8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 100

Shin Tae-yong Tinggalkan Indonesia, Suporter Timnas Lepas dengan Haru di Bandara Soekarno-Hatta

0
Keterangan foto : Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, secara resmi meninggalkan Indonesia untuk kembali ke Korea Selatan.(Dok)

Jakarta – batsmtimes co –  Mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, secara resmi meninggalkan Indonesia untuk kembali ke Korea Selatan pada Minggu (26/1/2025) malam. Keberangkatan pelatih asal Korea Selatan ini melalui Bandara Internasional Soekarno-Hatta menjadi momen emosional bagi para pendukung Timnas Indonesia.

Shin Tae-yong terbang menggunakan maskapai Korean Air dengan jadwal keberangkatan pukul 21.50 WIB. Sebelum memasuki area keberangkatan internasional, ia menyempatkan diri menyapa puluhan suporter yang hadir, termasuk kelompok pendukung La Grande Indonesia (LGI). Momen perpisahan ini diwarnai dengan tangis haru dari para suporter yang mengantarnya.

“Saya berharap kalian semua terus mendukung Timnas Indonesia, terutama di kualifikasi Piala Dunia 2026. Dukungan kalian sangat penting untuk mendorong semangat para pemain,” ujar Shin Tae-yong di Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta, Sabtu malam.

Shin Tae-yong pertama kali menjabat sebagai pelatih Timnas Indonesia pada Januari 2020 dan sempat mendapatkan perpanjangan kontrak hingga 2027. Namun, keputusan mengejutkan datang dari PSSI yang mengumumkan tidak memperpanjang kontraknya pada 6 Januari 2025. Keputusan ini disampaikan langsung oleh Ketua Umum PSSI, Erick Thohir.

Selama masa kepemimpinannya, Shin Tae-yong dianggap berjasa mengembangkan sepak bola Indonesia, terutama dalam menciptakan generasi muda yang lebih kompetitif di tingkat Asia. Namun, PSSI kini menunjuk pelatih asal Belanda, Patrick Kluivert, sebagai pengganti Shin Tae-yong.

Meski telah resmi berpisah, Shin Tae-yong tetap menunjukkan kecintaannya pada Indonesia. Ia mengungkapkan bahwa Indonesia sudah seperti tanah air kedua baginya. Ia juga berharap Timnas Indonesia terus mendapat dukungan maksimal dari suporter dalam perjuangan di kualifikasi Piala Dunia 2026.

Timnas Indonesia saat ini berada di posisi ketiga Grup C Zona Asia dengan raihan enam poin dari enam laga. Babak kualifikasi akan kembali berlanjut pada Maret 2025.

Kepergian Shin Tae-yong menjadi bukti hubungan emosional yang mendalam antara sang pelatih dan pendukung Timnas Indonesia. Suporter berharap warisan positif yang ditinggalkan oleh Shin Tae-yong dapat terus dikembangkan untuk masa depan sepak bola Indonesia.

Jasad Anak Hanyut di Sungai Tembung Ditemukan 10 Kilometer dari Lokasi Awal

0
Keterangan Foto : Pencarian korban melibatkan tim gabungan dari Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, dan masyarakat setempat.(Antara)

Sumut batamtimes.co –  SAR Gabungan Medan akhirnya menemukan jasad Muhammad Fauzan (12), seorang anak yang dilaporkan hanyut di Sungai Tembung, Kecamatan Percut Sei Tuan, Kabupaten Deli Serdang, sejak Kamis (23/1). Korban ditemukan pada Sabtu (25/1/2025) pukul 17.30 WIB dalam kondisi meninggal dunia, sekitar 10 kilometer dari lokasi awal ia hanyut.

“Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia dan diperkirakan terseret arus sungai yang deras hingga tenggelam,” kata Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Basarnas Kelas A Medan, Mustari.

Pencarian korban melibatkan tim gabungan dari Basarnas Medan, BPBD Deli Serdang, dan masyarakat setempat. Tim menyisir sungai menggunakan perahu landing craft rubber (LCR) dan peralatan pencarian lainnya.

Peristiwa bermula ketika korban bersama enam temannya bermain dan berenang di Sungai Tembung. Saat asyik berenang, korban terbawa arus sungai yang deras. Teman-temannya yang menyaksikan kejadian itu segera meminta pertolongan kepada warga sekitar, yang kemudian melaporkannya ke BPBD Deli Serdang. Informasi tersebut diteruskan ke Basarnas Medan untuk melakukan operasi pencarian.

Setelah ditemukan, jasad Muhammad Fauzan dievakuasi dan diserahkan kepada pihak keluarga untuk dimakamkan. Mustari turut menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban atas musibah yang terjadi.

“Dengan ditemukannya korban, operasi SAR dinyatakan selesai dan ditutup. Kami mengucapkan turut berduka cita kepada keluarga korban. Semoga keluarga diberikan kekuatan dan ketabahan,” tutup Mustari.

Musibah ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu mengutamakan keselamatan, terutama saat beraktivitas di area sungai, terutama di musim penghujan yang meningkatkan risiko arus deras.

 

Penulis : Tim

Editor : Pohan

Sekda Kepri Adi Prihantara Tekankan Pentingnya Sinergi dalam Pelaksanaan APBD 2025

0
Keterangan Foto : Adi Prihantara, menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Nagoya Hill, Batam.(Ist)

Tanjungpinang – batamtimes.co-  Sekretaris Daerah Provinsi Kepulauan Riau (Kepri), Adi Prihantara, menghadiri Rapat Koordinasi Pelaksanaan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Tahun 2025 yang digelar di Hotel Nagoya Hill, Batam, pada Jumat (24/1/2025). Kegiatan ini dihadiri oleh sejumlah pejabat penting dari tingkat provinsi dan kabupaten/kota di Kepri.

Dalam sambutannya, Adi menegaskan bahwa pelaksanaan APBD tahun 2025 harus terintegrasi dan selaras dengan prioritas pembangunan nasional, sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 15 Tahun 2024 tentang Pedoman Penyusunan APBD Tahun Anggaran 2025. Ia menekankan pentingnya pengelolaan anggaran yang efektif, efisien, dan akuntabel untuk memastikan target pembangunan nasional dan daerah dapat tercapai.

“APBD bukan hanya dokumen administrasi, melainkan amanah dari masyarakat untuk mempercepat pembangunan dan meningkatkan kesejahteraan rakyat. Kita harus melaksanakannya dengan penuh tanggung jawab,” kata Adi.

Adi juga mengingatkan bahwa tahun 2025 akan diwarnai oleh tantangan global, seperti ketidakpastian ekonomi, serta tuntutan masyarakat terhadap peningkatan pelayanan publik. Oleh karena itu, ia menekankan pentingnya sinergi dan koordinasi antar sektor untuk memastikan keberhasilan program dan kegiatan yang telah direncanakan.

“Tiap lini pemerintahan harus bekerja sesuai dengan tugas pokok dan fungsinya, saling mendukung, dan berkolaborasi untuk mencapai target pembangunan yang optimal,” tambahnya.

Adi juga menggarisbawahi beberapa poin penting yang menjadi perhatian dalam pelaksanaan APBD, antara lain:

  1. Pedoman pelaksanaan APBD sesuai surat Menteri Dalam Negeri Nomor 900.1.15.1/21143/Keuda.
  2. Penataan tenaga non-ASN, termasuk penganggaran gaji dan TPP PPPK.
  3. Pelaksanaan program makan bergizi gratis.
  4. Efisiensi belanja APBD sesuai Instruksi Presiden Nomor 1 Tahun 2025.

Ia menegaskan bahwa meskipun ada instruksi efisiensi, pemerintah daerah harus tetap mampu memberikan kontribusi nyata dalam pembangunan. “Keberhasilan kita dalam melaksanakan APBD yang sinergis dengan kebijakan nasional tidak hanya mendukung target pembangunan daerah, tetapi juga kemajuan bangsa secara keseluruhan,” ujarnya.

Rapat ini turut dihadiri oleh Plh Direktur Jenderal Bina Keuangan Daerah Kementerian Dalam Negeri, Horas Maurizt Panjaitan; Direktur Perencanaan Anggaran Daerah Ditjen Bina Keuangan Daerah, Hedriawan; Kasubdit Wilayah I Direktorat Perencanaan Anggaran Daerah, Fernando H. Siangian; Tim Khusus Gubernur Kepri, Sarafudin Aluan; serta para asisten, kepala OPD provinsi, dan sekretaris daerah dari kabupaten/kota se-Kepri.

Melalui forum ini, diharapkan semua perangkat daerah dapat meningkatkan koordinasi dan kolaborasi guna mencapai visi pembangunan Kepri yang berkelanjutan, inklusif, dan sejalan dengan pembangunan nasional.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Gubernur Kepri dan Wamen Investasi Resmikan Pabrik Hilirisasi Timah di Batam

0
Keterangan Foto : Gubernur Kepri Ansar Ahmad, mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, dalam peletakan batu pertama pembangunan pabrik hilirisasi timah PT. Batam Timah Sinergi dan peresmian PT. Tri Charislink Indonesia di Sei Lekop, Batam.(Ist)

Tanjungpinang – batamtimes.co – Gubernur Kepulauan Riau (Kepri), Ansar Ahmad, mendampingi Wakil Menteri Investasi dan Hilirisasi, Todotua Pasaribu, dalam peletakan batu pertama pembangunan pabrik hilirisasi timah PT. Batam Timah Sinergi dan peresmian PT. Tri Charislink Indonesia di Sei Lekop, Batam, Jumat (24/1/2025). Acara ini turut dihadiri Wakil Ketua Komisi XII DPR RI Sugeng Suprawoto, Direktur Prima Dredge Teams Soeharsono, serta para petinggi PT. Batam Timah Sinergi dan PT. Tri Charislink Indonesia.

Dalam sambutannya, Gubernur Ansar Ahmad menyampaikan pentingnya pengembangan industri hilirisasi yang ramah lingkungan dan mendukung konsep green energy. “Hilirisasi seperti ini akan menciptakan ekosistem industri yang terintegrasi dan berkelanjutan. Dampaknya diharapkan dapat mendorong pertumbuhan ekonomi dan mempercepat peningkatan kesejahteraan masyarakat Kepri,” ungkapnya.

Ansar menambahkan, pemilihan Batam sebagai lokasi pabrik didasarkan pada posisinya yang strategis dan daya saing Kepri dalam industri pengolahan, pemurnian, dan penjualan timah. Hal ini semakin memperkuat posisi Kepri sebagai pusat investasi nasional.

Wakil Menteri Todotua Pasaribu menegaskan bahwa Pemerintah Pusat berkomitmen mendukung hilirisasi hasil tambang, mengingat manfaat ekonominya yang sangat besar. “Hilirisasi tambang akan memberikan nilai tambah yang signifikan bagi perekonomian nasional. Presiden Prabowo bahkan memberikan perhatian khusus pada sektor ini dengan menyelaraskannya bersama kementerian investasi,” katanya.

Todotua juga menyebutkan bahwa Kepri memiliki posisi strategis, baik di darat maupun laut, terutama dengan kedekatannya pada Selat Malaka dan kawasan-kawasan ekonomi khusus (KEK). Ia optimistis investasi di Kepri akan terus tumbuh pesat.

Sementara itu, Soeharsono, Direktur PT. Prima Dredge Teams, mengungkapkan bahwa 90% dari kapasitas produksi pabrik PT. Batam Timah Sinergi telah mendapatkan pembeli dari 18 perusahaan luar negeri melalui penandatanganan Letter of Interest (LOI). Produk hilirisasi berupa bahan kimia dari timah akan diekspor ke berbagai negara, seperti Eropa, Amerika, Jepang, Taiwan, dan Kanada.

“Dengan kapasitas produksi yang besar dan pembeli dari luar negeri, kami optimis pabrik ini akan berkontribusi signifikan terhadap ekspor dan perekonomian nasional,” ujar Soeharsono.

Langkah strategis ini menunjukkan keseriusan Kepri dalam mendukung program hilirisasi nasional yang ramah lingkungan, sekaligus memperkuat daya saing Indonesia di pasar global.

 

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Kesempatan bagi Pencaker , Disnaker Kota Batam Tahun 2025 membuka 58 Bidang Pelatihan

0

 

Pembangunan Pabrik Hilirisasi Timah di Batam Tuai Sorotan, Babel Merasa Diabaikan

0
Keterangan Foto : Anggota DPRD Babel Maryam.

Babel – batamtimes.co –  PT Batam Timah Sinergi (BTS) kembali menunjukkan ekspansi bisnisnya dengan memulai pembangunan Pabrik Hilirisasi Timah di Sei Lekop, Kecamatan Sagulung, Kota Batam. Peresmian proyek ini ditandai dengan peletakan batu pertama pada Jumat (24/1/2025).

Namun, langkah strategis ini memunculkan polemik. Pemilihan Kota Batam sebagai lokasi pembangunan pabrik dinilai mengabaikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), wilayah dengan cadangan timah terbesar di Indonesia.

Anggota DPRD Babel, Maryam, menilai keputusan ini mencerminkan sikap pemerintah pusat yang memperlakukan Babel seperti “habis manis sepah dibuang”. Ia mengaku miris melihat potensi besar Babel tidak dimanfaatkan untuk mendukung hilirisasi timah.

“Pemerintah pusat belum melirik Babel sebagai lokasi pabrik hilirisasi timah menimbulkan pertanyaan besar. Bangka Belitung adalah penyedia bahan baku terbesar dan lokasinya strategis. Hasil pertambangan timah dari Babel ini terus-menerus dieksploitasi atas nama negara,” ujar Maryam, Minggu (26/1/2025).

Menurut Maryam, jika infrastruktur dianggap sebagai penghambat, pemerintah pusat seharusnya memberikan dorongan dan investasi lebih maksimal di Babel. Ia menegaskan, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung selama ini telah berfokus pada rencana hilirisasi timah, termasuk mengambil berbagai langkah untuk mendukung program tersebut.

“Kami di lembaga perwakilan rakyat sangat mendukung percepatan hilirisasi timah, karena ini diyakini dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat Babel. Tidak berlebihan jika kami berharap pemerintah pusat mempertimbangkan Babel sebagai lokasi pabrik hilirisasi timah,” tambah politisi Partai Demokrat ini.

Maryam juga menyoroti dampak tambang timah selama puluhan tahun terhadap sektor unggulan lainnya di Babel, seperti pertanian, perkebunan, perikanan, kelautan, pariwisata, dan UMKM. Ia menilai dampak tersebut membuat ekonomi daerah menjadi tidak stabil.

“Sektor unggulan lain di Bangka Belitung menjadi terganggu akibat eksploitasi tambang timah. Padahal, pemerintah provinsi telah menjadikan hilirisasi timah sebagai salah satu target prioritas untuk mengejar ketertinggalan ekonomi dan pembangunan,” jelasnya.

Maryam berharap pemerintah pusat memberikan perhatian lebih terhadap Babel, mengingat timah dari provinsi ini telah lama menjadi penopang APBN.

“Realisasikanlah program-program unggulan pusat dengan melihat potensi yang dimiliki Bangka Belitung,” tutupnya.

Keputusan menjadikan Batam sebagai pusat hilirisasi timah dinilai menggores luka baru bagi masyarakat Babel, yang berharap peran dan kontribusi daerah mereka tidak diabaikan dalam pengambilan kebijakan strategis nasional.

 

Editor : Pohan

Merawat Mesin Cuci, Investasi Sederhana untuk Kehidupan yang Lebih Praktis

0

Mesin cuci bukan sekadar alat rumah tangga biasa; ia adalah solusi modern yang telah merevolusi cara kita mengelola pekerjaan rumah tangga. Dengan kehadiran mesin cuci, tugas mencuci pakaian yang dulunya menguras waktu dan tenaga kini menjadi lebih mudah, cepat, dan efisien.

Namun, di balik kenyamanan ini, ada tanggung jawab penting yang sering kali diabaikan: perawatan mesin cuci.

Sebagai peralatan yang sering digunakan, mesin cuci memerlukan perhatian agar tetap berfungsi maksimal. Kebanyakan dari kita mungkin berpikir bahwa mencuci pakaian saja sudah cukup untuk “membersihkan” mesin cuci.

Padahal, residu deterjen, pelembut kain, serta endapan mineral dari air dapat menumpuk di dalam mesin, menyebabkan bau tidak sedap, jamur, dan bahkan kerusakan pada mesin.

Langkah sederhana seperti membersihkan drum, segel karet, hingga dispenser detergen secara rutin dapat memperpanjang umur mesin cuci sekaligus menjaga kualitas pencucian.

Menggunakan bahan alami seperti baking soda, cuka putih, dan minyak esensial tidak hanya efektif, tetapi juga ramah lingkungan. Dengan perawatan rutin ini, kita tidak hanya menghemat biaya perbaikan atau penggantian mesin cuci, tetapi juga memastikan pakaian kita tetap bersih dan bebas dari bau.

Selain itu, kebiasaan kecil seperti meninggalkan pintu mesin cuci terbuka setelah mencuci untuk mengeringkan sisa kelembapan dapat mencegah pertumbuhan jamur. Begitu juga dengan segera mengeluarkan pakaian setelah selesai dicuci, yang dapat menghindarkan bau apek pada pakaian dan mesin.

Merawat mesin cuci sebenarnya adalah investasi sederhana yang berdampak besar. Dengan memastikan mesin cuci selalu dalam kondisi prima, kita tidak hanya menjaga efisiensi alat ini, tetapi juga berkontribusi pada penghematan energi, air, dan detergen.

Jadi, mari mulai memberikan perhatian lebih pada alat yang telah memberikan begitu banyak kenyamanan dalam kehidupan kita sehari-hari.

 

Penulis : Tina

Editor : Pohan

Gubernur Kepri Gelar Silaturahmi Sambut Kepala BI Kepri yang Baru

0
Keterangan Foto : Gubernur Kepulauan Riau H. Ansar Ahmad menggelar acara silaturahmi bersama pejabat lama dan baru Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri di Wyndham Hotel Panbil.(Ist)

Tanjungpinang – batamtimes.co –  Gubernur Kepulauan Riau, H. Ansar Ahmad, menggelar acara silaturahmi bersama pejabat lama dan baru Kepala Bank Indonesia (BI) Provinsi Kepri di Wyndham Hotel Panbil, Kota Batam, pada Jumat (24/1/2025).

Acara tersebut dihadiri oleh Suryono, Kepala BI Kepri sebelumnya, yang kini bertugas sebagai Koordinator Wilayah (Korwil) Bank Indonesia Wilayah Sumatera, serta Rony Widijarto, Kepala BI Kepri yang baru memulai tugasnya di Kepulauan Riau.

“Kami bersilaturahmi dengan Kepala BI Kepri yang baru sekaligus melepas pejabat lama BI Kepri,” kata Gubernur Ansar Ahmad dalam sambutannya.

Dalam acara ini, Gubernur Ansar memberikan piagam penghargaan kepada Suryono sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusinya dalam mendukung pembangunan ekonomi di Provinsi Kepulauan Riau selama masa jabatannya.

Sebagai bentuk penyambutan, Gubernur Ansar memakaikan tanjak kepada Rony Widijarto, simbol budaya Melayu yang melambangkan kebanggaan, martabat, dan identitas khas masyarakat Kepulauan Riau.

“Kami berharap kerja sama dan sinergi antara Pemerintah Provinsi Kepri dan Bank Indonesia terus terjalin dengan baik demi mendukung pertumbuhan ekonomi daerah,” ujar Ansar Ahmad.

Acara berlangsung dalam suasana hangat dan penuh keakraban, mencerminkan semangat kerja sama antara pemerintah daerah dan Bank Indonesia untuk memajukan perekonomian di Kepulauan Riau.

Penulis : Sam

Editor : Pohan

Mendag dan Satgas Pangan Segel Gudang Produksi Minyak Goreng PT NNI

0
Keterangan foto : Mendag Budi Santoso bersama Satgas Pangan Polri melakukan penyegelan terhadap gudang dan tempat produksi minyak goreng milik PT NNI di Tangerang, Banten.

Jakarta – batamtimes.co – Menteri Perdagangan (Mendag) Budi Santoso bersama Satgas Pangan Polri melakukan penyegelan terhadap gudang dan tempat produksi minyak goreng milik PT Navyta Nabati Indonesia (PT NNI) di Tangerang, Banten, pada Jumat (24/1/2025). Penyegelan dilakukan menyusul ditemukannya sejumlah pelanggaran dalam kegiatan produksi dan distribusi.

Mendag menyebutkan bahwa dari penyegelan tersebut ditemukan 7.800 botol MinyaKita dan 275 dus MinyaKita, dengan satu dus berisi 12 kemasan berukuran 1 liter.

“Gudang PT NNI ini sebenarnya adalah repaker minyak goreng. Namun, berdasarkan pengawasan bersama Satgas Pangan, ditemukan sejumlah pelanggaran terkait minyak goreng. Maka, kami segel barang-barangnya untuk proses lebih lanjut,” ujar Budi Santoso.

Pelanggaran yang ditemukan antara lain adalah penggunaan Sertifikat Produk Penggunaan Tanda Standar Nasional Indonesia (SPPTSNI) yang masa berlakunya telah habis, namun produksi tetap dilanjutkan. Selain itu, PT NNI tidak memiliki izin edar dari Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) untuk MinyaKita dan tidak memenuhi syarat Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia (KBLI) 2020 terkait aktivitas pengepakan minyak goreng.

“Selain itu, mereka melakukan pemalsuan surat rekomendasi izin edar yang seolah-olah diterbitkan oleh Kementerian Perdagangan,” tambahnya.

PT NNI juga dilaporkan menggunakan minyak goreng non-DMO (Domestic Market Obligation) untuk produksi MinyaKita. Parahnya lagi, produk yang diedarkan diduga memiliki volume kurang dari 1 liter seperti yang tertera pada kemasan.

“Yang lebih mengecewakan, harga jual produk tidak sesuai ketentuan. Mereka menjual MinyaKita seharga Rp 15.500 per liter, padahal seharusnya dijual Rp 14.500 karena mereka adalah repaker,” tegas Mendag.

Budi Santoso mengimbau pelaku usaha lainnya untuk mematuhi regulasi yang berlaku agar harga minyak goreng tetap terjangkau di pasaran, sesuai dengan Harga Eceran Tertinggi (HET).

“Jika pelanggaran seperti ini terus dilakukan, izin usaha perusahaan bisa dicabut. Kami berharap pelaku usaha mematuhi aturan agar kestabilan harga minyak goreng tetap terjaga,” tutupnya.

 

Penulis : Paul

Editor : Pohan

Kepala BP Batam Dukung Instruksi Presiden Soal Efisiensi Anggaran

0
Keterangan Foto : Kepala BP Batam, Muhammad Rudi (Adi)

Batam – batamtimes.co – Kepala BP Batam, Muhammad Rudi, memberikan pengarahan terkait pelaksanaan Instruksi Presiden (Inpres) Nomor 1 Tahun 2025 tentang efisiensi belanja dalam pelaksanaan APBN dan APBD. Arahan ini disampaikan dalam acara yang berlangsung di Balairungsari BP Batam pada Jumat (24/1/2025).

Inpres yang ditandatangani Presiden Prabowo Subianto pada 22 Januari 2025 itu menekankan pentingnya pengurangan anggaran untuk kegiatan seperti seminar, studi banding, perjalanan dinas, dan kunjungan kerja.

“Apa yang menjadi instruksi Bapak Presiden, wajib kita laksanakan. Seluruh efisiensi yang disampaikan oleh Biro Keuangan hari ini harus kita jalankan,” ujar Muhammad Rudi.

Muhammad Rudi menyambut baik kebijakan tersebut dan mengungkapkan bahwa efisiensi anggaran dapat memberikan ruang lebih besar untuk pembiayaan program produktif, seperti pembangunan infrastruktur. Ia menilai langkah ini selaras dengan kebutuhan pembangunan di Kota Batam.

“Tahun ini ada sembilan ruas jalan yang menjadi prioritas pembangunan, salah satunya adalah Jalan Ahmad Yani (Ruas Simpang Kabil – Batamindo) sepanjang 3,8 kilometer dan Jalan R. Suprapto (Ruas Simpang Batamindo – DAM Muka Kuning) sepanjang 1,6 kilometer,” jelasnya.

Rudi juga menegaskan bahwa efisiensi perjalanan dinas sudah diterapkan sebelum keluarnya Inpres ini. Setiap perjalanan dinas harus mendapat persetujuan langsung darinya, dengan syarat kegiatan tersebut memberikan dampak nyata bagi kemajuan Kota Batam.

“Anggaran kita terbatas. Pembangunan Kota Batam ini ada di tangan kita semua. Mari kita terus menjaga kekompakan untuk menjadikan Batam lebih baik,” pungkasnya.

Ia berharap, efisiensi anggaran ini dapat menjadi langkah konkret dalam mendorong pembangunan Kota Batam ke arah yang lebih maju dan berdaya saing.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga