Kombes Ihsan mengaku, akan mrnyampaikan update perkembangan kasus tersebut sebagai bentuk transparansi kami dalam proses penanganan kasus ini.

“Propam Polda DIY masih terus melakukan pendalaman dan akan memanggil saksi-saksi lain yang diperlukan,” pungkas Kombes Ihsan.

Penulis – Tanto

Polda DIY Pulangkan 23 Pelajar yang Diamankan Saat Demo Rusuh, Tiga Pelaku Ditahan

0
Keterangan Foto : Polda DIY memulangkan sebanyak 23 pelajar yang sebelumnya diamankan saat aksi demonstrasi berujung ricuh.

Yogyakarta – batamtimes.co –  Kepolisian Daerah Istimewa Yogyakarta (Polda DIY) memulangkan sebanyak 23 pelajar yang sebelumnya diamankan saat aksi demonstrasi berujung ricuh pada Sabtu (30/8/2025) hingga Minggu dini hari.

Kabidhumas Polda DIY, Kombes Pol. Ihsan, menjelaskan bahwa para pelajar tersebut dipulangkan pada Minggu malam setelah menjalani pemeriksaan dan pendataan. Polda DIY, kata dia, mengedepankan pendekatan humanis serta langkah pembinaan terhadap anak-anak yang terlibat.

“Dalam proses penyerahan, kami menghadirkan orang tua masing-masing sekaligus memberikan edukasi dan imbauan agar lebih peduli serta mengawasi kegiatan anak-anak mereka,” ujar Ihsan dalam keterangan tertulis, Senin (1/9/2025).

Meski begitu, polisi tetap melakukan penegakan hukum terhadap tiga orang pelaku rusuh yang kedapatan membawa senjata tajam dan bom molotov. Dari tiga pelaku tersebut, dua orang dewasa ditahan di rumah tahanan Polda DIY, sementara satu pelaku anak ditempatkan di Balai Perlindungan dan Rehabilitasi Sosial (BPRSR) Yogyakarta.

“Seorang pelaku anak kami amankan di BPRSR setelah ditemukan membawa bom molotov,” ungkap Ihsan.

Ia menegaskan, Polda DIY tidak akan mentolerir aksi anarkis yang meresahkan masyarakat.
“Kami akan menindak tegas setiap tindakan yang mengarah pada tindak pidana dan mengganggu ketertiban umum,” tegasnya.

Penulis : Tanto

Kapolda Kepri Ajak Mahasiswa Jaga Kondusifitas Wilayah Lewat Dialog

0
Keterangan Foto : Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Mapolresta Barelang.

Batam –batamtimes.co-   Kapolda Kepulauan Riau (Kepri) Irjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K., M.H., didampingi Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo, S.I.K., M.Si., menggelar audiensi bersama sejumlah organisasi mahasiswa di Mapolresta Barelang, Minggu (31/8/2025).

Audiensi ini dihadiri pejabat utama Polda Kepri, Kapolresta Barelang, serta perwakilan organisasi mahasiswa dari GMNI, HMI, IMM, PMII, PMKRI, SEMI, dan GMKI.

Dalam arahannya, Kapolda Kepri menyampaikan keprihatinan atas dinamika nasional yang memicu aksi anarkis di beberapa daerah. Ia mengajak mahasiswa Kepri untuk menjaga situasi agar tetap kondusif, mengingat Batam memiliki posisi strategis sebagai daerah tujuan investasi.

“Saya bangga mahasiswa Kepri memilih jalur dialog dan kegiatan positif. Aspirasi bisa disampaikan tanpa harus anarkis,” ujar Irjen Pol. Asep Safrudin.

Perwakilan mahasiswa dalam forum tersebut menegaskan komitmennya untuk menjaga kedamaian di Kepri dan menolak segala bentuk provokasi dari pihak luar. Mereka juga mengusulkan sejumlah kegiatan konstruktif, seperti doa bersama, penghijauan, hingga bakti sosial.

Sementara itu, Wakapolda Kepri Brigjen Pol. Dr. Anom Wibowo menegaskan bahwa Polri dan mahasiswa merupakan mitra strategis dalam menjaga stabilitas. Ia mendorong mahasiswa untuk selalu berkomunikasi dengan aparat dalam menghadapi dinamika sosial.

Audiensi berlangsung hangat dan penuh keakraban, serta ditutup dengan kesepakatan bersama untuk menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas) di Kepulauan Riau tetap aman dan kondusif.

Penulis : Cipto

Kapolda DIY Melayat ke Rumah Mahasiswa Amikom yang Tewas Usai Ikut Aksi Unjuk Rasa

0
Keterangan Foto : Kapolda DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono melayat ke ke rumah duka mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta.

Yogyakarta – batamtimes co – Kapolda Derah Istimewa Yogyakarta atau DIY Irjen Pol. Anggoro Sukartono melayat ke ke rumah duka mahasiswa Universitas Amikom Yogyakarta, Rheza Sendy Pratama yang meninggal dunia usai mengikuti aksi unjuk rasa di Markas Polda DIY pada Minggu pagi 31 Agustus 2025.

Kapolda yang terlihat mengenakan pakaian dinas tersebut datang ke rumah duka di Jatisari, Mlati, Kabupaten Sleman, pada Minggu malam 31 Agustus 2025.

Diterima kedua orangtua almarhum Rheza Sendy Pratama, Kapolda terlihat duduk bersama didalam rumah beralaskan sebuah tikar.

Usai datang ke rumah duka, kepada wartawan, Kapolda mengatakan, turut berbela sungkawa atas meningggalnya almarhum.

“Kedatangan kami adalah turut berbela sungkawa atas meinhgalnya Rheza Sendy Pratama. Keluarga menerima kami dan menyampaikan telah menerima dan ikhlas atas meinggalnya putranya,” urianya.

Kepada orangtua almarhun, Kapolda juga menyampaikan, apabila keluarga akan mempertanyakan ke prosea hukum atas meningalanya almarhum kami siapkan.

“Mulai dari proses penyelidikan hingga penyidikan nantinya. Namun, proses awal keluarga menolak untuk melakukan ekshumasi dan keluarga menerima kepergian almarhum. Keluarga juga memberi masukan ke Polri agar dalam pengamanan dalam suatu kegiatan belajar agar tidak ada kesalahan,” terangnya.

Kapolda juga meghimbau bagi yang akan melakukan aksi demontrasi besok Senin 1 September agar menyampaikan yang tidak mengganggu ketertiban umum. Kiranya demontarsi dilakuan tidak dengan anarkis.

“Terlebih pak presiden sudah menyampaikan apabila dilakukan tindakan-tindakan anarkis yang dilakukan masa pengujuk rasa maka kami tidak segan-segan untuk melajukan tindakan kepolisian yang bertangung jawab,” pungkasnya.

Diketahui, Rheza Sendy Pratama merupakan mahasiswa Prodi Ilmu Komunikasi Universitas Amikom Yogyakarta meinggal dunia usai mengikuti aksi unjuk rasa di Markas Polda DIY pada Minggu (31/8/2025) pagi.

Sebekum meninggal Rheza sempat dibawa ke RSUP Dr. Sardjito untuk mendapat perawatan namun nyawanya tidak bisa diselamatkan.

 

Penulis : Tanto

Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach Dinonaktifkan Sebagai Anggota DPR RI

0
Keterangan Foto :Sekretaris Jenderal (Sekjen) Nasdem Hermawi F. Taslim.Saat membacakan keterangan pers terkait pemberhentian Ahmad Sahroni dan Nafa urbach.

Jakarta – batamtimes.co – Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach resmi dinonaktifkan sebagai anggota DPR RI terhutung Senin 1 September 2025. Keputusan itu diambil oleh Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai NasDem Surya Paloh dalam siaran pers, Minggu 31 Agustus 2025.

Dalam keterangannya, Surya Paloh menegaskan bahwa aspirasi masyarakat adalah landasan utama perjuangan Partai NasDem.

Paloh menilai, perjuangan partai merupakan kristalisasi semangat kerakyatan yang berpijak pada tujuan nasional sebagaimana termaktub dalam Pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

“Sesungguhnya aspirasi masyarakat harus tetap menjadi acuan utama dalam perjuangan Partai NasDem,” tulis Surya Paloh.

Partai NasDem juga menyampaikan duka cita mendalam atas sejumlah peristiwa yang menelan korban jiwa belakangan ini, di mana sejumlah warga Indonesia meninggal dunia saat memperjuangkan aspirasinya.

Namun, Surya Paloh menyoroti adanya pernyataan dari wakil rakyat yang berasal dari Fraksi Partai NasDem yang dianggap mencederai perasaan rakyat dan menyimpang dari garis perjuangan partai.

Dia menambahkan, keputusan ini dibuat untuk memberikan kepastian sikap partai sekaligus menjaga marwah NasDem agar tetap sejalan dengan aspirasi rakyat.

“Atas berbagai pertimbangan, DPP Partai NasDem menyatakan terhitung sejak Senin, 1 September 2025, menonaktifkan saudara Ahmad Sahroni dan Nafa Urbach sebagai anggota DPR RI dari Fraksi Partai NasDem,” tegas Surya Paloh.

 

Penulis : Tanto

Penampakan Mapolda DIY Pasca Aksi Anrakis Jumat Malam

0

Yogyakarta – Mapolda DIY yang terletak di Jalan Ringroad Utara, Kabupaten Sleman sempat didemo pada Jumat hingga Sabtu dinihari.

Aksi unjuk rasa tersebut buntut peristiwa meninggalnya driver ojol yang terlindas kendaraan taktis (rantis) Brimob pada aksi unjukrasa di Jakarta.

Aksi yang dilaksanakan pada Jumat, 29 Agustus pukul 17.15 WIB sampai dengan dini hari tadi merupakan penyampaian pendapat yang kedua diterima Polda DIY karena sebelumnya (siang hari-red)
forum Ojol Yogyakarta melalukan aksi damai yang dilanjutkan sholat ghaib bersama di masjid Babussalam Polda DIY.

Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan, mengaku prihatin terhadap aksi yang diwarnai tindakan anarkis sehingga menyebabkan beberapa kerusakan fasilitas umum seperti pembakaran kendaraan dan beberapa ruang kantor pelayanan publik milik Polda DIY terbakar.

“Kami sangat menyayangkan karena ruang sentra pelayanan kepolisian terpadu atau SPKT dan ruang pelayanan SKCK juga menjadi sasaran pembakaran sehingga sangat berdampak terhadap pelayanan masyarakat yang harus kami tutup sementara,” ungkap Ihsan Sabtu 30 Agustus 2025.

Ihsan mengungkapkan, bagi masyarakat yang akan membuat laporan pengaduan maupun laporan kehilangan termasuk SKCK dapat mendatangi Polres yang ada di wilayah Polda DIY. Sedangkan untuk perijinan tetap di layani di ruang Direktorat Intelkam Polda DIY.

Menurutnya, saat ini puing-puing bangunan yang terbakar sudah dibersikan oleh anggota Polda DIY bersama Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Sleman.

“Api telah dipadamkan oleh dinas pemadam kebakaran,” terangnya.

Ihsan menghimbau masyarakat jika ingin melakukan penyampaian pendapat bisa dilakukan secara tertib. Dirinya meminta masyarakat untuk tetap tenang serta tidak mudah terprovokasi oleh ajakan atau berita yang bersifat provokatif, terutama melalui media sosial.

“Kami memahami keresahan yang terjadi di masyarakat saat ini. Namun kami mengimbau untuk dapat menyampaikan aspirasi dengan tidak melakukan tindakan anarkis yang justru akan merugikan banyak pihak. Mari sampaikan aspirasi dengan aman dan tertib, serta senantiasa bersama menjaga DI Yogyakarta yang kita cintai ini tetap aman dan kondusif,” demikian Ihsan.

 

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga