8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 102

BP Batam Gelar Diskusi Pengembangan Ekosistem MRO di Bandara Hang Nadim

0
Keterangan Foto : Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto.(ist)

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) melalui Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK mengadakan Focus Group Discussion (FGD) bertema Pengembangan Ekosistem MRO melalui Implementasi Rencana Induk Bandara Hang Nadim. Kegiatan berlangsung pada Kamis, 23 Januari 2025, di Ruang Balairungsari, Gedung Bida Utama.

Diskusi dibuka oleh Anggota Bidang Kebijakan Strategis BP Batam, Enoh Suharto Pranoto, didampingi Anggota Bidang Administrasi dan Keuangan, Alexander Zulkarnain.

Enoh menjelaskan bahwa pengembangan ekosistem MRO (Maintenance, Repair, and Overhaul) di Bandara Hang Nadim didasarkan pada Keputusan Menteri Perhubungan No. 47 Tahun 2022 tentang Rencana Induk Bandara Hang Nadim. Fokus ini juga selaras dengan RPJMN 2025-2029 dan RKP 2025 yang bertujuan mempercepat pertumbuhan ekonomi inklusif dan berkelanjutan.

“Target investasi di KPBPB Batam difokuskan pada pengembangan industri strategis yang memiliki nilai tambah tinggi, termasuk industri kedirgantaraan,” ujar Enoh.

Ia juga menggarisbawahi enam prioritas pengembangan industri strategis di Batam, yaitu:

  1. Hub logistik internasional.
  2. Industri kedirgantaraan.
  3. Industri ringan dan bernilai tinggi.
  4. Industri digital dan kreatif.
  5. Pusat perdagangan dan keuangan internasional.
  6. Pariwisata kesehatan yang terintegrasi.

Enoh menyoroti potensi besar industri MRO ke depan, dengan KEK Batam Aero Technic (BAT) sebagai pelaku utama. Saat ini, KEK BAT memiliki luas 30 hektare dengan rencana perluasan hingga 108 hektare di luar kawasan ekonomi khusus dengan status FTZ.

“KEK BAT sudah menunjukkan performa yang sangat baik. Kami optimis potensi industri MRO di Batam akan semakin berkembang,” kata Enoh.

Diskusi tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai instansi, seperti Kasubdit Kelikudaraan DKPPU Dirjen Perhubungan Udara Kementerian Perhubungan, Udi Tito Priyatna; Acting President Director Batam Aero Technic, Riki S. Suparman; dan Direktur Politeknik Batam, Bambang Hendrawan. Diskusi dipandu oleh Kepala Pusat Pengembangan KPBPB dan KEK, Irfan Syakir.

KEK Batam Aero Technic merupakan industri MRO terbesar di Indonesia dengan fasilitas unggulan, seperti 23 hanggar airlines dan dua fasilitas pengecatan pesawat. Melayani 12 maskapai penerbangan serta memiliki tujuh sertifikasi internasional, KEK BAT menargetkan menjadi lima besar pemimpin pasar MRO di kawasan Asia Pasifik.

Dukungan SDM Lokal
Dari sisi sumber daya manusia, Politeknik Batam menyatakan kesiapan mendukung pengembangan industri MRO di Batam. Kampus ini menawarkan program studi yang relevan untuk mencetak tenaga kerja yang kompeten di sektor MRO dan KEK.

Diskusi ini juga dihadiri para akademisi serta mahasiswa dari Politeknik Batam dan Universitas Batam (UNIBA) yang menempuh studi terkait MRO, menandai sinergi antara dunia industri dan pendidikan.

Dengan komitmen dan kolaborasi ini, pengembangan ekosistem MRO di Batam diharapkan dapat mempercepat pertumbuhan ekonomi daerah dan memperkokoh posisi Batam sebagai pusat industri strategis di Indonesia.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Pertamina Patra Niaga Pastikan Pasokan Energi Terpenuhi Menjelang Perayaan Imlek

0
Keterangan Foto : Foto bersama usai pengisian avtur perdana di Bandara Singkawang untuk pesawat Super Air Jet tipe Airbus A320.(Tanto)

Jakarta – batamtimes.co – PT Pertamina Patra Niaga, melalui Aviation Fuel Terminal (AFT) Supadio, telah melaksanakan pengisian avtur perdana di Bandara Singkawang untuk pesawat Super Air Jet tipe Airbus A320 dan Transnusa Aviation Mandiri tipe Airbus A320 pada Senin (20/01) lalu.

Langkah strategis ini diambil untuk mendukung operasional penerbangan di bandara baru tersebut, terutama menjelang perayaan Imlek, guna mendukung mobilitas masyarakat serta meningkatkan potensi ekonomi dan pariwisata di wilayah Kalimantan Barat.

Direktur Pemasaran Pusat dan Niaga Pertamina Patra Niaga, Maya Kusmaya menyatakan bahwa kehadiran Pertamina di Bandara Singkawang merupakan salah satu wujud nyata dalam mendukung pertumbuhan transportasi udara di Indonesia, termasuk wilayah Kalimantan Barat.

“Pertamina Patra Niaga memastikan pasokan avtur di Bandara Singkawang dan seluruh bandara di Kalimantan Barat dalam kondisi aman. Kami terus mengelola distribusi energi dengan baik, termasuk melalui dukungan dari AFT Supadio, untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan, terutama menjelang periode libur perayaan Imlek,” ujar Maya, Jumat 24 Januari 2025.

Lebih lanjut Maya mengatakan Pertamina Patra Niaga mendukung operasional Bandara Singkawang dengan menyiagakan 1 (satu) unit mobil Refueller berkapasitas tangki 16.000 liter. Komitmen ini bertujuan untuk memastikan kelancaran operasional penerbangan serta menjaga pasokan energi secara berkelanjutan.

Sebagai informasi, Penerbangan Super Air Jet dan Transnusa Aviation Mandiri saat ini melayani rute charter Jakarta – Singkawang PP setiap hari hingga 31 Januari 2025. Mulai Februari 2025, rute ini direncanakan menjadi penerbangan reguler untuk mendukung kebutuhan masyarakat, pertumbuhan ekonomi, serta berbagai kegiatan pariwisata di Singkawang dan sekitarnya.

Maya menambahkan secara nasional, Pertamina Patra Niaga saat ini mengelola 72 Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) yang tersebar di seluruh Indonesia, memastikan ketersediaan avtur untuk kebutuhan penerbangan domestik maupun internasional.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Polda DIY: 83 Orang jadi Korban Penipuan Umroh dengan Kerugian Rp 2,2 Miliar

0
Ket foto; Kasubdit Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih.(Tanto)

Yogyakarta – batamtimes.co – Korban dugaan penipuan perjalanan umroh yang dilakukan PT Hasanah Magna Safari atau HMS terus bertambah.

“Pada hari Kamis 23 Januari 2025, dari pukul 08:00 sampai 17:00 WIB posko pengaduan menerima satu aduan langsung dengan jumlah korban 49 orang dengan kerugian Rp1,5 Miliar. Selain itu posko juga menerima tiga aduan dari masyarakat melalui pesan WhatsApp,” kata Kasubdit Penmas Bidhumas Polda DIY AKBP Verena Sri Wahyuningsih, Jumat 24 Januari 2025.

Lebih lanjut Verena mengatakan, pengaduan ke posko datang Jawa Timur, Jawa Barat dan Kalimantan Timur.

Menurut Verena, pengaduan yang dari Jawa Timur dengan korban 29 orang. Mereka rencana akan diberangkatkan umroh pada bulan Ramadan 2025 dengan total kerugain sekitar Rp602 juta.

Untuk, pengaduan yang dari Jawa Barat jumlah korban 2 orang.

“Yang dari Jawa Barat ini rencannaya akan diberangkatkan umroh pada bulan Desember 2024 dengan kerugian sekitar Rp68 juta,” urainya.

Verena menambahkan, aduan juga datang dari warga di Kalimantan Timur dengan korban 3 orang.

“Mereka akan diberangkatkan umroh pada bulan November 2024
dengan kerugian sekitar Rp96 juta,” terangnya.

Sehingga sampai saat ini, lanjut Verena, terdapat empat aduan yang masuk ke posko di Mapolda DIY dengan total korban sebanyak 83 orang dengan total kerugian Rp2,266,000,000.

Dirinya berharap, masyarakat dapat mengadukan ke posko baik sebagai korban atau jika mengetahui aset milik tersangka.

“Bagi yang ingin datang ke posko kami persilahkan mulai pukul 09:00 sampai 17:00 WIB. Namun, masyarakat dapat juga menghubungi posko pengaduan di hotline WhatsApp dengan omor 085891486496 dan 0895352060598,” demikian Verena.

Penulis : Tanto

Editor Pohan

Imigrasi Natuna Belum Deportasi Dua WNA Vietnam Terdampar Gegara Ini

0
Keterangan foto : Kantor Imigrasi Kelas II Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau.

Natuna – Batamtimes.coKantor Imigrasi Kelas II Ranai, Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau melalui Kasi Intel Kanim
Deny menyampaikan belum melakukan deportasi dua warga negara asing (WNA) akibat terdampar di laut Natuna, Rabu (15/01/2025) kemarin.

Wali Kota Medan Terpilih Bertemu Pangdam I Bukit Barisan, Bahas Sinergi dan Kolaborasi

0
Keterangan Foto : Pertemuan antara Wali Kota Medan terpilih, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Pangdam I Bukit Barisan (BB), Mayjen Rio Firdianto,(ist)

Medan – batsmtimes.co –  Pertemuan antara Wali Kota Medan terpilih, Rico Tri Putra Bayu Waas, dan Pangdam I Bukit Barisan (BB), Mayjen Rio Firdianto, berlangsung dalam suasana penuh keakraban di Markas Kodam I BB pada Rabu (21/1/2025).

Kedua tokoh tersebut saling memuji satu sama lain, menandai hubungan yang harmonis dan kerja sama yang kuat. Pertemuan ini merupakan pertemuan ketiga bagi keduanya, menunjukkan komitmen mereka untuk terus bersinergi.

Wali Kota Medan terpilih, Rico Waas, menyampaikan apresiasi tinggi kepada Mayjen Rio Firdianto, yang ia sebut sebagai sosok luar biasa dan abdi negara yang memiliki semangat berbangsa dan bernegara yang tinggi.

“Kami sangat berterima kasih bisa diterima di Makodam I Bukit Barisan. Ke depannya, kami ingin terus berkoordinasi secara intens. Jika ada program atau masalah yang muncul secara tiba-tiba, mari kita kerjakan dan selesaikan bersama-sama,” ujar Rico Waas kepada awak media setelah pertemuan.

Sementara itu, Pangdam I Bukit Barisan, Mayjen Rio Firdianto, menyatakan bahwa pertemuan ini adalah bagian dari sinergi Forkopimda di Sumatera Utara. Ia menegaskan kesiapan Kodam I BB untuk mendukung program-program Wali Kota Medan terpilih setelah pelantikannya.

“Setiap kepala daerah punya semangat yang sama untuk memajukan daerahnya, khususnya Kota Medan. Untuk program ke depan, kita akan bahas setelah pelantikan. Kami pasti akan mendukung semua kepala daerah, termasuk Pak Rico sebagai Wali Kota Medan terpilih,” ujar Pangdam, yang merupakan lulusan Akmil 1993.

Pertemuan ini menjadi awal yang baik untuk menjalin kerja sama antara Pemkot Medan dan Kodam I Bukit Barisan dalam berbagai bidang, demi memajukan Kota Medan dan memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.

 

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

BP Batam Dukung Program Kemanusiaan PMI Kota Batam

0
Keterangan Foto : BP Batam yang diwakili oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Lilik Lujayanti, menerima kunjungan audiensi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono.(Adi)

Batam – batamtimes.co – Badan Pengusahaan Batam (BP Batam) yang diwakili oleh Kepala Biro Sumber Daya Manusia, Lilik Lujayanti, menerima kunjungan audiensi Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Batam, Sri Soedarsono, pada Kamis (23/1/2025) di Marketing Centre.

Dalam pertemuan tersebut, Sri Soedarsono bersama tim PMI Kota Batam menyampaikan maksud kunjungannya untuk mendapatkan informasi terkait potensi dukungan dari perusahaan-perusahaan di Batam dalam menyukseskan program kemanusiaan Bulan Dana PMI Kota Batam.

“Terima kasih kepada BP Batam yang selama ini sudah aktif dan konsisten bekerja sama dengan PMI Kota Batam dalam berbagai kegiatan kemanusiaan yang kita selenggarakan,” ujar Sri Soedarsono. Ia berharap dukungan dari BP Batam dan perusahaan swasta di Batam dapat terus mengalir untuk menyukseskan program kemanusiaan tersebut.

Merespons hal tersebut, Kepala Biro Sumber Daya Manusia BP Batam, Lilik Lujayanti, menegaskan komitmen BP Batam dalam mendukung kegiatan kemanusiaan. “Selama ini BP Batam aktif bekerja sama dengan PMI Kota Batam dalam kegiatan seperti donor darah dan bakti sosial. Semoga pertemuan hari ini dapat mempererat komitmen kita untuk terus aktif dalam berbagai kegiatan sosial kemanusiaan di Batam,” jelasnya.

Turut hadir dalam pertemuan ini Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, serta Sekjen PMI Kota Batam, Asmin Patros.

Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam memperkuat sinergi antara BP Batam dan PMI Kota Batam untuk bersama-sama mendukung program-program kemanusiaan demi kepentingan masyarakat luas.

 

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

Diduga Aniaya Darso Hingga Tewas, 6 Anggota Satlantas Polresta Yogya Dinonaktifkan

0
Keterangan Foto : Kabid Humas Polda DIY Kombes Pol Ihsan.(Tanto)

Yogyakarta – batamtimes.co – Enam Anggota Satlantas Polresta Yogyakarta yang diduga melakukan penganiayaan hingga meninggal dunia terhadap korban bernana Darso warga Mijen, Kota Semarang, Jawa Tengah dinonatifkan dari tugasnya.

“Jadi kami informasikan ya. Enam anggota Satlantas Polresta Satlantas Polresta Yogyakarta itu sudah seminggu yang lalu tidak aktif dan sudah ditempatkan di khusus atau Patsus untuk 30 hari kedepan,” kata Kabid Humas Polda DIY Kombes Ihsan di Mapolda DIY, Kamis 23 Januari 2025.

Ia mengungkapkan, dari pemeriksaan Bidang Profesi dan Pengamanan atau Bid Polda DIY enam anggota tersebut terbukti melanggar kode etik dalam menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas di Yogyakarta.

“Jadi, dari pemeriksaan Bid Propam memang ditemukan pelanggaran etik dan tidak sesuai SOP dalam menangani perkara kecelakaan lalu lintas,” ungkapnya.

Kombes Ihsan menambahkan, kemarin Polda DIY telah menerima undangan dari Polda Jawa Tengah untuk enam anggota Satlantas Polresta Yogyakarta diperiksa sebagai saksi.

“Hari ini enam anggota Satlantas Polresta Yogyakarta sudah kami berangkatkan untuk diperiksa sebagai saksi di Polda Jawa Tengah. Kami tentu sepenuhnya menghormati proses penyelidikan dan penyidikan yang dilakukan oleh Polda Jawa Tengah,” pungkasnya.

Diketahui, keluarga Darso (43) warga Mijen, Kota Semarang, melaporkan enam anggota Unit Gakkum Satlantas Polresta Yogyakarta ke Polda Jateng.

Enam anggota tersebut dilaporkan ke SPKT Polda Jateng karena diduga melakukan penganiayaan hingga korban meningggal dunia saat menangani peristiwa kecelakaan lalu lintas yang terjadi di Yogyakarta pada tahun 2024 lalu.

 

Penulis : Tanto

Editor : Pohan

Perusahaan Italia Lirik Peluang Investasi di Kota Batam

0
Keterangan Foto : Satu Perusahaan terkemuka asal Italia berkunjung ke BP Batam. (Humas)

Batam – batamtimes.co – Pesona Kota Batam sebagai kawasan investasi unggulan di Indonesia kembali menarik perhatian dunia internasional. Pada Rabu (22/1/2025), salah satu perusahaan terkemuka asal Italia berkunjung ke Badan Pengusahaan (BP) Batam guna mengeksplorasi potensi investasi di kota ini.

Rombongan perusahaan tersebut hadir bersama Ketua DPP Asosiasi Pengusaha Indonesia (APINDO) Kepri, Stanly Rocky, dan disambut langsung oleh Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, beserta jajaran di Marketing Center BP Batam.

Kunjungan ini bertujuan untuk mempelajari lebih dalam berbagai peluang investasi yang ditawarkan Kota Batam, mulai dari kawasan industri hingga infrastruktur penunjang.

Setelah mengikuti paparan dari BP Batam, salah satu eksekutif perusahaan asal Italia mengungkapkan kekagumannya terhadap kesiapan Kota Batam dalam menyambut para investor. Ia memuji infrastruktur kota yang telah dibangun dengan baik serta rencana pengembangan proyek-proyek strategis yang ramah lingkungan, seperti Pembangkit Listrik Tenaga Surya (PLTS) terapung di Waduk Tembesi dan Waduk Duriangkang, serta proyek Light Rapid Transit (LRT) untuk mengatasi kemacetan dan mengurangi emisi karbon.

“Kami tidak menyangka Batam memiliki semua kualifikasi yang kami butuhkan. Kami juga berharap rencana pembangunan infrastruktur yang ramah lingkungan dapat segera terwujud di Batam,” ujar perwakilan investor.

Menanggapi hal tersebut, Kepala Biro Humas, Promosi, dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, menyampaikan bahwa BP Batam siap mendukung penuh setiap rencana investasi yang diajukan.

“BP Batam akan mendukung penuh rencana investasi yang diajukan. Mudah-mudahan, bersama APINDO Kepri, semua prosesnya dapat berjalan lancar,” ungkap Ariastuty.

Kunjungan ini menambah optimisme Kota Batam dalam mewujudkan target investasi sebesar Rp60 triliun pada tahun 2025. Dengan daya tariknya sebagai pusat investasi berkelas dunia, Batam terus memperkuat posisinya sebagai pilihan utama bagi para investor internasional.

 

Penulis : Adi

Editor : Pohan

Menyelaraskan Langkah Batam melalui Nomenklatur Ex-Officio

0
Keterangan Foto : Selamat kepada Walikota Batam, Bapak H. Amsakar Achmad, atas pencapaian akademik.(Hamzah)

Oleh : Hamzah Idris

Pemerhati Kota Batam

Sejarah suatu peradaban selalu terkait erat dengan regulasi pemerintahannya yang konstruktif. Begitu pula dengan Batam, kota yang sejak abad ke-3 telah menjadi saksi narasi kemajuan yang selaras dengan nilai-nilai peradaban dan kebudayaan.

Sejak era Kerajaan Riau-Lingga hingga zaman modern, Batam terus berkembang menjadi wilayah strategis, mulai dari pusat logistik hingga kawasan perdagangan bebas. Transformasi ini tak lepas dari regulasi-regulasi penting, seperti Keputusan Presiden No. 41 Tahun 1973 yang menetapkan Otorita Batam, hingga perubahan status menjadi daerah otonom pasca UU No. 53 Tahun 1999.

Namun, pesatnya pembangunan Batam juga menghadirkan tantangan tersendiri, terutama dalam hubungan antara Pemerintah Kota (Pemko) Batam dan Badan Pengusahaan (BP) Batam. Rivalitas kewenangan di antara keduanya sering kali menjadi penghambat pembangunan, terutama dalam pengelolaan lahan dan sinkronisasi kebijakan.

Kebijakan Ex-Officio, yang diberlakukan melalui PP No. 62 Tahun 2019, menjadi langkah solutif untuk menyelaraskan visi dan misi Pemko dan BP Batam. Dengan Walikota Batam merangkap sebagai Kepala BP Batam, kendala-kendala birokrasi dapat diminimalkan, menciptakan efisiensi yang signifikan dalam perencanaan dan implementasi pembangunan.

Hasilnya sudah terlihat nyata. Pembangunan infrastruktur jalan semakin masif, fasilitas publik seperti gedung pemerintahan, sekolah, dan puskesmas dapat terealisasi tanpa hambatan alokasi lahan, dan akselerasi pembangunan berlangsung dengan lebih harmonis. Ex-Officio menjadi bukti bahwa sinergi satu pintu mampu mendorong percepatan kemajuan kota.

Tantangan dan Harapan

Meski demikian, penyatuan dua institusi besar tentu tidak lepas dari tantangan. Penyelarasan ritme kerja dan peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi pekerjaan rumah yang harus terus diselesaikan. Namun, tantangan ini masih dalam batas kewajaran, mengingat perubahan besar memang membutuhkan waktu untuk mencapai kestabilan.

Ke depan, penyempurnaan kebijakan Ex-Officio menjadi sangat penting. Salah satu rekomendasi adalah melibatkan Wakil Walikota dalam struktur kepemimpinan BP Batam sebagai Wakil Ketua. Hal ini diharapkan dapat memperkuat kolaborasi dan mempercepat pengambilan keputusan strategis.

Nomenklatur Ex-Officio telah membuktikan efektivitasnya dalam menyatukan langkah Pemko dan BP Batam. Dengan penyempurnaan sistem dan peningkatan kapasitas SDM, Batam dapat terus melaju sebagai kota strategis yang mendukung perekonomian nasional.

Selamat kepada Walikota Batam, Bapak H. Amsakar Achmad, atas pencapaian akademiknya yang luar biasa. Semoga ilmu dan visi yang dimiliki dapat menjadi landasan kokoh bagi Batam untuk terus maju dan sejahtera.(*)

BP Batam Targetkan Investasi Rp 60 Triliun di 2025

0
Keterangan Foto : Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait.

Batam – batamtimes.co-  Badan Pengusahaan (BP) Batam menargetkan realisasi investasi sebesar Rp 60 triliun sepanjang tahun 2025, meningkat dari target tahun sebelumnya yang hanya sebesar Rp 40 triliun.

Kepala Biro Humas Promosi dan Protokol BP Batam, Ariastuty Sirait, mengungkapkan optimismenya bahwa target ini dapat dicapai melalui pengembangan Kawasan Strategis sebagai sarana dan prasarana pendukung investasi.

“Tugas BP Batam adalah bagaimana Batam bisa menjadi destinasi unggulan investasi. Berbagai upaya akan kita lakukan agar pertumbuhan investasi bisa maksimal,” kata Ariastuty, yang akrab disapa Tuty, pada Rabu (22/1/2025).

Menurut Tuty, sejumlah sektor utama akan menjadi penopang pertumbuhan investasi di Batam. Di antaranya adalah:

  • Industri manufaktur, termasuk mesin, elektronik, instrumen kedokteran, peralatan listrik, hingga semikonduktor.
  • Industri jasa, seperti logistik, pariwisata, perawatan dan perbaikan (MRO), kesehatan, pendidikan, dan keuangan.

Tuty juga mencatat bahwa pada Kuartal III tahun 2024, investasi di Batam menunjukkan tren peningkatan, dengan Singapura sebagai penyumbang investasi tertinggi sebesar Rp 1,91 triliun, diikuti oleh Tiongkok dengan Rp 1,69 triliun.

“BP Batam akan terus berupaya menciptakan iklim investasi yang kondusif. Salah satu langkahnya adalah menyiapkan infrastruktur dasar, seperti jalan dan fasilitas pendukung lainnya, untuk mencapai target investasi ini,” tambahnya.

Ia berharap upaya tersebut dapat mempertahankan pertumbuhan investasi yang positif dan memberikan dampak signifikan terhadap perekonomian Batam secara keseluruhan.

Dengan langkah strategis yang telah direncanakan, BP Batam optimistis bahwa Batam akan semakin menjadi destinasi investasi unggulan, baik di tingkat nasional maupun internasional.

 

Penulis : Hendra

Editor : Pohan

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga