8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1108

Mantan Menteri Kehutanan Sedih Lihat Tanjungpinang

0
Zulkifli Hasan
Zulkifli Hasan

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan, mengaku sedih melihat ibu kota Provinsi Kepulauan Riau Tanjungpinang akibat bekas galian tambang.

“Tidak ada kota didunia ini yang penuh dengan usaha pertambangan. Saya melihat dari pesawat, saya merasa sedih. Aneh menurut saya melihat kota banyak pertambangan,” tutur Zulkifli saat membuka Rapat Kerja Wilayah (Rakerwil) Dewan Pimpinan Daerah (DPD) PAN Provinsi Kepulauan Riau (Kepri) disalah satu hotel berbintang di Tanjungpinang, Sabtu (25/11).

Pria yang pernah menjabat sebagai Menteri Kehutanan ini menyebutkan bahwa untuk biaya perbaikan Provinsi Bangka Belitung hampir 2000 kali lipat dari uang yang sudah diterima Pemerintah Bangka Belitung akibat pertambangan.

“Tentunya ini kejadian puluhan tahun yang lalu, saya tidak salahkan walikota sekarang,” kata dia.

Zulkifli Hasan berpesan kepada Gubernur Kepri Nurdin Basirun untuk menjaga Lingkungan, karena dinilai kepala daerah dan pemimpin di Kepri.

“Saya titip pada gubernur jaga lah Kepri. Gubernur sebagai bapak Kepri, sebagai pemimpin Kepri, jagalah lingkungan untuk anak cucu akan datang. Jangan jadikan lingkungan Tanjungpinang rusak,” katanya dengan tegas.

(Budi Arifin)

Pilwako Tanjungpinang, Ketum PAN : Jangan Ada Keuangan Yang Maha Esa

0
Zulkifli Hasan saat membuka Rakerwil PAN Kepri
Zulkifli Hasan saat membuka Rakerwil PAN Kepri

Batamtimes.co, Tanjungpinang –Ketua Umum Partai Amanat (PAN), Zulkifli Hasan menghibau masyarakat Tanjungpinang untuk tidak mengubah sila pertama dalam Pancasila yaitu Ketuhanan Yang Maha Esa menjadi Keuangan Yang Maha Esa.

” Saya minta rakyat jangan mau ditukar kedaulatannya dengan uang dan nasi bungkus. Jangan karena dikasih duit atau nasi bungkus kita memilih dia (Calon Wali Kota Tanjungpinang,red). Kalau ada yang seperti itu ambil aja duitnya, tapi jangan pilih dia,” kata Zulkifli usai membuka Rakerwil PAN Kepri, Sabtu(25/11) di Hotel CK Tanjungpinang.

Semua itu kata Zulkifli agar Pilwako ini menjadi pemilihan yang berkualitas sehingga dapat lahir pemimpin yang berintegritas.

“Jadi politiknya harus berjuang demi memajukan rakyatnya. Pilih yang amanah sesuai dengan hati nurani,” katanya.

Akan tetapi Zulkifli enggan berkomentar saat singgung mengenai siapa yang akan diusung dalam Pilwako Tanjungpinang tahun 2018 mendatang.

“Kita serahkan saja ke daerah,” tutupnya.

(Budi Arifin)

Danlantamal II Bersama Rombongan Pemerintah Padang, Kunjungi Pasien di Rumah Sakit Kapal TNI AL

0
Komandan Lantamal II (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc., bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit dan Wakil Walikota Pariaman Dr. H. Geneus Umar di damping ,Dansatgas SBJ Kolonel Laut (P) Johanes Janarko dan komandan KRI Letkol Laut (P) Alfred Daniel M., kunjungi pasien yang melaksanakan operasi mayor di KRI dr. Soeharso di Dermaga II Teluk Bayur , Jum’at (24/11).

batamtimes.co,Jakarta-  Komandan Lantamal II (Danlantamal) Laksamana Pertama TNI Agus Sulaeman, M.Sc., bersama Wakil Gubernur Sumatera Barat Drs. H. Nasrul Abit dan Wakil Walikota Pariaman Dr. H. Geneus Umar di damping ,Dansatgas SBJ Kolonel Laut (P) Johanes Janarko dan komandan KRI Letkol Laut (P) Alfred Daniel M., kunjungi pasien yang melaksanakan operasi mayor di KRI dr. Soeharso di Dermaga II Teluk Bayur , Jum’at (24/11).

Kunjungan ini bertujuan untuk menyaksikan langsung proses pengobatan yang dilaksanakan diatas Kapal rumah sakit TNI Angkatan Laut yang digunakan untuk mendukung kegiatan Surya Baskara Jaya (SBJ) 66/2017.

Dalam kunjungannya Danlantamal II, Wagub Sumbar dan Wawako Pariaman menyapa langsung pasien-pasien yang sudah melaksanakan operasi di atas KRI dr.Soeharso.

Dalam wawancaranya Wagub Sumbar  Nasrul Abit mengucapkan terima kasih kepada TNI Angkatan Laut yang telah menyelenggarakan kegiatan Operasi Bhakti Surya Baskara Jaya di Sumatera Barat.

“Kapal dr. Soeharso adalah kapal standart rumah sakit, dan hasil perbincangan dengan pasien mereka sangat senang mendapatkan pelayanan, tempatnya yang begitu bagus bersih dan rapi, kalau di Jakarta sekelas rumah sakit kelas A” pungkas wagub.

Dalam kesempatan yang lain Wakil Walikota Pariaman Geneus Umar mengatakan,  atas nama pemerintah dan masyarakat pariaman mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya atas dedikasi yang sangat luar biasa untuk turut membantu masyarakat pariaman di bidang kesehatan.

Lebih dari 1300 orang hadir untuk pengobatan, dan lebih dari 25 orang operasi bibir sumbing, katarak dan bantuan kaca mata. Harapan Wakil Walikota Pariaman hubungan baik dengan TNI Angkatan Laut tetap selalu terjalin.

Turut hadir dalam kegiatan tersebut, Asops Danlantamal II Kolonel Laut (P) Teguh Prasetya, S.T., M.M.,Asintel Danlantamal II Kolonel Laut (P) Nanang Hariono, Asrena Danlantamal II Kolonel Laut (S) Nanang Widiyatmoko, Aspers Danlantamal II Kolonel (Mar) Qomarudin, S.E., Kadiskes Lantamal II Letkol Laut (K/W) Wahyu M, M.Kes.

 

(red/rls Danlantamal )

Setelah Menjabat Ketua BP Batam Lukita Dinarsyah Tuwo Melakukan Kunjungan ke DPRD Kota Batam

0
Foto bersama Pimpinan DPRD Kota Batam dan Ketua BP Batam usai melakukan rapat koordinasi..

batamtimes.co,Batam- Ketua BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo beserta jajarannya melakukan kunjungan dan silarurahmi dengan Pimpinan dan Anggota DPRD Kota Batam. Pertemuan berlangsung di ruang rapat pimpinan, Kamis(23/11/2017).

Ketua DPRD Kota Batam, Nuryanto,SH,MH memimpin pertemuan dengan menyampaikan persoalan-persolan yang ada di Kota Batam.

“Seluruh regulasi yang terlibat baik BP Batam dan Pemko Batam mesti bersinergi dengan baik. Tentunya, dengan kesinergian yang dibangun dapat mencapai tujuan yang sama-sama kita inginkan bahwa Batam terus maju dan berkembang, tidak mengabaikan persoalan-persolan masyarakat di Kota Batam” terang Nuryanto.

Iman Sutiawan, Wakil Ketua II DPRD Kota Batam menyatakan, pihaknya menyampaikan terkait tidik-titik kampung tua yang ada di daerah hinterland. hingga saat ini titik koordinat kampung tua belum juga ditentukan oleh BP Batam bersama dengan Pemko Batam. Selanjutnya, legalitas daerah yang sudah ditetapkan menjadi kampung tua agar segera diterbitkan surat yang menjadi pegangan masyarakat, terang Iman.

Selanjutnya, Iman menambahkan, di depan Pulau Seraya atau Janda Berhias, Kecamatan Belakang Padang ratusan hektar lahan yang sudah ditimbun menjadi persoalan bagi masyarakat setempat. Hingga saat ini masyarakat setempat khususnya nelayan yang tinggal di wilyah tersebut belum juga diberikan solusinya oleh BP Batam. Utntuk itu dengan pertemuan ini diharapan dapat melahirkan solusi yang real,terangnya.

Ditempat yang sama, Bustamin,SE,Sekretaris Komisi III DPRD Kota Batam menyatakan, pemasalahan lahan di Punggur yang menjadi Tempat Pembuang Akhir Sampah saat ini menjadi persoalan yang sangat krusial dan perlu secepatnya dicarikan solusinya. Dari data yang diperoleh Komisi III alokasi lahan buat TPA seluas 47 hektar namun yang ada saat ini hanya 26 hektar saja. Berikutnya, lahan bagi pengepul limbah berbahaya saat ini perlu ditambahkan, mengingat lokasi yang ada saat ini sudah tidak mencukupi dan menampung limbah berbahaya (B3). Kedepanya dengan pertemuan ini diharapkan BP Batam dengan Pemko Batam dapat bersinergi untuk membangun Batam yang lebih baik lagi,terang Bustamin.

Selanjutnya, Ketua Komisi I DPRD Kota Batam, Budi Mardiyanto,SE,MM pada pertemuan tesebut menyampaikan persoalan-persoalan yang masuk ke dewan dari masyarakat terkait lahan baik sengketa maupiun yang laiinya sebesar 85 persen. Dewan tidak bisa membantu menyelesaikan persoalan-persoalan yang disampaikan masyarakat terkait lahan karena setiap Rapat Dengar Pendapat (RDP) pihak BP Batam menutus jajaranya yang tidak dapat memberikan keputusan langsung, kedepanya diharapkan “jangan ada dusta diantara kita”. terang Budi Mardiyanto.

Hal senada disampaikan Ketua Komisi II DPRD Kota Batam, Edward Brando,SH pertemuan antara Pimpinan DPRD Kota Batam dengan BP Batam merupakan awan yang sangat baik, kedepanyadiharapkan akan semakin baik lagi guna melakukan koordinasi terkait pembangunan di Kota Batam, terang Edward Brando.

Sementara itu Djoko Mulyono,SH,MH, Ketua Komisi IV DPRD Kota Batam menyampaikan pihaknya saat ini telah melakukan koordinasi dengan Direktur lahan BP Batam terkait pembangunan BLK oleh Kementerian Tenaga Kerja RI, tahun ini Kota Batam mendapat kesempatan untuk mewujudkanya, namun kendala yang dihadapi saat ini terkait alokasi lahan yang belum sesuai dengan perencanaanya. Dinas Tenaga Kerja Kota Batam menyampaikan salah satu kendalanya lahan yang diperoleh banyak di daerah jurang yang sangat sulit untuk dijangkau. Untuk itu diharapkan dengan pertemuan ini dapat mempercepat pembangunan BLK yang akan menelan dana sebesar Rp340 miliar oleh Kementian Tenaga Kerja RI nantinya, selanjuynay, industri di wilayah Tanjung Uncang diharapkan dapat bergarah kembali, ” terang Djoko.

Sementara itu, Ketua BP Batam, Lukita Dinarsyah Tuwo menyampaikan dihadapan Pimpinan Dan Ketua Komisi DPRD Kota Batam bahwa, secara hukum yang resmi hubungan BP Batam dengan Pemko Batam belum ada yang resmi mengatur tentang kedua lembaga tersebut. Namun demikian, pihaknya menyatakan hubungan yang terjalin saat ini karena pemahaman yang sama tentang Batam. BP Batam bertanggung jawab kepada Dewan Kawasan, Kementerian Ekonomi, Kementrian Keuangan, Kementrian Perdagangan dan lainya.Pada dasarnya pihaknya sangat bersedia dan terbuka melakukan komunikasi, koordinasi kepada DPRD Kota Batam untuk pembangunan dan kemajuan daerah ini. Hal inilah yang dilakukan BP Batam dengan melakukan roadshow keberbagai stakeholder yang ada di Kota Batam. Sebelumnya pihknya sudah melakukan koordinasi dan pertemuan dengan Walikota Batam beserta jajaranya. Kedepanya dihapakan komunikasi dan koordinasi ini dapat berlanjut dengan baik, terang Lukita.

Selain membahas persoalan pembangunan di Kota Batam, Pimpinan dan Ketua Komisi DPRD Kota Batam juga menyampikan terkait perkembangan investasi, pariwisata, pendidikan, pariwisata dan revisi Perka Nomor : 10 tentang penyelenggaraan administrasi lahan oleh BP Batam.

 

 

(red/hms)

Survey Pulau Bakong Dimulai, Bupati Alias :Harapan Pemkab Lingga Bakong Cocok Pulau Karantina

0
Bupati Lingga, Alias Wello berbaju biru memakai topi.

batamtimes.co,Lingga – Survey pulau bakong desa pasir panjang Kecamatan Senayang Kabupaten Lingga yang di rencanakan akan digunakan sebagai  pulau karantina, kemaren Rabu (22/11/2017) sudah di cek langsung dari Tim  Kementrian Pertanian RI Mulyanto Kepala Pusat (Kapus) Karantina Hewan dan Keamanan Hayati Hewani.

“Ini baru survey pendahuluan untuk melihat dari dekat beberapa aspek yang menjadi syarat utama Pulau Karantina. Misalnya, topografi lahan, sumber daya air, alur pelayaran dan lainnya,” ungkap Mulyanto usai melakukan survey di Pulau Bakung, Kamis (23/11/2017).

Pembetukan Pulau Karantina,menurut Haryanto, merupakan amanah Undang – Undang Nomor : 41 Tahun 2014 tentang Peternakan dan Kesehatan Hewan. Pulau Karantina bertujuan untuk memastikan hewan – hewan ternak impor yang masuk ke Indonesia terbebas dari Penyakit Mulut dan Kuku (PMK).

“Kelayakan Pulau Bakong untuk Pulau karantina itu tergantung dan dibputuskan oleh tim pengkajian yang sudah di bentuk meskipun, Secara visual, Pulau Bakung ini bagus untuk peternakan.ucapnya.

Sementara, Bupati Lingga, Alias Wello menaruh harapan besar agar pemerintah pusat dapat menetapkan Pulau Bakung sebagai Pulau Karantina yang dapat digunakan untuk tindakan karantina hewan.

“Secara geografis dan topografi, letak Pulau Bakung ini sangat strategis dijadikan Pulau Karantina. Selain, posisinya berdekatan dengan Singapura dan Malaysia, Pulau Bakung juga berada pada alur pelayaran internasional,” jelasnya.

Lanjut Mantan Ketua DPRD Lingga ini tahun 2004 – 2009, mengatakan, masalah Pulau Bakung yang diusulkannya sebagai Pulau Karantina juga sudah disampaikan kepada Wakil Presiden kmaren, Jusuf Kalla saat melakukan kunjungan kerja di Daik Lingga, Minggu (19/11/2017) lalu.

“Saya sudah sampaikan lansung ke pak Wapres, Lingga punya 604 pulau besar dan kecil. Sebanyak 98 pulau sudah berpenghuni, sisanya masih kosong. Harapan kami, Pulau Bakung dapat ditetapkan sebagai Pulau Karantina,”harapnya.

Pulau Bakung yang memiliki luas kurang lebih 5.716 hektar dengan jumlah penduduk sekitar 1.022 jiwa ini, dapat ditempuh dengan perjalanan laut dari Kota Batam dan Tanjungpinang dengan waktu tempuh sekitar 1,5 – 2 jam. Sedangkan jarak tempuh dari Daik Lingga, pusat ibukota Kabupaten Lingga sekitar 1 jam

 

(red/dian)

Presiden dan Keluarga Tiba di Medan Kamis Malam

0
Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta keluarga tiba di Medan Sumatera Utara pada Kamis. Dengan menumpang pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 20.40 WIB.(Foto : Kumparan)

batamtimes.co, Medan  – Presiden Joko Widodo, Ibu Negara Iriana Joko Widodo beserta keluarga yaitu putra pertama Gibran Rakabuming, istrinya Selvi Ananda dan anak mereka Jan Ethes Srinarendra tiba di Medan Sumatera Utara pada Kamis.

Rombongan tiba di Bandara Kualanamu Medan dengan menumpang pesawat Kepresidenan Indonesia-1 sekitar pukul 20.40 WIB.

Di Sumatera Utara, rencananya Presiden akan meresmikan bandara internasional Silangit di Siborong-borong, penyerahan sertifikat tanah dan sejumlah agenda kerja lainnya.

Presiden juga akan menghadiri resepsi “ngunduh mandu” yang akan diselenggarakan oleh keluarga Bobby Afif Nasution.

Kahiyang Ayu, putri Presiden Joko Widodo yang menikah dengan Bobby Afif Nasution pada 8 November, sudah resmi menyandang marga Siregar setelah melakukan upacara “mangelehen marga” (penganugerahaan marga) pada Selasa (21/11) di Medan.

Namun Kahiyang baru diberikan marga Siregar, tetapi belum mendapatkan gelar adat. Gelar adat tersebut akan diterima Kahiyang dalam upcara adat di Tapian Raya pada Sabtu (25/11) dengan menaiki “Nacar” berupa pentas dengan tujuh tangga.

Dengan menerima marga Siregar, Kahiyang memiliki posisi, hak, dan tanggung jawab tersendiri dalam suku Mandailing sebagai “mora” bagi keluarga suaminya.

Sedangkan pada Minggu (26/11) rencananya akan ada kirab lengkap dengan kereta kencana yang akan dinaiki Kahiyang dan Bobby serta kedua keluarga.

Selain kereta kencana dan kuda, dalam kirab tersebut juga ada sejumlah becak bermotor, alat musik tradisional, serta musik tradisional Mandailing “Gondang Sambilan” yang ikut mengiringi.

 

 

(red / Antara)

KPK Mencegah Deisti Astriani Tagor,Istri Ketua DPR SN Bepergian Keluar Negri

0
Deisti Astiani Tagor, Senin (20/11) petang. diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat sang suami SN sebagai tersangka.

batamtimes.co, Jakarta – Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mencegah istri Ketua DPR Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor bepergian ke luar negeri. KPK telah mengirimkan surat pencegahan kepada Direktorat Jenderal (Ditjen) Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham) guna mencegah istri Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Setya Novanto, Deisti Astriani Tagor bepergian ke luar negeri. Deisti dicegah bepergian ke luar negeri terkait penyidikan kasus dugaan korupsi proyek e-KTP dengan tersangka Dirut PT Quadra Solution.

“KPK telah mengirimkan surat ke Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM untuk pencegahan ke luar negeri terhadap Deisti Astriani Tagor dalam proses penyidikan e-KTP dengan tersangka ASS (Anang Sugiana Sudihardjo),” kata Jubir KPK, Febri Diansyah di Gedung KPK, Jakarta, Kamis (22/11).

Pencegahan ini akan berlaku selama enam bulan terhitung sejak 21 November 2017. Dengan demikian, Deisti setidaknya tidak dapat bepergian ke luar negeri hingga Mei 2018.

“Jangka waktu (cegah) enam bulan ke depan terhitung sejak 21 November 2017,” katanya.

Febri menjelaskan, pencegahan ke luar negeri ini dilakukan lantaran penyidik masih membutuhkan keterangan Deisti sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang juga menjerat Novanto sebagai tersangka.

“Karena dibutuhkan keterangannya sebagai saksi dalam kasus e-KTP. Dan agar saat dibutuhkan keterangannya tidak sedang berada di luar negeri,” katanya.

Deisti sudah diperiksa penyidik KPK, pada Senin (20/11). Deisti diperiksa sebagai saksi kasus dugaan korupsi proyek e-KTP yang menjerat sang suami sebagai tersangka. Pemeriksaan ini dilakukan tim penyidik untuk melengkapi berkas penyidikan dengan tersangka Anang Sugiana Sudihardjo.

Dalam pemeriksaan yang berlangsung sekitar delapan jam ini, tim penyidik mencecar Deisti mengenai kepemilikan saham dari PT Mondialindo. Desti diketahui merupakan mantan Komisaris PT Mondialindo Graha Perdana yang menjadi pemilik saham terbesar PT Murakabi Sejahtera.

Sementara PT Murakabi yang sempat dimiliki oleh keponakan Setya Novanto, Irvanto Hendra Pambudi Cahyo disebut sengaja dibentuk untuk mendampingi konsorsium PNRI yang keluar sebagai pemenang lelang proyek e-KTP. Meski kalah dalam tender, Murakabi mendapat pekerjaan dalam proyek yang merugikan keuangan negara hingga Rp 2,3 triliun tersebut.

Nama Deisti sebagai pemilik PT Mondialindo Graha Perdana mencuat saat Novanto dihadirkan sebagai saksi dalam persidangan perkara korupsi e-KTP dengan terdakwa Andi Agustinus alias Andi Narogong, Jumat (3/11). Saat itu Novanto dicecar soal kepemilikan saham Deisti dan anaknya Reza Herwindo di PT Mondialindo Graha Perdana. Istri dan anak Novanto itu masing-masing memiliki 50 persen dan 80 persen saham PT Mondialindo Graha Perdana.

Novanto mengakui pernah menjadi Komisaris di PT Mondialindo Graha Perdana pada 2000-2002. Namun, Ketua Umum DPP Partai Golkar nonaktif itu mengklaim tak tahu menahu jika ada nama istri dan anaknya di perusahaan tersebut.

 

 

 

(red/beritasatu)

KPU Kota Tanjungpinang Launching Tahapan Pilkada Serentak 2018

0
Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang menggelar launching Pilkada serentak menampilkan maskot KPU ,di Hotel CK Tanjungpinang, pada Rabu (22/11).

batamtimes.co,Tanjungpinang – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kota Tanjungpinang menggelar launching Pilkada serentak menampilkan maskot KPU ,di Hotel CK Tanjungpinang, pada Rabu (22/11).

Acara launching dihadiri oleh Wali Kota Tanjungpinang, Wakil Wali Kota Tanjungpinang, Ketua KPU Provinsi Kepri, FKPD, kepala OPD serta ketua RT dan RW se-Kota Tanjungpinang.

Dalam Pilkada serentak mendatang ditargetkan partisipasi pemilih bisa di atas target nasional yakni 77,5 persen. Launchingnya website, maskot, dan jingle Pilkada agar semua informasi terkait tentang tahapan Pilkada serentak 2018 bisa diketahui oleh partai politik dan masyarakat Kota Tanjungpinang.

“Partisipasi pemilih di atas target, dan Ketiga produk ini adalah bagian yang tidak bisa terpisahkan. Jingle dan maskot berlambang daun sirih berpakaian tanjak melambangkan keramahtamahan orang Melayu,” Terang Robby Patria, Ketua KPU Kota Tanjungpinang.

Untuk mencapai target 77,5 persen, lanjut Robby, bukan hanya tanggung jawab KPU, tetapi ini adalah tantangan kita semua, nanti akan ada anggota KPU datang ke rumah warga melakukan pendataan pemilih.

“Suapaya samapai target nanti kita akan datang kerumah warga melakukan pendataan pemilih”, Sebut Robby.

Hal serupa disampaikan ketua KPU Provinsi Kepri Sirajuddin. Untuk mencapai harapan itu, perlu adanya sosialisasi berbasis keluarga, dan KPU Kota Tanjungpinang bisa memanfaatkan petugas pendataan untuk sekaligus melakukan sosialisasi kepada masyarakat. Sehingga, masyarakat yang tidak tahu tahapan serta jadwal pemilihan menjadi tahu.

“Perlu dilakukan sosialisasi, bergandengan tangan untuk mensukseskan Pilkada 2018 mendatang,” harapnya.
(red/Tomy)

Yudi Latif Sebut Tak Ada Niat Telantarkan Peserta IID di Ambon

0
Kepala Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif Senin (23/11/2017) pagi mengundang Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) datang ke kantor UKP-PIP di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat.

batamtimes.co,Jakarta – Kepala Unit Kerja Presiden Pembinaan Ideologi Pancasila (UKP-PIP) Yudi Latif Senin (23/11/2017) pagi mengundang Pengurus Pusat Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI) datang ke kantor UKP-PIP di Jalan Veteran III, Jakarta Pusat.

Dalam pertemuan tersebut, Kepala UKP-PIP menyampaikan pentingnya setiap warga negara menjalin komunikasi dan bekerja bersama dalam menanamkan nilai-nilai Pancasila.

“Pertemuan tadi berlangsung dengan santai dan mendiskusikan isu-isu kekinian terkait Pancasila, termasuk implementasi Pancasila dalam hubungannya dengan berbagai sektor antara lain pariwisata, pemilihan umum, dan industri,” kata Ketua Umum Pengurus Pusat GMKI Sahat Martin Philip Sinurat saat dihubungi setelah pertemuan tersebut.

Dirinya menambahkan, GMKI selama berpuluh tahun selalu konsisten memegang teguh Pancasila dan memantapkan nilai-nilai Pancasila kepada para anggota. Beberapa waktu terakhir ini kita juga semakin gencar bergerak, salah satunya dengan melakukan International Interfaith Dialogue dan membangun Monumen Toleransi di Wayame, Ambon.

“Generasi muda harus menjaga perdamaian, jangan terprovokasi upaya kelompok tertentu untuk memecah-belah persatuan bangsa,” ujarnya.

Sahat menjelaskan bahwa Yudi Latif menerangkan tugas UKP-PIP yang sejak terbentuk mengemban tanggung jawab besar untuk menanamkan nilai-nilai Pancasila kepada masyarakat dan berbagai lembaga.

“Yudi Latif tadi mengajak GMKI dan setiap organisasi kepemudaan untuk menjalin kolaborasi positif. Sebagai bentuk simbolis, tadi kita bertukar buku, karena bulan lalu GMKI baru meluncurkan buku Pancasila Rumah Bersama dimana Yudi Latif memberikan sekapur sirih di buku itu,” ujar Sahat.

Terkait persoalan ketidakhadiran Kepala UKP-PIP sebagai keynote speaker dalam kegiatan International Interfaith Dialogue (IID) di Ambon, Sahat menyampaikan acara sudah selesai dan hal-hal positif yang harus kita suarakan pasca kegiatan ini.

“Acara sudah selesai dengan baik dan tugas kita bersama melanjutkan pesan perdamaian yang kita deklarasikan di Ambon. Tadi kami menyampaikan permintaan maaf jika ada hal yang kurang berkenan namun juga ada kekecewaan teman-teman atas ketidakhadiran Kang Yudi”.

“Beliau sampaikan bahwa tidak ada maksud untuk menelantarkan para peserta dan sepertinya ada komunikasi yang tidak berjalan baik,” ujar Sahat.

Sahat melanjutkan, persoalan ini sebagai pendewasaan bagi kedua belah pihak. Tentunya tidak membuat kita berhenti bergerak dalam menerapkan Pancasila, justru saat ini kita bertemu dan menjalina kerjasama strategis ke depannya.

Turut hadir dalam pertemuan ini, Sekretaris Umum Alan Christian Singkali dan Kabid Aksi Pelayanan Martin Siahaan dari PP GMKI, serta Togi Sirait dan Pdt. Martin Lukito dari pihak UKP-PIP. Di akhir pertemuan, UKP-PIP dan GMKI saling bertukar buku sebagai simbol kerjasama positif ke depannya.

 

 

(red/Release Partogi)

Iskandarsyah Bertekat Membangun Tanjungpinang

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Ing Iskandarsyah adalah salah satu bakal calon Walikota Tanjungpinang yang mempunyai mimpi besar dalam membangun Tanjungpinang.

Mimpi besarnya untuk menjadikan kota Tanjungpinang tidak kalah dengan Singapura adalah dengan maju sebagai Walikota Tanjungpinang pada Pilkada serentak 2018 ini.

Berbekal pengalaman di organisasi itu, dia masuk ke organisasi politik. Baginya terjun ke dunia politik merupakan salah satu cara untuk memberikan konstribusi bagi masyarakat luas, khususnya di Kepri. Oleh sebab itu, baginya, hakikat politik adalah pekerjaan yang sangat mulia karena membantu masyarakat.

“Saya kalau hanya ingin jabatan ataupun uang tidak perlu lah menjadi walikota Tanjungpinang, pernah ada tawaran untuk menjadi wakil Bupati karimun saja saya tolak, namun saya punya mimpi besar membagun Kota Tanjungpinang, dan saya ingin memberikan kontribusi”, Ungkapnya saat wawancara singkat pada awak media, Rabu (22/11).

Pria yang memiliki moto hidup harus senantiasa optimistis itu mengatakan, bayak dikalangan masyarakat yang melupakan sejarah yang ada di Tanjungpinang, bahkan kata dia, dulu di Tanjungpinang pernah jaya dan adalah pusatnya kerajaan johor.

“Saya yakin dan percaya Tanjungpinang tidak akan kalah dengan negara-negara maju seprti Singapura, dulu kita adalah pusat mereka, bukan tidak mungkin kita bisa jaya lagi seperti dulu”, Terangnya

Kita harus mempunyai cita-cita besar, Lanjut Ing lagi, dalam membangun Kota Tanjungpinag, dan mestinya kita mengajak masyarakat kita memandang 5 tahun kedepan, Bahkan saya punya program membuka 5,000 lapangan pekerjaan.

“Saya berbicara bukan hanya omongan saja, semuanya sudah tersistem, dan terukur bagaimana saya akan membangun Kota Gurindam ini, terpenting kita harus melihat 5 tahun kedepan bagaimana Tanjungpinang bisa jaya, dan daya juga berkeinginan menjadikan Tanjungpinang menjadi pusat Pendidikan”, Tambahnya.

Tomy Saputra

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga