Menkopolhukam : Pemerintah Jamin Kesehatan Masyarakat, Natuna Tetap Tenang

0
331

 

Batamtimes co – Natuna – Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan ( Menkopolhukam) Mahmud MD menyatakan pemerintah menjamin kesehatan masyarakat terutama Natuna dan evakuasi 238 WNI dari Wuhan, China sedang menjalani observasi di Hanggar Barat Pangkalan Militer Raden Sadjad Ranai dalam kondisi sehat.

Kunker Menkopolhukam Mahmud MD ke Natuna gelar pertemuan terbatas dengan Pemda Natuna, Kamis (06/02/2020) sore pasca penolakan Natuna dijadikan Kerantina 238 WNI dari Wuhan observasi di Hanggar Barat Pangkalan Militer Raden Sadjad Ranai.

Hal tersebut diungkapkan Menkopolhukam disaat kunjungan kerja ke Kepulauan Natuna, menggelar pertemuan terbatas dengan Pemda diruang rapat Kantor Bupati Jalan Batu Sisir, Bukit Arai, Ranai, Natuna, Kamis (06/02/2020) pukul 17.30 Wib.

Dia tegaskan seluruh WNI yang dipulangkan dari Wuhan dalam kondisi sehat, dan berdasarkan standar penanganan kesehatan dunia WHO terkait virus corona dan mereka harus menjalani diobservasi selama 14 hari sebelum dikembalikan kepada pihak keluarganya.

Mahmud MD mengakui adanya keterlambatan informasi kepada warga Natuna terkait evakuasi 238 warga negara Indonesia (WNI) dari Wuhan, Tiongkok yang ditempatkan di Natuna.

“Memang terjadi semacam miskomunikasi ya, keterlambatan informasi, karena perkembangan berlangsung begitu cepat sehingga pemerintah begitu mendapat greenlight untuk memulangkan saudara-saudara kita WNI dari Wuhan, China langsung bekerja cepat dan memutuskan mengambil tempat di Natuna dan pada akhirnya terjadi penolakan dari masyarakat karena kekhawatiran akan tertular virus corona,” terang Menkopolhukam.

Suasana rapat terbatas Menkopolhukam dikantor Bupati Natuna dihadiri Menkes Kesehatan, Pangkogabwilhan I, Kepala BNPB, Kapolda, Danrem 033/WP, Wakil Bupati, Ketua dan anggota DPRD dan FKPD Serta jajaran pemkab Natuna.

Lanjut Mahmud, keinginan pemda Natuna bertemu dengan Presiden Jokowi akan disampaikan dan tuntutan masyarakat Natuna sudah pemerintah penuhi, memberikan kompensasi jaminan kesehatan seperti Posko layanan Kesehatan darurat, bantun tenaga psikiater dan Menteri Kesehatan juga berkantor di Natuna selama masa observasi, bebernya.

Mahmud berharap agar masyarakat Natuna tetap tenang tidak usah khawatir
dan tidak terpengaruh pada berita bohong (Hoaks) yang akan menambah keresahan ditengah masyarakat.

Sebab pemerintah terus memonitor dan Informasi terkini terkait perkembangan WNI selama menjalani masa observasi di Natuna dan selalu bijak dalam menyikapinya, ungkap Menkopolhukam.

(Red/Pohan)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here