8.6 C
New York
Monday, April 13, 2026
spot_img
Home Blog Page 272

Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia Apresiasi Upaya BP Batam Tingkatkan Kualitas Layanan Bongkar Muat

0

Batam- batamtimes.co – BP Batam terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan bongkar muat peti kemas.

Upaya ini pun mendapat apresiasi dari Asosiasi Logistik dan Forwarder Indonesia atau Indonesian Logistics and Forwarders Association (Alfi/Ilfa) Perwakilan Kota Batam.

Ketua Alfi Perwakilan Kota Batam, Apin Maradonald, mengatakan bahwa rencana strategis BP Batam di bawah tangan dingin Muhammad Rudi dalam pembangunan serta pengembangan infrastruktur pelabuhan bongkar muat adalah hal tepat.

Oleh sebab itu, harap Apin, langkah tersebut mesti selaras dengan kualitas pelayanan ke depan.

“Kami mengucapkan rasa terima kasih kepada Kepala BP Batam yang telah mendengar keluhan tau aspirasi Alfi terkait rencana penyesuaian tarif bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Batu Ampar. Penundaan rencana tersebut hingga 1 September nanti memberikan kami waktu untuk terus melakukan sosialisasi yang maksimal,” ujar Apin usai bersilaturahmi dengan Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Senin (15/8/2023).

Apin juga mengungkapkan, kedatangan Alfi Perwakilan Kota Batam sekaligus ingin mengundang Muhammad Rudi dalam pelantikan pengurus pada tanggal 9 September 2023 mendatang.

“Harapan kami, adanya penyesuaian tarif juga bertujuan untuk meningkatkan pelayanan di pelabuhan bongkar muat. Kami pikir, tarif tersebut masih wajar dibandingkan dengan tarif di pelabuhan modern lain,” pungkasnya.

(Red/Adi)

BP Batam Dorong Peningkatan Kualitas SDM

0

Batam – batamtimes.co – BP Batam terus berupaya untuk mendorong peningkatan kapasitas dan kualitas Sumber Daya Manusia (SDM) dalam tata kelola pemerintahan ke depan.

Melalui kerja sama dengan Lembaga Administrasi Negara (LAN) RI, BP Batam pun berkesempatan untuk melaksanakan kegiatan pemaparan implementasi Undang-Undang (UU) Administrasi Pemerintahan yang berlangsung di Ruang Rapat Marketing Centre, Selasa (15/8/2023).

Kegiatan tersebut tak terlepas dari semangat BP Batam dalam mewujudkan SDM berkualitas yang handal dan berwawasan.

Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, melalui Kepala Biro Hukum dan Organisasi, Alex Sumarna, mengungkapkan bahwa kegiatan pemaparan tersebut juga menjadi pondasi penting dalam kinerja pegawai ke depannya.

“Tugas pegawai BP Batam tentu tidak jauh dari masalah administrasi dan tata kelola pemerintahan. Yang mana, semua hal memiliki aturan tersendiri dan tidak boleh ada maladministrasi agar tak menimbulkan kerugian atau sengketa hukum jika terjadi kesalahan,” ujar Alex dalam sambutan singkatnya.

Melalui kegiatan ini, lanjut Alex, pihaknya berharap agar kualitas pelayanan pun ikut meningkat.

Sehingga, memberikan dampak terhadap tata kelola roda organisasi BP Batam.

“Ini sekaligus cara untuk menambahkan pengetahuan perihal administrasi yang masuk ke ranah sengketa hukum,” pungkasnya.

Kepala Biro Hukum dan Humas LAN RI, Tri Atmojo Sejati, menjadi narasumber dalam kegiatan pemaparan tersebut.

Tri Atmojo berharap, pegawai BP Batam dapat memahami ilmu dan pengetahuan yang diberikan. Dengan tujuan, mencegah terjadinya maladministrasi yang berpotensi menyentuh ranah sengketa hukum.

“Ini merupakan rangkaian kegiatan kerja sama antara BP Batam dan LAN RI. Di sisi lain, pegawai juga diharapkan tidak terjebak dalam maladministrasi atau penyalahgunaan wewenang,” ujarnya.

 

(Red/Adi)

Ini Harapan Pendiri Ketika IWO Berusia 11 Tahun

0
Keterangan foto : Pendiri Ikatan Wartawan Online (IWO Witanto Bin Tarbit

Oleh : Witanto Bin Tarbit
Pendiri Ikatan Wartawan Online (IWO)

TAK terasa sebuah organisasi yang kami beri nama Ikatan Wartawan Online atau IWO berusia 11 tahun pada tanggal 8 Agustus 2023. Berbagai suka, duka kami dirikan, kami rawat dan kami besarkan nama IWO saat itu hingga kini.

Awal mula, memilih nama IWO itu sekitar bulan Mei tahun 2012. Saat itu, saya kerap bertemu dan sering berdiskusi dengan sahabat sekaligus senior saya Iskandar Sitorus yang selama ini kami kenal sebagai orang yang gemar berorganisasi.

Orangnya memang periang, banyak bicara serta tegas. Persis, wataknya seperti Bima dalam cerita pewayangan dalam tradisi Jawa. Malam itu, kami berdiskusi di sebuah pelataran sebuah Mall di Jakarta Timur dimana ia kerap nongkrong.

Panjang lebar kami bercerita dan bercengkrama hingga akhirnya ia tercetus ingin mendirikan sebuah organisasi yang dimiliki oleh pemilik media serta wartawan.

BERDUA MERANCANG IWO

Panjang pikiran dia jauh menerawang ke depan akan pesatnya teknologi saat itu. Dia berkata, sepuluh tahun atau lima belas tahun lagi media cetak di Indonesia akan tenggelam. Percayalah. Kata dia menyakinkan saya saat itu. Dan terbukti, belum genap 10 tahun IWO berdiri banyak koran mulai gulung tikar dan beralih ke media online.

Saya akui, pemikiran dan jam terbangnya jauh lebih maju selangkah dari saya. Karena, dalam benak kami saat itu media online alias darling masih diangggap sebelah mata oleh banyak pihak. Bahkan, instansi pemerintah sekali pun.

Hampir tiap malam kami berdiskusi soal apapun itu hingga larut malam. Bahkan tak jarang sampai dini hari. Mantan pacar yang kini jadi istri saya dirumah kerap “ngomel-ngomel” apa dapatnya berdagang berdua.

Pembahasan soal mendirikan IWO saya kesampingkan sekitar dua atau tiga bulan lamanya. Hingga akhirnya kami berdua sepakat membentuk organisasi yang dibidani oleh pemilik media serta wartawan yakni IWO.

Singkat cerita, saya mengajak kawan sekaligus senior saya bernama Budhi Candra untuk berdiskusi bertiga masih dilokasi itu-itu juga. Bangku serta kursi yang terbuat dari besi emperan Mall itu menjadi saksi bisu kami merancang dan mendirikan IWO.

Pada akhirnya, kami bertiga bersepakat jika Budhi Candra diangkat menjadi Ketua umum IWO pertama dan saya menjadi Sekretaris Jenderal atau Sekjen pertama. Sedangkan, Iskandar Sitorus berperan sebagai Ketua pendiri IWO. Peran serta tugas pun kami bagi-bagi waktu itu.

Budi Chandra bertugas menyiapkan AD/ART untuk organisasi IWO. Iskandar Sitorus berperan memberi masukan ke organisasi. Dan tugas paling berat ada dipundak saya. Karena di daulat harus mencari serta menyusun kepengurusan ditingkat Pusat, Provinsi serta Kabupaten/Kota.

WAKTU DAN PIKIRAN TERCURAH UNTUK IWO

Mulai saat itulah kami mulai bergerilya kesana ke mari. Hampir bersamaan waktunya saat itu, kami bertiga ditambah teman lain bersepakat mendirikan Perusahaan Terbatas (PT) untuk menjadi payung hukum media online. Meskipun saat itu saya sendiri sudah menjadi Redaktur pada media online. Sementara, Budi Chandra tercatat sebagai seorang fotografer di sebuah media.

Berjalannya waktu, sesuai tugas masing-masing yang telah menjadi kesepakatan saya mulai “tabrak sana sini”. Pada saat itu saya mulai kasak kusuk serta mengajak 15 orang lebih teman wartawan untuk bergabung di IWO. Sementara, Iskandar Sitorus mengajak kawannya yang bisa dihitung jari.

Banyak pertanyaan dari mulut kawan-kawan wartawan saat itu. IWO siapa yang punya?. Siapa orang dibelakang IWO?. Apa tujuannya IWO? Banyak lah pertanyaan dari mereka. Ya, saya jawab dan ceritakan apa adanya sama mereka.

Sebenarnya, banyak yang tidak mau bergabung pada awal IWO berdiri. Bahkan, saya sempat berpikir begini ya susahnya mendirikan sebuah organisasi.

Dengan keteguhan hati dan tekad, saya yakinkan kawan-kawan itu agar mau bergabung. Akhirnya mereka mau bergabung dan kami sepakat nama-nama kawan-kawan itu dimasukkan dalam Akta Notaris yang nantinya akan disahkan.

Prinsip kami saat itu lebih banyak orang bergabung dalam IWO akan lebih bagus. Bisa menambah persaudaraan serta memberikan nuansa berbeda.

Berjalanya waktu, saat kami akan deklarasi IWO ada beberapa nama kawan yang tidak mau dimasukkan sebagai pendiri IWO. Saya hargai hal itu, karena itu hak mereka.

Hingga akhirnya, tepat pada tanggal 8 Agustus tahun 2012 kami bersepakat untuk mendeklarasikan berdirinya IWO di salah satu restoran di Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat.

NAMA-NAMA PENDIRI IWO DI AKTA NOTARIS

Dalam Akta Notaris Sri Juwariyati, SH, M.Kn No 22 tanggal 12 Juni tahun 2017 serta Keputusan Menteri Hukum dan HAM RI Nomor AHU-0009554.AH.01.07. Tahun 2017 tentang Pengesahan Pendirian Badan Hukum Perkumpulan Wartawan Online tercatat 18 orang nama pendiri IWO diantaranya; Iskandar HP Sitorus, Witanto, Budi Chandra, SH, Zulfasli, M Hendry Ginting, Syaifullah Hadmar, Novie Dodo, Muhammad Fauzi, Drs Ruslan Burhani, Hartono Harimurti, Steven Setia Budi Musa, Eko Haryadi Ismail, A Handoko Joko Priyono, Bambang Prihandoko, Drs KR Riyanto, Ade Mulyana, Dwi Christianto, SH, Jodi Yudono.

Dalam benak saya yang datang dan mencatatkan nama tersebut ke Notaris terdapat 22 orang pendiri IWO. Karena lain hal, ada beberapa kawan yang tidak mau dimasukan namanya dalam Akta Notaris. Sekali lagi Itu hak mereka. Namun, saya tetap mencatat dan akan tetap tercatat dalam sejarah mereka adalah pendiri IWO yang telah ikut membidani berdirinya IWO.

Diantara para pendiri IWO tersebut, sebagian orangnya telah tiada atau almarhum. Karena tidak kuasa mengelak dari takdir Tuhan yakni kematian. Selamat jalan para senior. Semoga tempat terbaik disiapkan Tuhan untuk kalian.

Memang jeda waktu deklarasi IWO dan catatan pendirian IWO di Akta Notaris ada rentan waktunya. Hal ini, hanya masalah teknis administrasi semata. Intinya, IWO adalah organisasi profesi wartawan yang legal karena telah disahkan oleh pemerintah dalam hal ini Menkumham RI.

MUBES IWO KE I

Kemeriahan jelang Musyawarah Bersama atau Mubes IWO ke I pada pada tanggal 8-9 September 2017 di Jakarta saat itu mulai terasa tiga bulan sebelumnya. Karena, Mubes IWO tersebut disambut antusias anggota serta pengurus IWO dari Aceh hingga Papua.

Tercacat dalam benak saya, sekitar 28 lebih Pengurus Provinsi IWO datang menghadiri gelaran Mubes IWO yang digelar selama dua hari tersebut. Ditambah, pengurus IWO ditingkat Kabupaten/Kota datang ke acara itu. Kalau ditaksir sekitar 400 orang wartawan dari Aceh sampai Papua tumplek dalam acara itu.

Gelaran Mubes IWO ke I pun akhirnya usai. Hingga akhirnya, panitia menanggung rugi hingga puluhan juta rupiah karena kurangnya pembayaran ke pihak hotel. Kendaraan roda empat saya pun dijadikan jaminan oleh pihak hotel selama beberapa hari. Saya pun, harus dipinjami kendaraan milik kawan untuk menutup suara istri ketika ditanya saat tiba di rumah.

Pihak management hotel pun sempat ke rumah untuk menagih pembayaran. Beruntung, kurang dari 10 hari, pembayaran ke pihak hotel pun bisa diselesaikan oleh kawan-kawan panitia. Akhirnya, mobil saya pun bisa kembali.

Tujuan awal kami menggelar Mubes IWO ke I saat itu diantaranya; menjalin silaturahmi, konsolidasi organisasi, pembahasan AD/ART dan terpenting untuk mensahkan Jodi Yudono sebagai Ketua umum IWO didepan peserta Mubes menggantikan Budhi Candra yang telah mengundurkan diri.

Pasca Mubes kerikil-kerikil dalam organisasi mulai terasa bagi saya pribadi. Tapi itulah organisasi. Dalam benak saya, semakin banyak orang tentu banyak pendapat serta berbeda pandangan dan pemikiran. Itulah dinamika dalam berorganisasi. Kala itu, saya berpikir untuk mengambil hikmahnya dari kejadian itu. Karena, setiap peristiwa pasti ada hikmahnya dan “Gusti Allah Ora Sare”.

Bagi saya, IWO adalah rumah besar dan tidak akan pernah terlupakan. Disana, darah saya mengalir. Siang dan malam tak kenal waktu tenaga dan pemikiran saya curahkan. Dari masa ke masa IWO Tetaplah IWO. Biarlah para “penusuk'” di IWO akan “membusuk” oleh karma Tuhan yang pasti nyata terjadi.

Ketika IWO berusia 11 tahun 2023 ini saya hanya berharap IWO bisa menjadi rumah bersama yang teduh bagi semua anggotanya. Semoga, IWO tetap menjadi organisasi wartawan yang independen dan terdepan dalam memerangi berita hoaks ditengah terpaan pesatnya kemajuan teknologi. Sekali lagi, selamat HUT IWO ke 11 tahun.

Akhir kata, tidak ada manusia yang sempurna, yang sempurna hanya Tuhan Yang Maha Esa. Mohon maaf jika ada salah kata dan ucap.

Salam Indonesia Hebat (*)

 

BU SPAM Kejar Target Penyambungan dan Relokasi Pipa 300

0
Keterangan Foto : Pipa berukuran 300 mm di depan Perumahan Symphony Land Nongsa putus.

Batam- batamtimes.co – Hujan dengan intensitas tinggi pada Senin (14/8/2023), menyebabkan pipa berukuran 300 mm di depan Perumahan Symphony Land Nongsa putus.

Posisi pipa yang berada di atas bukit tersebut, putus karena bukit yang berada di pulau jalan dari arah Simpang Batu Besar menuju Turi Beach mengalami longsor.

Direktur Badan Usaha SPAM BP Batam, Denny Tondano mengatakan, akibat longsor tersebut ada 5 sambungan pipa 300 mm yang terlepas. Sehingga untuk penanganannya, dilakukan penyambungan dan merelokasi posisi pipa.

“Kita akan turunkan pipanya yang kurang lebih sepanjang 270 meter. Kita turunkan dari posisi sekarang, baru setelah itu kita lakukan penyambungan,” ujarnya, Selasa (15/8/2023).

Ia menjelaskan, relokasi pipa ini merupakan solusi jangka pendek. Sementara untuk solusi jangka panjang, akan dilakukan pemotongan bukit yang berada di pulau jalan dan selanjutnya akan ditanam kembali di pulau jalan.

“Jadi untuk pekerjaan yang saat ini, kita sedang mobilisasi material. Untuk kegiatan di lapangan sedang di lakukan persiapan-persiapan,” katanya.

Ia menambahkan, pekerjaan relokasi dan penyambungan pipa ini akan memakan waktu selama satu hari jika tidak ada gangguan cuaca.

“Mudah-mudahan bisa diselesaikan dalam waktu yang lebih cepat,” imbuhnya.

 

(Red/Adi)

Menteri Investasi RI Paparkan Rencana Strategis Pengembangan Pulau Rempang

0
Keterangan Foto : Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia.

Batam – batamtines.co – Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, memberikan perhatian penuh terhadap pengembangan Pulau Rempang.

Hal tersebut Bahlil sampaikan usai melaksanakan rapat koordinasi pemantapan rencana investasi hilirisasi pabrik kaca dan solar panel di Pulau Rempang yang berlangsung di Hotel Marriott Batam, Minggu (13/8/2023).

“Saya bersama Wali Kota sekaligus Kepala BP Batam sudah bertemu langsung dengan masyarakat Rempang. Saya sampaikan ke masyarakat bahwa rencana pengembangan ini harus dilakukan dalam mendorong investasi,” ujarnya didampingi Kepala BP Batam, Muhammad Rudi.

Ia memaparkan bahwa pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian’s Economic Growth dengan konsep “Green and Sustainable City” pun bakal mendatangkan banyak manfaat. Salah satunya adalah dengan membuka lapangan pekerjaan baru untuk masyarakat.

Tidak hanya itu, lanjut Bahlil, para generasi muda di sana pun akan mendapatkan pelatihan (kursus) atau edukasi khusus di bidang industri kaca dan solar panel.

Sehingga, kebutuhan Sumber Daya Manusia (SDM) untuk mendukung pengembangan Rempang Eco-City dapat terpenuhi dengan baik.

“Keterlibatan masyarakat akan maksimal. Industri di sana nantinya akan membuka sekitar 30 ribu lapangan pekerjaan. Masyarakat Kepri, khususnya dari Pulau Rempang akan menjadi prioritas. Ini menjadi fokus pemerintah dalam memberikan harapan kepada generasi penerusnya,” tambah Bahlil.

Sesuai hasil rapat koordinasi, Bahlil juga menyampaikan jika rencana relokasi untuk masyarakat tetap akan berjalan.

Namun, relokasi tersebut tetap memperhatikan dan menghargai hak masyarakat yang bermukim di sana.

“Bukan asal relokasi, tapi masyarakat juga akan diberikan tanah seluas 200 meter dengan rumah type 45 dengan akses jalan yang baik agar aktivitas bisa berjalan. Hak-hak rakyat tetap dihargai. Apalagi rakyat yang sudah punya alas hak seperti punya sertifikat. Tapi kalau ada sekelompok orang yang masuk dengan cara semi-semi terang, biarkan aparat keamanan yang menyelesaikan dengan prosedur berlaku,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

Bahas Percepatan Pengembangan Pulau Rempang, Kepala BP Batam Apresiasi Dukungan Menteri Investasi RI

0
Keterangan Foto : kepala BP Batam Rudi usai mendampingi Bahlil Lahadalia dalam rapat koordinasi pembahasan rencana investasi Rempang yang berlangsung di Hotel Marriott Harbour Bay.

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi dukungan dari Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) RI, Bahlil Lahadalia, dalam percepatan pengembangan Pulau Rempang, Minggu (13/8/2023).

Rudi menyampaikan hal tersebut usai mendampingi Bahlil Lahadalia dalam rapat koordinasi pembahasan rencana investasi Rempang yang berlangsung di Hotel Marriott Harbour Bay.

“Terima kasih kepada Pak Menteri Investasi sudah bersedia hadir di Batam dan meninjau langsung lokasi rencana pengembangan investasi di Pulau Rempang hingga memimpin rapat percepatan investasi ini,” ujar Rudi.

Pada kesempatan ini, Rudi turut memaparkan beberapa kendala yang dihadapi dalam mewujudkan investasi di Pulau Rempang. Mulai dari kendala pertanahan hingga regulasi.

Ia menegaskan pula bahwa BP Batam berkomitmen untuk terus mendorong percepatan realisasi pengembangan kawasan dan investasi di Pulau Rempang.

Mengingat, proyek strategis nasional tersebut telah menjadi atensi serius sejak peluncuran (launching) program Kawasan Rempang Eco-City di Sekretariat Kementerian Perekonomian RI pada pertengahan April 2023 lalu.

Yang mana, BP Batam pun telah menyerahkan Surat Keputusan (SK) pengelolaan serta development plan kawasan kepada PT MEG selaku Pengembangan.

“Dalam rapat sudah kita informasikan kendala yang dihadapi dan beliau pun sudah mengetahui sendiri dari hasil peninjauannya ke lapangan tadi,” terang Rudi.

“Harapannya tentu dapat beliau tindaklanjuti bersama tim sehingga bisa diterbitkan regulasi tertentu dalam menangani berbagai kendala di lapangan (Pulau Rempang),” sambung Rudi.

Rudi yang juga menjabat sebagai Wali Kota Batam berharap, Kementerian Investasi/BKPM dapat memberikan arahan serta bimbingan lebih lanjut demi mewujudkan investasi di Pulau Rempang ini.

“Semoga melalui bimbingan Kementerian Investasi/BKPM serta kontribusi pihak-pihak terkait dan masyarakat, investasi di Pulau Rempang ini dapat bersama-sama kita wujudkan demi peningkatan ekonomi di Batam dan Indonesia,” pungkas orang nomor satu di Batam ini.

 

(Red/Lian)

Rusdianto Serahkan 2000 Paket Bantuan Bubu Alat Tangkap Kepiting untuk Nelayan Pulau Sumbawa

0
Keterangan Foto : Rusdianto Samawa Calon Legislatif DPR - RI PKB Daerah Pemilihan NTB I Pulau Sumbawa menyerahkan 2000 Paket Bantuan Bubu Alat Tangkap Kepiting untuk Nelayan Pulau Sumbawa.

Sumbawa – batamtimes.co – Ketua Umum Front Nelayan Indonesia, Rusdianto Samawa. Sekaligus Calon Legislatif DPR – RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan NTB I Pulau Sumbawa menyerahkan 2000 Paket Bantuan Bubu Alat Tangkap Kepiting untuk Nelayan Pulau Sumbawa.

Keterangan Foto : Rusdianto Samawa, Ketua Umum Front Nelayan Indonesia (FNI), Menulis dari Masjid Hu’u Pesisir Dompu – NTB

“Bantuan tersebut diserahkan dalam bentuk alat tangkap sebanyak 2000 paket lengkap.” Kata Kennedy akrab disapa Ken (11/08/2023)

Rusdianto yang juga Calon Legislatif DPR – RI Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daerah Pemilihan NTB I Pulau Sumbawa ini, terus berkomitmen perjuangkan nelayan. Terutama pesisir Sumbawa.

“Kami ucapkan terima kasih banyak atas bantuan organisasi Front Nelayan Indonesia (FNI). Kami paguyuban sebagai badan Otonom dibawahnya akan terus memberi manfaat kepada nelayan.” ungkap Ken

Kennedy sendiri merupakan Ketua Badan Otonom Paguyuban Nelayan Kepiting Pulau Sumbawa yang bergerak khusus pada sektor kepiting. Karena selama 2017-2023 ini, kepiting pulau Sumbawa terkirim ekspor dan domestik sejumlah 344ribu ton. Ini hasil yang sangat besar tapi tidak terasa.

“Tentu kami dibantu Pak Rusdianto ini, sangat tertolong. Apalagi beliau terus semangati kami masyarakat pesisir yang ada dibawah. Ya bisa dilihat komitmennya. Pulau Sumbawa saja terdapat 22 Paguyuban dibentuk oleh beliau. Tidak kita ragukan lagi.” Katanya

Nelayan Pulau Sumbawa memang harus komitmen perjuangkan Rusdianto dalam pemilihan legislatif 2024 mendatang. Masyarakat pesisir jangan ragu.

“Dari pada selama ikuti pemilu dari tahun ke tahun belum ada dewan.yang benar – benar fokus perhatikan nasib kami selain Pak Rusdianto.” Tutup Ken.

 

(Red/Jul)

UGM Minta RUU Pendidikan Kedokteran Hewan Segera Disahkan

0
Keterangan foto: Fakultas Kedokteran Hewan (FKH) saat menerima kunjungan DPR RI belum lama ini.

Jakarta – batamtimes.co – FAKULTAS Kedokteran Hewan (FKH) UGM mendesak DPR dan pemerintah segera mengesahkan Rancangan Undang-Undang Pendidikan Kedokteran Hewan (RUU PKH) menjadi Undang-undang.

Hal itu penting dilakukan untuk untuk menghadapi wabah penyakit menular pada hewan yang selama ini kerap terjadi.

“Kita inginnya segera ya, kalau bisa tahun ini tentu sangat membantu sekali bagi kita terutama dalam menata pendidikan kedokteran hewan dan membantu menghadapi wabah penyakit menular pada hewan di Indonesia,” kata Dekan FKH UGM Teguh Budipitojo Minggu 13 Agustus 2023.

Dirinya menjelaskan, dari data selama 25 tahun terakhir ada sekitar 12 wabah penyakit menular pada hewan. Wabah tersebut tak hanya berasal dari penyakit baru, tapi ada juga penyakit lama yang muncul kembali.

“Data ini berbeda jauh jika dibandingkan dengan pada masa penjajahan Belanda hingga zaman orde baru. Selama sekitar 118 tahun, hanya ada sekitar 7 wabah penyakit yang muncul,” ucapnya.

Dikatakan Teguh, dalam waktu yang pendek akhir-akhir ini berbagai macam penyakit muncul baik yang lama maupun yang baru.

“Sementara dalam waktu yang lama waktu itu hanya ada sedikit. Nah ini urgensi juga untuk segera disahkan RUU PKH,” ungkapnya.

Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) ini menambahkan, alasan lain yang menjadikan RUU PKH harus segera disahkan adalah terkait belum adanya peraturan perundangan yang menaungi pendidikan tinggi kedokteran hewan secara spesifik.

“Saat ini pendidikan tinggi kedokteran hewan masih mengikuti standar nasional pendidikan tinggi sesuai Permenristekdikti Nomor 44 Tahun 2015 sebagai penjabaran Undang-Undang Pendidikan Tinggi Nomor 12 Tahun 2012,” jelasnya.

“Padahal di kedokteran hewan itu kan sangat spesifik, nah itu belum tercover di situ. Misalnya saja regulasi terkait dengan jumlah mahasiswa yang dapat diterima oleh suatu perguruan tinggi kedokteran hewan, itu kan menyangkut berbagai macam infrastruktur yang dimiliki oleh perguruan tinggi itu sendiri. Selama ini baik perguruan tinggi yang sudah mapan maupun yang baru berkembang diperlakukan sama, tidak ada regulasi, terkait jumlah mahasiswa yang bisa dididik oleh perguruan tinggi, itu gak ada,” urainya.

Pria yang juga menjabat Ketua Asosiasi Fakultas Kedokteran Hewan Indonesia (AFKHI) itu

Ia mengaku, persoalan lain yang mendesak adalah terkait akreditasi. Selama ini akreditasi masih menginduk pada Lembaga Akreditasi Mandiri Perguruan Tinggi Kesehatan (LAM PTKes).

“Ujung pendidikan itu kan menghasilkan dokter hewan yang berkualitas. Untuk menghasilkan yang berkualitas itu lah maka standar khusus pendidikan kedokteran hewan itu harus ada, nah itu belum ada sampai saat ini, sehingga perlu ada satu badan yang menaungi, ada satu undang-undang yang mengatur hal ini,” terangnya.

Sementara itu, Plt Kepala Pusat PUU Bidang Ekuinbagkesra DPR RI Wiwin Sri Rahyani menyebut saat ini prosesnya masih dalam tahap penyiapan penyusunan RUU di Badan Keahlian DPR.

Setelah proses di internal Badan Keahlian DPR, kata Wiwin, baru dilaporkan ke alat kelengkapan DPR yang terkait, yakni di Komisi X. Setelah itu baru dilakukan tahapan pengharmonisasian di Badan Legislasi DPR.

“Kemudian baru nanti ditetapkan menjadi RUU usul dari DPR dan selanjutnya disampaikan ke presiden untuk dibahas bersama dengan pemerintah. Jadi memang prosesnya masih lumayan banyak yang harus dilalui,” bebernya.

 

(Red/Tanto )

Menteri Investasi RI Bahlil berkomitmen untuk mencari solusi terbaik dalam pengembangan Pulau Rempang

0
Keterangan Foto : Bersama Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Menteri Investasi Bahlil berkomitmen untuk mencari solusi terbaik dalam pengembangan Pulau Rempang.

Batam – batamtimes.co – Menteri Investasi sekaligus Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Republik Indonesia, Bahlil Lahadalia, berkesempatan untuk meninjau rencana pengembangan Pulau Rempang, Minggu (13/8/2023).

Tiba di Bandara Internasional Hang Nadim Batam sekitar pukul 10.05 WIB, Bahlil langsung bertolak ke Kantor Camat Galang.

Dalam kunjungannya, Bahlil juga menyempatkan waktu untuk berdialog dengan masyarakat setempat.

“Saya mengerti apa yang menjadi aspirasi masyarakat. Tapi saya mohon, masyarakat juga mengerti apa yang menjadi tujuan negara,” ujar Bahlil di hadapan masyarakat.

Bersama Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, Bahlil berkomitmen untuk mencari solusi terbaik dalam pengembangan Pulau Rempang ke depannya.

Mengingat, rencana strategis Rempang Eco-City merupakan salah satu perhatian serius pemerintah pusat.

Apalagi sejak kepulangan Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo, dari China, Sabtu (29/7/2023) lalu.

Pengembangan Pulau Rempang sebagai kawasan ekonomi baru atau The New Engine of Indonesian’s Economic Growth dengan konsep “Green and Sustainable City” semakin menjadi prioritas.

Hal tersebut menyusul komitmen investasi dari perusahaan China, Xinyi Internasional Investment Limited untuk berinvestasi di Indonesia.

“Insyaallah, kita cari solusi terbaik,” pungkasnya.

 

(Red/Adi)

Perkuat Hubungan Bilateral, Kepala BP Batam Badminton Bersama Menteri Singapura

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam Muhammad Rudi bersama dengan Menteri di Kantor Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Dr. Maliki Osman, menghabiskan waktu bersama dengan bermain olahraga Badminton,

Batam – batamtimes.co – Kepala Badan Pengusahaan Batam (BP Batam), Muhammad Rudi bersama dengan Menteri di Kantor Perdana Menteri Singapura sekaligus Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Dr. Maliki Osman, menghabiskan waktu bersama dengan bermain olahraga Badminton, pada Jum’at sore (11/8/2023).

Laga persahabatan ini merupakan undangan dari Menteri di Kantor Perdana Menteri Singapura dan Menteri Kedua Pendidikan dan Luar Negeri Singapura Dr. Maliki Osman, yang tengah berada di Batam.

Kedatangannya juga bersempena dengan perayaan Singapore National Day Parade (NDP) 2023 Perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Singapura ke-58 di Batam.

Mengenakan baju putih, Kepala BP Batam Muhammad Rudi bermain bersama Cahya Ketua Apindo Provinsi Kepri. Ganda putra dari Batam itu, melawan Dr. Maliki Osman yang bermain bersama dengan tim Singapura Albert.

Senyum sumringah tampak di wajah keduanya di lapangan Gor TM Badminton, sebagai simbol cerahnya hubungan kedua wilayah.

Singapura masih menduduki posisi tertinggi investasi terbesar di Batam dengan 446 proyek dan nilai investasi 124,8 Juta USD pada trimester pertama tahun 2023.

“Kita harus jaga hubungan baik. Singapura adalah investasi nomor satu di Batam, wajar bila beliau ke sini untuk melihat perkembangan Batam. Dan kita juga harus menjaga persahabatan baik ini.” Kata Kepala BP Batam Muhammad Rudi.

Dirinya juga berkomitmen untuk senantiasa memberikan kemudahan bagi investasi dan kenyamanan infrastruktur.

“Kami berkomitmen untuk terus memberikan kemudahan berinvestasi dan meningkatkan infrastruktur, agar investor kita nyaman bertandang ke Batam dan Pak Maliki juga senang untuk kembali ke sini.” Terang Muhammad Rudi sembari memberikan senyum.

Sementara itu, Dr. Maliki Osman menyampaikan apresiasinya kepada Kepala BP Batam atas keberhasilan Batam secara ekonomi dan infrastruktur.

“Saya datang ke Batam berkali-kali, setahun lalu saya ke sini dan kali ini saya datang banyak sekali perubahan. Saya lihat pengembangan Hang Nadim dan semua infrastruktur jalan sangatlah baik. Saya salut dengan kerja keras Bapak Rudi (Kepala BP Batam).” Tutur Maliki Osman.

“Saya juga sangat salut dengan respon Batam dalam menghadapi krisis covid yang lalu. Batam sangat berkembang. Dan saya melihat komitmen Pak Rudi. Saya sangat confident tahun depan Batam makin cemerlang.” Ungkap Dr. Maliki optimis.

Sebagaimana diketahui, ekonomi Kota Batam tumbuh 6,84 persen pada tahun 2022. Berdasarkan catatan Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Batam, pertumbuhan ini terus mengalami peningkatan sejak lima tahun terakhir.

Dirinya juga mengungkapkan bahwa hubungan baik telah tercipta dengan orang nomor satu di Batam ini.

Ia mengakui banyak hal yang senantiasa dapat didiskusikan bersama dengan Kepala BP Batam.

“Hubungan kami sangat dekat, tidak hanya dalam pekerjaan, tapi juga kami habiskan waktu untuk bersama sebagai partnership dan friendship. We always discuss the posibilities kerja sama kedua wilayah.” Kata Mr. Maliki Osman.

“Yakin, kekuatan hubungan Singapore-Batam akan semakin baik.” Pungkasnya sembari menepuk pundak Kepala BP Batam.

Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran dari Kementerian Luar Negeri Singapura, para Komjen dan delegasi, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol, Ariastuty Sirait; Direktur Badan Usaha Fasilitas dan Lingkungan, Binsar Oktavidwin Tambunan; serta dan para pejabat Eselon II dan III BP Batam.

(Red/Adi)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga