8.6 C
New York
Monday, April 6, 2026
spot_img
Home Blog Page 1114

Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo Pimpin Operasi Zebra 2017 Depan Mapolresta

0
Razia Kendaraan depan Mapolresta Barelang,Polisi sedang memeriksa surat-surat pengendara.

batamtimes.co, Batam – Satuan Polisi Lalu Lintan (Satlantas) Polresta Barelang kembali menggelar razia dalam Operasi Zebra 2017 di depan Mapolres Barelang, Selasa (7/11/2017).

Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Wakasat Lantas Polresta Barelang AKP Kartijo.

Kegiatan ini dimulai sekitar pukul 15.50 WIB dengan menyasar seluruh pengendara yang melewati jalan tersebut.

Hampir setiap hari kepolisian menggelar Operasi Zebra Seligi 2017 di beberapa titik jalan.

Selain menilang bagi pengendara yang tidak melengkapi surat-surat kendaraan bermotor atupun izin mengemudi, kepolisian juga memberikan hadiah kepada pengendaran yang surat-suratnya lengkap.

 

(red/adi)

Basarnas Kepri Pastikan Unit SAR Terbentuk di Lingga, Djunaidi : Januari Tahun 2018 Dikirim Peralatan

0
Badan SAR Nasional (Basarnas) mengadakan pertemuan pembentukan Unit SAR Siaga Kabupaten Lingga.

batamtimes.co, Lingga – Badan SAR Nasional (Basarnas) yang sekarang bernama Badan Nasional Pencarian dan Pertolongan (BNNP) pastikan di tahun 2018 mendatang akan terbentuk Unit SAR di Kabupaten Lingga sesuai permintan Pemkab Lingga.

Kepala Kantor Basarnas Kepri, Djunaidi mengatakan, untuk pembentukan Unit SAR Siaga di Lingga, memang pihaknya sudah memohon ke Basarnas pusat bahwa Lingga sudah perlu dibentuk.

“Sudah harus dibentuk disana (Lingga) karena potensi, kemudian frekuensi daripada kecelakaan disana itu sangat-sangat signifikan. Jadi harus dibentuk,” kata dia ketika dihubungi dari Lingga, Selasa (7/11/2017).

Disamping dari wilayah laut yang luas, memang Basarnas semestinya harus dibentuk di Kabupaten Lingga. Hal demikian dikarenakan Basarnas merupakan tim evakuasi, pencari serta penolong.

“Memang Pemda mendukung pembentukan itu, sehingga Pemda mengusulkan ke kami, agar ada  Basarnas di Lingga. Sehingga jangan terjadi lagi yang sudah -sudah  terjadi kecelakaan  tidak ada yang mencari,” ujarnya.

Dikatakan Djunaidi,pihaknya sudah membuat naskah akademik untuk pembentukan Unit SAR siaga di Kabupaten Lingga pada tahun 2018.

“Per Januari, kami sudah upayakan  SAR Unit Siaga di Kabupaten Lingga dengan mengirim beberapa peralatan-peralatan yang ada untuk menolong korban kecelakaan. Dan kita akan menyediakan perahu karet sebelum dibuatkan kapal dari Basarnas,” katanya.

Dikatakannya, jika Unit SAR sudah terbentuk, dirinya juga berharap Pemda dapat menghibahkan lahan tanah untuk dapat dibuatkan Kantor SAR. Hal itu guna menaikkan tipe Unit SAR menjadi Pos atau Kantor SAR.

“Dengan adanya Unit SAR di Lingga, saya berharap pencarian dan pertongan itu lebih cepat dilaksanakan, lebih cepat dan tepat untuk menolong masyarakat yang ada di Kabupaten Lingga. Karena apa? kalau dari Tanjungpinang bergerak ke Lingga, akan memakan waktu 5 hingga 6 jam untuk tiba ke tempat kecelakaan, keburu orang meninggal baru kita menolong,” ujarnya.

Dengan demikian, jika Unit SAR hadir di Lingga, jika terjadi kecelakaan, pihaknya dapat langsung melakukan tindakan.

 

(red/Dian)

Lis Ajak Pemuda Sosialisasikan Bahaya Narkoba

0
Wali Kota Tanjungpinang Lis Darmansyah (foto : Budi Arifin)

Batamtimes.co, Tanjungpinang -Wali Kota Tanjungpinang, Lis Darmansyah mengajak seluruh organisasi kepemudaan dan pemuda Kota Tanjungpinang untuk memerangi peredaran Narkoba.

Kata Lis, Narkoba saat banyak mengincar pemuda sebagai target pangsa pasar peredaran Narkoba di Indonesia.

“Kami juga selalu mengharapkan, agar Ormas Kepemudaan untuk memantau dan mensosialisasikan akan bahaya narkotika di lingkungan remaja dan juga memastikan agar Pemuda kota Tanjungpinang bebas Narkotika,” ucap Lis, Selasa (7/11).

Tanjungpinang sebagai daerah perbatasan menjadi jalur akses masuknya Narkoba dari negeri Malaysia.

“Perlu kita tau juga Tanjungpinang menjadi salah satu akses strategis barang haram tersebut masuk, maka dari itu masyarakat dan instansi terkait agar bisa mengawasi bersama,” tutupnya

 

 

(Red/Budi Arifin)

Nizar Bangga, Gelar Pahlawan Nasional Untuk Sultan Mahmud Riayat Syah Jadi Kado HUT ke-14

0
Wakil Bupati Lingga M.Nizar.

batamtimes.co, Lingga – Melalui proses dan perjalanan yang panjang sejak tahun 2013 lalu, akhirnya Sultan Mahmud Riayat Syah positif akan dinobatkan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) sebagai Pahlawan Nasional dalam waktu dekat.

Positif nya Sultan Mahmud Riayat Syah disetujui sebagai Pahlawan Nasional juga dikuatkan dengan adanya konferensi pers yang dilakukan oleh Dewan Gelar, bahwa tahun 2017 ini sebanyak tiga orang Tokoh mendapat anugerah pahlawan nasional.

Adapun ketiga tokoh tersebut yakni, Sultan Mahmud Riayat Syah dari Kabupaten Lingga, Kepri, kemudian Malahayati dari Nanggroe Aceh Darussalam dan terakhir Tuanku Abdul Majid dari Nusa Tenggara Barat.

“Kami dari pemerintah daerah sangat bersyukur sekali, karena di Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Lingga ke-14 ini, kita mendapat kado istimewa yang isinya sangat luar biasa, yaitu kita akan memiliki seorang Pahlawan Nasional yang berasal dari kampung kita yaitu Lingga,” ujar Wakil Bupati Lingga Muhammad Nizar, Selasa (7/11/2017).

Dikatakannya, pengajuan Sultan Mahmud Riayat Syah, sebagai Pahlawan Nasional ini cukup berliku-liku, tidak semudah membalikkan telapak tangan. Hal ini di karenakan dokumennya tidak berada di satu tempat di Kabupaten Lingga atau di daerah lain di Kepri. Akan tetapi ada di luar negeri.

“Kita juga apresiasi kinerja tim yang selama ini telah bersusah payah mengumpulkan dan hingga ke Belanda serta negara lainnya,” ujarnya.

Dengan demikian, ia berharap masyarakat Kepulauan Riau khususnya Kabupaten Lingga dapat mengenal lebih dalam tentang Sultan Mahmud Riayat Syah.

 

 

(red / Dian)

Penyedia Konten GIF Whatsup Sangupi Permintaan Pemerintah Indonesia,Soal Konten Yang Dilarang

0
Ilustrasi Whats Up

batamtimes.co, Jakarta – Pihak Tenor selaku penyedia konten GIF di aplikasi WhatsApp akhirnya menjawab notifikasi yang dikirimkan oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemkominfo). Dalam surat jawabannya tersebut, pihak Tenor mengaku telah menyiapkan teknis pencarian konten seperti yang diinginkan pemerintah Indonesia.

“Pihak Tenor sudah menjawab notifikasi kami. Mereka juga sudah menyiapkan teknis searching konten, sehingga yang diinginkan Kominfo bisa dijalankan, dan konten-konten yang dilarang pemerintah Indonesia tidak bisa lagi diakses di sini,” kata Plt Kepala Biro Humas Kementerian Kominfo, Noor Iza, di Jakarta, Selasa (7/11).

Noor Iza menambahkan, saat ini tim internal dari Kementerian Kominfo terus melakukan pengujian teknis dan forensik dari perbaikan yang dilakukan oleh Tenor, sehingga nantinya konten GIF yang dihadirkan benar-benar telah sesuai dengan peraturan perundang-undangan di Indonesia.

Seperti diberitakan sebelumnya, aplikasi WhatsApp ramai diperbincangkan lantaran dalam fitur GIF banyak memuat konten pornografi. Dalam menghadirkan berbagai konten di fitur GIF tersebut, WhatsApp bekerja sama dengan Tenor.

Kemkominfo melalui internet service provider (ISP) sejak Senin (6/11) juga telah melakukan pemutusan akses atau pemblokiran terhadap enam domain name system (DNS) milik Tenor, yaitu tenor.com, api.tenor.com, blog.tenor.com, qa.tenor.com, media.tenor.com, dan media1.tenor.com.

 

 

(red/B.satu)

Nuryanto Menyerukan Agar Seluruh Stakeholder Bersinergi Dengan Pemko dan BP Batam Bangun Batam

0
KEtua DPRD Kota Batam Nuryanto memberikan Pidato saat acara HUT DPRD Kota Batam.

batamtimess.co, Batam – Ketua DPRD Batam, Nuryanto,SH,MH memberikan apresiasi sekaligus menyerukan agar seluruh pemangku kepentingan (Stakeholder) bersinergi dengan Pemko dan BP Batam dalam membangun Batam.

Ajakan tersebut disampaikan langsung dalam sambutannya di puncak HUT DPRD Batam ke-17, Selasa (31/10) yang ditandai dengan senam sehat, jalan sehat, pembagian doorprize, dan penyerahan hadiah lomba rebana, paduan suara serta tenis meja dilanjutkan dengan pemotongan nasi besar oleh Pimpinan DPRD Kota Batam.

“Sinergitas dan kekompakan seluruh stakeholder yang sudah dibangun dapat dijaga untuk memajukan Batam lebih baik lagi,” ungkap pria yang akrap disapa Cak Nur ini.

Selain dimeriahkan oleh hadirnya personil Brimob Polda Kepri, Marinir SBY 10 dan lainnya, kegiatan yang mengambil tema ‘Harmoni Dalam Kebersamaan’ lebih semarak dengan hadirnya Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad, Forum Komunikasi Pimpinan Daerah (FKPD) Kota Batam serta keluarga besar 50 Anggota DPRD Batam.

Dalam sambutannya, Cak Nur berharap usia 17 tahun, kinerja lembaga legislatif dapat meningkat dalam menyerap dan memperjuangkan aspirasi yang disampaikan oleh masyarakat. Terlebih dengan kehadiran Kepala BP Batam yang baru, Lukita Dinarsyah Tuwo ia berharap dapat mengembalikan perekonomian di Batam lebih baik lagi. Setahun yang lalu DPRD Kota Batam banyak menerima keluhan- keluhan dari masyarakat terkait BP Batam dan Pemko Batam, Tahun ini diharapkan dua lembaga tersebut mampu bersinergi guna membangun batam yang lebih baik lagi,”terang Nuryanto.

“Kami harapkan nanti kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan membuat ekonomi membaik,” terang politisi PDIP ini.

Di kesempatan yang sama, Wakil Walikota Batam Amsakar Achmad mengucapkan terima kasih dan selamat ulang tahun kepada seluruh Anggota DPRD Batam. Ia berharap DPRD Batam lebih berkontribusi bagi pembangunan di Batam. Sehingga bisa lebih mensejahterakan masyarakat.

Selama ini, lanjutnya, lembaga legislatif ini telah menjalankan segala tugas dan fungsi sesuai dengan ketentuan seperti fungsi legislasi, budgeting dan pengawasan. “Dalam setiap perayaan ulang tahun merupakan momen untuk evaluasi. Apa yang telah dilakukan di masa lampau, apa yang dikerjakan sekarang dan apa yang akan dilakukan ke depannya,” ujar Amsakar.
Dalam kegiatan itu juga diberikan hadiah pemenang tenis meja, yakni Amir Yunus dari Haluan Kepri selaku juara 1, Yunus Anak Kota alias Nyong (staf DPRD Batam) sebagai juara 2 dan Roni (Pamdal DPRD Batam) sebagai juara 3. Serta juga memberikan berbagai hadiah doorprize dengan hadiah utama 2 unit sepeda motor.

Sebelum menggelar puncak HUT DPRD Kota Batam Ke-17, berbagai perlombaan telah dilaksanakan diantaranya perlombaan tenis meja antara anggora DPRD Kota Batam dengan Kepala OPD Pemko Batam, Sekretaraiat DPRD Kota Batam dengan Insan Pers yang ada di Kota Batam. Selanjutnya, perlombaan Rebana, Paduan Suara serta digelar Pameran Lukisan dan Foto oleh Institut Seni Rupa Jogyakarta dan(ISI) Pewarta Foto Indonesia Provinsi Kepri dilanjutkan dengan Dialog Interkatif, Dzikir dan Tausiah oleh Gus Muwafiq dari Jogyakarta.

 

 

 

(Humas DPRD Kota Batam)

BPS Mencatat Penerimaan Siswa SMA Kejuruan Untuk Bekerja Minim,Perlu Perhatian Pemerintah Kepri

0
Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Panusunan Siregar,sedang memberikan keterangan PErs (foto : TOMI)

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Selama periode Agustus 2016 hingga Agustus 2017 tinggkat pengangguran terbuka (TPT) di Kepulauan Riau menurun.

Pada Agustus 2017, tinggat pengangguran di Kepulauan Riau mencapai anggka 7,16 persen.Jumlah tersebut mengalami penurunan jika dibandingkan dengan TPT Agustus 2016 sebesar 7,68 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepri Panusunan  Siregar mengatakan, jumlah penduduk yang bekerja selama setahun terakhir Agustus 2016 – Agustus 2017 mengalami kenaikan pada beberapa sektor ” yang terutama pada sektor Listrik, gas dan air minum sebesar 3.006 orang, sedangkan sektor Konstruksi sebanyak 35.345 orang, dalam sektor keuangan sebanyak 14.924 orang”, sebutnya.

Dari sisi lain, BPS mencatat, penduduk yang bekerja dengan pendidikan SMA Umum masih mendominasi dengan anggka 28,89 persen, SD kebawah 22,96 persen.

Sementara yang diterima bekerja untuk SMA Kejuruan tingkat penerimaanya merosot hanya berjumlah 17,07 persen.

“Kemerosotan terjadi pada lulusan SMA kejuruan yang hanya berjumlah 153.146 orang, jika dibandingkan dengan SMA Umum yang berjumlah 259.131 orang,jumlah itu jauh sekali.Sementara untuk diterima kerja tingkat SD kebawah cukup tinggi,ini disebabkan pekerja menerima kerja apa saja alias serbutan “, sebutnya lagi.

Soal kemerosotan jumlah yang bekerja pada SMA kejuruan kita tunggu peran pemerintah saja bagamana mengguranginya.

“Kita berharap peran pemerintah nantinya bagaimana menghadapi masalah ini, kita sebagai BPS hanya bisa mencatat”, jelasnya.

 

 

(red/Tomi)

IWO Banyuasin Resmi Dilantik ,Ketum Jodhi: IWO Harus Jadi Rumah Kreatif Bagi Kita Semua

0
Ketua IWO Pusat Jodi Memberikan Bendera Petaka Bagi IWO Banyuasin.

batamtimes.co, Banyuasin – Ikatan Wartawan Online (IWO) harus menjadi rumah yang menyenangkan bagi anggotanya. Selain menyenangkan, IWO juga harus menjadikan sila ke 5 pancasila sebagai landasan kita bersama.

IWO didirikan bukan untuk mengejar kekuasaan. Tapi mari kita bersama sama membangun peradaban manusia. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia harus kita perjuangkan bersama.

Demikian dikatakan Ketua umum IWO Jodi Yudhono saat memberikan sambutan dalam acara pelantikan IWO Kabupaten Banyuasin, provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) masa bakti 2017-2022 bertema di Auditorium Pemkab Banyuasin, Selasa (7/11/2017).

Jodi berharap, dengan bersatunya kawan-kawan wartawan media online bisa melawan kemajuan zaman terlebih lagi untuk menangkal berita hoax.

Zaman sekarang ini lanjut Jodi, kita memasuki era kemajuan teknologi yang sangat pesat. Maka itu, kita harus bergandengan tangan.

“IWO harus jadi rumah kreatif bagi kita semua,” jelasnya.

Sementara Bupati Banyuasin SA Supriyono MM di wakili Kadis Kominfo Erwin Ibrahim MM mengajak IWO di Kabupaten Banyuasin yang sudah dilantik agar meningkatan kapasitas dan kapabilitas sebagai wartawan online.

“IWO Kabupaten Banyuasin diharapkan dapat memberikan kontribusi, harus bisa bersinergi dengan pemerintah Kabupaten Banyuasin,” harapnya

Ketua IWO Kabupaten Banyuasin Azis Azwar berjanji akan mengemban amanah ini sebaik-baiknya bersama pengurus IWO Banyuasin.

Turut hadir dalam pelantikan tersebut anggota DPD RI Dapil Sumsel Siska Marleni, Bupati Banyuasin SA Supriyono MM di wakili Kadis Kominfo Erwin Ibrahim MM, Kapolres Banyuasin AKBP Yudi Surya Markus Pinem. S.Ik, Dandim 0401 Muba Banyuasin di wakili Danramil 401/02 Pangkalan Balai Kapten Zulkardi, Ketua PWI Banyuasin Saryanto serta OPD Pemkab Banyuasin

(red/Rilis IWO Banyuasin)

DPRD Kota Batam RDP Soal Pro Kontra Perka BP Batam Nomor 10 Tahun 2017

0
Istimewa, Gedung BP.Batam.

batamtimes.co, Batam- Pro kontra Peraturan Kepala (Perka) BP Batam Nomor 10 Tahun 2017 tentang Penyelenggaraan Administrasi Lahan terus berlanjut.

Munculnya keresahan membuat DPRD Kota Batam menggelar rapat dengar pendapat. Rabu (11/10/2017) siang.

Pimpinan DPRD Kota Batam pun mengundang sejumlah asosiasi dalam rapat dengar pendapat (RDP) untuk mengetahui secara jelas, bagaimana dampak dari terbitnya Perka BP Batam itu.

Selanjutnya, hasil RDP akan disusun sebagai pokok pikiran untuk dilaporkan ke Menteri Keuangan.

Dikatakan Ketua DPRD Kota Batam Nuryanto, kebijakan BP Batam itu berpengaruh pada situasi di Batam saat ini.

Apalagi Perka itu dikeluarkan secara sepihak dan tidak melibatkan pihak lain yang terdampak dari keluarnya peraturan itu.

Secara teknis, ada kendala dalam pelaksanaannya, dan itu mengganggu pelayanan lainnya.

“Kita harus berani. Karena kebijakan BP Batam ini berpengaruh pada situasi saat ini,” kata Nuryanto.

Hadir dalam RDP tersebut sejumlah asosiasi seperti DPD REI Khusus Batam, Ikatan Notaris Indonesia (INI), Persatuan Bank Nasional (Perbanas), Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Kota Batam, Ikatan Pejabat Pembuat Akta Tanah (IPPAT), dan asosiasi lainnya.

Dari seluruh pihak yang diundang, hampir semuanya sepakat menolak Perka 10/2017 dan meminta ada revisi.

Perka tersebut dinilai memberatkan dan membuat resah serta tidak probisnis. Apalagi di tengah kondisi ekonomi Batam yang saat ini terpuruk.

Dari IPPAT, misalnya. Ketua IPPAT, Yosefina meminta revisi pada pasal yang mengatur persetujuan mendaftarkan hak tanggungan (HT) saat pengguna lahan mengajukan kredit ke bank.

Untuk lahan lebih dari 600 meter, dikatakan harus mendapat persetujuan BP Batam sebagai pemegang HPL (Hak Pengelolaan Lahan).

Pasal itu berkaitan erat dengan tugas PPAT.

Senada dengan IPPAT, perwakilan dari INI (Ikatan Notaris Indonesia) juga menyampaikan argumennya terhadap kehadiran Perka 10/2017.

Dikatakan, Perka tersebut menimbulkan kegaduhan.

“Entah itu karena SOP, isi, pelayanan ke masyarakat. Khususnya di PPAT. Ini berkaitan dengan perizinan, pemindahan hak, pendaftaran hak tanggungan, semua kan diatur dalam undang-undang,” kata perwakilan INI.

INI dan IPPAT sebagai pelaksana peraturan perundang-undangan, lanjut dia, tak bisa berbicara banyak soal itu, apalagi menentang.

“Solusinya bagaimana? Ini ekuivalen dengan fakta-fakta di lapangan atau tidak? Apa bisa relevan. Menyangkut IPH, jual beli, izin HT. Tambah waktu, tambah beban persyaratan juga ke masyarakat. Kami akan surati BP Batam.”

Ketua Perbanas Batam, Daniel mengatakan, saat ini pertumbuhan ekonomi hanya berada di kisaran 1,04.

Perbankan punya pekerjaan rumah yang cukup berat untuk mengangkat angka itu.

Penyebabnya banyak hal, terutama juga berkaitan dengan alokasi kredit yang tertahankan dan sebab lainnya.

“Saat ini perbankan sulit cairkan kredit. Jual beli harus ada IPH. Belum lama ini IPH jadi persoalan di perbankan karena prosesnya cukup lama, bahkan sampai membatalkan kredit,” kata Daniel.

Belum lagi selesai masalah IPH, lanjut dia, timbul lagi Perka 10/2017 untuk HT perlu izin dari BP Batam. Hal ini sangat berpengaruh dalam proses pelayanan di perbankan.

“Perbankan harus mengikuti peraturan perundang-undangan yang berlaku. Tak bisa kami tentang. Hanya saja pelaksanaan perka ini menimbulkan kendala di perbankan,” ujar dia.

 

 

 

(Red/tribun batam)

 

Wabup Nizar Kembali Menghadap Ketua Basarnas Kepri, Ajukan Pendirian Unit SAR Kabupaten Lingga

0
Wabup lingga M Nizar ber baju batik saat temu dgn Basarnas kepri

batamtimes.co , Lingga. – Setelah beberapa bulan lalu bupati lingga alias wello mengajukan permohonan secara tertulis kepada basarnas prov kepri untuk segera menambah unit sar di lingga, kini Wabup Lingga, M Nizar didampingi kepala BNPB Kabupaten Lingga, secara khusus kembali mengajukan pendirian unit SAR di Lingga kepada Ketua Basarnar Kepri di Kota Batam.

Menurut Nizar,Kabupaten lingga lautnya lebih luas dari daratan,Sehingga Unit SAR dari Basarnas dibutuhkan agar lebih waspada Gempa.

” Kabupaten Lingga memiliki luas wilayah 45.667,55 km2.Sementara itu untuk luas daratan sepanjang 2.235,47 km2 dan luas lautan 43.432,08km2.Dengan kondisi tersebut sudah sepantasnya tahun 2018 Kabupaten Lingga memiliki Unit SAR,guna mengantisipasi berbagai bencana alam ,” ungkap Nizar, Minggu (5/11/2017).

Dikatakanya,untuk persiapan unit SAR pemkab lingga jauh-jauh hari sudah disiagakan di Kecamatan Selayar.

“Posko Unit SAR Basarnas sudah kita adakan di Kecamatan Selayar,bahkan surat permohonan secara tertulis permohonan unit SAR kepada SAR Kepri sudah dibuat oleh bupati lingga Alias Wello beberapa bulan yang lalu.” ungkap Nizar

Sehingga Hasrat yang sama,tambah Nizar dituangkan pada hari ini ,langsung menghadap Kepala Basarnas Kepri .

Semoga dengan kehadiran kita disana, ditambah dengan permohonan , maka diharapkan Basarnas Provinsi Kepri menyetujui Unit SAR Kabupaten Lingga.

“Sehingga pada tahun 2018 mendatang Kabupaten Lingga Sudah Mawas Gempa Bumi” Harap Nizar.

 

(Red/ Dian )

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga