8.6 C
New York
Saturday, April 4, 2026
spot_img
Home Blog Page 1046

Warga Dompak di Hebohkan Dengan Penemuan Mayat

0

Penulis : Budi Arifin 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Warga Kelurahan Dompak, Kecamatan Bukit Bestari dihebohkan oleh penemuan sesosok mayat yang diduga berjenis kelamin perempuan di wilayahnya, Minggu (15/7) pagi.

Kapolsek Bukit Bestari, Kompol Abandri Jumhur yang dikonfirmasi membenar tentang adanya penemuan mayat ini.

“Benar bro kangsung aja call kanit reskrim….sy msh cuti…🙏,” ucap Jumhur melalui media whatsapp.

Atas kejadian ini, tanpak warga mengerumini lokasi Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Untuk saat ini, pihak Kepolisian tengah melakukan olah TKP untuk mengetahui penyebab kematian korban.

63 Calon Advokat Batam Ikuti Ujian yang Digelar Peradi

0

Batamtimes. Co, Batam – Sebanyak 63 calon advokat mengkuti ujian profesi advokat (UPA) yang digelar Perhimpunan Advokat Indonesia (Peradi) Bekerja sama dengan Universitas Internasional Batam (UIB) Sabtu (14/7).

Ujian yang berlangsung, dihadiri oleh Ketua Umum DR H Fauzie Yusuf Hasibuan yang diwakili oleh Sekretaris Jenderal (Sekjend) Thomas E Tampubolon MH dan Ketua Bidang Pengangkatan Advokat H Irwan Hadiwinata MH. Ketua DPC Peradi Batam Bistok Nadeak, Wakil Ketua Isfandir Hutasoit dan Eko Nurisman mewakili UIB.

Irwan Hadiwinata dalam penjelasannya kepada wartawan mengatakan, 63 calon advokat tersebut adalah merupakan angkatan ke 10 yang mengikuti Pendidikan Khusus Profesi Advokat (PKPA) yang diselenggarakan Peradi bersama UIB pada April-Mei 2018 lalu.

“Jadi ini merupakan perintah Undang-undang Nomor 18 Tahun 2003 tentang Advokat. Bahwa untuk pengangkatan seorang calon advokat harus melalui proses yang dilakukan oleh organisasi advokat. Salah satunya adalah harus mengikuti PKPA dan ujian,” jelas Irwan Hadiwinata.

Irwan menambahkan, mengikuti ujian PKPA yang diselenggarakan Dewan Pimpinan Nasional (DPN) DR H Fauzie Yusuf bukan lah jaminan lulus. Namun, soal kelulusan atas apa hasil yang diraih sendiri oleh calon advokat pada ujian.

Sebab kata dia, tahun-tahun sebelumnya juga ada yang tak lulus. Bahkan panitia ujian yang menyelenggarakan di UIB, Peradi kerja sama dengan pihak ke tiga. Tujuannya, untuk menyaring benar-benar calon advokat yang mumpuni. Sementara untuk hasil ujiannya diperkirakan akan keluar akhir Agustus 2018. Dan dapat dilihat di website milik DPN Peradi. [www.peradi.or.id].

Meski begitu, kata H Irwan Hadiwinata, berharap semua lulus dengan baik. Sebab, H Irwan yang juga salah satu panitia UPA ini mengatakan, anggota Peradi lulusan DPN DR H Fauzie Yusuf telah mengikuti serangkaian proses belajar yang matan. Yang diasuh oleh para ahli dan praktisi hukum di UIB. “Jadi kami optimis. Sebab, kami bekerja sama dengan pengajar yang ahli semua tentunya di bidangnya. Sehingga, pada hasil ujian kami berharap dan optimis semua bisa,” harapnya.

Di tempat yang sama, Thomas E Tampubolon menjelaskan, UPA yang digelar Sabtu itu merupakan ujian serentak seluruh Indonesia di 34 kota dan provinsi. Untuk keseluruhan, sebanyak 5 397 calon advokat mengikuti ujian. Lebih jelas Thomas mengatakan, ujian yang digelar Juli se-Indonesia merupakan ke-18. “Dan ke delapan belas kali dilaksanakan serentak.,” ujarnya.

Thomas berharap juga, seluruh calon advokat yang mengikuti serangkaian ujian diharapkan hasil yang maksimum. Sebab ia berkata sama dengan Irwan. Bahwa sebelum ujian dilaksanakan, peserta telah dilatih dan diajari melalui proses PKPA.

Sementara itu, Bistok Nadeak juga beraharap sama. Dia mengakui sendiri bahwa, mengikuti UPA Peradi bukan lah hal yang gampang. “Tapi melalui proses yang sangat ketat. Lembar ujiannya saja bukan di Batam diperiksa. Namun, disegel dan dibawa langsung ke Jakarta oleh panitia UPA Pusat. Jadi berat. Tapi kitab optimis lah,” katanya.

Sementara, Ahmad Murni , Filemon dan Gian adalah tiga peserta menyampaikan baru kali ini pengalamannya menjumpai ujian yang super ketat. Mulai dari waktu, pakaian harus rapi dan sopan, serta suasana harus benar-benar hening dan steril dari catatan apa pun di atas meja. “Benar-benar sangat ketat,” kata mereka.

Meski begitu, ke tiga peserta adalah bagian dari 63 peserta di UIB berharap hasil yang baik. Sehingga nanti pada ujian yang akan keluar akhir Agustus mereka dinyatalan lulus. “Tetap optimis. Soal-soal memang agak lumayan menjebak. Apa lagi soal membuat surat kuasa dan gugatan. Tapi semua itu, memang sudah diajarin pada PKPA bulan lalu,” tambahnya.

(red/Halawa)

Ketua KIB Richard : Sebaiknya Cawapres Jokowi Tidak Dari Parpol

0

Batamtimes. co, Jakarta – Presiden Joko Widodo atau Jokowi disarankan agar memilih Calon Wakil Presiden (Cawapres) dalam Pilpres 2019 nanti dari kalangan non partai politik (Parpol).

Hal itu guna menghindari sifat kecemburuan Parpol yang kini duduk dalam koalisi pendukung Jokowi.

“Sebaiknya Cawapres Jokowi berasal dari non parpol agar tidak ada rasa cemburu diantara partai koalisi,” ujar Ketua umum Kebangkitan Indonesia Baru (KIB) Reinhard Parapat usai diskusi bertema “Gadang-gadang Cawapres Jokowi?” dikantornya Duren Tiga, Jakarta Selatan, Sabtu (14/7/2018) petang.

Taki sapaan akrabnya menambahkan, selain non Parpol, Cawapres Jokowi sebaiknya dari kalangan ekonom. Hal ini dimaksudkan agar selaras dengan kepemimpinan Jokowi yang selalu bekerja.

“Cawapres dari kalangan ekonom itu penting untuk mengawal dan memastikan percepatan pertumbuhan ekonomi di Indonesia. Apalagi menghadapi gejolak global ekonomi negara kuat di dunia,” tambahnya.

“Dan kita menyerahkan keputusan kepada Jokowi untuk memilih Cawapresnya yang tepat yang tentunya sudah dipertimbangkan jauh-jauh hari.”

Ketua DPP Partai Solidaritas Indonesia (PSI) Uki Prayudi yang hadir dalam kesempatan tersebut meminta seluruh ormas dan relawan Jokowi gencar melakukan sosialisiasi keberhasilan pembangunan yang dilakukan Jokowi.

“Sosiliasasikan terus keberhasilan pembangunan Presiden Jokowi. Dia ini orang yang bukan songong. Presiden ini orang yang sibuk kerja dan kerja,” katanya.

Ditambahkan Uki, PSI tetap komitmen mendukung Jokowi dalam pilpres 2019 nanti. Siapa pun Cawapresnya PSI akan menghargai pilihan Jokowi.

“PSI tidak mengajukan nama untuk Cawapres untuk mendampingi Jokowi. Karena, itu hak multak Jokowi,” jelasnya.

Menurutnya, partai koalisi sudah sepakat jika Cawapres menjadi kewengan mutlak Jokowi. Namun, Jokowi pasti meminta pertimbangan dan masukan atas pilihannya itu ke partai koalisi.

“Kami  juga percaya PDI Perjuangan akan memegang teguh komitmen bersama koalisi pemerintah soal Cawapres. Kami dan teman-teman koalisi tidak akan cawe-cawe soal Cawapres karena itu kewengan multak Jokowi untuk memilihnya,” pungkas UKW.

(red/Tanto)

Prajurit Bersama Masyarakat Dibalik Program TMMD, Berkeringat Di Terik Matahari

0

Batamtimes.co, Natuna – Sabtu Siang (14/07/2018) sekitar pukul 10,30 wib, para prajurit TNI saat kerja bakti bersama warga desa setempat, kades Sabang Mawang dan kades Tanjung Batang Kecamatan Pulau Tiga diwilayah Natuna garda terdepan perbatasan NKRI

Terik sinar matahari begitu panas menyengat tak begitu dirasakan oleh prajurit TNI-AD Kodim 0318 Natuna Kepri.

Meski peluh keringat bercucuran, semangat prajurit terlihat bersemangat mengangkut adonan semen ke lokasi kerja bakti. Bagi seorang prajurit capek dan panasnya terik matahari tak sebanding dengan kebahagiannya atas program yang digelar TNI-AD melalui Tentara Manunggal Membangun Desa (TMMD) reguler ke 102 Tahun 2018 ini.

Pasalnya, selama 12 tahun, warga desa Sabang Mawang harus sabar menunggu terbukanya akses jalan ke Desa Tanjung Batang. Melalui program TMMD ini, Desa Tanjung Batang tak lagi terisolasi. Dimana, jalur jalan baru untuk menghubungkan dua desa sudah terealisasi. Pembangunan semenisasi walaupun lebar lima meter dan panjang 437 Mtr, Artinya, mereka tak lagi harus memutar jauh melalui laut bila mau ke Desa sebelah.

Dandim 0318 Natuna letkol inf Yusuf Rizal didampingi zakaria Kades Sabang Mawang dan kades Tanjung Batang kegiatan TMMD tinjau kegiatan semenisasi jalan penghubung dua desa dari ketertinggalan

Kades Sabang Mawang Zakaria beserta warganya sepuluh orang turut ambil bagian bersama prajurit TNI-AD, Mahasiswa, Polri bahu membahu bergotong-royong mengerjakan jalan semenisasi hingga ke pukul 11,30 wib.

Disela-sela teriknya matahari kades tak kalah semangat dan menyampaikan apresiasi kepada TNI-AD melalui TMMD akses jalan yang selama ini dikeluhkan warganya terjawab sudah.

” Terus terang kami sangat bangga dan berterima kasih kepada TNI program TMMD ini sangat diharapkan, sebab selama ini jalan tanah yang pernah dibuka oleh pemda natuna. Belum ada pengerasan, bila hujan tiba. Jalan ini sangat sulit dilalui, becek dan bercampur lumpur, ujarnya

Alhamdulillah, program TMMD sudah dibangun semenisasi sangat bermanfaat sekali bagi kedua desa agar masyarakat, tidak lagi terisolir dari Desa lainya, ucap kades

Prajurit TNI-AD gotong-royong bongkar material pembangunan jalan semenisasi program TMMD tanpa lelah

Ditengah kesibukan warga bersama prajurit TNI-AD Dandim 0318 Natuna letkol inf Yusuf Rizal ikut berbaur dibawah terik matahari meninjau kegiatan program TMMD diwilayah kerjanya.

“Jadi panas terik atau hujan sekalipun sudah biasa, kita harus turun lapangan dan terus awasi terutama kualitas jalan harus terjaga, sebut dandim

Dikatakan, dandim sejauh ini pengerjaannya memang saya lihat sudah cukup baik, walaupun masih kendala ada alat kita yang rusak, namun tetap akan kita upayakan agar bisa beroperasi semaksimal mungkin, untuk distribusi bahan material juga lancar.

” Program TMMD ini bersifat lintas sektoral harus membawa manfaat bagi masyarakat di wilayah yang menjadi sasaran utama kegiatan TMMD dari keterisolasian.

Dengan bangunnya jalan semenisasi bisa dirasakan masyarakat manfaatnya sebagai sarana akses utama untuk menghubungkan kedua desa,” ujarnya

Dandim menjelaskan, untuk non fisik program TMMD memberikan penyuluhan diantaranya, penyuluhan bela negara dan wawasan kebangsaan, Kamtibmas dan bahaya narkoba, kesehatan dan imunisasi, penyuluhan peremajaan tanaman produksi, ada bakti sosial berupa pemeriksaan kesehatan secara gratis.

Disamping itu juga, Kodim 0318 Natuna juga melaksanakan kegiatan karya bukti di Kabupaten Anambas  dan Jemaja membuka jalan sepanjang 1 km, rehap rumah, tempat ibadah dan sarana pendidikan, terangnya

Tak hanya prajurit TNI-AD saja yang rela bergelut dengan kotoran adonan semen. Tapi  prajurit TNI-AL  itupun terlibat dalam TMMD bersama warga lainnya turut membantu melangsir material pakai sepeda motor bahkan pakai gerobak kayu sekalipun.

Bersama dengan TNI, masyarakat inipun turun langsung membantu melakukan pengecoran jalan semenisasi dengan guyup dan rukun sebagai wujud kemanunggalan TNI dan rakyat.

(Red/Pohan)

Gedung Sri Serindit Natuna Di Sulap Mirip Theatre Tonton Film Jelita Sejuba

0

Batamtimes.co – Natuna

Film Jelita Sejuba diputar perdana mulai besok Minggu tanggal 15 Juli – 10 Agustus 2018 di Gedung Sri Serindit Jalan Yos Sudarso Ranai Natuna Kepri.

Kecamatan Sei Beduk dan Kelurahan Muka Kuning Bantu Pengobatan dan BPJS Gilang

0

Laporan : Nila Manalu

Biro Batam

Batamtimes. Co, Batam – Bayi Gilang, putra ketiga pasangan Mustafa dan Ernila Sari Sembiring yang lahir dengan kondisi yang memprihatinkan lahir dengan dua wajah satu kepala ternyata mendapat perhatian khusus dari Camat dan lurah.

Terutama pengobatan ayu tersebut,  orangtuanya hanya menunggu bantuan dari donatur untuk melanjutkan perubahan.

Pihak Kecamatan Sei Beduk dan Kelurahan Muka Kuning, saat ini sedang berupaya membantu keluarga Mustafa, untuk mengeluarkan kartu BPJS bayi Gilang. Selain kartu BPJS, pihak Kecamatan Sei Beduk juga telah membawa Gilang ke Rumah Sakit Embung Fatimah.

Namun karena keterbatasan alat di Rumah Sakit Embung Fatimah, Gilang tetap dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros.

“Peralatan yang lengkap, saat ini masih di Rumah Sakit Awal Bross. Kalau BPJS sudah selesai, perawatan selanjutnya akan dilakukan di rumah sakit Awal Bross,” kata sekretaris camat Sei Beduk, Gufron.

Sementara itu, menurut Lurah Muka Kuning, Heryawan, Senin, surat dan berkas Gilang sudah rampung

pihak Kecamatan Sei Beduk dan Kelurahan Muka Kuning, saat ini sedang berupaya membantu keluarga Mustafa, untuk mengeluarkan kartu BPJS bayi Gilang.

Selain kartu BPJS, pihak Kecamatan Sei Beduk juga telah membawa Gilang ke Rumah Sakit Embung Fatimah. Namun karena keterbatasan alat di Rumah Sakit Embung Fatimah, Gilang tetap dirujuk ke Rumah Sakit Awal Bros. “Peralatan yang lengkap, saat ini masih di Rumah Sakit Awal Bross. Kalau BPJS sudah selesai, perawatan selanjutnya akan dilakukan di rumah sakit Awal Brss,” kata sekretaris camat Sei Beduk, Gufron.

Menurut Lurah Muka Kuning, Heryawan, Senin, surat dan berkas Gilang sudah rampung, dan secepatnya akan dibuatkan BPJS. “Insyaallah, hari Senin, akan kami bereskan semuanya. Tadi saya sudah suruh orangtuanya untuk mengantar data-data pendukung, karena nama Gilang belum digabungkan ke kartu keluarga,” kata Heryawan.(*)

Mustafa : USG Pertama Hingga Keempat Dokter Menutupi Kondisi Janin

0

Laporan : Nilawati Manalu

Biro Batam

Batamtimes,co Batam – Gilang, bayi yang dilahirkan di Rumah Sakit Casa Medical Centre Batam, 7 Mei 2018 lalu, lahir dengan dua wajah, satu kepala.

Bayi yang berumur 2 bulan 6 hari itu didiagnosa menderita penyakit hidrosepalus. Selain lahir dengan kondisi memprihatinkan, bayi Gilang, putra ketiga pasangan Mustafa dan Ernila Sari Sembiring ini, menerima pelayanan yang buruk dari Casa Medical Centre yang beralamat di Jalan Ahmad Yani 8 Muka Kuning, Sungai Beduk, Batam.

Saat ini orangtuanya, hanya menunggu bantuan dari donatur untuk melanjutkan perobatan anaknya, Gilang.

Kepada www.batamtimes.co (13/7), Mustafa mengatakan, dari awal pemeriksaan USG pertama, hingga USG keempat, dokter rumah sakit, terkesan menutup-nutupi kondisi janin.

“Dokter Fauzi mengatakan ada kelainan janin dalam kandungan, tapi saya akan kasih tahu nanti pada USG terakhir,” terang Mustafa menirukan ucapan Fauzi.

Setelah melakukan rangkaian pemeriksaan, pihak rumah sakit menyarankan kepada Mustafa dan istrinya, agar segera mengambil tindakan operasi caesar.

Namun pada saat itu, Mustafa menjelaskan kepada dokter Fauzi, jadwal kontrol atau persalinan istrinya diperkirakan akan melahirkan tanggal 26 Mei. “Tapi dokter tersebut langsung menentukan tanggal operasi,” kata Mustafa.

Sadar tak memiliki biaya cukup, Mustafa sempat menjelaskan kepada dokter bila si anak belum terdaftar di BPJS. Ia berharap, persalinan dilakukan tanggal 26 Mei sesuai jadwal kontrol, sembari mendaftarkan calon bayi ke BPJS. Namun, pada saat itu dokter Fauzi mengatakan, “Saya akan bertanggungjawab.”

Tanggal 17 Mei 2018, tindakan operasi caesar dilakukan. Sampai menjelang operasi caesar, dokter belum memberi tahu kondisi bayi yang sebenarnya.

Dimana sebelumnnya dokter Fauzi berjanji akan memberitahukan kelainan si janin pada saat USG terakhir dilakukan.

Mustafa dan istrinya sontak terkejut setelah melihat bayi mereka dengan kondisi yang memprihatinkan. Gilang dilahirkan dengan satu tubuh, satu kepala dan dua otak, dua wajah. “Mungkin saya tidak akan sekecewa ini, jika dari awal pihak rumah sakit memberitahu kondisi anak saya yang sebenarnya. Saya dan istri bisa lebih siap menerima resiko apapun,” kata Mustafa penuh kecewa.

Mustafa Kecewa Operasi Anaknya Seperti Dipaksakan

Mirisnya, dokter Fauzi hanya menjawab Mustafa dengan ketus, “Kan saya sudah selamatin istri bapak.”

Usai persalinan dilakukan, Mustafa pun menagih pertanggungjawaban dokter Fauzi. Namun dokter Fauzi justru berdalih dan menyuruh Mustafa menjumpai direktur rumah sakit.

Mustafa kecewa, karena Rudi Ibrahim tidak bisa membantu. Surat yang diberikan oleh rumah sakit juga ditolak kantor BPJS.

Mustafa meminta keringanan biaya, namun Rudi Ibrahim justru menvonis bayi Gilang tidak akan berumur lama. “Kan bapak sudah tahu kondisi anak bapa, umur anak bapak itu tidak akan lama. Begitulah omongan direktur itu sama saya. Gimana saya gak terpukul,” kata Mustafa.

Menurut Mustafa proses persalinan istrinya terkesan dipaksakan oleh pihak Rumah Sakit Casa Medical Centre Batam.

Selain itu, pihak rumah sakit dinilai tidak konsisten dengan pelayanan pasien. Selain terkesan memaksakan operasi. “Perlakuan dokter yang menangani pun kurang menyenangkan, sikapnya kasar terhadap istri saya,” kata Mustafa.

Mustafa akhirnya membayar biaya proses persalinan istrinya kurang lebih Rp 10 juta dan tidak ditanggung BPJS.

Hingga berita ini diturunkan, Gilang masih dalam pengobatan. Ernila mengatakan, sekali dalam tiga hari anaknya harus dibawa ke rumah sakit.

Saat ini, biaya pengobatan Gilang, tergantung dari bantuan masyarakat. Pasalnya, Mustafa yang tinggal di Rusun Muka Kuning Blok G ini, belum mendapatkan pekerjaan menetap.

Kepada www.batamtimes.co, Ivo perawat jaga Rumah Sakit Casa Medical, mengatakan, dokter Fauzi sedang tidak berada di rumah sakit. “Setiap harinya, dokter Fauzi hanya satu jam saja di rumah sakit, kecuali jika ada pasien yang harus ditangani,” kata Ivo.

Dan ketika www.batamtimes.co meminta waktu untuk konfirmasi dengan direktur rumah sakit, Vio mengatakan direktur jarang di tempat.

Namun Vio membenarkan jika beberapa waktu yang lalu ada pasien yang lahir dengan dua wajah.

 

Anggota DPR RI Nyat Kadir : Saya Akan Berkoordinasi Dengan Pemko dan BP Batam Penganti Lahan Kebakaran

0

Laporan : Nilawati Manalu

Biro Batam

Batamtimes. Co, Batam –  Nyat Kadir, anggota DPR RI dari Daerah Pemilihan Kepulauan Riau menghimbau agar warga tidak mendirikan rumah di bekas lahan kebakaran lagi.

Hal itu disampaikannya di depan warga RT 05/ Rw 28 Kampung Belian, korban kebakaran yang terjadi dini hari, sekira pukul 03.00 Wib, (14/7).

Nyat Kadir dalam kunjungannya ke lokasi pengungsian, Posko Ruly Baverly mengatakan, lahan bekas kebakaran di ruli Belian tersebut, sudah tidak layak untuk menampung jumlah warga sebanyak itu. Kepada www.batamtimes.co, Nyat Kadir mengatakan, ia akan berkoordinasi dengan Walikota Batam, dan BP Batam untuk mencari jalan keluar bagi para pengungsi.

Nyat Kadir berharap, tempat tinggal yang ditawarkan kepada pengungsi sifatnya permanen dan jelas. “Harus ada kepastian hidup yang berkepanjangan juga buat para korban kebakaran yang ada di pengungsian ini,” kata Nyat Kadir.

Menurutnya, mencari lahan untuk korban kebakaran bukanlah hal yang sulit, bagi BP Batam. Oleh karena itu, ia berharap BP Batam serius memperhatikan nasib para pengungsi korban kebakaran dengan mencarikan lahan baru.

Ditanya soal, akan memakan waktu yang cukup lama untuk mencari dan menyediakan lahan? Nyat Kadir tidak menampiknya. Ia berharap para warga bisa bersabar, menunggu solusi terbaik. “Saya akan coba menghubungi BP Batam, hari Seninlah, kebetulan besok hari libur,” kata Nyat Kadir.

Ia yakin Gubernur Kepri, Walikota Batam dan BP Batam, bisa berembuk, mencari solusi terbaik buat para pengungsi.

Mengingat saat ini, BP Batam sedang mewacanakan pembangun rumah hemat lahan. “Karena ini musibah, saya yakin masalah pengungsi akan menjadi prioritas. Saya akan coba ajak gubernur, walikota dan BP Batam, untuk duduk bersama,” kata Nyat Kadir.(*)

Alumni 212 Bakal Deklarasi Dukung Jokowi

0

Laporan :Tanto

Biro Jakarta

Batamtimes. co, Jakarta – Ribuan orang yang terlibat dalam gerakan 212 di Monumen Nasional (Monas) tanggal 2 Desember 2016 yang tergabung dalam Paguyuban Alumni Gerakan (PAGAR) 212 segera terbentuk dan mendeklarasikan dukungannya ke Presiden Haji Joko Widodo alias Jokowi dalam waktu dekat ini.

PAGAR 212 ini merupakan gerakan moral dari para alumni peserta 212 di Monas saat itu.

“Kami saksi hidup atas kehadiran Presiden Haji Joko Widodo saat itu, karna kami berada disana,” demikian dikatakan Ketua Presidium PAGAR 212 Sri Mulyono kepada wartawan di Jakarta Sabtu (14/7/2018).

Artinya menurut Sri Mulyono, Jokowi adalah presiden yang hadir saat gerakan 212 di Monas, beliau berorasi memberikan pencerahan kepada Jutaan ummat yang hadir.

“Kami tidak melihat kehadiran mantan Presiden atau Calon Presiden sekalipun di Monas saat itu,” ucapnya.

Saya ingin kita semua melihat fakta ini. Buka dan lihat Youtube Jokowi hadir pada 212 sebagai bukti kehadiran Presiden Haji Jokowi yang ikut berorasi pada Gerakan 212 tersebut.

Masih kata Sri, ini pembuktian atas kebenaran bahwa beliau dekat dengan ulama dekat dengan Habaib dan menjadi bagian dari ummat yang kerja kerja kerja Ikhlas untuk bangsanya.

“Kita mau meluruskan seolah-olah ada pengabaian sejarah presiden yang hadir saat itu,” jelasnya.

PAGAR 212 berpendapat, Jokowi merupakan orang yang tidak anti dengan agama Islam dan agama apapun. Terbukti, Presiden selalu hadir ditengah-tengah para ulama diberbagai daerah.

Sri Mulyono juga mengajak kepada peserta yang hadir dalam gerakan 212 itu untuk bergabung di PAGAR 212 untuk mendukung Jokowi dua periode.

“Kami selalu terbuka kepada siapapun. Gerakan 212 lalu terdiri dari berbagai elemen masyarakat. Siapapun yang bergabung silahkan,” tambahnya.(*)

Roy :Harusnya Oknum ASN Karimun ‘DI’ Mengakui Sebagai Pemakai

0

Batamtimes.co,Karimun — Ketua IPWL Yayasan Rehabsos Sado  Karimun, Roy angkat bicara mengenai Kasus yang menimpa Pegawai Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Karimun terjerat kasus narkoba.

Sebelumnya diberitakan oleh awak media  Aparatur Sipil Negara (ASN) berinisial “DI” Pria ini tidak bisa berbuat banyak ketika aparat kepolisian menangkapnya,disaat sedang asik menikmati narkotika jenis sabu, di Batu Lipai RT 002/RW 004, Kelurahan Baran Timur. Kecamatan Meral, Minggu, lalu (08/07/2018), sekitar pukul 22.30 WIB.

Roy mengatakan, IPWL miris dengan kondisi ini, seandainya sebelum kejadian  PNS tersebut dan korban Adiksi Napza lainnya mau mengakui dirinya sebagai Pemakai Napza/ ADIKSI NAPZA dan mencari bantuan di lembaga rehabilitasi ataupun melakukan Wajib Lapor seperti yang tertuang di Peraturan Pemerintah No. 25 Tahun 2011 paling tidak mereka mendapatkan tahapan pemulihan sebelum terlambat, ujar ROY

Lanjutnya,Karena ujungnya dari ADIKSI NAPZA ada 3 hal yaitu 1 (satu) Hidup tapi cacat fisik, 2 Hidup tapi tergantung dengan obat/mengkonsumsi obat Dan ketiga (3) Meninggal. Jelas ROY didampingi istri Linda Tereshia, SH saat diwawancari awak media ini Jumat (13/7/2018).

Ia juga mengatakan , Pemerintah agar meningkatkan kerjasama disegala lini yang berhubungan dengan Narkotika, sambungnya, ibarat bertepuk tangan memakai kedua belah tangan bukan satu tangan.

“Saat ini pihak terkait bekerja masing-masing, masih mengikuti ego sektoral.kalau sudah begini siapa yang yang di salahkan,” pungkasnya

(red/Dian bangun sari).

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga