8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1043

Ada Lima Aset Negara yang Diserahkan ke Pemko Batam, Rudi : Pasar Jodoh Dibangun Pekan Depan

0

Batamtimes. co, Batam – Ada lima dari sembilan barang milik Negara yang diserahkan BP Batam  ke Pemko Batam, salah satunya adalah Gedung Pemko Batam.

Kepala BP Batam LukitaL Dinarsya Tuwo memaparkan, barang milik negara dan pengusahaan kawasan perdagangan bebas yang disetujui untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kota Batam, adalah yang terkait dengan perkantoran Pemerintah Kota Batam, Mesjid Raya, Mesjid Baiturahman, Pasar Jodoh, dan Instalasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA),Kamis (19/7/2018) di Gedung Marketing BP Batam,Batam Center.

Sementara itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, dalam waktu dekat Pasar Jodoh akan dikosongkan, Pemko Batam akan membangun Pasar Induk, selambat-lambatnya mulai pekan depan. Dibangunnya Pasar Induk Jodoh menurut Rudi, untuk menciptakan iklim ekonomi yang lebih baik. “Kehadiran Pasar Induk Jodoh, untuk mengurangi inflasi, supaya harga barang tidak mahal,” kata Rudi

Pantauan media www.batamtimes.co, Pengalihan kepemilikan barang dari milik negara tersebut, langsung dipimpin Kepala BP Batam, Lukita Dinarsya Tuwo dan Walikota Batam, Muhammad Rudi.

ada sembilan (9) jenis barang milik negera yang akan dihibahkan sesuai dengan jenis barang milik negara yang dikelola oleh Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Batam yang disetujui kepada Pemerintah Kota Batam.

Dimana kesembilan barang milik negara (BMN) yang disetujui kepada Pemerintah Kota Batam tersebut, ditandatangani Direktur Jenderal Kekayaan Negara, Isa Rachmatarwata atas nama Menteri Keuangan. Namun pada acara serah terima hibah Kamis siang, hanya lima (5) barang milik negara yang dihibahkan kepada Pemko Batam.

(red/Nilawati Manalu)

 

BP Batam Serahkan Barang Milik Negara ke Pemko Batam

0

Penulis : Nilawati Manalu

Biro Batam

Batamtimes.co, Batam – Badan Pengusahaan (BP) Batam, menyerahkan Barang Milik Negara (BMN) kepada Pemerintah Kota (Pemko) Batam, Kamis, (19/7). Acara perjanjian hibah dan serah terima BMN dilakukan di Gedung Marketing Centre, Batam Center.

Pengalihan kepemilikan barang dari milik negara tersebut, langsung dipimpin Kepala BP Batam, Lukita Dinarsya Tuwo dan Walikota Batam, Muhammad Rudi. Menurut Lukita rencana penyerahan hibah kepada Pemko Batam sudah sejak lama direncanakan.

Namun karena melalui proses yang panjang, Lukita mengatakan baru kali ini dapat terealisasi.

“Ini memang hal yang sebetulnya sudah lama, tetapi karena proses aturan yang ada dan memerlukan waktu sampai akhirnya kita sampai ke tahap ini,” kata Lukita. Ia mengatakan, penyerahan barang milik negara hari ini adalah tahap pertama.

Lukita memaparkan, barang milik negara dan pengusahaan kawasan perdagangan bebas yang disetujui untuk dihibahkan kepada Pemerintah Kota Batam, adalah yang terkait dengan perkantoran Pemerintah Kota Batam, Mesjid Raya, Mesjid Baiturahman, Pasar Jodoh, dan Instalasi Tempat Pembuangan Akhir (TPA).

Sementara itu, Walikota Batam, Muhammad Rudi mengatakan, dalam waktu dekat Pasar Jodoh akan dikosongkan, Pemko Batam akan membangun Pasar Induk, selambat-lambatnya mulai pekan depan. Dibangunnya Pasar Induk Jodoh menurut Rudi, untuk menciptakan iklim ekonomi yang lebih baik. “Kehadiran Pasar Induk Jodoh, untuk mengurangi inflasi, supaya harga barang tidak mahal,” kata Rudi.

Sebagaimana dalam pengelolaan barang milik negara, yang dilaksanakan berdasarkan asas fungsional, kepastian hukum, transparansi, efisiensi, akuntabilitas, dan kepastian nilai, pada serah terima perjanjian hibah tersebut, BP Batam tidak menyebutkan luas yang dihibahkan dan nilai perolehan rupiah dari kelima barang milik negara yang dihibahkan.(*)

 

Tiga Kali Diperpanjang Kontrak, Karyawan PT. Pasifik Granitama Masih Belum Permanen

0

Batamtimes.CO. Karimun – karyawan kontrak PT . Pasific Granitama mulai angkat bicara terkait dengan status kerja mereka yang masih sebagai Karyawan kontrak, padahal sudah tiga kali penyambungan kontrak kerja.

Karyawan berinisial RT dan RR saat ditemui www. Batamtimes. Co mengaku sudah bertahun tahun bekerja sebagai karyawan kontrak waktu tertentu (KKWT).

“sudah 3 kali penyambungan kontrak tapi sampai saat ini belum ada kejelasan dari management perusahaan”Kata RR  Rabu (18/7/2018)

Dikatakannya, perusahaan granit lainnya , karyawan mereka yang bekerja tiga bulan langsung diangkat karyawan.

“Kami berharap PT. Pasific Granitama memperhatikan nasib kami para pekerja harian yang sudah menjalankan kontrak sebanyak tiga kali, “ujar RT menimpali

Ia menjelaskan perusahaan sudah membuat kontrak selama tiga kali perpanjangan, belum juga dipermanenkan.

” Perusahaan cuma bisa menjanjikan saja,tapi tidak ada bukti yang akurat, ratusan karyawan hanya dijanjikan untuk permanen, namun kenyataan beberapa saja yang baru mendapatkan surat permanen nya,”ungkap RT

Catatan media Batamtimes Beberapa pekan lalu, rekan dari media sudah pernah memberitakan tentang pekerja harian lepas peruasahaa ini,  alhasil ditanggapi.

Apakah ini harus diberitakan kembali baru perusahaan memberikan apa yang seharusnya karyawan dapatkan setelah bertahun tahun mengabdi.

 

(red/Dian Bangun Sari)

Divisi Humas Mabes Polri Sosialisasi Tentang Bahaya Radikalisme

0

Batamtimes.co, Karimun – Divisi Humas Polri bersama Polres Karimun, melakukan sosialisasi upaya pencegahan paham radikal di gedung Serbaguna SMKN 1 Kabupaten Karimun, Selasa (17/7/2018).sekira pukul 09.10wib.

Kepada media www.batamtimes.co,Kapolsek Tebing, AKP Budi Hartono,S.Ik  mengatakan , radikalisme sekarang ini sudah melibatkan anak-anak mulai usia dini.

Sehingga perlu diatasi bersama,  tambah Kapolsek, dengan cara memberikan pemahaman pada siswa/siswi tentang apa itu paham Radikalisme dan bahayanya bagi keutuhan Bangsa.

Ia mengatakan, untuk Paparan soal Radikalisme disampaikan langsung oleh Ketua Tim Satgas Banops Div Humas Mabes Polri AKBP. Sulistiyo Pudjo Nugroho S. I. K, M. Si.

“Div Humas Mabes Polri memberikan Pengertian Radikalisme , bagaimana radikalisme sampai melibatkan Anak anak dalam peperangan, Pola penyebaran Paham Radikal,Sasaran penyebaran radikal, dan Lima Tantangan Besar Bangsa Indonesia,” ujarnya.

Ia menambahkan dalam sosialisasi tersebut dibuat juga sesi tanya jawab.

“Kemudian dilanjutkan, dengan penyerahan Cendera mata oleh Ketua Tim kepada Guru dan Siswa yang memberikan pertanyaan. Sekira pukul 12.10 Wib kegiatan selesai.” pungkas Budi.

.(red/Dian Bangun Sari)

Tidak lolos SMKN 1, Rolan Manalu Datang ke DPRD Batam

0

Batamtimes.co, Batam –  Rolan Manalu, orangtua salah seorang murid yang mendaftar ke sekolah SMK 1 Batam, mendatangi kantor DPRD Batam, (18/7).

Ia mendatangi kantor DPRD, sesaat setelah anaknya dinyatakan tidak lulus test ujian masuk ke sekolah SMK tersebut.

Rolan Manalu mendatangi kantor DPRD dengan maksud, agar anaknya bisa melanjutkan pendidikannya ke SMK negeri.

Alasannya, ia tidak sanggup membiayai anaknya jika harus menuntut ilmu ke sekolah swasta. Ia tidak menampik, anaknya mendapat nilai rendah dari test yang dilakukan sekolah SMK Negeri 1 Batam.

Akhirnya, Rolan Manalu pun mendatangi kantor DPRD.
Mengetahui ada orangtua siswa mendatangi kantor DPRD, Udin P Sihaloho, anggota DPRD Batam, mencoba menjembatani dan menjelaskan kepada orangtua siswa, bahwa untuk masuk ke SMK Negeri 1, tidak bisa dipaksakan.

Untuk meyakinkan Rolan Manalu yang sedikit berkeras anaknya harus masuk SMK Negeri 1 Batam, Udin P Sihaloho, akhirnya menghubungi pihak sekolah SMK 1 Batam.

Namun, pihak sekolah dengan tegas menjelaskan, bahwa salah satu persyaratan untuk masuk ke SMK Negeri 1 Batam, harus memenuhi syarat. Sebab, SMK Negeri 1 Batam, sudah memiliki standar nilai masuk.

Terakhir Udin P Sihaloho, menyarankan kepada Rolan Manalu agar anaknya dimasukkan ke sekolah swasta. “Karena di Batam ini, ada juga SMK swasta yang memiliki jurusan mesin,” kata Udin P. Sihaloho.

Namun, Rolan Manalu, berdalih karena jurusan mesin yang dimaksudkan Udin P Sihaloho, bukan jurusan mesin yang diinginkan anaknya.

 

(red/Nilawati manalu)

Agustus Pelabuhan Batam Center Terapkan Host To Host

0

Penulis : Nilawati Manalu

Biro Batam

Batamtimes. Co, Batam- Kantor Pelabuhan Laut Badan Pengolaan (BP) Batam, rencananya akan menerapkan sistem pembayaran host to host dalam operasional kepelabuhanan di Batam Centre. Hal itu dikatakan Kepala Pelabuhan BP Batam, Nasrul Amri Latif di kantor BP Media Centre (18/7).

Host to Host merupakan layanan kepada para pengguna jasa dengan melakukan transaksi pembayaran berbasis online.

“Semua transaksi dilakukan secara online,” kata Nasrul Amri Latif. Mengacu kepada Peraturan Kepala Badan Pengawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Nomor 10 dan 16 Tahun 2016, sistem ini akan diimplementasikan pada tanggal 1 Agustus 2018, terhitung sejak dimulainya pemakaian sistem ini.

Menurut Nasrul, sistem host to host akan terkoneksi dengan pihak perbankan dan pengguna jasa secara langsung. Dimana host to host ini menggandeng Bank Mandiri dan Bank BNI. Ditambahkannya, jasa yang menggunakan sistem host to host ini akan mendapatkan kemudahan, selain hemat waktu juga hemat biaya, praktiks dan lebih cepat.

Nasrul berharap, dengan terealisasinya sistem layanan host to host ini dapat meningkatkan nilai tambah dan manfaat dalam pengelolaan pelabuhan yang terintegrasi.

Sebelum penetapan host to host, BP Batam akan melakukan sosialisasi kepada keagenan kapal dan mitra serta pihak-pihak terkait. Oleh karena itu, BP Batam membutuhkan masa transisi selama satu bulan.

Ditanya mengenai kesiapan satuan kerja terkait penerapan host to host, kepada www.batamtimes.co, Nasrul mengatakan, sistem host to host justru meminimalkan fungsi satuan kerja, meskipun kedepannya Pusat Pelayanan Administrasi Terpadu (PPAT) pelabuhan, perlu dibenahi dan dipastikan benar-benar cyber.

“PPAT kedepan itu gak perlu ada interaksi lagi, yang ada hanya semacam customer servis yang tidak melayani transaksional,” kata Nasrul. Turut hadir dalam jumpa pers tersebut, pihak dari Bank BNI dan Bank Mandiri, sebagai mitra kerja layanan host to host.

 

Jarmin : Gerindra Target Tiga Kursi Pemilih Legislatif 2019

0

Batamtimes.co – Natuna

Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) DPC Kabupaten Natuna Kepri resmi mendaftarkan bacalegnya ke KPU Natuna peserta Pemilu Legislatif 2019, pada Selasa siang (17/07/2018) sekitar 13,01 wib.

Jarmin Siddik ketua DPC Partai Gerindra Natuna mengatakan pada pemilu legislatif 2019 partai pimpinan Prabowo Subianto itu menargetkan 3 (Tiga) kursi pada pemilu legislatif 2019 nanti.

” Target itu sudah dikaji secara matang melihat komposisi calon anggota legislatif (caleg)
pada setiap daerah pemilihan (Dapil), ucap Jarmin

Dia katakanya, pada pemilu sebelumnya periode : 2014-2019 Gerindra hanya memperoleh dua kursi dari Dapil satu dan Dapil tiga. Makanya untuk pemilu legislatif 2019 nanti para pengurus dan anggota legislatif akan bekerja secara maksimal.

” Supaya partai Gerindra memiliki keterwakilan didewan
disetiap dapil,” tegasnya.

Jarmin menegaskan pada pemilu legislatif 2019 masyarakat harus cerdas dalam memilih wakilnya di dewan nanti, bisa menampung aspirasi masyarakat yang terbukti peduli dengan masyarakat, pintanya.

” Alhamdulillah, seluruh persyaratan Bacaleg yang digusung partai Gerindra sudah terpenuhi sesuai Belum lengkap sesuai dengan ketentuan PKPU No. 20 tahun 2018 tentang pencalonan, termasuk keterwakilan perempuan dalam komposisi caleg, terangnya

Dia optomis target pencapaian tiga kursi pada pemilu legislatif 2019, akan terpenuhi,  atas kerja keras, kegigihan dan kemauan yang kuat dari para caleg partai Gerindra, tandasnya.

(Red/Pohan)

Kajari : Minta Pidum Bersikap Independen Tangani Kasus

0

Batamtimes.co – Natuna

Jabatan Kepala Seksi (Kasi) Pidana Umum (Pidum) Kejaksaan Negeri Ranai Natuna Kepri, akhirnya dijabat Immanuel Tarigan SH, sebelumnya mengalami kekosongan jabatan.

AJO Indonesia Akan Ikut Riding Sepeda Motor Royal Enfield Ke Himalaya

0

Batamtimes. Co, Jakarta-Bendera merah putih akan dikibarkan tepat pada 17 Agustus 2018  di puncak pegunungan Himalaya. Semangat nasionalisme itu menjadi titik puncak perayaan HUT RI . Sembilan orang pengendara motor asal Indonesia yang akan mengikuti Royal Enfield Himalaya Ride 2018.

Kegiatan touring penggemar motor besar mancanagara bergengsi ini akan mengambil rute dengan melewati India-Nepal, berbagai macam jenis jalanan, hutan, padang pasir hingga pegunungan tinggi dengan ketinggian  5000 mdpl. Malah ada beberapa rute yang benar-benar menguras kemampuan riders menaklukan jalanan off road.

“Padang pasir hingga lumpur kayaknya bakal menjadi menu sehari-hari. Belum lagi cuaca dingin dan tipis khas Himalaya, menjadi tantangan sendiri,” ungkap Donny.

Donny Munir, salah seorang riders yang mengikuti kegiatan ini menyebutkan, touring sepeda motor besar itu diikuti lebih dari 15 negara.

“Riders Indonesia yang paling banyak diundang pada event ini. Kami akan manfaat event ini untuk menunjukkan semangat proklamasi, pantang menyerah dan keberagaman Indonesia, ” ujar Donny.

Donny dan 8 orang asal Indonesia yang mewakili komunitas pengguna sepeda motor besar, akan menggunakan sepeda motor jenis Royal Enfield Himalayan 500 cc, yang dikenal memiliki menaklukan medan ganas pegunungan.

Motor asal Inggris yang dibuat di India,  dibangun di atas rangka cradle split duplex yang dikembangkan Harris Performance untuk pengendaraan yang stabil dan lincah. Menggunakan suspensi belakang monoshock dengan jarak pijak 220 mm, mampu mengatasi kontur jalan di pegunungan.

Himalaya menggunakan mesin terbaru LS 410 yang memiliki torsi tinggi dan tenaga di RPM rendah. Sistem pengereman disediakan oleh cakram 300 mm di depan dan 240 mm di belakang. Berbekal tangki 15 liter, motor ini mampu menempuh jarak 450 kilometer dan ‘menghirup’ udara tipis di pegunungan tinggi.

Event Royal Enfield Himalaya Ride 2018 akan diikuti AJO Indonesia, sebagai official media dari Indonesia.

Ketua Umum DPP AJO Indonesia Rival Achmad Labbaika senang dengam event  internasional, apalagi riders Indonesia membawa semangat nasionalisme.

“Kita dukung event ini, karena ini adalah representasi dari semangat AJO Indonesia tentang kebanggaan dan semangat berdikari,” ujar Rival.

Melalui Royal Enfield Himalaya Ride 2018 Bendera Merah Putih dan Bendera AJO Indonesia akan dikibarkan di Puncak Himalaya oleh Wasekjend Hendrata Yudha  bertepatan dengan hari Kemerdekaan Republik Indonesia ke 73  pada tanggal 17 Agustus 2018.

 

(red/rls DPP AJO Indonesia)

Caleg Lompat Pagar Disarankan Tak Dilipih Lagi

0

Penulis : Tanto

Biro Jakarta

Batamtimes. Co, Jakarta – Pengamat politik dari Universitas Harapan (UPH) Emrus Sihombing menyoroti banyaknya anggota DPR/DPD Provinsi, Kabupaten/Kota yang maju kembali menjadi calon anggota legislatif (caleg) namun dari partai lain.

Fenomena lompat pagar ini, kata Emrus, tidak mencerminkan kepribadian yang baik bagi seorang caleg tersebut.

Emrus meminta, anggota DPR/DPRD Provinsi, Kabupaten/Kota yang maju kembali jadi caleg dari partai yang berbeda harus mundur dari anggota DPR/DPRD.

“Tentunya ketika seseorang duduk menjadi anggota Dewan terpilih dari parpol tertentu. Kalau dia maju jadi caleg dari partai lain ya harus mundur dulu dari anggota DPR/DPRD itu,” kata Emrus saat dihubungi Rabu (18/7/2018).

Masih menurut Emrus, fenomena lompat pagar ini ada dua aspek, yakni; aspek kepribadian dan aspek organisasi atau partai.

“Aspek kepribadian kata dia, orang yang lompat pagar seperti ini kurang bisa menjaga amanah. Dia lebih mengutamakan kepentingan pribadi daripada kepentingan masyarakat,” jelasnya.

Caleg yang lompat pagar ini lanjut Emrus, tidak bisa diharapkan kapasitasnya sebagai wakil rakyat. Maka dari itu Emrus minta caleg yang lompat pagar jangan dipilih kembali.

“Saya menyarankan orang-orang seperti ini tidak dipilih kembali. Mereka tidak bisa menjaga amanah yang diembannya,” kata Emrus tegas.

Sedangkan aspek partai masih menurut Emrus pasti ada sesuatu di internal partai itu sehingga menyebabkan kadernya lompat pagar.

“Aspek ini yang harus dicermati oleh partai. Internal partai harus melakukan intropeksi dan berbenah,” ujarnya.(*)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga