8.6 C
New York
Tuesday, April 7, 2026
spot_img
Home Blog Page 1145

Ketua DPRD Kepri Mendukung Langkah Mahasiswa Yang Minta Kemenhub Untuk Tidak Intervensi

0

 

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Rombongan Mahasiswa Tanjungpinang mendatangi kantor DPRD Provinsi Kepri, Rabu (02/08/2027), pagi. Kedatangan mahasiswa itu dalam rangka melakukan hearing terkait pengelolaan laut 0-12 Mill.

Rombongan mahasiswa yang berasal dari Universitas Maritim Raja Ali Haji (UMRAH), itu diterima oleh Ketua DPRD Jumaga Nadeak, Ketua Komisi I, Abdul Rahman. Ketua komisi II Hotman Hutapea, Ketua Komisi II Widiastadi Nugraha, dan Surya Makmur Nasution.

“Kami berharap DPRD bisa melaksanakan tugasnya dengan baik, dalam rangka mewejudkan pelaksanaan amanat uu nomor 23 Tahun 2014,”ungkap R.M.Rachmad Rizal Akbar

Sebagai anak Daerah, Mahasiswa menganggap potensi kelautan Daerah Kepri sangat potensial, mengingat 96 persen adalah wilayah laut.

“0-12 mill itu wilayah Provinsi. Itu uu yang berbicara, maka tidak boleh ada pihak lain yang mengambil wewenang itu.”ucap Ketua BEM FIKP terpilih ini.

Sementara Suaib mengaku kesal kepada pihak pemerintah pusat, dalam hal ini Kementrian Perhubungan.

“Kementrian perhubungan tidak usah jadi preman. Itu UU berbicara wilayah laut 12 mil itu kewenangan provinsi. DPRD beserta seluruh elemen lainnya harus kompak.”sebutnya.

DPRD dan Gubernur tidak usah takut, sebab pengelolaan sektor laut itu berpotensi untuk peningkatan ekonomi.

“Potensi ekonomi itu banyak, biaya sandar Kapal, bongkar muat, itu bisa menjadi sumber pendapatan.”katanya.

Perubahan UU 23/2014 jelad dan nyata, seperti pengelolaan SMA/SMK, dimana dulunya itu kewenangan Kabupaten Kota, semenjak terbitnya uu terbaru itu maka kewenangannya itu diberikan kepada provinsi.

“Kemenhub melalui KSOP harus tunduk kepada UU. jangan sok hebat. Dan jika berani Kepala KSOP ataupun Menteri Perhubungan Kami tantang untuk debat publik jika berani.”tegasnya.

Bahkan mahasiswa menilai pungutan yang dilakukan oleh KSOP diluar misi keselamatan, masuk dalam katagori pungli.

“Kalau Kemenhub melalui KSOP, yang pungut lego jangkar, maka itu dapat dipastikan pungutan liar, dan segera tim saber pungli masuk.”Ungkapnya.

Sementara itu, Ketua DPRD Jumaga Nadeak, mengapresiasi langkah mahasiswa dan meminta untuk terus mengawasi perkembangan persoalan kewenengan laut ini.

“Kita apresiasi niat baik mahasiswa, persoalan ini sedang dalam proses oleh Gubernur. Sebentar lagi selesai, dan silakan untuk diawasi persoalan ini.”ucap Jumaga.

Sejalan dengan mahasiswa, ketua Komisi II Hotman Hutapea mengatakan bahwa biaya lego jangkar itu sekarang tidak diambil oleh BP Batam, akan tetapi diambil oleh asosiasi.

“Duitnya dititipkan ke Asosiasi. Gak ada yang ambil, toh kalau secara teknis pemprov udah siap, maka anggaran itu akan diserahkan,”tutupnya.

Young Woman Enjoying Morning Breakfast in Bed

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

Perkembangan IHK Tanjungpinang Nomor 4 Di Sumatera

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Perkembangan8 Indeks Harga Konsumen (IHK) Kota Tanjungpinang terbaik ke 4 dari 15 kota Inflasi yang ada di Sumatera. Hal tersebut berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Kepulauan Riau.

Dari 23 Kota Indeks Harga Konsumen di wilayah Sumatera terdapat 15 Kota Inflasi dan 8 kota Deflasi pada Juli 2017. Kota Batam menduduki peringkat kelima deflasi di Sumatera.

“Tanjungpinang mengalami inflasi sebesar 1,14 persen dan 0,41 persen, kalau Batam mengalami deflasi sebesar 0,12 persen ,” ucap Kepala BPS Kepri, Panunsunan Siregar, Selasa (1/7).

Dia membeberkan, perkembangan IHK gabungan dua kota di Provinsi Kepulauan Riau Juli 2017 mengalami deflasi 0,04 persen.

“Dengan IHK sebesar 129,34. Inflasi tahun kalender (Juli 2017 terhadap Desember 2016) sebesar 1,99 persen, dan inflasi tahun ke tahun (Juli 2017 terhadap Jul 2016) sebesar 3,27 persen,” tambahnya.

Deflasi gabungan dua kota IHK di Kepri disebabkan oleh penurunan indeks dua kelompok yang menyusun inflasi gabungan dua kota IHK Kepri yaitu, kelompok sandang sebesar 0,24 persen serta kelompok transpor, komunikasi dan jasa keuangan sebesar 1,84 persen. Sebaliknya empat kelompok yang menyusun inflasi gabungan dua kota IHK Kepri justru mengalami kenaikan.

“Kelompok bahan makanan sebesar 0,65 persen, kelompok makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau sebesar 0,12 persen, kelompok kesehatan sebesar 0,06 persen, serta kelompok pendidikan , rekreasi, dan olahraga , sebesar 2,91 persen. Sedangkan kelompok perumahan , air , listrik, gas, dan bahan bakar tidak mengalami perubahan indeks harga,” katanya saat memaparkan hasil dari data BPS.

Komunitas yang mengalami penurunan harga untuk kota Batam antara lain adalah angkutan udara, emas perhiasan, beras, kacang panjang, cabe merah, bawang putih, bayam, ketimun,  gula pasir, udang basah , ikan dalam kaleng, daging ayam kampung,  anggur,  apel dan pembasmi nyamuk spray,  .

Kata Panusunan, dari data yang diperoleh  BPS mengalami kenaikan harga di antaranya,ikan selar, ikan kembung, sotong, kangkung, daging ayam ras, bawang merah, tarif taman kanak-kanak, tarif sekolah dasar, tarif SMP,  tarif akademi/perguruan tinggi, rokok kretek filter, rokok kretek dan  rokok putih.

Secara Nasional dari 82 kota IHK se-Indonesia, tercatat 59 kota mengalami inflasi dan 23 kota mengalami deflasi. Inflasi tertinggi terjadi di kota Bau-bau kota sebesar, 2,44 persen dan Inflasi terendah terjadi di kota meulaboh sebesar 0,01 persen.

“Sebaliknya , deflasi tertinggi terjadi di Kota Merauke sebesar 1,50 persen dan deflasi terendah terjadi di kota Probolinggo dan kota Metro terbesar 0,07 persen, ” tutupnya.

Nuansa Persaingan Jelang Pilwako Tanjungpinang

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Nuansa persaingan jelang Pemilihan Walikota (Pilwako) Tanjungpinang. Satu persatu calon mulai menampakan keseriusanya untuk maju memperebutkan kursi orang nomor satu di Kota Gurindam ini.

Salah satu bakal calon yang siap maju adalah Wakil Wali Kota Tanjungpinang saat ini, Syahrul hal tersebut terbukti dengan dirinya mengembalikan formulir Balon di DPC Hanura.

“Disamping niat dan tekat dari diri saya, dorongan masyarakat juga menjadi dasar saya untuk maju di Pilwako Tanjungpinang 2018,” kata Syahrul disaat DPC Hanura, Senin (31/7)

Kata syahrul, dirinya sudah melakukan komunikasi dengan beberapa partai, seperti Gerindra dan PKS yang tergabung dalam koalisi Setara.

“Untuk siapa calon wakil saya nanti di, Pilwako mendatang, semua tergantung masyarakat,” katanya.

Sekedar informasi DPC Hanura Tanjungpinang menutup batas pengembalian formulir Cawako di sekretariat partai, Senin(31/7) tepat pukul 17.00 WIB.

“Yang sudah terverifikasi dari 10 calon yang mengambil formulir, ada 8 calon yang mengembalikan formulir. Sementara, 2 calon tidak mengembalikan, dan pengembalian formulir dinyatakan ditutup,” kata Sekretaris Pilkada DPC Partai Hanura Tanjungpinang, Dicky Kurnia Putra.

Delapan calon yang mengembalikan berkas formulir dan melengkapi persyaratan yang diajukan DPC Hanura, yakni Alipman Alihats, Andi Anhar Chalid, Andi Cori Fatahudin, M Rona Andaka, Syahrul, Ramon Damora, Ing Iskandarsyah dan Lis Darmansyah.

 

 

Iskandarsyah Dapat Sinyal Positif Dari Presiden PKS Untuk Maju Di Pilwako Tanjungpinang

0

 

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Dengan pengalaman yang mempuni. Ing Iskandarsyah yang saat ini menjabat sebagai Wakil Ketua DPW Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kepri berpeluang besar untuk maju Pilwako Tanjungpinang pada Pilkada serentak 2018 dari PKS.

“Iskandarsyah memiliki pengalaman dan kemampuan kepemimpinan, dimana beliau saat ini duduk sebagai wakil rakyat di provinsi Kepulauan Riau,” kata Presiden PKS M.Sohibul Imam dalam konfrensi pers usai halal bihalal PKS bersama masyarakat Tanjungpinang di Hotel Comfort Tanjungpinang, Minggu (30/7) malam.

Selain kemampuan (kapabilitas) Sohibul juga mengatakan sosok Iskandarsyah yang saat ini menjabat sebagai ketua fraksi PKS di DPRD Kepri memiliki integritas terhadap partai.

“Saya menilai dari segi kemampuan Saudara Iskandarsyah sudah memenuhi, karena sudah dua priode menjadi anggota DPRD Provinsi Kepri. Dan penguasaannya terhadap persoalan persoalan cukup bagus,” ucapnya.

Menurutnya Ing Iskandar memiliki kapabilitas dan integritas, yang memang menjadi syarat mutual untuk kader PKS untuk diusung dalam Pilkada.

“Nanti baru kita lihat di publik siapa yang lebih eksetable. Nanti dari 3 syarat kriteria ini akan kita beri bobot siapa nilai yang paling bagus dan selanjutnya baru kita ajukan,” katanya.

Kendati demikian, Presiden PKS ini juga mengakui bahwa Partai akan melihat perkembangan politik kedepan, apakah PKS akan mengusung kadernya sebagai calon Walikota atau calon Wakil Walikota.

“Kita harus sesuai korelasianya dilapangan, kalau PKS nantinya posisinya sebagai wakil saya kira wajar-wajar saja,” ungkapnya.

Ade Angga Minta Lis Terbuka Penyebab Mundurnya Akib

0

Batamtimes.co,Tanjungpinang – Wakil Ketua I Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Tanjungpinang, Ade Angga meminta Walikota Tanjungpinang, Lis Darmansyah berani buka-bukaan terkait permasalahan internal yang menyebabkan Abdul Kadir Ibrahim biasa disapa Akib meminta mundur dari jabatan Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Tanjungpinang.

“Kalau pak wali ingin buka-bukaan, saya secara pribadi orang yang paling gembira. Sangat menantikan keterbukaan. Itulah yang kami harapkan dari awal,” tegas Ade Angga usai menghadiri halal bihalal PKS bersama masyarakat di salah satu hotel Tanjungpinang, Minggu (30/7).

Mengenai adanya permasalahan internal di DPRD Tanjungpinang dengan Akib, Politisi Partai Golkar ini menuturkan tidak mengetahui.

“Surat pengunduran diri tidak ke kami, kami mau jawab apa, kecuali surat itu sampai ke kami. Ada poin-poin yang bisa kami klarifikasi dan beritanya. Kita gembiralah kalau pak wali mau buka-bukaan, kita nantikan itu.” tutupnya.

Kepengurusan IWO Provinsi Kalteng Terbentuk , Ketua Angga Cahya Terpilih Aklamasi

0
rapat pembentukan pengurus yang digelar di Hotel Ando Raya Kota Palangka Raya, Jumat (28/7/2017), Angga Cahya Cipta dipilih secara aklamasi sebagai Ketua IWO Kalteng periode 2017-2022.

batamtimes.co , Kalteng- Perlahan namun pasti, kepengurusan Ikatan Wartawan Online (IWO) Provinsi Kalimantan Tengah (Kalteng) akhirnya terbentuk.

Pada rapat pembentukan pengurus yang digelar di Hotel Ando Raya Kota Palangka Raya, Jumat (28/7/2017), Angga Cahya Cipta dipilih secara aklamasi sebagai Ketua IWO Kalteng periode 2017-2022.

“Alhamdulillah, kepengurusan IWO Kalteng akhirnya terbentuk juga. Inipun setelah beberapa kali berkoordinasi dengan IWO Pusat, dan kawan-kawan wartawan online yang ada di Kalteng,” terang Angga.

Angga mengatakan, untuk di awal ini belum semua pewarta online di Kalteng bergabung.

“Mungkin di kepengurusan awal ini belum semua pewarta online di Kalteng masuk dalam kepengurusan. Namun yang pasti saya dan beberapa kawan pewarta online sudah memberitahu dan mengajak untuk bergabung,” jelasnya.

Menurut Redaktur kabarkalteng.com ini, IWO Kalteng mempunyai tekad untuk menyamakan persepsi kepada kawan-kawan pewarta online di Bumi Tambun Bungai. Apalagi pada Mubes IWO September nanti di Jakarta, akan dibahas tentang Kode Etik Wartawan
Online.

Usai memastikan pucuk pimpinan IWO Kalteng, rapat juga membentuk struktur kepengurusan lainnya.

Untuk posisi Dewan Kehormatan diisi Rosario Arbanus. Kemudian Ketua Dewan Etik dipercayakan kepada H Hamli Tulis SE dari www.cakrawala.co dan anggota Anshari dari penamia.com.

Selanjutnya mendampingi Angga di posisi Sekretaris Maradona dari kabarkalteng.com dan Bendahara, Deni Liwan juga dari kabarkalteng.com. Kemudian Bidang Sumber Daya Manusia (SDM), Ropital dari kabarkalteng.com, Kaderisasi dan Usaha, Ahmad Isnaini ST MT dari penamia.com, Kesejahteraan Anggota, Doni Saputra Indra dari kabarkalteng.com, dan Triokta Bakti Utama dari kabarkalteng.com.

Kemudian, bidang Advokasi dan Hukum, Nanduh SH, Hubungan Masyarakat, Stevano Sebastian Tampetu dari kabarkalteng.com, serta Sulaiman dari zonadinamika.com.

 

(red/rls IWO)

Apa Itu Arebi , Dan Bagaimana Awal Terbentuk di Kepri

0
Arebi Thomas AE

Oleh : Thomas Ae (Penulis adalah Principal STS Property, Consultant and Pemerhati Property).

Latar Belakang Terbentuknya DPP ARBI

AREBI adalah singkatan dari Asosiasi Real Estate Broker Indonesia. AREBI merupakan organisasi profesi dibidang Broker Property. Terbentuknya DPP AREBI yang diprakarsai oleh gagasan beberapa pakar di bidang Real Estate Indonesia (REI), antara lain : Moch. S. Hidayat, Drs. Ferry Sonneville. DPP AREBI dibentuk di Jakarta dan diresmikan pada tanggal 17 November 1992 oleh Bapak Ir. Siswono Yudohusodo yang saat itu menjabat sebagai Menteri Negara Perumahan Rakyat.

Selain dua pemrakarsa diatas, masih ada sejumlah deretan nama-nama lainnya yang juga termasuk sebagai pendiri DPP AREBI, mereka adalah : Drs. Enggartiasto Lukita, Budiarsa Sastrawinata, Ir. Sulistijo Sidarto Mulyo, Andy Iskandar, Frans Mardi, Tommy Sanyoto, Cynthia G. Sonneville, Inca W. Sianipar dan Velly Theisa. Sejak dibentuk pada tanggal 17 November 1992, DPP AREBI mengatur strategi untuk melangkah dan berpacu terus dengan semangat dan komitmen kebersamaan yang tinggi.

Para pengurus segera menyusun berbagai konsep program kerja, baik jangka pendek, menengah, maupun jangka panjang. DPP AREBI juga tidak mau berpuas diri dengan hanya program dan konsep kerja diatas kertas, mereka secepatnya ingin berkontribusi dan berdayaguna serta bermanfaat bagi Negara dan masyarakat luas, mereka ingin berpartisipasi dalam pembangunan nasional dengan berbagai program Pemerintah, khususnya dalam hal Broker Property.

Salah satu program kerja tersebut adalah dengan menyelenggarakan program pelatihan / training untuk Management Broker Property (MBP) yang dikhususkan bagi pemilik perusahaan, manager dan para Direktur. Pelatihan lainnya, adalah Broker Property (BP) yang dilaksanakan untuk para pelaku Sales, Marketing dan Agent Property.

Sederet pelatihan-pelatihan telah diadakan sejak tahun 2002 hingga Januari 2017, dan telah mensertifikasi MBP sebanyak 1.075 orang dan BP sebanyak 2.036 orang, dan menyebar di berbagai perusahaan di sejumlah propinsi di Indonesia.

Awal Terbentuknya DPD AREBI Kerpi

Tepatnya tanggal 13 Desember 2013, disebuah restauran yang berlokasi dibilangan Mega Mall, Batam Centre, yakni D’Cost yang menjadi saksi bisu pertemuan beberapa pengurus senior DPP AREBI dengan beberapa pengusaha yang menggeluti bidang Property.

Dalam pertemuan suasana hangat dan akrab tersebut, turut hadir dari DPD AREBI, yakni Darmadi Darmawangsa, Sulihin Wijaya, Tirta Setiawan dan Hendri Tamzel dan dari pengusaha Batam yang hadir saat itu, adalah : Ruslan Weng (RW Property), Fera Mustika (Era Imperial), Yudi Efendi Tan (Century 21 Naga Sakti), Kurnia Suwignyo (Sarinah Property), Connie Caroline (Sky Benz Property), Boby (Naga Jaya), Sarinah Suhaimi (Sarinah Property), Suhadi (Promex Batam City), Benny (Sky Benz Property).

Dalam pertemuan tersebut, tercetuslah gagasan untuk membentuk DPD AREBI Kepri. Dan secara aklamasi Ibu SARINAH SUHAIMI terpilih dan diberi mandat sebagai Caretaker untuk selanjutnya diberi waktu satu tahun sejak menerima mandat, untuk mempersiapkan rencana Musda I DPD AREBI Kepri. Lebih kurang satu tahun kemudian segala persiapan telah disiapkan dengan baik dan terencana, maka pada tanggal 10 Desember 2014, Panitia Musda I mengadakan pemilihan pengurus deinitif DPD AREBI Kepri di Hotel Gideon, Baloi – Batam.

Rangkaian acara berjalan sesuai tatib yang telah disusun dan ditentukan, dan diakhir proses pemilihan pengurus, Ruslan Weng terpilih dan dipercaya sebagai Ketua DPD AREBI Kepri untuk menakhodai DPP AREBI Kepri untuk masa bakti 2014 – 2017. Untuk menjalankan roda organisasi profesi ini, RUSLAN WENG didampingi sejumlah pengurus lainnya, antara lain : Julianto (Wakil Ketua), Yudi Efendi Tan (Sekretaris), Frankie (Bendahara), Subandi (Hukum dan Kode Etik), Pandudinata (Keanggotaan), Raymond Tan (Humas dan Publikasi), Sarinah Suhaimi (Dewan Kehormatan).

Ketika Ruslan Weng bersama pengurus lainnya terpilih dan dipercaya untuk menjalankan roda organisasi profesi ini, yakni DPD AREBI Kepri dengan komitmen dan semangat kebersamaan, para anggota menaruh harapan besar bahwa DPD AREBI Kepri bisa lebih baik dan lebih maju dari sisi kualitas kinerja, maupun disisi pertumbuhan keanggotaan. Karena mereka merupakan sosok yang punya kapasitas dan potensi yang signifikan untuk membawa dan membesarkan DPP AREBI Kepri kearah yang lebih baik dan bisa berkontribusi, tidak hanya bagi perusahaan yang telah bergabung tapi juga bagi masyarakat luas yang ada di Kepri, khususnya Kota Batam.(*)

Solidaritas Mahasiswa Minta Dewan Desak Gubernur Mengelola Wilayah Laut 12 Mil

0
Raja Rachmad Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH bersama Gubenrur Provinsi Kepri Nurdin Basirun.

Batamtimes.co, Tanjungpinang – Solidaritas Mahasiswa mendesak Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kepri untuk memanggil Gubernur terkait kewenangan Pemerintah Provinsi disektor laut.

Hal itu disampaikan Oleh Raja Rachmad Mahasiswa Fakultas Ilmu Kelautan dan Perikanan UMRAH. Menurutnya potensi Daerah untuk meningkatkan Pendapatan Daerah itu ada, akan tetapi saat ini Gubernur belum mengambil langkah itu.

“Kewenangan UU Pemda nomor 23/2014 itu mengatur kewenangan provinsi untuk mengelola laut 0-12 mill dari bibir pantai. Artinya PAD kepri disektor Pelabuhan lego jangkar ini harus direbut, masak dari 6 s/d 7 objek pungutan yang ada 1 pun objek tidak masuk menjadi pendapatan daerah padahal regulasinya sudah mengatur bahwa objek pungutan terkait pemanfaatan perairan (jasa labuh) adalah hak provinsi.” ungkapnya.

Oleh karena itu pekan depan, Solidaritas Mahasiswa, akan menggelar Hearing dengan para wakil Rakyat.

“Kita akan mengadukan persoalan ini kepada para wakil rakyat di provinsi ini, agar fungsi legislatif bisa dilaksanakan dengan baik, salah satunya memanggil Gubernur itu, untuk segera mengambil langkah kongrit.” Jelasnya.

Sementara itu Suaib, Mahasiswa Ilmu Pemerintahan UMRAH mengatakan seharusnya Dewan Peka terkait persoalan ini, mengingat gubernur belum mengambil kebijakan terkait pengelolaan sektor laut dan patut pula diingat bahwa Kabupaten/kota dapat menuntut hasil pengelolaan laut sesuai amanat undang undang, dan untuk itu bagaimana provinsi mempertanggung jawabkannya karena sampai saat ini Pemerintah Provinsi belum ada langkah nyata.

Pasal 27 UU 2014 tentang Pemda, poin satu berbunyi bahwa Daerah Provinsi diberi kewenangan  untuk mengelola sumber daya alam dilaut yang ada diwilayahnya.

“Poin satu dalam pasal 27 itu adalah kewenangan provinsi meliputi eksplorasi, eksploitasi, konservasi, dan pengelolaan kekayaan laut diluar minyak dan gas bumi.” Ungkap mantan Calon Presiden Mahasiswa UMRAH ini.

Suaib menjelaskan, Pemprov diberikan kewenangan untuk mengatur administratif, tata ruang, ikut serta dalam memilihara  keamanan di laut dan mempertahankan kedaulatan negara.

“Dalam pasal 27, poin 3 itu disebutkan kewenangan Daerah provinsi untuk mengelola sumber daya alam dilaut sebagaimana dimaksud pada ayat 1 paling jauh 12 mill laut, diukur dari garis pantai kearah laut lepas dan atau ke arah perairan kepulauan.” Jelasnya.

“Yang terakhir patut DPRD dan Gubernur ingat bahwa tanggung jawab Pemprov berdasarkan UU 23/2014 bertambah diantaranya pengelolaan SMA / SMK yang tentunya membutuhkan biaya besar sehingga potensi yang ada ya jangan dibiarkan,” pungkasnya.

 

(red/budi arifin)

Science Says Sleeping In a Cold Room Is Better for Your Health

0

This is an example of a WordPress post, you could edit this to put information about yourself or your site so readers know where you are coming from. You can create as many posts as you like in order to share with your readers what is on your mind.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. It is a paradisematic country, in which roasted parts of sentences fly into your mouth. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts it is an almost unorthographic life One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar.

I soon realised that no journey carries one far unless, as it extends into the world around us, it goes an equal distance into the world within. – Lillian Smith

But nothing the copy said could convince her and so it didn’t take long until a few insidious Copy Writers ambushed her, made her drunk with Longe and Parole and dragged her into their agency, where they abused her for their projects again and again. And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her.

A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia

Because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia, put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown.

And if she hasn’t been rewritten, then they are still using her. Far far away, behind the word mountains, far from the countries Vokalia and Consonantia, there live the blind texts. Separated they live in Bookmarksgrove right at the coast of the Semantics, a large language ocean. A small river named Duden flows by their place and supplies it with the necessary regelialia. Even the all-powerful Pointing has no control about the blind texts.

Put her initial into the belt and made herself on the way when she reached the first hills of the Italic Mountains

One day however a small line of blind text by the name of Lorem Ipsum decided to leave for the far World of Grammar. The Big Oxmox advised her not to do so, because there were thousands of bad Commas, wild Question Marks and devious Semikoli, but the Little Blind Text didn’t listen. She packed her seven versalia.

Put her initial into the belt and made herself on the way. When she reached the first hills of the Italic Mountains, she had a last view back on the skyline of her hometown Bookmarksgrove, the headline of Alphabet Village and the subline.

BERITA TERKINI

Nasional

HIBURAN

Olahraga