Yonkomposit 1/Gardapati Gelar Peningkatan Kapasitas, Kapabilitas, Penguatan SDM

0
444

Natuna (BT) – Pasca pemilihan umum serentak 2019 personil Batalyon Armed Komposit 1/Gardapati Natuna gelar kegiatan peningkatan Kapasitas, Kapabilitas dan Penguatan kelembagaan SDM mulai 25 – 27 Juni 2019, dilaksanakan di Villa Sisir Basisir, Sujung, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna.

Pelaksanaan kegiatan tersebut diselenggarakan kerjasama Bawaslu Kabupaten Natuna dengan Batalyon Armed Komposit 1/Gardapati bermarkas di Teluk Buton, Kecamatan Bunguran Timur Laut, Natuna.

Paparan materi Danton Jihandak Zipur Batalyon Komposit 1/Gardapati, Letda CZI Ondang menyampaikan materi alasan keberadaan dan penempatan Batalyon Komposit 1/Gardapati di Kepulauan Natuna.

Bentuk kegiatan berupa Outbound diikuti hampir 100 peserta dalam permainan yang dirancang untuk memberikan pelajaran bagaimana seorang individu sebagai pemimpin (Leader) dalam mempengaruhi, dan mengarahkan serta memotivasi orang untuk mencapai tujuan.

Acara yang dibuka langsung Ketua Bawaslu Natuna, Khairul Rijal, S.IP, Selasa (25/06/2019) sore dihadiri anggota Komisioner Lindawati, SH, Ayanep Yulius, SH, M.Kn turut memberikan paparan materi dipandu Korsek Bawaslu, Rama, S.Pd, disejalankan kegiatan bahan evaluasi dalam menghadapi Pemilu Kepala Daerah (Pilkada) 2020.

Pada kesempatan tersebut, berbagai kegiatan permainan pun digelar pengenalan Baris Berbaris, permainan game dipandu 5 pelatih yakni, Serda Adjis, Serda Syaka, Serda Farid, Pratu Pasaribu dan Prada Sianipar dibawah koordinator Danrai Armed Komposit 1/ Gardapati, Lettu Arm Alexander Argo.

Selain itu, Danton Jihandak Zipur Batalyon Komposit 1/Gardapati, Letda CZI Ondang menyempatkan diri menyampaikan materi alasan keberadaan dan penempatan Batalyon Komposit 1/Gardapati di Kepulauan Natuna.

Ia menjelaskan alasan penempatan Batalyon Komposit di Kepulauan Natuna adalah keberadaan Kepulauan Natuna merupakan wilayah pertahanan perbatasan garda terdepan NKRI.

Tugasnya menjaga segala bentuk ancaman dari pihak asing terhadap keutuhan NKRI, terlebih Klaim China terhadap keberadaan Laut China Selatan.

Di Natuna telah ditempatkan berbagai satuan sesuai dengan tugas dan fungsinya baik, didarat maupun di udara sembari menunjukkan video pembangunan pangkalan militer diklaim oleh China di pulau-pulau tak bertuan seputar kepulauan Spratly.

System’ pertahanan yang dibangun di Natuna dan perlengkapan alutsista milik TNI seperti Astros II MIK 6 mampu menaikkan peringkat kekuatan militer Indonesia menjadi urutan ke -15 didunia.
Selain itu, Rudal Starstreak milik Armed Komposit 1/ Gardapati, cukup canggih dan handal menghancurkan musuh, papar Serda Adjis, mendapat respon positif dari peserta yang ditandai adanya dialok interaktif sebagai bentuk kepedulian kepada Bangsa dan Negara serta rasa Cinta Tanah Air.

Mereka berharap pula sytem pertahanan yang dimiliki TNI saat ini bisa ditingkatkan lagi untuk menangkal ancaman pihak asing, pinta peserta. Sumber dirilis pasintel Yonkomposit 1/Gardapati Natuna.

(Red/Pohan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here