STTP Malang Suntikan Dana Segar,Guna Mempercepat Lingga Lumbung Pangan Nasional

0
222
Bupati Lingga saat memberikan keterangan Pers terkait bantuan STPP Malang ,Senin (27/11/2017)

batamtimes.co,Lingga – Bupati lingga terus melakukan konsolidasi guna peningkatan percepatan Kabupaten Lingga sebagai lumbung pangan di kawasan kepri.

Upaya itu akhirnya membuahkan hasil, Sekolah Tinggi Penyuluhan Pertanian (STPP) Malang memberikan bantuan dana untuk penguatan Sumber Daya Manusia (SDM) bidang pertanian.

Bupati Lingga, Alias Wello mengatakan,akhirnya membuahkan hasil STTP Malang memberikan bantuan dana,sehingga kabupaten Lingga yang pada Tahun 2017 lalu akan mewujudkan Lingga sebagai lumbung pangan di wilayah perbatasan.Dalam wakti dekat ini akan terwujud.

“Alhamdulillah, STPP Malang memberi dana segar guna mewujudkan Kabupaten Lingga sebagai Lumbung pangan Nasional secara umum dan terutama untuk  wilayah kepri ” kata Alias, Senin (27/11/2017).

Sebut Alias Wello, rencananya sebanyak 220 orang mahasiswa STPP Malang akan datang ke lingga untuk melakukan pembinaan dan pendampingan pengolahan lahan.

Pembinaan tersebut,tambahnya,difokuskan pada pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan padi.”Terutama di lokasi sawah baru di Desa Resang dan Marok Kecil kecamatan singkep selatan,”Ungkap alias.

Lebih lanjut,dikatakanya,Rencananya Februari Tahun 2018 sekitar 220 orang mahasiswa STPP Malang yang akan melakukan Praktek Kerja Lapangan (PKL) di Lingga.

” kedatangan para mahasiswa PKL ini nanti pada februari 2018 mendatang diharapkan dapat membawa warna keberhasilan dan bermanfaat bagi daerah”.kata Alias

Dari 220 orang mahasiswa STTP itu , hanya separoh yang diikutkan di lokasu sawah desa resang,sisanya akan diarahkan melakukan pendampingan pengolahan lahan, penanaman dan pemupukan HPT di Tanah Putih dan wilayah lainnya.

“Intinya keberadaan mahasiswa STTP ini akan kita sebarkan ke seluruh lokasi persawahan yang ada,” terangnya

 

 

(red/Dian)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here