8.6 C
New York
Thursday, May 14, 2026
spot_img
Home Blog Page 693

Wali Kota Batam mengajak seluruh masyarakat untuk mensukseskan Pilkada serentak

0

Batam- Komisi Pemilihan Umum (KPU) secara resmi telah mengeluarkan tata cara dan tahapan pemilihan kepala daerah (pilkada) saat pandemi virus Corona (Covid-19).

Rencananya pilkada serentak akan diselenggarakan pada 9 Desember 2020 sebagaimana Peraturan KPU Nomor 5 Tahun 2020.

Wali Kota Batam, Muhammad Rudi mengajak seluruh masyarakat dan pihak yang terlibat untuk bersama-sama mensukseskan Pilkada serentak. Kota Batam sendiri akan melaksanakan pemilihan wali kota dan wakil wali kota serta pemilihan gubernur dan wakil gubernur Provinsi Kepri.

“Penyelenggaraan pemilu kali ini tentu berbeda, karena akan diselenggarakan di tengah pandemi Covid-19,” kata Rudi saat menghadiri pelantikan PPS di Kantor Camat Nongsa, Senin (15/6/2020).

Karena itu pihaknya berpesan agar dalam melaksanakan setiap tahapan pilkada agar tetap mematuhi protokol kesehatan. Penyelenggaraan pilkada akan dilaksanakan oleh KPU dan Bawaslu, namun menurut dia secara garis besar sukses atau tidaknya pemilu merupakan tanggung jawab kepala daerah.

Meskipun di tengah pandemi Covid-19, pihaknya berharap pilkada serentak di Kota Batam bisa berjalan dengan sukses. Karena itu sebagai Wali Kota Batam saat ini pihaknya berpesan agar panitia penyelenggara bisa melakukan sosialisasi dengan baik kepada masyarakat agar dapat menggunakan haknya pilihnya.

“Protokol kesehatan harus terus diterapkan, kemudian sosialisasi juga harus jalan. Karena bisa mungkin masyarakat lebih memilih di rumah saja dibanding datang ke TPS. Maka itu sosialisasikan dengan baik,” pesan Rudi.

Rudi berharap partisipasi masyarakat Kota Batam bisa lebih dari angka 70 persen. Sebab salah satu indikator keberhasilan pilkada salah satunya adalah tingginya pertisipasi masyarakat untuk menggunakan hak pilihnya. Sehingga siapa saja yang terpilih nantinya benar-benar pilihan masyarakat.

“Tugas kita berat, tapi mudah-mudahan pelaksanaan pilkada serentak bisa berjalan dengan lancar,” ujarnya.

Tak hanya di Kecamatan Nongsa, Rudi juga menghadiri langsung pelantikn PPS di Kecamatan Batam Kota dan Kecamatan Galang. Pihaknya ingin memastikan bahwa panitia penyelenggara pemilu sudah benar-benar siap untuk melaksanakan pemilu akhir tahun 2020 mendatang.

“Anggaran pemilu dari APBD dan sudah kita anggarkan. Mari sukseskan Pilkada serentak 2020,” katanya

Walikota Batam Rudi : 98 pasien Covid-19 di Batam dinyatakan sembuh

0

Batam –  Sebanyak 98 pasien Covid-19 di Batam dinyatakan sembuh hingga Senin (15/6/2020) pagi. Adapun total pasien Covid-19 di kota ini yakni 181 orang.

Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kota Batam, Muhammad Rudi, mengapresiasi semua pihak terkait banyaknya pasien yang sembuh tersebut. Hal ini membuktikan Batam terus bekerja menangani virus penyerang sistem pernapasan tersebut.

“Jangan lengah, tetap jalankan protokol kesehatan,” ujarnya, Senin (15/6/2020).

Ia mengungkapkan, dari banyaknya pasien yang sembuh, sesuai pemeriksaan, sudah dinyatakan negatif Covid-19 setelah menjalani swab tenggorokan sebanyak dua kali. Hal ini memastikan pasien benar-benar sembuh.

“Setelah sembuh, kita antar mereka pulang ke rumah untuk menjalani proses karantina mandiri selama 14 hari,” ujarnya.

Rudi juga mengingatkan jajarannya tetap menyisir warga yang memiliki riwayat kontak dengan pasien agar tidak menjadi carrier untuk memperluas permasalahan Covid-19 di Batam.

“Inilah pentingnya kita lakukan penyisiran,” ujarnya.

Untuk diketahui, data Gugus Tugas Covid-19 di Batam dari 181 pasien positif Covid-19, sebanyak 98 dinyatakan sembuh dan 12 pasien meninggal dunia. Selebihnya masih menjalani perawatan di rumah sakit rujukan di Batam dan RSKI Covid-19 Pulau Galang.

“Yang masih dirawat 71 pasien. Sesuai laporan, keadaan pasien dalam kondisi stabil,” ujar Rudi.

Di kesempatan ini, Rudi juga terus mengedukasi warga agar tetap menjalankan protokol kesehatan dengan menggunakan masker, jaga jarak, dan mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.

“Ini upaya kita mencegah agar tidak terjangkit Covid-19,” katanya.

Sekjen ReJO Ferari Roemawi Meninggal Dunia

0
Keterangan foto Sekjen ReJO Ferari Roemawi

Jakarta – Kabar duka menyelimuti keluarga besar Relawan Jokowi alias ReJO. Sekretaris Jenderal (Sekjen) ReJO Ferari Roemawi meninggal dunia di RS MMC Jakarta Selatan karena dugaan serangan jantung.

Anggota DPR RI tahun 2004-2009 dari Fraksi partai Demokrat itu meninggal dunia pada hari ini Senin 15 Juni 2020 sekitar pukul 14:45 WIB.

Kabar tersebut berdedar di berbagai group whatsApp. Saat dikonfirmasi Ketua umum ReJO HM Darmizal membenarkan kabar meninggalnya Ferari Roemawi.

“Innalillahiwainnailaihirojiun. Telah berpulang ke Rahmatullah dengan tenang, sahabat kebanggaan kita semua, Ferari Roemawi MBA (53 th), Sekjen RèJO, pada Senin 15 Juni, pukul 14.45, di RS MMC Kuningan Jakarta Selatan,” kata dia.

Rumah duka, Almarhum Ferari Roemawi, MBA, Jl Taman Lebak Bulus v Blok V No 16 lebak lestari residence Lebak Bulus Jak-sel 12440.

Darmizal menambahkan, Ferari rencannaya akan dimakam kan di Sandiego Hill, Blok Al Halim H05 No 6. Karawang Jawa Barat.

“Rencana pemakaman, Selasa 16 Juni, jam 11:00, di Taman Pemakaman Sandiego Hill, Blok Al Halim H05 No 6. Karawang Jawa Barat. Berangkat dari rumah duka, pada jam 08.00 wib”.

“Diharapkan seluruh Civitas RèJO, hadir melepas beliau di peristirahatan terahirnya, Sandiego Hill Karawang,” ujarnya dalam pesan elektronik.

Demikian, semoga berkenan hendaknya.

Dukacita yang paling mendalam dari kami Depimnas RèJO.

Jakarta, 15 Juni 2020.

Wassalam wr wb.

HM. Darmizal MS,Ketum

Mudhofir Khamid,Waketum

H. Sidarto Danusubroto,Ketua Wanbin.

Laksdya Freddy Numberi, Ketua Wanhor.

Dr. KH. Erman Soeparno, Ketua Dewas.

Darmizal menambahkan, dirinya berpisah dengan Ferari hari ini sekitar pukul 12:00 WIB. Lantas, Ferari harus berpamitan karena harus memimpin rapat dikantornya.

“Saya jam 11.00 s/d 12.00 WIB tadi masih rapat dengan pak Ferari dan terima tamu dari luar. Kemudian kami bubar dan pak Ferari lanjut pimpin rapat dikantornya,” ucapnya.

Menurut Darmizal, Ferari Roemawi merupakan sosok yang cerdas, tangguh dan cekatan dalam bekerja. Sehinga, kepergianya yang mendadak ini begitu mengejutkan semua pihak.

“Kami sangat kehilangan dan sangat berduka, atas berpulangnya pejuang tangguh Rèlawan Jokowi,” pungkas Darmizal.

Diketahui, Ferari Roemawi, Darmizal serta sejumlah tokoh lain secara resmi mendirikan dan mendeklarasikan ReJO untuk mendukung Jokowi yang saat itu akan maju sebagai calon presiden tahun 2019. ReJO dideklarasikan pada Minggu 6 Mei 2018 lalu di kawasan Tebet, Jakarta Selatan.

 

(red/Tanto)

Bupati Natuna Serahkan BLT bagi Masyarakat Bunguran Terdampak Covid 19 Kecamatan Bunguran Timur

0

Natuna –  Untuk saat ini penerima Bantuan Langsung Tunai (BLT) belum dapat diperuntukkan bagi seluruh masyarakat, karena terdapat prioritas kriteria golongan yang dirasa palling terdampak, dimana datanya berasal dari para Ketua Rukun Tetangga, dan Kepala Desa.

Mengingat anggaran yang terbatas dalam bentuk BLT tersebut, diharapkan kepada seluruh penerima agar dapat dimanfaatkan sebaik mungkin untuk memenuhi kebutuhan dasar rumah tangga pada kondisi Pandemik Covid-19 saat ini.

Hal diatas disampaikan Bupati Natuna, Abdul Hamid Rizal ketika menyerahkan BLT Tahun 2020, Kepada Masyarakat Terdampak Covid -19 di Kecamatan Bunguran Timur, bertempat di Aula Kantor Camat Bunguran Timur, senin (15/06) pagi.

Hamid juga berharap BLT yang bersumber dari APBD Kabupaten Natuna Tahun 2020 ini, dapat meringankan beban masyarakat, sebagai kompensasi, mengingat dengan kondisi Pandemik Covid-19 saat ini memberikan pengaruh buruk bagi aktivitas ekonomi masyarakat.

Selain menyerahkan BLT, Hamid juga menghimbau kepada masyarakat untuk selalu menjaga kebersihan diri dan lingkungan, selalu memakai masker kalau bepergian keluar rumah untuk mengantisipasi dan memutus mata rantai penyebaran virus ini, walaupun Kabupaten Natuna masih kategori zona hijau, sejauh ini kondisi Pandemik Covid – 19 belum pasti kapan akan berakhir.

Dalam kesempatan tersebut Camat Bunguran Timur, Wan Suhardi juga menyampaikan hal senada, mudah-mudahan bantuan ini dapat bermanfaat bagi 520 Kepala Keluarga, bagi meringankan beban ekonomi masyarakat.

Hadir pada kegiatan tersebut diantaranya beberapa pimpinan Organisasi Perangkat Daerah terkait, Ketua TP PKK Kabupaten Natuna, dan perwakilan penerima BLT yang berasal dari 4 kelurahan se-Kecamatan Bunguran Timur.

 

 

(Natuna/ProKopim)

Terkait kasus Novel Baswedan, Kejaksaan sengaja buat ‘gaduh nasional’

0

Jakarta – Ditengah gaung gotong-royong, untuk mempererat dan memperkokoh kebersamaan bangsa demi melawan “Hantu Pembunuh Massal” Covid-19 oleh pemerintah.

Tiba-tiba seluruh media di negeri ini ramai disuguhkan dengan potret yang teramat miris dan merisaukan, dimana penegakan hukum terkait kasus penyiraman air keras kepada penyidik senior KPK Novel Baswedan lagi-lagi beraroma pelanggaran asas keadilan dan aturan hukum.

Mas Yanto Ketum Satu Hati memberikan statement keras. “Terkait hasil Tuntutan dalam persidangan kasus Novel Baswedan Jaksa Agung harus mengambil sikap tegas dan berani melakukan reformasi total di dalam lembaga kejaksaan dan dimulai dari Wilayah Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dengan Lima Wilayah Kejari nya, Terutama Kejari Jakarta Utara ” katanya

Tuntutan JPU Pada hasil sidang kasus Novel Baswedan ini memperkeruh suasana, menginjak-nginjak asas keadilan dan menumbuhkan ketidakpercayaan masyarakat terhadap hukum, sekarang Jaksa Agung harus ambil sikap, tindak tegas semua yang terlibat dalam penetapan keputusan Tuntutan persidangan kasus Novel tersebut dari kejari, jaksa penuntutnya.

“Jangan karena Tuntutan JPU Pada persidangan yang tak berlandaskan asas keadilan dari Kejari Jakarta Utara terkait kasus Novel ini, lalu Presiden Jokowi yang diseret-seret, Gak bener mereka itu Lur”.ujarnya

Ketum Satu Hati memberikan contoh beberapa kasus yang serupa namun hasilnya jauh panggang dari api jika dibandingkan dengan kasus Novel Baswedan yang seorang penyidik senior KPK dimana secara hukum segala tindakan yang dilakukan Novel terkait pemberantasan korupsi adalah berdasarkan Undang-undang.

Negara sebagai sebuah kelembagaan hukum harusnya memberikan nilai dan rasa keadilan yang lebih pantas terhadap kasus Novel dibandingkan misalnya seorang wanita bernama Rika, siram air keras ke suaminya, vonis: 12 tahun (Oktober 2018) atau seorang pria bernama Lamaji, siram air keras ke seorang wanita pemandu lagu, yang kemudian divonis: 12 tahun (Maret 2017).

“Kok bisa kasus penyiraman air keras kepada seorang penegak hukum sekelas penyidik senior KPK Novel Baswedan pelakunya hanya divonis 1 tahun itu kan sangat aneh”paparnya

Aneh karena Jaksa Penuntut Umum Kejaksaan Tinggi DKI Jakarta dan Kejari Jakarta Utara dan berpendapat sesuai bukti persidangan bahwa pelaku melakukannya dengan tidak sengaja, bahwa pelaku sudah minta maaf ke Novel Baswedan dan keluarga, dan yang paling aneh adalah penyiraman air keras kepada penyidik KPK Novel Baswedan dianggap bisa menjadi bervonis ringan karena pelaku melakukannya hanya dengan maksud untuk memberi pelajaran.

Jika tidak ada perhatian khusus dari Jaksa Agung atas kasus ini, artinya ada yang sengaja melepas bola api untuk menjatuhkan dan ingin mencoreng nilai penegakan hukum pemerintahan Presiden Joko Widodo,

Tegakkan Hukum Setegak Tegaknya Atau Hukum Akan Mencari Jalannya Sendiri Untuk Berdiri Tegak

(red/bud)

Tahun ajaran baru akan dilakukan bulan Juli 2020

0

Jakarta – Kementrian pendidikan dan kebudayaan (Kemendikbud)menegaskan jika tahun ajaran baru 2020/2021 akan dimulai pada pekan ketiga Juli 2020.

Kepala Biro Kerjasama dan Humas Kemendikbud, Efi Mulyani mengatakan tahun ajaran baru kemungkinan akan dilakukan pada Senin ketiga di bulan Juli 2020.

Meski begitu, tahun ajaran baru ini tak berarti membuat kegiatan belajar mengajar dilakukan secara tatap muka. Menurut Efi banyak alternatif yang bisa dilakukan, mulai melalui internet hingga siaran TV dan radio.

Tahun ajaran baru dimulai pada senin ketiga Juli yang akan datang. Tersedia modul yang bisa dipelajari mandiri, dengan memerlukan kerjasama yang baik antara guru dan orang tua,” ujar Efi melalui video conference di Graha BNPB, beberapa waktu lalu.

Saat ini, Kemendikbud masih melakukan pengkajian yang komprehensif bersama Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19. Hal ini dilakukan untuk mengatur ulang skala prioritas di bidang pendidikan.

Menurut Efi, di tengah pandemi saat ini telah memberikan banyak pelajaran bagi pihak nya. Salah satunya adalah bagaimana teknologi bisa dimanfaatkan oleh insan pendidikan, mulai dari anak, orang tua murid, hingga guru.

Meskipun ada beberapa daerah yang harus beradaptasi dengan teknologi, namun menurutnya terjadi percepatan adaptasi teknologi.

“Hal-hal yang terjadi sebelum pandemi, menjadi catatan dalam sejarah terkait teknologi ini,” pungkasnya.

Listrik padam aliran air ATB ke pelanggan terhenti

0

Batam – Distribusi air ke  pelanggan ATB sempat terhenti diakibatkan Instalasi Pengolahan Air (IPA)  tidak mendapatkan aliran listrik dari PLN karena pemadaman yang terjadi Minggu, (14/6/2020) sekitar pukul 13.46 WIB.

Isi pemberitahuan  itu diketahui dari laman media sosial Facebook ATB, dari pantauan Batamtimes, untuk wilayah Batam Center, Tiban, intensitas air yang masuk ke perumahan warga mengalami penurunan.

Bahkan, ada sebagian perumahan yang tidak mendapat pasokan air . Baru sekitar Pukul 16. 00 wib mendapati  air minum ke pelanggan mulai dapat teratasi.

ATB juga kembali memberikan klarifikasi pemberitahuan dari laman media sosial tersebut kembali, Produksi Air IPA Duriangkang kembali normal, suplai tahap Normalisasi.

Instalasi Pengolahan Air (IPA) Duriangkang kembali beroperasi dengan normal menggunakan listrik PLN.

Meski proses produksi sudah berjalan, suplai air dari IPA Duriangkang dalam proses normalisasi. Suplai mengalir bertahap ke pelanggan, karena harus mengisi pipa-pipa yang kosong terlebih dahulu.

Pelanggan yang terdekat dari IPA akan lebih awal mendapatkan aliran air. Begitu sebaliknya pelanggan yang ada diujung pipa membutuhkan waktu.

Saling bertoleransi menggunakan air akan memberikan kesempatan pelanggan diujung pipa mendapatkan suplai air.

ATB menyampaikan permohonan maaf kepada pelanggan dengan ketidaknyamanan yang terjadi. Tim ATB akan segera berupaya mengoptimalkan suplai kepada pelanggan.

 

(red/Dewi)

Naldi Haroen: BUMN Bukan Perusahaan Milik Erick Thohir

0

Jakarta – Langkah Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Erick Thohir mengangkat sejumlah jenderal Polisi dan TNI untuk mengisi posisi sejumlah komisaris di BUMN menuai kritikan.

Ketua Koordinator BUMN Watch Naldi N Haroen SH mengatakan, pengangkatan sejumlah jenderal Polri-TNI duduk di jajaran komisaris BUMN itu kurang etis. Bahkan, Naldi menyebut langkah Erick itu menunjukkan sikapnya yang kurang profesional.

“Kita harus lihat fungsi daripada komisaris di BUMN. Fungsi komisaris adalah mengawasi kinerja jajaran Direksi di BUMN itu. Kalau orang yang ditempatkan disitu tidak pada bidangnya buat apa,” kata Naldi Minggu 14 Juni 2020.

Naldi melanjutkan, posisi komisaris biasanya dijadikan “bahan bacakan” sejumlah orang dan upaya balas budi. Sehingga, kata dia, jika yang duduk di komisaris bukan profesional dibidangnya maka mereka harus bekerja mempelajarinya dari awal.

“Posisi komisaris itu biasanya hanya untuk balas budi. Saya tidak tahu, apa maksud Erick Thohir mengangkat jenderal Polri-TNI aktif sebagai komisaris. Hanya Erick Thohir dan Tuhan yang tahu,” ucap Naldi.

Naldi mengingatkan, agar Eerick Thohir bekerja secara profesional sebagai menteri BUMN. Sebab, lanjut Naldi, sebagai seorang pengusaha sekelas Erick pasti tahu betul dalam melakukan managemen di suatu perusahaan.

“Ingat BUMN ini bukan milik pribadinya. BUMN ini adalah milik negara. Jadi harus benar-benar amanah dalam mengelolanya,” ujar Naldi.

Pria yang berprofesi sebagai pengacara ini menegaskan, jika pengangkatan sejumlah jenderal Polri-TNI itu bukan dibibangnya maka sama saja saja mempelajari hal-hal yang baru.

“Saya kira bisa saja dengan masuknya jenderal itu bisa mendongkrak BUMN yang kebanyakan merugi. Akan tetapi prosesnya lama. Karena mereka harus belajar dari awal,” ucap Naldi.

Saat ditanya apakah pengangkatan jenderal Polri-TNI itu adalah upaya ancang-ancang Erick Thohir untuk maju menjadi calon presiden tahun 2024 nanti. Naldi menegaskan, dirinya tidak mau berandai-andai.

“Saya tidak tahu soal itu. Saya hanya kritisi soal sikap Erick yang kurang profesional saja. Sekali lagi, maksud Erick Thohir mengangkat jenderal Polri-TNI hanya dia dan Tuhan yang tahu,” pungkas Naldi Haroen.

Sebelumnya, Erick Thohir mengangkat sejumlah jenderal polisi dan TNI untuk mengisi posisi sejumlah komisaris Badan Usaha Milik Negara. Erick mengatakan mengangkat mereka karena ada kebutuhan organisasi.

“Ini balance saja, sama juga di Kementerian BUMN, background saya entrepreneur dan dua Wamen saya perbankan. Tapi deputi saya ada yang backgroundnya hukum, ada juga yangbackgroundnya keuangan dari sektor swasta. Ini balance yang baik,” kata Erick dalam konferensi video, Jumat, 12 Juni 2020.

Seperti diketahui, Erick mengangkat Komisaris Jenderal Polisi Bambang Sunarwibowo sebagai Komisaris PT Aneka Tambang (Persero) Tbk. Dia ditunjuk untuk menggantikan posisi Zaelani sebagai salah satu anggota dewan komisaris. Bambang saat ini tercatat aktif sebagai Sekretaris Utama Badan Intelijen Negara.

Dilain kesempatan, Erick menunjuk dua jenderal aktif TNI dan Polri untuk menempati posisi komisaris di Bukit Asam. Mereka adalah Marsekal Madya Andi Pahril Pawi, serta Irjen Carlo Brix Tewu, yang saat ini juga menjabat sebagai Deputi Bidang Hukum dan Perundang-undangan Kementerian BUMN.

Anggota militer maupun penegak hukum lain yang menjabat posisi di BUMN misalnya Komisaris Utama Pelindo I Achmad Djamaluddin. Selain di perseroan, perwira tinggi TNI ini juga menjabat Sekretaris Jenderal Dewan Ketahanan Nasional. Di perusahaan yang sama pun ada Deputi Pemberantasan Badan Narkotika Nasional Inspektur Jenderal Arman Depari yang menempati posisi komisaris.

 

(red/Tanto)

Jam kerja pegawai dalam New Normal dibagi dua gelombang

0

Jakarta –  Gugus Tugas Pusat Penanggulangan COVID-19 mengeluarkan Surat Edaran (SE) nomor 8 tahun 2020. SE tersebut mengatur jam kerja pegawai pada dalam kondisi adaptasi kebiasaan baru.

“Dalam surat edaran itu jam masuk pegawai dibagi menjadi dua gelombang,” kata Achmad Yurianto pada Konferensi Pers di Gedung BNPB, Jakarta, Minggu (14/6/2020).

Lebih lanjut ia menjelaskan gelombang pertama jam masuk kerja pegawai di seluruh institusi baik pemerintahan, BUMN, maupun swasta adalah pukul 07.00-07.30 WIB sampai 15.00-15.30. Sementara untuk gelombang 2 mulai pukul 10.00-10.30 WIB sampai 18.00-18.30.

“Tujuannya agar terjadi keseimbangan antara kapasitas moda transportasi umum dan jumlah penumpang. Dengan demikian protokol kesehatan khususnya terkait physical distancing betul-betul bisa dijamin,” katanya.

Pembagian jam masuk kerja pegawai tersebut tidak akan menghilangkan kebijakan bekerja di rumah (WFH) bagi pegawai yang berisiko tinggi. Kebijakan WFH yang telah ditetapkan oleh masing-masing institusi dapat tetap dijalankan.

Pegawai yang berisiko tinggi merupakan pegawai yang memiliki penyakit-penyakit komorbid, pegawai dengan hipertensi, pegawai dengan diabetes, dan pegawai dengan kelainan peru obstruksi menahun. Bagi pegawai-pegawai tersebut, kata dr. Achmad, masih tetap bisa diberikan kebijakan untuk bekerja dari rumah.

“Ini penting karena kelompok inilah yang rentan. Demikian juga untuk pekerja yang sudah lanjut usia diharapkan masih bekerja dari rumah. Inilah upaya yang harus kita lakukan agar penularan di saran fasilitas umum bisa kita atasi,” ujarnya.

Upaya inilah yang diharapkan bisa mengurangi jumlah penambahan kasus karena hingga saat ini kasus positif COVID-19 terus bertambah. Spesimen yang telah diperiksa per hari ini sebanyak 18.760, hasilnya kasus positif bertambah 857 total 38.277.

Penambahan kasus positif terbanyak ada di Jawa Timur sebanyak 196 dan 75 pasien sembuh, Sulawesi Selatan 133 kasus dan 36 sembuh, DKI Jakarta 117 kasus dan 249 sembuh, Jawa Tengah 113 kasus 20 sembuh, serta Kalimantan Selatan 70 kasus 30 sembuh.

“22 provinsi melaporkan angka penambahan kasus positif COVID-19 di bawah 10 dan ada 6 provinsi tidak ditemukan kasus baru. Peningkatan kasus ini disebabkan karena semakin agresifnya tracing oleh Dinkses setempat. Kita harapkan ini upaya untuk mencegah penularan,” katanya.

Tak hanya itu, pasien sembuh pun terus bertambah. Hari ini ada 755 pasien sembuh sehingga total 14.531 orang. Sementara pasien meninggal bertambah 43 total 2.134.

“Upaya yang kita lakukan untuk secara agresif melakukan tracing dari kasus positif memberikan gambaran bahwa kita secara sungguh-sungguh ingin menghentikan penyebaran COVID-19,” ucap dr. Achmad.

Meskipun peraturan IMEI dikeluarkan,HP Black Market masih bebas diperjualbelikan

0

Jakarta – Penerapan aturan blokir ponsel black market (BM) telah diberlakukan oleh pemerintah melalui international mobile equipment identity (IMEI) sejak 18 April 2020 lalu, dengan skema white list.

Namun, hasil investigasi pasar yang dilakukan Indonesia Technology Forum (ITF) masih menemukan ponsel black market beredar di Indonesia.

Selain itu juga mendapatkan layanan seluler. Melihat realitas tersebut, kalangan pelaku industri dalam negeri merasa heran hal itu bisa terjadi.

Direktur Marketing Advan, Andi Gusena, mengatakan semestinya hal tersebut sudah tidak terjadi.

Sementara itu, Manajer Pemasaran Evercoss Suryadi Willim menilai, jika ponsel black market masih beredar dan masih mendapat tempat, maka akan memengaruhi industri.

Suryadi pun berharap pemerintah dapat memperketat aturan-aturan yang melindungi produsen. Terlebih mereka yang sudah berinvestasi di luar negeri.

CEO Mito, Hansen juga mendesak agar pihak pemerintah benar-benar merealisasikan penerapan validasi IMEI dan aturan blokir ponsel black market.

Jika aturan validasi IMEI dilakukan, maka dapat berdampak positif bagi konsumen, industri dan pemerintah.

Intinya, lanjut Hansen, sebagai pelaku industri berharap ketika aturan itu sudah resmi diberlakukan agar bersama-sama mengawal implementasinya di lapangan.

 

(red/genpi. co)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga