Marsekal Indrajaya : Tingkatkan Potensi Kesiapsiagaan Operasi SAR di Perbatasan Natuna

0
368

Natuna (BT) Direktur Bina Potensi Basarnas Marsekal Pertama, TNI F. Indrajaya, SE.MM, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor SAR Natuna untuk meningkatkan potensi Kesiapsiagaan SAR diwilayah perbatasan NKRI Kabupaten Natuna.

Hal tersebut disampaikan Marsekal pertama, TNI F. Indrajaya, didampingi Kakansar Natuna, Mexianus Bekabel, S.Sos kepada awak media, disaat jumpa pers disela-sela kunjungan kerja ke Natuna di RM Gerai, Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng, Ranai, Natuna, Kepri, Selasa (27/08/2019) Siang tadi.

Tiba di Bandara RSA Ranai Direktur Bina Potensi Basarnas Marsekal Pertama, TNI F. Indrajaya, SE.MM, melakukan kunjungan kerja (Kunker) ke Kantor SAR Natuna, disambut sejumlah FKPD, Selasa (27/08/2019) pukul 10.45 Wib.

Menurut Indrajaya, kunjungan kerja ini dilaksanakan untuk melakukan rapat Forum Koordinasi Pencarian dan Pertolongan (FKP3) untuk menjalin semua potensi, untuk bisa meningkatkan koordinasi menghadapi kesiapsiagaan situasi emergency (Darurat) jika terjadi suatu bencana.

Sehingga kata Indrajaya, semua stackholder bisa bersatu untuk membantu kegiatan Operasi SAR di Natuna, ujarnya.

Kedua, sebut Indrajaya sekaligus menghadiri dan membuka pelatihan Potensi SAR di Natuna kepada personil juga bagi kalangan masyarakat umum yang mengikuti pelatihan.

Pelatihan potensi ini difokuskan pada Resque (Pertolongan) jika terjadi kecelakaan di air, ” ucapnya.

Hal ini dilakukan mengingat luas cakupan wilayah Kerja SAR Natuna membawahi dua Kabupaten Natuna dan Anambas bisa membantu dan mengatasi kendala kegiatan Operasi SAR dilapangan.

Marsekal Pertama TNI F. Indrajaya, SE.MM, direktur Bina Potensi Basarnas saat diwawancara awak media di RM Gerai Jalan Dtk Kaya Wan Mohd Benteng Ranai, Natuna.

Marsekal Indrajaya juga tidak membantah keterbatasan sarana, prasarana dan personil yang dimiliki SAR Natuna saat ini masih terbatas, namun untuk mengatasi keterbatasan perlengkapan tersebut, juga tergantung kondisi anggaran di APBN.

Namun, SAR Natuna akan terus berupaya berbenah kedepan, untuk mengatasi keterbatasan itu SAR Natuna bisa  menambah unit-unit SAR didaerah tersebut dalam melakukan Operasi SAR seperti dilakukan dibeberapa Daerah dan tingkat Provinsi, ungkapnya.

Dia berharap melalui kegiatan pelatihan potensi SAR di Natuna ini nantinya, bisa menambah kemampuan potensi SAR untuk melakukan Pertolongan pertama terlebih dahulu sebelum Tim SAR tiba di Lokasi kejadian.

Selain itu, ungkap Indrajaya, yang terpenting Koordinasi dan Sinergitas dengan Pemerintah Daerah, FKPD juga stackholder lainnya, sudah terbangun baik selama ini, akan terus ditingkatkan sebab akan memberikan kemudahan dalam membantu kegiatan Operasi SAR dilapangan, pungkasnya.

Selain Direktur Direktur Bina Potensi Basarnas Marsekal Pertama, TNI F. Indrajaya, SE.MM juga ikut dalam rombongan Kasubdit Pengelolaan Potensi, Anggit Mulyo Satoto dan Kasi Penyiapan Potensi, Gugus Widoyoko, SH.

Tiba di Bandara Raden Sadjad Ranai, pukul 10.45 Wib menggunakan pesawat Wing Air line, disambut Kakansar Natuna, Mexianus Bekabel, S.Sos, Danlanud RSA Kolonel penerbang Fairlyanto, Dandim 0318 Natuna, Letkol (Czi) Ferry Kriswardana, Danyonkomposit 1/Gardapati Natuna, Letkol (Inf) Rahmat,SE, Danlanal Ranai, Kolonel laut (P) Harry Setyawan, SE, dan Kapolres Natuna, AKBP Nugroho Dwi Karyanto, S.I.K serta sejumlah pejabat lainya.

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here