Di Akhir Masa Jabatan, Menteri Susi Pimpin Penenggelaman 2 Unit Kapal Ikan Asing Di Laut Natuna

0
63

Batamtimes.co – Natuna – Menteri Kelautan dan Perikanan Susi Pudjiastuti juga menjabat sebagai Komandan Satuan Tugas Pemberantas Penangkapan Ikan secara Ilegal (Satgas 115), kembali memimpin penenggelaman
2 (Dua) unit kapal asing asal Vietnam yang tertangkap SPDKP akibat melakukan illegal fishing di laut Natuna Utara beberapa waktu lalu.

Peresmian SKPT dihadiri dubes Norwegia dan perwakilan Dubes Newzeleand, Bupati Natuna, Kajari Ranai, FKPD dan sejumlah pejabat PSDKP di Selat Lampa Natuna, Senin (07/10/2019).

Kegiatan penenggelaman kapal asing tersebut turut dihadiri Dubes Norwegia dan Newzeland, Kejari Ranai, Bupati Natuna, Ketua DPRD, FKPD.

Kegiatan penenggelaman Kapal asing itu dilaksanakan usai peresmian Sentra Kelautan Perikanan Terpadu (SKPT) Selat Lampa, Senin (07/10/2019).

Tindakan ini dilakukan untuk menjadi perhatian negara tetangga yang masih sering melakukan pencurian ikan di Perairan Indonesia khususnya di Laut Natuna Utara.

Menteri Susi Pujiastuti mengatakan pemerintah Indonesia serius dalam upaya memberantas Ilegal Fishing, karenanya diharapkan hal ini dapat menjadi efek jera bagi negara asing.

“Kita harap dengan dilakukannya penenggelaman ini pencurian ikan asing dilaut Natuna khususnya akan semakin berkurang dari negara tetangga,” kata Susi disaat peresmian SKPT Selat Lampa, Natuna.

Selain itu Menteri Susi menyampaikan kunjungan kali ini merupakan kunjungan Kerjanya yang terakhir menjabat sebagai Menteri akan berakhir pada 20 Oktober 2019.

Ia mengucapkan terima kasih kepada Bupati Natuna dan seluruh jajaran pemerintah daerah Kabupaten Natuna,
selama ini telah menerimanya sangat luar biasa dan keramah tamahan, juga kerjasama serta dukunganya selama ini.

2 unit Kapal asing asal Tiongkok untuk pemusnahan barang bukti pencurian ikan di laut Natuna Utara.

Namun Susi berharap meskipun nanti dirinya tidak lagi menjabat sebagai Menteri berharap tetap mau menerima kedatanganya di Natuna seperti biasanya.

Sebab kata Susi senang dengan laut Natuna sangat strategis bagi Indonesia dan terlanjur jatuh cinta kepada Natuna,

Namun dia merasa sedih laut Natuna terumbu karangnya banyak yang dirusak akibat penggunaan alat tangkap yang dilarang.

Dia berharap laut Natuna dapat dijaga dengan baik dan merasa bangga dengan pemkab Natuna telah memprioritaskan sektor Pariwisata dan Kelautan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan menjaga Kedaulatan NKRI Garda terdepan, pungkasnya.

Sebelumnya, pada hari minggu (06/10/2019) kemarin Menteri Susi juga melakukan penenggelaman KIA di Pontianak Kalimantan Barat.

(Red/Pohan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here