Kewaspadaan bagi Tenaga Kesehatan Medis

0
42

Jakarta -batamtimes.co-Dr Eka Mulyana, SpOT(K) dari Bidang Advokasi Tim Mitigasi IDI meminta tenaga kesehatan medis baik dokter umum, maupun dokter spesialis untuk tetap waspada pada kasus Covid dan juga penyakit menular lainnya.

Tim MItigasi IDI menghimbau apabila ada rekan sejawat dokter dan dokter spesialis menemukan gejala sesuai dengan Covid, ataupun penyakit menular yang sedang menjadi sorotan kewaspadaan agar segera dilaporkan pada Dinas Kesehatan setempat.

Data terakhir dari Tim Mitigasi IDI yang wafat hingga bulan Maret 2022 adalah 752 dokter umum dan dokter spesialis akibat Covid.

Data tersebut tersebar dari 29 propinsi di Indonesia. Sepanjang pandemi, Tim Mitigasi mencatat sebanyak 252 dokter meninggal pada tahun 2020, 495 dokter meninggal karena Covid, dan 5 dokter meninggal karena Covid sepanjang Januari hingga Maret 2022.

“Setelah bulan Maret 2022, masih belum ada tercatat dokter meninggal karena Covid. Meski demikian, kami menghimbau rekan sejawat dokter dan dokter spesialis tetap menjalankan protokol Kesehatan ketat dan mengenakan APD lengkap saat penanganan kasus Covid,” tegas dr Eka Mulyana.

Berikut adalah rekomendasi dari Bidang Kajian Penanggulangan Penyakit Menular PB IDI terkait pencegahan Covid dan penyakit menular lainnya:

1·      Tetap gunakan masker di ruang terbuka dan di ruang tertutup

2·      Tingkatkan kembali kegiatan Tracing and Testing

3·      Tingkatkan Cakupan Vaksinasi termasuk Booster

4·      Menghimbau para pemangku kebijakan spt gubernur dan bupati untuk melakukan berbagai upaya untuk  meningkatkan cakupan vaksinasi booster

5·      Cakupan vaksinasi anak juga perlu ditingkatkan terutama menjelang PTM 100 persen di tahun ajaran baru

6·      Aturan PCR negatif untuk pelaku perjalanan kembali diberlakukan

7·      Lakukan Edukasi masif dan terus menerus tentang upaya pencegahan karena pandemi belum berakhir, mengingat masyarakat sudah jenuh dengan pandemi.

8·      Tetap Patuhi protokol kesehatan

9·      Jangan lengah walaupun bila nanti kasus menurun

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here