8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1075

Melia Resort Bintan Belum Kantongi Izin Amdal

0

Batamtimes.co, Bintan – Raja Winda selaku, Kasi Dampak Lingkungan Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bintan, mengatakan bahwa pembendungan Bibir pantai yang dilakukan oleh Hotel Melia Resort belum mengatongi izin Analisis Mengenai Dampak Lingkungan (Amdal).

“Setau saya Melia Resort tidak Amdal mengenai pembendungan bibir pantai,” ucap Raja Winda, Jumat(27/4) sore.

Dia menjelaskan setiap pembedungan itu harus ada izin Amdalnya.

Baca juga : http://www.batamtimes.co/2018/04/19/pembangunan-melia-resort-bintan-mencemari-pantai/

“Karena waktu pengurusan Amdal dikami tak ada menyangkut mengenai pembendungan bibir pantai tersebut,” sebutnya.

Menurutnya, sampai saat ini, pihaknya belum menerima pengaduan dari masyarakat mengenai aktifitas ini dari masyarakat sekitar.

“Kalau ada laporannya pasti kami tindak,” tegasnya.

Sebelumnya sala satu masyarakat yang di area pembangunan Melia Resort mengelukan pembendungan bibir Pantai yang dilakukan oleh Manajemen Melia Resort. Karena akibat pembedungan ini sampah di laut tidak bisa bebas bergerak dan harus terhenti di sekitar pemukiman warga.

Hal tersebut juga menimbulkan bauk yang cukup menyengat.

(Budi A)

Bupati Bintan Pimpin Rapat TAPD

0

Batamtimes.co, Bintan – Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos memimpin Rapat TAPD (Tim Anggaran Pemerintah Daerah) di Kantor Bappeda, Selasa (24/4). Rapat juga dihadiri oleh Sekda Kabupaten Bintan Drs H Adi Prihantara MM, Kepala Badan Perencanaan Penelitian dan Pengembangan Kabupaten Bintan Wan Rudi Iskandar, Kepala Dinas Pengelolaan Kekayaan Aset Daerah Bintan Moch Setioso, Kepala Badan Pengelola Pajak dan Retribusi Daerah Kab Bintan Yuzet, Kepala Dinas Pendidikan Kab Bintan Tamsir, Kepala Dinas Kesehatan Kab Bintan dr Gama AF Isnaeni dan Jajaran terkait lainnya.

Dalam rapat tersebut, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos memaparkan terkait evaluasi program serta sasaran proyeksi yang ingin dicapai khususnya pada tahun 2019. Tahun 2019, Bidang Kesehatan dan Bidang Pendidikan masih menjadi prioritas disamping beberapa bidang lainnya.

” evaluasi program terus dilakukan, lalu rencana kegiatan pada tahun 2019 juga sedang disusun dan disesuaikan dengan kebutuhan penyelenggaraan pemerintahan dan kemampuan keuangan daerah, yang diupayakan agar belanja operasional nantinya tidak melampaui pendapatan daerah ” ujarnya

Menurutnya, selain fokus dibidang kesehatan dan bidang pendidikan, dirinya juga berkeinginan untuk membenahi infrastruktur pedesaan sebagai skala prioritas.

” Selain bidang kesehatan dan bidang pendidikan. Bidang infrastruktur pedesaan akan dijadikan skala prioritas di tahun 2019. Kita ingin agar jalan-jalan dan drainase kampung dan desa dapat dilakukan pembenahan infrastruktur, namun tentunya harus menyesuaikan dengan kemampuan anggaran ” tutupnya.

Mabes TNI AL Luruskan Pemberitaan, Kekerasan Terhadap Wartawan

0

Batamtimes. Co, Jakarta –  Dinas Peneranangan TNI Angkatan Laut (Dispenal) angkat bicara soa simpang siur pemberitaan di media sosial (medsos) yang menyebut ada kekerasan terhadap wartawan Jum’at pekan lalu.

Kasubdispenum Dispenal, Kolonel Laut (KH) Heddy Sakti, dalam pesan singkat elektronik yang diterima wartawan Senin (23/4/2018) mengatakan, kami perlu menegasan klarifikasi beredarnya berita tindakan kekerasan oleh TNI AL kepada wartawan di medsos WhatsApp, hari Jumat, 20 April 2018, pukul 11:30 Wib.

Menurutnya, benar telah dilakukan penyelidikan terhadap seorang atas nama Jonathan Ferdinand Sigar yang mengaku sebagai wartawan inputrakyat.co.id memiliki ID Pers media online (Rajawalinews.com, Pilar Indonesia dan Indonesianews.com) dan juga memiliki KTP yang tidak sesuai dengan identitas yang sebenarnya.

“Saat itu yang bersangkutan  masuk di dalam Ksatrian Mabesal untuk meliput kegiatan olahraga bersama Kasal tidak termasuk dalam daftar undangan wartawan yang telah di verifikasi Dispenal. Dia masuk dengan cara mengikuti rombongan wartawan lain tanpa melaporkan identitas sesuai ketentuan yang berlaku karena Dispenal tidak pernah mengundang yang bersangkutan,” kata Heddy.

Lebih lanjut dikatakannya, kemudian pada saat pembagian goody bag, Jonathan dengan sengaja mengambil foto berkali-kali tanpa izin pada saat tim Dispenal sedang membagikan goody bag. Sehingga menimbulkan pertanyaan, mengingat kegiatan tersebut bukan objek publikasi.

“Pada saat ditegur untuk tidak melakukan pengambilan gambar dan diminta untuk menghapus foto-foto tersebut yang bersangkutan tidak kooperatif,” jelasnya.

Dirinya menegaskan, pada saat kejadian  semua rekan-rekan media juga menyaksikan dan tidak setuju dengan perbuatannya mengambil gambar terhadap sesuatu yang bukan obyek publikasi.

Karena yang bersangkutan menunjukkan sikap yang kurang bersahabat dan untuk tidak mengganggu suasana pada saat itu, maka dia dibawa ke penjagaan Media Center (Dispenal) yang lokasinya tidak jauh dari tempat kumpul rekan-rekan media, untuk mempertanyakan maksud, tujuan dan motivasinya berbuat seperti itu pada saat pembagian goody bag.

“Karena jawaban yang bersangkutan berbelit-belit, tidak kooperatif dan terkesan bersiteguh bahwa perbuatannya tidak melanggar ketentuan yang berlaku, maka untuk tidak berkepanjangan yang bersangkutan diserahkan kepada Satuan Pengamanan Denma Mabesal dan Provost untuk mendalami lagi permasalahan tersebut sesuai prosedur yang berlaku,” ungkap Heddy.

Menurutnya, dari hasil pemeriksaan yang bersangkutan telah mengakui kesalahannya dalam surat pernyataan yaitu memasuki Ksatrian TNI AL dan mengikuti kegiatan TNI AL tanpa undangan serta mengambil foto-foto yang bukan obyek publikasi tanpa izin.

“Dirinya telah mengakui kesalahannya, dan membuat pernyataan diatas kertas bermaterai, selanjutnya permasalahan ini sudah diselesaikan secara kekeluargaan,” tururnya.

Dirinya memastikan, dalam pemeriksaan sudah sesuai (SOP)  telah terjadi ketegasan dalam proses pemeriksaan, karena yang bersangkutan tidak menunjukkan bahwa dia sebagai seorang wartawan yang profesional dan bertanggung jawab.

Karena yang bersangkutan tidak kooperatif dan berbelit-belit serta masih bersikukuh tindakannya tidak melanggar aturan walaupun dia mengetahui pengambilan gambar tersebut bukan obyek publikasi.

“Sikap prilaku yang bersangkutan dapat diambil kesimpulan memiliki maksud lebih jauh dari sekedar mengikuti kegiatan olahraga bersama. Karena informasi yang didapat dari rekan-rekan sesama media bahwa dia sudah banyak bermasalah dimana-mana. Sudah di black list di Puspen TNI, Dispenad, Dispenau dan Puster TNI AD,” tegasnya lagi.

Masih menurutnya, Mabesal sebagai instansi militer dengan semua aturan yang ada sesuai SOP maka yang bersangkutan dapat dituntut secara hukum telah melakukan penyusupan di instansi militer.

Maka tindakan yang akan diambil sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku apabila permasalahan ini tidak segera diselesaikan secara kekeluargaan sesuai surat pernyataan yang dibuat oleh yang bersangkutan.

Lanjutnya, karena yang bersangkutan dengan kesadaran sendiri mau membuat surat pernyataan diatas materai (surat pernyataan terlampir) maka pihak TNI AL mau menerima dan mengizinkan serta mengingatkan dirinya untuk tidak mengulangi perbuatannya kembali.

“Setelah semua jelas dia didampingi  meninggalkan Mabes AL sampai ke pintu Pos Delta Mabes TNI,” jelasnya.

Dirinya menambahkan, dengan kondisi saat ini TNI AL tidak terima dengan pernyataan yang diberita secara negatif dan sudah menjadi viral di medsos TNI AL akan menuntut balik sesuai dengan pernyataan kepada yang bersangkutan.

Lebih lanjut dirinya menambahkan, berkaitan dengan beredarnya dimedia, terutama medsos, yang mengutuk keras oknum TNI AL berbuat kekerasan terhadap wartawan seperti menyekap, menendang setiap menit, menginjak-nginjak, meludahi, menelanjangi, mencambuk hingga mengancam akan dibunuh hal itu tidak benar.

Sekali lagi tidak benar termasuk menyebut awas ada oknum psikopat di Dispen TNI AL.

“Pernyataan ini merusak citra TNI AL dan sebagai bagian dari pencemaran nama baik dan pernyataan palsu yang tidak sesuai dengan fakta yang sebenarnya dan kepada yang bersangkutan akan dimintakan pertanggung jawaban nya secara hukum,” demikian Heddy Sakti menjelaskan.

(red/Kasudispenum Dispenal
Kolonel Laut (KH) Heddy Sakti)

Petrus Dukung Lis Contoh Chang Mai

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Petrus Marullak Sitohang setuju dengan tanggapan dari Pasangan Calon (Pasalon) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah – Maya Suryani yang akan menjadikan Chiang Mai sebagai Kota percontohan wisata.

“Memperkenalkan Melayu di Chiang Mai yang bukan Melayu akan memberi nilai tambah baru pada pengenalan identitas dan budaya Melayu kepada orang bukan Melayu,” ucap Petrus melului media whatsapp.

Menurut Pertus selain dikenal sebagai Kota Wisata, Kota dengan jumlah penduduk 131.091 jiwa ini juga dikenal sebagai Kota Pendidikan.

“Yang diketahui dunia chiang mai itu adalah kota pendidikan yang memiliki universitas terkenal di dunia Chiang Mai University dan Kualitas Chiang Mai university itu di atas universitas – universitas yang ada di Indonesia,” sebutnya.

Petrus pun kurang setuju dengan Pasalon 1 Syahrul – Rahma yang ingin menjadikan Malaka sebagai Kota percontohan.

” Malaka adalah Kota Melayu Tanjungpinang juga Melayu. Memasarkan Melayu di Melaka tdk akan memberikan nilai tambah apa – apa buat Kota Tanjungpinang,” tutupnya.

Sebelumnya Moderator acara debat Komisi Pemilihan Umum (KPU) Tanjungpinang, Cha Cha Anisa menanyakan kepada Pasalon untuk memaksimal Visi dan Misi Pasalon memilih Kota mana dalam menjalan kerja sama dibidang pelayanan Publik.

(Budi Arifin)

Jeritan Hati Guru Ngaji Tanjungpinang Yang Tinggal Di Gubuk Reot

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Kumuh dan Kotor itu yang terlihat dari Kediaman Asni (61) di Jalan Sumatera, No 2 A, Kelurahan Tanjungpinang Barat, Kecamatan Tanjungpinang Barat, Kota Tanjungpinang.

Sudah 26 Tahun ini, Istri dari pensiunan Polisi berpangkat Kopda ini. Harus tinggal di kediamannya yang sudah lapuk dan reot tersebut.

Kediaman Asni Yang Sudah Reot dan Lapuk Termakan Usia
Kediaman Asni Yang Sudah Reot dan Lapuk Termakan Usia

Bahkan, Wanita dengan empat orang anak ini harus terbagun ketika hujan dan air pasang laut membasahi kediamannya ini.

Tidak hanya itu, untuk membuang Air kecil maupun besar Wanita yang sehari – hari berprofesi sebagai Guru Ngaji ini harus rela membuangnya di atas paret yang ada di depan kedimanannya.

“Mana ada nak, Toilet rubuh nak. Jadi kami harus berak di atas paret,” ungkapnya dengan meneteskan air mata, Senin(23/4).

Asni menceritakan pemerintah sempat ingin membantunya memperoleh bantuan bedah rumah. Akan tetapi karena dirinya tidak memiliki surat tanah bantuan tersebut gagal terealisasi.

Menurut Asni, dirinya dulu membeli tanah ini dari seseorang bernama Udin warga KM 12 Tanjungpinang seharga 1 Juta Rupiah. Tanpa sedikit pun ada surat tanah maupun bukti jual beli.
“Kemarin ketika kita mau minta surat tanah sama dia, nanti bakalan ku kasih hak kau dan anak kau, tak usah takut kau,” ucap Asni menirukan ucapan Udin.

Segala upaya telah Asni lakukan untuk memperoleh bantuan tersebut. Sampai pada akhirnya Lurah Tanjungpinang Barat menyarankan agar dirinya meminta kwitansi jual beli tanah kepada Udin.

Namun ketika Asni ingin meminta Kwitansi jual beli itu Asni malah disuruh membayar 40 juta rupiah kepada keluarga Udin. Karena tidak mempunyai cukup uang akhirnya Asni pun pasrah kepada Allah SWT.

“Dia malah bilang tanah kau aku bayar 5 juta saja,” sebutnya.

Kegiinan terbesar Wanita yang dulunya berprofesi sebagai pendagang bawang tersebut saat ini adalah ingin mempunyai kamar yang layak untuk solat.

Wanita yang sehari – harinya tinggal berdua bersama cucunya ini percaya Allah akan selalu akan ada untuk hamba yang bertakwa.

Untuk makan sehari – harinya Asni mengandalkan penghasilannya sebagai Guru Ngaji.

“Ya murid Nenek ada 20 orang tiap bulannya mereka ada yang ngasih 50 ribu dan ada yang 100 ribu,” sebutnya.

Usai Debat Pilwako, Bang Lis Langsung Pungut Sampah

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang  – Ada pemandangan aneh usai Debat Calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Tanjungpinang tahun 2018 di Hotel CK Tanjungpinang, Minggu(22/4) malam.

Bagaimana tidak, salah satu Calon Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah rela membersihkan sampah yang berserakan didepan Hotel berbintang ini dengan tangannya sendiri.

Saat ditanya alasannya memungut sampah. Ia menjawab hal tersebut terpanggil dari hatinya melihat sampah berserakan.

“Saya melihat sampah itu berserakan, mana tau itu sampah dari pendukung saya. Maka dari itu saya memungut sampah tersebut,” ucap Pria yang akrab disapa Bang Lis ini saat memunguti sampah.

Sontak saja, hal ini langsung diikuti oleh semua pendukung pasangan Lis – Maya yang juga langsung memungut tanpa menunggu perintah dari Lis Darmansyah.

Sebagaimana diketahui Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang menyediakan layar besar di Depan Hotel CK, bagi pendukung Pasangan Calon (Pasalon) yang tidak dapat masuk ke untuk menyaksikan debat secara langsung.

(Budi Arifin)

Andi Cori dan Keluarganya Siap Menangkan Lis – Maya

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Sebagai Kader Partai Hati Nurani Rakyat (Hanura) Andi Cori Fatahuddin menegaskan siap untuk memenangkan Pasangan Lis Darmansyah – Maya Suryani pada Pilwako Tanjungpinang Tahun 2018 ini.

“Hari ini saya harus berikrar dan siap memenangkan Lis-Maya karna saya sudah resmi sebagai kader Partai Hanura,” kata Cori, Minggu (22/4) malam di Hotel CK Tanjungpinang.

Karena kata Andi sebelumnya Partai Hanura memang mendukung pasangan Lis – Maya dalam Pilwako Tanjungpinang.

“Saya pribadi serta keluarga wajib memilih Lis-Maya di Pilkada serentak 2018 nanti,” tegasnya.

Diakuinya, bahwa keinginan untuk kembali terjun didunia Politik ini. Karena dorongan dari teman – teman yang ingin melihatnya kembali ke dunia Politik.

“Saya mendapat masukan dari kawan-kawan untuk masuk sistim, selama ini kan kita main di luar sistim. Oleh karena itu kawan-kawan mendesak saya untuk bersama-sama masuk kedalam sistim,” ujarnya.

Sebagai Kader dirinya telah menyiapkan diri untuk maju di sebagai Anggota DPRD Kepri di Pileg Tahun 2019 mendatang untuk Dapil Kota Tanjungpinang.

“InsyAllah tahun 2019 saya mempersiapkan diri dari Partai Hanura DPRD Kepri dapil Tanjungpinang, tapi hari ini kita harus memenangkan dulu khususnya Pilwako ini,” tutupnya.

(Budi Arifin/SK)

Ketua TP PKK Bintan : Jangan Sampai Gemar Ikan Cuma Sekedar Slogan

0

Batamtimes.co, Bintan – Lomba kuliner dan cipta menu masakan Gemarikan (Gemar Makan Ikan) kembali digelar di Halaman Balai Adat Kecamatan Tambelan, Jum’at pagi (20/4) semepana Kunjungan Kerja Bupati dan Wakil Bupati Bintan. Perlombaan ini diikuti oleh 1 Kelurahan dan 3 Desa.

Perlombaan ini terbagi dalam kategori Cipta Menu serba ikan yang diikuti oleh kelompok Ibu-ibu, kemudian kategori Nasi Goreng serba ikan yang diikuti oleh kelompok Bapak-bapak. Masyarakat yang hadir pun turut memeriahkan perlombaan dan saling mendukung perwakilan Desanya masing-masing.

Ketua TP PKK Bintan Hj. Deby Apri Sujadi memberikan pujian kepada seluruh peserta atas kreatifitas dan antusiasme yang begitu tinggi. Dirinya berharap agar perlombaan ini tidak sebatas peraduan inovasi masakan, namun intisari dari kegiatan ini harus dapat diilhami yang kemudian dipraktekkan dalam rumah tangga.

“Gemarikan ini merupakan program nasional yang harus dilaksanakan. Selaku mitra Pemerintah Daerah, kader-kader PKK saya harapkan bisa besinergi dengan program kesehatan dari Pemerintah dan salah satunya dengan cara ini. Dari keluarga kita mulai, baru kemudian ke lingkungan” tutupnya.

Ketua PKK Bintan Puji Daya Inovasi Kader PKK Di Tambelan

0

Batamtimes.co, Bintan – Ketua TP PKK Kabupaten Bintan Hj. Deby Maryanti bersama Ketua GOW Bintan dan Ketua Dharma Wanita Bintan mengunjungi Kebun-kebun PKK di Kecamatan Tambelan, Jum’at (20/4). Mulai dari Kebun PKK Kelurahan Teluk Sekuni, berlanjut ke Kebun PKK Desa Kampung Hilir, Kebun PKK Desa Kampung Melayu sampai ke Kebun PKK Desa Kukup.

Secara berantai, Deby melihat berbagai jenis tanaman yang dilestarikan oleh kader-kader PKK Tambelan. Mulai dari tanaman hias, tanaman pokok sampai tanaman obat menghiasi tiap sudut di setiap kebun yang telah nampak sangat terjaga dan terias beraneka rupa.

“Saya kagum dengan kader PKK di sini. Tambelan memang dikenal dengan kreatifitas karyanya yang sangat menarik. Mereka sudah banyak yang panen, khususnya tanaman pokok seperti sayuran. Tapi yang saya bangga lagi, tanaman obat berbagai jenis pun ada di sini” terangnya saat ditemui di sela-sela kunjungan.

Seluruh kader PKK Tambelan pun mengaku bahagia mendapat kunjungan dari Ketua TP PKK Bintan. Mereka secara kompak meyakinkan bahwa 10 program pokok PKK secara bertahap sudah terealisasi di Kecamatan Tambelan.

“Kami senang Ibu Ketua bisa ke sini, udah dua kali Ibu ke sini Alhamdulillah semua kreatifitas kami selalu mendapat respon positif. Kami juga berterimakasih karena setiap koordinasi yang kami bangun dengan pengurus Kabupaten selalu mendapat tanggapan yang cepat” ungkap Asni, salah seorang Kader PKK Desa Kampung Melayu saat ditemui.

Di akhir kunjungannya, Deby berpesan kepada pengurus Kecamatan agar dapat memaksimalkan peran dan fungsinya salam membina dan memgawasi semua kader di setiap Kelurahan/Desa. “Yang di Kecamatan harus dapat menjadi wadah bagi yang berada di Kelurahan/Desa. Saya pribadi berhadap agar komunikasi dan koordinasi antara pengurus Kecamatan dan Kabupaten yanh sudah terbangun baik bisa terus berlanjut bahkan kalau bisa ditingkatkan.

Bupati Bintan Sebut Lezatnya Kopi dan Roti Bakar Melayu Khas Tambelan

0

Batamtimes.co, Bintan –  Sajian Kopi dan Roti Bakar khas Melayu Tambelan di Kedai Kopi Sukaramai, Kec Tambelan menjadi pilihan sarapan pagi bagi Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos sesaat sebelum melakukan aktivitas lainnya di Kecamatan Tambelan, Jum’at pagi (20/4).

Kedai Kopi yang sangat masyhur dengan sajian roti bakar khas nya ini, konon mulai berdiri sejak tahun 1960 an. Ayub adalah nama sang pemilik warung Kedai Kopi Sukaramai yang biasa disapa panggilannya sehari-hari oleh masyarakat setempat. Menurutnya sudah banyak pejabat teras Pemkab Bintan yang sekedar ngopi dan makan roti bakar yang ada diwarungnya, ketika singgah di Kec Tambelan.

” sudah banyak sih, kalau pejabat Pemkab Bintan berkunjung ke sini, pasti singgah ” ujarnya sambil sibuk menyeduh kopi.

Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos mengakui bahwa dirinya acapkali sering singgah ke kedai kopi tersebut ketika melakukan kunjungan kerja ke Kec Tambelan. Dirinya juga mengatakan bahwa kedai kopi tersebut, memiliki cita rasa yang khas.

” sajian kopinya enak, roti bakar nya juga enak. Kalau kunjungan ke Tambelan , saya pasti singgah ke sini ” tutupnya.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga