Dua Kubu Dalam Partai Hanura Sepakat Islah,Wiranto : Persoalan Partai Hanura Sudah Selesai

0
149
Ketua Dewan Pembina yang sekaligus pendiri Hanura, Wiranto.

Batamtimes.co,Jakarta – Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) sepakat untuk berdamai atau islah. Baik “kubu Ambhara” yang dipimpin Daryatmo maupun “kubu Manhattan” yang dipimpin Oesman Sapta Odang (OSO) sepakat untuk segera menyelesaikan masalah.

Hal itu tertuang dalam pernyataan bersama kedua belah pihak usai melakukan pertemuan di Hotel Rizt Carlton, ‎Jakarta, Selasa (22/1) malam.

Hadir pada pertemuan itu, dari kubu OSO adalah OSO sendiri bersam Sekjen Herry L Siregar, Bendahara Umum Zulnahar Usman, Waketum Gede Pasek, dan Ketua bidang Keanggotaan Adrianus Garu. Sementara Daryatmo‎ tidak didampingi Sekjen Sarifuddin Sudding.

Pertemuan dipimpin Ketua Dewan Pembina yang sekaligus pendiri Hanura, Wiranto. Usai pertemuan, Wiranto menjelaskan persoalan Hanura telah selesai. Kedua belah pihak telah sepakat untuk kembali bersama-sama.

Namun dia menolak kubu siapa yang diakui. Dia menegaskan proses ke arah tersebut akan dibahas usai pertemuan malam ini. Tetapi intinya, konflik diakhiri.

“Kita selesaikan secara martabat. Kita selesaikan dengan menggunakan hati nurani sesuai nama partai,” kata Wiranto yang juga Menko Polhukam.

‎Ia mengemukkan suatu organisasi, termasuk partai politik (Parpol) pasti mengalami masalah. Itu pula yang dihadapi Hanura saat ini. Namun masalah yang terjadi bukan berarti tidak bisa diselesaikan. Hanura sedang mencari penyelesaian dan sudah disepakati konflik disudahi.

“Memang betul kalau masalah tidak terselesaikan maka sangat mengganggu eksistensi partai dan mengganggu proses verifikasi. Itu mengganggu pemilu ke depan. Kami sangat sungguh menyelesaikan perbedaan dengan cara bermartabat. Kami bertumpu pada anggaran dasar dan anggaran rumah tangga (AD/ART) partai.”

Dia menambahkan mulai saat ini, tidak ada lagi saling salah-menyalahkan dan tuduh-menuduh. Kedua belah pihak harus menahan diri dan bersama-sama menyelesaikan masalah.

 

(red/Suara Pembaharuan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here