8.6 C
New York
Sunday, May 3, 2026
spot_img
Home Blog Page 394

Kasus konfirmasi Omicron di Indonesia telah mencapai 1.600 kasus

0

Jakarta –  Kasus konfirmasi Omicron di Indonesia telah mencapai 1.600 kasus. Jika dibandingkan dengan varian Delta, tingkat perawatan di rumah sakit (RS) dan tingkat kematian pasien Omicron relatif lebih rendah. Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin mengungkapkan, dari total kasus konfirmasi, sebanyak dua orang meninggal dunia dan sekitar 20 orang memerlukan perawatan RS dan oksigen.

Hal tersebut diungkapkan Menkes dalam keterangan persnya usai mengikuti Rapat Terbatas (Ratas) mengenai Evaluasi Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM), yang dipimpin oleh Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin, Senin (24/01/2022), secara virtual.

“Harus terus waspada dan hati-hati karena memang laju penularanya tinggi tapi tidak perlu panik karena memang hospitalisasi dan kematian yang rendah. Kita perlu yang kedua, memastikan bahwa protokol kesehatan tetap dijalankan, memakai masker, mencuci tangan, mengurangi kerumunan,” ujar Menkes.

Untuk mendorong peningkatan disiplin protokol kesehatan, pemerintah akan memublikasikan tingkat kepatuhan dalam penerapan protokol kesehatan melalui aplikasi PeduliLindungi.

“Tadi juga sudah diizinkan oleh Bapak Wakil Presiden di Ratas bahwa data PeduliLindungi yang akan mengukur kedisiplinan protokol kesehatan boleh dibuka di publik sehingga kita bisa melihat lokasi-lokasi mana yang disiplin sampai ke level titik lokasinya, kantornya, tokonya, dan mana yang disiplin. Sehingga masyarakat bisa bantu mengontrol penggunaan PeduliLindungi,” ujarnya.

Dari sisi surveilans, Menkes menekankan bahwa karena kasus konfirmasi Omicron semakin banyak maka tidak semua kasus akan dilakukan genome sequencingGenome sequencing akan lebih diarahkan untuk menganalisa pola penyebaran kasus Omicron.

“Kita akan menggunakan PCR yang jauh lebih cepat, PCR dengan SGTF (S-Gene Target Failure) yang bisa mendeteksi Omicron sudah kita distribusikan dan akan segera kita tambah untuk didistribusikan ke daerah-daerah,” imbuhnya.

Menkes pun meminta pemerintah daerah untuk tetap disiplin dalam melakukan pelacakan COVID-19 sesuai rasio yang ditetapkan.

“Kami harapkan disiplin untuk melakukan testing 1:1000 penduduk per minggu itu tetap dijalankan dan strategi isolasi di rumah maupun isolasi terpusat dan rumah sakit tetap kita jalankan sesuai dengan protokol yang ada,” ujarnya.

Menkes menambahkan, pihaknya juga telah menyediakan layanan telemedisin yang diperuntukkan bagi pasien COVID-19 yang sedang menjalankan isolasi mandiri atau isoman.

“Kami sudah melihat hasilnya baik,” imbuhnya.

Selanjutnya, Menkes juga menyampaikan bahwa pihaknya akan terus mempercepat program vaksinasi COVID-19 terutama bagi kelompok rentan.

“Vaksinasi diminta (Wapres) juga agar dipercepat, vaksinasi untuk lansia terutama yang sangat rawan untuk masuk rumah sakit dan wafat, juga untuk vaksinasi anak yang rawan sebagai sumber penularan karena mereka yang akan terkena. Kami juga tekankan bahwa karena paling banyak Omicron akan terjadi di DKI Jakarta dan Jabodetabek dalam 2-3 minggu ke depan kita akan mempercepat vaksinasi booster di sana,” ujarnya.

Terkait kesiapan fasilitas pelayanan kesehatan dalam menghadapi lonjakan kasus Omicron, Menkes menyampaikan bahwa pihaknya telah mengalokasikan sebanyak 80 ribu tempat tidur di RS untuk penanganan pasien COVID-19.

“Kita sudah siap sekarang 80 ribu bed, sudah terisi sekarang sekitar 5 ribu (tempat tidur), jadi masih ada room dan itu masih bisa dinaikkan kembali menjadi 150 ribu (tempat tidur). Oksigen, obat-obatan, dan tenaga kesehatan juga kami sudah siapkan. Mudah-mudahan ini tidak dibutuhkan karena memang kami berharap yang masuk ke rumah sakit akan jauh lebih rendah,” tandasnya.

(red/setkab)

Denpomal TNI-AL Gelar Operasi Gaktib Disiplin Prajurit

0
Denpomal TNI-AL glar operasi gaktib disiplin Prajurit dan PNS di depan pintu masuk gerbang pos penjagaan Mako Lanal, Senin (24/01/2022)./Foto : Penlanal Ranai.

Batamtimes.co – Natuna – Detasemen Polisi Militer Pangkalan TNI Angkatan Laut (Denpomal Lanal) Ranai menggelar operasi Penegakan dan Ketertiban (Gaktib) tahun 2022 bagi prajurit dan PNS.

Kunjungi Sumsel, Presiden Akan Melakukan Peletakan Batu Pertama Proyek Hilirisasi Batu Bara

0
Kunjungi Sumsel, Presiden akan melakukan peletakan Batu pertama proyek Hilirisasi Batu bara, Senin (24/01/2022) Foto : Laily Rachev.

Jakarta – Batamtimes.coPresiden Joko Widodo melakukan kunjungan kerja ke Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) pada Senin, 24 Januari 2022.

Dari Pangkalan TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, Presiden dan rombongan lepas landas menggunakan Pesawat Kepresidenan Indonesia -1 sekitar pukul 07.20 WIB.

Akibat pandemi Covid-19 Genting Hong Kong tengah menuju kebangkrutan

0

Jakarta– Genting Hong Kong, yang merupakan pengembangan dari Genting yang bermula di Malaysia dan didirikan Kok Thay, tengah menuju kebangkrutan bak kapal karam.

Genting Hong Kong didirikan pada 1993, berawal dari pembelian kapal-kapal bekas dan pada pengujung dekade 1990-an, krisis ekonomi Asia justru menjadi berkah bagi Kok Thay untuk membeli deretan kapal baru.

Namun, ketika pandemi Covid-19 memaksa perusahaan pelayaran menghentikan operasinya, taruhan jangka panjang Kok Thay pada industri ini mulai terurai akibat orderan yang anjlok, tulis Bloomberg pada Minggu (23/01/2022).

Berikutnya, pekan lalu, Genting Hong Kong, yang 76% sahamnya dimiliki oleh Kok Thay, mengajukan petisinya di Bermuda untuk membubarkan perusahaan dan menunjuk likuidator sementara.

Uang tunainya diperkirakan bakal habis sekitar akhir bulan ini dan ia tidak memiliki akses ke pendanaan lebih lanjut. Perusahaan “menghabiskan semua upaya yang wajar” untuk bernegosiasi dengan kreditur dan pemangku kepentingan, kata manajemen Genting Hong Kong dalam sebuah pernyataan kepada bursa Hong Kong.

Saham Genting Hong Kong jatuh lebih dari 60% dari tertinggi November sebelum ditangguhkan pada 18 Januari.

Peninsula Petroleum Far East Pte. mengajukan gugatan di AS berusaha untuk mengganti US$4,6 juta total biaya yang belum dibayar untuk bahan bakar bungker yang telah dikirimkan ke tiga kapal Genting sejak 2017.

Crystal Symphony, kapal pesiar mewah yang dioperasikan Genting Hong Kong, akan disita jika berlabuh di Miami sesuai jadwal, menurut J. Stephen Simms, pengacara utama yang mewakili Peninsula Petroleum Far East yang mengatakan bahwa dia telah diberi tahu tentang rencana tersebut.

Data pelacakan menunjukkan kapal itu berlabuh di Bahama pada Sabtu malam, di mana surat perintah penangkapan AS tidak dapat dieksekusi. Pemesanan masih tersedia di situs web Genting Hong Kong untuk pelayaran ke mana pun dari Hong Kong dan Singapura.

Pelayaran Dream Cruises yang sudah dijadwalkan akan dilanjutkan, menurut perwakilan perusahaan.

Meski Genting Hong Kong ambruk, para analis menyebutkan bahwa hal itu kurang berdampak kepada bisnis Genting di Singapura dan Malaysia.

(red/bisnis.com)

Penamaan Kepulauan Ekonomi Biru Natuna Navigasi Indonesia di Sidang PBB: Upaya Meneguhkan Kedaulatan

0

Penulis: Rusdianto Samawa, Front Nelayan Indonesia (FNI)

__________________

Sidang Majelis Umum PBB mengesahkan secara konsensus resolusi tentang kerja sama antar negara dalam melindungi pelaut (seafarers) pada 1 Desember 2020 lalu. Resolusi yang digagas Indonesia tersebut, mendapat dukungan co-sponsor dari lebih 70 negara dan merupakan resolusi Majelis Umum PBB pertama terkait pelaut dan pengelolaan arus barang secara global (global supply chain). Hal itu merupakan terobosan penting dalam mendorong perhatian dunia terhadap isu-isu keselamatan pelaut, ABK dan alur supply barang di lingkup maritim, khususnya menyangkut perlindungan pelaut.

Para pelaut di seluruh dunia disebut menghadapi tantangan berat di masa pandemi, di mana restriksi yang ada membuat pergantian awak dan pemulangan pelaut menjadi sulit. Kapal – kapal yang pekerjakan Anak Buah Kapal (ABK), baik domestik dalam negeri maupun luar negeri (Kapal Ikan Asing) sangat sering terjadi kasus eksploitasi terhadap pekerjanya ABK. Memang sangat sering terjadi eksploitasi Anak Buah Kapal: human trafficking, perbudakan dan pelecehan seksual. Negara pun jarang hadir saat terjadi masalah – masalah tersebut. Lebih jauh, belum ada mitigasi (antisipasi) yang baik terhadap perlakuan tidak layak terhadap ABK.

Resolusi Pelaut Indonesia

Regulasi negara untuk melindungi profesi ABK yang rentan eksploitasi. Bahkan, hal ini dianggap seperti biasa Padahal di berbagai negara, kejahatan terhadap ABK selalu terjadi. Parahnya lagi, Indonesia termasuk negara yang parah kondisi ABK-nya. Padahal, perikanan salah satu sektor penting. Output yang dihasilkan sektor perikanan cukup besar untuk memenuhi gizi dan protein, khususnya penduduk Indonesia dan masyarakat dunia pada umumnya.

Harapan pemerintah terhadap upaya resolusi MU PBB tersebut, diharapkan menjadi pendorong kerja sama internasional dalam memfasilitasi pergantian awak kapal, yang merupakan faktor penting dalam pengelolaan arus barang secara global. Adopsi resolusi tersebut secara konsensus tidak terlepas dari dukungan dan kerja sama negara anggota PBB serta organisasi internasional seperti IMO, ILO dan UNCTAD.

Pada 2016, International Organization for Migration (IMO) bekerjasama dengan Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) dan Conventry University mengeluarkan laporan berjudul Report on Human Trafficking, Forced Labour and Fisheries Crime in the Indonesian Fishing Industry. Namun, hasil kerjasama ini tidak kelihatan data faktualnya tentang orientasi, sebab akibat, dan jumlah pasti keberadaan perusahaan perikanan.

Data KKP hingga sekarang, masih memakai data tahun 2011 jumlah tenaga kerja perikanan dan ABK yang bergerak di sektor perikanan tangkap, budidaya, dan pengolah hasil pemasaran sebanyak 11.972.520 orang. Namun jumlah itu, masih belum memadai. Kelemahan data tersebut, Karena kualitas dan kuantitas SDM di sektor kelautan dan perikanan masih lemah.

Saat ini pun, antara jumlah armada kapal ikan nasional dan luar negeri tidak terdata dengan baik berapa sebenarnya jumlah ABK dan pekerja industri perikanan. Sehingga ketika terjadi masalah human trafficking (perdagangan manusia), perbudakan dan pelecehan seksual dalam sektor perikanan, pemerintah sering abai. Karena data faktual tidak dimiliki.

Salah satu inti resolusi dari aturan dan protokol IMO tentang Pergantian Awak Kapal pada pelayaran internasional, yang mendorong negara anggota untuk membuka akses pergantian awak kapal dan repatriasi pelaut. Karena itu, bentuk bukti nyata komitmen komunitas internasional dalam mengatur arus barang global dan keselamatan pelaut. Sebagai salah satu negara penyumbang pelaut terbesar di dunia adalah Indonesia.

Kompas (2020) merilis hasil kajian International Organization for Migration (IMO) dan Conventry University yang mengeluarkan laporan berjudul Report on Human Trafficking, Forced Labour and Fisheries Crime in the Indonesian Fishing Industry, terbagi menjadi dua konteks yakni; pertama, mencakup perdagangan manusia (nelayan, ABK dan pekerja migran) untuk keperluan eksploitasi tenaga kerja di laut dan operasi darat.

Aktivitas yang berbasis di laut termasuk penangkapan ikan di kapal, pembudidayaan ikan di instalasi tengah laut, serta mengambil sumber daya laut dari perahu atau kapal. Sementara itu, aktivitas yang berbasis di darat antara lain bengkel kapal, bekerja di pelabuhan (reparasi jaring ikan, memilih ikan atau hewan laut), serta pembudidayaan hewan laut di daratan. Kedua, mencakup perdagangan manusia, khususnya wanita dan anak-anak, untuk kepentingan eksploitasi seksual bagi nelayan atau pelaut.

Data KKP yang bersumber dari survei BPS tahun 2018 – 2019 bahwa Indonesia terdapat 12 juta pekerja yang harus dipenuhi haknya sesuai UUD 1945 Pasal 27 ayat 2, Pasal 28D ayat 2, dan Pasal 28E ayat 1. Jumlah ini, ada peningkatan dibanding tahun 2011 lalu. Tetapi, perlu diketahui dalam konstitusi; UUD 1945 dan Pancasila, bahwa tiap-tiap warga negara (ABK dan Pekerja Industri) berhak atas pekerjaan dan penghidupan yang layak, memilih pekerjaan, dan terbebas dari ancaman eksploitasi; human trafficking, perbudakan dan pelecehan seksual yang menjadi hak asasinya.

Para ABK dan pekerja industri perikanan hingga saat ini masih berada di bawah sistem kerja outsourcing, beban dan jam kerja yang panjang capai 10 jam per hari tanpa upaya yang layak, tidak dilindungi asuransi, intimidasi, dan pemecatan sepihak. Dari hasil riset Front Nelayan Indonesia (FNI) 2021 dalam masa pandemi covid, pekerja perikanan mendapatkan upah rata – rata mulai dari Rp30.000 – Rp150.000 per hari untuk kapal domestik dan rerata Rp200.000 – Rp250.000 per hari untuk kapal ikan asing (KIA). Jika dibandingkan dengan beban dan resiko kerja yang mereka alami, upah tersebut tergolong sangat rendah dan pelanggaran hak asasi pekerja.

Kementerian Luar Negeri (Kemlu) merilis data tahun 2021 mencatat, bahwa pada 2018 kasus ABK Indonesia di kapal perikanan berbendera asing jumlahnya 1.079 kasus. Pada 2019 capai 1.095 dan tahun 2020 total kasus ada 1.451 laporan kasus. Jumlah kasus tersebut meningkat dalam dua tahun terakhir. Rincian dari 1.451 kasus ABK, 1.211 kasus di antaranya repatriasi, masalah gaji (465 kasus), kekerasan (156 kasus), kematian (70 kasus), TIP (26 kasus), dan lainnya (104 kasus).

Penamaan Kepulauan Indonesia

Indonesia merupakan negara kepulauan terbesar di dunia, dengan total luas 8,3 juta km persegi, 17.504 pulau, dan 108.000km panjang garis pantai. Dengan kondisi geografis yang luas tersebut tentunya juga menghadirkan banyak potensi sumber daya yang bisa digali dan perlu untuk dijaga kedaulatannya.

Beberapa waktu lalu, sejak tahun 2017, Delegasi Republik Indonesia (Delri) telah berusaha maksimal mendaftarkan 2.590 nama pulau ke UNGEGN (United Nations Group of Experts on Geographical Names) dalam pertemuan ke-30 UNGEGN dan konferensi ke-11 tahun UNCSGN (United Nations Conference on Standardization of Geographical Names) di Markas Besar PBB, New York pada tanggal 7-18 Agustus 2017. Dengan demikian, secara resmi negara berhak memetakkan pulau yang berisi informasi (nama, koordinat dan lokasi) atas berbagai pulau yang telah dibakukan namanya di PBB hingga Juli 2017, yaitu sebanyak 16.056 pulau.

Jumlah Pulau di Indonesia (termasuk pulau besar dan pulau kecil) yang tertera pada Undang-Undang No. 6 Tahun 1996 tentang Perairan Indonesia adalah 17.508 Pulau, namun adanya masalah effective occupation pada 4 Pulau yaitu Pulau Sipadan, Pulau Ligitan, Pulau Yako dan Pulau Kambing menyebabkan lepasnya kedaulatan terhadap Pulau tersebut. Untuk menghindari hal tersebut terulang kembali maka Pemerintah Republik Indonesia melakukan banyak tindakan dan kegiatan di wilayah perbatasan khususnya di Pulau-pulau Kecil dan Pulau-pulau Kecil Terluar.

Masih ada 1.448 pulau yang memerlukan proses validasi dan verifikasi dimasa mendatang. Dengan perubahan cuaca dan berbagai anomali alam, telah terjadi munculnya sejumlah pulau dan hilangnya pulau karena abrasi dan reklamasi. Karena itu, verifikasi pulau dan penamaan pulau terus dilakukan guna mendapat kepastian geografi Indonesia yang terdapat dalam peta dunia. Indonesia mempunyai 111 Pulau-Pulau Kecil Terluar yang telah ditetapkan dalam Kepres 6/2017 tentang Penetapan Pulau-Pulau Kecil Terluar

Pada tahun 2019 lalu, pemerintah mengajukan dua area ke PBB, yaitu segmen di utara Papua pada tahun 2019 dan segmen barat daya Sumatera pada tanggal 28 Desember 2020. Sampai saat ini, total area yurisdiksi landas kontinen yang telah diklaim Indonesia kepada PBB adalah seluas 407.966,6 km2. Indonesia kedepankan kepentingan nasional melalui diplomasi maritim di tingkat multilateral dalam pertahankan dan penambahan wilayah dasar laut Indonesia.

Dokumen tersebut meliputi aspek geografis, uji geologi, data, dan metode serta hasil survey di wilayah terkait. Selanjutnya, Badan PBB untuk Batas Landas Kontinen Commission on the Limits of Continental Shelf (CLCS) belum mengambil keputusan berdasarkan data dan argumen yang di sampaikan Pemerintah. Apabila disetujui, maka menambah wilayah dasar laut Indonesia seluas 211,397.7 km2 atau seluas lebih dari 1.5 kali Pulau Jawa dan memberikan keuntungan yang signifikan bagi Indonesia di bidang ekonomi, penelitian, perhubungan, dan bidang-bidang terkait lainnya.

Sangat penting, bagi Indonesia sebagai negara maritim yang mendaftarkan seluruh kenamaan pulau di PBB bagi negara anggota. Tujuannya, menjaga standar penamaan pulau agar satu pulau tidak memiliki nama yang berbeda-beda sehingga memudahkan warga negara mengenal pulau diseluruh Indonesia. Namun masalahnya, penamaan pulau tidak serta merta diakui PBB karena pendaftaran nama pulau bukan berarti pengakuan kedaulatan PBB terhadap suatu pulau.

Posisi PBB, khususnya UNGEGN sudah jelas, yaitu hanya menetapkan standarisasi penamaan dan tidak memberikan suatu pengakuan kedaulatan atau pengakuan apa pun tentang status hukum suatu pulau tentang jenis, unsur, posisi, lokasi dan nama pulau. Hal ini, pertegas otoritas penamaan pulau secara baku sehingga geografis nasional.

Pengajuan perluasan landas kontinen ini merupakan yang ketiga kalinya dilakukan oleh Indonesia. Sebelumnya pada tahun 2008 untuk wilayah sebelah barat Pulau Sumatera, dan tahun 2019 untuk wilayah sebelah utara Papua. CLCS telah menyetujui pengajuan Indonesia di sebelah barat Pulau Sumatera pada tahun 2011, sehingga Indonesia mendapatkan tambahan area landas kontinen seluas kurang lebih 4,209 km2.

Hal ini, bertujuan untuk wujudkan kedaulatan negara sebagai poros maritim dunia sehingga dapat menopang pilar – pilar kedaulatan, yakni; memastikan integritas wilayah dan memperluas wilayah yurisdiksi; menjaga pertahanan dan keamanan; memastikan keselamatan; mengelola sumber daya terlaksana dengan bertanggung jawab; serta memproyeksikan kepentingan nasional melalui leadership di dunia internasional sehingga perlu perkuat kemampuan data. Indonesia harus mampu menjadi rujukan solusi atas berbagai permasalahan kemaritiman global.

Ekonomi Biru Indonesia

Pasca diselenggarakannya Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Indian Ocean Rim Association (IORA) di Jakarta tahun 2020, pemerintah Indonesia berupaya menindaklanjuti dengan langkah yang lebih nyata dari KTT IORA dengan menyelenggarakan pertemuan tingkat menteri ke-2 negara-negara anggota IORA tentang konsep ekonomi biru (blue economy) dan perlindungan pelaut. Hal itu dilaksanakan, saat perundingan pembentukan norma internasional terkait keanekaragaman hayati diluar area 200 mil laut di Markas Besar PBB New York beberapa tahun lalu, tepatnya dimulai pada tanggal 28-29 Maret 2017 hingga sekarang ini.

Bagi Indonesia, komitmen menggalang dukungan global dalam manfaatkan potensi kelautan dengan pendekatan keberlanjutan sebagai inti dari konsep ekonomi biru. Sesuai hasil konferensi PBB untuk Pengembangan Berkelanjutan (United Nations Conference on Sustainable Development) di Rio de Janerio pada Juni 2012 lalu, bahwa banyak negara kepulauan dan negara pulau yang gantungkan hidup pada sumberdaya laut dan perikanan.

Saat ini, Indonesia mengalami permasalahan sama, yaitu kenaikan air laut karena pemanasan global, peningkatan kadar asam air laut dan sampah plastik laut. Masalah tersebut, pekerjaan paling lama dan tidak akan menemukan solusi dalam jangka pendek. Sudah pasti sangat lama. Maka, harus ditangani. Karena, ratusan juta penduduk bergantung pada laut untuk mata pencaharian dan ketahanan pangan. Karena itu pendekatan pemanfaatan yang berkelanjutan sangat dibutuhkan karena laut yang sehat memiliki potensi ekonomi sebesar US$ 24 triliun.

Selain menggalang dukungan untuk pengembangan ekonomi biru. Indonesia dituntut memiliki tindakan konkrit untuk mengatasi persoalan kerusakan laut sehingga bisa menuntaskan isu-isu kelautan global. Pengelolaan sumber daya hayati (ikan dan sumber daya genetik lainnya) di laut bebas (high seas) sangat penting. Apalagi, sumber daya migas dan mineral di kawasan dasar laut internasional yang berada di bawah mandat otoritas dasar laut Internasional. Laut bebas ini melingkupi 74% dari luas perairan bumi dan lebih dari 90% masih belum terjelajahi.

Pemerintah harus memiliki peran aktif dalam menyusun instrumen keanekaragaman hayati di luar yurisdiksi nasional dan penyusunan regulasi nasional terkait partisipasi aktif Indonesia di kawasan dasar laut internasional. Indonesia harus menjadi contoh pengelolaan maritim diskala regional dan global. Tentu, agenda utamanya membangun kolaborasi; adaptasi dan mitigasi perubahan iklim, pembangunan ekonomi biru, penanggulangan sampah plastik di laut, serta tata kelola laut yang baik.

Laut merupakan salah satu bagian bumi yang terdampak paling besar dalam perubahan iklim, namun isu ini tidak banyak disinggung bahkan dalam Perjanjian Paris hanya memuat satu kata tentang laut yaitu “oceans” di bagian preambule saja. Perjanjian Paris merupakan kesepakatan negara-negara anggota Konvensi Kerangka Kerja PBB untuk perubahan iklim (UNFCCC). Namun, tidak memiliki cakupan masalah laut dalam batang tubuhnya. Kekurangan ini telah menjadi keprihatinan negara-negara kepulauan dan negara pulau kecil dari sisi hukum internasional.

Indonesia telah memiliki dokumen NDC (Nationally Determined Contribution) tentang kelautan. Namun, upaya Indonesia tidak akan cukup apabila tidak ada upaya regional dan global karena pada dasarnya, samudera dan laut di planet bumi satu kesatuan. Dengan kondisi tersebut, Indonesia perlu mitigasi masalah kelautan menjadi bagian utama instrumen hukum internasional dibidang perubahan iklim.

Rujukan Nasional Data Kewilayahan Republik Indonesia yaitu; Luas perairan pedalaman dan perairan kepulauan Indonesia adalah 3.110.000 km2;
Luas laut teritorial Indonesia adalah 290.000 km2; Luas zona tambahan Indonesia adalah 270.000 km2; Luas zona ekonomi eksklusif Indonesia adalah 3.000.000 km2; Luas landas kontinen Indonesia adalah 2.800.000 km2; Luas total perairan Indonesia adalah 6.400.000 km2; Luas NKRI (darat + perairan) adalah 8.300.000 km2; Panjang garis pantai Indonesia adalah 108.000 km; Jumlah pulau di Indonesia kurang lebih 17.504, dan yang sudah dibakukan dan disubmisi ke PBB adalah sejumlah 16.056 pulau.

Masih banyak yang belum menyadari pentingnya peta kelautan Indonesia. Karena selama ini, Indonesia belum memiliki data yang lengkap mengenai pemetaan laut sehingga muda diklaim negara lain karena tidak memiliki data peta laut. Padahal data akurat merupakan super power bagi Indonesia untuk kedaulatan negara. Maka, perlu dilakukan pemetaan yang detail seputar pulau dan perkuat aparat penegak hukum di laut.

Natuna: Traffic Separation Scheme (TSS) Navigasi Indonesia

Kampanye perang di wilayah Natuna, membuat China kekeh kekal sikapnya mengklaim wilayah yurisdiksi Indonesia di Natuna Selatan dan Utara. Kini, beberapa kelompok negara adidaya seperti Amerika Serikat agresif merespon upaya gertakan perang Pacifik. Bahkan, di iringi tindakan patroli dan pengiriman armada perang disekitar Natuna Utara dan Selatan.

Pertanyaannya, Indonesia berada dimana? apakah akan menjadi panitia perang Pasifik? atau memilih diplomasi keduanya: Amerika Serikat cs versus China cs. Maka, perlu dilakukan Indonesia sekarang, penguatan pengawasan keamanan maritim terpadu di Natuna Utara dan Selatan. Karena, Natuna merupakan Navigasi Indonesia. Hal ini, salah satu upaya penting Indonesia dalam rangka meningkatkan keselamatan arus ekonomi dan navigasi di perairan Indonesia sendiri. Tentu, lebih jauh, pada 1 Juli 2020, Indonesia telah menetapkan Skema Pemisahan Lalu Lintas Kapal (Traffic Separation Scheme – TSS) di jalur pelayaran Internasional di perairan Indonesia, khususnya di selat Sunda dan Selat Lombok.

Penetapan Traffic Separation Scheme (TSS) dilakukan untuk menjaga keselamatan navigasi kapal yang melalui selat‐selat penting Indonesia dan kepentingan pengawasan maritim kapal asing yang melalui Indonesia. Dengan menetapkan Traffic Separation Scheme (TSS), setiap kapal yang melewatinya wajib melaporkan diri sehingga pemerintah bisa mengetahui dan memantau kapal‐kapal yang melalui daerah strategis tersebut, baik kapal niaga hingga kapal militer.

Selain menjaga keselamatan navigasi di perairan Indonesia. Tentunya melindungi hak dan keselamatan para pelaut, baik yang bekerja di kapal berbendera Indonesia, maupun yang di kapal asing. Berbagai upaya telah dilakukan pemerintah Indonesia untuk memastikan keselamatan para pelaut dan awak kapal Indonesia. Salah satu di antaranya adalah pembukaan jalur publik untuk melaporkan kasus‐kasus yang terjadi.

Pertemuan Tingkat Pejabat Tinggi dan Tingkat Menteri pada tahun 2018-2020 dan Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) pertama dari AIS Forum akhir 2021 lalu, pertegas komitmen bersama negara-negara anggota PBB untuk mengatasi tantangan yang dihadapi oleh negara pulau dan kepulauan.

Dinamika Natuna Utara dan Selatan sangat dinamis. Majelis Umum PBB meminta China kedepankan perdamaian, tidak asal mengklaim kedaulatan negara lain. Apalagi, Filipina sudah peringatkan China agar tidak klaimnya sembarangan atas kedaulatannya. Begitu pun Jepang, Taiwan, Korea Selatan dan Thailand menunjukkan sikap menekan keras atas wilayah yang disengketakan oleh China yang mengakui wilayah sebagai Laut Cina Selatan.

Filipina, Jepang, Taiwan, Thailand dan Korea Selatan mengajukan mosi ke DK PBB untuk menambah senjata dan ajukan klaimnya atas wilayahnya masing-masing diseputar kepulauan yang diklaim China. Terutama, Filipina sudah ajukan sengketa untuk Kepulauan Spratly ke pengadilan PBB. Sementara, Tiongkok klaim kedaulatan atas Spratly dan perairan sekitarnya. Tapi Filipina dan Vietnam, serta beberapa negara lain, turut mengklaim wilayah yang berpotensi kaya mineral tersebut. Konfrontasi yang melibatkan kapal-kapal patroli Tiongkok telah memicu kekhawatiran internasional.

Sementara, posisi Indonesia masih sibuk merebut kembali menjadi Anggota Tidak Tetap Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) setelah Presiden Majelis Umum PBB Miroslav Lajcak mengumumkan hasil pemungutan suara yang berlangsung secara rahasia. Indonesia meraih 144 dukungan dari 190 negara yang memberikan suara di sidang plenary di New York tersebut, mengungguli Maladewa yang mendapatkan 46 dukungan.

Kali keempat Indonesia menduduki kursi anggota tidak tetap DK PBB sebagai representasi dari grup Asia Pasifik. Sebelumnya, Indonesia pernah mencapai hal yang sama pada tahun 1973-1974, 1995-1996, dan 2007-2008. Capaian Indonesia, merupakan bentuk diplomasi untuk jembatan perdamaian dunia. Indonesia masih bangga, menduduki satu dari sepuluh kursi anggota tidak tetap DK PBB.

Namun, persoalan nasional dalam negeri Indonesia tak kunjung membaik; kemiskinan bertambah, nasionalisme memudar, ekonomi mundur, alutsista angkatan perang minus, sumberdaya alam kian terketuk, hutang bertambah ribuan triliun, konflik vertikal horisontal antar generasi kian mencuat dan Natuna kian memanas persiapkan diri masing – masing negara menghadapi perang.

Lalu, Indonesia dapat apa masuk DK PBB. Hanya dapat kursi. Sementara, perlawanan terhadap negara – negara adidaya seperti China yang mengklaim sebagian wilayah laut Indonesia, tak mampu konfrontasi. Ya, indikator berdaulatnya Indonesia, bukan berada pada kursi PBB yang di dapatkan. Bukan suatu kebanggaan. Karena Indonesia tetap di jajah oleh negara lain, melalui skema investasi ekonomi: startup, infrastruktur, konflik atas nama narasi agama dan lainnya.

Mestinya, jawaban Indonesia kepada dunia yakni menunjukkan kedaulatan dan peran keras pada dunia internasional bahwa Indonesia negara merdeka, tak ada tempat bagi negara lain yang ingin menganggu atau mencaplok kedaulatan Indonesia. Walaupun, dalam politik bebas aktif untuk menjaga ketertiban dan perdamaian dunia. Tetapi, konteks kedaulatan, Indonesia harus bersikap keras terhadap asing yang ingin menguasai wilayah Indonesia.(*)

Klinik Pajak Vokasi UI Gandeng 3 Kantor Konsultan Pajak, beri Konsultasi Gratis

0

Jakarta – Program Studi (Prodi) Administrasi Perpajakan, Program Pendidikan Vokasi, Universitas Indonesia (UI) meresmikan Klinik Pajak, pada Rabu, 19 Januari 2022. Klinik Pajak ini merupakan salah satu program unggulan dari dana kompetisi Kampus Vokasi (Competitive Fund Vokasi) melalui program hibah Pengembangan Program Sarjana Terapan Berbasis Industri, Direktorat Pendidikan Tinggi Vokasi dan Profesi, Direktorat Jenderal Pendidikan Vokasi, Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi RI.

Klinik Pajak dibentuk dengan konsep teaching factory sebagai penerapan sistem prosedur kerja yang dilakukan oleh industri konsultan pajak dalam memberikan jasa perpajakan kepada klien atau para Wajib Pajak. Vokasi UI menggandeng tiga mitra industri dari kantor konsultan pajak dalam proyek ini, yakni MUC Consulting, Observation and Research of Taxation (Ortax), dan Danny Darussalam Tax Center (DDTC). Peresmian Klinik Pajak dilakukan oleh Direktur Vokasi UI, Prof. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, Director of Tax Compliance MUC Consulting Sigit Wibowo, S.E., Tax Specialist Ortax Bambang Setiawan, S.Si., dan Partner of Tax Research & Training Services DDTC B. Bawono Kristiaji.

Sejak 2013, kata Prof. Sigit Pranowo Hadiwardoyo, Prodi Administrasi Perpajakan secara konsisten telah memberikan pelayanan bebas biaya berupa konsultasi asistensi pengisian SPT Tahunan Orang Pribadi, baik di lingkungan Universitas Indonesia maupun di berbagai perusahaan mitra. “Sebelumnya, konsultasi pajak dilakukan dalam bentuk pengabdian masyarakat dan telah menjadi program yang dinanti-nanti masyarakat,” katanya.

“Dengan adanya klinik pajak ini, diharapkan para relawan pajak dapat memiliki wadah untuk memberikan pelayanan yang lebih luas,” ujar Sigit. Ia juga mengapresiasi kontribusi dari para mitra dalam proses pembentukan Klinik Pajak tersebut dan dalam proses pembelajaran di Vokasi UI. “Semoga kolaborasi ini dapat terus berlanjut, karena kurikulum Vokasi didominasi praktikum, Vokasi UI sangat membutuhkan link and match dengan industri,” katanya.

Ketua Program Studi Administrasi Perpajakan Vokasi UI, Arie Widodo, M.S.M., mengatakan Klinik Pajak ini juga berfungsi sebagai teaching factory, di mana konsep pembelajaran dalam keadaan di industri untuk menjembatani kompetensi pengetahuan dan keterampilan yang diberikan kampus dan kebutuhan industri bagi para mahasiswa. “Konsep ini juga akan memberikan pengalaman dan tantangan kepada para mahasiswa untuk menemukan solusi atas masalah yang dihadapi para klien agar dapat memiliki kompetensi di bidangnya guna memenuhi kebutuhan industri setelah lulus dari Vokasi UI,” katanya.

Klinik Pajak sebagai teaching factory telah diterapkan juga dibeberapa negara sebagai bagian dari Tri Dharma Perguruan Tinggi, seperti di Amerika, Federal Tax Clinic, Harvard Law School, dan Australia di Melbourne Law School Tax Clinic, University of Melbourne, dan berbagai negara lainnya, sehingga kami yakin Klinik Pajak Vokasi UI juga dapat berkembang dengan baik,” ujar Arie Widodo.

Menurutnya, layanan yang diberikan antara lain perhitungan, penyetoran dan pelaporan pajak bulanan (SPT Masa), perhitungan, penyetoran dan pelaporan pajak Tahunan (SPT Tahunan) baik Orang Pribadi maupun Badan, pendampingan pemeriksaan, keberatan dan banding, pendampingan SP2DK, pembuatan SOP Perpajakan, tax review, tax planning, Program Pengungkapan Sukarela (PPS), pembuatan laporan keuangan, dan lainnya.

Selama kondisi pandemi Covid-19, layanan konsultasi secara daring tetap diberikan oleh para relawan pajak dengan berbagai masalah jenis pajak yang dihadapi oleh Wajib Pajak di seluruh Indonesia. Selain itu, klinik pajak juga membuka layanan konsultasi tatap muka di Program Pendidikan Vokasi Universitas Indonesia bagi seluruh Wajib Pajak mulai awal Februari 2022. “Bagi Wajib Pajak Badan dan Orang Pribadi yang berkeinginan untuk berkonsultasi dapat menghubungi Klinik Pajak via email: klinikpajak@vokasi.ui.ac.id,” kata Dodo.

Kebakaran Hebat Lumat Toko Plastik di Pakem

0
Sembilan  unit mobil pemadam kebakaran atau Damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di toko plastik di Dusun Pakem Tegal, Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta sekira pukul 06:25 WIB.

Yogyakarta – Sembilan  unit mobil pemadam kebakaran atau Damkar dikerahkan untuk memadamkan kobaran api di toko plastik di Dusun Pakem Tegal, Purwobinangun, Pakem, Sleman, DI Yogyakarta sekira pukul 06:25 WIB.

Kapolsek Pakem Kompol Nuning Sukarminingsih mengatakan, kejadian kebakaran bermula saat istri korban melihat percikan api dari freezer kulkas di toko plastik yang terletak di pinggir jalan Cangkringan, nomor 1 tersebut.

“Saat ini api sudah berhasil dipadamkan setelah 9 unit mobil pemadam kebarakan datang ke lokasi. Sekitar pukul 09:00 WIB api berhasil dipadamkan. Sekarang tinggal proses pendinginan puing-puingnya saja,” ujarnya kepada wartawan, Minggu 23 Januari 2022.

Menurut Nuning, istri pemilik toko plastik bernama Asmanto (62) yang mengetahui pertama kali kebakaran itu langsung berlari untuk memberitahu kepada suaminya.

“Namun, besarnya api dan barang yang mudah terbakar dilokasi membuat kobaran api terus membesar,” jelasnya.

Sekitar pukul 07:15 mobil pemadam kebakaran sudah datang ke lokasi. Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa kebakaran tesebut.

“Tidak ada korban jiwa. Hanya kerugian materiil saja. Dugaan sementara kebakaran dipicu korsleting listrik,” pungkas Nuning.

 

(red/Tanto)

Sekda Kota Batam Jefridin resmi membuka ASPPI Kepri

0

Batam- Fun Bike ASPPI (Asosiasi Pelaku Pariwisata Indonesia) Kepri resmi dibuka oleh Sekretaris Daerah (Sekda) Kota Batam, Jefridin, bertempat di Hutan Wisata Mata Kucing, Sabtu (22/1/2022). Sebagai informasi kegiatan Fun Bike Asppi ini disejalankan dengan peringatan Hari Bersepeda Kota Batam yang jatuh pada 20 Januari.

Jefridin mengatakan, Pemerintah Kota (Pemko) Batam menyambut baik kegiatan kepariwisataan yang dilaksanakan oleh Asppi. Menurutnya pandemi Covid-19 sekarang ini, kegiatan bersepeda sangat baik untuk meningkatkan imun tubuh masyarakat.

“Saya atas nama Pemko Batam menyambut baik kegiatan ini olahraga di luar ruangan seperti berada di hutan lindung yang segar dan menyehatkan,” katanya.

Dalam kegiatan tersebut Jefridin juga mengikuti funbike sebagai gaya hidup sehat yang sudah lama dijalaninya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata (Disbudpar) Kota Batam, Ardiwinata mengapresiasi kegiatan yang digelar oleh Asppi. Selain meningkatkan imun tubuh, kegiatan ini dapat membangkitkan pariwisata di awal tahun 2022.

“Asppi salah satu organisasi pariwisata di Kepri, setiap tahun selalu menggelar kegiatan kepariwisataan untuk menggairahkan pariwisata di Kota Batam,” katanya.

Ia menyampaikan, Wali Kota Batam, Muhammad Rudi sedang memperbaiki infrastruktur seperti pelebaran jalan dalam konsep kepariwisataan. “Jalanan Kota Batam sudah lebar mulus, bahkan punya jalur sepeda sendiri satu jalurnya sampai enam lajur sangat cocok bagi penyuka olahraga sepeda,” ucapnya.

Ardi berharap Covid-19 segera berakhir di Kota Batam sehingga kegiatan Greencamp di tahun dapat mengahadirkan wisatawan domestik maupun mancanegara.

Ketua DPD ASPPI Kepri, Justitia Primadonna, menyebut kegiatan funbike diikuti 99 peserta. Adapun rute yang ditempu peserta sepanjang 23 kilometer yang dimulai dari Hutan Wisata Mata Kucing, Masjid Sultan Mahmud Riayat Syah, dan Kebun Jambu Marina, dan kembali ke Hutan Wisata Mata Kucing.

Selain kegiatan fun bike ada kegiatan Scout Glamping Tent, dan Jungle Trekking mewarnai kegiatan awal tahun Asppi. Untuk kegiatan Scout Glampinh Tent diikuti 113 peserta yang tergabung dalam Saka Pariwisata.

“Tadi malam sudah dilakukan kegiatan camping anak Saka Pariwisata ada kegiatan upacara api ungun, lomba yel-yel,” sebutnya.

Setelah fun bike kegiatan dilanjutkan Jungle Trekking dan penanaman pohon gaharu oleh Wali Kota Batam, Muhammad Rudi, Sekda Kota Batam, Jefridin, serta Kepala OPD Kota Batam. Donna menjelaskan kegiatan ini dalam rangka penghijauan sesuai dengan tema kegiatan Greencamp.

“Greencamp ini sebagai simbol lampu hijau untuk membangkitkan pariwisata,” ucapnya.

Gerak Cepat Rudi, Perintahkan Dinsos Segera Salurkan Bantuan Korban Kebakaran di Pulau Buluh

0
Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bergerak cepat langsung mengunjungi 19 rumah warga di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang yang rumahnya kebakaran.

Batam – Wali Kota Batam, Muhammad Rudi bergerak cepat langsung mengunjungi 19 rumah warga di Pulau Buluh, Kecamatan Bulang yang rumahnya kebakaran.

Rudi memerintahkan Dinas Sosial (Dinsos) Kota Batam untuk segera mendata warga yang menjadi korban kebakaran. Sehingga bantuan dari Pemko Batam dapat segera disalurkan.

“Karena ini uang negara jadi harus dihitung dulu. Saya sudah minta Dinsos segera menghitung dan bantuan segara di salurkan,” kata Rudi, Sabtu (22/1/2022).

Rudi mengatakan atas nama Pemko Batam tentu pihaknya ikut prihatin atas musibah kebakaran yang terjadi. Pihaknya menegaskan akan mengajak sejumlah pihak untuk turut membantu.

Salah satunya yakni Baznas, yang akan memberikan bantuan Rp10 juta kepada setiap keluarga atau rumah yang terbakar. Pihaknya berharap bantuan tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat.

“Bantuan sembako sudah kita salurkan tadi, pakaian dan lainnya akan kita coba carikan,” ujarnya.

Sementara, untuk dokumen seperti KTP, KK, Ijazah, Surat Nikah dan dokumen lainnya, pihaknya memastikan Pemko Batam akan membantu untuk diurus secepatnya.

“Kalau dokumen nya dikeluarkan di Batam saya rasa mudah saja. Nanti OPD terkait yang akan menindaklanjuti,” ujarnya.

 

(red/ adi)

Bupati Wan Siswandi Bagikan Sejumlah Paket Sembako Kepada 30 Lansia

0
Bupati Natuna Wan Siswandi (Baju putih) bagikan sejumlah paket sembako kepada lansia warga sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (21/01/2022).

Batamtimes.co – Natuna – Di tengah pandemi Covid-19, Bupati Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau Wan Siswandi membagikan 30 paket sembako kepada 30 warga desa di Sepempang, Kecamatan Bunguran Timur, Jumat (21/01/2022).

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga