Hasil Perburuan Babi Tim BP Batam Menimbulkan Kesadisan, Babi Digantung Tidak Dikubur

0
142
Terlihat Hewan ternak Babi yang sudah Mati di sangkut diatas Pohon.(foto : Mustafa)

Batamtimes.co , Batam – Penggusuran dan penertiban ternak Babi di hutan resapan air waduk Dam Duriangkang dilaksanakan selama dua hari dimulai Rabu – Kamis, melibatkan berbagai unsur seperti Dirpam BP Batam, Satpol PP, Polresta Barelang, TNI AL dan TNI AD.

Dari pantauan www.batamtimes.co tujuan penertiban ternak-ternak Babi di Dam Duriangkang tersebut dikarenakan lokasi peternakan persis berada di hutan resapan air Waduk Dam Duriangkang, yang merupakan sumber air baku untuk Kota Batam.

Hanya saja penertiban hewan Babi  oleh Tim terpadu menyisakan kesadisan , eksekusi Babi-babi di lokasi waduk seperti tidak ada belas kasihan .

Hewan Babi-Babi yang ditangkap mengunakan tombak,atau mengunakan parang dengan cara di bacok.Setelah mati,hewan babi itupun digantung diatas pohon tanpa dikubur.

Pemilik ternak hanya dapat mampu menatap Babi miliknya tergantung dengan leher dan badan terbelah-belah bekas bacokan benda tajam.

“ Tim terpadu yang datang,jika mau membunuh hewan babi itu,ya bunuh aja, tapi jangan kejam begitulah, masak udah mereka bacok-bacok lalu mereka gantung lagi di pohon, kemana rasa kemanusiaan mereka” ujar salah seorang peternak Babi yang tidak ingin namanya disebutkan, Rabu di Lokasi Dam Duriangkang,dengan mimik wajah sedih.

Sementara itu, Kaop Dirpam BP Batam M.Salim di Lokasi Dam Duriangkang mengatakan,penertiban dilakukan untuk ternak babi yang ada di dalam kandang dan penertiban hewan babi yang diluar kandang.

“Untuk hewan babi yang diluar kandang diburu dengan cara penombakan dan juga menggunakan parang bukan di tembak”katanya

Dikatakan Salim,saat ditanya wartawan  kenapa digantung di Pohon babi -babi yang sudah mati ,sudah sesuai dengan kesepakatan tim penertiban .

” Untuk babi-babi yang sudah terbunuh dan kemudian akan kami Gantung di pohon , sesuai dengan kesepakatan tim gabungan.”terangnya

Ditambahkannya, Penggusuran dan penertiban Babi-Babi liar oleh tim gabungan di hutan resapan air Waduk Dam Duriangkang, sudah melalui tahap koordinasi dan sosialisasi.Para peternak juga sudah diberikan surat peringatan pertama kedua hingga akhirnya diambil tindakan.

“Surat peringatan diberikan hingga tiga kali,namun tidak juga di respon oleh warga setempat yang bermukim dan beternak hewan babi di dam Duriangkang.Kita juga sudah mengingatkan lahan yang mereka tempati kawasan hutan resapan air bersih” tandasnya.

 

(red/Mustafa)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here