8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1109

Naira Riska Viani Hilang Sudah Tiga Hari, Ibu Ervin: Naira Pergi Tidak Pamit,Saya Sedang Tertidur

0
Naira Riska Viani (9), gadis kelahiran 28 November 2008 ni telah pergi meminggal rumah sejak Senin (20/11/2017) sekitar pukul 17:00 Wib. Sampai kini keberadaanya Naira belum diketahui.

batamtimes.co,Jakarta- Naira Riska Viani (9), gadis kelahiran 28 November 2008 ni telah pergi meninggalkan rumah sejak Senin (20/11/2017) sekitar pukul 17:00 Wib. Sampai kini keberadaanya Naira belum diketahui.

“Saya sudah mencari keman-mana. Termasuk ke sekolahannya juga tidak ada,” kata ibu Naira, Ervin Framatasari (30) saat ditemui di rumah kontrakanya yang terletak di Kampung, Jembatan RT 16/12 Kelurahan Penggilingan, Kecamatan Cakung, Jakarta Timur Rabu (22/11/2107).

Menurut Ervin, sapaan akrab sang ibu, saat pergi Naira menggunakan baju berwarna kuning, celana panjang warna ungu, jaket warna pink memakai kupluk.

“Saat pergi Naira gak pamit. Karena saya sedang tertidur,” ujarnya.

Dirinya menambahkan, Naira yang kini baru kelas I di SD Atthariyah ini mempunyai ciri-ciri kutih putih, mata sipit, tinggi sekitar 130cm, rambut pendek potong cowok.

“Naira ini putri kedua saya. Putri saya yang pertama bernama Nadin Rahmadiani (11),” jelasnya.

Dirinya berharap, kepada siapapun yang menemukan Naira bisa membawa ke kantor pilisi terdekat. Selain itu, jika tidak keberatan bisa mengantarkan Naira ke rumahnya.

“Minta doanya kepada semua masayarakat agar putri saya lekas ditemukan,” pungkas Ervin yang tinggal dirumah kontrakan bercat putih ini.

Saat ditanya apakah dirinya sudah melaporkan kejadian ini ke polisi. Ervin mempercayakan adiknya untuk mebuat laporan ke polisi.

“Saya kan kerja, jadi adik saya yang mengurusnya,” ujarnya.

Senada, Pujiyati (42) yang tinggal bersebelahan dengan Ervin menjelaskan, saat pergi Naira terlihat berpakaian rapi.

“Waktu pergi Naira saya tanya. Mau kemana?. Saya mau jajan uang saya banyak nih,” kata Pujiyati mengenang kepergian Naira sore itu.

Kasubag Humas Polres Metro Jakarta Timur Kompol Wasinem saat dihubungi mengatakan, hingga saat ini belum ada laporan anak hilang atas nama anak tersebut.

“Hasil koordonasi dari bagaian SPK gak ada. Nanti saya informasikan kembali,” ujar ibu berparas canti ini.

 

 

(red/tan)

Kemenhan Kepri Gelar Sarasehan Bela Negara Dan Cinta Tanah Air

0

batamtimes.co, Tanjungpinang – Kementrian Pertahanan (Kemenhan) wilayah Kepri menggelar sarasehan pembinaan dan pembentukan karakter, serta dalam ranggka bela negara dan cinta tanah air di Aula Kantor Perpustakaan dan Arsip Daerah, Selasa (21/11).

Sarasehan yang diikuti puluhan alumni PCTA Provinsi Kepri dan Mahasiswa ini dibuka oleh Sekda Kota Tanjungpinang Riono.

Selain Riono, Pantauan batamtimes.co, hadir perwira TNI, dosen Stisipol Rh Zamzami Karim, Sekda Tanjungpinang Riono, Wakil ketua I Dprd Tanjungpinang Ade Angga, Mahasiswa, tokoh-tokoh pemuda dan seluruh peserta alumni PCTA.

Kepala perwakilan Kemenham Kepri serta ketua pelaksana Suwarto mengatakan, kegiatan tersebut merupakan program nasional dari Kementrian Pertahanan dalam rangka menggalakan bela negara, utamanya bagi generasi muda dan alumni PCTA.

“Kita mengadakan ini bertujuan untuk melakukan pembinaan dan pembentukan karakter pada generasi muda dan alumni PCTA serta seluruh masayarakat kepri, betapa pentingnya bela negara dan cinta tanah air”, Jelasnya.

Kolonel Halomoan sebagai narasumber di acara sarasehan menambahkan, pemuda harus mampu menjadi pemimpin dimasa depan dan mampu menghadapi fenomena ancaman-ancaman yang ada di tanah air.

“Sebagai generasi muda kedepannya kita harus mampu menghadapai ancaman dari luar seperti radikalisme, jagan terpengaruh dengan komunisme yang akan datang menghamipiri generasi muda”, Terangnya.

Pada kesempatan yang sama, Wakil Ketua I Dprd Kota Tanjungpinag Ade Angga mengatakan, kita mempunyai tantangan terbesar yaitu 5,1 juta jiwa para pemuda terkena narkoba, dan ini harus dijauhi oleh generasi muda Indonesia, terkhusus kepri.

“Terkhusus di kepri, kita sebagai generasi muda harus hati-hati dalam menghadapai masalah narkoba, di Indonesia saja para generasi muda yang terkena narkoba sekitar 5,1 juta jiwa”, Sebutnya.

Namun, Tambah Ade Angga, ia percaya Indonesia sangat sulit dipecah karena kuat dengan silaturahmi, apalagi du kepri, Bela negara tidak akan hadir tampa cinta tanah air dan agama. kenapa negara bisa terpecah karena politik lah yang memisahkan.

“Saya sangat yakin kita tidak akan mudah terpecah belah karena negara kita kuat dengan silaturahmi anar sesama, dan untuk menghadirkan bela negara kita mesti cintai tanah air, agama serta budaya kita”, Jelasnya.

 

 

(red/Tomy)

Tiga Hari Tidak Pulang, Mulyono Sudah Ditemukan Membusuk di Kebun

0
Mulyono bin roni warga Bukit Kapitan (50)di temukan sudah membusuk di kebun saudaranya Kimen, wilayah seputaran air panas Kecamatan Singkep.

batamtimes.co, Lingga – Mulyono bin roni warga Bukit Kapitan (50)di temukan sudah membusuk di kebun saudaranya Kimen, wilayah seputaran air panas Kecamatan Singkep.

Mulyono meiliki pekerjaan sebagai pembuat tempe.Sudah tiga hari tidak pulang ke rumah berburu kancil ( pelanduk ).

Kapolres lingga AKBP ucok Lasdim Silalahi mengatakan,Mulyono ditemukan tepat Selasa (21/11/2017) Pukul 06.30 WIB tergeletak ditepi jalan tepatnya di kebun Kimen yang merupakan saudara korban.

Mayat pertama kali ditemukan pasutri  Haryadi (69)  dan Armah (63) Istri.

“Mayat pertama kali ditemukan Selasa kemarin Pagi hari dikebun Kimen saudaranya.Mulyono ditemukan tetangganya Haryadi saat akan pergi bekerja menyadap karet.Kondisi korban saat ditemukan sudah membusuk,awal haryadi melihat ada sepeda motor dengan plat nopol BP 2482 LA,hanya saja tidak ada yang yang bawa”kata Lasdim Silalahi pada media Selasa .

Lebih lanjut ditambahkanya, Haryadi curiga selain menemukan motor ia juga melihat pohon tumbang terletak dipinggir jalan yang tidak jauh dari sepeda motor, lalu haryadi mencoba mendekat,ternyata ada sesosok mayat di samping speda motor yang tumbang di semak semak pinggir jalan tersebut.

“Mayat yang ditemukan memakai jaket hitam dan celana training dan melihat wajah korban Mulyono.Setelah melihat dan meyakini bahwa mayat itu adalah Milyono,lalu Haryadi berlari kembali kerumah kediaman Kimen saudara korban,yang juga sebagai pemilik kebun.”paparnya

Ia pun menceritakan korban Mulyono terkapar dikebunnya,”Mendapat kabar dari haryadi tentang peristiwa itu,Kimen menyuruh Haryadi untuk segera melaporkan kejadian ini ke Polsek Dabo Singkep.”katanya

Polsek bersama sama pihak polres langsung menuju lokasi yang di maksud, dan segera melakukan olah TKP dan membawakan jenazah ke RSUD Dabo.

Kapolres juga sudah menerima laporan dokter,”dari kepala RSUD Dabo Singkep dr.Asri Wijaya mengatakan,Korban Kimen tidak di temukan tanda-tanda adanya kekerasan pada tubuh.Disimpulkan dugaan sementara, Korban meninggal di karenakan sakit.

Meskipun demikian tetap di lakukan penyelidikan , nanti apabila ada di temukan unsur-unsur pidana terhadap korban maka akan di lakukan proses hukum lebih lanjut.

Adapun Barang Bukti yang di temukan dari korban berupa :
– 1 ( satu ) Motor Astrea dengan No. Pol. BP 2482 LF
– 1 (satu) Senapan Angin
– 1 (satu) buah Parang
– 1 (satu) senter kepala.
– 1 (satu) bungkus rokok harum manis
– 1 ( satu ) buah jaket prasut.Tutup ucok lasdim.
 

(red/Dian)

Maya Tidak Akan Bertarung Di Pilwako Tanpa Lis

0
Maya Suryanti, Foto : Budi Arifin
Maya Suryanti, Foto : Budi Arifin

Batamtimes.co, Tanjungpinang –Maya Suryanti menunggu rekomendasi Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) untuk mendampingi Lis Darmansyah untuk bertarung dalam Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang.

“Persiapan saya belum ada, saya sekarang sedang menunggu keputusan dari PDIP,” ungkapnya saat diwawancari awak media usai launcing Pilkada disalah satu hotel di Tanjungpinang, Rabu (22/11).

Anak dari Mantan Wali Kota Tanjungpinang Suryatati A Manan menegaskan bahwa dirinya tidak akan bertarung jika Lis Darmansyah tidak berdampingan dengannya.

“Kalau pun saya tidak terpilih nantinya, saya tidak ada Plan b, atau saya tidak akan lagi merapat ke tempat lain,” ujarnya.

Sementara itu, Suryatati A Manan menegaskan, telah merestui anaknya Maya untuk maju bertarung bersama Lis Darmansyah di Pilwako 2018 mendatang.

“Kami sudah menjalin hubungan dari dulu, saya sendiri dua periode diusung oleh PDIP, bukan berarti dulu lawan saya jadi tak berkawan dan juga kami melihat ketulusan pak Lis mengajak anak saya, maka kami sudah pertimbangkan untuk menerima ajakan beliau,” ungkapnya.

(Budi Arifin)

Tahun 2018 UMK Bintan Rp 3.112.618

0

Batamtimes.co, Bintan – Kepala Dinas Penanaman Modal Pelayanan Terpadu Satu Pintu dan Tenaga Kerja Kabupaten Bintan (DPMPTSPTK) Kabupaten Bintan Hasfarizal Handra saat ditemui di Kantor DPMPTSPTK , menyebutkan bahwa Upah Minumum Kerja (UMK) di Kabupaten Bintan di Tahun 2018 adalah sebesar Rp 3.112.618.

Hal tersebut berdasarkan SK Gubernur Nomor.1139 , penetapan besaran UMK Kabupaten/Kota Tahun 2018 sebesar ; Kabupaten Bintan: Rp 3.112.618 , Kota Batam: Rp 3.523.427 , Kota Tanjungpinang: Rp 2.565.187 , Kabupaten Lingga: Rp 2.590.116 , Kabupaten Anambas: Rp 2.932.925 , Kabupaten Karimun: Rp 2.845.766 , Kabupaten Natuna: Rp 2.650.475.

Terkait hal ini, dirinya menyatakan akan secepatnya melaporkan hasil Penetapan SK Gubernur tersebut kepada Bupati Bintan H Apri Sujadi, Sos. Dimana setelah melaporkan hal tersebut, dirinya juga akan segera melakukan langkah-langkah selanjutnya terkait koordinasi kepada pihak-pihak perusahaan di Kabupaten Bintan.

” Tentunya hasil Salinan SK Gubernur Kepri terkait Penetapan UMK Tahun 2018 di Kabupaten Bintan , akan secepatnya kita laporkan ke Bupati Bintan. Setelahnya, kita akan melakukan koordinasi ke instansi-instansi dan perusahaan terkait lainnya ” ujarnya, Rabu(22/11) siang.

Sementara itu, Bupati Bintan H Apri Sujadi, S.Sos saat dihubungi juga mengatakan bahwa Penetapan UMK bagi Tenaga Kerja di Kabupaten Bintan tentunya harus melalui mekanisme dan aturan-aturan yang sudah berlaku. Terkait besaran UMK yang telah diputuskan dan disampaikan melalui SK Gubernur Kepri, hendaknya harus disikapi dengan seksama oleh semua kalangan baik perusahaan maupun tenaga kerja.

” Terkait penetapan UMK Tahun 2018 yang telah diputuskan berdasarkan SK Gubernur Kepri , Pemerintah Daerah Kabupaten Bintan akan melakukan koordinasi selanjutnya. Namun, tentunya kita mengharapkan agar putusan besaran UMK, bagi semua kalangan bisa dapat menyikapi dengan sebaik-baiknya. Kita hanya inginkan koordinasi antara pihak perusahaan dan karyawan berjalan dengan baik. Karena hal ini penting bagi keberlangsungan iklim investasi di Kabupaten Bintan ” ujarnya.

(Budi Arifin) 

Masyarakat Tidak Setuju Dengan Pemasangan Lampu Hias 3,5 Milyar Di Jembatan Sei Carang

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Pemerintah Kota Tanjungpinang Berencana memberikan lampu kerlap – kerlip pada jembatan I Sei Carang dengan dana APBD Kota Tanjungpinang tahun 2017 sebesar 3,5 Milyar dan pada Desember akan segera launcing.

Namun, rencana yang dilakukan pemko ini dimendapat tanggapan miring dari penduduk Kota Tanjungpinang, Andi salah satu yang tidak setuju dengan pemasangan lampu ini.

“Tak seharusnya memberikan lampu kerlap – kerlip dulu di jembatan, mengingat di daerah itu tidak adanya lampu penerangan jalan,” ucap Andi kepada Batamtimes.co, Rabu(22/11).

Mendengar beberapa masyarakat yang mempersoalkan itu, media batamtimes.co, mencoba meminta tanggapan kepada Kepala Bidang (Kabid) Dinas PU Kota Tanjungpinang Yoni Fandri, Menurutnya, karena terbatasnya anggaran harus dilakukan bertahap.

“Terkait dengan lampu jembatan I Sei Carang, pemko mempunyai program, yaitu menghias kota dan wisata, salah satu penunjang wisata adalah jembatan ini. Karena terbatasnya anggaran maka didahululan yang ini”, ungkapnya.

Apalagi, tambah Yoni, melihat kondisi jembatan yang gelap pada saat ini, ditakutkan akan disalahgunakan oleh masyarakat untuk hal-hal negatif.

“Kita tidak mau tempat tersebut disalah gunakan masyarakat, apalagi malam-malam banyaknya anak muda yang ngumpul. Kita buat lampu hias supaya menarik juga masyarakat kesitu, seperti di tepi laut lah”, terang Yoni.

Yoni berharap, dengan penambahan lampu kerlap-kerlip ini dapat mengurangi dampak sosial dan sebagai salah satu destinasi wisata Kota Tanjungpinang.

“Dampai sosial jelas akan berkurang, kalau sisi wisata juga tepat, apalagi disutu tempatnya lomba Dragon Boat setiap tahun”, Harap Yoni.

 

(red/Tomy)

Nurdin Tegaskan Proyek Pembangunan Kawasan Gurindam 12 Sudah Sesuai

0

batamtimes.co, Tanjungpinang Gubernur Provinsi Kepulauan Riau,  Nurdin Basirun menyebut bahwa, proyek pembangunan kawasan Gurindam 12 senilai Rp530 Milyar sudah sesuai kajian.

Tak hanya itu, Nurdin mengklaim bahwa pembangunan tersebut justru akan meningkatkan ekonomi masyarakat. Hal ini dikatakan Nurdin saat memberikan jawaban pemerintah terhadap pandangan fraksi DPRD di gedung DPRD, Rabu (22/11).

“Kami sudah menghitung cermat setiap pengeluaran yang ada. Nantinya, proyek pembangunan Gurindam 12 ini dapat mengatasi kawasan kumuh, memperbaiki lingkungan dan menjadi objek wisata yang baru,” ucap Nurdin diruang paripurna.

Selain menjawab soal infrastruktur, Nurdin juga menjawab soal alokasi anggaran untuk sektor pendidikan dan fungsi pendidikan. Untuk anggaran 2018 nanti, Nurdin mengatakan bahwa Pemprov Kepri tetap melanjutkan kebijakan alokasi anggaran 20 persen untuk pendidikan dan 10 persen untuk kesehatan.

“Kami berkomitmen menjalankan amanat undang-undang disetiap penganggaran. Untuk tahun 2018 nanti sektor pendidikan akan mendapat alokasi 20,68 persen dan kesehatan sebesar 10,6 persen dari total belanja daerah,” kata Nurdin.

Dengan alokasi anggaran yang besar ini, Ia berharap seluruh masyarakat Kepri dapat mengakses pendidikan dengan baik.

Gubernur juga menanggapi soal masih rendahnya realisasi pendapatan Pemprov Kepri selama ini. Untuk tahun mendatang, Ia telah memerintahkan jajarannya untuk lebih aktif lagi mencari sumber pendapatan baru. Sedangkan untuk sektor pajak kendaraan bermotor, Pemprov akan melakukan beragam inovasi. Antara lain menjemput pajak langsung kemasyarakat dengan Samsat Mobile atau Samsat keliling.

“Kami juga akan membuka samsat hingga ke pulau-pulau untuk menggenjot pendapatan,” tegas Nurdin.

Sebelumnya, DPRD Kepri mengkritisi nota keuangan DPRD Kepri. Mayoritas fraksi pesimis rencana anggaran kegiatan DPRD akan berjalan melihat struktur ekonomi yang masih lesu saat ini.

Sebelumnya Juru bicara Fraksi PKS-PPP Suryani mengatakan, menolak rencana prestisius Gubernur membuat proyek Gurindam12 di Tanjungpinang, yang penganggarannya menggunakan skema multiyears dengan anggaran Rp530 Milyar, Selasa (21/11) lalu.

” Terkait proyek multiyears yang menelan anggaran Rp530 milyar, PKS-PPP meminta untuk menunda atau tidak dianggarkan,” kata Suryani.

Penolakan ini bukan tanpa alasan. Salah satunya adalah keuangan pemerintah Provinsi Kepri yang saat ini masih rendah. Proyek Multiyears, dikhawatirkan akan membebani keuangan daerah dan membuat pembangunan yang direncanakan Pemprov Kepri tidak dapat berjalan.

“Alasan kami adalah kondisi fiskal daerah yang lemah. Dengan anggaran multiyear yang besar ini, akan menyedot dan mengurangi sektor lain,” ucap Suryani.

KPK Rampung Memeriksa Deisti Astiani Tagor Sebagai Saksi Dugaan Korupsi Proyek e-KTP

0
Deisti Astiani Tagor, Senin (20/11) petang. diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat sang suami SN sebagai tersangka.

batamtimes.co, Jakarta – Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) rampung memeriksa Deisti Astiani Tagor, Senin (20/11) petang. Deisti diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat sang suami sebagai tersangka. Pemeriksaan ini dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Dirut PT Quadra Solution, Anang Sugiana Sudihardjo.

Deisti diperiksa tim penyidik selama sekitar delapan jam. Dalam pemeriksaan ini, tim penyidik mencecar Deisti mengenai kepemilikan saham dari PT Mondialindo.

Juru Bicara KPK, Febri Diansyah mengatakan, Deisti diperiksa dalam kapasitasnya sebagai mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana. PT Mondialindo merupakan pemilik saham terbesar PT Murakabi Sejahtera yang menjadi salah satu konsorsium peserta tender proyek e-KTP. Murakabi disebut sengaja dibentuk untuk mendampingi konsorsium PNRI yang keluar sebagai pemenang lelang proyek e-KTP. Meski kalah dalam tender, Murakabi mendapat pekerjaan dalam proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

“Saksi Deisti diperiksa untuk mendalami kronologis kepemilikan perusahaan Mondialindo dan Murakabi dan pihak-pihak yang memiliki saham di sana,” kata Febri di Gedung KPK, Jakarta, Senin (20/11).

Nama Deisti sebagai pemilik PT Mondialindo Graha Perdana mencuat saat Novanto dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, Jumat (3/11). Saat itu Novanto dicecar soal kepemilikan saham Deisti dan anaknya Reza Herwindo di PT Mondialindo Graha Perdana. Istri dan anak Novanto itu masing-masing memiliki 50 persen dan 80 persen saham PT Mondialindo Graha Perdana.

Novanto mengakui pernah menjadi Komisaris di PT Mondialindo Graha Perdana pada 2000-2002. Namun, Ketua Umum DPP Partai Golkar itu mengklaim tak tahu menahu jika ada nama istri dan anaknya di perusahaan tersebut.

Sementara PT Murakabi Sejahatera sempat dimiliki oleh keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo.

“Kami ingin melihat keterkaitan dari beberapa perusahaan saham-sahamnya siapa yang memiliki dan proses distribusi atau perpindahan sahamnya juga menjadi perhatian KPK,” imbuh Febri.

Deisti yang tiba di Gedung KPK sekitar pukul 09.53 WIB terlihat keluar ruang pemeriksaan sekitar pukul 17.50 WIB. Namun, Deisti enggan berkomentar banyak mengenai pemeriksaan yang dijalaninya selama lebih dari 8 jam ini. Deisti meminta awak media untuk mengonfirmasi materi pemeriksaan yang dijalaninya ini kepada tim penyidik KPK.

“Tanya penyidik saja,” kata Deisti.

Berbagai pertanyaan wartawan tak digubris Deisti. Sambil sesekali tersenyum, Deisti menerobos kerumunan awak media hingga masuk ke dalam mobil yang menunggunya di pelataran Gedung KPK.

 

 

 

(red/ Suara Pembaruan)

Asam Urat Jenis Rematik yang Harus Dikenali dan Dihindari

0
Ilustrasi Foto asam urat.

batamtimes.co, Tangerang – Asam urat menjadi ancaman penyakit yang cukup serius. Salah satu jenis rematik ini harus dikenali dan dihindari. Pasalnya bila sudah terkena, pasien akan menderita kesakitan. Oleh karena itu Siloam Hospitals mengedukasi masyarakat terkait penyakit ini dengan menggelar acara talkshow bertajuk “Penanganan Nyeri Karena Asam Urat”. Acara berlangsung di Ballroom Siloam Hospitals Lippo Village, Karawaci, Tangerang, Sabtu (18/11).

Talkshow menghadirkan pembicara dr. Sandra Sinthya Langow, SpPD-KR dan dr. David Rustandi, SpPK. Kedua dokter tersebut membahas hal mitos dan fakta yang berkembang di kalangan masyarakat terkait penyakit asam urat ini.

Internis Reumatologi Siloam Hospital Lippo Village, dr. Sandra Sinthya mengatakan penyakit ini diakibatkan kadar asam urat yang berlebihan dalam tubuh manusia. Pada kematian sel, akan dihasilkan substansi yang disebut purin. Adapun pemecahan purin akan dieliminasi dalam bentuk asam urat. Asam urat akan larut dalam darah dan dikeluarkan lewat ginjal.

“Secara normal manusia memiliki asam urat dalam tubuhnya. Kadar yang berlebihan bisa memicu timbulnya gangguan yakni penumpukan kristal asam urat di jaringan dan sekitar sendi, sehingga menimbulkan peradangan,” ujar dokter Sandra pada keterangannya Minggu (19/11).

Menurut dia, asam urat timbulnya tiba-tiba dan sangat sakit sehingga membuat orang tidak bisa berjalan dan biasanya akan membaik dengan sempurna. Hal itu sebagai gambaran serangan asam urat akut.

Saat menderita nyeri akut, hal yang dilakukan adalah istirahat sendi yang terkena selama 24 jam, kemudian angkat sendi sakit, gunakan cold pack atau kompres dengan es batu. “Untuk diingat jangan minum obat aspirin dan obat penurun asam urat saat nyeri akut dan segera berkonsultasi dengan dokter,” tegasnya.

Sementara persepsi penderita asam urat tak boleh konsumsi kangkung dan bayam, adalah mitos. Justru sayuran hijau ini dianjurkan. Hal tersebut berdasarkan rekomendasi dari American College of Rheumatology atau acuan dokter-dokter rematik dunia, dimana mengkonsumsi sayuran hijau seperti bayam dan kangkung sangat dianjurkan bagi pasien asam urat atau gout artristis.

“Bayam dan kangkung tidak menjadi penyebab asam urat, seperti yang selama ini berkembang di masyarakat. Itu hanyalah mitos. Susu low fat atau rendah lemak, buah segar dan makanan berserat juga baik untuk dikonsumsi,” ungkapnya yang menyarankan hindari rokok atau vape (rokok elektrik).

Selain itu pantangan penderita asam urat adalah daging merah, seperti daging sapi, kambing, domba atau apapun hewan berkaki empat. Kemudian minuman alkohol, seafood dan jeroan yang bisa memperparah keadaan.

 

 

 

(red/ Suara Pembaruan)

BP Batam Mencari Calon Pemimpin Terbaik Untuk Beberapa Pegawai Eselon

0
Istimewa, Gedung BP.Batam.

batamtimes.co, Batam – Kepala BP Batam Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo mencari calon pimpinan terbaik untuk eselon 2, 3 dan 4 pegawai BP Batam.

Pencarian pemimpin itu dilakukan karena ada sejumlah posisi strategis yang saat ini masih kosong.Hal itu akan menjadi satu di antara prioritas Lukita, dan deputi lainnya, dalam program 100 hari kepemimpinan mereka.

BP Batam melakukan penandatanganan kerjasama dengan Kepolisian RI berkaitan assessment Sumber Daya Manusia (SDM) di BP Batam, Senin (21/11) bertempat di ruang Balairungsari BP Batam.

Kerjasama itu ditandatangani Lukita selaku pimpinan di BP Batam, dan dari kepolisian Asisten Kapolri SDM, Irjen Pol Arief Sulistyanto.

“Kami yakin dengan proses ini bisa membangun, memperbaiki, rekonsiliasi, dalam rangka menghadapi tugas-tugas berat ke depan. Dalam dua tahun ekonomi tumbuh 7 persen, dan menghadapi tantangan baru,” kata Lukita kepada wartawan.

Dia mengatakan, lewat assessment itu pihaknya ingin memilih pejabat BP Batam terbaik.

Tak lain untuk memenuhi kebutuhan di BP Batam.

Tak menutup kemungkinan, jika dinilai perlu dan masih kurang, pihaknya akan meminta bantuan Polri untuk mengisi posisi yang perlu. Namun tetap diprioritaskan dari kalangan pegawai terlebih dahulu.

“Kenapa kami kerjasama dengan Polri? Karena kami yakin hasil assessment nya memberikan hasil yang pas, cocok dengan BP Batam. Sesuai pengalaman yang sudah diraih lembaga assessment di Polri,” ujar Dia.

 

 

(red/tri)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga