8.6 C
New York
Thursday, April 2, 2026
spot_img
Home Blog Page 3

Pencarian Korban Tengggalam di Muara Sungai Serang Kulon Progo Belum Membuahkan Hasil

0

DIY – Batantimes.co – Pencarian terhadap Bekti Nurada alias BN bocah berusia sembilan tahun yang tenggelam di muara sungai Serang, Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo, provindi DIY belum membuahkan hasil.

Hingga Minggu sore sekitar pukul 17:00 WIB petugas SAR gabungan belum menemukan bocah yang tenggelam sejak Sabtu siang.

“Pencarian terhadap korban BM masih nihil. Pencarian akan dilanjutkan besok pagi,” kata Humas SAR DIY Pipit Erianto, Minggu 8 Maret 2026.

Pipit mengatakan, pencarian hari ini terhadap korban terkendala air sungai yang keruh.

“Air keruh sehingga penyelaman pun tdk bisa maksimal,” urainya.

Sebelumnya, Bekti Nurada (9) tenggelam di di muara sungai Serang, Glagah, Kecamatan Temon, Kabupaten Kulon Progo Sabtu 7 Maret siang.

Saat itu korban yang masih duduk dibangku kelas kelas 2 SD Negeri Glagah 2 itu bermain dipinggiran muara dengan dua orang rekannya. Namun, korban diduga tenggelam di muara sungai Serang tersebut.

 

Penulis : Tanto

Pembangunan Koperasi Desa Merah Putih di Kepri Mulai Rampung, Tujuh Unit Selesai 100 Persen

0

Batam – batamtimes.co-  Pembangunan fisik Koperasi Desa Merah Putih di Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) yang dikerjakan oleh jajaran TNI melalui Kodim se-Kepri terus menunjukkan progres positif.

Dari target awal pembangunan sebanyak 60 unit dan rencana total 407 koperasi di seluruh wilayah Kepri, sebanyak tujuh unit koperasi telah rampung 100 persen secara fisik.

Kepala Dinas Koperasi dan UKM (DKUKM) Kepri, Riky Rionaldi, mengatakan tujuh koperasi tersebut tersebar di Kota Tanjungpinang, Kabupaten Bintan, dan Kota Batam. Namun, meski bangunan telah selesai, koperasi tersebut masih menunggu proses serah terima serta persiapan operasional.

“Secara fisik tujuh unit sudah 100 persen, tetapi memang belum serah terima dan belum beroperasi karena masih ada tahapan lanjutan, termasuk pembahasan rencana bisnis,” ujar Riky, Rabu.

Ia menjelaskan, dalam waktu dekat Kementerian Koperasi akan melakukan monitoring untuk membahas model bisnis dan kesiapan operasional masing-masing koperasi agar dapat berjalan secara berkelanjutan.

Di Kota Batam sendiri, dari total 46 kelurahan, terdapat empat unit koperasi yang pembangunan fisiknya telah selesai 100 persen.
Riky mengakui proses pembangunan koperasi tersebut menghadapi sejumlah kendala, terutama terkait ketersediaan lahan. Beberapa lokasi pembangunan merupakan aset milik pemerintah daerah, BP Batam, maupun Badan Usaha Milik Negara (BUMN) sehingga memerlukan proses persetujuan administrasi sebelum pembangunan dapat dilaksanakan.

“Semangatnya tinggi, tetapi memang ada kendala lahan. Yang sudah terbangun itu lahannya sudah mendapat persetujuan karena ada yang merupakan aset pemda, BP Batam, maupun BUMN,” katanya.

Ia menambahkan, untuk wilayah tertentu dengan kondisi lahan terbatas, seperti kawasan pesisir dengan bangunan di atas laut, pembangunan difokuskan pada area daratan yang lebih memungkinkan secara teknis serta dari sisi legalitas.

Lebih lanjut, Riky menegaskan bahwa kehadiran Koperasi Merah Putih tidak dimaksudkan untuk mengganggu keberadaan ritel modern seperti Alfamart maupun Indomaret. Program ini lebih berorientasi pada pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui penguatan koperasi di tingkat kelurahan.

“Koperasi Merah Putih ini fokus pada pemberdayaan dan penguatan ekonomi masyarakat berbasis koperasi, bukan untuk bersaing dengan ritel modern,” ujarnya.

Pemerintah Provinsi Kepri berharap pembangunan koperasi tersebut dapat memperluas akses usaha serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui model usaha bersama yang dikelola secara profesional dan berkelanjutan.

Penulis : Adi

Safari Ramadan Kepala BP Batam: Momentum Perkuat Silaturahmi dan Serap Aspirasi Masyarakat

0

Batam — batamtimes.co – Kepala BP Batam, Amsakar Achmad, melanjutkan rangkaian Safari Ramadan di Musala At-Taubah dan Masjid Nurul Falah Golden Park Nongsa, Rabu (4/3/2026).

Bukan hanya sekadar agenda seremonial, Amsakar mengatakan bahwa Safari Ramadan tahun ini sekaligus menjadi jembatan komunikasi antara pemerintah dan masyarakat Kota Batam. Sehingga, aspirasi dari akar rumput dapat tersampaikan secara langsung dan perumusan kebijakan semakin tepat sasaran.

Amsakar pada kesempatan tersebut juga mengajak seluruh jemaah untuk tetap merawat nilai-nilai persatuan di tengah keberagaman masyarakat. Salah satunya dengan menghentikan pembahasan terhadap narasi-narasi yang kontraproduktif dan berpotensi menimbulkan perpecahan.

Ia menilai, stabilitas sosial dan kekompakan seluruh komponen daerah menjadi kunci keberhasilan pembangunan Batam sebagai kota bandar dunia madani.

“Ramadan adalah momentum untuk kita berbenah diri sekaligus mempererat tali silaturahmi. Kami ingin kehadiran pemerintah benar-benar dirasakan langsung oleh masyarakat,” pesannya.

Sebagai bentuk dukungan terhadap kegiatan keagamaan, Amsakar juga menyalurkan bantuan operasional untuk Musala At-Taubah dan Masjid Nurul Falah.

Orang nomor satu di Kota Batam ini berharap, bantuan tersebut dapat mendukung aktivitas keagamaan dan mengoptimalkan peran rumah ibadah sebagai pusat pembinaan umat.

“Mari kita jaga kekompakan ini dan doakan agar setiap kebijakan yang kami ambil dapat berjalan optimal serta membawa kebaikan bagi Kota Batam tercinta,” tutup Amsakar.

Penulis : Adi

Fandi Ramadhan Divonis 5 Tahun Penjara dalam Kasus Penyelundupan Hampir Dua Ton Sabu

0

Batam – batamtimes.co – Majelis hakim Pengadilan Negeri Batam menjatuhkan vonis lima tahun penjara kepada terdakwa Fandi Ramadhan dalam perkara penyelundupan narkotika jenis sabu dengan barang bukti hampir dua ton. Putusan tersebut dibacakan dalam sidang yang digelar pada Kamis (5/3).

Majelis hakim yang dipimpin Tiwik menyatakan terdakwa terbukti secara sah dan meyakinkan melakukan tindak pidana permufakatan jahat tanpa hak dan melawan hukum sebagai perantara dalam jual beli narkotika golongan I.

“Menjatuhkan pidana terhadap terdakwa Fandi Ramadhan dengan pidana penjara selama lima tahun,” ujar Tiwik saat membacakan amar putusan di ruang sidang Pengadilan Negeri Batam.

Dalam pertimbangannya, majelis hakim menyatakan putusan tersebut diambil berdasarkan fakta-fakta yang terungkap selama persidangan.

Fakta tersebut didukung oleh alat bukti sah berupa keterangan para saksi, ahli, serta pengakuan terdakwa yang dinilai saling bersesuaian dengan dakwaan jaksa penuntut umum.

Majelis menilai perbuatan terdakwa memenuhi unsur Pasal 114 ayat (2) juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.

Hakim juga menyoroti besarnya barang bukti dalam perkara ini yang hampir mencapai dua ton sabu. Menurut majelis, jumlah tersebut sangat berbahaya apabila sampai beredar di masyarakat.

“Hal yang memberatkan, jumlah barang bukti hampir mencapai dua ton yang dikhawatirkan apabila beredar di wilayah Indonesia dapat merusak generasi bangsa. Terdakwa juga dinilai tidak mendukung program pemerintah dalam pemberantasan peredaran gelap narkotika,” kata Tiwik.

Sementara itu, hal yang meringankan adalah sikap terdakwa yang dinilai sopan selama proses persidangan. Selain itu, Fandi juga belum pernah dihukum dan masih berusia muda sehingga dinilai masih memiliki kesempatan untuk memperbaiki diri.

Dalam putusan tersebut, majelis hakim juga menetapkan sejumlah barang bukti berupa paspor dan telepon genggam milik terdakwa dirampas untuk negara.

Usai sidang, suasana haru mewarnai ruang pengadilan. Fandi Ramadhan langsung dipeluk ibunya yang hadir di persidangan. Sempat terjadi ketegangan ketika Fandi hendak menghampiri keluarganya yang memberikan dukungan sebelum terdakwa digiring petugas menuju mobil tahanan Kejaksaan Negeri Batam untuk kembali ke rumah tahanan.

 

Penulis : Adi

Darmizal: Presiden Prabowo Negarawan Sejati Ditengah Gejolak Dunia

0

Jakarta – batamtimes.co – Presiden Prabowo Subianto menggelar makan malam kebangsaan dengan para mantan Presiden dan Wakil Presiden RI serta para Ketua umum partai politik di Istana Negara, Jakarta Pusat pada Selasa malam 3 Febuari 2026.

Saat itu Prabowo terlihat didampingi oleh Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka dan jajaran Kabinet Merah Putih (KMP).

Hadir dalam jamuan tersebut diantaranya
Presiden ke-6 RI Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dan Presiden ke-7 RI Joko Widodo, mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla, mantan Wakil Presiden Boediono, mantan Wakil Presiden Ma’ruf Amin, para mantan Menteri Luar Negeri dan seluruh Ketua umum Partai Politik.

Dilokasi jamuan yang penuh keakraban ini Prabowo terlihat duduk ditengah. Mantan Danjen Kopasus ini terlihat diapit oleh Joko Widodo dan SBY.

Melihat jamuan makan malam tersebut Ketua umum Relawan Jokowi (ReJO) for Prabowo-Gibran, HM Darmizal, mengaku pertemuan tersebut sangat penting. Kata Darmizal, ajang tersebut merupakan bentuk silaturahmi nasional.

“Mengapa pertemuan ini sangat penting? Karena konteksnya tidak main-main. Dunia sedang memanas. Eskalasi konflik Amerika Serikat–Israel dan Iran di akhir Februari 2026 telah mengguncang tatanan geopolitik global. Harga energi bergejolak, stabilitas kawasan terancam, dan Indonesia sebagai negara besar tidak bisa tinggal diam,” ujar Darmizal, Rabu 4 Febuari 2026.

Darmizal menambahkan, langkah Presiden Prabowo yang baru kembali dari kunjungan kenegaraan sebelas hari ke Amerika Serikat dan Timur Tengah patut diapresiasi.

“Beliau tidak memilih jalan sendiri. Beliau memilih mendengar. Menimba pengalaman para pendahulu, menyerap kebijaksanaan lintas generasi, dan menghimpun masukan untuk merumuskan langkah mitigasi terbaik bagi Indonesia. Ini bukan hal yang mudah dilakukan seorang pemimpin,” lanjutnya.

Lebih jauh, Darmizal menegaskan, pertemuan ini memperkuat keyakinannya terhadap karakter kepemimpinan Prabowo.

“Inilah yang saya maksud ketika berulang kali mengatakan, Prabowo telah selesai dengan dirinya sendiri. Kepemimpinannya hari ini sepenuhnya untuk bangsa dan negara. Seorang pemimpin yang telah selesai dengan dirinya, tetap menjaga komunikasi dan berdialog duduk satu meja dengan para pendahulunya, tidak ada keraguan untuk meminta saran mereka,” tegasnya.

Darmizal juga menyoroti bahwa meskipun Megawati Soekarnoputri berhalangan hadir karena agenda internal partai di Bali, kehadirannya tetap diwakili oleh Puan Maharani sebagai Ketua DPR RI.

“Ini menunjukkan bahwa pesan persatuan tetap tersampaikan. Tidak ada yang menolak panggilan kebangsaan. Semua elemen bangsa hadir, baik secara langsung maupun melalui representasi,” terangnya.

Menurut Darmizal, silaturahmi dan diskusi kebangsaan di Istana Merdeka bukan peristiwa biasa, melainkan simbol bahwa kepemimpinan nasional tidak terputus oleh periode jabatan.

“Di saat dunia bergejolak, Indonesia justru menunjukkan kematangan, dimana pemimpin masa kini dan masa lalu duduk bersama, bukan saling menyalahkan, melainkan saling menguatkan. Disinilah letak kenegarawanan Prabowo Subianto. Bukan pada retorika, melainkan pada tindakan nyata membangun rekonsiliasi dan konsolidasi nasional ketika bangsa membutuhkannya,” urainya.

Pria asal Sumatera Barat ini berharap, semangat persatuan semacam ini terus dijaga kedepannya.

“Indonesia membutuhkan pemimpin yang kuat, tetapi Indonesia lebih membutuhkan pemimpin yang mau mendengar, egaliter dan berdialog untuk mendapatkan solusi kebangsaan,” demikian Darmizal.

Penulis : Tanto

Bocah Berusia Lima Tahun Tewas Tertabrak Kereta Api

0

Sleman – batamtimes.co – Seorang  bocah berusia lima tahun tewas tertabrak kereta api di Dusun Gamping Lor, Kalurahan Ambarketawang, Gamping, Sleman, Rabu 4 Maret 2026 sekitar pukul 15.15 WIB.

Korban diketahui berinisial MHRA (5), warga asal Kulon Progo yang saat ini tinggal bersama orang tuanya di wilayah Gamping Lor, Sleman.

“Peristiwa tersebut terjadi saat melintas KA Bandara relasi YIA–Yogyakarta dari arah barat ke timur. Berdasarkan keterangan petugas stasiun, masinis telah membunyikan semboyan peringatan berulang kali ketika melihat korban menyeberang rel sambil menuntun sepeda. Namun karena jarak sudah terlalu dekat, kecelakaan tidak dapat dihindari,” ujar Kasi Humas Polresta Sleman AKP Salamun kepada wartawan.

Menurut Salamun, kereta sempat berhenti untuk melaporkan kejadian kepada petugas stasiun terdekat, kemudian melanjutkan perjalanan.

“Petugas stasiun bersama personel melakukan penyisiran di sekitar lokasi dan menemukan korban berada di sisi selatan rel, sekitar 10 meter dari titik kejadian,” ujarnya.

Mendapat laporan tersebut, lanjut Salamun, gabungan fungsi Polsek Gamping yang dipimpin Pawas segera mendatangi lokasi, melakukan pengamanan tempat kejadian perkara (TKP), mencatat keterangan para saksi, serta berkoordinasi dengan Tim Inafis Polresta Sleman.

“Jenazah korban selanjutnya dievakuasi bersama relawan dan dibawa ke RS PKU Muhammadiyah Gamping guna proses medis lebih lanjut,” ujarnya.

Salamun menyampaikan bahwa lokasi kejadian dalam kondisi relatif sepi sehingga tidak ada warga yang mengetahui secara langsung peristiwa tersebut. Dugaan sementara, korban kurang memperhatikan situasi saat menyeberang rel.

“Pihak kepolisian mengimbau kepada masyarakat, khususnya orang tua, untuk meningkatkan pengawasan terhadap anak-anak serta tidak beraktivitas di sekitar jalur rel kereta api demi keselamatan bersama,” pungkas Salamun.

 

Penulis : Tanto

Pertamina Patra Niaga Lakukan Retail Make Over SPBU, Perkuat Standar Layanan dan Kenyamanan Pelanggan

0

Jakarta – batamtimes.co – Pertamina Patra Niaga terus memperkuat komitmennya dalam menghadirkan layanan energi yang prima melalui program Retail Make Over Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di berbagai wilayah Indonesia. Hingga saat ini, sebanyak 1.647 SPBU telah dilakukan proses Retail Make Over sebagai bagian dari transformasi berkelanjutan perusahaan untuk meningkatkan standar fasilitas, kualitas layanan, serta pengalaman pelanggan agar semakin nyaman, modern, dan terpercaya.

Direktur Utama Pertamina Patra Niaga, Mars Ega Legowo Putra menegaskan bahwa Retail Make Over bukan sekadar pembaruan fisik, melainkan transformasi menyeluruh pada aspek layanan dan pengawasan mutu. “Retail Make Over ini bukan hanya memperbarui tampilan SPBU, tetapi juga memastikan peningkatan standar pelayanan dan kualitas produk yang diterima masyarakat. Kami ingin setiap SPBU Pertamina menjadi tempat yang bersih, aman, profesional, serta memberikan pengalaman terbaik bagi pelanggan. Kepercayaan masyarakat adalah prioritas utama kami,” ujar Mars Ega.

Melalui program ini, Pertamina Patra Niaga melakukan peningkatan service level secara komprehensif, mencakup pembaruan totem, toilet, dan musala agar lebih bersih dan representatif; penyegaran visual SPBU sesuai standar identitas terbaru; perbaikan area filling station termasuk kanopi dan dispenser; peningkatan kompetensi serta standar penampilan operator dengan mengedepankan prinsip 3S (Senyum, Salam, Sapa); hingga optimalisasi sistem layanan dan transaksi, termasuk pemanfaatan pembayaran non-tunai melalui aplikasi MyPertamina.

Selain itu, perusahaan juga memperkuat aspek Quality & Quantity (Q&Q) Monitoring guna memastikan mutu dan takaran BBM tetap sesuai standar. Pengawasan dilakukan melalui pengecekan free water content untuk memastikan tidak terdapat kandungan air dalam BBM, pemeriksaan density guna menjamin kualitas sesuai spesifikasi, serta pengujian takaran nozzle secara berkala untuk memastikan akurasi dispenser tetap terjaga.

Apresiasi terhadap peningkatan layanan ini juga disampaikan oleh salah satu konsumen SPBU Pertamina, Yuka. “Selama pengalaman saya isi bensin di SPBU Pertamina sangat memuaskan sekali ya, karena pertama dari titiknya yang sangat banyak di mana-mana bahkan di tempat terpencil dan juga dari pelayanannya juga sangat bagus dan ramah,” ungkapnya.

Program Retail Make Over dilaksanakan secara bertahap dengan prioritas pada SPBU berlokasi strategis dan memiliki volume transaksi tinggi. Melalui transformasi ini, Pertamina Patra Niaga optimistis dapat semakin meningkatkan kepuasan pelanggan sekaligus memperkuat citra SPBU Pertamina sebagai destinasi energi pilihan masyarakat dengan layanan yang unggul, transparan, dan andal di seluruh Indonesia.

Penulis : Tanto

Pelaku UMKM Taman Gurindam 12 Gelar Demo Didepan Rumah Gubernur

0

Tanjungpinang – batamtimes.co – Puluhan  pelaku Pelaku Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Taman Gurindam 12 Zona C, Tanjungpinang, provinsi Kepulauan Riau (Kepri) menggelar demontrasi didepan rumah dinas Gubernur Kepri Ansar Ahmad, Senin 2 Maret 2026.

Aksi tersebut mendapat pengawalan ketat dari Kepolisian serta Satuan Polisi Pamong Praja alias Satpol PP provinsi Kepri.

Mereka memprotes atas diadakannya Bazar Kurma Ramadan 2026, di zona B, di kawasan pesisir Taman Gurindam 12.

Mereka menagih janji Gubernur Ansar Ahmad yang menyatakan kasawan zona A dan B dilarang adanya aktivitas bazar apapun.

Aksi ini merupakan bentuk protres atas terbitnya Surat Nomor B/100.3.12.10/68/DISPAR/2026 tanggal 15 Februari 2026 yang dikeluarkan oleh Dinas Pariwisata Provinsi Kepulauan Riau yang menjadi dasar penyelenggaraan Pasar Ramadan 2026 di Zona B melalui vendor Kota Tua Tanjungpinang.

Sekretaris perkumpulan UMKM Taman Gurindam 12, sekaligus koordinator aksi Andi Rio Framantdha menyoroti adanya persoalan administratif yang dinilai menimbulkan multitafsir.

Ia mempertanyakan kejelasan status surat sebelumnya setelah terbitnya surat pengalihan bernomor 98 tertanggal 24 Februari 2026.

“Terkait Surat Nomor 68 itu, menurut kami menimbulkan multitafsir. Seharusnya dicabut terlebih dahulu sebelum menerbitkan surat pengalihan Nomor 98 tanggal 24 Februari 2026. Faktanya, sampai hari ini Surat 68 belum dicabut. Jadi pertanyaannya, bagaimana kejelasan status Surat Nomor 68 tersebut?,” tegas Andi Rio.

Di tengah aksi damai tersebut, Pemerintah daerah melalui Kepala Dinas UMKM Riki Rionaldi menjelaskan, dinamika yang terjadi di kawasan Taman Gurindam merupakan bagian dari penataan wilayah yang berdampak pada meningkatnya persaingan antar pelaku usaha.

“Penataan itu akan semakin cantik, risikonya juga besar. Semakin menarik, semakin diperebutkan. Ini fenomena yang tidak hanya terjadi di Kepulauan Riau, tapi juga di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Penulis : Tanto

Opini : Filsafat Barat Versus Filsafat Islam Perbedaan dan Kesamaan

0
Foto : Asisstant Professor Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H., M.H./HERSIT.

Oleh : Asisstant Professor Mohammad Mara Muda Herman Sitompul, S.H., M.H./HERSIT.

Latar belakang artikel singkat tentang perbedaan Filsafat Barat versus Filsafat Islam. Filsafat telah menjadi bagian integral dari peradaban manusia sejak zaman kuno.

BGN Tegaskan Anggaran MBG Bukan Rp15.000, Tapi Rp8.000–Rp10.000

0

Jakarta – batamtimes.co – Menyikapi ramainya perbincangan di media sosial terkait menu Ramadan yang dinilai menyimpang dari ketentuan anggaran, Badan Gizi Nasional (BGN) kembali menegaskan bahwa anggaran bahan makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) ditetapkan sebesar Rp8.000–Rp10.000 per porsi, bukan Rp15.000.

Penegasan ini disampaikan Wakil Kepala Badan Bidang Komunikasi dan Investigasi, Nanik S. Deyang, di Jakarta, Selasa 24 Febuari 2026.

Nanik menjelaskan, besaran anggaran Rp13.000 untuk balita hingga kelas 3 SD serta Rp15.000 untuk anak kelas 4 SD ke atas hingga ibu menyusui tidak sepenuhnya digunakan untuk bahan baku makanan. Sebagian anggaran tersebut dialokasikan untuk kebutuhan operasional serta insentif bagi yayasan/mitra pelaksana.

“Jadi, kami ingatkan kembali anggaran bahan makanan untuk balita/PAUD/TK/RA serta SD/MI kelas 1–3 itu sebesar Rp8.000 per porsi. Sementara, untuk SD/MI kelas 4 ke atas hingga ibu menyusui, anggaran bahan makanan sebesar Rp10.000 per porsi,” ujar Nanik.

Nanik menjelaskan, selain untuk bahan baku makanan, anggaran MBG juga mencakup biaya operasional sebesar Rp3.000 per porsi. Dana tersebut digunakan untuk berbagai kebutuhan pendukung, antara lain pembayaran listrik, internet/telepon, gas, air, insentif relawan pekerja SPPG, insentif guru PIC, insentif kendaraan, pembayaran BPJS Ketenagakerjaan relawan, insentif kader posyandu yang mendistribusikan makanan untuk 3B, pembelian alat pelindung diri dan kebutuhan kebersihan, pembayaran BBM mobil MBG, serta operasional KaSPPG beserta timnya, dan sebagainya.

Selain itu, terdapat pula alokasi anggaran sebesar Rp2.000 per porsi yang digunakan untuk sewa lahan dan bangunan, meliputi dapur, empat gudang, dua kamar mes, pembangunan IPAL, filterisasi air, serta sewa peralatan masak modern, mulai dari steam rice, steam cuci ompreng, kompor, kulkas, chiller, freezer, panci, hingga sewa ompreng.

Dalam juknis terbaru Nomor 401.1, anggaran sebesar Rp2.000 per porsi tersebut dikategorikan sebagai insentif fasilitas SPPG yang disediakan oleh mitra sebesar Rp6 juta per hari, dengan asumsi setiap SPPG melayani 3.000 penerima manfaat.

Namun demikian, BGN tetap terbuka terhadap masukan maupun pelaporan apabila terdapat indikasi menu MBG yang dinilai kurang dari alokasi anggaran yang telah ditetapkan.

“Setiap laporan akan ditindaklanjuti secara profesional, objektif, dan sesuai prosedur pengawasan yang berlaku, guna memastikan pelaksanaan Program MBG berjalan sesuai ketentuan dan standar yang telah ditetapkan,” tutup Nanik.

Penulis : Tanto

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga