8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 976

Jembatan Penghubung Desa Rusak Parah, Ancam Keselamatan

0

Batamtimes.co – Natuna –
Kondisi jembatan penghubung antar Dusun Setungkuk menuju  Desa Tanjung Sebauk Sedanau Timur, Kecamatan Bunguran Batubi, Kabupaten Natuna, Kepri, sepanjang 800 meter saat ini kondisinya rusak parah, ancam keselamatan warga ketika sedang melintasi jembatan.

Menurut penuturan warga Tanjung Sebauk kepada media enggan disebut identitasnya memaparkan, jembatan penghubung dua Desa ini sebagai akses transportasi satu-satunya bagi warga tempatan yang membentang di atas Sungai hutan bakau ini kini kondisinya rusak parah.

Akibatnya warga merasa was-was dan terancam ambruk disaat melintasi jembatan tua itu, Kondisi ini sangat berbahaya dan miris ketika terlihat yang melintasi terutama anak-anak sekolah.

Lalu, pemerintah setempat pada kemana, itulah pertanyaan yang ada dibenak warga masyarakat setempat.

” Jembatan ini di bangun sejak  tahun 1998 lalu oleh pemerintah kabupaten kepulauan Riau. Pada tahun 2005 dibangun kembali melalui program kompensasi BBM saat itu, tahun 2013 Pemda Natuna mengucurkan dana biaya perawatan sebesar 80 Juta. Kemudian, diperbaiki menggunakan dana desa sepanjang 100 meter, sebut warga

Dia mengharapkan pemerintah daerah segera tanggap untuk memperbaiki jembatan sudah lapuk dimakan usia. Jangan sampai ada korban baru pada sibuk, pintanya.

” Jika tetap mengandalkan dana desa dipastikan tidak akan mampu membiayai pembangunan jembatan kayu itu sebab membutuhkan dana yang tidak sedikit, tegasnya.

Ditempat terpisah, Kepala Badan Penelitian dan Perencanaan Pembangunan Daerah, Mustopa menjelaskan jembatan Setungkuk di Desa Tanjung Sebauk sudah dianggarkan pembangunannya di tahun 2019 di Dinas PURR Kabupaten Natuna.

” Insya Allah tahun 2019 akan teralisasi pembangunan jembatan setungkuk sebab tahun 2018 lalu anggaran memang sangat terbatas, kalau tak salah kita jadikan jembatan beton sambungan dari bangunan PNPM  dulunya, tapi nanti kita lihat dululah seperti apa perencanaannya,” sebut Mustopa mengakhiri melalui WhatsAppnya.

Namun, Mustopa optimis pembangunan jembatan penghubung dua desa itu dapat direalisasikan menggunakan dana APBD Tahun 2019.

( Red/Pohan)

Ini 5 Kesepakatan Pertemuan Taksi Online dan Taksi Pangkalan di Polresta Barelang

0

Batamtimes. Co, Batam – Taksi online dan Taksi pangkalan dipertemukan selasa,(22/1/2019), di Gedung Polresta Barelang.

Dalam pertemuan itu, yang juga dihadiri Kadishub, Pemko Batam dan TNI menghasilkan lima kesepakatan yakni,

  1. Sepakat untuk menjaga situasi aman & kondusif.
  2. Mengadakan rapat lanjutan untuk memberikan kesepakatan kearifan lokal titik angkut taxi pangkalan & angkutan berbasis aplikasi pada hari jumat, 25 Januari pukul 09.00 Wib di Kantor Dishub Kota Batam.
  3. Penempatan Petugas Dishub & Polri pada titik rawan konflik pada saat aktifitas berjalan.
  4. Penegakan hukum untuk seluruh pelanggaran lalu lintas khususnya angkutan.
  5. Tidak ada pihak pihak yang melakukan tindakan hukum yang bukan kewenanganny (persekusi) , cukup beritahukan kepada pihak berwajib.

Dalam pertemuan itu, Polisi menekankan bersama menjaga ketertiban dan keamanan di Kota Batam.

(red/Veri Gulo)

Sempat Ditolak, Gugatan KJRI Jeddah Berhasil Cairkan Uang Diyat Korban Kecelakaan

0

Batamtimes. Co, Madinah—Konsulat Jenderal Republik Indonesia (KJRI) Jeddah berhasil memperjuangkan uang diyat senilai 150 ribu riyal Saudi atau setara dengan Rp540 juta bagi ahli waris TWN yang meninggal dalam sebuah kecelakaan lalulintas pada 2013 di Madinah.

Uang diyat tersebut berhasil diperoleh setelah Tim Pelayanan dan Pelindungan (Yanlin) KJRI Jeddah memenangkan gugatan terhadap kantor asuransi melalui sebuah badan penyelesaian klaim asuransi atau Lajnatul fashl fil munaaza’at wal mukhalafaat ta’miniyah yang memakan waktu hingga setahun sampai dikeluarkannya keputusan. 

“Majelis hakim telah menetapkan keputusan hukum in absentia.  Klaim asuransinya semula ditolak dengan alasan telah melewati batas maksimal 3 (tiga) tahun, terhitung sejak terjadinya insiden,” terang Konsul Jenderal (Konjen) RI Jeddah, Mohamad Hery Saripudin.

Tim Yanlin, imbuh Konjen, mengkaji kembali hasil putusan mahkamah dan melihat kemungkinan jalur lain yang bisa ditempuh agar uang diyat almarhumah bisa diperoleh. Akhirnya, Tim memutuskan melayangkan gugatan kepada kantor asuransi melalui badan penyelesaian klaim asuransi tersebut. Alhasil, tergugat diwajibkan membayar uang diyat sebesar 150 ribu riyal untuk ahli waris almarhumah.

Disampaikan Konjen, cepat atau tidaknya dikeluarkan keputusan oleh pengadilan atau mahkamah dipengaruhi dari beberapa faktor, antara lain, jumlah kasus yang tengah ditangani pengadilan, sikap kooperatif terdakwa untuk menghadiri sidang.

“Biasanya mahkamah baru menetapkan jadwal sidang minimal setelah tiga  bulan dari sejak pendaftaran gugatan,” tambah Konjen.

Selain itu, kecepatan pengiriman dokumen dari ahli waris turut mempengaruhi proses sidang. Dokumen-dokumen tersebut diperlukan untuk melengkapi berkas gugatan, seperti akta penetapan waris dari kantor pengadilan agama di Indonesia, surat kuasa, memorandum dakwaan yang diajukan secara elektronik ke mahkamah Saudi, pengajuan klaim diyat ke kantor asuransi, jika terdakwah memiliki asuransi, dengan menyertakan sejumlah lampiran.

Berdasarkan informasi yang berhasil dihimpun Tim Yanlin,  almarhumah merupakan Pekerja Migran Indonesia asal Indramayu yang bekerja sebagai asisten rumah tangga. Saat kejadian, dia tengah dalam perjalanan bersama majikan dan keluarganya menuju Madinah untuk berziarah. Mereka menempuh jalan darat dari Sakaka, Ibu Kota Provinsi Al Jouf, yang terletak di bagian utara Arab Saudi yang berjarak sekitar 850 kilometer dari Madinah. 

Mendekati Kota Madinah, tepatnya di kilometer 10, mobil yang ditumpangi TWN bersama keluarga majikan terguling,  menyebabkan seluruh penumpangnya mengalami cendera.   TWN  menderita cedera paling serius sehingga dia harus dirawat di rumah sakit umum King Fahad Madinah selama 5 bulan. Dia dinyatakan meninggal pada 11 Juli 2013.

“Dari hasil olah TKP dan BAP Polantas setempat, majikan TWN  selaku pengemudi mobil ditetapkan bersalah seratus persen,” ujar Safaat Ghofur, Pelaksana Fungsi Konsuler-1, merangkap Koordinator Pelayanan dan Pelindungan Warga.

Cek diyat senilai SR150.000 diterima KJRI pada 14 Januari dan  telah dicairkan dari SABB Bank dengan nomor 0021xxxx . Uang tersebut akan segera dikirim setelah KJRI memperoleh nomor rekening bank dari ahli waris di tanah air.

Giat Patroli Atasi Perselisihan Taksi Online dan Taksi Konvensional

0

Batamtimes.co,Batam- Terjadi kembali perselisihan antara driver taxi online dan driver taxi konvensional di seputaran DC mall Batam, setelah malam sebelumnya juga terjadi perselisihan di BCS mall Batam.

Perselisihan kali ini masih sama dengan yang sudah-sudah yaitu masalah pengambilan penumpang di kawasan mall.

Untungnya keributan yang terjadi di DC mall tidak sampai kepada tindakan kekerasan dan situasi kawasan DC mall pun kembali dalam keadaan kondusif, berkat quick respon dari pihak Kepolisian yang langsung dengan cepat mendatangi TKP.

Dalam hal ini, Sat Samapta Polresta Barelang semakin giat melakukan patroli ditempat-tempat keramaian, terkhusus dikawasan mall.

Yang mana maksudnya adalah guna mencegah terjadi bentrok kembali antara driver taxi online dan driver taxi konvensional.

“Kita akan sebarluaskan anggota kita untuk melakukan patroli jalan kaki didalam Kawasan mall, maupun yang menggunakan kendaraan yang berpatroli diluar kawasan mall.” ujar Kasat Samapta Polresta Barelang Kompol Firdaus saat ditemui di TKP.

Giat patroli ini kita lakukan hingga sampai jam operasional mall tutup. Ujarnya kembali.

Semoga dengan semakin diperbanyaknya kegiatan patroli dapat mengurangi terjadinya gesekan ataupun bentrok antara driver taxi online dan driver taxi konvensional.

Sehingga tercipta suasana yang aman dan kondusif diwilayah kota Batam.

(red/Jul)

Kapolresta Barelang Mengajak seluruh Siswa/siswi Mendukung Road Safety Menuju Zero Accident

0

Batamtimes.co,Batam- Kapolresta Barelang Kombes Pol Hengki., S.Ik., M.H, memimpin upacara Deklarasi Generasi Millenial Mendukung Road Safety Menuju Zero Acciden, di halaman Mako Polresta Barelang, Selasa, (22/1/2019).

Dalam kesempatan tersebut Kapolresta Barelang, mengajak seluruh Siswa dan Siswi yang ikut dalam acara tersebut untuk menyukseskan Program Generasi Millenial mendukung Road Safety Menuju Zero Accident.

Adapun isi program Generasi Millenial mendukung Road Safety Menuju Zero Accident.

“Generasi yang peduli keselamatan serta tertib dan disiplin dalam berlalu lintas, mendukung sepenuhnya program Kepolisian Negara Republik Indonesia dalam mewujudkan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban dan kelancaran lalu lintas.”katanya

Lebih lanjut dikatakan Kapolresta, Siap menjadi agen perubahan dan pelopor keselamatan berlalu lintas dalam mewujudkan milenial, cinta lalu lintas menuju Indonesia yang gemilang.

Kegiatan ini dilakukan untuk menumbuhkan semangat dalam tertib berlalu lintas sekaligus sebagai langkah awal menuju zero accident ujar Kapolresta Barelang.

Kegiatan Upacara Generasi Millenial tersebut merupakan program Kepolisian Republik Indonesia untuk mengajak seluruh Generasi Muda dalam menjaga keselamatan dan ketertiban berlalu lintas.

Untuk kegiatan hari ini dilaksanakan khusus untuk kota Batam.

”Nanti untuk acara puncaknya akan dilaksanakan di lapangan Engku Putri pada 24 Januari 2019,”kata Kapolres Barelang Kombes Pol Hengki.

(Red/Jul)

Sertijab Kejati Kepri, Asri :Saya Merasa Bangga Bertugas di kepri

0

Batamtimes.co,Tanjungpinang- Kepala Kejaksaan Tinggi (Kejati) yang lama Asri Agung Putra sangat berkesan merasa bangga selama Tiga Tahun Empat Bulan menjabat sebagai Kepala Kejati Kepri.

Menurut pria asal Lampung ini, di Kepulauan Riau dirinya dapat mengimplementasikan semua penegakan hukum tanpa takut terhadap tekanan dari berbagai pihak.

“Kami keluarga besar mengucapkan terima kasih kepada bapak dan ibu
Saya merasa bangga bertugas di kepri.
Karena disini saya dapat menegak idialisme sya dalam penegakan hukum,” ungkap Asri pada malam pisah sambutnya, Selasa(22/1) malam.

Kata Asri, Hukum itu harus adil terhadap semua lini. Tanpa takut adanya tekanan.

“Semua harus tegak, tidak boleh ada tekanan tidak ada yang saya takuti,” tuturnya.

Asri juga meminta maaf memohon doa yang terbaik terhadap penugasannya di tempat yang baru.

“Mohon doa bapak dan ibu sekalian dalam penugasan saya di tempat yang baru,” tandasnya.

(red/budi arifin)

Calon Presiden No Urut 2 Membohongi Ulama

0


Batamtimes. Co, Jakarta – Calon Presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dinilai oleh Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Teman Jokowi, Samsul B Ibrahim, telah membohongi ulama.

“Hingga saat ini, Prabowo belum bisa membuktikan dirinya sebagai seorang muslim sesungguhnya,” ujar Samsul.

Mengaji misalnya yang merupakan salah satu contoh yang sampai saat ini belum bisa dibuktikan oleh Prabowo. “Padahal ini sangat penting untuk menjawab polemik terkait tuduhan tentang keislaman dari kedua calon” tegasnya.

Pernyataan Samsul ini juga mendukung usulan Majelis Permusyawaratan Ulama (MPU) Aceh agar Capres dan Cawapres melakukan tes membaca Al Quran.

Usulan ini sendiri disampaikan oleh Wakil Ketua MPU Aceh Tgk. H. Faisal Ali. “Jika dilakukan tes baca Al Quran, tentu lebih baik agar masyarakat lebih puas,” ujar Faisal Ali beberapa waktu lalu.

Mengapa Prabowo perlu mengikuti tes baca Al-quran, ditambahkannya, karena Prabowo merupakan Capres yang dihasilkan dari Ijtima Ulama.

“Jangan sampai Ulama dibohongi. bila ulama dibohongi apalagi rakyat. Lucu saja bila capres ijtima ulama tidak bisa mengaji, apa kata dunia,” tutup Samsul tersenyum.

(redaksi)

Tingkatkan Kerjasama Ekonomi, Dubes RI Singapura Pimpin Misi Business ke Belitung

0


Batamtimes. Co, Belitung – Setelah peluncuran penerbangan langsung Garuda Indonesia rute Singapura-Tanjung Pandan, Belitung, 29 Oktober 2018, Dubes RI Singapura, Ngurah Swajaya, kembali memimpin misi bisnis: “Indonesia Incorporated Business Mission to Belitung, 18 Januari hingga 20 Januari 2019”.

Misi bisnis diikuti 34 orang stakeholders ekonomi Indonesia di Singapura dan para pengusaha serta potential investors Singapura.

Peserta terdiri perwakilan dari Bank Indonesia, Bank BUMN Indonesia di Singapura, Visit Indonesia Tourism Officer (VITO), Ketua dan Anggota Asosiasi Seafood Singapura dan beberapa perusahaan dari industri halal Singapura, investor bidang pariwisata serta perwakilan media Singapura dan RRT.

Dalam pertemuan dengan Bupati Belitung dan jajarannya, Dubes Ngurah Swajaya menjelaskan tujuan dari Indonesia Incorporated Business Mission adalah untuk menindaklanjuti penjajakan kerja sama investasi pada sektor pariwisata, perikanan, dan pertanian yang pernah disosialisasikan sebelumnya di Singapura.

“Para peserta diajak melihat langsung perkebunan lada, durian, tambak ikan, Hutan Masyarakat (HKM) untuk eco tourism dan kawasan yang dapat dijadikan marina dan potensi pariwisata lainnya.” katanya, Minggu, (20/1/2019)

Sebagai salah satu dari 10 Bali Baru (10 New Bali), KBRI Singapura tidak hanya mendorong Belitung sebagai destinasi pariwisata, tetapi juga destinasi untuk investasi infrastruktur dan potensi investasi lainnya, termasuk di sektor perikanan dan produk kelautan lainnya.

Pengembangan Belitung diharapkan dapat membantu peningkatan jumlah wisatawan manca negara dalam memenuhi target yang telah ditetapkan.

Bupati Belitung juga mengundang investasi swasta bidang infrastruktur, seperti Bandara, Pelabuhan Laut, Marina, Pelabuhan untuk wisata kapal pesiar, serta investasi dalam sektor budi daya perikanan, udang dan kepiting, serta investasi bidang pertanian. Salah satu hasil konkrit kunjungan misi bisnis adalah minat pembelian lada dari Singapura sebesar 1 ton perbulan, impor produk perikanan, udang dan kepiting serta investasi bidang budi daya serta industri pengolahan, termasuk penjajagan bidang peternakan ayam dan pengembangan resort untuk pariwisata.

Dalam pertemuan dengan seluruh peserta, Bupati Belitung, Sahani Saleh, dan Dubes Ngurah Swajaya sepakat membentuk tim untuk memfasilitasi dan mempercepat tindak lanjut bidang investasi serta perdagangan, termasuk pengembangan sumber daya manusia melalui pendidikan kejuruan pada sektor prioritas bekerjasama dengan Singapura.

Ketua Asosiasi Seafood Singapura, Belinda Lee, menyebutkan bahwa sejauh ini sudah ada impor produk seafood dari Belitung, namun jumlahnya belum banyak. Setelah melihat langsung potensi perikanan Belitung, Belinda menjelaskan potensinya sangat baik, namun menilai masih banyak hal yang perlu dikembangkan agar sesuai dengan standar Singapura, antara lain processing industry dan cold storage yang memadai.

Apabila hal ini dapat dipenuhi, tentunya dapat mendongkrak nilai dari produk seafood tersebut yang nantinya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat Belitung. Belinda berjanji akan datang kembali ke Belitung bulan Maret tahun ini untuk merealisasikan rencana kerja sama, termasuk menjajaki investasi bidang budi daya udang, ikan dan kepiting dengan membawa anggota dari Asosiasi Seafood Singapura.

Tiga tahun terakhir ini nilai investasi Singapura di Belitung belum terlalu signifikan. Tahun 2016 terdapat 16 proyek dengan total investasi USD 1.8 juta; tahun 2017 terdapat 15 proyek dengan nilai investasi sekitar USD 16 juta; dan bulan Januari-September 2018 terdapat 20 proyek dengan investasi sebesar USD 3.2 juta.

Dengan adanya penerbangan langsung dan regular dengan Garuda Indonesia, aksesibilitas Belitung semakin terbuka bagi pelaku usaha dan wisatawan Singapura. Oleh karena itu, KBRI Singapura akan terus bekerjasama dengan berbagai instansi dan perusahaan terkait di Singapura untuk membawa lebih banyak lagi produk perikanan dan pertanian dari Belitung ke pasar Singapura, serta mendorong arus masuk investasi dan wisman Singapura ke Belitung.

(red/sumber :PENSOSBUD/EKONOMI)

Ribut Taksi Online dan Konvensional Berlanjut, Jefry Simanjuntak : Pemerintah Harus Tegas Mereka Juga Masyarakat Batam

0

Batamtimes.co,Batam- DPRD Kota Batam sangat menyayangkan masih terus terjadi keributan antara taksi online dan konvensional.

Sangat disayangkan seakan tidak pernah ada solusi dari pemerintah, dikatakan anggota DPRD Kota Batam Komisi III Jefri Simanjuntak, padahal itu semua sama, baik pengemudi taksi konvensional dan online adalah sama-sama warga kita.

“Pemerintah Kota Batam agar cepat mencarikan solusi untuk mengakhiri perseteruan kedua kubu antara taksi konvensional dan di Kota Batam, yang seolah tiada habisnya,”ucapnya Senin (21/1/2019) di Batam Center.

Dikatakanya, para penumpang dimana-mana sekarang sudah pada takut mereka was-was atas kejadian seperti ini.

“Kami minta, sebagai pemerintah daerah yang punya kewenangan, harus bisa jemput bola menyelesaian,” tutupnya.

(Veri)

Usai apel Pagi Walikota Tanjungpinang Razia Kedisiplinan ASN di Kedai Kopi

0

Batamtimes. Co, Tanjungpinang – Sebagai wujud komitmen untuk memberikan pelayanan terbaik kepada masyarakat serta pembinaan birokrasi bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) dan Honorer di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungpinang, Walikota Tanjungpinang, H. Syahrul, S.Pd dan Wakil Walikota Tanjungpinang, Hj. Rahma, S.IP melakukan razia kedisiplinan di beberapa kedai kopi di wilayah Kota Tanjungpinang, Senin (21/1/2019).

Secara terpisah, keduanya kompak melakukan peninjauan dan mendapati beberapa pegawai Pemko Tanjungpinang duduk di kedai kopi seusai melaksanakan apel pagi. Razia kedisiplinan ini merupakan tindak lanjut dari penyampaian Walikota Tanjungpinang saat menjadi pembina upacara Hari Kesadaran Nasional pada 17 Januari lalu. Syahrul mengatakan dirinya bersama Rahma akan turun langsung untuk melakukan razia ke kedai kopi.

“Kemarin pada upacara 17 hari bulan, saya sudah menyampaikan bahwa kami akan turun langsung melihat dan melakukan razia ke kedai kopi, ternyata pada hari ini masih ada beberapa ditemukan pegawai Pemko Tanjungpinang yang duduk di kedai kopi,” ungkap Syahrul.

Seraya dengan itu, Syahrul yang menemui pegawainya tersebut memberikan nasehat agar tidak duduk di kedai kopi pada saat jam kerja yang sudah ditentukan waktunya yaitu pukul 08.00 sampai dengan 16.00, terkecuali jam istirahat yang diberikan pada pukul 12.00 sampai dengan 13.00. “Jika ingin duduk di kedai kopi silahkan di jam istirahat yang sudah disediakan, tapi setelah itu harus kembali ke kantor untuk melanjutkan aktivitas, terlebih lagi di bagian pelayanan yang harus memberikan pelayanan terbaik,” jelasnya.

Sementara itu, ditempat terpisah Rahma juga mengatakan jika ada yang kedapatan di kedai kopi akan di catat namanya dan diberikan sanksi disiplin agar ada efek jera bagi ASN dan Honorer yang tidak patuh terhadap aturan. “Kita akan berikan sanksi kedisiplinan jika ada yang kedapatan, tujuannya agar ada efek jera untuk tidak mengulanginya lagi,” ungkap Rahma.

Rahma juga mengatakan sanksi disiplin ini bukan bersifat sementara, akan tetapi berlanjut sampai kapanpun. Ia menyampaikan kedepannya akan diberikan rompi kepada ASN dan Honorer yang dikenai sanksi tersebut sebagai salah satu bukti ketidakdisiplinannya dalam menjalankan tugas. “Rompi itu sebagai tanda ketidakdisiplinan dan akan diproses sesuai dengan aturan yang berlaku, jika ingin keluar kantor pastikan tujuannya jelas dan keperluannya untuk apa, ini harus diperhatikan dan dicermati bersama,” tegas Rahma.

Dalam razia tersebut, Syahrul dan Rahma mendapati sekitar 15 orang ASN dan Honorer yang duduk di kedai kopi. Syahrul turun langsung di kedai kopi seputaran Bintan Center dan dilanjutkan di wilayah Senggarang, sedangkan Rahma dimulai dari Jalan Nangka sampai di seputaran Jalan Raja Haji Fisabilillah KM. 8 dengan didampingi oleh Satpol PP Kota Tanjungpinang.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga