8.6 C
New York
Sunday, April 5, 2026
spot_img
Home Blog Page 1136

Netizen Minta Bupati Bintan Atasi Masalah Bus Sekolah Di Sebong Lagoi

0
Tulisan Edi Maulana dalam akun Facebooknya
Tulisan Edi Maulana dalam akun Facebooknya

Bintan, Batamtimes.co – Seorang Netizen bernama Edi Maulana menuliskan permintaan kepada Bupati Bintan, Apri Sujadi, S. Sos dalam akun facebooknya untuk segera mengatasi permasalahan ketiadaan bus sekolah di Sebong Lagoi.

Menurutnya sudah dua minggu bus sekolah tidak singgah ke daerah tersebut sehingga hal tersebut menghambat siswa/siswi untuk bersekolah.

“Siswa siswi SMU 4 Sri Bintan kab.Bintan sedang menunggu bus yg di sediakan pemkab.Bintan.tapi sdh hampir 2 minggu gak ada bus untuk anak sekolah yang tinggal di Sebong Lagoi,” tulis Edi dalam akun Facebooknya.

Dia juga mempertanyakan permasalahan apa yang menyebabkan Bus tersebut tidak singgah ke Sebong Lagoi.

“Apa ya masalahnya?. Sementara desa atau kelurahan lain yg ada di Bintan gak ada masalah. kami minta tolong kepada Bupati Bintan H.Apri sujadi S.sos utk memberikan solusi utk bus siswa.kasian sudah dua minggu bus gak ada.salam hormat utk Bupati Bintan. Terima kasih,” tutupnya.

(Budi Arifin) 

Diperiksa Selama 2 Jam, Ormas Pekat IB Apresiasi Polisi

0
Ruang Satreskrim Polres Tanjungpinang
Ruang Satreskrim Polres Tanjungpinang

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Wakil Ketua DPW Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu (Pekat-IB) Provinsi Kepri Bidang Informasi dan Komunikasi Suaib memenuhi panggilan Penyidik Satreskrim Polres Tanjungpinang Sabtu (02/09/2017).

Suaib Keluar dari Satreskrim Polres Tanjungpinang, setelah memberikan keterangannya selama dua jam.

“Masih seputaran kasus laporan pada pekan lalu. Untuk materi pemeriksaannya silahkan ditanyakan kepada penyidik ya,” sebut Suaib

Dengan berjalannya proses penyelidikan ini Ormas Pekat IB memberikan apresiasi kepada pihak kepolisian, yang telah responsif atas persoalan yang dilaporkan.

“ini ada perkembangan, kami apresiasi langkah kepolisian dalam menindak lanjuti laporan kami.”Ungkapnya.

Pada waktu lalu, Pembela Kesatuan Tanah Air Indonesia Bersatu Kepri melalui Ketua Bidang Informasi dan Komunikasi melaporkan Pemilik Akun Facebook yang bernama Muhastafa Kamal Narullah yang dinilai melakukan penghinaan terhadap Presiden Jokowi Dodo beserta istrinya, Presiden RI Ke-5, Presiden RI Ke-6, Menkopolhukam Wiranto, Tokoh Nasional, Etnis Tionghoa, dan antar Agama.

“Pekat IB memiliki kewajiban untuk menjaga keutuhan NKRI. kami melihat Postingan MKN ini berpotensi memecah belah keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ungkapnya.

Kata Sueb, tulisan MKN dalam status facebooknya tidak pantas dan patut untuk dibacakan, karena kata kata tersebut sungguh perbuatan keji.

(Budi Arifin) 

Latihan Simulasi Demonstran Di Bandara RHF

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Bandar Udara Raja Haji Fisabililah bersama Lanud RHF Tanjungpinang dan Lanudal Tanjungpinang  menggelar  simulasi latihan melumpuhkan demontrasi, kamis (31/8).

Zaini ahmad, selaku kepala keamanan Bandar Udara mengatakan, Simulasi yang digelar merupakan aturan yang diwajibkan dari Menteri, dimana setiap Bandar Udara mengadakan latihan sekala besar. Latihan Simulasi yang dilakukan Bandar Udara merupakan latihan yang harus dilakukan minimal satu kali dalam dua tahun.

“Jadi untuk tahun ini kita adakan skenarionya Demonstrasi, kita belajar dari kasus bandara lain yang mana para pendemo berhasil masuk. Kita akan coba di Bandar Udara Raja Haji Fisabillah bagaima tingkat kordinasi dan komunikasi kita, seandainya terjadi hal semacam itu maka kita semua sudah siap”, jelasnya.

Ia mengatakan, dari keamanan bandara juga melatih uji dokumen (Airport Scurity Program), dari dokumen itu nanti memberi informasi status bandara.

” Jadi apabila bandara statusnya hijau dan kuning, itu masih dipegang komando keamananya kepala Bandara. Namun apabila status Bandara sudah merah, maka diserahkan ke Danlanut”, tutupnya.

 

(Tomy)

IWO Kepri – Kota Batam Dikukuhkan Senin Mendatang,Ketum IWO Pastikan Hadir

0
Persiapan pengukuhan pengurus tersebut ditandai dengan rapat koordinasi antara pengurus IWO Kepri dan IWO Batam di Lotte Mart, Batam Center, Rabu (30/8) siang.

batamtimes.co,Batam – Setelah dibentuk beberapa waktu yang lalu, kini persiapan pengukuhan pengurus Pimpinan Wilayah (PW) Kepri dan Pimpinan Daerah (PD)Kota Batam dirampungkan.

Persiapan pengukuhan pengurus tersebut ditandai dengan rapat koordinasi antara pengurus IWO Kepri dan IWO Batam di Lotte Mart, Batam Center, Rabu (30/8) siang.

“Pada prinsipnya rencana pengukuhan sudah sesuai dengan rencana awal, namun tidak ikut sertanya IWO Karimun dan Tanjungpinang karena memang jarak dan sangat membutuhkan waktu yang lama,” kata Jonni Pakkun selaku ketua panitia pengukuhan.

Meskipun demikian, Sekjen Dewan Etik IWO Kepri ini meminta dukungan dari semua pihak semoga pengukuhan pengurs PW IWO Kepri dan PD IWO Batam berjalan lancar.

“Kami berharap dukungan dari semua pihak, semoga IWO menjadi suatu wadah yang bisa menciptakan sesuatu yang baru di Provinsi Kepri,” ujarnya.

Seperti diketahui, pengukuhan pengurus IWO Kepri dan IWO Batam akan dilaksanakan pada hari Senin (4/9/2017) di GGI Hotel, Batuampar, Batam.

Pengukuhan dua kepengurusan IWO untuk periode 2017/2022 yang dilaksanakan bersamaan ini juga akan dihadiri Ketua Umum dan Sekjen IWO pusat.

 

 

(Rls IWO Kepri)

 

Dosen Stisipol Akui, Flying Fox Tidak Ada Dalam Susunan Acara PKKMB

0
Detik-detik Mahasiswa Sitispol Tanjungpinang terjatuh.

batamtimes.co, Tanjungpinang – Musibah terjadi diacara terakhir PKKMB (Program Pengenalan Kehidupan Kampus Bagi Mahasiswa Baru). Arfandi mahasiswa harus jatuh dari lantai tiga gedung Stisipol raja haji Tanjungpinang dalam atraksi Flying fox, Rabu(30/8) pagi.

“Kejadian ini bukan temasuk susunan acara. Namun sudah di izinkan dari pihak kampus,” tegasnya.

Dengan adanya statman ini dia berharap agar berita ini  tidak menimbulkan persepsi dari masyarakat bahawa yang jatuh adalah peserta PKKNB.

“kita berharap dari media – media agar menyampaikan berita sesuai fakta. Yang saya takutkan nantinya mencoreng nama baik stisipol dan akan banyak timbul persepsi dari Masyarakat mahasiswa yang jatuh adalah peserta PKKMB,” ucapnya.

Dia mengakui bawa awalnya kejadian ini tidak diizinkan untuk disebar luaskan agar tidak terjadi simpang siur berita, namun video sudah terlanjur menyebar luas ke media sosial.

“Kita berharap nanti media tidak membuat berita yang tidak sesuai fakta,” tutupnya.

 

 

(Tommi)

Danlantamal IV Mengapresiasi Keberadaan IWO Tanjungpinang

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Komandan Pangkalan Utama Armada Laut (Danlantamal) IV Tanjungpinang, Laksmana Pertama Ribut Eko Suyatno mengapresiasi atas terbentuknya Ikatan Wartawan Online (IWO) Kota Tanjungpinang.

“Saya personal mendukung terbentuknya IWO ini. Dengan adanya IWO sebagai wadah wartawan media online, kita berharap wartawan media online bisa semakin profesional dalam menyajikan pemberitaan kemasyarakat,” kata Danlantamal saat menerima kunjungan pengurus IWO Tanjungpinang di ruang kerjanya, Rabu(30/8) Pagi.

Danlantamal juga berpesan, dengan sudah terbentuknya IWO ini, keakuratan, dan penyajian berita yang berimbang harus tetap dikedepankan wartawan dalam menaikan suatu berita.

“Jangan karena ingin cepat-cepat naik, berita jadi tidak menarik. Tata penulisan, bahasa dan penyajian harus diperhatikan. Agar masyarakat sebagai pembaca dapat menerima informasi yang akurat dan terpercaya,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua IWO Tanjungpinang Iskandarsyah sangat mengapresiasi sambutan Danlantamal Tanjungpinang terhadap keberadaan IWO Tanjungpinang.

“Kita apresiasi dan terimakasih kepada Pak Eko Suyatno sebagai Komandan Lantamal atas sambutan dan dukungan ke IWO. Kita berharap dengan dukungan ini, kerjasama dalam memberi dan mencari informasi antara wartawan dan narasumber bisa semakin terjaga dengan baik,” ucapnya.

(Budi Arifin)

 

Danlantamal IV Sambut Kedatangan Hapkido

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang —Komandan Pangkalan Utama Angkatan Laut (Danlantamal) IV Laksma TNI R.Eko Suyatno,S.E,M.M yang duduk sebagai Dewan Penasehat HAPKIDO Cabang Tanjungpinang menyambut kedatangan pahlawan Kontingen beladiri HAPKIDO Cabang Tanjungpinang Kepri yang baru saja mengikuti Kejuaraan Nasional HAPKIDO di Jogyakarta berlangsung tanggal 26-27 Agustus 2017 dan keluar sebagai juara umum.

Menurut Danyonmarhanlan IV Letkol Marinir Didik, Kontingen HAPKIDO Kepri turut di perkuat dua (2) orang prajurit Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV yaitu Serda Marinir Hutasoit dan Prada Marinir Rafa keduanya menyabet medali emas dan perunggu, Prestasi luarbiasa di capai Kontingen HAPKIDO Cabang Tanjungpinang (Kepri) keluar sebagai juara umum dengan perolehan medali (Emas 13,Perak 9 dan Perunggu sebanyak 13).

“Hapkido adalah seni bela diri yang populer dikalangan Militer dan sipil seperti yang dikembangkan dikalangan Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV dengan ciri memakai teknik-teknik kuncian (joint locks), bergulat (grappling) dan teknik seni bela diri tendangan (kicks), pukulan (punches),lemparan (throwing),serangan sabetan dan tusukan (striking),”

Beladiri ini sangat dinamis dan elektik, namun sangat mematikan. Beladiri ini salahsatu bentuk pertahanan diri dan lahir dari negeri ginseng Korea, beladiri ini telah berkembang di Eropa, Australia dan sejumlah Negara di Asia termasuk di Indonesia. Beladiri HAPKIDO dideklarasikan pada 14 Mei 2014 di Jogyakarta walau usianya tergolong baru di Indonesia namun perkembanganya sangat pesat.

Dilingkungan Korps Marinir Batalyon Marinir Pertahanan Pangkalan (Yonmarhanlan) IV Lantamal IV Tanjungpinang telah menetapkan beladiri ini wajib dikuasai oleh prajurit Marinir, Beladiri ini mempunyai kelebihan dan kekhasan sangat mematikan, Beladiri ini sangat cocok untuk kalangan Militer, seperti halnya dikalangan beberapa militer di Negara di Eropa,Asia bahkan Afrika merupakan beladiri wajib bagi kalangan militer mereka.

HAPKIDO merupakan beladiri kolaborasi teknik melumpuhkan lawan dengan pemahaman dan memanfaatkan titik-titik kelemahan yang ada pada anatomi tubuh manusia.(Dispen Lantamal IV).

 

DPRD Kepri Sahkan Pansus Wagub

0

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri, akhirnya mengesahkan Tata Tertib (Tatib) pemilihan Wakil Gubernur sisa jabatan 2016-2021.

Ketua DPRD Kepri Jumaga Nadeak mengatakan, bahwa dengan selesainya tatib ini maka DPRD dapat memulai proses pemilihan yang dilakukan oleh Panitia Pemilihan (Panlih).

“Panlih ini akan segera melakukan verifikasi berkas calon yang sudah diusulkan partai pendukung melalui Gubernur,” kata Jumaga, Senin (28/8) pada rapat paripurna di gedung DPRD Kepri Dompak Tanjungpinang.

Jumaga agar proses pemilihan di DPRD Kepri dapat berjalan lancar dengan terpilihnya Wagub baru.

Sebab, gubernur dalam penyelenggaraan pemerintahan wajib didampingi oleh seorang wakil, mengingat beratnya tugas sebagai kepala daerah.

” Beban gubernur sangat berat karena berhadapan dengan DPRD dan juga harus berada ditengah-tengah masyarakat. Ditengah keterbatasan itu, diperlukan peran seorang wakil Gubernur,” kata Jumaga.

Untuk itu, Ia meminta kepada partai pengusung melalui Gubernur untuk segera menyampaikan nama calon. Panlih ini bertugas hingga terpilihnya Wakil Gubernur.

Ketua Pansus Pemilihan Wagub Surya Makmur Nasution mengatakan, bahwa tata tertib pemilihan ini berisi 13 bab dan 39 pasal.

Bab dan pasal dalam tatib ini, kata dia nantinya dijadikan acuan menjalankan pemilihan dan telah di setujui oleh Kemendagri.

“Secara umum, rumusan tatib telah sesuai dengan peraturan perundangan. Namun ada frasa dan kalimat yang harus dirubah. Pansus sudah melakukan perubahan dan harmonisasi,” ucap Surya.

Kemudian katanya ada UU salah satu pasal yang ditambah yang mengatur soal sangsi bagi calon yang mengundurkan diri.

“Dalam pasal 35 ditambahkan pasal yang berbunyi dalam hal salah satu cawagub tidak hadir, harus disertai surat keterangan dari lembaga yang berwenang,” ucapnya.

Pasal berikutnya adalah, jika Cawagub tidak hadir saat pemilihan, maka cawagub dan partai pengusung akan diberi sangsi sesuai aturan perundangan yang berlaku.

Untuk proses verifikasi berkas calon, panlih akan kembali mengecek kelengkapan berkas. Jika ditemui kekurangan berkas, maka diberikan waktu selama tujuh hari melengkapinya.

Dalam paripurna ini juga ditetapkan panitia pemilihan. Terpilih sebagai ketua adalah Hotman Hutapea dari fraksi Demokrat. Sedangkan wakilnya Widiastadi Nugroho dari Fraksi PDIP.

Adapun anggota panlih lainnya antara lain Sahat Sianturi (PDIP), Taba Iskandar, Asmin Patros (Golkar). Selanjutnya Onward Siahaan (Demokrat Plus), dr.Yusrizal (Hanura), Abdulrahman (PKS-PPP) dan Sirajudin Nur (FKN).

 

(Tomi) 

Menghina Wartawan Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan Meminta Maaf

0
Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan. ©humas polda lampung

batamtimes.co,Lampung – Kapolres Way Kanan, AKBP Budi Asrul Kurniawan akhirnya meminta maaf atas ucapannya yang menghina wartawan. Dia mendatangi kantor Ikatan Jurnalis TV Indonesia (IJTI) di Way Kanan Lampung, Senin (28/8).

Dalam pertemuan itu, Kapolres bertemu dengan dua wartawan yang dihinanya wartawan Radar TV Dedy Tornando yang juga sebagai Ketua Pokjawan Kabupaten Way Kanan, dan Dian Firasta wartawan Online Tabikpun.com.

Budi berulang kali menyampaikan permintaan maaf kepada Dedy dan Dian atas ucapannya yang telah menghina profesi wartawan. Dikutip dari tribratanews, Budi mengaku datang ke kantor IJTI Way Kanan atas inisiatifnya sendiri dan bukan atas perintah siapapun.

“Saya salah. Kalau ada yang mau menuntut ke mana pun dipersilakan, dan sebaliknya AKBP Buas tidak akan menuntut karena bagian dari kebebasan berdemokrasi,” ujarnya saat pertemuan.

Dia berharap permintaan maafnya itu dapat diterima oleh para wartawan. “Tuhan itu tidak menciptakan segala peristiwa itu secara kebetulan, semua itu sudah melalui rahmatnya namun tidak berarti tiada salah yang tidak dimaafkan,” pungkasnya.

Seperti diketahui, ucapan penghinaan itu bermula saat dua wartawan Dedi Tarnando dan Dian Firasa tengah menjalankan tugas peliputan aksi penyetopan angkutan batu bara oleh masyarakat yang tergabung dalam posko mawar di simpang 4 Blambangan Umpu, Way Kanan, Minggu (27/8) dini hari.

Warga kemudian hendak menggiring mobil ke Polres Way Kanan dan hendak membuat pengaduan terkait kendaraan batubara yang memuat angkutan melebihi batas maksimum kendaraan yang merusak jalan.

Sekitar pukul 03.00 WIB, Kapolres Way Kanan AKBP Budi Asrul Kurniawan tiba di lokasi dan menemui warga dan sopir angkutan batu bara. Saat itu, Budi hendak memberikan arahan kepada massa yang mencegah lajunya kendaraan angkutan batu bara sesuai hasil kesepakatan larangan melintas yang telah disepakati sebelumnya.

Sebelum arahan, lanjut Dian, AKBP Budi mengecek adakah wartawan di lokasi (Pos Mawar) dan keduanya (Dian dan Dedy) dilarang merekam dan mengeluarkan kamera. Bahkan AKBP Budi sempat memerintahkan polisi untuk menggeledah wartawan namun ditolak Dedi.

Setelah selesai memberikan arahan kepada massa. Dedy dan Dian mendengar dan melihat langsung bahwa AKBP Budi di hadapan kerumunan massa mengatakan ‘wartawan tahi kucing, gua tidak takut’.

Namun, tidak disangka-sangka, kata Dian, setelah dia dan Dedy mencoba mengklarifikasi pernyataan Budi, bukannya penjelasan yang diterima malah lontaran pelecehan profesi wartawan semakin menjadi.

“Siapa sih yang mau baca koran sekarang ini apa lagi Koran-koran Lampung cacingan seperti itu. Sekarang ini orang sudah baca online. Lu bangun tidur bacanya apa? WhatsApp kan. Mana baca koran lagi sekarang dah tutup semua koran itu. Nonton TV juga banyak yang nonton? TV berita juga jarang ditonton, mending nonton bokep dari pada nonton berita TV,” cetusnya.

Kasat Reskrim Agung Himbau Korban Jambret Khadir, Segera Membuat Laporan

0
Kapolres Barelang Kombes Hengki saat ekspos kasus perampokan di Bengkong, Senin (28/8/2017)

batamtimes.co,Batam- Khaidir, perampok di Taman Harapan Indah, Bengkong, Batam, ternyata juga seorang penjambret.Empat kali menjalani aksinya, Khaidir selalu lolos dari kejaran polisi.

Dari pengakuannya kepada penyidik, ia sudah empat kali menjambret.Kali kelima ia melakukan pencurian dengan harapan mendapat hasil yang lebih besar.

Ia pun kemudian mengincar Lia Astuti (60), Sabtu tengah malam (26/8/2017).

Kasat Reskrim Polresta Barelang Kompol Agung Gima Sunarya Sik mengatakan, dia pernah melakukan aksinya di kawasan Tiban, Nongsa, Bengkong dan Batuampar.

Gima mengimbau, jika ada masyarakat yang pernah menjadi korban jambret, silakan membuat laporan kepada pihak kepolisian.

“Terutama di daerah yang disebutkan tadi. Kurun waktunya dari sebelum puasa sampai setelah lebaran. Lihat saja mukanya. Kalau pernah menjadi korban dia, langsung buat laporan dan akan kita proses,” sebut Gima, Senin (‎28/8/2017).

 

(red/lantas)

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga