8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1024

Dua Medali emas Dari Badminton Kukuhkan Indonesia Urutan ke Empat

0

Penulis :Budi

Batamtimes. Co, Jakarta – Update jumlah medali yang berhasil di raih indonesia, hingga pukul 17.00 wib sebanyak 24 emas, Selasa, (28/8/5018).

Dengan perolehan medali tersebut mengukuhkan indinesia pada urutan keempat, setelah kemarin senin, masih diurutan kelima yang dimiliki Iran

Untuk urutan pertama pengumpul medali emas masih di pegang China dengan perolehan medali sebanyak 88 emas.

Berikut urutanya,

1. CHN : 88 – 62 – 43
2. JPN : 43 – 37 – 57
3. KOR : 31 – 37 – 44
4. INA : 24 – 18 – 28
5. IRI : 17 – 15 – 15
6. TPE : 13 – 13 – 19

Badminton menambah pundi emas untuk Indonesia. Salah satu emas berhasil ditorehkan Jonatan Christie yang merupakan  pebulutangkis tunggal putra Indonesia.

Dia berasal dari PB. Tangkas Specs, Jakarta.

Emas lainya disumbangkan dari Badminton ganda putra Kevin Sanjaya Sukamuljo dan marcus Fernaldi gideon.

Berikut nama atlet dan peraihan medali.

1. Taekwondo (Defia Rosmaniar)
2. Wushu (Lindswell)
3. Cycling – MTB Downhill (Tiara)
4. Cycling – MTB Downhill (Mukib)
5. Weightlifting (Eko Yuli Irawan)
6. Paragliding (Hening Paradigma, Jony Efendi, Rony Pratama, Jafro Megawanto, Aris Apriansyah)
7. Paragliding (Japro Megawanto)
8. Sport Climbing (Aries Susanti Rahayu)
9. Rowing (Tanzil Hadid, Muh. Yakin, Rio Rizki, Jefri Ardianto, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi, Ujang Hasbulloh)
10. Tennis (Christoper Rungkat & Aldila Sudiaji)
11. Karate (Arrosyiid Rizki Ardiansyah)
12. Jetski (Aqsa Sutan Aswar)
13. Pencak Silat (Puspa Arum Sari)
14. Pencak Silat (Yola Primadona & Hendy)
15. Pencak Silat (Nunu Nugraha, Asep Wildan Sani, Anggi Faisol Mubarok)
16. Pencak Silat (Aji Bangkit Pamungkas)
17. Pencak Silat (Komang Harik Adiputra)
18. Pencak Silat (Iqbal Chandra)
19. Pencak Silat (Sarah Tria Monita)
20. Pencak Silat (Abdul Malik)
21. Sport Climbing (Aries Susanti, Puji Lestari, Rajiah Salsabilah, Fitriani)
22. Sport Climbing (Suprianto Rindi, Muhammad Inayah, Abudzar Yulianto, Leonardo Veddriq)
23. Badminton (Johathan Christie)
24. Badminton (Kevin Sanjaya Sukamuljo & Marcus Fernaldi Gideon)

Perak.
1. Wushu (Edgar)
2. Weightlifting (Sriwahyuni)
3. Paragliding (Rika Wijayanti, Ike Ayu Wulandari, lis Andriana)
4. Badminton (Ginting,dkk)
5. Rowing (Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi)
6. Sport Climbing (Puji Lestari)
7. Rowing (Kakan Kusuma, Edwin Ginanjar Rudiana, Sulpianto, Memo)
8. Jetski (Aero Sutan Aswar)
9. Gymnastic (Rifda I)
10. Shooting (Muhammad Sejahtera Dwi Putra)
11. Cycling (I Gusti Bagus Saputra)
12. Cano/Kayak (Alvonsina Monim, Stevani Maysche Ibo, Masripah, Shifa Garnika Nur Karim, Christian Kafolakari, Selvianti Devi Hidayat, Raudani Fitra, Astri Dwijayanti, Fazriah Nurbayan, Ramla B, Since Luthasova Yom, Ririn Puji Astuti)
13. Atletik (Emilia Nova)
14. Cano/TBR (Andri Sugiarto, dkk)
15. Sport Climbing (Aspar Jailolo, Sabri, Pangeran Septo Wibowo Siburian, Muhammad Fajri Alfian)
16. Archery (Diananda Choirunisa)
17. Sepaktakraw (Saipul HM, dkk)
18. Badmiton
(Muhammad Ardianto & Fajar Alfian)

Perunggu.
1. Cycling – MTB Downhill (Nining)
2. Weightlifting (Suratman)
3. Wushu (Achmad Hulaefi)
4. Badminton (Greysia Polii, dkk)
5. Sepaktakraw (Herson Muhammad, dkk)
6. Wushu (Widiyanto Yusuf)
7. Wushu (Riyaya P)
8. Rowing (Julianti & Rokayah)
9. Paragliding (Rika Wijayanti)
10. Sport Climbing (Aspar Jailolo)
11. Rowing (Chelsea Corputty, Wa Ode Fitri R, Julianti, Yayah Rokayah)
12. Jetski (Aqsa Sutan Aswar)
13. Gymnastic Artistic (Agus Prayoko)
14. Sepaktakraw (Herson Muhammad, dkk)
15. Cycling (Wiji Lestari)
16. Karate (Ahmad Zigi Zaresta Yuda)
17. Karate (Cokorda Istri Agung Sanistyarani)
18. Pencak Silat (Rusdana Amri)
19. Cano/TBR (Moch Taufan Wijaya, dkk)
20. Bridge (Lusje Olha Bojoh, Tueje Julita Grace Joice, Lasut Marcella Elvitta Chyntia, Parasian Robert, Asbi Taufik Gautama, Mondigir Bill Roland Goerge)
21. Bridge (Conny Eufke Sumampauw, Andhani Rury, Polii Bert Toar, Hartono Bambang, Karwur Franky Steven, Bojoh Jemmy Boyke)
22. Karate (Jintar Simanjuntak)
23. Atletik (Sapwaturahman)
24. Badminton (Greysia Polii & Rahayu Apriyani)
25. Badminton (Tontowi Ahmad & Liliana Natsir)
26. Beach Volleyball (Juliana & Utami)
27. Badminton (Anthony Sinisuka Ginting)
28. Archery (Riau Ega Agata Salsabilla).

Air Mineral Well’s Dapat menyembuhkan 170 Penyakit Dalam Tubuh

0

Batamtimes.co, Batam – Produk air mineral Well’s yang diproduksi PT. Anugrah Alfa Pratama merupakan produk air yang bermanfaat untuk kesehatan tubuh.

Madia selaku direktur PT. Anugrah Alfa Pratama memberikan keterangan soal manfaat produk Well’s ini.

Dikatakanya, ada sekitar 170 penyakit berada di tubuh dapat disembuhkan dengan meminum Well’s.

Air mineral Well’s sangat membantu menyembuhkan penyakit apa saja.

Salah satunya yaitu, meningkatkan kesehatan kulit, dan kesehatan lambung dan penyakit lainya,” tutur Madia, Selasa (28/8/2018).

Lanjut Madia, sekarang ini produk air mineral Well’s sedang mencari partner di seluruh indonesia, untuk membuka kantor distributor.

Sementara untuk Harga prodak Well’s bervariasi.

Persyaratan bagi yang ingin membuka distributor sangat mudah. Cukup dengan membeli produk Well’s tersebut.

“Mari datang dan lihat produk Well’s dengan alamat komplek Orchid Point Blok B No 23, Hp: 082170028450,” pungkas Madia.

(red/ Veri gulo)

Deputi Inhuker Bakamla RI Teken MoU Dengan Pemkab Natuna Pembentukan Desa Maritim

0

Laporan : Iskandar pohan

Biro Natuna

Batamtimes.co – Natuna

Badan Keamanan Laut (Bakamla) RI diwakili Deputi Informasi, Hukum dan Kerjasama Irjen Pol Dr. Abdul Gofur, Drs., M.H, Dengan Pemkab Natuna oleh Bupati Natuna, Drs. Abdul Hamid Rizal, MS.i,

Ini Daftar Atlet Penyumbang Emas di Asian Games 2018

0

Penulis : Budi

Batamtimes. Co, Jakarta – Saat ini, beberapa nomor dari berbagai cabang olahraga (cabor) sudah selesai dipertandingkan di Asian Games 2018.

Tambahan delapan medali emas dari cabor pencak silat membuat Indonesia mampu bersaing di lima besar klasemen sementara perolehan medali Asian Games 2018, Senin, (27/8/2018)

Indonesia kini berada di peringkat empat dan untuk sementara menggeser posisi Iran yang sebelumnya menempati urutan empat.

Hingga berita ini diturunkan, Kontingen Indonesia tercatat sudah sukses meraih 21 medali emas Asian Games 2018.

Sarah Tria Monita sumbang emas ke 21 untuk Indonesia dari cabor Pencak Silat di Asian Games 2018

Berikut daftar atlet Indonesia peraih medali emas di Asian Games 2018 hingga Senin, pukul 19.00 WIB.

Pencak silat.

1. Yola Primadona Jampil dan Hendy (ganda putra)
2. Abdul Malik (kelas B putra: 50kg-55kg)
3. Iqbal Candra Pratama (kelas D putra: 60kg-65kg)
4. Komang Harik Adi Putra (kelas E putra: 65kg-70kg)
5. Aji Bangkit Pamungkas (kelas I putra: 85kg-90kg)
6. Nunu Nugraha, Asep Yuldan Sani, dan Anggi Faisal Mubarok (regu putra)
7. Puspa Arumsari (tunggal putri)
8. Sarah Tria Monita (kelas C putri: 55kg-60kg)

Paralayang:

9. Jafro Megawanto (akurasi mendarat tunggal putra)
10. Hening Paradigma, Joni Efendi, Jafro Megawanto, Roni Pratama, dan Aris Apriansyah (akurasi mendarat beregu putra)
. Aries Susanti Rahayu (speed putri)

Balap sepeda gunung:

11. Khoiful Mukhib (downhill putra)
12. Tiara Andini Prastika (downhill putri)

Dayung:

13. Tanzil Hadid, Muhad Yakin, Rio Rizki Darmawan, Jefri Ardianto, Ali Buton, Ferdiansyah, Ihram, Ardi Isadi, dan 14. Hasbulloh Ujang (kelas ringan delapan putra)

Wushu:

15. Lindswell Kwok (semua babak taijiquan dan taijijian putri)

Panjat Tebing

16.Aries Susanti Rahayu (speed Putri)

Jet ski:

17. Aqsa Sutan Aswar (endurance runabout open)

Angkat besi:

18. Eko Yuli Irawan (putra 62kg)

Karate:

19. Rifki Ardiansyah Arrosyiid (putra -60kg)
Tenis:

20. Christopher Benjamin Rungkat dan Aldila Sutjiadi (ganda campuran)

Taekwondo

21.Defia Rosmaniar

Klasemen dan perolehan medali di Asian Games 2018, Indonesia telah mengoleksi 21 medali emas, 14 perak, dan 26 perunggu.

Komisi IV Tolak Laporan Realisasi Anggaran Dinkes Batam Tahun 2018

0

Penulis : Nilawati Manalu

Batamtimes.co,  Batam- Komisi IV DPRD Batam  tidak mau mengambil resiko terkait realisasi anggaran di Dinas Kesehatan Kota Batam Tahun Anggaran Triwulan II Tahun 2018.

Hal tersebut disampaikan pimpinan sidang Komisi IV, Djoko Mulyono pada rapat dengar pendapat realisasi anggaran Dinas Kesehatan Kota Batam, Tahun Anggaran 2018 serta rencana pembangunan Posyandu Tahun Anggaran 2018.

“Sebagai bagian dari penyelenggara negara, DPRD dalam menjalankan fungsinya harus mengikuti ketentuan perundang-undangan yang berlaku,” kata Djoko Mulyono, di ruang rapat pimpinan, Senin, (27/8).

Komisi IV, tidak mau menerima laporan realisasi anggaran Dinas Kesehatan Batam, pasalnya beberapa perubahan anggaran ditemui tanpa ada pembahasan.

Dalam uraian singkatnya, Adriel mewakili Kepala Dinas Kesehatan Kota Batam, yang kebetulan berhalangan hadir, memaparkan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Kota Batam Tahun Anggaran 2018 yang dibebankan kepada Dinas Kesehatan Kota Batam, sebesar Rp 144.813.077.874.

Namun setelah pembahasan ditetapkan menjadi berubah menjadi Rp133.149.046.093. Akibat dampak pembayaran peluncuran tahun 2017 terjadi perubahan penjabaran anggaran 2018 menjadi Rp 128.174.047.994 untuk membiayi sejumlah program kegiatan yang ada di Dinas Kesehatan Kota Batam.

Setelah penjabaran anggaran oleh Adriel, Kabid Bidang Pelayanan Dinas Kesehatan Batam, Djoko Mulyono mempertanyakan apakah ada berita acara pembahasan pasca disahkan anggaran tahun 2017?, Adriel mengaku belum mengetahui hal itu.

Selain itu Djoko Mulyono juga menanyakan kepada Dinas Kesehatan, apakah pengesahan anggaran di Perda APBD tahun 2017 untuk anggaran tahun 2018, sebesar Rp 209.360.105.897 sudah sesuai?.

Pasalnya Komisi IV tidak ingin di pembahasan nanti, perubahan anggaran sudah dilakukan. Karena perubahan hanya boleh dilaksanakan pada saat membahas APBD perubahan.

Djoko menegaskan, selama belum membahas APBD perubahan, yang disepakati dan dibahas  sesuai Perda APBD tentunya yang telah disahkan bersama antara Pimpinan DPRD dengan walikota.

“Kita jangan sampai salah pembahasan. Saya telah menemukan beberapa perubahan yang tidak sesuai dengan perda APBD. Perda APBD ini hanya bisa dirubah melalui perda juga,” kata Djoko Mulyono.

Jika pun ada rasionalisasi, menurut Djoko Mulyono, hal itu akan dibahas bersama dalam APBD perubahan.

Ia berharap APBD yang telah disahkan dapat dilaksanakan seluruhnya. Komisi IV tidak mau membahas yang tidak legal.

Ditegaskannya,  dalam rapat dengar pendapat tersebut, Komisi IV hanya mau membahas apa yang disahkan lewat perda APBD 2018 yang disahkan tanggal 25 November 2017.

“Dinkes sudah banyak berubah ini. Dasarnya darimana ini?” tanya Djoko Mulyono. Terakhir Djoko Mulyono mengatakan, DPRD tidak akan membahas yang tidak disahkan oleh Perda, sebab kalau ini dilanjutkan hal ini akan menjadi masalah dan temuan.

Polres Barelang Gelar Perkara Kasus Penelantaran dan Kekerasan Anak

0

Penulis :Nilawati Manalu

Batamtimes.co – Batam, Polresta Barelang bersama jajarannya Polsek Batu Aji melakukan gelar perkara di Kantor Polresta Barelang, Senin siang, (27/8) terkait kasus kekerasan dan penelantaran terhadap anak di bawah umur yang terjadi pada hari Kamis, 23 Agustus 2018, sekira pukul 21.00 Wib di Perumahan Central Park Residence, Tanjung Uncang.

Terkuaknya kasus penelantaran dan kekerasan terhadap dua orang anak di bawah umur ini, setelah salah seorang warga perumahan Perum Central Park Residence berinisial Y mendengar suara tangisan anak dari rumah tersangka, bernama Suyanto.

Penasaran dengan suara tangisan tersebut, Y pun mengintip bangunan yang tidak beratap dan beralas tanah tersebut dan melihat dua orang anak dalam keadaan kumal sedang menangis.

Melihat kondisi kedua anak yang memprihatinkan, Y pun langsung melapor kepada RT setempat.

Mendengar laporan Y, ketua RT bersama warga lainnya langsung menuju ke bangunan milik tersangka, untuk mengecek informasi yang baru disampaikan saksi Y.

Kapolresta Bareleng, Kombes Pol Hengki mengatakan, sesuai keterangan para saksi kondisi anak sangat menggenaskan.

Menggenaskan, menurut Hengki karena kedua anak tersebut sudah 3 hari berada di dalam bangunan, tanpa diberikan makanan oleh Suyanto, yang juga adik dari kedua bapak anak malang itu. Menurut keterangan tersangka, kedua anak abangnya itu disekap karena rewel dan nakal.

Sejak dua tahun lalu, kedua anak ini diasuh oleh tersangka. Suyanto menjadi orangtua asuh kedua anak ini, sejak orangtua kandung anak ini menjadi Tenaga Kerja Indonesia (TKI) di Timor Leste.

Kepolisian Barelang mengamankan beberapa barang bukti seperti pintu PVC, papan, triplek, untuk menyekap kedua anak di dalam bangunan tersebut dan kayu gagang sapu yang digunakan untuk memukul korban serta beberapa helai baju kaos yang sudah kotor.

Selama bekerja di Timor Leste, orangtua kedua anak ini saban bulan mengirimkan uang kepada Suyanto sebesar Rp 2,6 juta untuk menjaga dan menafkahi kedua anaknya.

Ditanya, apakah tersangka ada gangguan jiwa. “Secara normatif, masih normal,” kata Hengki kepada www.batamtimes.co.

Akibat kekerasan dan penelantaran yang dialami korban, saat ini salah satu anak masih dirawat di Rumah Sakit Embung Fatimah karena terindikasi mengalami penyakit busung lapar.

Sementara kesehatan saudaranya, sudah berangsur-angsur pulih dan membaik.

“Satu orang masih dirawat, dan satu orang lagi sudah kita titipkan demi kebaikan si anak,” kata Hengki. Saat ini pihak kepolisian masih melakukan pengembangan penyidikan, apakah kekerasaan dan penelantaran kedua korban ini dilakukan sendiri oleh tersangka atau ada pihak lain yang membantu.

Akibat perbuatannya tersangka dijerat pasal 77 huruf B, sebagaimana dimaksud dalam pasal 76B, dipidana dengan pidana penjara paling lama 5 (lima) tahun, sesuai dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 35 Tahun 2014 tentang perubahan atas Undang-Undang nomor 23 Tahun 2002 tentang perlindungan anak, yang melarang, menempatkan, membiarkan, melibatkan, menyuruh melibatkan anak dalam situasi perlakuan salah dan penelantaran.

Presiden Jokowi Jenguk Habibie di RSPAD

0

Batamtimes. Co, Jakarta- Presiden Joko Widodo dengan didampingi oleh Menteri Sekretaris Negara, Pratikno, pagi ini menjenguk Presiden Republik Indonesia ke-3 Bacharuddin Jusuf Habibie. Habibie diketahui sejak Jumat kemarin dirawat di RSPAD Gatot Subroto, Jakarta.

Presiden tiba pada pukul 08.46 WIB dan disambut oleh Kepala RSPAD Mayjen TNI dr. Terawan Agus Putranto, Sp. Rad. Selama kurang lebih 40 menit Presiden Jokowi berada di RSPAD untuk bertemu dengan Habibie yang saat itu ditemani oleh putranya Ilham Akbar Habibie.

Menurut Presiden, Habibie mengalami kelelahan karena padatnya acara yang dihadiri di berbagai daerah, tapi saat ini sudah berangsur pulih. Ia berharap agar Bapak Teknologi Indonesia ini dapat kembali melakukan aktivitas seperti sedia kala.

“Prof. Habibie kondisinya sudah sangat sehat. Tadi cerita banyak, memang terlalu kecapekan karena aktivitasnya tidak ada hentinya. Beliau tadi cerita dari Pekanbaru ke Padang, Padang ke sini, ke Serpong, terus enggak ada jedanya. Tapi alhamdulillah sudah baik,” kata Presiden selepas menjenguk pada Senin, 27 Agustus 2018.

Keduanya juga sempat bertukar pikiran mengenai pembangunan sumber daya manusia. Ke depan, Presiden Joko Widodo memang akan lebih memfokuskan upaya pemerintah kepada pembangunan sumber daya manusia.

“Cerita mengenai pentingnya pembangunan sumber daya manusia. Saya kira sudah menjadi _konsen_ kita ke depan kita akan masuk ke investasi sumber daya manusia,” tuturnya.

(red/Deputi Bidang Protokol, Pers, dan Media Sekretariat Presiden)

BNN Batam Adakan Penyuluhan P4GN di Baloi Kebun

0

Batamtimes. Co, Batam- BNN Kota Batam menerima permintaan penyuluhan bulanan ibu-ibu Rt 01 Rw 02 baloi kebun,terkait informasi Pencegahan dan pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) P4GN serta cara pengelolaan keuangan keluarga yg baik,Sabtu, (24/08/18), belum lama ini.

Petugas penyuluh BNN Batam Darmarita.MP, menyampaikan  materi tentang Bahaya Penyalahgunaan Narkoba di kalangan keluarga.

Dikatakanya, Perkembangan peredaran gelap Narkoba,sudah mengakar hingga dimulai di lingkungan pekerja, kalangan pelajar dan masyarakat.

Untuk itu, tambahnya, perlu dilakukan penyuluhan guna menghimbau dan mengajak seluruh  ibu – ibu untuk berperan aktif dalam lingkungan keluarga.

“ibu-ibu harus memiliki kemampuan dalam mengelola keuangan keluarga yang baik, dan tidak berfikir untuk berbuat negatif apalagi untuk mengkomsumsi narkoba maupun bisnis narkoba. “katanya

Lebih jauh menurutnya, Kaum ibu bergerak dalam rangka melindungi anggota keluarga bersama dengan BNN untuk melakukan upaya P4GN.

Salah satu tindakan nyata, yaitu dengan cara terampil menolak tawaran Narkoba jenis apapun untuk di konsumsi ataupun untuk diperjual belikan dan menyampaikan Informasi tentang bahaya penyalahgunaan Narkoba, serta dapat menjadi tempat konseling  untuk anak anak anak di bawah umur.

Dengan demikian, ibu-ibu akan mampu berkontribusi menekan laju prevalensi penyalahguna Narkotika 1,77% atau sekitar 3 juta orang di Indonesia.

(red/Veri Gulo)

Bupati Natuna lantik 37 Pejabat Fungsional Satpol PP Pemkab Natuna

0

Batamtimes.co Natuna

Tiga Puluh Tujuh pejabat fungsional Satpol PP dilantik Bupati Natuna di Halaman kantor Bupati Bukit Arai jalan Batu Sisir Ranai Natuna Kepri, Senin pagi (27/08/2018).

Survei LSI Denny JA Buktikan Pemilih Muslim Sukai Jokowi-Ma’ruf Amin

0

Batamtimes. Co, Jakarta – Ketua umum Relawan Jokowi (ReJo) HM Darmizal MS, saat bertemu panitia pesta Hoyak Tabuik di pantai Gandoria Pariaman, Sumatera Barat mengaku langkah LSI Denny JA yang melakukan survei terkait sosok capres-cawapres dari sudut pandangan agama Islam terlalu berani.

Pesta budaya Hoyak Tabuik sendiri rencannya akan dihadiri 500 ribu warga  Sumbar dan sekitarnya yang puncaknya digelar tanggal 23 September 2018.

Pasca survei LSI Denny JA, lembaga dari Alvara Reseach Center juga melakukan survei. Hasilnya, kedua lembaga tersebut tidak memperlihatkan perbedaan yang signifikan walau dengan segmen responden yang berbeda.

Dimana LSI lebih konsen pada popularitas capres-cawapres segmen pemilih dari pandangan agama Islam sedangkan Alvara berbasis pada pemilih di pulau Jawa dan Sumatera.

Darmizal menambahkan, meski tema survei yang diangkat LSI Denny JA ini tergolong sensitif namun RèJo akan menjadikannya sebagai pembelajaran dan masukan yang dapat dijadikan barometer.

Pada titik atau simpul mana lagi kami harus masuk menyapa masyarakat untuk sosialisasi atau menjelaskan kinerja yang telah dicapai Presiden Jokowi dalam membangun Indonesia sejak empat tahun lalu.

“Tentunya dengan hasil survei, ada yang puas dan tidak. Kita hormati hasil itu,” ujar Darmizal Minggu (26/8/2018).

Menurut mantan Pimpinan Komisi Pengawas Partai Demokrat ini, meski tema survei yang diangkat LSI Denny JA ini tergolong sensitif namun RèJo akan menjadikannya sebagai pembelajaran dan masukan yang dapat kami jadikan barometer.

Lebih lanjut Darmizal menjelaskan, survei yang dilakukan LSI Denny JA sekaligus membantah sejumlah kalangan yang terus menghembuskan isu jika Presiden Jokowi tokoh yang anti Islam. Ternyata Jokowi sangat dekat dengan ummat Islam.

Hasil survei LSI lanjut Darmizal, menjelaskan jika mayoritas pemilih muslim menginginkan pasangan Jokowi-Ma’ruf Amin pada Pilpres 2019.

Dirinya berharap kepada kubu sebelah, marilah bersepakat agar pasangan capres-cawapres lebih fokus pada adu program yang berdayaguna dan berdayalaksana bagi kemaslahatan ummat dan bangsa.

“Tidak menggunakan isu SARA dalam pesta demokrasi atau kontestasi Pilpres 2019 mendatang. Pembuktian bahwa calon pemimpin bangsa harus berfikir besar untuk karya-karya besar ketimbang bermulut besar yang merugikan kemudian, mulut mu harimau mu,” jelasnya.

Pada survei LSI Denny JA, Jokowi Ma’ruf Amin mengungguli pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di kalangan pemilih Muslim.

Jokowi-Ma’ruf unggul di segmen Nahdlatul Ulama (NU), Muhammadiyah dan ormas lainnya. Prabowo-Sandi unggul di Presidium Alumni 212, kata Peneliti LSI Rully Akbar.

Ia memaparkan, responden yang menyatakan terasosiasi dengan NU sebanyak 41,3 persen, Muhammadiyah sebesar 6,3 persen, Presidium Alumni 212 sebanyak 3,6 persen dan ormas Islam lainnya 1,4 persen.

“Di segmen NU, Jokowi-Ma’ruf unggul di angka 54,7 persen, dibandingkan Prabowo-Sandi di angka 27 persen. Di segmen Muhammadiyah, Jokowi-Ma’ruf unggul di angka 50 persen dibandingkan Prabowo-Sandi sebesar 35,7 persen,” papar Rully.

Sementara di kalangan pemilih yang terasosiasi ormas Islam lainnya, Jokowi-Ma’ruf unggul sebesar 60 persen, sementara Prabowo-Sandi 26,7 persen.

Survey itu dilakukan pada tanggal 12 hingga 19 Agustus 2018. Adapun survei ini menggunakan multistage random sampling. LSI melakukan wawancara tatap muka dengan menggunakan kuesioner terhadap 1.200 responden Muslim di 33 provinsi di Indonesia.

Di survei Alvara Reseach Center, elektabilitas Jokowi-Ma’ruf Amin sebesar 53,6 persen. Sementara itu elektabilitas Prabowo-Sandiaga 35,2 persen. Sedangkan pemilih yang belum memutuskan sebesar 11,2 persen, kata

Founder dan CEO Alvara Research Center Hasanudin Ali.

Survei Alvara Research Center dilakukan pada 12-18 Agustus 2018. Metode yang digunakan yakni multistage random sampling di 34 provinsi.

Survei dilakukan dengan wawancara tatap muka kepada responden sebanyak 1.500 orang dengan usia di atas 17 tahun.

Adapun margin of error survei Alvara Research Center tersebut yakni 2,9 persen.

(red/Tanto)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga